ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZAAABACAD
1
NoIndikatorKendala / PermasalahanRekomendasiRencana Tindak LanjutStatusProgres TL Rekomend asiTimelineApakah Sudah Dikelola Sebagai Risiko
(Y/T)
Kode RisikoPeristiwa Risiko
2
3
4
1Persentase sampel Sediaan Farmasi berisiko yang ditindaklanjuti sesuai ketentuan
5
Januari Belum terdapat kegiatan sampling sediaan farmasi pada bulan Januari.Menunggu target sampling serta Pedoman sampling tahun 2026 Melakukan koordinasi dengan pusatFebruari 2026YA1Kurangnya capaian sampling, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, iklan dan penandaan
6
Februari Pada Bulan Februari pedoman sampling tahun 2026 belum terbit sehingga pelaksanaan sampling masih mengacu pada pedoman sampling tahun 2025Melakukan koordinasi dengan pusat untuk mendapatkan arahan terkait metode sampling yang berlaku selama masa transisi.Melakukan koordinasi dengan pusatSudah selesai Masih menunggu Target sampling serta pedoman sampling tahun 2026 terbit Maret 2026YA1Kurangnya capaian sampling, pemeriksaan sarana produksi dan Distribusi, iklan dan penandaan
7
MaretPada akhir bulan Februari Pedoman Sampling 2026 sudah terbit. Terdapat perbedaan perhitungan timeline antara pedoman sampling tahun 2025 dengan pedoman sampling tahun 2026. Pada bulan Januari - Februari menggunakan perhitungan menggunakan PS 2025, sedangkan pada bulan Maret menggunakan PS 2026. Melakukan penyesuaian timeline pengujian dan pelaporanMelakukan perhitungan sampling dan pengujian sesuai dengan pedoman sampling tahun 2026 dan melakukan koordinasi dengan balai penguji.Sudah selesai telah dilakukan penyesuaian perhitungan timelineMaret 2026YA1Kurangnya capaian sampling, pemeriksaan sarana produksi dan Distribusi, iklan dan penandaan
8
AprilTerdapat nota dinas Kegiatan Intensifikasi Pengawasan Obat Bahan Alam dan Suplemen Kesehatan Tematik Tahun 2026 tanggal 16 April 2026 dimana terdapat pelaksanaan Inwas Produk SK secara Daring dengan target Balai POM di Tasikmalaya sejumlah 5 menggunakan proporsi sampel kasus, sedangkan target 1 tahun sampel kasus Balai POM di Tasikmalaya hanya sejumlah 2 sampel.Direkomendasikan melakukan konfirmasi kepada Ditwas OTSKMelakukan konfirmasi kepada Ditwas OTSKterkait target tersebut.Sudah selesai Setelah dilakukan konfirmasi kepada Ditwas OTSK sampel intensifikasi daring menjadi 3 sampel dengan mengambil proporsi 2 sampel kasus dan 1 sampel impor online sesuai pada rencana pelaksanaan yang telah disusun.Mei 2026T
9
Mei
10
JuniMonitoring surat dan pelaporan pembersihan pasar OBASK dilakukan melalui aplikasi pembersihan pasar namun aplikasi tidak dapat diakses pada saat deadline pelaporan.Melakukan pelaporan segera setelah aplikasi kembali dapat diakses serta memastikan surat pembersihan melalui SRIKANDI diterbitkan sesuai dengan batas waktu pelaporan guna memenuhi ketentuan administrasi.Pelaporan akan dilakukan saat aplikasi telah dapat diakses kembali, namun surat pembersihan melalui srikandi dibuat sesuai batas waktu pelaporan.Sudah SelesaiTelah dibuat surat pembersihan melalui srikandi sesuai batas waktu pelaporanJuni 2026
11
Julipengujian : SIPT sering di rollback karena SPK sampel yang dikirimkan ke Bandung tidak masuk ke kimia, hanya ke mikro saja.Dilakukan konfirmasi untuk permasalahan tersebut Berdasarkan hasil konfirmasi dengan Balai Besar POM di Bandung, kondisi tersebut disebabkan oleh adanya kerusakan pada alat HPLC yang berdampak pada proses pengujian sampel di laboratorium Kimia. Permasalahan tersebut telah dikoordinasikan dengan Balai Besar POM di Bandung untuk mendapatkan tindak lanjut dan penyelesaian lebih lanjut.Sudah SelesaiTelah dilakukakn kordinasi dengan Balai POM di Bandung untuk tindaklanjut dan penyelesaiannya Juli 2026
12
2Persentase fasilitas pelayanan kesehatan yang telah melaporkan KTD/ESO
13
Januari Pada Bulan Januari belum dilakukan pengukuran persentase fasilitas pelayanan kesehatan yang telah melaporkan KTD/ESO. Pengukuran dilakukan pada Bulan Desember.Intensifikasi kepada Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis Melakukan pendampingan lebih kepada
Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis untuk
dapat memberikan pelaporan KTD/ESO di Emeso.
