ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZAAABACADAEAFAG
1
NoStrategiAksiIndikatorIndikator (RPD 24-26) - Mohon OPD mengisi indikator di kolom iniSatuanBaseline 2022TargetOPD Penanggung JawabOPD/Lembaga PendukungKeterangan
2
202420252026202720282029
3
4
Tujuan Strategis 1. Peningkatan Ketersediaan Pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman
5
1.1Peningkatan ketersediaan pangan yang beragamMeningkatkan ketersediaan pangan lokal, sayur, buah, dan pangan hewaniPanjang jaringan irigasi kondisi baikPanjang jaringan irigasi kondisi baikKm100,63100,93101,38101,93102,43102,93103,43Dinas Pekerjaan Umum dan Tata RuangDinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
6
Persentase ketersediaan pangan pokok (beras dan umbi-umbian)Persentase ketersediaan pangan pokok (beras dan umbi-umbian)persen100100100100100100100Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
7
Peningkatan produksi berasJumlah produksi beraston gbk20.82719.31619.46419.512186381826417897Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
8
Persentase peningkatan produksi sayur dan buahPersentase peningkatan ketersediaan sayur dan buahpersen94,5395,5396,5397,5398,5399,53100,00Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
9
Persentase peningkatan produksi daging (ruminansia dan unggas)Jumlah produksi daging (ruminansia dan unggas)ton5.844,305.902,745.961,776.021,386141,816264.656389.94Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananPerusahaan Umum (Perum) Bulog, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Badan Pusat Statistik, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
10
Persentase peningkatan produksi telurJumlah produksi telurton4.146,674.229,614.314,204.400,484.488,494.578,264.669,82Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
11
Persentase peningkatan produksi susuJumlah produksi susuton291,293297,125303,067309,128315,310321,616328,048Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
12
Meningkatnya produksi perikanan budidayaJumlah produksi perikanan budidayaton1401,111422,861434,2414461454,681461,951469,26Bidang dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
13
Meningkatnya ketersediaan ikan di Kota SukabumiMeningkatnya ketersediaan ikan di Kota Sukabumipersen110110110110110110110Bidang dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan
14
Memperluas upaya pemanfaatan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga serta jaminan keamanan dan mutu panganPersentase desa lokus stunting yang melaksanakan kegiatan P2L/KRPLJumlah kelompok di desa lokus stunting yang melaksanakan kegiatan P2L/KRPLKelompok8121313131313Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
15
Melakukan kerjasama dengan stakeholder untuk memasyarakatkan dan pemanfaatan benih bersertifikatJumlah pendampingan dan pembinaan produksi bibit/benih daerah yang bersertifikat (UPR)Jumlah kelompok yang melaksanakan produksi bibit/benih daerah yang bersertifikat (UPR)Kelompok
Co pengisian : 2 kel ut benih padi, 3 kel utk benih nila, 1 perusahaan breeder ayam pedaging)
1 Kel u/Benih Padi1 Kel u/Benih Padi1 Kel u/Benih Padi1 Kel u/Benih Padi1 Kel u/Benih Padi1 Kel u/Benih Padi1 Kel u/Benih PadiBidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
16
Memberdayakan peran perempuan untuk ikut dalam kegiatan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluargaJumlah KWT yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan pekarangan bagi memenuhi konsumsi keluarga B2SA di desa lokus penurunan stuntingJumlah Kelompok tani yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan pekarangan bagi memenuhi konsumsi keluarga B2SA kelompok tani17232424242424Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
17
1.2Penyediaan pangan yang aman Melakukan pengawasan mutu dan keamanan pangan oleh satgas ketahanan panganTerbentuknya Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan MakananTerbentuknya Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan MakananTim1111111Dinas Kesehatan
18
Jumlah program pengawasan keamanan pangan daerah di retailer dan pasar tradisionalPengawasan tempat pengolahan makanan siap saji (Restoran, Katering, Depot Air Minum, Sentra Makanan Jajanan, Makanan Jajanan)kegiatan2244444Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Kepolisian Resor, Komando Distrik Militer (Kodim)1. Program Pengawasan Keamanan Pangan (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan)
2. ....... (Dinas Kesehatan)
Kegiatan bersama (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Kepolisian Resor, Komando Distrik Militer (Kodim)) :
1. Pengawasan Bersama dan Pembinaan Keamanan Pangan
2. Pembinaan kepada kelompok masyarakat (anak sekolah, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), masyarakat)
19
Pengawasan tempat pengolahan makanan siap saji (Restoran, Katering, Depot Air Minum, Sentra Makanan Jajanan, Makanan Jajanan)persen69,83656872757880Dinas KesehatanDO: Jumlah Tempat Pengolahan Pangan (TPP) yang ada dibagi Jumlah TPP yang memenuhi syarat IKL dikali 100Pengawasan berupa Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) yang dilaksanakan oleh Puskesmas selama satu tahun. Target Provinsi sampai tahun 2024 sebesar 65%.
