| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | AA | AB | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ALUR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU | |||||||||||||||||||||||||||
2 | JENJANG SD | |||||||||||||||||||||||||||
3 | FASE A | |||||||||||||||||||||||||||
4 | Pada akhir kelas 2, peserta didik meneladani tokoh yang ada dalam Ramayana dan Mahabharata. Dan membiasakan berdoa dan bersembahyang dan mengenal ciptaan Hyang Widhi Wasa. Selain itu,dapat mengenal ajaran Tri Kaya Parisudha dan perilaku orang suci dalam kehidupan serta mengenal sarana persembahyangan. | |||||||||||||||||||||||||||
5 | FASE A | ASPEK / ELEMEN | ||||||||||||||||||||||||||
6 | 1. KITAB SUCI WEDA (SUMBER AJARAN) | 2. TATTWA/SRADDHA | 3. SUSILA (ETIKA) | 4. ACARA | 5. SEJARAH | |||||||||||||||||||||||
7 | Capaian Pembelajaran | Pada fase, akhir ini peserta didik dapat mengenal dan menunjukkan karakter tokoh pada cerita Ramayana dan Mahabharata yang sering dijumpai di lingkungan keluarga dan sekolah. | Pada akhir fase, tentang aspek Keyakinan dan Ketuhanan ini peserta didik dapat mengenal ciptaan Hyang Widhi Wasa. | Pada akhir fase, tentang moral bahwa peserta didik dapat mengenal nilai-nilai Tri Kaya Parisudha dan perilaku orang suci di keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal. | Pada akhir fase, bidang ritual mengenal bentuk korban suci yang ada dalam Hindu. Dalam hal ini peserta didik mampu mengembangkan keingintahuan tentang korban suci yang biasa dilakukan di lingkungan keluarga. | |||||||||||||||||||||||
8 | Kelas | KELAS 1 | KELAS 2 | KELAS 1 | KELAS 2 | KELAS 1 | KELAS 2 | KELAS 1 | KELAS 2 | KELAS 1 | KELAS 2 | |||||||||||||||||
9 | Capaian Pembelajaran Pertahun | 1.1 Menunjukkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang memberikan tuntunan hidup | 2.1 Mengenal karakter tokoh-tokoh dalam cerita Mahabharata yang memberikan tuntunan hidup. | 1. 2. Menunjukkan jenis-jenis ciptaan Hyang Widhi berupa makhluk hidup dan benda mati. | 2.2. Mengenal Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup. | 1.3. Mengenal ajaran tri kaya parisudha sebagai tuntunan hidup. | 2.3. Mengenal orang suci dalam Agama Hindu yang patut dihormati. | 1.4. Menirukan pelaksanaan trisandhya dan dainika upasana. | 2.4. Mengenal sarana persembahyangan. | ----------------------- | ----------------------- | |||||||||||||||||
10 | Alur Tujuan Pembelajaran dalam setiap fase | 1.1.1 Peserta didik mengamati gambar, slide, video Ramayana untuk gambaran awal; 1.1.2 Peserta didik membaca buku teks atau dibacakan oleh guru bagi yang belum bisa membaca dan peserta didik mendengarkan dengan seksama, agar memahami cerita yang ada dalam teks; 1.1.3 Peserta didik setelah membaca teks dan mengamati video menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang memberikan tuntunan hidup; 1.1.4 Peserta didik dipandu oleh guru untuk belajar sambil bernyanyi guna menyegarkan suasana kelas; 1.1.5 Peserta didik di pandu oleh guru berdiskusi tentang karakter tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang memberikan tuntunan hidup; 1.1.6 Melalui diskusi peserta didik menyebutkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang memberikan tuntunan hidup; 1.1.7 Peserta didik menggunting gambar/puzzle, menempelkan, dan mengumpulkan hasil dan menyajikan hasil karyanya ; 1.1.8 Peserta didik dipandu guru mencari nilai-nilai pendidikan dalam cerita Ramayana, sebagai motivasi belajar. | 2.1.1 Peserta didik mengamati gambar / video cerita Mahabharata