| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Anemia (<8 mg/dl) | Ibu hamil anemia dengan kadar Hb <8 mg/dl | ||||||||||||||||||||||||
2 | 0 | Anemia (8-11 mg/dl) | Ibu hamil anemia dengan kadar Hb 8-11 mg/dl | |||||||||||||||||||||||
3 | 89 | Ibu Hamil Datang dengan HIV(+) | Ibu hamil yang datang ke tenaga kesehatan dengan status HIV positif | |||||||||||||||||||||||
4 | 97 | Ibu Hamil Diperiksa Mikroskopis/RDT | Ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan diagnostik malaria baik dengan mikroskopis maupun rapid diagnostic test (RDT) | |||||||||||||||||||||||
5 | 91 | Ibu Hamil dites HIV | Ibu hamil yang dilakukan tes HIV | |||||||||||||||||||||||
6 | 80 | Diperiksa Hb | Ibu hamil yang diperiksa Hemoglobin (Hb) | |||||||||||||||||||||||
7 | 87 | Diperiksa Gula Darah | Ibu hamil yang diperiksa kadar gula darah | |||||||||||||||||||||||
8 | 85 | Diperiksa Protein Urine | Ibu hamil yang diperiksa protein urine | |||||||||||||||||||||||
9 | 90 | Ibu Hamil ditawarkan Tes HIV | Ibu hamil yang ditawarkan tes HIV | |||||||||||||||||||||||
10 | 83 | Diperiksa LiLA | Ibu hamil yang diukur Lingkar Lengan Atas (LiLA) | |||||||||||||||||||||||
11 | 88 | GD >140 g/dl | Ibu hamil yang hasil pemeriksaan kadar gula darahnya lebih dari 140 g/dl | |||||||||||||||||||||||
12 | 86 | Protein Urine Positif (+) | Ibu hamil yang hasil pemeriksaan protein urine-nya Positif | |||||||||||||||||||||||
13 | 92 | Ibu Hamil Hasil Tes HIV (+) | Ibu hamil yang hasil tes HIV-nya menunjukkan hasil Reaktif / (+) | |||||||||||||||||||||||
14 | 96 | Ibu Hamil mendapatkan kelambu | Ibu hamil yang mendapat kelambu untuk pencegahan malaria | |||||||||||||||||||||||
15 | 93 | Ibu Hamil Mendapat ART | Ibu hamil yang mendapat obat Anti-Retroviral Therapy (ART) untuk penanganan infeksi HIV | |||||||||||||||||||||||
16 | 98 | Ibu Hamil Malaria (+) | Ibu hamil yang positif malaria berdasarkan pemeriksaan mikroskopis atau rapid diagnostic test (RDT) | |||||||||||||||||||||||
17 | 84 | KEK (LiLA < 23,5 cm) | Ibu hamil yang ukuran LiLA-nya kurang dari 23,5 cm (Ibu hamil Kurang Energi Kronis/KEK) | |||||||||||||||||||||||
18 | 95 | Persalinan Perabdominam (SC) (Ibu Hamil HIV+) | bayi baru lahir (0-7 hari) dengan risiko tinggi yang dirujuk ke .... (???) | |||||||||||||||||||||||
19 | 94 | Persalinan Pervaginam (Ibu Hamil HIV+) | Ibu bersalin yang persalinannya ditolong bukan oleh tenaga kesehatan, misal oleh dukun, dll | |||||||||||||||||||||||
20 | 23 | Rujukan Kasus Risti Neonatal | Ibu bersalin yang persalinannya ditolong oleh tenaga kesehatan (dokter, bidan, atau perawat terlatih) | |||||||||||||||||||||||
21 | 28 | Persalinan Ditolong Non Nakes | ||||||||||||||||||||||||
22 | 25 | PN | ||||||||||||||||||||||||
23 | 26 | PN Di Fasyankes | Ibu bersalin yang persalinannya ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (Poskesdes/Polindes, Puskesmas Pembantu, Puskesmas, Klinik, Rumah Bersalin, RS) | |||||||||||||||||||||||
24 | 27 | PN DI Non Fasyankes | Ibu bersalin yang persalinannya ditolong oleh tenaga kesehatan namun bukan di fasilitas pelayanan kesehatan, misal di rumah. Data otomatis akan terisi selisih dari data di kolom 25 dikurangi data di kolom 26 | |||||||||||||||||||||||
25 | 105 | Ibu Hamil diobati Ankylostoma | Ibu hamil dengan ankylostomiasis yang diobati | |||||||||||||||||||||||
26 | 111 | Ibu Hamil diobati Hepatitis | Ibu hamil dengan Hepatitis B yang diobati | |||||||||||||||||||||||
27 | 108 | Ibu Hamil diobati dalam Pencegahan IMS | Ibu hamil dengan IMS yang diobati | |||||||||||||||||||||||
28 | 17 | T2+ | Ibu hamil dengan status T2+, yang merupakan hasil penJumlahan dari Ibu hamil dengan status T2, T3, T4, dan T5 (kolom 17+18+19+20) | |||||||||||||||||||||||
29 | 100 | Ibu Hamil diperiksa Dahak | Ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan dahak untuk diagnosis tuberkulosis (TB) | |||||||||||||||||||||||
30 | 103 | Ibu Hamil diperiksa Ankylostoma | Ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan diagnosis cacing ankylostoma | |||||||||||||||||||||||
