| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | RENCANA AKSI RB MENDORONG HILIRISASI DIBIDANG PANGAN/ENERGI DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN ANGGARAN 2025 | |||||||||||||||||||||||||
3 | ||||||||||||||||||||||||||
4 | ||||||||||||||||||||||||||
5 | ASPEK | PERMASALAHAN | SASARAN | INDIKATOR | TARGET | RENCANA AKSI | OUTPUT | TARGET | Jenis kegiatan Aksi (terkait atau tidak terkait langsung dgn masayarakat Stokerholder Utama | Jumlah Anggaran (Rp) | Unit/Satuan Kerja Pelaksana | |||||||||||||||
6 | SATUAN | INDIKATOR | T W I | TW II | TW III | TW IV | TOTAL | Koordinator | Pelaksana | |||||||||||||||||
7 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Kurangnya pemahaman pelaku usaha kecil terhadap standar keamanan pangan | Meningkatnya pemahaman pelaku usaha pangan terhadap standar mutu dan keamanan pangan | Jumlah pelaku usaha yang mengikuti penyuluhan keamanan pangan | 25 Pelaku Usaha | pelaku usaha yang mengikuti penyuluhan keamanan pangan | Kegiatan | Jumlah pelaku usaha yang mengikuti penyuluhan keamanan pangan | - | - | 25 Pelaku Usaha | - | 25 Pelaku Usaha | terkait | 10.000.000 | Dinas Perdagangan dan Perindustrian | Bidang Industri | |||||||||
8 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Masih kurangnya pemahaman pelaku IKM/UMKM tentang Perizinan OSS | Meningkatnya pemahaman pelaku IKM/UMKM untuk mendaftarkan perizinan melalui OSS | Jumlah pelaku IKM/UMKM yang mengikuti sosialisasi dan mendapatkan nila pos tes 70 | 240 | Sosialisasi tentang perizinan OSS | Kegiatan | Jumlah sosialisasi tentang perizinan OSS | - | 3 | 4 | - | 7 | Terkait | 18.000.000 | Dinas Koperasi UKM | Bidang UKM | |||||||||
9 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha (petani/KWT) dalam pengolahan hasil tanaman perkebunan | Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam pengolahan hasil perkebunan | Jumlah pelaku usaha yang mendapatkan pelatihan pengolahan hasil tanaman perkebunan | 100% | Pelatihan pembuatan gula kelapa mejadi gula semut dan pembuatan nata de coco | orang | Jumlah peserta pelatihan | - | - | 50 | - | 50 | Terkait | 11.707.000 | Dinas TPHBun | Dinas TPHBun | |||||||||
10 | Masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha (petani/KWT) dalam pengolahan hasil hortikultura | Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam pengolahan hasil hortikultura | Jumlah pelaku usaha yang mendapatkan pelatihan pengolahan hasil hortikultura | 100% | Pelatihan pengolahan daun kelor | Orang | Jumlah peserta pelatihan | 0 | 0 | 25 | 0 | 25 | Terkait | 4.846.800 | Dinas TPHBun | Dinas TPHBun | ||||||||||
11 | Inovasi | Program Modernisasi Alsin Tanaman Pangan (Pro Mantap) | Meningkatnya penggunaan teknologi pertanian komoditi terkait inflasi | Tersedianya alat pertanian modern | 100 | Pembagian alat pemipil jagung (corn sheller mobile dan corn sheller) | Unit | Jumlah alat | - | - | 6 | - | 6 | Terkait | 255.750.000 | Dinas TPHBun | Dinas TPHBun | |||||||||
12 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Belum Berkembangnya produk pariwisata berbasis potensi lokal | Meningkatnya Daya Tarik destinasi Pariwisata | Persentase Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan | 100 | Memberikan pelatihan keterampilan pariwisata kepada masyarakat lokal, seperti pemandu wisata dan penjaga pantai. | Laporan | Jumlah Laporan Hasil Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota | - | - | 2 | - | 2 | Terkait | 163.438.400 | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | |||||||||
