ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUAFAGAHAIAJALAMANAOAQARASATAUAVBBBCBDBEBFBGBHBI
1
DATA KEGIATAN PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN DI KABUPATEN BULELENG TAHUN 2026
2
3
NONo Surat TugasTanggal Surat TugasPetugasTanggal PemeriksaanNAMA SARANAAlamatTelp SaranaIzin (NIB/SIA)Tanggal IzinMasa BerlakuNama Pemilik/Pimpinan SaranaNama PenanggungjawabNomor SIPA/SIPTTKMasa BerlakuJenis SaranaProduksi / DistribusiDeputiBulanKabupatenKecamatanKeterangan TemuanMK/TMKTLTanggal Surat Tindak Lanjut INo Surat Tindak Lanjut IBatas waktu (tanpa hari sabtu dan minggu, hari libur nasional, dan hari libur fakultatif)Lama penyelesaian laporan tindak lanjutStatus Penyelesaian Laporan Tindak LanjutTanggal Surat Tindak Lanjut IITanggal CAPA IBatas tanggal CAPA IStatus CAPA ITanggal Open CAPA ITanggal Perbaikan CAPA ITanggal Closed CAPATambahanNomor BAP
4
5
1PW.04.02.9C.01.26.1420-Jan-2026Arta, Arif22-Jan-2026Clandys Ngurah RaiJl. Ngurah Rai No.31, Singaraja0878220010899120017011741 (Clandys Ngurah Rai Belum ada di Lampiran)Luh SucianiLuh SucianiMinimarketDistribusiK3JanuariBulelengBuleleng1. Izin sarana belum mencakup sarana pada alamat tersebut diatas.
2. Penyimpanan produk pangan beberapa masih menyentuh lantai/tidak dilengkapi dengan palet dan beberapa juga bersentuhan dengan dinding, terdapat juga produk pangan yang disimpan sangat dekat dengan kamar mandi (didepan pintu kamar mandi).
3. Penyimpanan produk pangan yang memerlukan persyaratan suhu khusus (produk sosis kanzler dengan persyaratan disimpan pada suhu 4oC), disimpan pada lemari pendingin tanpa indikator suhu dan tidak dilengkapi dengan monitoring suhu.
4. Tidak terdapat program pengendalian dan fasilitas pengendalian hama baik pada outlet maupun gudang.
5. Fasilitas toilet belum dilengkapi dengan pengering tangan.
MKSurat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan22-Jan-2026T-PW.04.02.9C.01.26.35 9-Mar-20260Mohon Isi Tanggal Surat Tindak Lanjut18-Mar-202623-Feb-2026Terlambat
6
2PW.04.02.9C.01.26.1420-Jan-2026Arta, Arif21-Jan-2026Clandys Dewi SartikaJl. Dewi Sartika Utara No.1, Singaraja081916170328-WardiasihWardiasihMinimarketDistribusiK3JanuariBulelengBuleleng1. Pihak sarana belum bisa menunjukkan ijin berusaha yang dimiliki.
2. Terdapat produk pangan yang disimpan tanpa alas/pallet yaitu produk yang
disimpan digudang.
3. Suhu lemari pendingin tidak terbaca, sementara terdapat produk pangan yang
harus dipantau suhu penyimpanannya.
4. Sarana tidak mempunyai program dan fasilitas pengendalian hama.
5. Fasilitas toilet belum lengkap, tidak terdapat sabun, pengering tangan dan
petunjuk cuci tangan.
TMKPeringatan27-Jan-2026T-PW.04.02.9C.01.26.406-Mar-20264Tepat Waktu23-Feb-202626-Feb-2026OK
7
3PW.04.02.9C.01.26.1320-Jan-2026Keni, Maya21-Jan-2026Clandys Surapati Jalan Surapati Nomor 101 Kampung Baru, Kabupaten Buleleng087763196661-Luh Dona WiyantiLuh Dona Wiyanti--SupermarketDistribusiK3JanuariBulelengBuleleng1. Tidak tersedia dokumentasi verifikasi/kalibrasi alat pengukur suhu pada freezer
oleh teknisi eksternal.
2. Tidak dilakukan pemeriksaan izin edar produk pangan olahan pada saat
penerimaan.
3. Tidak tersedia catatan monitoring pengecekan suhu pada chiller atau freezer
untuk memastikan suhu penyimpanan produk pangan tertentu sesuai dengan
yang dipersyaratkan.
4. Belum dilakukan pemisahan produk pangan mengandung babi (Ma-Ling dan
Abon Babi) pada rak display.
TMKPeringatan22-Jan-2026T-PW.04.02.9C.01.26.376-Mar-20261Tepat Waktu31-Jan-202623-Feb-2026OK
8
4PW.04.02.9C.01.26.1420-Jan-2026Arta, Arif21-Jan-2026Indomaret A Yani 167EJl. Ahmad Yani No.167E, Buleleng081803684113-Saipul RahmanSaipul Rahman--MinimarketDistribusiK3JanuariBulelengBuleleng1. Pihak sarana belum bisa menunjukkan ijin berusaha yang dimiliki.
2. Terdapat produk pangan yang disimpan tanpa alas/pallet yaitu produk yang
disimpan digudang, dan terdapat produk pangan yang bersentuhan langsung
dengan produk non-pangan.
3. Sarana tidak melakukan monitoring suhu untuk produk yang disimpan pada
suhu 4oC yaitu produk sosis Kanzler, dimana pada saat pemeriksaan suhu
lemari pendingin 13oC.
MKSurat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan27-Jan-2026T-PW.04.02.9C.01.26.416-Mar-20264Tepat Waktu27-Jan-202626-Feb-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
9
5PW.04.02.9C.01.26.1320-Jan-2026Keni, Maya21-Jan-2026KSA Banyuning Jl. Gempol No.17, Banyuning, Buleleng087861000107NIB 1807240059941--Wayan Bina RenatasuraWayan Bina Renatasura--MinimarketDistribusiK3JanuariBulelengBuleleng1. Belum dapat menunjukkan bukti catatan pelaksanaan kalibrasi/verifikasi alat
ukur timbangan (M);
2. Belum tersedia catatan monitoring pengecekan suhu pada kulkas dan chiller
produk beku (M);
3. Pemajangan produk minuman beralkohol tidak ditempatkan terpisah dari
produk minuman non alkohol (M);
4. Tempat sampah di luar arena sarana tidak berpenutup sehingga ditemukan
ceceran sampah di sekitarnya (m);
5. Fasilitas cuci tangan tidak lengkap, belum tersedia petunjuk cuci tangan dan
pengering tangan (m).
TMKPeringatan28-Jan-2026T-PW.04.02.9C.01.26.426-Mar-20265Tepat Waktu27-Feb-2026Follow Up CAPA nya gaes
10
6PW.04.02.9C.02.26.334-Feb-2026Laksmi, rifqi5-Feb-2026indomaretjl. dewi sartika selatan, kaliuntu, buleleng081936617539---komang redi astawanhana sofia--MinimarketDistribusiK2FebruariBulelengBulelengDitemukan hal sebagai berikut yaitu sarana tidak dapat menunjukan dokumen izin
berusaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB).
MKSurat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan5-Feb-2026T-PW.02.02.9C.02.26.5230-Mar-20260Mohon Isi Tanggal Surat Tindak Lanjut9-Mar-2026Follow Up CAPA nya gaes
11
7PW.04.02.9C.02.26.364-Feb-2026Abi, Arif11-Feb-2026MurniJl. Ahmad Yani No.194, Singaraja0819385601680404230064382--Made PuriasihMade Puriasih--KosmetikDistribusiK2FebruariBulelengBulelengDitemukan memajang / menjual produk kosmetik Tanpa Izin Edar (TIE)TMKPeringatan11-Feb-2026T-PW.03.02.9C.02.26.606-Apr-20260Mohon Isi Tanggal Surat Tindak Lanjut4-Mar-202613-Mar-2026OK
12
8PW.04.02.9C.02.26.365-Feb-2026Abi, Arif11-Feb-2026Toko WiliaanJl. A. Yani No. 285, Singaraja087762614330---I Gede SadraI Gede Sadra--TokoDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng1. Sarana belum melakukan monitoring pengecekan suhu dan/atau kelembaban
pada produk-produk yang disimpan dengan ketentuan khusus. (M)
2. Belum memberikan identitas dan peringatan yang jelas terhadap minuman
beralkohol yang dipajang. (m)
3. Belum ada tindakan pencegahan hama tikus seperti penggunaan
lem/perangkap. (M)
TMKPeringatan24-Feb-2026 T-PW.04.02.9C.02.26.786-Apr-20267Tepat Waktu5-Feb-202631-Mar-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
13
9PW.04.02.9C.02.26.334-Feb-2026Laksmi, rifqi5-Feb-2026M Mart SRJ 15Kompleks Pertokoan Singaraja Hotel, Jl. Surapati, Singaraja0895805007000---Amir MahmudAmir Mahmud--MinimarketDistribusiK3FebruariBulelengBulelengFasilitas cuci tangan yang tersedia tidak dilengkapi dengan petunjuk cuci tangan dan pengering tanganMKSurat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan6-Feb-2026T-PW.04.02.9C.02.26.5330-Mar-20261Tepat Waktu9-Feb-202610-Mar-2026OK
14
10PW.03.02.9C.02.26.344-Feb-2026Abhi, Arif5-Feb-2026Bali Sun SpiritJl. Ratna No.31, Desa/Kelurahan Kaliasem, Kec. Banjar, Kab. Buleleng0877625897919120101231647/91201012316470001001520-Mei-2025I Putu JimmyI Putu Jimmy Kanda Prawira Susila503-38.19/025/SIPTTK/DPMPTSP/202426-Mei-2027KosmetikProduksiK2FebruariBulelengBuleleng-Tidak terdapat ruang antar barang/Passbox sesuai dengan
persetujuan denah/ Passbox antara ruang pengolahan dan
nonpengolahan hanya berupa lubang kotak tanpa pintu dari masingmasing sisinya
- Langit-langit pada ruang bahan baku bocor, ditandai dengan
bekas kebocoran pada plafon
- Terdapat ventilasi yang tidak dilengkapi dengan pengaman
untuk mencegah masuknya binatang pengerat
- Area karantina, area reject dan beberapa area lainnya tidak
digunakan sebagai mana mestinya
-Tidak ada label status kebersihan peralatan
-Tidak tersedia catatan pengolahan dan pengemasan batch
-Tidak semua produk dicantumkan nomor bets
-Setiap bahan awal yang diterima tidak diberi label identitas dan
label status.
-Tidak dilakukan pengawasan terhadap bahan awal yang diterima
-Tidak tersedia catatan persediaan untuk setiap bahan awal.