20
Pengawasan keamanan pangan di pedagang pasarkegiatan1111111Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan
21
Jumlah desa yang mendapat pembinaan dan perluasan intervensi desa pangan amanPengawasan PIRT dan produk hasil PIRTkegiatan2244444Dinas KesehatanBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
22
Terdapatnya OKKPDTerdapatnya OKKPDOKKPD1111111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Kesehatan
23
Menguatkan kapasitas Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) untuk keamanan pangan asal tumbuhanPersentase peningkatan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) yang memenuhi syarat keamanan panganMeningkatnya keamanan pangan PSAT dan PAHpersen85858585858585Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananTarget Nasional : 85%
Belum dimasukkan Pre Market
24
Penguatan kapasitas pengawasan bagi Balai Veteriner dalam rangka keamanan pangan asal hewanPersentase peningkatan mutu produk hewanPersentase unit usaha pangan asal hewan yang memiliki sertifikat Pra NKV atau NKVpersen55556065707580Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
25
1.3Pengelolaan cadangan pangan pemerintah daerah dan masyarakatMeningkatkan ketersediaan cadangan panganPersentase cadangan panganjumlah cadangan pangan pemerintahton035,92325,825252525Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
26
Adanya dokumen yang menginternalisasi Perbadan No 15/2023 tentang Perhitungan Cadangan Pangan Pemerintah sebagai peraturan baru sebelum Peraturan Menteri Pertanian No 11/2018 tentang Perhitungan Cadangan Beras Pemerintah Daerah ke dalam dokumen perencanaan daerahAdanya dokumen yang menginternalisasi Perbadan No 15/2023 tentang Perhitungan Cadangan Pangan Pemerintah sebagai peraturan baru sebelum Peraturan Menteri Pertanian No 11/2018 tentang Perhitungan Cadangan Beras Pemerintah Daerah ke dalam dokumen perencanaan daerahdokumen1111111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)Dokumen : RPD, Renstra, Renja
27
1.4Penanganan kerusakan dan kehilangan hasil panan (food loss)Mengembangkan pertanian modern (smart farming) untuk mengurangi food lossJumlah kelompok tani yang mendapatkan pelatihan smart farming untuk mencegah food lossPersentase lembaga usaha tani yang menerapkan mekanisasi pertanian ( produksi dan pasca panen) dengan baik persen65657075808590Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
28
Menyediakan akses/bantuan informasi, komunikasi, dan teknologi kepada petani, nelayan, dan peternak terkaitJumlah kelompok tani yang mendapatkan peningkatan kapasitas dalam mengakses informasi mengenai harga komoditas pangan di pasarPersentase kelompok tani yang mendapatkan peningkatan kapasitas dalam mengakses informasi mengenai harga komoditas pangan di pasarpersen0505560657070Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan PerdaganganBidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan
29
Adanya pendampingan untuk memahami kalender pertanian setiap daerah yang fokus pada diversifikasi pangan/penataan pola tanam komoditas untuk mencegah overproduction di waktu yang samaAdanya pendampingan untuk memahami kalender pertanian setiap daerah yang fokus pada diversifikasi pangan/penataan pola tanam komoditas untuk mencegah overproduction di waktu yang samaKelompok00164164164164164Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananBidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan
30
Melakukan pendampingan produsen pangan dalam pengendalian food loss melalui peningkatan kapasitasJumlah industri pangan skala kecil/UMKM yang didampingi/ditingkatkan kapasitasnya dalam rangka pengendalian food lossJumlah industri pangan skala kecil/UMKM yang didampingi/ditingkatkan kapasitasnya dalam rangka pengendalian food lossJumlah IKM bidang pangan00066666666Bidang Industri, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan PerdaganganDinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Perguruan Tinggi
