| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | AA | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | AUDIT CHECKLIST - STORE BKSALT | ||||||||||||||||||||||||||
2 | |||||||||||||||||||||||||||
3 | PRODUCT EXCELLENT | ||||||||||||||||||||||||||
4 | |||||||||||||||||||||||||||
5 | |||||||||||||||||||||||||||
6 | Procedure | STANDAR | INSPEKSI | CAPA 1 | CAPA 2 | ||||||||||||||||||||||
7 | AC | UN | A/N | AC | UN | N/A | AC | UN | N/A | ||||||||||||||||||
8 | 1 | PROSEDUR UNLOADING | |||||||||||||||||||||||||
9 | 1.1. | Internal Pengecekkan : - Sampling produk (dokumentasi) - Suhu product (dokumentasi) - Visual product (dokumentasi) - Administrasi Incoming Internal (Pengisian lengkap) | |||||||||||||||||||||||||
10 | 1.2. | Eksternal Pengecekkan Frozen : - Sampling produk (dokumentasi) - Suhu product (dokumentasi) - Visual product (dokumentasi) - Administrasi Incoming Internal (Pengisian lengkap) Pengecekkan Organoleptik : - Bentuk - Aroma | |||||||||||||||||||||||||
11 | 2 | PROCEDURE STORING | |||||||||||||||||||||||||
12 | 2.1. | - Suhu display CS & Freezer -12°C - Suhu setting -18°C | |||||||||||||||||||||||||
13 | 2.2. | Suhu Chiller (Display & Data Logger) 0-4°C | |||||||||||||||||||||||||
14 | 2.3. | - Penyimpanan bahan & produk sisa closing (non-24 jam) sesuai dengan ketentuan penyimpanan bahan. - Penyimpanan bahan yang sudah dibuka (unpacking) sesuai dengan ketentuan penyimpanan bahan | |||||||||||||||||||||||||
15 | 3 | PROCEDURE THAWING | |||||||||||||||||||||||||
16 | 3.1. | Thawing Suhu Ruang - Mie, Pentol, KP, Kerupuk, Surai maksimal 2 Jam - Acin maksimal 2 jam - After thawing disimpan di Chiller | |||||||||||||||||||||||||
17 | 3.2. | Thawing Air (Adonan) - Maksimal 40 menit - Menggunakan air dan harus diganti setiap thawing yang baru. - Maksimal 1 karton (10 pack) - Kemasan tidak bocor - After thawing disimpan di Chiller | |||||||||||||||||||||||||
18 | 3.3. | - Tidak berdekatan dengan barang kimia - Tidak bersentuhan dengan lantai - Terhindar dari genangan air, bak sampah terbuka, dan serangga | |||||||||||||||||||||||||
19 | 4 | - Menggunakan masker, hairnet, handgloves, apron dalam kondisi bersih & layak - Cuci tangan dengan air mengalir, sabun & pengering setiap kali memasuki area kitchen | |||||||||||||||||||||||||
20 | 4.1. | ||||||||||||||||||||||||||
21 | 5 | EQUIPMENT | |||||||||||||||||||||||||
22 | 5.1. | Boiler - Knob boiler bersih & berfungsi dengan baik - Stick aduk bersih & berfungsi dengan baik - Basket mie bersih & berfungsi dengan baik - Suhu boiler 98°C. | |||||||||||||||||||||||||
23 | |||||||||||||||||||||||||||
24 | 5.2. | Fryer - Keranjang bersih & berfungsi dengan baik - Capitan bersih & berfungsi dengan baik - Suhu 140 - 150°C. | |||||||||||||||||||||||||
25 | 5.3. | Griddle - Bersih - Garpu aduk 2 pasang (bersih & berfungsi dengan baik) - Spatula 2 pasang (bersih & berfungsi dengan baik) - Suhu 85°-110°C. | |||||||||||||||||||||||||
26 | 5.4. | Steamer Siomay - Panci dan tutup bersih dan berfungsid dengan baik - Tertutup rapat dan uap tidak bocor. - Kuas jenis silikon | |||||||||||||||||||||||||
27 | 5.5. | - Thermo gun, termometer tusuk, thermometer minyak, timer, digital kaliper & timbangan digital berfungsi dengan baik. - Verifikasi alat ukur yang tersedia & digunakan dalam kondisi bersih & baik serta terkalibrasi | |||||||||||||||||||||||||
28 | 6 | PROCEDURE COOKING MIE | |||||||||||||||||||||||||
