ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
2
RENCANA AKSI RB MENDORONG HILIRISASI DIBIDANG PANGAN/ENERGI DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN ANGGARAN 2025
3
4
5
ASPEKPERMASALAHANSASARANINDIKATORTARGETRENCANA AKSIOUTPUTTARGETJenis kegiatan Aksi (terkait atau tidak terkait langsung dgn masayarakat Stokerholder UtamaJumlah Anggaran (Rp)Unit/Satuan Kerja Pelaksana
6
SATUANINDIKATORT W ITW IITW IIITW IVTOTALKoordinatorPelaksana
7
Sumber Daya Manusia (SDM)Kurangnya pemahaman pelaku usaha kecil terhadap standar keamanan panganMeningkatnya pemahaman pelaku usaha pangan terhadap standar mutu dan keamanan panganJumlah pelaku usaha yang mengikuti penyuluhan keamanan pangan25 Pelaku Usahapelaku usaha yang mengikuti penyuluhan keamanan panganKegiatanJumlah pelaku usaha yang mengikuti penyuluhan keamanan pangan--25 Pelaku Usaha-25 Pelaku Usahaterkait10.000.000Dinas Perdagangan dan PerindustrianBidang Industri
8
Sumber Daya Manusia (SDM)Masih kurangnya pemahaman pelaku IKM/UMKM tentang Perizinan OSSMeningkatnya pemahaman pelaku IKM/UMKM untuk mendaftarkan perizinan melalui OSSJumlah pelaku IKM/UMKM yang mengikuti sosialisasi dan mendapatkan nila pos tes 70240Sosialisasi tentang perizinan OSSKegiatanJumlah sosialisasi tentang perizinan OSS-34-7Terkait18.000.000Dinas Koperasi UKMBidang UKM
9
Sumber Daya Manusia (SDM)Masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha (petani/KWT) dalam pengolahan hasil tanaman perkebunanMeningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam pengolahan hasil perkebunanJumlah pelaku usaha yang mendapatkan pelatihan pengolahan hasil tanaman perkebunan100%Pelatihan pembuatan gula kelapa mejadi gula semut dan pembuatan nata de cocoorangJumlah peserta pelatihan--50-50Terkait11.707.000Dinas TPHBunDinas TPHBun
10
Masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha (petani/KWT) dalam pengolahan hasil hortikulturaMeningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam pengolahan hasil hortikulturaJumlah pelaku usaha yang mendapatkan pelatihan pengolahan hasil hortikultura100%Pelatihan pengolahan daun kelorOrangJumlah peserta pelatihan0025025Terkait4.846.800Dinas TPHBunDinas TPHBun
11
InovasiProgram Modernisasi Alsin Tanaman Pangan (Pro Mantap)Meningkatnya penggunaan teknologi pertanian komoditi terkait inflasiTersedianya alat pertanian modern100Pembagian alat pemipil jagung (corn sheller mobile dan corn sheller)UnitJumlah alat--6-6Terkait255.750.000Dinas TPHBunDinas TPHBun
12
Sumber Daya Manusia (SDM)Belum Berkembangnya produk pariwisata berbasis potensi lokalMeningkatnya Daya Tarik destinasi PariwisataPersentase Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan100Memberikan pelatihan keterampilan pariwisata kepada masyarakat lokal, seperti pemandu wisata dan penjaga pantai.LaporanJumlah Laporan Hasil Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota--2-2Terkait163.438.400Dinas Pariwisata dan KebudayaanDinas Pariwisata dan Kebudayaan
13
Meningkatnya Kapasitas SDM Pariwisata dan Ekonomi KreatifPersentase Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Aktif dan Tervalidasi100Memberikan pelatihan keterampilan pariwisata kepada masyarakat lokal, seperti kerajinan tangan, dan kuliner khas daerah.OrangJumlah SDM Ekonomi Kreatif yang Mengikuti Fasilitasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif--100-100Terkait87.410.300Dinas Pariwisata dan KebudayaanDinas Pariwisata dan Kebudayaan
14
PengawasanKurangnya Pengawasan dalam pemantauan pelaksanaan KegiatanMeningkatnya Kapasitas SDM Pariwisata dan Ekonomi KreatifPersentase Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Aktif dan Tervalidasi100Melakukan evaluasi dan pelaporan berkala terhadap pelaksanaan Kegiatan secara transparan dan akuntabel.LaporanJumlah Laporan Hasil Monitoring dan Evaluasi Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif--1-1Terkait58.979.000Dinas Pariwisata dan KebudayaanDinas Pariwisata dan Kebudayaan