-Tidak dilakukan pengawasan terhadap bahan awal yang diterima.
-Tidak dilakukan pemeriksaan dan/atau pengujian terhadap bahan
awal
-Tidak dilakukan pemeriksaan dan/atau pengujian terhadap setiap
batch produk jadi
-Tidak tersedia catatan pemeriksaan dan/ atau pengujian untuk
setiap bahan awal dan produk jadi
-Tidak tersedia dokumen Dokumen spesifikasi untuk bahan baku,

bahan pengemas, produk antara, produk ruahan dan produk jadi,
tidak tersedia atau tidak lengkap
-Produk ruahan tidak diberi label yang jelas
-Tidak tersedia catatan persediaan bahan baku
-Penandaan pada produk tidak memenuhi ketentuan karena tidak
lengkap, seperti belum mencantumkan no. bets dan kedaluarsa
-Sarana belum memiliki DIP
Peringatan12-Feb-2026T-PW.03.02.9C.02.26.6130-Mar-20265Tepat Waktu30-Jun-202616-Mar-2026Terlambat30-Jun-2026
15
11PW.04.02.9C.02.26.3910-Feb-2026Keni, Melissa10-Feb-2026TOB MandarinJalan Surapati Nomor 47,Singaraja, Kabupaten Buleleng085339472363Izin Toko Obat 12/5/2025Wendra Saputra AstawaKetut Agus Widana, S.FarmToko ObatDistribusiK2FebruariBulelengBuleleng1. Izin Toko Obat yang dimiliki sarana telah habis masa berlakunya pada 5 Desember 2025 dan SIPTTK a.n Ketut Agus Widiana, S.Farm. telah berakhir pada 28 Desember 2025 yang saat ini sedang dalam proses perpanjangan namun terkendala sistem yang mengalami gangguan. (minor) 2. Sarana tidak melakukan monitoring suhu pada tempat penyimpanan produk, pada saat pemeriksaan terdapat termometer yang menunjukkan suhu 31oC (mayor) 3. Terdapat produk di etalase kaca yakni Sai Wei An Kapsul yang seharusnya disimpan pada suhu dibawah 30oC namun suhu pada ruangan menunjukkan 31o C. (mayor) 4. Penyimpanan produk telah menggunakan kartu stok, namun pengeluaran barang pada kartu stok belum dicatat secara konsisten. (minor)MKPeringatan13-Feb-2026T-PW.02.02.9C.02.26.622-Apr-20263Tepat Waktu6-Mar-202617-Mar-2026OK31-Mar-20267-Apr-20267-Apr-2026
16
12PW.04.02.9C.02.26.3910-Feb-2026Keni, Melissa10-Feb-2026M Mart SRJ 10 Jalan Seririt-Singaraja, Pemaron, Kab. Buleleng081907409811Putu Surya YogaPutu Surya YogaMinimarketDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng1. Pemilik sarana belum dapat menunjukan izin usaha dan tidak memiliki
wawasan memadai terkait pengendalian keamanan pangan, dimana tidak
memahami tentang izin edar produk yang diperjuabelikan (m);
2. Ventilasi pada gudang dalam kondisi berlubang yang berpotensi dimasuki hama
sehingga dapat mempengaruhi mutu produk (m);
3. Saat penerimaan pangan olahan belum melakukan pengecekan terhadap
nomor izin edar (BPOM RI MD. ML maupun PIRT) dan belum melakukan
pengecekan suhu produk (m);
4. Ditemukan produk es krim dan adem sari kaleng dengan kemasan yang rusak
di tempat pemajangan (M);
5. Tidak tersedia catatan pengecekan suhu pada chiller yang dimiliki (M);
6. Terdapat produk pangan AMDK (Aqua botol 1,5L; Pristine; dan Leminerale
galon 15 L) yang masih diletakan di lantai tanpa palet dan ditemukan juga
produk dengan kemasan kaleng yang penyok (M);
7. Chiller penyimpan minuman beralkohol (beer yang mengandung alkohol lebih
dari 4%) diberi penandaan berupa wobbler dengan tulisan “no alcohol” (m);
8. Terdapat investasi hama yang dibuktikan dengan produk pangan yang rusak
karena digigit tikus (M);
9. Lubang angin di gudang masih terbuka sehingga bisa menyebabkan hama
masuk yang membuat produk pangan jadi rusak (M);
10.Tidak tersedia fasilitas cuci tangan beserta dengan perlengkapannya (M);
11.Tidak tersedia tempat untuk menyimpan barang pribadi staf/personel toko (m).
TMKPeringatan20-Feb-2026 T-PW.04.02.9C.02.26.722-Apr-20266Tepat Waktu1-Jul-202627-Mar-2026Follow Up CAPA nya gaes
17
13PW.04.02.9C.02.26.4211-Feb-2026Arta, Satya12-Feb-2026Toko CeriaaaJl. Gede Wangsa, BD. Dangin Margi, Ds. Pemaron, Buleleng083115150371503-12/060/SIUP/DPMPTSP/202124-Feb-2021Made mertaLuh SuantiniMinimarketDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng1. Pada saat penerimaan produk pangan belum melaksanakan pemeriksaan
nomor pendaftaran dan suhu produk bagi produk yang dipersyaratkan
2. Terdapat beberapa produk pangan yang diletakkan masih menyentuh lantai
3. Produk minuman beralkohol sudah diletakkan terpisah namun belum diberi
identitas/label
4. Produk kedaluwarsa sudah diletakkan terpisah namun belum diberi
identitas/label
5. Belum terdapat fasilitas pengendalian hama
6. Fasilitas cuci tangan belum dilengkapi dengan petunjuk dan pengering cuci
tangan
MKSurat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan19-Feb-2026T-PW.04.02.9C.02.26.687-Apr-20263Tepat Waktu18-Mar-202626-Mar-2026OK
18
14PW.04.02.9C.02.26.4211-Feb-2026Arta, Satya12-Feb-2026Apotek Ina FarmaJl. A. Yani No. 87, Kel. Kaliuntu, Kec. Buleleng081805588424127200042136500032-Jan-2022Apt. Boy Yunaidy, S.Farm., M.Farm., Klin Apt. Boy Yunaidy, S.Farm., M.Farm., Klin 503-38.18/081/SIPA/DPMPTSP/202125-Nov-2026ApotekDistribusiK1FebruariBulelengBuleleng1. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bahwa Apotek Ina Farma
melakukan pelanggaran Mayor/sedang terkait pengelolaan Obat yang tidak sesuai
ketentuan, yaitu:
1. Lemari penyimpanan narkotika/psikotropika belum dilengkapi 2 kunci yang berbeda.
2. Penyimpanan obat rusak/kedaluwarsa belum dilengkapi dengan catatan / inventarisasi dan belum diberikan identitas.
3. Pengisian kartu stok tidak tertib dilakukan sehingga terdapat selisih obat antara yang terdapat di kartu stok dan jumlah fisik obat golongan psikotropika, antara lain:
Nama Obat Jadi Satuan No. Bets ED Fisik Kartu Stok Selisih
Valisanbe 2 Tablet FG2856 26 Jul 27 825 837 12
4. Penyerahan obat keras sebagian besar tidak dilengkapi dengan resep termasuk antibiotik.
5. Pelaporan SIPNAP belum dilakukan secara rutin.

2. Selain itu, Apotek Ina Farma juga terbukti melakukan pelanggaran
minor/ringan, yaitu:
1. Surat pesanan belum diarsipkan bersatu dengan faktur pembelian.
2. Penerimaan obat belum melakukan pengecekan terhadap nomor izin edar dan nama produsen.
3. Penyimpanan produk infus di Gudang belum dilengkapi dengan Palet.
4. Terdapat produk non obat (canang) yang disimpan pada kulkas penyimpanan obat CCP.
5. Selisih stok pada saat stok opname belum didokumentasikan dalam Berita Acara Investigasi Selisih Stok.
6. Beberapa resep belum memuat informasi umur dan jenis kelamin pasien, identitas dokter dan paraf dokter penulis resep termasuk untuk resep obat-obat tertentu (Haloperidol, Trihexyphenidyl).
7. Resep belum diarsipkan secara teratur (tanggal dan no. urut)
8. Arsip resep OOT masih disimpan bersatu dengan obat lain.
MKPeringatan20-Feb-2026T-PW.01.10.9C.02.26.707-Apr-20264Tepat Waktu14-Feb-202627-Mar-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
19
15PW.04.02.9C.02.26.4613-Feb-2026ayu, laksmi18-Feb-2026lianta jayajl. patimura no 15, singaraja0813386868082306220029341--Rudiawanrudiawan--tokoDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng1. Pihak sarana tidak mendokumentasikan berkas dokumen retur serta faktur
pembelian dengan rutin dan teratur.
2. Ditemukan menjual produk tanpa izin edar berupa soun dan es batu konsumsi.
Produk soun berasal dari Klatakan, Situbondo sesuai dengan yang tercantum
pada label produk, terhadap produk tersebut telah diturunkan dari pajangan dan
dilakukan pemusnahan oleh pihak sarana dengan dilengkapi berita acara
pemusnahan dan disaksikan petugas Loka POM di Kabupaten Buleleng.
Sedangkan untuk es batu konsumsi tidak dilengkapi label produk dan menurut
keterangan pelaku usaha berasal dari PT Mura, Denpasar.
TMKPeringatan Keras19-Feb-2026T-PW.04.02.9C.02.26.659-Apr-20261Tepat Waktu18-Feb-202626-Mar-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
20
16PW.04.02.9C.02.26.4613-Feb-2026ayu, laksmi18-Feb-2026Toko NatunaJln Merak No 27082341431998220224008394422-Feb-2024I Putu YasaKetut Sukenadi--tokoDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng Kondisi sarana tidak layak dimana kebersihan lantai, rak dan produk tidak
terjaga. Terdapat debu dan kotoran tikus hampir diseluruh rak bahkan ditemukan
kotoran tikus di dalam produk curah jagung pipil mentah.
2. Ditemukan produk kedaluwarsa masih dipajang dan diletakkan bersama dengan
produk layak jual.
3. Ditemukan memajang produk kental manis dalam kaleng dimana kondisi kaleng
sudah berkarat.
4. Ditemukan dinding dan langit-langit kotor (dengan sarang laba-laba).
5. Menjual produk minuman ready to drink (RTD) yaitu milky jelly, milky soya, kunyit
belum dilengkapi tanggal kedaluwarsa dan tanggal produksi (dimana umur
simpan < 7 hari).
6. Melakukan kegiatan pengemasan produk sembako disamping/dekat dengan
pengemasan bensin. Kegiatan pun dilakukan bersamaan.