29 | 6.1. | Boiling Mie - Suhu Mie 15-20 C sebelum direbus - Uraian mie tidak putus dan segera masukkan ke dalam chiller - Suhu air minimal 98°C sebelum/setelah mie dimasukkan mie - Durasi rebus mie sesuai dengan SOC & IM terupdate - 1 Keranjang boiler tidak boleh diisi lebih dari 1 pcs mie - Holding time mie maksimal 5 menit. Dicelupkan kembali 1-3 detik dan waktu penirisan 5 detik - Kuras air sebelum berwarna keruh. Kuras setengah jika kondisi rush hour - Tidak menambah air selama merebus mie - Volume air mencapai penanda batas yang ditetapkan 3-4 cm dari batas atas. - Pengadukan mie 1 - 2 kali sepanjang perebusan - Memiliki diameter 1,5-1,6 mm Visual : -Utuh, tidak banyak patahan/ tidak putus-putus - Warna kuning muda - Diameter mie standart 1,5-1,6 mm - Berat per pcs 80-85 gr - Permukaan transparan dan saat dibelah matang keseluruhan Tekstur : Tekstur mie kenyal namun tidak keras maupun over kenyal | |||||||||||||||||||||||||
30 | 6.2. | Leveling Mie - Pemisahan panci di station sesuai jenis dan level - Urutan level (cabe rawit, minyak mie, bumbu basic, kecap) - Takaran sesuai prosedur - Menggunakan sendok level sesuai fungsinya (Sendok Cabai, minyak mie, kecap, dan basic mie). | |||||||||||||||||||||||||
31 | 6.3. | Grill Mie - Maksimal 4 mie di permukaan griddle. - Di urai terlebih dahulu lalu diratakan (dibolak - balik) dengan waktu sesuai SOC/IM terupdate. - Suhu 85°-110°C sebelum mie dituangkan | |||||||||||||||||||||||||
32 | 6.4. | Topping Mie - Bawang goreng tidak berminyak, kondisi kering, tidak remuk, tidak banyak remahan halus, tidak banyak tepung (tepung pelapis cenderung tidak dominan terlihat), diberikan di bagian atas mie sebagai topping dengan takaran sesuai, berwarna golden brown atau coklat muda sesuai standar tidak gelap dan tidak ada benda asing. Renyah, tidak keras/ alot, dan tidak lembek berminyak/ berair - Dry leaf berwarna hijau, flake, kering dan tidak ada kontaminasi benda asing maupun berjamur, qty yang diberikan sesuai takaran dan diletakkan di bagian topping dengan rapi. Flake dan kering, tidak ada benda asing dan visual kehijauan - Ayam cincang ukuran sedang (tidak terlalu kecil/halus), berwarna putih - cream (tidak cokelat gelap karena menandakan over cooked), diberikan dibagian atas mie sebagai topping dengan takaran sesuai dan tidak ada kontaminan. Tekstur granul kasar (ukuran sedang), dengan serat daging ayam dan cacahan TVP (homogen), tidak kering/ keras sehingga masih juicy - Kerupuk mie bentuk sesuai standar, matang merata, tidak terlalu berminyak, tidak patah.. Kerupuk mie supplier vina makloon muncul bubling kecil cenderung merata dan tidak bantat | |||||||||||||||||||||||||
33 | 7 | PROCEDURE PRODUCT PREPARATION | |||||||||||||||||||||||||
34 | 7.1. | Cabe - Perendaman cabe 20 menit, lalu bilas dengan air bersih mengalir. - Perendaman dilakukan dalam 1 resep, cabe seberat 3.000 gram, dengan 100 gram garam, dan 5.000 gram air. - Perebusan cabe wajib menggunakan wajan, dengan waktu max. 10 menit (1 resep = 3.000 gr). - Tidak diperbolehkan melakukan penumpukan dari masing - masing resep, agar cabai yang telah ditiriskan tidak basah lagi. - Cabe giling cacahan sesuai mesh dan seragam, masih terdapat biji cabai, berwarna dominan orange-kemerahan, tingkat basah sesuai pengenceran, pengadukan merata, fresh dan tidak ada kontaminan. Pasta dengan tingkat basah sesuai standard dan cacahan sesuai mesh (tidak terlalu halus) - Alat penggiling cabe dalam kondisi baik & bersih (sebelum & sesudah digunakan) | |||||||||||||||||||||||||
35 | 7.2. | Kerupuk Mie - Minyak untuk penggorengan kerupuk mampu mencapai temperature 140 - 160°C. - Waktu proses penggorengan krupuk mie 3 menit. - 1x goreng maksimal 1 pack - Waktu penirisan selama 3 menit - Hasil produk akhir kerupuk yaitu Visual : bentuk sesuai standar, matang merata, tidak terlalu berminyak, tidak patah (kerupuk mie supplier Vinna Makloon muncul bubling kecil cenderung merata & tidak bantet). Warna golden brown, tidak terlalu gelap & tidak terlalu pucat. Tekstur: kerupuk mie renyah, tidak keras atau tidak bantet - Holding time di suhu ruang maksimal 12 jam | |||||||||||||||||||||||||