Belum SelesaiMasih terus dilakuakan pendampingan lebih kepada Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis untuk
dapat memberikan pelaporan KTD/ESO di Emeso.
Desember 2026YA32Sarana tidak melakukan pelaporan KTD/ESO
14
Februari Pada Bulan Februari belum dilakukan pengukuran persentase fasilitas pelayanan kesehatan yang telah melaporkan KTD/ESO. Pengukuran dilakukan pada Bulan Desember.Intensifikasi kepada Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis Melakukan pendampingan lebih kepada
Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis untuk
dapat memberikan pelaporan KTD/ESO di Emeso.
Belum SelesaiMasih terus dilakuakan pendampingan lebih kepada Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis untuk
dapat memberikan pelaporan KTD/ESO di Emeso.
Desember 2026YA32Sarana tidak melakukan pelaporan KTD/ESO
15
MaretPada Bulan Maret belum dilakukan pengukuran persentase fasilitas pelayanan kesehatan yang telah melaporkan KTD/ESO. Pengukuran dilakukan pada Bulan Desember. Terdapat 4 sarana yang telah melaporkan KTD/ESO melalui e-meso dan masih terdapat sarana yang belum aktif melaporkan KTD/ESO melalui E-Meso
Emeso.
Intensifikasi kepada Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis Melakukan pendampingan lebih kepada
Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis untuk
dapat memberikan pelaporan KTD/ESO di Emeso.
Belum SelesaiMasih terus dilakuakan pendampingan lebih kepada Fasilitas Kesehatan yang telah dilakukan bimbingan teknis untuk
dapat memberikan pelaporan KTD/ESO di E-meso.
Desember 2026YA32Sarana tidak melakukan pelaporan KTD/ESO
16
AprilTerdapat migrasi aplikasi e-meso ke e-meso 2.0 pada akhir April hingga awal Maret 2026. Akun balai yang lama ter reset, dan sudah meminta akun baru, akun baru sudah ada. Namun, dalam penarikan data sarana yang sudah melaporkan masih harus menggunakan tarikan excel yang diberikan oleh Ditwas KMEI periode Januari - April 2026 karena laporan yang sudah dilaporkan sarana masih dilakukan migrasi secara bertahap (hingga awal Mei 2026 belum muncul).Meningkatkan komunikasi dengan Ditwas KMEI dan sarana pelayanan kesehatan terkait e mesoSecara proaktif menginformasikan migrasi e-meso dan menanyakan kendala pelaporan kepada sarana.