sebagai gambaran awal; 2.1.2 Peserta didik membaca buku teks dengan cermat dan teliti agar memahami lebih awal dari cerita yang ada dalam buku teks; 2.1.3 Peserta didik menyebutkan nama-nama tokoh dalam cerita Mahabharata; 2.1.4 Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menyebutkan nama-nama tokoh dalam cerita Mahabharata yang memberikan tuntunan hidup; 2.1.5 Peserta didik mencari sumber lain yang relevan untuk mendapatkan penjelasan mengenai karakter tokoh-tokoh dalam dalam cerita Mahabharata; 2.1.6 Peserta didik menuliskan nama-nama tokoh tokoh dalam cerita Mahabharata yang berperilaku baik ; 2.1.7 Peserta didik menyampaikan didepan kelas sifat-sifat dari tokoh Mahabharata yang dapat ditiru. | 1.2.1 Peserta didik mengamati gambar/vidio/slide tentang ciptaan Hyang Widhi Wasa; 1.2.2 Peserta didik membaca buku teks atau dibacakan guru bagi yang belum bisa membaca dan peserta didik mendengar dengan seksama tentang Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta; 1.2.3 Peserta didik menyebutkan contoh-contoh ciptaan Hyang Widhi Wasa baik benda hidup maupun benda mati; 1.2.4 Peserta didik menyebutkan nama-nama makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa yang ada di lingkungan sekolah atau rumah; 1.2.5 Peserta didik menyebutkan nama-nama benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa yang ada di lingkungan sekolah atau rumah; 1.2.6 Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menyebutkan perbedaan makhluk hidup dan benda mati; 1.2.7 Peserta didik mencari sumber lain yang relevan untuk mendapatkan penjelasan mengenai jenis-jenis ciptaan Hyang Widhi Wasa yang memiliki Eka dan Dwi Pramana; 1.2.8 Peserta didik menunjukkan contoh perilaku menghargai makhluk hidup dan diri sendiri sebagai wujud bhakti dan syukur kepada Hyang Widhi Wasa; 1.2.9 Peserta didik menyampaikan di depan kelas ciptaan Hyang Widhi Wasa yang terdapat di lingkungan sekolah; 1.2.10 Peserta didik dengan bimbingan guru dapat menirukan contoh perilaku baik untuk menghargai ciptaan Hyang Widhi Wasa sesuai dengan kearifan lokal. | 2.2.1 Peserta didik mengamati gambar, video dan membaca buku teks tentang Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup; 2.2.2 Peserta didik menjelaskan Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup; 2.2.3 Peserta didik mengelompokkan ciptaan Hyang Widhi Wasa sesuai kemampuan yang dimiliki makhluk hidup; 2.2.4 Peserta didik menyebutkan nama-nama ciptaan Hyang Widhi Wasa baik yang tergolong kedalam Eka Pramana, Dwi Pramana maupun Tri Pramana; 2.2.5. Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menyebutkan Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup, dan mencatatnya serta menyampaikan di depan kelas secara bergantian; 2.2.7 Peserta didik menunjukkan contoh perilaku bhakti kepada Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup sesuai dengan kearifan lokal. | 1.3.1 Peserta didik mengamati gambar, video, slide dan membaca buku teks tentang ajaran Tri Kaya Parisudha; 1.3.2 Peserta didik menjelaskan pengertian Tri Kaya Parisudha sebagai tuntunan hidup; 1.3.3 Peserta didik menyebutkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha; 1.3.4 Peserta didik menunjukkan contoh perilaku Tri Kaya Parisudha; 1.3.5 Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menyebutkan akibat melanggar Tri Kaya Parisudha; 1.3.6 Peserta didik mencari sumber lain yang relevan atau bertanya kepada orang tuanya mengenai Tri Kaya Parisudha; 1.3.7 Peserta didik mengumpulkan gambar contoh perilaku yang sesuai