13 | Meningkatnya Kapasitas SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif | Persentase Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Aktif dan Tervalidasi | 100 | Memberikan pelatihan keterampilan pariwisata kepada masyarakat lokal, seperti kerajinan tangan, dan kuliner khas daerah. | Orang | Jumlah SDM Ekonomi Kreatif yang Mengikuti Fasilitasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif | - | - | 100 | - | 100 | Terkait | 87.410.300 | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | |||||||||||
14 | Pengawasan | Kurangnya Pengawasan dalam pemantauan pelaksanaan Kegiatan | Meningkatnya Kapasitas SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif | Persentase Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Aktif dan Tervalidasi | 100 | Melakukan evaluasi dan pelaporan berkala terhadap pelaksanaan Kegiatan secara transparan dan akuntabel. | Laporan | Jumlah Laporan Hasil Monitoring dan Evaluasi Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif | - | - | 1 | - | 1 | Terkait | 58.979.000 | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | |||||||||
15 | Teknologi Informasi | Belum dimanfaatkannya platform digital dan media sosial | Meningkatnya Jangkauan pemasaran Pariwisata | Jumlah Peningkatan Media Promosi Pemasaran Pariwisata | 2 | Memanfaatkan teknologi informasi berbasis media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata dan produk lokal. | Promosi | Terlaksananya Penguatan Promosi Melalui Media Cetak, Elektronik, dan Media Lainnya Baik Dalam dan Luar Negeri | - | - | 2 | - | 2 | Terkait | 16.456.000 | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan | |||||||||
16 | Proses Bisnis dan SOP | Masih terbatasnya alat pengolahan pangan lokal | KWT, UMKM | Jumlah kelompok penerima hibah alat pengolahan pangan lokal | 10 kelompok | pemberian bantuan atau hibah alat pengolahan pangan lokal | kelompok | Jumlah kelompok penerima hibah alat pengolahan pangan lokal | - | - | 10 | - | 10 | terkait langsung | 125.589.000 | Dinas Ketahanan Pangan | Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan | |||||||||
17 | Sumber Daya Manusia (SDM) | terbatasnya pengetahuan SDM tentang pengolahan pangan lokal | KWT, UMKM | Jumlah pelatihan pengolahan pangan lokal | 2 kali | pelatihan pengolahan pangan lokal | kali | jumlah pelatihan pengolahan pangan lokal | - | 1 | 1 | - | 2 | terkait langsung | 13.601.700 | Dinas Ketahanan Pangan | Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan | |||||||||
18 | Pengawasan | rendahnya monitoring/pelaporan penggunaan hibah alat pengolahan pangan lokal | KWT, UMKM | Jumlah monitoring dan evaluasi (monev) hibah alat pengolahan pangan lokal | 10 kali | kunjungan monev pada tahun n+1 | kali | Jumlah monitoring dan evaluasi (monev) hibah alat pengolahan pangan lokal | - | - | 10 | - | 0 | terkait langsung | 990.000 | Dinas Ketahanan Pangan | Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan | |||||||||
19 | Teknologi Informasi | terbatasnya penggunaan sosial media dan marketplace untuk pemasaran produk | KWT, UMKM | Jumlah pelatihan pemasaran digital | 1 kali | pelatihan pemasaran digital | kali | jumlah pelatihan pemasaran digital | - | - | 1 | - | 1 | terkait langsung | 5.886.800 | Dinas Ketahanan Pangan | Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan | |||||||||
20 | Inovasi | Masih terbatasnya alat pengolahan pangan lokal untuk Inovasi lahan pangkal | KWT, UMKM | Jumlah pelatihan pengolahan pangan lokal | 2 kali | pelatihan pengolahan pangan lokal | kali | jumlah pelatihan pengolahan pangan lokal | - | 1 | 1 | - | 2 | terkait langsung | 13.601.700 | Dinas Ketahanan Pangan | Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan | |||||||||