Secara proaktif mengkomunikasikan kendala pelaporan kepada Ditwas KMEI
Belum Selesai1. Sudah meminta akun baru
2. Sudah mendapat akun baru.
3. Telah menyampaikan kendala terkait penarikan data pelaporan saryanfar di e-meso 2.0
4. Telah mendapatkan tarikan data Excel pelaporan KTD/ESO bulan Januari - April 2026
5. Telah menginformasikan migrasi aplikasi ke sarana pelayanan kesehatan
6. Telah menanyakan kendala pelaporan oleh sarana pelayanan kesehatan
Desember 2026T
17
Mei Terdapat kendala pelaporan e-meso oleh fasilitas pelayanan kesehatan akibat migrasi e-meso ke e-meso 2, yang menunjukkan notifikasi error saat pelaporan.Meningkatkan komunikasi dengan Ditwas KMEI dan sarana pelayanan kesehatan terkait e mesoSecara proaktif berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan perihal kendala pelaporan e-meso dan mengkomunikasikan kendala kepada pusat terkait solusi.Belum Selesai1. Berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan perihal kendala pelaporan e-meso
2. Mengkomunikasikan kendala pelaporan kepada Ditwas KMEI agar kendala dapat segera ditindaklanjuti
Desember 2026T
18
JuniTerdapat kendala pelaporan e-meso oleh fasilitas pelayanan kesehatan akibat migrasi e-meso ke e-meso 2, yang menunjukkan notifikasi error saat pelaporan.Meningkatkan komunikasi dengan Ditwas KMEI dan sarana pelayanan kesehatan terkait e mesoSecara proaktif berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan perihal kendala pelaporan e-meso dan mengkomunikasikan kendala kepada pusat terkait solusi.Belum Selesai1. Berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan perihal kendala pelaporan e-meso
2. Mengkomunikasikan kendala pelaporan kepada Ditwas KMEI agar kendala dapat segera ditindaklanjuti
Desember 2026T
19
JuliTerdapat kendala pelaporan e-meso oleh fasilitas pelayanan kesehatan akibat migrasi e-meso ke e-meso 2, yang menunjukkan notifikasi error saat pelaporan.Meningkatkan komunikasi dengan Ditwas KMEI dan sarana pelayanan kesehatan terkait e mesoSecara proaktif berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan perihal kendala pelaporan e-meso dan mengkomunikasikan kendala kepada pusat terkait solusi.Belum Selesai1. Berkomunikasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan perihal kendala pelaporan e-meso
2. Mengkomunikasikan kendala pelaporan kepada Ditwas KMEI agar kendala dapat segera ditindaklanjuti
Desember 2026T
20
3Persentase sampel Pangan Olahan berisiko yang ditindaklanjuti sesuai ketentuan
21
Januari
22
Februari
23
MaretTimeline Pengujian dan pelaporan melewati timelineMelakukan monitoring SIPT lebih rutin dan berkala serta melakukan komunikasi ke balai penguji Melakukan monitoring SIPT lebih rutin Sudah SelesaiMasih terus melakukan monitoring SIPT Maret 2026T
24
AprilTidak terdapat kendala
25
MeiTidak terdapat kendala
26
Juni- Terdapat sampel pangan olahan yang belum bisa diteruskan untuk menjadi LHU (masih abu-abu) sehingga menambah timeline sampel. perhitungan timeline sampel selesai adalah dari SPK sampai dengan dikirimkan ke pusat oleh kepala balaiDirekomendasikan untuk berkoordinasi dengan tim IT Pusdatin - Melakukan pengajuan ITSM atau ke tim IT PUSDATIN untuk dapat segera dilakukan perbaikan.Belum Selesai- sudah dilakukan pengajuan ITSM atau ke tim IT PUSDATIN untuk dapat segera dilakukan perbaikan.