31
Mengembangkan pangkalan data untuk memantau proses produksi, distribusi, dan penyimpanan dalam mengendalikan food lossTersedianya data food loss setiap tahunTersedianya data food loss setiap tahunJenis0011111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
32
Tersedianya pangkalan data yang memantau proses produksi, distribusi, dan penyimpanan dalam mengendalikan food lossTersedianya pangkalan data yang memantau proses produksi, distribusi, dan penyimpanan dalam mengendalikan food lossDatabase0011111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
33
Tujuan Strategis 2. Peningkatan Keterjangkauan Pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman
34
2.1Peningkatan stabilitas pasokan dan harga panganMemanfaatkan panel harga pangan sebagai early warning system (EWS) tetap aktif terpantau dan terlaporkanTerlaksananya pemantauan ketersediaan dan harga yang dimanfaatkan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga komoditas pangan pokok/strategis di tingkat produsenPemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan (Simonstok)kegiatan0121212121212Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
35
Penyusunan Neraca Pangankegiatan12121212121212Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
36
Pemantauan Perkembangan Harga Pangan (Panel harga)kegiatan365365365365365365365Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan PerdaganganDinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
37
Terlaksananya pemantauan ketersediaan dan harga yang dimanfaatkan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga komoditas pangan pokok/strategis di tingkat konsumenPersentase stabilisasi dan jumlah ketersediaan harga barang kebutuhan pokok persen4,885,886,386,887,387,888,38Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdaganganperbandingan simpangan baku terhadap harga rata-rata
38
stabilisasi harga dan pasokan pangan (batas atas fluktuasi harga pangan)persenberas 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%beras 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%beras 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%beras 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%beras 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%beras 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%beras 5%, telur, daging sapi dan daging ayam 10%, sayur buah 25%, minyak goreng, gula pasir, dan terigu 10%Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
39
Meningkatkan mekanisme distribusi pangan yang mencakup pangan komoditas unggulan daerah (kelompok hewani dan hortikultura) dan pangan lokalJumlah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM)/bazar untuk menjaga pasokan dan pengendalian hargaPelaksanaan Bazar dan Pasar Murahkecamatan7777777Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan
40
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) kegiatan29, APBD: 24, Provinsi : 3, APBN : 225 (APBD)25 (APBD)25 (APBD)25 (APBD)25 (APBD)Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
41
2.2Perluasan akses sistem informasi pasar dan harga panganMenyusun prognosa ketersediaan produksi dan kebutuhan panganTersedianya data/informasi prognosa ketersediaan produksi dan kebutuhan panganTersedianya data/informasi prognosa ketersediaan produksi dan kebutuhan pangandokumen12121212121212Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
42
Menambahkan informasi sayur dan buah sebagai komoditi yang ikut dipantau dalam panel harga panganTersedianya panduan teknis panel harga pangan komoditas pangan pokok/strategis termasuk sayur dan buahTersedianya panduan teknis panel harga pangan komoditas pangan pokok/strategis termasuk sayur dan buahpanduanMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiMengikuti panduan teknis dari Pusat/ProvinsiBidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