7. Belum ada tindakan pencegahan hama tikus seperti penggunaan
lem/perangkap. Pada saat pengawasan berlangsung terlihat tikus dan banyak
kotorannya di dalam area toko.
TMKPeringatan19-Feb-2026T-PW.04.02.9C.02.26.669-Apr-20261Tepat Waktu20-Feb-202626-Mar-2026OK
21
17PW.01.10.9C.02.26.4813-Feb-2026Melissa, keni18-Feb-2026Abian JaheBanjar Dinas Kawanan, Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kab. Buleleng.087863000903NIB 310821004648528-Des-2021Komang KsamawanMade Tresia Pramasta Diva, S.FarmUKOTProduksiK2FebruariBulelengBuleleng1. Tempat cuci tangan tidak dilengkapi dengan poster cuci tangan, sabun dan
pengering tangan.
2. Personel sudah menggunakan penutup kepala, makser, sarung tangan dan baju
kerja namun belum dilengkapi dengan alas kaki.
3. Sarana telah memiliki program, prosedur sanitasi ruangan dan peralatan namun
pencatatannya tidak dilakukan secara konsisten yang dibuktikan dengan
pencatatan kegiatan sanitasi ruangan terakhir pada bulan Desember 2025
sedangkan pada program sanitasi ruangan diatur bahwa lampu, langit-langit,
jendela dan ventilasi serta tempat cuci tangan dibersihkan setiap minggu sekali.
4. Terdapat perbedaan informasi pada label yang disetujui dengan label yang
digunakan pada saat produksi yakni : pencantuman logo halal, logo perusahaan
abian jahe, nama perusahaan berubah menjadi Abian Jahe Alami
5. Catatan produksi yang terdiri dari : catatan penerimaan bahan mentah, kartu
persediaan bahan mentah, kartu persediaan bahan pengemas, catatan higiene
perorangan, catatan pelaksanaan pelulusan produk jadi, catatan penyimpanan
dan pendistribusian produk dan catatan pengendalian hama ruang produksi tahun
2025 tidak tersedia (form dalam kondisi kosong)
6. Sarana belum pernah melaporkan monitoring efek samping produk namun sudah
diarahkan untuk membuat akun pada web eMESOT dan akan melakukan
pelaporan MESOT.
MKSurat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan20-Feb-2026T-PW.02.02.9C.02.26.719-Apr-20262Tepat Waktu7/5/202619-Mei-202627-Mar-2026Terlambat20-Mei-2026
22
18PW.04.03.9C.02.26.5123-Feb-2026Sri, Anis, Nuril24-Feb-2026CV. Crystal Wholesale SingarajaJl. P. Jawa No.5, Banyuning, Singaraja08214717827091200032402772-Jul-2019Agus WiyantoKomang Arnawan--Gudang/DistributorDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng1. Kondisi kebersihan Gudang belum terjaga optimal, ditandai dengan adanya
sarang laba-laba serta kotoran tikus dan/atau kelelawar yang berpotensi
menimbulkan risiko kontaminasi (m);
2. Pemeriksaan terhadap produk pangan yang datang sudah dilakukan namun
belum menyeluruh. Perlunya dilakukan pemeriksaan juga terhadap legalitas
produk (MD/ML) (m);
3. Area loading/fasilitas penerimaan tidak digunakan untuk tempat penerimaan
barang. Loading barang dilakukan dengan memasukan mobil langsung ke
Gudang (m);
4. Tempat pemajangan di Gudang dalam kondisi kotor (m);
5. Ditemukan produk tepung disimpan bersentuhan langsung dengan dinding (m);
6. Pangan berpeluang tidak terlindungi dari pencemaran kotoran hewan pada
kemasan sekunder produk susu kaleng (M);
7. Tempat sampah belum berpenutup (m);
8. Masih ditemukan infestasi hama tikus (M);
9. Belum dilakukannya evaluasi pengendalian hama untuk menilai efektifitas
program (M);
10. Ventilasi gudang penyimpanan sembako tidak dilengkapi kasa (m);
11. Tidak tersedia catatan pelaporan Kesehatan (m);
12. Fasilitas cuci tangan belum dilengkapi dengan sabun, pengering tangan dan
petunjuk cuci tangan (m).
TMKPeringatan27-Feb-2026T-PW.04.02.9C.02.26.8315-Apr-20263Tepat Waktu6-Apr-2026Follow Up CAPA nya gaes
23
19PW.04.03.9C.02.26.5123-Feb-2026Sri, Anis, Nuril24-Feb-2026ABD FoodmartJl. Udayana Barat No.2A, Banyuasri, Singaraja087863191757Kevin PratamaMade Ayu Hati--Sarana Ritel Pangan ModernDistribusiK3FebruariBulelengBuleleng1. Penerangan di gudang penyimpanan tidak cukup untuk melakukan pekerjaan,
pemeriksaan produk dan pembersihan (m);
2. Pemeriksaan saat penerimaan pangan olahan sudah dilakukan, namun belum
menyeluruh khususnya terkait pemeriksaan nomor izin edar (NIE) (m);
3. Pangan berpeluang tidak terlindungi dari pencemaran karena masih melakukan
proses pengemasan ulang (M);
4. Menjual produk yang tidak memiliki nomor izin edar (MD/ML/PIRT) sesuai
regulasi yang berlaku (M);
5. Tempat sampah yang tersedia di luar sarana tidak berpenutup (m);
6. Fasilitas cuci tangan yang tersedia belum dilengkapi dengan pengering tangan
dan panduan cuci tangan (m);
7. Belum dilakukan pelatihan personel yang terdokumentasi khususnya terkait
pemeriksaan legalitas produk pangan olahan saat pengadaan/penerimaan (M).
TMKPeringatan Keras25-Feb-2026T-PW.04.02.9C.02.26.8215-Apr-20261Tepat Waktu1-Apr-2026Follow Up CAPA nya gaes
24
20PW.04.02.9C.03.26.806-Mar-2026Sri, Nuril9-Mar-2026Puskesmas Gerokgak IIJl. Seririt-Gilimanuk, Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng087815192018dr. I Nyoman SuardyatmaApt. Putu Tedi Suryadi, S.Farm503-38.18/007/SIPA/DPMPTSP/20258-Mar-2030PuskesmasDistribusiK1MaretBulelengGerokgak1.1 Ditemukan produk yang telah kedaluwarsa di lemari penyimpanan yang belum dipisahkan penyimpanannya
1.2. Terdapat relokasi barang dari Puskesmas Tejakula I namun belum terdapat dokumen lengkap terkait bukti permohonan dari Puskesmas Gerokgak II
1.3. Ditemukan adanya selisih stok obat apotek dengan di kartu stok
1.4. Terdapat penyerahan obat antibiotik cefadroxil 20 kapsul tanpa resep pada tanggal 11 Februari 2026 atas permintaan dari Puskesmas Pembantu (Pustu) Banyupoh.
1.5. Penyimpanan Psikotropika belum menggunakan lemari dengan 2 kunci yang berbeda.
1.6. Terdapat penyerahan obat diazepam 5 mg pada tanggal 3 maret 2026 yang diduga telah kedaluwarsa dikarenakan pencatatan nomor batch stok keluar tidak dilakukan dan stok yang masih tersedia seluruhnya telah kedaluwarsa.
2.1. Pencatatan monitoring suhu ruangan di Gudang farmasi tidak dilakukan secara konsisten (terakhir November 2025);
2.2. Terdapat beberapa resep dokter yang tidak mencantumkan nama dokter, No. SIP dan ttd/paraf dokter penulis resep (contoh resep tanggal 24 Februari 2026, pasien atas nama Komang Rena Putri)
2.3. Faktur pembelian yang diterima oleh petugas selain bagian farmasi belum ditandatangani oleh apoteker penanggung jawab;
TMKPeringatan Keras12-Mar-2026T-PW.01.10.9C.03.26.9428-Apr-20263Tepat Waktu15-Apr-202617-Apr-2026OK20-Apr-2026
25
21PW.01.10.9C.03.26.779-Mar-2026Abhi, satya9-Mar-2026Adi LestariJl. Seririt-Gilimanuk, Ds. Pemuteran081703125474022000562119519-Jun-2020CV Adi LestariWayan Yuni JaayantiKosmetikDistribusiK2MaretBulelengGerokgak1. Sarana memajang produk kosmetik dengan Nomor Izin Edar yang telah
kedaluwarsa pada Juni 2025 dan tidak dilakukan perpanjangan kembali dengan
rincian sebagai berikut :
No Nama produk Jumlah Keterangan
1 Kelly Pearl Cream 5 g 41 pot Tanpa Izin Edar
2 Kelly Pearl Cream 15 g 46 pot Tanpa Izin Edar
TMKPeringatan17-Mar-2026T-PW.03.02.9C.03.26.99 28-Apr-20266Tepat Waktu11-Mar-202622-Apr-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
26
22PW.01.10.9C.03.26.779-Mar-2026Abhi, satya9-Mar-2026Apotek Mulia Farma PejarakanJl. Singaraja-Gilimanuk KM 65, Ds. Pejarakan, Gerokgak0878526405470501220026735000125-Feb-2022PT. Mulia Farma Jagadisha UtamaApt. Putu Cyndi Carolina, S.Farm503-38.18/059/SIPA/DPMPTSP/202128-Jul-2026ApotekDistribusiK1MaretBulelengGerokgak1. Apotek Mulia Farma Pejarakan terbukti melakukan pelanggaran mayor/sedang,
yaitu:
1.1.Sebagian besar obat diadakan melalui PBF (PBF Mulia Abdi Sentosa),
namun terdapat beberapa obat (10 Ampul Tetagam Injeksi, 5 botol Perotec
0,1, dan 25 tube Acyclovir salep) yang dipesan dan dibeli di Apotek Mulia
Farma yang ada di jalan Setiabudi No. 19, Banyuning.
1.2.Pada kulkas tempat penyimpanan obat ditemukan menyimpan produk
selain CCP (Asi dan sarana persembahyangan)
1.3.Ditemukan menyimpan Reco tetes mata dengan syarat suhu simpan 25⁰C
pada ruangan dengan suhu 28,2⁰C.
1.4.Sebagian besar obat keras yang diserahkan tanpa dilengkapi dengan resep,
sebagian besar berupa antibiotik dan beberapa obat keras lainnya seperti
Meloxicam dan Natrium Diklofenak.
1.5.Sarana melakukan kegiatan penyerahan obat ke sarana lain seperti praktik
dokter, praktik bidan, dan perawat.
2. Apotek Mulia Farma Pejarakan terbukti melakukan pelanggaran minor/kecil,
yaitu:
2.1.Pada saat penerimaan obat belum melaksanakan pemeriksaan terhadap
NIE.