- apablila belum terdapat tindaklanjut perbaikan maka dilakukan reminder kepada tim IT Pusdatin kembali
Juni 2026
27
Juli
28
4Persentase sampel KLB keracunan pangan yang diuji sesuai standar
29
Januari Pada Bulan Januari belum terdapat target pada IKU KLB Koordinasi dengan pusat mengenai target KLB di tahun 2026 untuk UPT BPOMMenyelaraskan target KLB pada PK dan RAPK seuai dengan target tahun 2026Sudah selesai Target telah disesuaikan pada PK dan RAPK Februari 2026 T
30
Februari Pada Bulan Februari belum terdapat sampel KLB pada Balai POM di TasikmalayaMelakukan pelaporan Nihil atas KLB di BPOM di Tasikmalaya Membuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Sudah selesai Telah dibuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Maret 2026 T
31
MaretPada Bulan Maret belum terdapat sampel KLB pada Balai POM di TasikmalayaMelakukan pelaporan Nihil atas KLB di BPOM di Tasikmalaya Membuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Sudah selesai Telah dibuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Maret 2026 T
32
AprilPada Bulan April belum terdapat sampel KLB pada Balai POM di TasikmalayaMelakukan pelaporan Nihil atas KLB di BPOM di Tasikmalaya Membuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Sudah selesai Telah dibuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO April 2026T
33
Mei Pada Bulan Mei belum terdapat sampel KLB pada Balai POM di TasikmalayaMelakukan pelaporan Nihil atas KLB di BPOM di Tasikmalaya Membuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Sudah selesai Telah dibuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO May 2026T
34
JuniPada Bulan Juni belum terdapat sampel KLB pada Balai POM di TasikmalayaMelakukan pelaporan Nihil atas KLB di BPOM di Tasikmalaya Membuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO Sudah selesai Telah dibuat Nota Dinas yang ditujukan kepada Biro Perencanaan dan Keuangan sebagai data dukung atas dikecualikannya KLB dari perhitungan NKO June 2026T
35
Juli
36
5Persentase sampel PIRT berisiko yang ditindaklanjuti sesuai ketentuan
37
Januari Belum terdapat kegiatan sampling Belum terdapat rekomendasiBelum terdapat rencana tindaklanjut
38
Februari Belum terdapat kegiatan sampling Belum terdapat rekomendasiBelum terdapat rencana tindaklanjut
39
MaretSampel PIRT belum selesai dilakukan Pengujian di balai penguji, namun timeline pengujian pada sampel tersebut masih belum terlewat Mengkomunikasikan dengan balai penguji dan memonitoring SIPT secara rutin dan berkala agar timeline tidak terlewat Melakukan komunikasi dengan balai penguji dan memonitoring SIPT secara rutin dan berkalaBelum SelesaiApril 2026YA1Kurangnya capaian sampling, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, iklan dan penandaan
40
Pada Bulan Maret telah terdapat kegiatan sampling PIRT dan proporsi sampel PIRT ditetapkan sebesar 8% dari total sampel makanan. Ketentuan ini menimbulkan kendala dalam penetapan target sampling PIRT, sehingga berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian jumlah sampel PIRT yang diambil karena usulan perubahan total target sampel pangan ditunda.Penyesuaian internal target sementara sebagai acuan pelaksanaan di lapangan, agar proporsi sampling per kategori tetap mendekati pedoman yang berlaku walaupun revisi DIPA belum dapat dilakukan.
Melakukan perhitungan ulang Rencana Pelaksanaan (Renlak) Sudah selesai telah dilakukan perhitungan ulang Rencana Pelaksanaan (Renlak) Maret 2026YA1Kurangnya capaian sampling, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, iklan dan penandaan
41
AprilPem : tidak ada kendala
Pengujian :
42
