| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | ||||||||||||||||||||||||||
4 | ||||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | Nama | : | ||||||||||||||||||||||||
7 | Alamat | : | ||||||||||||||||||||||||
8 | No. Telepon | : | ||||||||||||||||||||||||
9 | DAFTAR RIWAYAT HIDUP (Curriculum Vitae terlampir) | |||||||||||||||||||||||||
10 | SERTIFIKAT (Ijasah, Surat Tanda Registrasi dan lainnya terlampir) | |||||||||||||||||||||||||
11 | Tanggal Lulus: | Nama Instansi: | ||||||||||||||||||||||||
12 | TRAINING & COURSES | |||||||||||||||||||||||||
13 | Tanggal Pelatihan: | Judul Pelatihan: | ||||||||||||||||||||||||
14 | 1 | |||||||||||||||||||||||||
15 | 2 | |||||||||||||||||||||||||
16 | dst | |||||||||||||||||||||||||
17 | ||||||||||||||||||||||||||
18 | Saya yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa saya memiliki kompetensi melakukan prosedur teknis seperti terlampir, sebagai bagian dari Kewenangan Klinis (Clinical Privileges). Saya pun bersedia mengikuti proses kredensial ataupun rekredensial dari Rumah Sakit. Dan saya akan bertanggung jawab atas Kewenangan Klinis yang akan diberikan dari hasil kredensial ataupun rekredensial tersebut. | |||||||||||||||||||||||||
19 | ||||||||||||||||||||||||||
20 | Tanggal : | |||||||||||||||||||||||||
21 | ||||||||||||||||||||||||||
22 | ||||||||||||||||||||||||||
23 | ||||||||||||||||||||||||||
24 | ( ) | |||||||||||||||||||||||||
25 | Tanda tangan dan nama jelas | |||||||||||||||||||||||||
26 | (Bila Anda memiliki kompetensi tersebut berikan tanda 1: Berkompetensi/mandiri; 2: Pendampingan/Supervisi; 3: Tidak kompetensi; 4: tidak ada fasilitas; pada kolom Privilege Desired ) | |||||||||||||||||||||||||
27 | No | Rincian Kewenangan (Privilege Checklist Detail) | Diajukan (Privilege Desired) | Rekomendasi (Approval) | ||||||||||||||||||||||
28 | 1 | 2 | 3 | 4 | ||||||||||||||||||||||
29 | 1, | Kewenangan dalam Melaksanakan Pemeriksaan Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
30 | a. Mampu melaksanakan anamnesa menyeluruh (General History) | | ||||||||||||||||||||||||
31 | b. Mampu melaksanakan pemeriksaan inspeksi | | ||||||||||||||||||||||||
32 | c. Mampu melaksanakan pemeriksaan sikap tubuh (posture) | | ||||||||||||||||||||||||
33 | d. Mampu melaksanakan pemeriksaan kekuatan otot | | ||||||||||||||||||||||||
34 | e. Mampu melaksanakan pemeriksaan atau pengukuran jarak gerak sendi/fleksibilitas (ROM) | | ||||||||||||||||||||||||
35 | f. Mampu melaksanakan pemeriksaan fungsi gerak dasar maupun test cepat (Quick test) | | ||||||||||||||||||||||||
36 | g. Mampu melaksanakan pengukuran nyeri | | ||||||||||||||||||||||||
37 | h. Mampu melaksanakan pemeriksaan tonus otot | | ||||||||||||||||||||||||
38 | i. Mampu melaksanakan pengukuran antropometri | | ||||||||||||||||||||||||
39 | j. Mampu melaksanakan pengukuran activity daily living | | ||||||||||||||||||||||||
40 | k. Mampu melaksanakan pengukuran daya tahan (Endurance) | | ||||||||||||||||||||||||
41 | l. Mampu melaksanakan pemeriksaan pola berjalan (Gait analisis) | | ||||||||||||||||||||||||
42 | m. Mampu melaksanakan pengukuran antropometri | | ||||||||||||||||||||||||
43 | n. Mampu melaksanakan pemeriksaan atau pengukuran respirasi dan Ventilasi | | ||||||||||||||||||||||||
44 | o. Mampu melaksanakan pemeriksaan lingkungan aktifitas | | ||||||||||||||||||||||||
45 | p. Mampu melaksanakan pemeriksaan sensasi/Neuromuskular | | ||||||||||||||||||||||||
46 | q. Mampu melaksanakan pemeriksaan elektro diagnosis strength duration curve | | ||||||||||||||||||||||||
47 | r. Mampu melaksanakan pengukuran tendon reflex untuk ekstremitas atas dan bawah | | ||||||||||||||||||||||||
48 | 2 | Kewenangan dalam Melaksanakan Diagnosa Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
49 | a. Mampu maelaksanakan penentuan diagnosa fisioterapi berdasarkan problem suatu kasus | | ||||||||||||||||||||||||
50 | b. Mampu melaksanakan penentuan diagnosa fisioterapi berupa pernyataan label yang berdasarkan tingkat aktualitas kasus, fatoanatomical dan nama syndroma, biomechanical dan soft tissue serta kemungkinan komplikasi yang ditimbulkan | | ||||||||||||||||||||||||
51 | 3 | Kewenangan dalam Melaksanakan Perencanaan Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
52 | a. Mampu merencanakan teknis pada pelayanan fisioterapi pada problem gerak dan fungsi di tingkat individu atau kelompok | | ||||||||||||||||||||||||
53 | b. Mampu merencanakan pelayanan fisioterapi pada problem gerak dan fungsi di tingkat organ tubuh. | | ||||||||||||||||||||||||