2.2.Tembok pada sarana ditemukan dalam kondisi lembab yang beresiko
mengkontaminasi produk.
2.3.Pengarsipan resep tidak dilakukan di sarana, namun dikirimkan ke kantor
pusat di Apotek Mulia Farma Banyuning.
2.4.Kartu stok elektronik belum dapat mengakomodir catatan no bets produk
yang masuk atau keluar.
2.5.Pelaporan SIPNAP belum rutin, terakhir dilaksanakan pada bulan
Desember 2025.
2.6.Belum mendokumentasikan hasil investigasi selisih stok opname.
MKPeringatan26-Mar-2026T-PW.01.10.9C.03.26.10428-Apr-20268Tepat Waktu16-Apr-202624-Apr-2026OK24-Apr-20266-Mei-2026
27
23PW.04.01.9C.03.26.829-Mar-2026Arta, Maya9-Mar-2026Gwan Gwan HooBr. Dinas Brongbong, Ds. Celukan Bawang081916412277912010412150310-Jan-2019Indra ArtantoPangan OlahanProduksiK3MaretBulelengGerokgak1. Belum melakukan perpanjangan izin edar produk yang telah habis masa berlakunya pada Februari 2025, namun tetap mlakukan proses produksi untuk Arak. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 1;
2. Terdapat barang–barang tidak terpakai pada area luar (drum–drum bekas). Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 2;
3. Terdapat tempat sampah terbuka (terbuat dari potongan drum bekas). Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 3;
4. Ditemukan jamur pada dinding dan dinding mengelupas khususnya pada ruang pemasakan, filling, gudang bahan baku & produk jadi. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 4;
5. Sudut dinding ditemukan adanya laba–laba. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 4;
6. Ditemukan debu pada lantai, pasir gemburan semut pada lantai dan beberapa sudut lantai berlumut. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 5;
7. Terdapat laba–laba dan sarangnya pada langit–langit. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 6;
8. Antara ruang filling dan ruang cuci botol tidak dilengkapi dengan curtain. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 7;
9. Tidak terdapat pengisian form pemeliharaan bangunan dan bangunan ditemukan dalam kondisi tidak terawat dan kotor. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 10;
10. Area produksi dalam keadaan berdebu, terdapat manifestasi hama seperti kecoa, semut, lalat dan laba–laba, terdapat dinding yang mengelupas dan berjamur. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 12;
11. Gudang penyimpanan bahan baku berada berdampingan dengan area luar dan pada pintu tidak dilengkapi curtain sehingga memungkinkan masuknya hama pada saat kedatangan bahan. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 14;
12. Air yang digunakan adalah air keran dari sumur bor dan belum dilakukan pengujian berkala, pengujian terakhir Januari 2024. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 15;
13. Tempat sampah pada area luar belum berpenutup dan terdapat sampah plastik di ruang destilasi & ruang pemasakan. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 22;
14. Saluran pembuangan air pada area destilasi tidak berpenutup memungkinkan masuknya hama. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 23;
15. Penempatan peralatan yang tidak terpakai pada ruang pemasakan dan fermentasi (tong fermentasi, alat masak yang rusak). Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 24;
16. Form pembersihan peralatan tidak dijalankan. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 25 dan 26;
17. Peralatan filling dan alat pengaduk belum dilakukan pembersihan. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 25 dan 26;
18. Belum terdapat kalibrasi alat ukur. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 27;
19. SOP tidak dilaksanakan, pembersihan ruangan tidak terdokumentasi, sarana/setiap ruangan dalam kondisi kotor. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 28;
20. Form sanitasi ruangan dan peralatan tidak dijalankan. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 31;
21. Terdapat BTP Perisa yang tidak tersedia dokumen spesifikasinya karena pembelian dilakukan oleh pemilik sarana. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 33 dan 36;
22. Tidak terdapat program/SOP penerimaan bahan baku, catatan penerimaan bahan baku, bahan pengemas, BTP kecuali alkohol/etanol. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 34;
23. Dokumen produksi hanya berjalan sampai bulan Juni 2025 sedangkan produksi terakhir tanggal 25 Februari 2026 dan terakhir fermentasi beras 5 Maret 2026. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 35;
24. Terdapat penambahan etanol untuk mencapai kadar alkohol yang diinginkan, namun dokumen pendaftaran e-Registrasi RBA tidak tercantum. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 37;
25. Belum tersedia dokumen yang mengidentifikasi proses produksi, prosedur pengendalian proses. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 38 dan 39;
26. Belum tersedia personel yang bertanggungjawab untuk memantau tahapan kritis. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 40;
27. Tidak melakukan pemantauan terhadap tahap–tahap kritis. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 41;
28. Tidak dilakukan evaluasi pelepasan produk akhir. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 42;
29. Tidak dijelaskan secara rinci pada SOP tahapan penanganan ketidaksesuaian produk. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 44;
30. Ditemukan investasi hama (kecoa, semut, lebah, lalat) di beberapa ruangan. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 46;
31. Toilet dalam kondisi kotor, tidak tersedia sabun cuci tangan di wastafel. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 50;
32. Program pemeriksaan kesehatan tidak sesuai dengan yang tercantum pada SOP/panduan mutu, terakhir dilaksanakan pada 26 Februari 2025 Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 53;
33. Inkonsistensi pelaksanaan pelatihan karyawan, catatan pelatihan terakhir pada 04 Februari 2025. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 54;
34. Ditemukan bahan kimia non pangan (deterjen, pembersih lantai, pembersih kaca di ruang produksi). Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 56 dan 57;
35. Belum dilakukan pemberian kode pada bahan baku, bahan pengemas, BTP dan produk akhir. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 58 dan 62;
36. Ditemukan gudang bahan baku, gula aren yang dindingnya berjamur, lembab dan kotor. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 60 dan 61;
37. Ditemukan produk gula aren yang mencair dan tersimpan di gudang bahan baku. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 64;
38. Produk belum sesuai dilakukan pendaftaran pada e-Registrasi RBA dan telah habis masa berlakunya. Hal ini tidak sesuai dengan Formulir Penilaian Penerapan CPPOB Nomor 67.
TMKPeringatan16-Mar-2026T-PW.04.01.9C.03.26.9828-Apr-20265Tepat Waktu10-Apr-202621-Apr-2026OK
28
24PW.01.10.9C.04.26.12313-Apr-2026Melissa, laksmi14-Apr-2026redia shopjl. surapati087863115244KosmetikDistribusiK2AprilBulelengBulelengTMKPeringatan2-Jun-2026-32938Mohon Isi Tanggal Surat Tindak Lanjut14-Apr-202626-Jan-1900Terlambat
29
25PW.01.10.9C.04.26.12313-Apr-2026Melissa, laksmi14-Apr-2026Apotek K-24Jl. Ayani 72B, Kaliuntu, Buleleng08123966712/088703085324Apt. Putu Yunita Candra Dewi, S.FarmApotekDistribusiK1AprilBulelengBuleleng1.1.Sarana melakukan penyerahan obat yang tidak sesuai dengan ketentuan yang
berlaku yaitu
a. Terdapat penyerahan psikotropik (Analsik) ke dokter (pemilik apotek) dan
masyarakat tanpa disertai resep.
b. Terdapat sebagian kecil penyerahan antibiotika kepada dokter (pemilik
apotek) dan masyarakat tanpa disertai resep dokter
1.2.Sarana melakukan penyerahan obat kedaluarsa (Analsik dengan ED Nov 25)
kepada dokter (pemilik Apotek).
1.3.Terdapat psikotropika (Codein dan Valisanbe) yang dokumen pengadaannya
tidak dapat ditelusuri.
1.4.Pencatatan pada kartu stok tidak dilakukan secara rutin, dimana terdapat obat
yang memiliki selisih antara fisik dengan kartu stok elektronik yang dimiliki,
yaitu Analsik (no batch DL2060, ED. Nov 25, pada fisik terdapat 20 kaplet salut
selaput, sedangkan pada kartu stok elektronik terdapat 30 kaplet salut selaput
(selisih 10 kaplet salut selaput);
1.5.Sarana melakukan penyerahan obat melalui aplikasi online (dokter siaga dan
Alodokter) namun arsip resep dari penjualan online tidak dapat ditunjukan
kepada petugas
1.6.Terdapat 2 item obat dengan sumber pengadaan yang tidak dapat ditelusuri
(obat sudah ada saat dikelola oleh penanggungjawab sebelumnya) yaitu
Fasiprim Forte sebanyak 100 kaplet dengan BN 30329 dan Glikos 850
sebanyak 100 kaplet salut selaput dengan BN 41432
2.1.Terdapat resep yang tidak mencantumkan informasi lengkap (umur dan jenis
kelamin pasien)
2.2.Sarana belum melaksanakan stok opname obat, narkotika dan psikotropika
secara rutin (terkahir di bulan September 2025)
2.3.Pada kartu stok belum memuat informasi nomor bets
2.4.Sarana sudah memiliki alat monitoring suhu namun belum terkalibrasi
2.5.Sarana sudah melakukan monitoring suhu secara rutin (3 kali sehari) namun
pencatatan hanya melalui chat WAG oleh petugas pencatat
2.6.Sarana belum melaporkan SIPNAP secara rutin tiap bulan (terakhir pelaporan
bulan Januari)
TMKPeringatan17-Apr-2026T-PW.01.10.9C.04.26.1292-Jun-20263Tepat Waktu19-Mei-2026Follow Up CAPA nya gaes
30
26PW.01.10.96.04.26.12113-Apr-2026Abhi, Ayu13-Apr-2026Klinik Utama AnugerahJl. Wijaya Kusuma No. 3, Kel. Banyuasri, BulelengKlinikDistribusiK1AprilBulelengBuleleng1.1. Pengelolaan Vaksin dan CCP di sarana belum konsisten dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku
1.2. Terdapat beberapa obat (Infus Rl (2 dus) dan Dextrose 5 (2 dus)) dalam bentuk kardus disimpan bersentuhan langsung dengan lantai di ruang penyimpanan obat rawat inap.
1.3. Beberapa obat (amoksisilin dengan berbagai merek) sudah disiapkan dalam bentuk klip dan sudah terpotong sesuai dengan jumlah yang biasa diresepkan oleh dokter sehingga banyak identitas obat yang tidak terlacak (expired date dan no bets).
1.4. Tidak terdapat kartu stok dan pencatatan mutasi obat pada obat-obat yang dikelola di ruagan obat rawat inap.
2.1. Pencatatan obat sudah dilakukan pada kartu stok meliputi nama obat, jumlah, tanggal, jumlah mutasi, nomer bets, dan tanggal ED. Namun, untuk nomer bets dan ED belum dilakukan pencatatan secara disiplin hal tersebut sesuai dengan sampling terhadap kartu stok obat lapimox yang memiliki 2 bets namun pada kartu stok hanya tercantum 1 bets.