MeiPengujian : Terdapat kendala dalam penyelesaian sampel PIRT yang dikarenakan ICPMS mengalami kerusakan teknis sehingga sampai saat ini sampel belum selesai. Apabila terdapat kerusakan peralatan maka timeline pengujian dapat diperpanjang maksumal 50HK, apabila perbaikan melebihi 50 HK akan dilakukan clockoff .Melakukan koordinasi dengan balai penguji terkait perbaikan alat dan pengerjaan sampelMengkomunikasikan dengan balai penguji/Laboratorium Pangan terkait perbaikan alat dan pengerjaan sampelBelum Selesai1 Juli 2026YB5Instrumen Laboratorium mengalami kerusakan
43
JuniPengujian : Terdapat kendala dalam penyelesaian sampel PIRT yang dikarenakan ICPMS mengalami kerusakan teknis sehingga sampai saat ini sampel belum selesai. Apabila terdapat kerusakan peralatan maka timeline pengujian dapat diperpanjang maksumal 50HK, apabila perbaikan melebihi 50 HK akan dilakukan clockoff .Melakukan koordinasi dengan balai penguji terkait perbaikan alat dan pengerjaan sampelMengkomunikasikan dengan balai penguji/Laboratorium Pangan terkait perbaikan alat dan pengerjaan sampelSudah SelesaiPerbaikan pada alat ICP-MS telah selesai dilakukan, dan hasil pengujian sampel telah dilaporkan oleh Balai Penguji.Juli 2026YB5Instrumen Laboratorium mengalami kerusakan
44
JuliTerdapat sampel PIRT TMS yang baru diketahui hasil pengujian TMS nya pada bulan Juli yaitu sampel nomor 26.138.301.13.01.0050.Dilakukan tindak lanjut kepada UPT terkait dalam hal ini Balai Besar POM di Bandung agar memberikan rekomendasi kepada Dinkes setempat untuk melakukan pembinaan.Sudah SelesaiTelah dilakukan tindak lanjut berupa pembinaan oleh Dinas Kesehatan setempat kepada pihak terkait berdasarkan rekomendasi dari Balai Besar POM di Bandung.Juli 2026
45
6Persentase keputusan/rekomendasi hasil pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang ditindaklanjuti oleh stakeholder
46
Januari Terdapat 2 CAPA dari pelaku usaha dari 9 carry over tahun 2025 yang belum dibalas.Melakukan follow-up secara formal maupun non formal kepada sarana terkait agar segera menyampaikan tanggapan atas CAPA tersebut.Dilakukan penagihan CAPA untuk sarana yang belum membalas surat tindak lanjut.Belum SelesaiMasih dilakukan penagihan CAPA untuk sarana yang belum membalas surat tindak lanjut.Desember 2026YA9Pelaku usaha tidak merespon CAPA hasil tindaklanjut
47
Februari Terdapat 15 sarana yang belum membalas CAPA dari 21 sarana yang diberikan tindak lanjutMelakukan follow-up secara formal maupun non formal kepada sarana terkait agar segera menyampaikan tanggapan atas CAPA tersebut.Dilakukan penagihan CAPA untuk sarana yang belum membalas surat tindak lanjut melebihi timeline.Belum SelesaiMasih dilakukan penagihan CAPA untuk sarana yang belum membalas surat tindak lanjut.Desember 2026YA9Pelaku usaha tidak merespon CAPA hasil tindaklanjut
48
MaretTerdapat 23 sarana yang belum membalas CAPA dari 41 sarana yang diberikan tindak lanjutMelakukan follow-up secara formal maupun non formal kepada sarana terkait agar segera menyampaikan tanggapan atas CAPA tersebut.Dilakukan penagihan CAPA untuk sarana yang belum membalas surat tindak lanjut melebihi timeline.Belum SelesaiMasih dilakukan penagihan CAPA untuk sarana yang belum membalas surat tindak lanjut.Desember 2026YA9Pelaku usaha tidak merespon CAPA hasil tindaklanjut
49
April
50
MeiRealisasi CAPA yang ditindaklanjuti pelaku usaha sebesar 46, 38%. Hal ini dikarenakan pelaku usaha yang diberikan surat tindak lanjut belum memberikan feedback CAPA.Disarankan melakukan penagihan formal maupun non formal, dapat berupa Bimtek CAPA
Melakukan Bimtek CAPA kepada pelaku usaha yang belum membalas surat tindak lanjut
Belum SelesaiAgustus 2026
51
JuniRealisasi CAPA yang ditindaklanjuti pelaku usaha sebesar 58,97%. Hal ini dikarenakan pelaku usaha yang diberikan surat tindak lanjut belum memberikan feedback CAPA. Telah dilakukan upaya penagihan CAPA namun sebagian sarana tidak memberikan feedback terutama untuk sarana distribusi OBASK dan kosmetika.direkomendasikan untuk menyelenggarakan forum konsultasi dan asistensi intensif secara daring (melalui media seperti Zoom Meeting). Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha, khususnya pada sektor distribusi OBASK dan kosmetika, dalam menyelesaikan kendala penyusunan feedback CAPA secara lebih interaktif
