| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | FORMAT PENENTUANKRITERIA KETUNTASAN | |||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | Mata Pelajaran | : Kimia | ||||||||||||||||||||||||
4 | Kelas | : XI (Sebelas) | ||||||||||||||||||||||||
5 | Semester | : Ganjil | ||||||||||||||||||||||||
6 | Kompetensi Inti : | |||||||||||||||||||||||||
7 | KI-1 dan KI-2:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”. | |||||||||||||||||||||||||
8 | KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah | |||||||||||||||||||||||||
9 | KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan | |||||||||||||||||||||||||
10 | Kompetensi Dasar | Indikator | Kompleksitas | Daya Dukung | Intake | KKM | ||||||||||||||||||||
11 | Tinggi | Sedang | Rendah | Tinggi | Sedang | Rendah | Tinggi | Sedang | Rendah | |||||||||||||||||
12 | 50 - 64 | 65 - 80 | 81 -100 | 81 -100 | 65 - 80 | 50 - 64 | 81 -100 | 65 - 80 | 50 - 64 | |||||||||||||||||
13 | 3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom karbon dan golongan senyawanya | · Mengidentifikasi senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari, misalnya plastik, lilin, dan tabung gas yang berisi elpiji serta nyala api pada kompor gas. | 75 | 70 | 85 | 77 | ||||||||||||||||||||
14 | · Memahami kekhasan atom karbon yang menyebabkan banyaknya senyawa karbon. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
15 | · Menganalisis jenis atom C berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada rantai atom karbon (atom C primer, sekunder, tersier, dan kuarterner) dengan menggunakan molimod, bahan alam, atau perangkat lunak kimia(ChemSketch, Chemdraw, atau lainnya). | 0 | ||||||||||||||||||||||||
16 | · Memahami rumus umum alkana, alkena dan alkuna berdasarkan analisis rumus struktur dan rumus molekul. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
17 | · Menghubungkan rumus struktur dan rumus molekul dengan rumus umum senyawa hidrokarbon | 0 | ||||||||||||||||||||||||
18 | · Memahami cara memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna sesuai dengan aturan IUPAC | 0 | ||||||||||||||||||||||||
19 | · Menganalisis keteraturan sifat fisik (titik didih dan titik leleh) senyawa alkana, alkena dan alkuna | 0 | ||||||||||||||||||||||||
20 | · Menentukan isomer senyawa hidrokarbon | 0 | ||||||||||||||||||||||||
21 | · Memprediksi jenis isomer (isomer rangka, posisi, fungsi, geometri) dari senyawa hidrokarbon. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
22 | · Membedakan jenis reaksi alkana, alkena dan alkuna. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
23 | 4.1 Membuat model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki rumus molekul yang sama | · Membuat model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki rumus molekul yang sama | 0 | |||||||||||||||||||||||
24 | 3.2 Menjelaskan proses pembentukan fraksi-fraksi minyak bumi, teknik pemisahan serta kegunaannya | · Mengidentifikasi jenis bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di SPBU | 0 | |||||||||||||||||||||||
25 | · Memahami proses pembentukan minyak bumi dan cara mengeksplorasinya | 0 | ||||||||||||||||||||||||
26 | · Memahami proses penyulingan minyak bumi secara distilasi bertingkat | 0 | ||||||||||||||||||||||||
27 | · Menganalisis proses penyulingan bertingkat untuk menghasilkan minyak bumi menjadi fraksi-fraksinya. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
28 | 4.2 Menyajikan karya tentang proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi beserta kegunaannya | · Menyajikan karya tentang proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi beserta kegunaannya | 0 | |||||||||||||||||||||||
29 | 3.3 Mengidentifikasi reaksi pembakaran hidrokarbon yang sempurna dan tidak sempurna serta sifat zat hasil pembakaran (CO2, CO, partikulat karbon) | · Menganalisis pembakaran hidrokarbon yang sempurna dan tidak sempurna serta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya. | 0 | |||||||||||||||||||||||
30 | · Membandingkan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktannya (Premium, Pertamax, dan sebagainya). | 0 | ||||||||||||||||||||||||
31 | · Menjelaskan penggunaan bahan bakar alternatif selain minyak bumi dan gas alam. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
32 | · Menganalisis bahan bakar alternatif selain minyak bumi dan gas alam. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
33 | · Menyimpulkan dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta cara mengatasinya. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
34 | 4.3 Menyusun gagasan cara mengatasi dampak pembakaran senyawa karbon terhadap lingkungan dan kesehatan | · Menyusun gagasan cara mengatasi dampak pembakaran senyawa karbon terhadap lingkungan dan kesehatan | 0 | |||||||||||||||||||||||
35 | · Mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang minyak bumi , bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi dan gas alam serta masalah lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan minyak bumi sebagai bahan bakar. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
36 | 3.4 Menjelaskan konsep perubahan entalpi reaksi pada tekanan tetap dalam persamaan termokimia | · Mengidentifikasi reaksi yang membutuhkan kalor dan reaksi yang melepaskan kalor, misalnya reaksi logam Mg dengan larutan HCl dan pelarutan NH4Cl dalam air. | 0 | |||||||||||||||||||||||
37 | · Memahami penjelasan pengertian energi, kalor, sistem, dan lingkungan. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
38 | · Memahami penjelasantentang perubahan entalpi, macam-macam perubahan entalpi standar, dan persamaan termokimia. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
39 | 4.4 Menyimpulkan hasil analisis data percobaan termokima pada tekanan tetap | · Melakukan percobaan penentuan perubahan entalpi dengan Kalorimeter dan melaporkan hasilnya. | 0 | |||||||||||||||||||||||