2.2. Sarana belum rutin dalam melakukan stok opname (1 tahun sekali) dan belum melakukan dokumentasi terkait pelaksanaan dan hasil investigasi stok opname.
2.3. Pencatatan monitoring suhu yang tidak dilakukan secara konsisten (pada ruang gudang terakhir november 2025, pada rawat inap tidak ditemukan pencatatan monitoring suhu, dan pada rawat jalan terakhir pada 2024)

MKPeringatan15-Apr-2026T-PW.01.10.9C.04.26.12629-Mei-20262Tepat Waktu8-Mei-202613-Mei-2026OK
31
27PW.01.10.96.04.26.12113-Apr-2026Abhi, Ayu13-Apr-2026Toko Naila SosisJl. Ki Barak Panji. No 14, Desa Panji085938389774Trisna MaryaniPanganDistribusiK3AprilBulelengSukasada1. Ditemukan menjual produk pangan olahan frozen tanpa izin edar sebanyak 3 item roti kukusTMKPeringatan Keras20-Apr-2026T-PW.04.02.9C.04.26.13129-Mei-20265Tepat Waktu23-Apr-202620-Mei-2026OK
32
28PW.01.10.9C.04.2612213-Apr-2026Abhi, Ayu14-Apr-2026PBF PT Mulia Abdi SentosaJl. Setiabudi no. 19, Kel. Banyuning, Buleleng91202057210960001Apt Yuliana Salim, S.Si503-38.18/018/SIPA/DPMPTSP/20269-Feb-2030PBFDistribusiK1AprilBulelengBuleleng1.1. Sesuai dengan dokumen POB-MAS-2025-014-V1 tentang penanganan produk mendekati kedaluwarsa dimana produk dengan ED kurang dari 3 bulan akan ditarik dari gudang. Namun, pada pelaksanaannya ditemukan produk colfin dengan ED Mei 2026 dan Novadex dengan ED Mei 2026 masih dikelola di gudang tanpa ada perlakuan khusus.
1.2. Suhu gudang produk OOT (27-28°C) melebihi persyaratan obat tertentu yaitu Reco Chlorampenicol tetes mata dan Ceftriaxone Sodium dengan persyaratan suhu cimpan <25°C. Pemantuan suhu tidak dilakukan secara rutin.
1.3. Pada laporan pemetaan suhu belum terdapat kesimpulan dan rekomendasi peletakan termometer sehingga peletakan termometer tidak sesuai dengan letak suhu terpanas sesuai dengan hasil pemetaan suhu sehingga pengukuran suhu terhadap ruangan yang ada diragukan.
1.4. Pada area penerimaan, dimana tidak terdapat control suhu dan berada di ruang terbuka sarana menyimpan produk Otsu D5 softbag sebanyak 180 bag, OGB NS 560 botol, dan OGB RL sebanyak 380 botol selama 13 hari semenjak dilakukan penerimaan pada tanggal 1 april 2026.
1.5. Penerimaan produk (Dexyl Syrup) dengan nomor faktur 1435/SIP/I/2026 dari PBF PT SIP tidak sesuai dengan faktur terkait nomor bets (tanpa konfirmasi). Pada faktur tercatat 300 botol Dexyl syrup @60 mL bets A000095 namun yang diterima adalah 180 botol bets A0095 dan 120 botol A00105. Tidak dilakukan konfirmasi kepada PBF pengirim dan pembuatan berita acara sesuai dengan SOP Penerimaan obat dengan nomor POB-MAS-2025-012-VI.
1.6. Sistem komputerisasi belum sepenuhnya mencegah pengiriman barang mendekati ED. Hal tersebut terbukti dengan ditemukannya penyaluran obat Colfin dengan ED 01/05/2026 ke apotek Dewa Farma Pupuan sesuai dengan faktur no TP260407G016/B2. Kegiatan penyaluran tersebut tidak sesuai dengan SOP Penyaluran POB-MAS-2025-014-V1 dimana maksimal melakukan penyaluran produk dengan maksimal ED 3 Bulan.
1.7. Kartu stok elektronik tidak mampu menunjukkan mutasi obat sesuai dengan no bets obat yang disalurkan.
1.8. Sudah terdapat ruang khusus penyimpanan OOT dan Prekursor. Namun, ditemukan obat (Ifarsyl dengan no bets DW02H) sebanyak 3 box dengan kondisi yang rusak tergigit tikus pada bagian box luarnya.
2.1. Tidak semua SOP dapat ditunjukkan kepada petugas, karena setelah pelaksanaan resertifikasi CDOB yang dilaksanakan pada tahun 2025 SOP masih dibawa oleh konsultan. Petugas melakukan sampling terhadap SOP sebelumnya dimiliki yaitu SOP 2023.
2.2. Sampling terhadap SOP pelatihan karyawan PBF MAS/POB/2023/09/01/018 menunjukan materi terkait pelatihan yang dilaksanakan adalah materi terkait pengelolaan obat dan CDOB namun yang dilaksanakan hanya pelatihan terkait Human resource. Belum terdapat program dan penjadwalan pelatihan untuk 2026.
2.3. Belum terdapat SK tim CDOB sebagaimana tertera pada POB pengendalian penyimpanan POB-MAS-2025-003-V1.
2.4. Terdapat perubahan area penyimpanan tidak sesuai denah yang disetujui. Hal tersebut terbukti dengan penggunaan area persiapan menjadi ruang penympanan produk OBA dan SK. Selain itu tidak terdapat produk OOT dalam ruang produk OOT dan produk tersebut sudah dipindahkan ke ruangan produk precursor.
2.5. Alat pemantau suhu belum terkalibrasi hal tersebut terbukti dengan alat pemantau suhu yang terdapat di gudang lantai 3 berlaku s/d 2019 dan beberapa termometer berlaku hingga 27-09-2024 dan 29-10-2025.
2.6. Kebersihan dan kerapian gudang lantai 3 masih kurang rapi dengan bukti ditemukannya debu dan beberapa sampah dekat dengan rak penyimpanan obat.
2.7. Sarana belum memiliki dokumen pemantauan suhu ketika jam operasional telah berakhir, karena saat jam operasional berakhir pendingin ruangan dimatikan dan tidak terdapat catatan pemantauan dan pemastian suhu terkendali.
2.8. Area karantina digunakan menjadi tempat penyimpanan produk ED/reject.
2.9. Sarana belum membuat analisis kewajaran terkait penyaluran OOT dan Prekursor yang dilakukan.
2.10. Belum ada analisa kewajaran penyaluran OOT dan Prekursor
TMKPeringatan Keras15-Apr-2026T-PW.01.10.9C.04.26.1272-Jun-20261Tepat Waktu15-Mei-202613-Mei-2026Terlambat20-Mei-20264-Jun-2026
33
29PW.04.01.9C.04.26.13221-Apr-2026Sri, Anis23-Apr-2026UD. Hawaii BaliJl. Pulau Jawa No 22, Kel. Banyuning, Kab. Buleleng0878500926342704220032357--SuwietoWayan Darmawan--PanganProduksiK3AprilBulelengBulelengSurat Peringatan UD Hawaii Bali.pdfTMKPeringatan28-Apr-2026T-PW.04.01.9C.04.26.15611-Jun-20263Tepat Waktu27-Apr-20262-Jun-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
34
30PW.01.10.9C.04.26.12820-Apr-2026Abhi, Ayu21-Apr-2026Puskesmas Banjar IIBr Dinas Ideran Desa Kayuputih, Kec Banjar082225008158dr Gede Nyoman SebawaApt Luh Gede Novi Candradewi Suarmini, S.farm503-38/030/SIPA/DPMPTSP/202313-Nov-2028PuskesmasDistribusiK1AprilBulelengBanjarPengelolaan Narkotika dan Psikotropika di sarana belum konsisten
dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, hal tersebut sesuai
dengan temuan dibawah, yaitu :
1.1.1. Ditemukan melakukan pengadaan psikotropika (Stesolid Diazepam 5
mg sebanyak 3 tube dan 10 mg sebanyak 4 tube) dari PKM Sawan II
tanpa disertai dengan dokumen pendukung dan justifikasi pengadaan.
Produk psikotropika tersebut tidak masuk dalam kartu stok dan mutasi
obat.
1.1.2. Penyimpanan psikotropika bersatu dengan narkotika dalam lemari
khusus, dimana pada saat pemeriksaan lemari tidak terkunci dan kunci
tidak dalam pengawasan APJ.
1.1.3. Penyimpanan Stesolid tidak dalam lemari khusus penyimpanan
psikotropika, namun disimpan dalam lemari pendingin.
1.2.Pada anafilaktik kit yang masih digunakan dan disimpan dalam gudang
penyimpanan obat ditemukan obat kedaluwarsa yaitu:
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).1.2.1. Recodryl injeksi dengan exp date Desember 2025
1.2.2. Atropine sulfate dengan exp date Februari 2025
1.2.3. Kaltrofen 100 mg dengan exp date Maret 2026.
1.3.Penyerahan dan pendistribusian vaksin belum dilengkapi dengan
pencatatan pemastian mutu produk, sesuai dengan formulir pengeluaran
vaksin harian UPTD Puskesmas Banjar II.
1.4.Mutasi pencatatan obat hanya diberlakukan di gudang, namun obat-obatan
yang disimpan di ruang pelayanan tidak dilengkapi dengan kartu stok,
contoh: Penyimpanan Codeine phosphate bets C20650J dengan ED maret
2026 tidak dilengkapi dengan kartu stok

Sistem ketertelusuran dokumen pengadaan tidak memadai dimana
ditemukan:
2.1.1. Surat pesanan belum diarsipkan bersatu dengan faktur pemesanan
obat dan beberapa SP yang dimiliki belum terdapat tandatangan APJ.
2.1.2. Dokumen Pengadaan Narkotika dan Psikotropika masih bersatu
dengan obat lain.
2.2.Sarana pernah menerima obat dengan nomer bets yang tidak sesuai
dengan faktur (bedak salicyl KF pada faktur F403855 yang seharusnya
C401775) dimana tidak ada dokumen perbaikan resmi dari pbf (hanya
dilakukan koreksi pada faktur).
2.3.Sudah menggunakan alat ukur yang terkalibrasi namun pelaksanaan
monitoring suhu belum dilakukan secara berkala (pada ruangan gudang
obat terakhir dilakukan pada September 2025).