dengan Tri Kaya Parisudha sebagai tuntunan hidup dan mempresentasikannya; 1.3.8 Peserta didik menceritakan cerita-cerita yang berkaitan dengan Tri Kaya Parisudha; | 2.3.1 Peserta didik mengamati gambar,video, slide dan membaca buku teks tentang orang suci; 2.3.2 Peserta didik menjelaskan pengertian orang suci; 2.3.3 Peserta didik menyebutkan syarat-syarat menjadi orang suci; 2.3.4 Peserta didik menjelaskan golongan orang suci dan menunjukkan contoh orang suci agama Hindu melalui gambar, video atau kliping; 2.3.5 Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menyebutkan tugas, kewajiban serta larangan-larangan orang suci; 2.3.6 Peserta didik menuliskan upaya-upaya untuk menghormati orang suci yang ada di wilayahnya masing-masing. | 1.4.1 Peserta didik mengamati gambar, video, atau slide Tri Sandhya dan Dainika Upasana; 1.4.2 Peserta didik membaca buku teks atau dibacakan guru bagi yang belum bisa membaca atau sumber lain yang relevan untuk mendapatkan penjelasan mengenai mantram Tri Sandhya dan Dainika Upasana; 1.4.3 Peserta didik menjelaskan arti Tri Sandhya dan Dainika Upasana; 1.4.4 Peserta didik melatih pengucapan panganjali; 1.4.5 Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menghafalkan mantram Tri Sandhya dan Dainika Upasana secara bergantian; 1.4.6 Peserta didik membiasakan diri mempratikkan dainika upasana setiap memulai maupun mengakhiri suatu kegiatan; 1.4.7 Peserta didik dapat mengucapkan doa sehari-hari sesuai kebiasaan setempat. | 2.4.1 Peserta didik mengamati gambar, video atau slide dan membaca buku teks tentang Sarana sembahyang; 2.4.2 Peserta didik menyebutkan sarana-sarana yang diperlukan dalam sembahyang; 2.4.3 Peserta didik menjelaskan manfaat sembahyang bagi umat Hindu; 2.4.4 Melalui diskusi yang dipandu oleh guru peserta didik menjelaskan fungsi sarana sembahyang; 2.4.5 Peserta didik mengumpulkan gambar terkait sarana persembahyangan dan menyampaikan di depan kelas dengan bahasa sendiri; 2.4.6 Peserta didik dipandu oleh guru mempraktikkan membuat sarana persembahyangan sesuai dengan kearifan lokal. | ----------------------- | ----------------------- | |||||||||||||||||
11 | Perkiraan jumlah jam pelajaran | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | 4 jam tatap muka per minggu x 8 Minggu | ----------------------- | ----------------------- | |||||||||||||||||
12 | Kata/frasa kunci | 1. Pengertian Ramayana 2. Nama-nama tokoh dalam Ramayana, 3. Karakter tokoh dalam Ramayana sifat-sifat yang patut diteladani. | 1. Pengertian Mahabharata, 2. Nama-nama tokoh dalam Mahabharata, 3. Karakter tokoh dalam Mahabharata yang patut diteladani. | 1, Pengertian alam semesta, 2. Makhluk hidup dan benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa Wasa, 3. Tri Pramana, 4. Menghargai ciptaan Hyang Widhi Wasa Wasa | 1. Pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup; 2. Mengelompokkan ciptaan Hyang Widhi Wasa yang memiliki Tri Pramana; 3. Nama-nama ciptaan Hyang Widhi Wasa yang memiliki kemampuan dari Eka Pramana, Dwi Pramana, maupun Tri Pramana; 4. Contoh perilaku bhakti Sikap Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup. | 1. Pengertian Tri Kaya Parisudha; 2. Bagian-bagian Tri Kaya Parisudha; 3.contoh-contoh perilaku Tri Kaya Parisudha; 4. Dampak melanggar Tri Kaya Parisudha; 5. Cerita tentang Tri Kaya Parisudha. | 1. Pengertian Orang Suci; 2.Penggolongan orang suci; 3. Syarat-syarat menjadi orang suci; 4. Tugas dan kewajiban serta larangan-larangan orang suci; 5. Upaya-upaya dalam menghormati orang suci. | 1. pengertian Tri Sandhya, 2. Mantram Tri Sandhya, 3. Tata cara sembahyang, 4. Kramaning sembah, 5. Dainika Upasana (doa sehari-hari) | 1. Pengertian Sembahyang, 2. Jenis-jenis sarana sembahyang, 3. Fungsi sarana persembahyangan, 4. Membuat sarana persembahyangan. | ----------------------- | ----------------------- | |||||||||||||||||