43
2.3Pengembangan sistem jaring pengaman sosial pangan dengan pemanfaatan jenis pangan yang beragamMengembangkan mekanisme pemanfaatan beras biofortifikasi dan fortifikasi menjadi salah satu komoditas bantuan pangan non tunaiTersedianya program penyediaan dan penyaluran beras fortifikasi atau biofortifikasi pada keluarga beresiko stuntingTersedianya program penyediaan dan penyaluran beras fortifikasi atau biofortifikasi pada keluarga beresiko stuntingkelompok tani15apakah TPHP mau membina 1 kelompok di cibeureum, nanti hasilnya dibeli bid KP utk program stuntingDinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan PerikananAtau kl mau menerapkan Program PNS Peduli Stunting, dg memberikan uang sesuai pangkat PNS ybs. Nanti sesudah uang kepedulian nya terkumpul, bisa dialokasikan untuk bantuan pangan stunting, beras fortifikasi.Thn skrg ada, Krn ada bantuan keuangan khusus Inovasi PASTI PENTING. Thn depan mah ga tau Mbak
44
Mengembangkan keberagaman pangan dengan nilai gizi yang baik sebagai bantuan pangan Persentase penerima bantuan pangan non tunaiJumlah penerima bantuan pangan tunaiKeluarga24.01821.62922.82121.61921.63422.02522.366Dinas Sosial16,67%
45
Mengintegrasikan pelayanan gizi esensial pada program bantuan sosial untuk kelompok termarginalkan (perempuan, gelandangan, penyandang disabilitas, penyandang masalah hukum, terlantar, etnis minoritas)Tersedianya kebijakan pengintegrasian suplementasi gizi (permakanan) dalam program bantuan sosial untuk kelompok marginal (perempuan, gelandangan, penyandang disabilitas, penyandang masalah hukum, terlantar, etnis minoritas)Persentase PPKS yang mendapatkan pelayanan rehabilitasi sosial dasar yang sesuai standarpersen100100100100100100100Dinas Sosial
46
Jumlah penerima manfaat PKH (Program Keluarga Harapan) utk lansia, disabilitas, ibu hamil, anak sekolah, dan balitaKeluarga11.04310.81210.7169.96611.23510.63910.672Dinas Sosial
47
2.4Penguatan usaha mikro dan koperasi di bidang pangan Membina Usaha Mikro/Koperasi dalam pengembangan industri pangan lokal (PIPL) untuk peningkatan gizi kelompok rawanPersentase Usaha Mikro/Koperasi sektor pangan yang dibina untuk mengembangkan produk berbahan dasar pangan lokal untuk peningkatan gizi kelompok rawanPersentase koperasi aktifpersen18,9819,8320,6821,5322,32323,5Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan
jmlh koperasi ada 300, ada pendamping koperasi 3 orang,
48
Persentase usaha mikro yang naik kelaspersen0,010,010,020,030,040,050,06Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan
koperasi produsen 30 (pangan dan pertanian), konsumen 260, pemasaran 3, simpan pinjam 42, jasa 27
49
Persentase promosi produk lokal yang dilaksanakanpersen100100100100100100100Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan
koperasi dan umkm belum diarahkan khusus ke pengembangan produk lokal ke arah penanganan gizi rawan
50
2.5Penyediaaan dan penyaluran pangan untuk situasi darurat;Revitalisasi/mengaktifkan program Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) bekerja sama dengan supplier bahan pangan lokal di daerah masing-masingJumlah Cadangan Pangan Pemerintah Daerah CPPD)Jumlah Cadangan Pangan Pemerintah Daerah CPPD)Ton035,92325,825252525Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
51
Penyediaan logistik penyelamatan dan evakuasi korban bencanaPersentase penyediaan pemenuhan kebutuhan pangan pokok bagi korban bencanapersen100100100100100100100Badan Penanggulangan Bencana DaerahDinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan
52
2.6Penumbuhan kemandirian pangan untuk masyarakat di daerah rentan rawan pangan dan terdampak bencana;Meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah pangan lokalTersedianya peningkatan kapasitas masyarakat untuk pengolahan pangan lokal dalam mendukung ketahanan panganTersedianya peningkatan kapasitas masyarakat untuk pengolahan pangan lokal sesuai potensi wilayah dalam mendukung ketahanan pangankegiatan4444444Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, DiskumindagTim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Pelaku Usahadiusulkan anggaran di RPJMD 2025-2029