36 | 7.3. | Ayam Cincang - Sangrai ayam cincang baru dengan waktu 15 -30 menit dengan kondisi diaduk terus menerus - 1x sangrai maksimal 3 pack. - 1 pack Ayam cincang menggunakan 10 gram minyak goreng - Sisa ayam cincang di hari sebelumnya < 2.000 gram lakukan reheating selama 5 menit. - Hasil produk ayam cincang matang harus berada di minimal suhu core 80°C, dan suhu surface 75°C. - Holding time di suhu ruang maksimal 4 jam. - Hasil produk akhir Ayam Cincang yaitu, Visual : berwarna putih-cream, tidak menggumpal. tidak overcook/gosong, tidak terdapat benda asing Tekstur : Granul Kasar, terdapat potongan serat daging ayam dan cacahan TVP yang homogen (TVP terlihat sedikit gelap), potongan ayam lebih besar, tidak terlalu basah atau kering, juicy (Acin Manual/Acin Metos) | |||||||||||||||||||||||||
37 | 8 | PROCEDURE PANGSIT GORENG | |||||||||||||||||||||||||
38 | 8.1. | - KP ukuran dimensi sisi masing-masing 11,5 - 12,5 cm dan ketebalan 0,6 - 0,7 mm - AP dengan berat 14-16 gr | |||||||||||||||||||||||||
39 | 8.2. | - Temperature minyak untuk goreng pangsit 140 - 160°C. - Waktu penggorengan sesuai dengan ketentuan, Pangsit goreng dengan waktu proses cooking jika menggunakan Fryer selama 5 menit dan Wajan selama 6 menit - Minyak goreng di wajan sekitar ± 3 ruas jari telunjuk dari ujung atas wajan (setara dengan 5 cm) - Dalam satu kali penggorengan pangsit sisa (reheating) maks. 20 - 30 pcs, atur timer pada angka 1 menit, pada 10 detik terakhir pangsit diangkat dan ditiriskan. -'Hasil penggorengan harus langsung dimasukkan ke dalam toples, hindari mencampurnya dengan penggorengan pangsit baru. - Jumlah maximum penggorengan dalam 1 keranjang adalah pangsit goreng max. 60 pcs. - Holding time di suhu ruang maksimal 3 jam - Bentuk lipatan menyerupai kipas 6 - 7 lipatan - Suhu core minimal 78 C - Hasil produk akhir : Visual : Bentuk pangsit mengembang, matang merata, tidak terlalu berminyak, isian adonan matang merata dengan masih terdapat serat daging dari cacahan daging, homogen, tidak terdapat kontaminasi, kulit tidak patah/robek Tekstur : Tekstur kulit renyah, tidak keras/ tidak bantat | |||||||||||||||||||||||||
40 | 9 | PROCEDURE UDANG RAMBUTAN | |||||||||||||||||||||||||
41 | 9.1. | - Temperature minyak untuk Udang rambutan 140 - 150°C. - Waktu penggorengan sesuai dengan ketentuan, Udang rambutan 4:45 - 5:00 menit. - Jumlah maximum penggorengan dalam 1 keranjang adalah 4 porsi (untuk mix dimsum maksimal 9-10 porsi) - Batas penumpukan dalam penyimpanan di Seal Pack maks. 1 layer - Volume minyak goreng diisi sampai batas maksimal tangki fryer (23 liter). - Suhu core produk minimal 78 C - Hasil produk akhir : Visual : Bentuk bulat dan terdapat surai naga yang menyelimuti pentol secara merata dengan ukuran 5 cm, mengembang sempurna, warna permukaan golden brown dan warna adonan cream dan tidak ada kontaminasi benda asing Tekstur : Tekstur surai naga renyah tidak bantat/ keras, Juicy tidak keras/ padat/ alot, tidak kopong, terdapat cacahan daging sehingga masih berserat daging | |||||||||||||||||||||||||
42 | 10 | PROCEDURE UDANG KEJU | |||||||||||||||||||||||||