- Melakukan Bimtek CAPA kepada pelaku usaha yang belum membalas surat tindak lanjut
- Melakukan penagihan CAPA dan membuka kesempatan untuk konsultasi terkait CAPA
Belum SelesaiAgustus 2026
52
JuliCapaian IKU Persentase Keputusan/Rekomendasi Hasil Pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang Ditindaklanjuti Stakeholder belum mencapai target.direkomendasikan untuk menyelenggarakan forum konsultasi dan asistensi intensif secara daring (melalui media seperti Zoom Meeting). Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha, khususnya pada sektor distribusi OBASK dan kosmetika, dalam menyelesaikan kendala penyusunan feedback CAPA secara lebih interaktifMelakukan Bimtek CAPA kepada pelaku usaha yang belum membalas surat tindak lanjutBelum SelesaiOktober 2026
53
7Persentase sarana produksi Sediaan Farmasi yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan
54
Januari Tidak ada kendala
55
Februari Tidak ada kendala
56
MaretTidak ada kendala
57
AprilPada bulan april terdapat target pemeriksaan IOT, pemeriksaan sudah direncanakan akan dilaksanakan tanggal 23-24 April 2026 dengan meminta pendampingan ditwas OTSK karena Balai POM Tasikmalaya tidak memiliki lead inspektur CPOBAB melalui nota dinasPW.02.02.14B.04.26.127 tanggal 13 April 2026 terkait Permintaan Pendampingan Pemeriksaan Industri Obat
Tradisional (IOT) . Namun, berdasarkan nota dinas balasan no. PW.02.02.43.04.26.456 tanggal 23 April 2026 dari Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan, sarana IOT diganti menjadi UKOT karena IOT tersebut belum memiliki NIE dan kemungkinan belum berproduksi.
Direkomendasikan melakukan pemeriksaan UKOT sebagai pengganti IOT pada bulan Mei 2026 sesuai nota dinas balasan no. PW.02.02.43.04.26.456 tanggal 23 April 2026 dari Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan.Melakukan pemeriksaan UKOT sebagai pengganti IOT pada bulan Mei 2026 sesuai nota dinas balasan no. PW.02.02.43.04.26.456 tanggal 23 April 2026 dari Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan.SelesaiTelah dilakukan pemeriksaan UKOT PT ACB yang direkomendasikan sebagai pengganti IOT PT Acep Herbal sesuai nota dinas no. PW.02.02.43.04.26.456 tanggal 23 April 2026 dari Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan pada 05 Mei 2026.Mei 2026
58
MeiTelah dilakukan pemeriksaan UKOT CV Anugerah Cipta Berkah sebagai pengganti IOT dan 2 UMOT sesuai target renlak. 1 (satu) sarana UMOT yaitu Hasil Cipta Bumi (Anto Nugraha Romdoni) telah tidak beroperasi. Sarana membuat surat pernyataan tidak akan berproduksi dan tidak akan melanjutkan proses registrasi.Agar melaporkan di SIPT bahwa sarana telah tutup agar sarana tidak dimasukkan kedalam target tahun selanjutnya.Melaporkan di SIPT bahwa sarana telah tutup agar sarana tidak dimasukkan kedalam target tahun selanjutnya.SelesaiMei 2026
59
JuniTidak ada kendala
60
Juli
61
8Persentase sarana produksi Pangan Olahan yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan
62
Januari Tidak ada kendala
63
Februari Tidak ada kendala
64
MaretTidak ada kendala
65
AprilTidak ada kendala
66
MeiTidak ada kendala
67
JuniTidak ada kendala
68
9Persentase fasilitas distribusi Sediaan Farmasi yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan
69
Januari Per tahun 2026, terdapat perubahan mekanisme pelaporan hasil pemeriksaan sarana distribusi obat, yang mana surat tindak lanjut dibuat langsung pada SIPT dan pelaporan CAPA menggunakan SMARTPOM. Kendala : PBF tidak dapat log in di SMART POM.Disarankan melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat untuk sinkronisasi data akun PBF.Melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat untuk sinkronisasi data akun PBF.Sudah Selesai Telah dilakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat terkait kendala tersebut.Februari 2026YA11AplikasI untuk pelaporan dan pengawasan seperti SIPT, PPI, SIAPIK , dll tidak dapat diakses