15
Teknologi InformasiBelum dimanfaatkannya platform digital dan media sosialMeningkatnya Jangkauan pemasaran PariwisataJumlah Peningkatan Media Promosi Pemasaran Pariwisata2Memanfaatkan teknologi informasi berbasis media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata dan produk lokal.PromosiTerlaksananya Penguatan Promosi Melalui Media Cetak, Elektronik, dan Media Lainnya Baik Dalam dan Luar Negeri--2-2Terkait16.456.000Dinas Pariwisata dan KebudayaanDinas Pariwisata dan Kebudayaan
16
Proses Bisnis dan SOPMasih terbatasnya alat pengolahan pangan lokalKWT, UMKMJumlah kelompok penerima hibah alat pengolahan pangan lokal10 kelompokpemberian bantuan atau hibah alat pengolahan pangan lokalkelompokJumlah kelompok penerima hibah alat pengolahan pangan lokal--10-10terkait langsung125.589.000Dinas Ketahanan PanganBidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan
17
Sumber Daya Manusia (SDM)terbatasnya pengetahuan SDM tentang pengolahan pangan lokalKWT, UMKMJumlah pelatihan pengolahan pangan lokal2 kalipelatihan pengolahan pangan lokalkalijumlah pelatihan pengolahan pangan lokal-11-2terkait langsung13.601.700Dinas Ketahanan PanganBidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan
18
Pengawasanrendahnya monitoring/pelaporan penggunaan hibah alat pengolahan pangan lokalKWT, UMKMJumlah monitoring dan evaluasi (monev) hibah alat pengolahan pangan lokal10 kalikunjungan monev pada tahun n+1kaliJumlah monitoring dan evaluasi (monev) hibah alat pengolahan pangan lokal--10-0terkait langsung990.000Dinas Ketahanan PanganBidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan
19
Teknologi Informasiterbatasnya penggunaan sosial media dan marketplace untuk pemasaran produkKWT, UMKMJumlah pelatihan pemasaran digital1 kalipelatihan pemasaran digitalkalijumlah pelatihan pemasaran digital--1-1terkait langsung5.886.800Dinas Ketahanan PanganBidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan
20
InovasiMasih terbatasnya alat pengolahan pangan lokal untuk Inovasi lahan pangkalKWT, UMKMJumlah pelatihan pengolahan pangan lokal2 kalipelatihan pengolahan pangan lokalkalijumlah pelatihan pengolahan pangan lokal-11-2terkait langsung13.601.700Dinas Ketahanan PanganBidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan
21
Proses Bisnis dan SOPTingginya harga pakan ikanMeningkatnya pokdakan yang membuat pakan ikan mandiriJumlah sarana Produksi Pakan Mandiri magoot1 UnitMelakukan pemberian hibah peralatan budidaya magootUnitJumlah Peralatan Budidaya magoot yang tersedia--1-1Terkait19.825.000,00Dinas PerikananDinas Perikanan
22
Kemasan produk pengolahan yang dihasilkan belum sesuai dengan permintaan pasarMeningkatnya pengolah ikan yang mengemas produk olahan sesuai permintaan pasarJumlah sarana packaging produk perikanan10 PaketMelakukan pemberian hibah bantuan packaging berupa vacum sealer untuk pengolah perikananPaketJumlah peralatan packaging produk perikanan yang tersedia-10--10Terkait22.670.000,00Dinas PerikananDinas Perikanan
23
Kurangnya sarana pemasar ikan dalam penerapan sistem rantai dinginMeningkatnya pelaku pemasar ikan dalam penerapan sistem rantai dingin perikananJumlah sarana pemasar ikan dalam penerapan sistem rantai dingin60 PaketMelakukan pemberian hibah bantuan cool box dan sepatu boot untuk pemasar ikanPaketJumlah sarana cool box dan sepatu boot untuk pemasar perikanan-60--60Terkait91.704.000,00Dinas PerikananDinas Perikanan
24
Sumber Daya Manusia (SDM)Peningkatan mutu dan diversifikasi produk hasil perikanan belum sesuai tuntutan pasarMeningkatnya mutu pengolahan dan kapasitas pelaku usahaJumlah unit usaha yang meningkat mutu produknya dan kapasitasnya30 Unit UsahaMelakukan Pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha PengolahanUnit UsahaJumlah pelaku usaha yang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pelaku usaha pengolahan--30-30Terkait12.438.400Dinas PerikananDinas Perikanan