43 | 10.1. | - Temperature minyak untuk Udang keju 140 - 150°C. - Waktu penggorengan sesuai dengan ketentuan, Udang keju 4:45 - 5:00 menit, Udang keju frozen 4 Menit - Suhu core produk minimal 78 C - Jumlah maximum penggorengan dalam 1 keranjang adalah UK 9 porsi. - Batas penumpukan dalam penyimpanan di Seal Pack maks. 2 layer - Volume minyak goreng diisi sampai batas maksimal tangki fryer (23 liter). - Hasil produk akhir : Visual : semua bagian terselimuti tepung panir, warna golden brown, bagian keju tidak bocor, tidak terdapat benda asing pada bagian dalam adonan maupun luar Tekstur : Bagian Luar renyah, Bagian dalam juicy (tidak keras) dan lumer bagian kejunya | |||||||||||||||||||||||||
44 | 11 | PROCEDURE LUMPIA UDANG | |||||||||||||||||||||||||
45 | 11.1. | - Temperature minyak untuk Lumpia Udang 140 - 150°C. - Waktu penggorengan sesuai dengan ketentuan, lumpia udang 4:45 - Suhu core produk minimal 78°C - Jumlah maximum penggorengan dalam 1 keranjang adalah Lumpia 10 porsi. - Volume minyak goreng diisi sampai batas maksimal tangki fryer (23 liter). - Hasil produk akhir : Visual : Bentuk pipih memanjang, dengan warna kulit golden brown , kulit tidak mengelupas/rusak, terdapat potongan serutan wortel pada adonan dan homogen, tidak terdapat benda asing pada bagian dalam adonan maupun luar Tekstur : Bagian kulit : renyah, namun ada bagian kenyal antara kulit yang menempel dengan adonan Bagian adonan : juicy, tidak terlalu padat/keras, mengikat, tekstur adonan masih terdapat cacahan/serat daging | |||||||||||||||||||||||||
46 | 12 | PROCEDURE SIOMAY | |||||||||||||||||||||||||
47 | 12.1. | - Suhu air 98°C sebelum proses steam - Maksimal steam 2 pack dalam 1 keranjang - Maksimal 4 pack / 2 keranjang dalam 1x proses steam - Posisi permukaan siomay menghadap ke bawah (terbalik) pada saat proses steam. - Durasi steam 16 menit. - Setelah 16 menit, pindahkan keranjang siomay bagian bawah ke bagian atas agar siomay tidak overcooked. - Suhu Core produk Min 85 C - Setelah steam suhu terjaga min 70 C Selama 1 Jam - Siomay dalam keadaan terpisah menjadi satuan sebelum di steam - Mengoleskan minyak terlebih dahulu ke dasar keranjang - Reheating siomay yang sudah dingin dilakukan selama 1 - 2 menit, menggunakan api kecil - Reheating siomay sisa tidak habis terjual dilakukan selama 5 menit, menggunakan api besar. Visual: Kulit berwarna kuning muda, kulit tidak terkelupas menempel dengan adonan, bentuk rapi, seragam dan terdapat topping merah di satu titik atas siomay, Warna adonan cream dengan cacahan lebih kasar/ besar dari dimsum lain dan tidak ada kontaminasi benda asing Tekstur : Tekstur adonan terdapat cacahan daging (berserat daging) lebih besar dari dimsum lain, juicy namun mengikat, Tekstur kulit lembut, tidak keras , tidak over kenyal (effort mengunyah dan menelan/ "ngaret"), tidak kematangan sehingga tekstur cenderung mudah hancur dan berair | |||||||||||||||||||||||||
48 | 13 | PROCEDURE SERVING | |||||||||||||||||||||||||
49 | 13.1. | - Serving Plate (Piring, Klakat, dan Gelas) bersih dan layak - Food Safety Serving Standard (Prosedur memegang alat saji) telah dijalankan dengan baik. | |||||||||||||||||||||||||
50 | 13.2. | - Seluruh makanan yang akan disajikan ke konsumen dalam keadaan hangat (ukur suhu surface produk minimal 60°C) - (Siomay, UR, UK & Lumpia) | |||||||||||||||||||||||||
51 | 14 | PROCEDURE BAR | |||||||||||||||||||||||||
52 | 14.1. | Pembuatan Teh - biang teh & finished product - biang gula - Hasil produk akhir Visual : Warna coklat kemerahan khas teh, tidak ada endapan/ampas teh, tidak ada kontaminasi benda asin | |||||||||||||||||||||||||