70
Februari Kendala lakses akun SMARTPOM oleh sarana untuk pelaporan CAPA (Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota).Disarankan melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat untuk sinkronisasi data akun IFK.Melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat untuk sinkronisasi data akun IFK.Sudah Selesai Telah dilakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat terkait kendala tersebut.Maret 2026YA11AplikasI untuk pelaporan dan pengawasan seperti SIPT, PPI, SIAPIK , dll tidak dapat diakses
71
MaretTerdapat hambatan teknis pada aplikasi SIPT saat penginputan surat tindak lanjut terkait rekomendasi pemberhentian sementara kegiatan PBF, di mana fitur generate Tanda Tangan Elektronik (TTE) Kepala Balai tidak muncul.Disarankan melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat terkait kendala yang terjadi.Melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengawasan Distribusi Obat terkait kendala yang terjadi.Sudah Selesai Telah dilakukan konsultasi dengan Direktorat mengenai Generate TTE yang tidak muncul, pada bulan maret Generate TTE Ka Balai Sudah muncul Maret 2026YA11AplikasI untuk pelaporan dan pengawasan seperti SIPT, PPI, SIAPIK , dll tidak dapat diakses
72
AprilTerdapat 1 sarana yang diperiksa yaitu Rumah Sakit yang membutuhkan penelusuran lebih lanjut . Perlu dilakukan pemanggilan PSA dan APJ untuk mengumpulkan informasi dalam penentuan kesimpulan dan tindak lanjut.Direkomendasikan untuk dilakukan penelusuran ke PBF sumber pengadaan obat yang bermasalah dan pemanggilan PSA/APJ rumah sakit terkait untuk mendapatkan informasi dalam penentuan tindak lanjut.Dilakukan penelusuran ke PBF sumber pengadaan obat yang bermasalah dan pemanggilan PSA/APJ rumah sakit terkait untuk mendapatkan informasi dalam penentuan tindak lanjut.Selesai1 (satu) Sarana Rumah Sakit yang membutuhkan penelusuran lebih lanjut pada Bulan Mei telah ditindaklanjuti dengan timeline 20 HK (masih memenuhi timeline pelaporan)Mei 2026
73
MeiSarana distribusi Suplemen Kesehatan yang tercantum pada renlak bulan Mei telah tutup permanen sehingga tidak dapat diperiksaDirekomendasikan berkoordinasi dengan pusat terkait penggantian saranaDilakukan konfirmasi kepada PIC pusat dan dilakukan penggantian sarana yang diperiksaSelesaiTelah Dilakukan konfirmasi kepada PIC pusat dan dilakukan penggantian sarana yang diperiksaMei 2026
74
JuniPada bulan Juni terdapat intensifikasi depot jamu yang direncanakan dilaksanakan pada bulan Juni diundur menjadi Agustus. Pada perencanaan awal tahun 2026, intensifikasi depot jamu dimasukkan kedalam target rutin karena terdapat efisiensi anggaran.Direkomendasikan untuk melakukan monitoring secara berkala kepada Ditwas OTSK terkait hal tersebutKoordinasi dengan Ditwas OTSK terkait Renlak OBA bulan Juni sehubungan dengan adanya perubahan jadwal intensifikasi depot jamu yang ditetapkan oleh pusat yang seharusnya dilakukan Juni diundur menjadi Agustus. Berdasarkan hasil koordinasi, target Renlak bulan Juni dialihkan ke bulan Agustus sesuai arahan dari Ditwas OTSK.Belum SelesaiAgustus 2026
75
JuliPada bulan Juni terdapat intensifikasi depot jamu yang direncanakan dilaksanakan pada bulan Juni diundur menjadi Agustus. Pada perencanaan awal tahun 2026, intensifikasi depot jamu dimasukkan kedalam target rutin karena terdapat efisiensi anggaran.Direkomendasikan untuk melakukan monitoring secara berkala kepada Ditwas OTSK terkait hal tersebutKoordinasi dengan Ditwas OTSK terkait Renlak OBA bulan Juni sehubungan dengan adanya perubahan jadwal intensifikasi depot jamu yang ditetapkan oleh pusat yang seharusnya dilakukan Juni diundur menjadi Agustus. Berdasarkan hasil koordinasi, target Renlak bulan Juni dialihkan ke bulan Agustus sesuai arahan dari Ditwas OTSK.Belum SelesaiAgustus 2026