40 | · Menyimpulkan hasil analisis data percobaan termokima pada tekanan tetap | 0 | ||||||||||||||||||||||||
41 | 3.5 Menjelaskan jenis entalpi reaksi, hukum Hess dan konsep energi ikatan | · Menjelaskan cara menentukan perubahan entalpi reaksi berdasarkan entalpi pembentukan standar, atau energi ikatan berdasarkan hukum Hess. | 0 | |||||||||||||||||||||||
42 | · Menentukan perubahan entalpi reaksi berdasarkan entalpi pembentukan standar, atau energi ikatan berdasarkan hukum Hess. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
43 | · Menganalisis data untuk membuat diagram tingkat energi suatu reaksi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
44 | 4.5 Membandingkan perubahan entalpi beberapa reaksi berdasarkan data hasil percobaan | · Membandingkan entalpi pembakaran (∆Hc) beberapa bahan bakar. | 0 | |||||||||||||||||||||||
45 | · Membandingkan perubahan entalpi beberapa reaksi berdasarkan data hasil percobaan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
46 | 3.6 Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi menggunakan teori tumbukan | · Mengidentifikasi beberapa reaksi yang terjadi disekitar kita, misalnya kertas dibakar, pita magnesium dibakar, kembang api, perubahan warna pada potongan buah apel dan kentang, pembuatan tape, dan besi berkarat. | 0 | |||||||||||||||||||||||
47 | · Menjelaskan pengertian laju reaksi dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
48 | · Menjelaskan teori tumbukan pada reaksi kimia. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
49 | 4.6 Menyajikan hasil penelusuran informasi cara-cara pengaturan dan penyimpanan bahan untuk mencegah perubahan fisika dan kimia yang tak terkendali | · Menelusuri informasi cara-cara pengaturan dan penyimpanan bahan untuk mencegah perubahan fisika dan kimia yang tak terkendali | 0 | |||||||||||||||||||||||
50 | · Menyajikan hasil penelusuran informasi cara-cara pengaturan dan penyimpanan bahan untuk mencegah perubahan fisika dan kimia yang tak terkendali | 0 | ||||||||||||||||||||||||
51 | 3.7 Menentukan orde reaksi dan tetapan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan | · Menjelaskan cara menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi. | 0 | |||||||||||||||||||||||
52 | · Mengolah dan menganalisis data untuk menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
53 | · Menjelaskan peran katalis dalam reaksi kimia di laboratorium dan industri. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
54 | 4.7 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi | · Merancang percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi | 0 | |||||||||||||||||||||||
55 | · Melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
56 | · Menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
57 | 3.8 Menjelaskan reaksi kesetimbangan di dalam hubungan antara pereaksi dan hasil reaksi | · Menganalisis analogi kesetimbangan dinamis (model Heber) | 0 | |||||||||||||||||||||||
58 | · Menganalisis reaksi kesetimbangan timbal sulfat dengan kalium iodida | 0 | ||||||||||||||||||||||||
59 | · Menjelaskan reaksi kesetimbangan dinamis yang terjadi berdasarkan hasil pengamatan. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
60 | · Menentukan harga tetapan kesetimbangan berdasarkan data hasil percobaan. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
61 | 4.8 Menyajikan hasil pengolahan data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi | · Mengolah data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi | 0 | |||||||||||||||||||||||
62 | · Menyajikan hasil pengolahan data untuk menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
63 | 3.9 Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dan penerapannya dalam industri | · Melakukan perhitungan kuantitatif yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia | 0 | |||||||||||||||||||||||
64 | · Menentukan komposisi zat dalam keadaan setimbang, derajat disosiasi (a), tetapan kesetimbangan (Kc dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp | 0 | ||||||||||||||||||||||||
65 | · Menerapkan faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan untuk mendapatkan hasil optimal dalam industri (proses pembuatan amonia dan asam sulfat) | 0 | ||||||||||||||||||||||||
66 | 4.9 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan | · Merancang percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan | 0 | |||||||||||||||||||||||
67 | · Melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
68 | · Menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
69 | Total Indikator | 56 | Jumlah Nilai KKM Semua Indikator | 77 | ||||||||||||||||||||||
70 | Nilai KKM Semester 1 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator | 1 | ||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | Keterangan: | |||||||||||||||||||||||||
73 | Rentang nilai berdasarkan Permendikbud 81 a tahun 2013 | |||||||||||||||||||||||||
74 | Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar). | |||||||||||||||||||||||||
75 | Kemampuan daya dukung (berorientasi pada sumber belajar). | |||||||||||||||||||||||||
76 | Intake (kemampuan rata-rata peserta didik) | |||||||||||||||||||||||||
77 | Nilai KKM indikator adalah rata-rata dari nilai ketiga kriteria yang ditentukan. Contoh: kompleksitas sedang (80), daya dukung rendah (60), dan intake tinggi (85), maka nilai KKM indikator:(80 + 60 + 85) : 3 = 75 | |||||||||||||||||||||||||
78 | Nilai KKM semester 1 adalah Jumlah total nilai KKM indikator : Jumlah Indikator, maka nilai KKM untuk semester 1 adalah | 1 | ||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | …………..................……., ... Juli 20... | |||||||||||||||||||||||||
81 | Mengetahui : | |||||||||||||||||||||||||
82 | Kepala Sekolah ... | Guru Mata Pelajaran, | ||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ……………………………………………. | ……………………………………………. | ||||||||||||||||||||||||
86 | NIP/NRK. - | NIP/NRK. | ||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||