53
Mendampingi daerah rentan pangan prioritas 1- 3 dalam perencanaan dan penyusunan program untuk ketahanan pangan dan giziPersentase kelurahan rentan pangan prioritas 1-3 yang mendapatkan pendampingan dalam perencanaan dan penyusunan program untuk ketahanan pangan dan giziRasio luas kawasan permukiman rawan banjir dan longsor yang terlindungi infrastruktur pengendali banjir WS kewenangan kotapersen57,3257,3757,4257,4757,5257,5757,62Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan RuangBadan Penanggulangan Bencana Daerah
54
Meningkatnya daerah bebas rawan panganpersen1001009090909090Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananKelurahan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial
55
2.7Pengembangan sistem logistik panganMengembangkan sistem logistik pangan melalui penguatan supply chain ecosystem berdasarkan kondisi daerahTersedianya sistem informasi logistik pangan untuk mendukung sistem distribusi pangan antar wilayahJumlah sarana perdagangan (pasar) yang direhabilitasipasar1111111Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan
56
Tingkat Kemantapan Jalan Kotapersen84,5485,1585,385,4485,5885,7285,86Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan RuangDinas Perhubungan
57
Tujuan Strategis 3. Peningkatan Pemanfaatan Pangan dan Pelayanan Gizi Esensial
58
3.1Penguatan sistem kewaspadaan pangan dan gizi dan pemantauan status giziMengintegrasikan sistem informasi pangan dan gizi (SIPG) dalam rangka penguatan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) di daerah beserta pemanfaatannyaJumlah dokumen (pengumpulan, pengolahan, dan penyajian) penguatan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) di daerahJumlah dokumen (pengumpulan, pengolahan, dan penyajian) penguatan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) di daerahbulanan12121212121212Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
59
Tersedianya portal Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) --> pusatTersedianya portal Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) --> pusat1111111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananBadan Pangan Nasional
60
Jumlah dokumen yang memuat data/informasi mengenai skor PPH ketersediaanJumlah dokumen yang memuat data/informasi mengenai skor PPH ketersediaandokumen1111111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
61
3.2Pemutakhiran status ketahanan dan kerentanan pangan setiap tahunMeningkatkan pemanfaatan peta rawan panganPersentasi kelurahan rentan pangan prioritas 1-3 yang mendapatkan pendampingan dalam pemanfaatan informasi peta rawan pangan untuk pengembangan kebijakan ketahanan pangan Persentasi kelurahan rentan pangan prioritas 1-3 yang mendapatkan pendampingan dalam pemanfaatan informasi peta rawan pangan untuk pengembangan kebijakan ketahanan pangan Persen100100100100100100100Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikananpemanfaatan dana kelurahan utk menangani kerawanan pangan di kelurahan rawan pangan
62
3.3Edukasi pola konsumsi pangan perserorangan dan masyarakat yang Beragam, Bergizi Seimbang, Aman, dan Halal (B2SAH) sejak usia dini melalui komunikasi perubahan perilakuMeningkatkan kegiatan advokasi penganekaragaman konsumsi panganJumlah Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) : Desa B2SA, dan AsriJumlah kelompok P2LKelompok17232323232323Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
63
Jumlah pelaksanaan kegiatan Sepakat (Sekolah Pangan Kreatif dan Sehat)Kegiatan6666666Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
64