54 | 4 | Kewenangan dalam Melaksanakan Tindakan/Intervensi Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
55 | a. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat sistem Muskuloskeletal | | ||||||||||||||||||||||||
56 | b. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat Pediatrik (tumbuh kembang) | | ||||||||||||||||||||||||
57 | c. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat Neuromuskular | | ||||||||||||||||||||||||
58 | d. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat Kesehatan wanita (reproduksi) | | ||||||||||||||||||||||||
59 | e. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat Kardiovaskular pulmonal | | ||||||||||||||||||||||||
60 | f. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat Integument | | ||||||||||||||||||||||||
61 | g. Mampu melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi yang berhubungan dengan cedera olahraga maupun return to sport | | ||||||||||||||||||||||||
62 | h. Melaksanakan tindakan terapi pada kasus gerak dan fungsi di tingkat usia lanjut (Geriatri) | | ||||||||||||||||||||||||
63 | 5 | Kewenangan dalam Melaksanakan Evaluasi Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
64 | a. Mampu melakukan pembahasan kasus | | ||||||||||||||||||||||||
65 | b. Mampu melakukan evaluasi/monitoring pelaksanaan teknis pada individu dan kelompok | | ||||||||||||||||||||||||
66 | c. Mampu mengevaluasi gerak dan fungsi untuk desain dan penggunaan orthose | | ||||||||||||||||||||||||
67 | d. Mampu melakukan evaluasi/monitoring pelaksanaan desain fisioterapi pada program gerak dan fungsi di tingkat jaringan, organ dan sistem | | ||||||||||||||||||||||||
68 | e. Mampu mengevaluasi dan menyesuaikan gerak dan fungsi untuk penggunaan alat kerja | | ||||||||||||||||||||||||
69 | f. Mampu mengevaluasi pengembangan metodologi/teknologi desain pelayanan | | ||||||||||||||||||||||||
70 | 6 | Ketepatan Fisioterapis dalam Penguasaan Modalitas | ||||||||||||||||||||||||
71 | a. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Micro Wave Diathermy (MWD) | | ||||||||||||||||||||||||
72 | b. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Short Wave Diathermy (SWD) | | ||||||||||||||||||||||||
73 | c. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Ultra Sound Therapy (US) | | ||||||||||||||||||||||||
74 | d. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) | | ||||||||||||||||||||||||
75 | e. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Electrical Stimulation (ES) | | ||||||||||||||||||||||||
76 | f. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Infra Red Radiation (IRR) | | ||||||||||||||||||||||||
77 | g. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Nebulizer | | ||||||||||||||||||||||||
78 | h. Mampu memberikan pelayanan fisioterapi dengan modalitas Traksi (Cervical/Lumbal) | | ||||||||||||||||||||||||
79 | 7 | Kemampuan Fisioterapis dalam Penerapan Metode Tindakan Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
80 | a. Metode Manual Therapy: Mulligan/Kaltenborn | | ||||||||||||||||||||||||
81 | b. Metode Terapi Latihan: Stretching, Strengthening, Core Stabililty, Balance, … | | ||||||||||||||||||||||||
82 | c. Metode Bobath | | ||||||||||||||||||||||||
83 | d. Metode PNF (Proprioceptive Neuromuscular Facilitation) | | ||||||||||||||||||||||||
84 | e. Metode MLDV (Manual Lymphatic Drainage Vodder) | | ||||||||||||||||||||||||
85 | f. Kinesiotapping | | ||||||||||||||||||||||||
86 | g. Metode pada kasus pre-post operasi | | ||||||||||||||||||||||||
87 | h. Metode Breathing, Chest Physiotherapy, Postural Drainage, Spirometry | | ||||||||||||||||||||||||
88 | 8 | Penerapan Prinsip-Prinsip Manajemen dalam Praktik Fisioterapi | ||||||||||||||||||||||||
89 | a. Menguasai keterampilan manajemen pelayanan fisioterapi | | ||||||||||||||||||||||||
90 | b. Menunjukan sikap profesional sebagai seorang terapis | | ||||||||||||||||||||||||
91 | c. Memelihara keakuratan, kelengkapan dan kebenaran laporan pasien setiap hari | | ||||||||||||||||||||||||
92 | d. Mencatat hasil temuan | | ||||||||||||||||||||||||
93 | 9 | Bertanggung jawab terhadap pasien dan profesi | ||||||||||||||||||||||||
94 | a. Mematuhi aturan hukum | | ||||||||||||||||||||||||
95 | b. Ikut berperan pada kesehatan pasien | | ||||||||||||||||||||||||
96 | c. Memahami konsep peningkatan mutu | | ||||||||||||||||||||||||
97 | d. Mengimplementasikan kegiatan praktek yang beretika | | ||||||||||||||||||||||||
98 | e. Mengimplementasikan praktik yang berlaku | | ||||||||||||||||||||||||
99 | Others | |||||||||||||||||||||||||
100 | 9 | |||||||||||||||||||||||||