31 | 109 | Ibu Hamil diperiksa Hepatitis B | Ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan diagnostik Hepatitis B | |||||||||||||||||||||||
32 | 106 | Ibu Hamil diperiksa IMS | Ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan diagnostik Infeksi Menular Seksual (IMS) | |||||||||||||||||||||||
33 | 102 | Obat TB Dalam Kehamilan | Ibu hamil yang mendapat obat anti-TB (OAT) untuk penanganan TB | |||||||||||||||||||||||
34 | 99 | Ibu Hamil mendapatkan Kina/ ACT | Ibu hamil yang mendapatkan obat kina atau ACT untuk penanganan malaria | |||||||||||||||||||||||
35 | 104 | Ibu Hamil Hasil Tes Ankylostoma (+) | Ibu hamil yang positif ankylostomiasis | |||||||||||||||||||||||
36 | 110 | Ibu Hamil Hasil Tes Hep B (+) | Ibu hamil yang positif menderita Hepatitis B berdasarkan hasil tes | |||||||||||||||||||||||
37 | 107 | Ibu Hamil Hasil Tes IMS (+) | Ibu hamil yang positif menderita IMS berdasarkan hasil tes | |||||||||||||||||||||||
38 | 101 | Ibu Hamil Hasil Dahak TB(+) | Ibu hamil yang positif TB berdasarkan hasil pemeriksaan dahak | |||||||||||||||||||||||
39 | 12 | T1 | Ibu hamil yang setelah dilakukan vaksinasi tetanus toksoid (TT) status T-nya menjadi T1 | |||||||||||||||||||||||
40 | 13 | T2 | Ibu hamil yang setelah dilakukan vaksinasi tetanus toksoid (TT) status T-nya menjadi T2 | |||||||||||||||||||||||
41 | 14 | T3 | Ibu hamil yang setelah dilakukan vaksinasi tetanus toksoid (TT) status T-nya menjadi T3 | |||||||||||||||||||||||
42 | 15 | T4 | Ibu hamil yang setelah dilakukan vaksinasi tetanus toksoid (TT) status T-nya menjadi T4 | |||||||||||||||||||||||
43 | 16 | T5 | Ibu hamil yang setelah dilakukan vaksinasi tetanus toksoid (TT) status T-nya menjadi T5. | |||||||||||||||||||||||
44 | 3 | Buku KIA | Ibu hamil yang telah memiliki Buku KIA/sejenis. | |||||||||||||||||||||||
45 | 18 | FE1 | Ibu hamil yang telah mendapat Tablet Tambah Darah sebanyak 30 tablet (Fe 1) | |||||||||||||||||||||||
46 | 19 | FE3 | Ibu hamil yang telah mendapat Tablet Tambah Darah sebanyak 90 tablet (Fe 3) | |||||||||||||||||||||||
47 | 22 | Rujukan Kasus Risti Maternal | Ibu hamil, bersalin, dan nifas dengan risiko tinggi yang dirujuk ke .... (???) | |||||||||||||||||||||||
48 | 21 | Deteksi Resiko Masyarakat | Ibu hamil, bersalin, dan nifas yang terdeteksi risiko tinggi pertama kali oleh masyarakat (kader, dukun, tokoh masyarakat, tokoh agama, dll) | |||||||||||||||||||||||
49 | 20 | Deteksi Resiko Nakes | Ibu hamil, bersalin, dan nifas yang terdeteksi risiko tinggi pertama kali oleh tenaga kesehatan | |||||||||||||||||||||||
50 | 30 | Vit A Nifas | Ibu nifas yang mendapat kapsul Vitamin A dosis tinggi sesuai standar ( 1 kapsul pertama segera setelah lahir, kapsul ke 2, 24 jam setelah kapsul pertama) | |||||||||||||||||||||||
51 | 31 | KF1 | Ibu nifas yang mendapat pelayanan nifas oleh tenaga kesehatan pertama kali sesuai standar dan jadwal kunjungan (KF 1) 6-48 jam setelah melahirkan | |||||||||||||||||||||||
52 | 32 | KF2 | Ibu nifas yang mendapat pelayanan nifas oleh tenaga kesehatan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali sesuai standar dan jadwal kunjungan (KF 2) 3-7 hari setelah melahirkan | |||||||||||||||||||||||
53 | 33 | KF3 | Ibu nifas yang mendapat pelayanan nifas oleh tenaga kesehatan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali sesuai standar dan jadwal kunjungan (KF 3) 8-24 hari setelah melahirkan | |||||||||||||||||||||||
54 | 34 | KF 4 | Ibu nifas yang mendapat pelayanan nifas oleh tenaga kesehatan sekurang-kurangnya 4 (Empat ) kali sesuai standar dan jadwal kunjungan (KF 4) 29-42 hari setelah melahirkan | |||||||||||||||||||||||
55 | 11 | Bumil dengan 4 T | ibu yang hamil Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Sering dan Terlalu Banyak | |||||||||||||||||||||||
56 | 77 | JML BAYI LAHIR HIDUP | Jumlah bayi lahir hidup | |||||||||||||||||||||||
57 | 78 | JML BAYI LAHIR MATI | Jumlah bayi lahir mati | |||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 |