Melaksanakan kegiatan kampanye "isi piringku menu khas daerah/pangan lokal" di wilayah kabupaten/kota melalui berbagai kanal komunikasi yang tersedia secara periodikJumlah kampanye "isi piringku menu khas daerah/pangan lokal" melalui berbagai kanal komunikasiKoordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan dan Evaluasi Konsumsi per kapita per tahunkampanyeSiaran Radio : 3x
Kelompok P2L : 17x
P2WKSS : 2x
PKK : 4x
Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, TTim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Dinas Kesehatan
65
Pemberdayaan Masyarakat Bidang KesehatanKegiatan1111111Dinas Kesehatanseluruh perangkat daerah terkait
66
Melakukan penguatan kampanye gerakan makan ikan (gemarikan)Jumlah kampanye gerakan gemar makan ikan (gemarikan)Jumlah kampanye gerakan gemar makan ikan (gemarikan) di sekolah dasarkegiatan2222222Bidang dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
selalu dilakukan 2x setahun (pada akhir semester)
67
Angka konsumsi ikanAngka Konsumsi Ikankg/kap/tahun36,937,1837,4637,7437,6537,8438,03Bidang dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan
68
Meningkatkan komitmen pimpinan untuk mengintegrasikan pesan kunci pedoman gizi seimbang (PGS) ke dalam kurikulum pendidikan dasar, menengah dan atasJumlah dokumen kebijakan yang mengadopsi pesan kunci PGS ke dalam kurikulum dasar, menengah, dan atasJumlah dokumen kebijakan yang mengadopsi pesan kunci PGS ke dalam kurikulum dasar, menengah, dan atas (tambahkan makanan halal thoyib)dokumen0000001Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kementerian Agama
sampai tahun 2023, sudah ada sertifikasi halal gratis utk 700 produk makanan minuman UMKM, mulai tahun 2024 bayar 250rb per produk
69
Melakukan peningkatan kapasitas komunikasi antar pribadi bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan penerima manfaat menjadi 90%Terlaksananya pelatihan peningkatan kapasitas komunikasi antar pribadi (KAP) bagi tenaga kesehatan yang berorientasi pada penguatan mitra pendamping (kader) di desa/kelurahanBimbingan Teknis dan Supervisi Pengembangan dan Pelaksanaan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM)kegiatan4444444Dinas Kesehatan
70
Melakukan kerjasama dengan influencer, tokoh masyarakat/agama /politik/selebgram lokal untuk kampanye perubahan perilakuJumlah kampanye digital yang dilakukan influencer/tokoh masyarakat/agama/politik/selebgram lokal untuk perubahan perilaku makan B2SAHJumlah kampanye digital yang dilakukan oleh tokoh politik untuk perubahan perilaku makan B2SAHkampanye digital2222222Dinas Komunikasi dan InformatikaDinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Dinas Kesehatan
71
Jumlah kampanye perubahan perilaku makan Beragam, Bergizi Seimbang, Aman, dan Halal (B2SAH) melalui media penyiaran/media tatap muka/media luar ruang/sms blast.Jumlah kampanye perubahan perilaku makan Beragam, Bergizi Seimbang, Aman, dan Halal (B2SAH) melalui siaran radio, media sosial (instagram, facebook, website, youtube)kegiatan3333333Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan PerikananDinas Komunikasi dan Informatika
72
Jumlah kampanye gizi seimbang melalui siaran radio, media sosial (instagram, facebook, website, youtube)kegiatan16161616161616Dinas KesehatanDinas Komunikasi dan Informatika
73
Mengembangkan platform rujukan informasi bagi jurnalis dan media untuk komunikasi perubahan perilaku konsumsi pangan B2SAHTersedianya platform rujukan informasi jurnalis dan media dalam rangka mendukung komunikasi perubahan perilaku konsumsi pangan B2SAHTersedianya platform rujukan informasi jurnalis dan media dalam rangka mendukung komunikasi perubahan perilaku konsumsi pangan B2SAHwebsite3333333Dinas Komunikasi dan InformatikaDinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan,, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
74