13 | Profil peserta didik Pancasila | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 1 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai kemandirian, memiliki kemampuan dalam menalar kritis sehingga dapat mengembangkan nilai kebersamaan, gotong royong dalam hidup dengan lingkungan keluarga dan sekolah. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 2 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai kemandirian, memiliki kemampuan dalam menalar kritis sehingga dapat mengembangkan nilai gotong royong baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 1 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai keimanan/Sraddha, memiliki sikap kebersamaan dengan teman yang nantinya menumbuhkan sikap gotong royong dalam bermasyarakat dan suka membantu orang lain. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 2 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai keimanan/Sraddha, memiliki sikap kebersamaan dengan teman sebaya baik di lingkungan keluarga maupun sekolah yang nantinya akan menumbuhkan sikap gotong royong dalam masyarakat dan suka membantu orang lain. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 1 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai akhlak mulia (Susila) sehingga menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur dan berjiwa mulia , memiliki sikap toleransi serta berwawasan luas sehingga menjadi peserta didik yang mengikuti perkembangan pada masanya dan memiliki kemampuan dalam pergaulan di lingkungan keluarga maupun sekolah. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 2 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai akhlak mulia (Susila) sehingga menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur dan berjiwa mulia , memiliki sikap toleransi serta berwawasan luas sehingga menjadi peserta didik yang mengikuti perkembangan pada masanya dan memiliki kemampuan dalam pergaulan di lingkungan keluarga, sekolah dan sekitarnya. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 1 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai kreatif dalam dirinya yang diajarkan melalui upacara membuat sarana sembahyang dari satu sisi dan disisi lain akan menimbulkan kreatifitas dalam berkarya juga akan menciptakan kemandirian, sosialisasi dengan teman sebaya yang pada akhirnya akan menimbulkan sikap kebersamaan dalam berkarya baik di lungkungan keluarga, sekolah yang akan menimbulkan sikap gotong royong dalam diri peserta didik. | Setelah mempelajari materi ini peserta didik kelas 2 diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai kreatif dalam dirinya yang diajarkan melalui upacara membuat sarana sembahyang dari satu sisi dan disisi lain akan menimbulkan jiwa kreatif dalam berkarya juga akan menciptakan kemandirian, sosialisasi dengan teman sebaya yang akan menimbulkan sikap kebersamaan dalam berkarya pada akhirnya akan menimbulkan sikap gotong royong dalam diri peserta didik. | ----------------------- | ----------------------- | |||||||||||||||||