21 | Proses Bisnis dan SOP | Tingginya harga pakan ikan | Meningkatnya pokdakan yang membuat pakan ikan mandiri | Jumlah sarana Produksi Pakan Mandiri magoot | 1 Unit | Melakukan pemberian hibah peralatan budidaya magoot | Unit | Jumlah Peralatan Budidaya magoot yang tersedia | - | - | 1 | - | 1 | Terkait | 19.825.000,00 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | |||||||||
22 | Kemasan produk pengolahan yang dihasilkan belum sesuai dengan permintaan pasar | Meningkatnya pengolah ikan yang mengemas produk olahan sesuai permintaan pasar | Jumlah sarana packaging produk perikanan | 10 Paket | Melakukan pemberian hibah bantuan packaging berupa vacum sealer untuk pengolah perikanan | Paket | Jumlah peralatan packaging produk perikanan yang tersedia | - | 10 | - | - | 10 | Terkait | 22.670.000,00 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | ||||||||||
23 | Kurangnya sarana pemasar ikan dalam penerapan sistem rantai dingin | Meningkatnya pelaku pemasar ikan dalam penerapan sistem rantai dingin perikanan | Jumlah sarana pemasar ikan dalam penerapan sistem rantai dingin | 60 Paket | Melakukan pemberian hibah bantuan cool box dan sepatu boot untuk pemasar ikan | Paket | Jumlah sarana cool box dan sepatu boot untuk pemasar perikanan | - | 60 | - | - | 60 | Terkait | 91.704.000,00 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | ||||||||||
24 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Peningkatan mutu dan diversifikasi produk hasil perikanan belum sesuai tuntutan pasar | Meningkatnya mutu pengolahan dan kapasitas pelaku usaha | Jumlah unit usaha yang meningkat mutu produknya dan kapasitasnya | 30 Unit Usaha | Melakukan Pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha Pengolahan | Unit Usaha | Jumlah pelaku usaha yang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha pengolahan | - | - | 30 | - | 30 | Terkait | 12.438.400 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | |||||||||
25 | Kurangnya pengetahuan masyarakat atas pentingnya gizi dari ikan | Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman keluarga beresiko stunting untuk memenuhi gizi keluarganya | Peningkatan Jumlah keluarga beresiko stunting yang memahami pengolahan menu berbahan dasar ikan | 30 Orang | Melakukan pelatihan pengolahan menu berbahan ikan untuk keluarga beresiko stunting | Orang | Jumlah keluarga beresiko stunting yang mengikuti pelatihan pengolahan menu berbahan ikan | - | - | 30 | - | 30 | Terkait | 8.079.500 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | ||||||||||
26 | Kurangnya pengetahuan pelaku usaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan dalam hilirisasi rantai dingin | Meningkatnya pemahaman Pelaku usaha pengolahan dalam hilirisasi perikanan | Peningkatan jumlah pelaku usaha yang memahami hilirisasi sistem rantai dingin produk perikanan | 30 Orang | Melakukan Sosialisasi Rantai Dingin dalam penanganan pengolahan bahan baku ikan | Orang | Jumlah pelaku usaha yang mengikuti sosialisasi hilirisasi rantai dingin | - | - | 30 | - | 30 | Terkait | 8.079.500 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | ||||||||||
27 | Teknologi Informasi | Kurangnya pengetahuan bagi para Kader Gemar ikan untuk mensosialisasikan Gemarikan kepada masyarakat | Meningkatkan pemahanan bagi kader gemarikan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) | Peningkatan jumlah kader gemarikan untuk memahami Gemarikan | 200 Orang | Melakukan Bimbingan Teknis kepada Kader Gemarikan | Orang | Jumlah Kader Gemarikan yang mengikuti BImtek | 0 | 200 | 0 | 0 | 200 | Terkait | 68.323.000 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | |||||||||