Meningkatkan peran tokoh masyarakat, tokoh agama dalam pengendalian faktor risiko PTM melalui pola makan sehat, aktivitas fisik dan deteksi diniJumlah program yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi perempuan dalam pengendalian faktor risiko PTMJumlah Posyandu yang melaksanakan screening faktor risiko PTMPosyandu461461461461461461461Dinas Kesehatan
75
Melakukan orientasi agent of change pencegahan penyakit tidak menular (PTM)Jumlah pelaksanaan orientasi agent of change PTM untuk pengendalian faktor risiko PTM melalui pola makan sehat dan aktivitas fisikJumlah pelaksanaan orientasi agent of change PTM untuk pengendalian faktor risiko PTM melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik00715333333Dinas Kesehatan
76
Adanya penetapan agent of change PTMAdanya penetapan agent of change PTM00715333333Dinas Kesehatan
77
Meningkatkan peran PKK dalam pendampingan keluarga untuk promosi aktivitas fisik, peningkatan konsumsi buah dan sayur, pembatasan konsumsi gula, garam dan lemakJumlah peningkatan kapasitas/pendampingan perempuan pada TP PKK (untuk promosi aktivitas fisik, peningkatan konsumsi buah dan sayur, pembatasan konsumsi gula, garam dan lemak)Jumlah peningkatan kapasitas/pendampingan perempuan pada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) (untuk promosi aktivitas fisik, peningkatan konsumsi buah dan sayur, pembatasan konsumsi gula, garam dan lemak) --> GGL belum masukkegiatan3333333Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan,, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
78
3.4Peningkatan frekuensi kegiatan sosialisasi dan edukasi keamanan dan mutu pangan;Meningkatkan sosialisasi pentingnya pencantuman informasi kandungan kadar gula, garam, lemak (GGL) dalam produksi pangan olahan dan siap sajiJumlah pembinaan produsen pangan olahan industri rumah tangga dan siap saji berskala kecil terkemas sesuai regulasi terkini yang berlaku terkait pencantuman informasi kandungan GGLJumlah dokumen hasil pengendalian dan pengawasan serta tindak lanjut pengawasan PIRTdokumen1111111Dinas Kesehatan
79
Meningkatkan sosialiasi keamanan dan mutu pangan jajanan anak sekolahJumlah sosialisasi tentang Keamanan dan mutu Pangan Jajanan Anak SekolahJumlah sosialisasi tentang Keamanan dan mutu Pangan Jajanan Anak Sekolahsosialisasi-101010101010Dinas KesehatanDinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama
80
3.5Peningkatan konsumsi protein hewani, vitamin, dan mineral bersumber sayur dan buah untuk mengatasi masalah gizi pada sasaran siklus hidup, terutama untuk ibu hamil dan anak balita (di bawah lima tahun) dan kelompok rentan rawan pangan;Mengembangkan konsep isi piringku dengan pangan lokal di Kota SukabumiJumlah program pengembangan isi piringku dengan pangan lokalJumlah program pengembangan isi piringku dengan pangan lokalprogram1111111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan,Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)
81
3.6Pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif serta penyediaan dan pemanfaatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) berbasis pangan lokal;Membina kabupaten/kota untuk menetapkan regulasi mengenai ASI EksklusifTersedianya regulasi mengenai ASI EksklusifPeraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pemberian ASI EksklusifRegulasi1111111Dinas KesehatanDinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
82
Meningkatkan aksesibilitas terhadap makanan tambahan berbahan dasar pangan lokalCakupan balita gizi kurang usia 6-23 bulan yang mendapatkan MP-ASI, termasuk yang berbahan dasar lokalCakupan balita gizi kurang usia 6-23 bulan yang mendapatkan MP-ASI, termasuk yang berbahan dasar lokalPersenN/A808080808080Dinas Kesehatan
83
Cakupan ibu hamil mengalami KEK yang mendapatkan PMTCakupan ibu hamil mengalami KEK yang mendapatkan PMTPersen80859090909090Dinas Kesehatan
84