25
Kurangnya pengetahuan masyarakat atas pentingnya gizi dari ikanMeningkatnya pengetahuan dan pemahaman keluarga beresiko stunting untuk memenuhi gizi keluarganyaPeningkatan Jumlah keluarga beresiko stunting yang memahami pengolahan menu berbahan dasar ikan30 OrangMelakukan pelatihan pengolahan menu berbahan ikan untuk keluarga beresiko stuntingOrangJumlah keluarga beresiko stunting yang mengikuti pelatihan pengolahan menu berbahan ikan--30-30Terkait8.079.500Dinas PerikananDinas Perikanan
26
Kurangnya pengetahuan pelaku usaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan dalam hilirisasi rantai dinginMeningkatnya pemahaman Pelaku usaha pengolahan dalam hilirisasi perikananPeningkatan jumlah pelaku usaha yang memahami hilirisasi sistem rantai dingin produk perikanan30 OrangMelakukan Sosialisasi Rantai Dingin dalam penanganan pengolahan bahan baku ikanOrangJumlah pelaku usaha yang mengikuti sosialisasi hilirisasi rantai dingin--30-30Terkait8.079.500Dinas PerikananDinas Perikanan
27
Teknologi InformasiKurangnya pengetahuan bagi para Kader Gemar ikan untuk mensosialisasikan Gemarikan kepada masyarakatMeningkatkan pemahanan bagi kader gemarikan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan)Peningkatan jumlah kader gemarikan untuk memahami Gemarikan200 OrangMelakukan Bimbingan Teknis kepada Kader GemarikanOrangJumlah Kader Gemarikan yang mengikuti BImtek020000200Terkait68.323.000Dinas PerikananDinas Perikanan
28
InovasiMangrove tidak termanfaatkan dan dianggap menjadi limbah kawasan pesisirMeningkatkan kesadaran masyarakat atas pelestarian lingkungan mangrovePeningkatan jumlah kelompok yang memanfaatkan mangrove1 KUBMelakukan Pembinaan Produksi dan pemberian hibah packaging untuk batik mangrove kepada kelompok masyarakatKelompokJumlah Kelompok yang menerima bantuan packaging untuk batik mangrove--1-1Terkait8.100.000,00Dinas PerikananDinas Perikanan
29
Perencanaan dan PenganggaranMasih rendahnya pengetahuan pelaku usaha terkait bahan pangan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal)Jumlah Pengawasan Peredaran Hewan & Produk HewanTerlaksananya pengawasan persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner12Pengawasan Peredaran Hewan dan Produk HewanLaporanJumlah Pengawasan Peredaran Hewan dan Produk Hewan10%50%20%20%100%Terkait56.193.100,00Dinas Peternakan dan Kesehatan HewanDinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
30
Perencanaan dan PenganggaranPerencanaan belum terkoordinir dengan baik antar Perangkat Daerah sektor Ketahanan PanganMeningkatnya koordinasi antar Perangkat Daerah sektor Ketahanan Pangan dalam penyusunan perencanaanTerlaksananya koordinasi antar Perangkat Daerah sektor Ketahanan Pangan dalam penyusunan perencanaan4 PDMelaksanakan rapat kordinasi kepada OPD yang melakukan kegiatan hilirisasi (Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM)LaporanTerlaksananya rapat kordinasi terkait hilirisasi OPD pengampu4---4Tidak terkait langsung dengan masyarakat86.300.650Bappeda Lampung SelatanDinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UMKM
31
Belum optimalnya inovasi untuk penguatan ketahanan pangan di kabupaten Lampung SelatanTerlaksananya Inovasi terkait ketahanan pangan di kabupaten Lampung SelatanJumlah inovasi terkait ketahanan pangan3Melakukan Pembinaan dan pemantauan terhadap Implementasi Inovasi yang dilakukan perangkat daerah terkaitKaliJumlah kegiatan Pembinaan dan pemantauan--1 kali1 kali2 kaliTidak terkait langsung5.000.000BRIDADinas Ketahanan Pangan
32
Perencanaan dan Penganggaran Keterbatasan Jumlah Anggaran dalam Pengelolaan SampahRencana Kerja yang EfektifPresentase Pencapaian Kinerja100%Menyusun rencana kerja yang efektif, efisien, dan tetap mencapai target program prioritasDokumenJumlah Dokumen 10102TerkaitDinas Lingkugan HidupDinas Lingkungan Hidup