28 | Inovasi | Mangrove tidak termanfaatkan dan dianggap menjadi limbah kawasan pesisir | Meningkatkan kesadaran masyarakat atas pelestarian lingkungan mangrove | Peningkatan jumlah kelompok yang memanfaatkan mangrove | 1 KUB | Melakukan Pembinaan Produksi dan pemberian hibah packaging untuk batik mangrove kepada kelompok masyarakat | Kelompok | Jumlah Kelompok yang menerima bantuan packaging untuk batik mangrove | - | - | 1 | - | 1 | Terkait | 8.100.000,00 | Dinas Perikanan | Dinas Perikanan | |||||||||
29 | Perencanaan dan Penganggaran | Masih rendahnya pengetahuan pelaku usaha terkait bahan pangan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) | Jumlah Pengawasan Peredaran Hewan & Produk Hewan | Terlaksananya pengawasan persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner | 12 | Pengawasan Peredaran Hewan dan Produk Hewan | Laporan | Jumlah Pengawasan Peredaran Hewan dan Produk Hewan | 10% | 50% | 20% | 20% | 100% | Terkait | 56.193.100,00 | Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan | Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan | |||||||||
30 | Perencanaan dan Penganggaran | Perencanaan belum terkoordinir dengan baik antar Perangkat Daerah sektor Ketahanan Pangan | Meningkatnya koordinasi antar Perangkat Daerah sektor Ketahanan Pangan dalam penyusunan perencanaan | Terlaksananya koordinasi antar Perangkat Daerah sektor Ketahanan Pangan dalam penyusunan perencanaan | 4 PD | Melaksanakan rapat kordinasi kepada OPD yang melakukan kegiatan hilirisasi (Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM) | Laporan | Terlaksananya rapat kordinasi terkait hilirisasi OPD pengampu | 4 | - | - | - | 4 | Tidak terkait langsung dengan masyarakat | 86.300.650 | Bappeda Lampung Selatan | Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM | |||||||||
31 | Belum optimalnya inovasi untuk penguatan ketahanan pangan di kabupaten Lampung Selatan | Terlaksananya Inovasi terkait ketahanan pangan di kabupaten Lampung Selatan | Jumlah inovasi terkait ketahanan pangan | 3 | Melakukan Pembinaan dan pemantauan terhadap Implementasi Inovasi yang dilakukan perangkat daerah terkait | Kali | Jumlah kegiatan Pembinaan dan pemantauan | - | - | 1 kali | 1 kali | 2 kali | Tidak terkait langsung | 5.000.000 | BRIDA | Dinas Ketahanan Pangan | ||||||||||
32 | Perencanaan dan Penganggaran | Keterbatasan Jumlah Anggaran dalam Pengelolaan Sampah | Rencana Kerja yang Efektif | Presentase Pencapaian Kinerja | 100% | Menyusun rencana kerja yang efektif, efisien, dan tetap mencapai target program prioritas | Dokumen | Jumlah Dokumen | 1 | 0 | 1 | 0 | 2 | Terkait | Dinas Lingkugan Hidup | Dinas Lingkungan Hidup | ||||||||||
33 | Proses Bisnis dan SOP | Belum termonitoringnya Pengelolaan sampah lintas sektoral | Meningkatkan Pengelolaan sampah dengan Instansi/Lembaga/Kelompok Masyarakat dalam pengeloaan sampah terpadu | Laporan Pengelolaan Sampah | 1 Dokumen | Pemberian Bantuan Peralatan Pengelolaan Sampah | Dokumen | Jumlah Bantuan yang diberikan | 0 | 0 | 5 | 0 | 5 | Terkait | Dinas Lingkugan Hidup | Dinas Lingkungan Hidup | ||||||||||