14 | Glosarium | Kanda, Ramayana, Karakter, Asta Brata, Awatara, Ayodhya, Wisnu, Rama, Dasaratha, Sita, Sampati, Hanuman, Rahwana, Alengka, Kuntibhoja. | Mahabharata, Parwa, Raja Suya, Itihasa, Pandawa, Kurawa, Rsi Wyasa, Satyawati, Weda, Awatara, Dewaki, Basudewa, Krishna, Santanu, Dewabrata, Bharadwaja | Oksigen, Organik, Anorganik, Ranying Hattala Langit, Puang Matua, Tri Pramana, Eka Pramana, Dwi Pramana, Bayu, Sabda, Idep, Refleksi. | Hyang Widhi Wasa Wasa, Tri Pramana, Sabda, Bayu, Idep, Atman, Jiwatman, Janggama, Sthawara. | Tri Kaya Parisudha, Kayika Parisudha, Wacika Parisudha, Manacika Parisudha, Tri Mala, Moha, Mada, Kasmala. Karmaphala, Panca Tantra. | Dharma, Ekajati, Dwijati, Pinandita, Mawinten, Pemangku, Wasi, Basir, Madiksa, Sulinggih, Dukun, Nabe, Surya Sewana, Loka Pala Sraya, Punia, Wiweka. | Panganjali, Tri Sandhya, Dainika Upasana, Kramaning Sembah, Asana, Padasana, Bajrasana, Padmasana, Pranayama, Karasodhana, Anjali, Amustikarana, Ista Dewata, Siwa Raditya, Namaste, Sahiy, Paramasantih. | Purnama, Tilem, Kwangen, Dupa, Bija, Air Suci, Pasepan, Kemenyan, Sangku Tambak Raja, Aghni, Kojong, Palawa, Uang kepeng, Reringkitan, semat, yajna. | ----------------------- | ----------------------- | |||||||||||||||||
15 | Indikator Penilaian | 1.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Ramayana; 1.1.3 Peserta didik dapat menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang memberikan tuntunan hidup; 1.1.4 Peserta didik dapat menyebutkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana yang memberikan tuntunan hidup; 1.1.5 Peserta didik dapat menuliskan nama-nama tokoh baik dalam Ramayana; 1.1.6 Peserta didik dapat menyebutkan nilai-nilai yang baik dalam cerita Ramayana | 2.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Mahabharata; 2.1.2 Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama tokoh dalam cerita Mahabharata; 2.1.4 Peserta didik dapat menyebutkan karakter tokoh-tokoh dalam dalam cerita Mahabharata; 2.1.6 Peserta didik dapat menuliskan nama-nama tokoh tokoh dalam cerita Mahabharata yang berperilaku baik ; 2.1.7 Peserta didik dapat menyebutkan sifat-sifat baik dari tokoh Mahabharata yang dapat ditiru; 2.1.8 Peserta didik dapat membuat kliping gambar tokoh-tokoh baik dalam Mahabharata. | 1.2.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tentang Hyang Widhi Wasa sebagai pencipta; 1.2.3 Peserta didik dapat menyebutkan contoh-contoh ciptaan Hyang Widhi Wasa baik benda hidup maupun benda mati; 1.2.4 Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama makhluk hidup ciptaan Hyang Widhi Wasa yang ada di lingkungan sekolah atau rumah; 1.2.5 Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama benda mati ciptaan Hyang Widhi Wasa yang ada di lingkungan sekolah atau rumah; 1.2.6 Peserta didik dapat membedakan antara makhluk hidup dan benda mati; 1.2.7 Peserta didik dapat menunjukkan contoh perilaku menghargai makhluk hidup dan diri sendiri sebagai wujud bhakti dan syukur kepada Hyang Widhi Wasa; 1.2.9 Peserta didik dapat menyampaikan di depan kelas ciptaan Hyang Widhi Wasa yang terdapat di lingkungan sekolah; 1.2.10 Peserta didik dapat menirukan contoh perilaku baik untuk menghargai ciptaan Hyang Widhi Wasa sesuai dengan kearifan lokal. | 2.2.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup; 2.2.2 Peserta didik dapat menjelaskan Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup; 2.2.3 Peserta didik dapat mengelompokkan ciptaan Hyang Widhi Wasa sesuai kemampuan yang dimiliki makhluk hidup; 2.2.4 Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama ciptaan Hyang Widhi Wasa baik yang tergolong kedalam Eka Pramana, Dwi Pramana maupun Tri Pramana; 2.2.5. Peserta didik menunjukkan contoh perilaku bhakti kepada Hyang Widhi Wasa sebagai sumber hidup sesuai dengan kearifan lokal; 2.2.6 Peserta didik dapat membuat kliping berupa gambar ciptaan Hyang Widhi yang termasuk dalam kelompok Eka Pramana, Dwi Pramana maupun Tri Pramana. | 1.3.