2.4.Belum dilakukan penandaan terhadap narkotika (Codein phosphate, bets
C20650J, ED Maret 2026) kedaluwarsa yang disimpan dalam lemari khusus
penyimpanan narkotika pada ruang pelayanan.
2.5.Belum disiplin dalam melakukan pencatatan no bets dan ED dalam kartu
stok manual yang dimiliki.
2.6.Belum melakukan dokumentasi stok opname yang telah dilakukan.
2.7.Belum melakukan validasi pengiriman produk CCP.
2.8.Kondisi Gudang sangat terbatas sehingga penyimpanan dan peletakan obat
MKPeringatan27-Apr-2026T-PW.01.10.9C.04.26.1499-Jun-20264Tepat Waktu5-Jun-202629-Mei-2026Terlambat
35
31PW.01.10.9C.04.26.13121-Apr-2026Abhi, Ayu22-Apr-2026IFK BulelengJalan Serma Karma Bakti Seraga087762779092I Wayan Widiarta, S.Si.,AptI Wayan Widiarta, S.Si.,AptIFKDistribusiK1AprilBulelengBulelengKondisi gudang penyimpanan obat ruang tidak memadai dengan beberapa temuan
berupa lampu penerangan remang-remang, kondisi plavon berpontensi mengalami
keruntuhan, dan ditemukan investasi kotoran hama tikus pada rak penyimpanan obat
program HIV.
1.2. Sistem penyimpanan obat masih belum sepenuhnya dapat menjamin mutu produk
obat yang disimpan, hal tersebut sesuai dengan adanya temuan sarana belum pernah
melakukan pemetaan suhu ruang di gudang tempat penyimpanan obat; tidak
dilakukan monitoring suhu ruang pada semua ruangan tempat penyimpanan obat dan
sebagian besar alat ukur yang digunakan belum terkalibrasi.
1.3. Penyimpanan CCP (Vaksin) masih belum sepenuhnya dapat menjamin mutu produk
vaksin yang disimpan, hal tersebut sesuai dengan temuan:
1.3.1. IFK belum dapat menunjukkan dokumen pemeliharaan tempat penyimpanan
CCP.
1.3.2. Penyimpanan CCP telah dilengkapi dengan termometer khusus namun belum
terkalibrasi.
Penyimpanan CCP telah dilengkapi dengan alat yang dapat memberi
peringatan suhu kritis namun belum dilakukan penjadwalan pengecekan alarm
secara rutin.
1.3.4. Proses validasi yang dilakukan belum mencakup pencatatan dan
dokumentasi hasil validasi sehingga dokumen validasi pengiriman/penerimaan
vaksin belum dapat menunjukkan metode yang digunakan telah valid atau
belum.
1.3.5. Pengiriman CCP sudah dilengkapi dengan laporan penerimaan vaksin namun
belum mengisi kondisi mutu vaksin (VVM, suhu saat diterima) saat vaksin
diterima puskesmas.
1.4. Penyimpanan Narkotika dan Psikotropika masih belum sepenuhnya dapat menjamin
mutu dan keamanan produk yang disimpan, hal tersebut sesuai dengan temuan:
1.4.1. Ditemukan menyimpan phenobarbital sebanyak 31.000 tablet diluar lemari
tempat penyimpanan psikotropika.
1.4.2. Pada saat pemeriksaan berlangsung lemari tempat penyimpanan psikotropika
dan narkotika tidak terkunci dan akses keluar masuk ruangan penyimpanan
tidak terbatas.
1.4.3. Jumlah dan frekuensi penyaluran NPP telah sesuai dengan permohonan
namun belum melakukan analisis kewajaran.
Selain itu, Gudang Farmasi Kabupaten Jembrana juga terbukti melakukan pelanggaran
minor/ringan, yaitu:
2.1. Dokumen penyaluran berupa dokumen pesanan dan pengiriman obat kepada
puskesmas belum tertib diadministrasikan, hal tersebut sesuai dengan temuan
sampling:
2.1.1. Terdapat dokumen penyerahan / pemberian obat dengan No. 020.10413 yang
ditujukan ke Puskesmas Sukasada II belum dilengkapi dengan dokumen
permohonan obat
2.1.2. Beberapa dokumen penyerahan seperti dokumen dengan No. 020.10382 pada
tanggal 1 Februari 2026 ke puskesmas gerokgak I belum dilengkapi dengan
dokumen permohonan obat.
MKPeringatan28-Apr-2026T-PW.01.10.35B.04.26.15410-Jun-20264Tepat Waktu2-Jun-2026Follow Up CAPA nya gaes
36
32PW.04.01.9C.04.26.13627-Apr-2026Ayu, Laksmi, Nisa13-Mei-2026Buleleng Barat IndahJl. Seririt- Gilimanuk KM.40, Banjar Dinas Wanasari, Buleleng0811339699104220029965 (NIB)Ricky HartantoRicky Hartanto--PanganProduksiK3MeiBulelengGerokgak1. Belum terdapat ceklist kebersihan pada area pengolahan dan ceklist kebersihan tidak rutin dilakukan pencatatan di area cuci botol (terakhir April 2026). Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 10. (Minor)
2. Ada celah diantara ruang cuci botol dengan ruang masak gula sehingga memungkinkan kontaminasi silang. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 11. (Mayor)
3. Tidak dapat menunjukan izin pengolahan limbah. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 23. (Minor)
4. Pada ruang cuci botol terdapat bak cuci yang masih berisi air saat sedang tidak digunakan. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 12. (Mayor)
5. Pengujian air baku dan air RO tidak dilakukan secara rutin (terakhir Oktober 2024). Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 15. (Minor)
6. Alat ukur yang digunakan untuk proses produksi seperti pengukuran suhu belum dilakukan kalibrasi. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 27. (Mayor)
7. Proses pembersihan tanki mixing dan mesin filling tidak terdokumentasi dan belum sesuai dengan SOP. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 31. (Mayor)
8. Sudah terdapat SOP terkait penerimaan dan evaluasi bahan baku, namun tidak dilakukan untuk semua bahan, yang dilakukan evaluasi hanya gula dan etil alkohol. Selain itu, tidak ada SOP untuk penerimaan dan evaluasi untuk bahan kemas. Pada saat pemeriksaan, ditemukan menyimpan botol bekas yang menurut keterangan sarana akan digunakan kembali untuk produksi namun penggunaan dan pembersihannya tidak tercantum pada SOP. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 34. (Minor)
9. Pada form terkait produksi tidak mencantumkan identitas lengkap berupa pencantuman identitas nomor bets sehingga pengendalian dan ketertelusuran tidak dapat dilakukan. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 39. (Mayor)
10. Pada ruang juice buah dan ruang gula ditemukan adanya investasi hama di dekat dinding diduga dari hama tokek. Selain itu, ditemukan lalat di sekitar area tersebut. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 46. (Kritis)
11. Personel yang ditemukan saat pemeriksaan sedang melakukan penempelan pita cukai di ruang produksi, namun personel tersebut tidak menggunakan pakaian produksi sesuai SOP. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 51. (Minor)
12. Pemeriksaan kesehatan tidak rutin dilakukan setiap 6 bulan sesuai SOP HRD GEN 001-11-02 (terakhir dilakukan Desember 2024). Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 53. (Minor)
13. Tidak ada dokumentasi tertulis terkait kegiatan pelatihan briefing yang telah dilakukan yang mencakup materi, presensi dan foto kegiatan. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 54. (Minor)
14. Pada ruang cuci botol ditemukan bahan kimia pencuci tidak dilengkapi penandaan jelas. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 57. (Minor)
15. Sarana belum pernah melakukan simulasi ketertelusuran dan penarikan produk sesuai SOP yaitu 1 tahun sekali. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 59. (Mayor)
16. Pada ruang gula di sekitar tempat penyimpanan palet terdapat investasi hama. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 60. (Minor)
17. Pada ruang pencucian botol terdapat botol bekas yang tidak tertata rapi. Selain itu ruang sampel pertinggal dan ruang stok bahan baku dan flavour tidak sesuai dengan peruntukannya, digunakan untuk penyimpanan bahan yang tidak terpakai. Pada area penumpukan bahan packaging (pemakaian 1 hari) di sebelah kantor dan area di depan kantor terdapat penyimpanan produk jadi yang baru selesai di repacking. Pada area packaging tersebut juga digunakan untuk penyimpanan dus. Terdapat bangunan baru diluar denah yang diajukan, yang digunakan untuk menyimpan gula, produk jadi dan kemasan botol. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 61. (Mayor)
18. Tidak terdapat penandaan jelas untuk garam yang diletakan di ruang air RO. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 62. (Minor)
TMKPeringatan21-Mei-2026T-PW.04.01.9C.05.26.1772-Jul-20264Tepat Waktu19-Jun-202624-Jun-2026OK
37
33PW.04.01.9C.05.26.16613-Mei-2026Ayu, Satya19-Mei-2026Bulhar BugarPerum Lovina Permai, Blok Mawar 24, Banyualit, Kalibukbuk081936644445022000871208728-Jul-2020UMOTProduksiK2MeiBulelengBuleleng1. Sertifikat CPOTB Tahap I sudah tidak berlaku (masa berlaku hingga 21
Januari 2024)
2. Nomor Izin Edar sudah tidak berlaku (berlaku hingga 18 Maret 2026)
3. Sarana belum memiliki Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) sebagai
penanggung jawab
4. Sarana sudah tidak berproduksi sejak Tahun 2023
TMKPeringatan II20-Mei-2026T-PW.02.02.9C.05.26.1756-Jul-20261Tepat Waktu29-Mei-202623-Jun-2026OK
38
34PW.01.10.9C.05.26.17118-Mei-2026Arif, Nuril19-Mei-2026PT. Bintang Zahira JayaJl. Diponegoro No.66, Singaraja08786375300031122100035687-Mei-2026dr. Lia Hairia, M.Biomed. Kadek Versi Yana Yoga508-38.18/021/SIPA/DPMPTSP/2026KosmetikDistribusiK2MeiBulelengBuleleng1. Sarana tidak dapat menunjukkan Dokumen Informasi Produk (DIP)MKPeringatan I22-Mei-2026T-PW.03.02.9C.05.26.1796-Jul-20263Tepat Waktu9-Jun-202625-Jun-2026OK
39
35PW.01.10.9C.05.26.17118-Mei-2026Arif, Nuril19-Mei-2026Toko Obat Ujung JayaJl. A. Yani 192B, Banyuasri, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng081337297456 (Pemilik) / 081238319892 (Apoteker)3108250046423000426-Jun-202524-Mar-2029Sidi SuartawaNi Putu Sukma Dewi, S.Farm. (Apoteker)503-38.19/023/SIPTTK/DPMPTSP/202524-Mar-2029Toko ObatDistribusiK1MeiBulelengBuleleng1.1 Penerimaan obat di sarana sering dilakukan oleh pemilik sarana dan staf toko, belum dilakukan oleh Tenaga Teknis Kefarmasiaan (TTK). Saat penerimaan belum memastikan nama produsen, bentuk dan kekuatan obat, nomor bets, dan tanggal kadaluarsa.