34 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing. | Meningkatnya pemahaman kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing. | Jumlah masyarakat/Kelompok Masyarakat yang ada di Lampung Selatan | 4 Kelompok Masyarakat | Sosialisasi tentang kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing | Kegiatan | Jumlah sosialisasi tentang kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing | 0 | 0 | 2 | 2 | 4 | Terkait | 85.738.500 | Dinas Lingkugan Hidup | Dinas Lingkungan Hidup | |||||||||
35 | Pengawasan | Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Belum Terjadwal dan Keterbatasan data dan informasi | Pengelolaan Sampah di Bank Sampah, Kelompok Masyarakat dan TPS 3R | Laporan Monitoring dan Evaluasi | 17 Kecamatan | Monitoring dan Evaluasi terhadap Pengelolaan Sampah di Bank Sampah, Kelompok Masyarakat dan TPS 3R | Laporan | Jumlah Laporan Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Sampah | 4 | 4 | 4 | 5 | 17 | Terkait | Dinas Lingkugan Hidup | Dinas Lingkungan Hidup | ||||||||||
36 | Teknologi Informasi | Belum Optimalnya Pengunaan Media Sosial | Memanfaatkan Media sosial sebagai sarana kominikasi dan informasi Publik | Meningkatnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah | 17 Kecamatan | Optimalisasi penggunaan media sosial dan website resmi | Kegiatan | Jumlah kegiatan yang dilaksanakan | 4 | 4 | 4 | 5 | 17 | Terkait | Dinas Lingkugan Hidup | Dinas Lingkungan Hidup | ||||||||||
37 | Inovasi | Belum Optimalnya Pelaksanaan Inovasi 1. Bersama Sehati 2. Budidaya Magot di TPA 3. Satu Desa Satu Bank Sampah | Mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) | Berkurangnya Sampah yang masuk ke TPA | 2 TPA | Meningkatkan efektivitas pengurangan sampah dari sumbernya Melalui penerapan konsep reduce, reuse, recycle (3R) dan pembiasaan pemilahan sampah di rumah tangga, sekolah, dan perkantoran | Kegiatan | Jumlah Kegiatan dalam Pelaksanaan Inovasi | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | Terkait | Dinas Lingkugan Hidup | Dinas Lingkungan Hidup | ||||||||||
38 | Proses Bisnis dan SOP | Masih rendahnya informasi terkait kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi di Bidang Barista | Kemudahan akses untuk memperoleh informasi pelatihan Barista | Jumlah Pendaftar | 30 | Melakukan proses seleksi admistrasi, tes tertulis dan wawancara | orang | Jumlah peserta yang mengikuti Seleksi | 30 | 30 | Terkait | Disnakertrans | Disnakertrans | |||||||||||||
39 | Sumber Daya Manusia (SDM) | Masih rendahnya kompetensi di bidang pengolahan komoditas kopi | Meningkatnya kompetensi di bidang pengelohan komoditas kopi | Jumlah pencari kerja yang memiliki kompetensi pengolahan komoditas kopi | 30 | Melakukan pelatihan barista | orang | Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan | 30 | 30 | Terkait | Disnakertrans | Disnakertrans | |||||||||||||
40 | Pengawasan | Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Belum Terjadwal dan Keterbatasan informasi | Pencari kerja yang telah mengikuti pelatihan barista | Pencari kerja yang telah bekerja dan yang berwirausaha mandiri | 30 | Monitoring terhadap pencari kerja yang telah mengikuti pelatihan barista | orang | Jumlah pencari kerja yang bekerja dan berwirausaha mandiri | 30 | 30 | Terkait | Disnakertrans | Disnakertrans | |||||||||||||
41 | Teknologi Informasi | Belum Optimalnya Pengunaan Media Sosial | Memanfaatkan Media sosial sebagai sarana komunikasi dan informasi Publik | Informasi tentang pelatihan kompetensi di bidang barista | 17 | Optimalisasi penggunaan media sosial dan website resmi | Kecamatan | Jumlah kegiatan yang dilaksanakan | 17 | 17 | Terkait | Disnakertrans | Disnakertrans | |||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||