53 | 14.2. | Pembuatan es buah - Gobak sodor & finished product - Teklek & finished product Visual : Warna minuman pink cerah, terdapat topping buah dalam keadaan sesuai standar (tidak busuk, tekstur sesuai standar), terdapat topping jelly dan cincau hitam keadaan sesuai standar potongan, gramasi topping sesuai, dan tidak ada kontaminasi benda asing - Petak umpet & finished product Visual : Warna minuman kuning pucat cerah, terdapat topping dalam keadaan sesuai standar (tidak busuk, tekstur sesuai standar), potongan dan gramasi topping sesuai | |||||||||||||||||||||||||
54 | 14.3. | Pembuatan Lemon Tea - Biang Lemon tea & finished product Visual : Warna coklat gelap, tidak ada kontaminasi benda asing Pembuatan Orange - Biang Orange & finished product Visual : Warna orange terang, tidak ada kontaminasi benda asing | |||||||||||||||||||||||||
55 | 15 | BRAND IMAGE | |||||||||||||||||||||||||
56 | 15.1. | Eksterior - Logo "Mie Gacoan" (neon box) di bagian luar terpasang dengan benar, tidak rusak, tidak kusam, dan dapat menyala dengan baik. - Tampilan resto bagian luar seperti pagar, dinding, atap yang terlihat customer dalam kondisi baik. - Halaman resto harus dalam kondisi rapi dan bersih, tidak boleh ada PKL atau bangunan liar, serta memastikan tidak ada obstacle di area resto. | |||||||||||||||||||||||||
57 | 15.2. | Interior - Logo "Mie Gacoan" (neon box) di bagian dalam terpasang dengan benar, tidak rusak, tidak kusam, dan dapat menyala dengan baik. - Tampilan resto bagian dalam seperti pagar pembatas, dinding, plafon yang terlihat oleh customer dalam kondisi baik. - Memastikan tidak ada obstacle yang berada di dalam area resto yang mengganggu kenyamanan customer. - Material promosi bagian dalam terpasang dengan baik dan terbaca oleh customer. - Furniture resto dalam kondisi baik - Fasilitas resto (toilet, wastafel, mushola dll) dalam kondisi baik | |||||||||||||||||||||||||
58 | 16 | PEST CONTROL | |||||||||||||||||||||||||
59 | 16.1. | Hama di store terkendali dan tidak ada indikasi dari serangan hama | |||||||||||||||||||||||||
60 | 16,2 | - Pest control peta penempatan umpan tersedia, mampu mengendalikan pest yang teridentifikasi dan secara teratur diperbaharui sesuai dengan kondisi aktual - Pengendalian hama dilakukan sesuai jadwal dan jadwal serta laporan kunjungan didokumentasikan (lengkap dengan tindakan yang dilakukan selama kunjungan), serta ada bukti follow up dari setiap hasil treatment pest control | |||||||||||||||||||||||||
61 | |||||||||||||||||||||||||||
62 | AUDITOR | AUDITEE | DIKETAHUI | ||||||||||||||||||||||||
63 | Pak Abdul | Sabrina Salwa | Pak Fardiansyah | ||||||||||||||||||||||||
64 | (MANAGER IC) | (QUALITY CONTROL) | (STORE MANAGER) | ||||||||||||||||||||||||
65 | |||||||||||||||||||||||||||
66 | |||||||||||||||||||||||||||
67 | |||||||||||||||||||||||||||
68 | |||||||||||||||||||||||||||
69 | |||||||||||||||||||||||||||
70 | |||||||||||||||||||||||||||
71 | |||||||||||||||||||||||||||
72 | |||||||||||||||||||||||||||
73 | |||||||||||||||||||||||||||
74 | |||||||||||||||||||||||||||
75 | |||||||||||||||||||||||||||
76 | |||||||||||||||||||||||||||
77 | |||||||||||||||||||||||||||
78 | |||||||||||||||||||||||||||
79 | |||||||||||||||||||||||||||
80 | |||||||||||||||||||||||||||
81 | |||||||||||||||||||||||||||
82 | |||||||||||||||||||||||||||
83 | |||||||||||||||||||||||||||
84 | |||||||||||||||||||||||||||
85 | |||||||||||||||||||||||||||
86 | |||||||||||||||||||||||||||
87 | |||||||||||||||||||||||||||
88 | |||||||||||||||||||||||||||
89 | |||||||||||||||||||||||||||
90 | |||||||||||||||||||||||||||
91 | |||||||||||||||||||||||||||
92 | |||||||||||||||||||||||||||
93 | |||||||||||||||||||||||||||
94 | |||||||||||||||||||||||||||
95 | |||||||||||||||||||||||||||
96 | |||||||||||||||||||||||||||
97 | |||||||||||||||||||||||||||
98 | |||||||||||||||||||||||||||
99 | |||||||||||||||||||||||||||
100 | |||||||||||||||||||||||||||