3.7Peningkatan layanan kesehatan dan gizi masyarakatMendorong pembinaan dan pengawasan pelaksanaan suplementasi gizi (makanan tambahan, TTD, dan kapsul vit. A) untuk mencapai cakupan target sasaran sebesar 90 % pada tahun 2024Adanya komitmen dalam pencapaian cakupan target sasaran suplementasi giziAdanya komitmen dalam pencapaian cakupan target sasaran suplementasi giziDokumen1111111Dinas KesehatanKomitmen Bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/ Madrasah Kota Sukabumi tentang Penyelenggaraan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri (Rematri) Usia 12-18 Tahun di Kota Sukabumi Tahun 2022
85
Cakupan balita usia 6-59 bulan mendapatkan suplementasi gizi (Vitamin A)Cakupan balita usia 6-59 bulan mendapatkan suplementasi gizi (Vitamin A)Persen98989898989898Dinas Kesehatan
86
Persentase remaja putri yang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD)Persentase remaja putri yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD)Persen547590929495100Dinas Kesehatan
87
Meningkatkan tata kelola pelayanan gizi pada situasi darurat/bencanaJumlah peningkatan kapasitas dalam tata kelola pelayanan gizi bagi kelompok rawan dalam situasi darurat/bencana (pelatihan gizi bencana)Persentase pemenuhan standar pelayanan minimal sub urusan bencana bagi daerah rawan dan korban bencanapoin0,530,550,560,560,570,580,59Badan Penanggulangan Bencana Daerahseluruh perangkat daerah
88
Persentase pemenuhan standar pelayanan minimal kebutuhan dasar bagi korban bencanapersen100100100100100100100Dinas Sosialseluruh perangkat daerah
89
Meningkatkan kapasitas puskesmas dalam melaksanakan pelayanan terpadu (Pandu) PTMJumlah puskesmas yang melaksanakan pelayanan terpadu PTM sesuai standarJumlah puskesmas yang melaksanakan pelayanan terpadu PTM sesuai standarpuskesmas15151515151515Dinas Kesehatan
90
Meningkatkan peran Pemerintah Daerah dalam Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dan pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)Jumlah kampanye Gerakan Lawan Obesitas (GENTAS)Jumlah kampanye Gerakan Lawan Obesitas (GENTAS)kampanye0077777Dinas Kesehatan
91
Jumlah kelurahan melaksanakan POSBINDU didampingi puskesmasJumlah kelurahan melaksanakan POSBINDU didampingi puskesmaskelurahan33333333333333Dinas Kesehatan
92
Persentasi anak obesitas usia sekolah (7-18 tahun) yang dilaksanakan pengukuran deteksi dini PTMPersentase anak usia sekolah (7-18 tahun) yang dilaksanakan screening kesehatanpersen91,2100100100100100100Dinas Kesehatan
93
Meningkatkan upaya kesehatan lingkungan di rumah tinggalMenciptakan lingkungan perumahan yang aman, sehat, dan berkelanjutanPersentase kawasan kumuhpersen8,728,367,967,567,166,766,36Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
94
Persentase rumah layak hunipersen98,4798,6398,6498,6698,6798,6898,69Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
95
Persentase keluarga dengan akses air minum amanpersen13,5213,9414,3614,7815,2015,6216,03Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
96
Persentase rumah tinggal bersanitasipersen57,8757,9558,0958,2458,3858,5258,66Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
97
Persentase jumlah rumah tangga yang memperoleh layanan pengolahan air limbah domestikpersen57,8757,9558,0958,2458,3858,5258,66Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
98
3.8Pengendalian pemborosan pangan (food waste);Menginisiasi gerakan masyarakat mengurangi food wasteJumlah pelatihan bagi organisasi masyarakat (pemuda atau perempuan) dalam rangka penanganan limbah makananan melalui gerakan 4R (reuse, reduce, recycle, replace) atau compostingSosialisasi Kang Empos (Karung, Ember, dan Kompos)kegiatan0111111Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)
99
Sosialisasi Eco Enzym dan Pupuk Cair di lokasi P2WKSSkegiatan0111111Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan,
100
Penyuluhan dan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pemilahan Sampah RW0145451588593Dinas Lingkungan Hidup