ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
2
HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control)
3
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian Risiko
4
PANDUAN & SKALA RISIKO
5
6
1. Definisi
7
BahayaSumber atau situasi maupun aktivitas yang berpotensi untuk menyebabkan cedera dan/atau penyakit akibat kerja, kerusakan properti, lingkungan ataupun kombinasinya)
8
RisikoKombinasi kemungkinan dari terjadinya peristiwa berbahaya dan tingkat keparahan cidera atau sakit yang dapat disebabkan oleh peristiwa tersebut
9
10
2. Cara Menggunakan (untuk Satuan Kerja)
11
aRegister pada sheet “HIRADC” berisi contoh/simulasi untuk seluruh proses bisnis (dievaluasi dan disesuaikan tiap satker dengan kondisi nyata lokasi kerja)
12
bKolom “Pengendalian Risiko Eksisting”: isi/koreksi dengan pengendalian yang BENAR-BENAR sudah ada di satker
13
cKolom Kemungkinan (K) & Keparahan (P): sesuaikan angka 1–5 dengan kondisi satker; Skor & Tingkat terhitung otomatis.
14
dKolom “Pengendalian Risiko Tambahan Diperlukan”: pengendalian yang perlu ditambahkan agar Risiko Sisa turun ke tingkat yang dapat diterima (lihat Risiko Target).
15
eTerapkan Hierarki Pengendalian: Eliminasi → Substitusi → Rekayasa → Administratif → APD (APD adalah lini terakhir). Tag hierarki ditulis dalam [ ] pada kolom pengendalian.
16
fSarana/APD yang muncul pada kolom pengendalian menjadi dasar Daftar Kebutuhan Sarana,Prasarana, dan Perlengkapan K3 yang jumlahnya diisi tiap satker.
17
18
3. Skala Kemungkinan (K)
19
NilaiKategoriPenjelasan Frekuensi Kejadian
20
1Sangat jarangBelum pernah terjadi
21
2JarangDapat terjadi sesekali (sekali atau lebih dalam 5 tahun)
22
3MungkinDapat terjadi kadang-kadang (1-3 kali dalam 1 tahun)
23
4SeringKemungkinan besar terjadi (lebih dari 3 kali dalam 1 tahun)
24
5Hampir pastiHampir selalu terjadi setiap bulan
25
26
4. Skala Keparahan (P)
27
NilaiKategoriPenjelasan
28
1Tidak signifikanP3K ringan (luka ringan), tanpa hari kerja hilang
29
2MinorCidera perlu perawatan medis namun tidak menyebabkan hari kerja hilang
30
3SedangCedera sedang, hari kerja hilang
31
4MayorCacat (cacat fungsi, cacat permanen), perlu rawat inap
32
5KatastropikFatal / Menyebabkan kamatian
33
34
5. Matriks Risiko 5×5 (Skor = K × P)
35
P ↓ / K →12345
36
5510152025
37
448121620
38
33691215
39
2246810
40
112345
41
42
Tingkat:Rendah (1–4)Sedang (5–9)Tinggi (10–15)Ekstrem (16–25)
43
44
6. Hierarki Pengendalian (urutan prioritas)
45
1. EliminasiHilangkan sumber bahaya (paling efektif)
46
2. SubstitusiGanti dengan yang lebih aman
47
3. Rekayasa TeknikIsolasi/rekayasa: ventilasi, guarding, platform
48
4. AdministratifSOP, izin kerja, pelatihan, rambu, rotasi
49
5. APDAlat Pelindung Diri — lini terakhir
50
51
7. Kode Aspek K3 (kolom “Aspek K3”)
52
FFisikKKimiaBBiologi
53
MMekanikHKetinggian & JatuhRTRuang Terbatas
54
EErgonomiPPsikososialLKListrik & Kebakaran
55
LALingkungan/AlamSKeamananKKKesehatan Kerja
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100