76
10Persentase sarana distribusi Pangan Olahan yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan
77
Januari
78
Februari
79
MaretPada triwulan I, Balai POM di Tasikmalaya melakukan pemeriksaan terhadap 24 sarana distribusi pangan olahan dari total target yang telah ditetapkan diawal sejumlah 122 sarana (19,67%). Hal ini disebabkan adanya efisiensi anggaran yang signifikan sehingga diperlukan penyesuaian target, namun proses revisi DIPA yang tertunda mengakibatkan renlak yang digunakan masih mengacu pada target awal. Kondisi ini menyebabkan capaian realisasi terhadap target tahunan terlihat rendah. Namun pelaksanaan tetap dilakukan sesuai ketentuan sehingga capaian IKU masih sesuai target.Dilakukan penyesuaian rencana pelaksanaan pemeriksaan sarana distribusi pangan olahan sesuai dengan ketersediaan anggaran sehingga target lebih realistis dan dapat dicapai.Melakukan pelaksanaan pemeriksaan sarana distribusi pangan olahan sesuai ketersediaan anggaran Sudah Selesai Pada bulan maret pelaksanaan pemeriksaan sarana distribusi pangan olahan dilakukan sesuai ketersediaan anggaran Maret 2026YA1Kurangnya capaian sampling, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, iklan dan penandaan
80
AprilTidak ada kendala
81
MeiTidak ada kendala
82
JuniTidak ada kendala
83
11Persentase iklan sediaan farmasi dan pangan olahan yang diawasi sesuai ketentuan
84
Januari Tidak ada kendala
85
Februari Tidak ada kendala
86
MaretTidak ada kendala
87
April
88
Mei Terdapat realisasi berlebih pada iklan kosmetik media online (target 15 realisasi 30) dikarenakan pada bulan Mei terdapat nota dinas PW.03.02.4.05.26.147 tanggal 13 Mei 2026 terkait Pelaksanaan Intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tematik Tahun
2026 dimana Balai POM di Tasikmalaya menjadi salah satu UPT yang melakukan intensifikasi pengawasan peredaran kosmetik secara online (marketplace dan website). Pelaporan kegiatan tsb dilakukan melalui SIPT Iklan dan dapat dihitung sebagai capaian iklan.
Direkomendasikan justifikasi terhadap kelebihan capaian iklan dikarenakan adanya intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tematik Tahun 2026Melakukan justifikasi terhadap kelebihan capaian iklan dikarenakan adanya intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tematik Tahun 2026.Selesai Telah dilakukan justifikasi terhadap kelebihan capaian iklan dikarenakan adanya intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tematik Tahun 2026Juni 2026
89
JuniTerdapat kendala pada SIPT tanggal 24-25 Juni 2026 sehingga timeline pelaporan iklan OTSK yang semula terakhir pelaporan pada 25 Juni diundur menjadi paling lambat 30 JuniDisarankan melakukan pelaporan iklan OTSK setelah sistem SIPT kembali normal mengacu pada penyesuaian timeline pelaporan yaitu maksimal 30 JuniMelakukan pelaporan iklan OTSK setelah sistem SIPT kembali normal mengacu pada penyesuaian timeline pelaporan yaitu maksimal 30 JuniSudah SelesaiTelah dilakukan pelaporan iklan OTSK setelah sistem SIPT kembali normal mengacu pada penyesuaian timeline pelaporan yaitu maksimal 30 JuniJuni 2026
90
JuliPada %Iklan OBA terdapat kendala yaitu Petugas tidak menemukan iklan obat kuasi pada media penyiaran lokaldirekomendasikan untuk dikomunikasikan ke pusat untuk memanage resikonyamelakukan followup ke pusat mengenai resiko tersebut Juli 2026
91
12Persentase label produk tembakau dan/atau rokok elektronik yang diawasi sesuai standar
92
Januari Tidak ada kendala
93
Februari Tidak ada kendala
94
MaretTidak ada kendala
95
AprilTidak ada kendala
96
MeiTidak ada kendala
97
JuniTidak ada kendala
98
13Persentase pemenuhan target pengendalian AMR diwilayah UPT
99
Januari Tidak ada kendala
100
Februari Tidak ada kendala