33
Proses Bisnis dan SOPBelum termonitoringnya Pengelolaan sampah lintas sektoral Meningkatkan Pengelolaan sampah dengan Instansi/Lembaga/Kelompok Masyarakat dalam pengeloaan sampah terpaduLaporan Pengelolaan Sampah1 DokumenPemberian Bantuan Peralatan Pengelolaan SampahDokumenJumlah Bantuan yang diberikan00505TerkaitDinas Lingkugan HidupDinas Lingkungan Hidup
34
Sumber Daya Manusia (SDM)Masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing.Meningkatnya pemahaman kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing.Jumlah masyarakat/Kelompok Masyarakat yang ada di Lampung Selatan4 Kelompok MasyarakatSosialisasi tentang kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masingKegiatanJumlah sosialisasi tentang kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan memilah sampah dari rumah tangga masing-masing00224Terkait85.738.500Dinas Lingkugan HidupDinas Lingkungan Hidup
35
PengawasanPelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Belum Terjadwal dan Keterbatasan data dan informasi Pengelolaan Sampah di Bank Sampah, Kelompok Masyarakat dan TPS 3RLaporan Monitoring dan Evaluasi17 KecamatanMonitoring dan Evaluasi terhadap Pengelolaan Sampah di Bank Sampah, Kelompok Masyarakat dan TPS 3RLaporanJumlah Laporan Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Sampah444517TerkaitDinas Lingkugan HidupDinas Lingkungan Hidup
36
Teknologi InformasiBelum Optimalnya Pengunaan Media Sosial Memanfaatkan Media sosial sebagai sarana kominikasi dan informasi PublikMeningkatnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah17 KecamatanOptimalisasi penggunaan media sosial dan website resmiKegiatanJumlah kegiatan yang dilaksanakan444517TerkaitDinas Lingkugan HidupDinas Lingkungan Hidup
37
InovasiBelum Optimalnya Pelaksanaan Inovasi
1. Bersama Sehati
2. Budidaya Magot di TPA
3. Satu Desa Satu Bank Sampah
Mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir)Berkurangnya Sampah yang masuk ke TPA2 TPAMeningkatkan efektivitas pengurangan sampah dari sumbernya Melalui penerapan konsep reduce, reuse, recycle (3R) dan pembiasaan pemilahan sampah di rumah tangga, sekolah, dan perkantoranKegiatanJumlah Kegiatan dalam Pelaksanaan Inovasi22222TerkaitDinas Lingkugan HidupDinas Lingkungan Hidup
38
Proses Bisnis dan SOPMasih rendahnya informasi terkait kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi di Bidang BaristaKemudahan akses untuk memperoleh informasi pelatihan Barista Jumlah Pendaftar30Melakukan proses seleksi admistrasi, tes tertulis dan wawancaraorangJumlah peserta yang mengikuti Seleksi3030TerkaitDisnakertransDisnakertrans
39
Sumber Daya Manusia (SDM)Masih rendahnya kompetensi di bidang pengolahan komoditas kopiMeningkatnya kompetensi di bidang pengelohan komoditas kopiJumlah pencari kerja yang memiliki kompetensi pengolahan komoditas kopi30Melakukan pelatihan baristaorangJumlah peserta yang mengikuti pelatihan3030TerkaitDisnakertransDisnakertrans
40
PengawasanPelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Belum Terjadwal dan Keterbatasan informasiPencari kerja yang telah mengikuti pelatihan baristaPencari kerja yang telah bekerja dan yang berwirausaha mandiri30Monitoring terhadap pencari kerja yang telah mengikuti pelatihan baristaorangJumlah pencari kerja yang bekerja dan berwirausaha mandiri3030TerkaitDisnakertransDisnakertrans
41
Teknologi InformasiBelum Optimalnya Pengunaan Media Sosial Memanfaatkan Media sosial sebagai sarana komunikasi dan informasi PublikInformasi tentang pelatihan kompetensi di bidang barista17Optimalisasi penggunaan media sosial dan website resmiKecamatanJumlah kegiatan yang dilaksanakan1717TerkaitDisnakertransDisnakertrans
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100