1.2 Penyerahan obat tidak dilakukan oleh Tenaga Teknis Kefarmasiaan (TTK), melainkan staf atau pemillik Toko.
1.3 Sarana menjual obat kepada toko lainnya melalui sales.
1.4 Sarana pernah melakukan retur obat namun tidak dilengkapi catatan
2.1 Arsip surat pesanan dan faktur pembelian untuk prekursor belum dipisah, masih bergabung dengan obat lainnya.
2.2 Penyimpanan obat di dalam etalase kaca telah dilakukan pemantauan dan pencatatan suhu, namun belum rutin dilakukan pencatatan suhu.
2.3 Terdapat selisih fisik obat dengan catatan pada kartu stok obat.
MKPeringatan21-Mei-2026T-PW.01.10.9C.05.26.1766-Jul-20262Tepat Waktu11-Jun-202624-Jun-2026OK
40
36PW.01.10.9C.05.26.18022-Mei-2026Arta, Anis25-Mei-2026RSU Kertha UsadaJl. Cendrawasih No.5-7, Kaliuntu, Kec. Buleleng, Kab. BulelengRumah SakitDistribusiK1MeiBulelengBuleleng1. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bahwa RSU Kertha Usadha melakukan pelanggaran Mayor/sedang terkait pengelolaan Obat yang tidak sesuai
ketentuan, yaitu:
1.1. Pengisian kartu stok tidak tertib dilakukan sehingga terdapat selisih obat antara yang terdapat di kartu stok dan jumlah fisik termasuk obat golongan narkotika, antara lain:
Nama Obat Jadi Satuan No. Bets ED Fisik Kartu Stok Selisih
Codikaf Tablet L5302IJ Des 29 600 700 100
Cefixime Trihydrate Kaplet TSC09655 Feb 30 60 190 130
Temuan ini merupakan temuan berulang dari pengawasan tahun
sebelumnya dan belum konsisten dilakukan perbaikan.
1.2. Penyimpanan obat golongan psikotropika yaitu Phenobarbital (BN L51936N; ED 12/27) sebanyak 4 dus diletakkan diatas lemari yang terlihat oleh umum.
1.3. Belum terdapat pencatatan mutasi stok obat pada unit layanan depo pelayanan yaitu rawat inap, rawat jalan 1, dan rawat jalan 2 baik secara manual maupun elektronik, hanya terdapat pencatatan mutasi stok manual untuk obat golongan narkotika dan psikotropika.
kedaluwarsa, paraf/identitas petugas.
1.4. Penyerahan obat SAS (Special Acces Scheme) belum dilengkapi dengan informed consent yang ditandatangani oleh pasien.

2. Selain itu, RSU Kertha Usadha juga terbukti melakukan pelanggaran
minor/ringan, yaitu:
2.1. Alat pemantauan suhu chiller (Thermostat) di unit pelayanan belum dikalibrasi.
2.2. Pencatatan mutasi obat di Gudang dan obat golongan narkotika dan psikotropika pada kartu stok di unit layanan depo pelayanan yaitu rawat inap, rawat jalan 1, dan rawat jalan 2 belum memuat informasi sumber penerimaan, tujuan penyerahan, no batch, kedaluwarsa dan paraf /identitas petugas.
2.3. Belum membuat dokumentasi Berita Acara Selisih Stok jika terdapat selisih stok pada saat Stok opname.
2.4. Pemusnahan obat belum dilengkapi dengan dokumentasi/bukti berupa foto/video pemusnahan yang dilakukan oleh pihak ketiga.
10-Jul-2026-32965Mohon Isi Tanggal Surat Tindak Lanjut26-Jan-1900Follow Up CAPA nya gaes
41
37PW.01.10.9C.05.26.18022-Mei-2026Arta, Anis25-Mei-2026Kios Makmur MandiriJl. Patimura No 75, Kampung Bugis, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng085157763579---SomadiYanto--TokoDistribusiK3MeiBulelengBuleleng1. Penanggung jawab sarana belum dapat menunjukkan dokumen legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) pada saat pemeriksaan berlangsung;
2. Pengendalian hama telah dilakukan secara rutin di area sarana, namun metode yang digunakan masih menggunakan racun hama;
3. Bahan kimia non-pangan berupa obat nyamuk yang berisiko mengontaminasi produk masih disimpan berdampingan dengan produk pangan dalam area penyimpanan yang sama;
4. Produk kedaluwarsa dan rusak telah dipisahkan dari produk yang masih layak edar, namun belum dilengkapi identitas atau penandaan area yang jelas;
5. Tempat sampah yang tersedia di luar sarana tidak berpenutup;
6. Fasilitas cuci tangan yang tersedia belum dilengkapi dengan sabun sebagai sarana pendukung kebersihan.
MKTindak Lanjut Hasil Pengawasan26-Mei-2026T-PW.04.02.9C.05.26.18110-Jul-20261Tepat Waktu30-Mei-202629-Jun-2026OK8-Jun-2026
42
38PW.04.02.9C.06.26.2091Arif, Maya, Rimba11-Jun-2026PT. Arta Boga CemerlangJl. Singaraja-Seririt, Desa Anturan, Buleleng085157016155NIB : 9120209290972Agustinus Atanasius GesiAgustinus Atanasius GesiDistributorDistribusiK3JuniBulelengBuleleng1. Ditemukan sarana menggunakan racun tikus sebagai pengendalian hama
2. Fasilitas toilet belum lengkap, tidak terdapat sabun, pengering tangan dan
petunjuk cuci tangan.
3. Ditemukan barang pribadi karyawan terletak pada tumpukan dus produk
MKTindak Lanjut Hasil Pemeriksaan24-Jun-2026
T-PW.04.02.9C.06.26.215
24-Jul-20268Tepat Waktu
43
39PW.04.02.9C.06.26.20910 Juni 2026Arif, Maya, Rimba11-Jun-2026Paras CantikPasar banyuasri081337194388Luh Wiwin PuspariniLuh Wiwin PuspariniPengecerDistribusiK2JuniBulelengBuleleng1. Ditemukan produk kedaluwarsa dan TIE sebanyak 3 item sesuai BA Pemusnahan
2. Belum dapat menunjukkan dokumen perizinan (NIB) sarana distribusi kosmetik yang dimiliki
TMKPeringatan I18-Jun-2026T-PW.03.02.9C.06.26.20524-Jul-20264Tepat Waktu11-Jun-202616-Jul-2026Lebih Cepat dari Tanggal Surat TL
44
40PW.04.02.9C.06.26.21512 Juni 2026Keni, Laksmi15-Jun-2026Indomaret FZJ7 Srikandi 12 Jl. Srikandi, No. 12, Buleleng081803610074---syahrul nizam--minimarketdistribusiK3JuniBulelengBuleleng1. Pelaku usaha belum konsisten melakukan penanganan produk sesuai ketentuan, hal ini dibuktikan dengan ditemukannya pada area pemajangan minuman dan di gudang terdapat produk minuman (sprite, aqua, leminerale, ichi ocha) disimpan langsung bersentuhan dengan lantai, tidak sesuai klausul 15 CPerPOB (Minor).
2. Program pengendalian hama belum efektif, hal ini dibuktikan dengan adanya bukti infestasi hama berupa kotoran cicak di dekat tempat penyimpanan produk minuman yang berada dekat dinding toko, tidak sesuai dengan klausul 26 CPerPOB (Mayor).
3. Fasilitas cuci tangan tidak lengkap, hal ini dibuktikan dengan tidak adanya petunjuk cuci tangan pada tempat cuci tangan di depan toilet, hal ini tidak sesuai dengan klausul 30 CPerPOB (Minor).
MKTindak Lanjut Hasil Pemeriksaan19-Jun-2026T-PW.04.02.9C.06.26.20928-Jul-20263Tepat Waktu17-Jul-2026Follow Up CAPA nya gaes
45
41PW.04.02.9C.06.26.21512 Juni 2026Keni, Laksmi15-Jun-2026AdrielJl. A. Yani No.195 Buleleng087896057368Ketut Sayang--TokoDistribusiK2JuniBuleleng1. Sarana belum dapat menunjukkan ijin berusaha yang dimiliki;
2. Sarana belum dapat menunjukkan faktur pembelian produk kosmetik yang dijual.
MKPembinaan Teknis25-Jun-2026T-PW.03.02.9C.06.26.22128-Jul-20267Tepat Waktu23-Jul-2026Follow Up CAPA nya gaes
46
42PW.04.01.9C.06.26.21922-Jun-2026Keni, Laksmi22-Jun-2026CV Krisna KulinerJl. Seririt-Singaraja, Desa Temukus, Banjar, Kabupaten Buleleng0819156764179120109591841Gusti Ngurah AnomNi Putu Ayu Sri Yuliastini--panganproduksiK3JuniBulelengBanjar1. Terdapat tempat sampah di depan area produksi yang tidak berpenutup yang berpotensi menyebabkan kontaminasi. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin b.3. (Minor)
2. Dinding di ruang pencucian dan perendaman kacang dalam kondisi mengelupas yang berpotensi menyebabkan kontaminasi pada produk. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin c.4. (Minor)
3. Langit-langit di ruang pencucian kacang (tepat di atas kacang yang direndam) dalam kondisi berjamur dan berlubang. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin c.6. (Minor)
4. Pencatatan/dokumentasi pembersihan harian di ruang packing dan area toilet serta cuci tangan tidak dilakukan secara rutin/konsisten. Hal ini tidak sesuai dengan SOP Sanitasi ruangan KA-SOP-04 dan checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin c.10. (Minor)
5. Pengujian air belum dilakukan secara berkala minimal 1 tahun sekali, terakhir dilakukan pada bulan April Tahun 2025. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin e.15. (Minor)
6. Belum terdapat program kalibrasi, verifikasi alat ukur khususnya untuk penimbangan BTP. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin i.27. (Mayor)
7. Belum terdapat prosedur penanganan produk yang tidak sesuai dan pengendalian proses rework. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin n.44. (Minor)
8. Tempat penyimpanan sepatu boot karyawan untuk produksi diletakan diluar tempat ganti pakaian (diluar pabrik) yang berpotensi menyebabkan kontaminasi. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin q.49. (Minor)
9. Terdapat penambahan komposisi produk berupa pemanis buatan natrium siklamat dengan nama lonceng (gold bell brand), di mana hal ini tidak sesuai dengan komposisi dan label yang disetujui pada saat pendaftaran BPOM. Hal ini tidak sesuai dengan Checklist Penilaian Penerapan CPPOB poin 39. (Kritis)
TMKPeringatan Keras23 Juni 2026T-PW.04.01.9C.06.26.2143-Agu-20261Tepat Waktu29-Jun-202621-Jul-2026OK
47
43PW.04.02.9C.06.26.2089-Jun-2026sri, arta10-Jun-2026Apotek ina farma 2JL raya singaraja-seririt, kaliasem, kab. buleleng087863000698191121002942900034-Okt-2022-Apt. Boy Yunaidy, S.Farm., M. Farm-klinApt. Yuni Susilawati, S.Farm503-38.18/037/SIPA/DPMPTSP/20221-Jun-2027ApotekDistribusiK1JuniBulelengBanjar1. Apotek Ina Farma 2 terbukti melakukan pelanggaran mayor/sedang, yaitu:
1.1. Ditemukan adanya penyimpanan barang pribadi/lainnya (canang) pada kulkas dan penyimpananya bergabung dengan penyimpanan obat yang memungkinkan terjadinya risiko kontaminasi silang.