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Tri Kaya Parisudha; 1.3.2 Peserta didik dapat menyebutkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha sebagai tuntunan hidup; 1.3.3 Peserta didik dapat menunjukkan contoh perilaku Tri Kaya Parisudha; 1.3.4 Peserta didik dapat menyebutkan akibat dari melanggar Tri Kaya Parisudha; 1.3.5 Peserta didik dapat menguraikan contoh perilaku yang sesuai dengan Tri Kaya Parisudha sebagai tuntunan hidup dan mempresentasikannya di depan kelas sesuai bahasa mereka; 1.3.6 Peserta didik menceritakan cerita-cerita yang berkaitan dengan Tri Kaya Parisudha; | 2.3.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian orang suci; 2.3.2 Peserta didik dapat menyebutkan syarat-syarat menjadi orang suci; 2.3.3 Peserta didik dapat menjelaskan golongan orang suci 2.3.4 Peserta didik dapat menunjukkan contoh orang suci agama Hindu melalui gambar, video atau kliping; 2.3.5 Peserta didik dapat menyebutkan tugas, kewajiban serta larangan-larangan orang suci; 2.3.6 Peserta didik dapat menunjukkan upaya-upaya untuk menghormati orang suci yang ada di wilayahnya masing-masing. | 1.4.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Tri Sandhya dan Dainika Upasana; 1.4.2 Peserta didik dapat menyebutkan mantram Tri Sandhya dan Dainika Upasana; 1.4.3 Peserta didik dapat menjelaskan arti Tri Sandhya dan Dainika Upasana; 1.4.4 Peserta didik dapat melatih sikap Anjali 1.4.5 Peserta didik dapat melafalkan salam panganjali dengan benar; 1.4.5 Peserta didik dapat melafalkan mantram Tri Sandhya dan Dainika Upasana secara bergantian; 1.4.6 Peserta didik dapat mempratikkan dainika upasana setiap memulai maupun mengakhiri suatu kegiatan; 1.4.7 Peserta didik dapat mengucapkan mantram Tri Sandhya dengan benar; 1.4.8 Peserta didik dapat menuliskan kembali mantram Tri Sandhya atau Dainika Upasana. | 2.4.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Sarana sembahyang; 2.4.2 Peserta didik dapat menyebutkan sarana-sarana yang diperlukan dalam sembahyang; 2.4.3 Peserta didik dapat menjelaskan manfaat sembahyang bagi umat Hindu; 2.4.4 Peserta didik dapat menjelaskan fungsi sarana sembahyang; 2.4.5 Peserta didik menunjukkan contoh sarana pembahyangan; 2.4.6 Peserta didik dapat mempraktikkan membuat sarana persembahyangan sesuai dengan kearifan lokal. | |||||||||||||||||||
16 | ||||||||||||||||||||||||||||
17 | ||||||||||||||||||||||||||||
18 | ||||||||||||||||||||||||||||
19 | ||||||||||||||||||||||||||||
20 | ||||||||||||||||||||||||||||
21 | ||||||||||||||||||||||||||||
22 | ||||||||||||||||||||||||||||
23 | ||||||||||||||||||||||||||||
24 | ||||||||||||||||||||||||||||
25 | ||||||||||||||||||||||||||||
26 | ||||||||||||||||||||||||||||
27 | ||||||||||||||||||||||||||||
28 | ||||||||||||||||||||||||||||
29 | ||||||||||||||||||||||||||||
30 | ||||||||||||||||||||||||||||
31 | ||||||||||||||||||||||||||||
32 | ||||||||||||||||||||||||||||
33 | ||||||||||||||||||||||||||||
34 | ||||||||||||||||||||||||||||
35 | ||||||||||||||||||||||||||||
36 | ||||||||||||||||||||||||||||
37 | ||||||||||||||||||||||||||||
38 | ||||||||||||||||||||||||||||
39 | ||||||||||||||||||||||||||||
40 | ||||||||||||||||||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||||