1.2. Terdapat produk obat yang disimpan didalam dus yang diletakkan di lantai.
1.3. Termometer untuk monitoring penyimpanan obat di kulkas rusak dan tidak pernah dilakukan pencatatan monitoring suhu penyimpanan kulkas.
1.4. Ditemukan adanya penyerahan obat keras (antibiotik (Ampicillin), OOT (analtram) ) tanpa resep dokter:
1.5. Menurut keterangan pegawai Apotek Ina Farma 2 saat pemeriksaan berlangsung, apotek pernah melakukan penyaluran antibiotik kepada dokter untuk pelaksanaan di tempat praktik dokter tersebut.

2. Apotek Ina Farma 2 juga terbukti melakukan pelanggaran minor/ringan, yaitu:
2.1 Arsip dokumen pengadaan belum disatukan antara surat pesanan dan faktur pembelian;
2.2 Dokumen pengadaan tidak diarsipkan berdasarkan tanggal/nomor urut.
3.3 Sarana tidak dapat menunjukan bukti/arsip surat pesanan obat ke PBF.
3.4 Pada saat penerimaan barang belum dilakukan pengecekan NIE (nomor izin edar);
3.5 Belum dilakukan inventaris/pencatatan daftar obat rusak/kedaluwarsa;
3.6 Belum ada dokumentasi hasil investigasi terhadap selisih stok hasil stok opname;
3.7 Terdapat resep yang dilayani apotek belum mencantumkan SIP dan Paraf dokter penulis resep
3.8 Arsip resep belum diarsipkan berdasarkan tanggal dan nomor urut resep
3.9 Pada kartu stok elektronik belum tercantum informasi nomor bets, kedaluwarsa serta identitas petugas yang melakukan mutase pada kartu stok;

3.10 Ditemukan adanya stok minus pada kartu stok analtram pada transaksi tanggal 1 mei 2026 (-16 kaplet) dan tidak dapat ditelusur penyebab adanya minus stok. Jumlah stok akhir analtram pada saat pemeriksaan antara kartu stok dan stok fisik sudah sesuai.
Surat Peringatan11-Jun-2026T-PW.01.10.9C.06.26.201
48
44PW.04.02.9C.06.26.2089-Jun-2026sri, arta10-Jun-2026Puskesmas Buleleng IIJl. Raya Singaraja – Seririt, Desa Anturan, Kab. Bulelengdr. Luh Putu Suartiniapt. Nyoman Puspita Sari, S.Farm503-38.18/002/SIPA/DPMPTSP/202322-Feb-2027PuskesmasDistribusiK1JuniBulelengAnturan1. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bahwa Puskesmas Buleleng II melakukan pelanggaran Mayor/sedang terkait pengelolaan Obat yang tidak sesuai
ketentuan, yaitu:
1.1. Pengisian kartu stok tidak tertib dilakukan sehingga terdapat selisih obat antara yang terdapat di kartu stok dan jumlah fisik, antara lain:
Nama Obat Jadi Satuan No. Bets ED Fisik Kartu Stok Selisih
Ranitidine 150 mg Tablet 09 2026 09 2026 100 0 100
1.2. Belum dilakukan monitoring suhu (thermometer) tempat penyimpanan produk CCP (cold chain product).
1.3. Pendistribusian vaksin belum dilakukan pemeriksaan/pengecekan suhu.

2. Selain itu, Puskesmas Buleleng II juga terbukti melakukan pelanggaran
minor/ringan, yaitu:
2.1. Penerimaan obat belum konsisten melakukan pengecekan terhadap nomor izin edar.
2.2. Monitoring suhu ruang penyimpanan obat belum dilakukan secara konsisten (terakhir Mei 2026).
2.3. Belum terdapat dokumentasi hasil investigasi selisih stok pada saat stok opname.
2.4. Laporan Stok Opname belum mencantumkan sisa stok sesuai dengan sistem elektronik.
2.5. Resep dokter belum memuat informasi nomor SIP dokter.
2.6. Kartu stok belum memuat informasi tanggal & jumlah yang diterima, no. dokumen dan sumber penerimaan, tanggal & jumlah yang diserahkan, no. dokumen & tujuan penyerahan, paraf atau identitas petugas.
2.7. Berita Acara pemusnahan belum dapat ditunjukkan.
2.8. Pada saat pemusnahan obat belum memastikan kemasan termasuk label obat yang dimusnahkan telah dirusak.
Surat Peringatan26-Jun-2026T-PW.01.10.9C.06.26.222
49
50
PW.04.09.9C.03.26.783-Mar-2026Ayu, Laksmi, keni9-Mar-2026PT Sinarniaga SejahteraJln Surapati no 127, Kampung Baru0821249737208120004702473Fahmi Fala FarrukaAlif SDistributor SMKPO (AUDIT SERTIFIKASI)DistribusiK3MaretBulelengBuleleng1. Belum memiliki tim keamanan pangan tersendiri untuk Depo Singaraja. (m)
2. Audit internal terakhir didokumentasikan pada februari tahun 2025, menurut keterangan sarana sudah dilakukan audit pada bulan Maret tahun 2026 namun belum didokumentasikan dan dilaporkan. (m)
3. Sudah tersedia SOP tanggap darurat nomor SOP-S45.0.00-02 namun ditemukan pada gudang BS, APAR yang sudah memasuki masa service (februari 2025) namun belum dilakukan.(m)
4. Sarana memiliki tempat penyimpanan berupa gudang yang terdiri dari 3 area gudang yakni Gudang 1, Gudang 2 dan Gudang 3. Gudang 1 digunakan untuk menyimpan produk yang termasuk dalam golongan fast moving. Penyimpanan produk sudah dialasi dengan palet kayu namun pada saat pemeriksaan gudang dalam kondisi overload, terdapat produk yang disimpan langsung bersentuhan dengan dinding dan disimpan dengan jumlah tumpukan kardus melebihi batas maksimal penumpukan yang tertera di kardus. (m)
5. Ventilasi pada gudang penyimpanan dalam kondisi berdebu dan terdapat sarang laba-laba (m)
6.Lampu di area gudang dalam kondisi kotor dan terdapat sarang laba-laba. (m)
7.Terdapat dinding yang dalam kondisi berjamur akibat bocor pada Gudang 3 dan terdapat dinding yang terkelupas catnya pada Gudang 1 yang berpotensi menyebabkan kontaminasi pada pangan. (m)
8. Terdapat toilet pada gedung Kantor, namun fasilitas cuci tangannya belum dilengkapi dengan petunjuk cuci tangan dan pengering tangan (m)
9. Fasilitas Cuci tangan di sekitar area gudang belum tersedia, hanya tersedia keran yang langsung bermuara pada selokan (tanpa wastafel) dan terdapat sabun yang diletakkan di atas tanah serta petunjuk cuci tangan yang ditempelkan pada tembok bagian bawah. (m)
10. Sarana belum memiliki tempat penyimpanan barang pribadi karyawan. (m)
11. Area istirahat karyawan tidak terdapat area khusus namun terdapat meja yang berisi air mineral galon dan dispenser serta gelas pada Gudang Bad Stock (m)
12. Fasilitas pengendalian hama bekerjasama dengan pihak ke 3 yakni Rentokill berupa pemasangan jebakan tikus pada area tertentu di gudang dan dimonitoring setiap 2 minggu. Terdapat produk Chocolatos 80pack yang rusak (bolong) akibat gigitan tikus pada Gudang 1 dan terdapat bukti infestasi hama tikus berupa kotoran tikus di sekitar tempat pemasangan jebakan tikus pada Gudang 1. (M)
13. Pemantauan berkala terhadap efektifitas pengendalian hama belum dilakukan (m)
14. Terdapat lubang ventilasi pada gudang BS yang belum dilengkapi dengan kasa (M)
15. Pada saat penerimaan produk tidak dilakukan pengecekan izin edar produk (m).
16Ditemukan produk disimpan tanpa pallet di gudang badstock sesuai dengan aturan pada SOP. (m)
17.Penandaan area di gudang BS belum sesuai dengan peruntukkannya. Selain itu ditemukan potensi kontaminasi silang karena adanya produk hasil sortir yang akan menjadi produk layak jual, disimpan di Gudan bad stock. (M)
Berpotensi meneyebabkan kontaminasi silang, ditemukan produk yang sudha tidak layak jual masih disimpan diarea produk retail tanpa penendaan yang jelas dimana produk tersebut seharusnya disimpan pada area karantina (M).
18. Jadwal sanitasi dan perawatan bangunan dan peralatan sudah tersedia dan tercatat. Namun masih terdapat beberapa area pada gudang produk layak jual yang masih kotor, seperti dinding gudang 1 yang masih kotor, lantai pada gudang 3 yang kotor, terdapat robekan kardus-kardus, terdapat kumpulan kotoran tikut dan merupakan area bocor pada langit-langit (m)
19. Aturan penggunaan pakaian kerja sudah tertera pada dokumen Standar Aturan Karyawan Gudang, namun belum mengakomodir standar minimal auturan berpakaian di gudang dan belum ada visual sign. Pada saat pemeriksaan personel pakaian kerja yang disediakan tidak lengkap yakni hanya berupa helm dan rompi. (m)
20. Sudah dilakukan dokumentasi terkait kebersihan armada namun form fisiknya sudah terisi melebihi tanggal pemeriksaan yakni 20 Maret (m)
TMKPeringatan28-Apr-2026-32918Mohon Isi Tanggal Surat Tindak Lanjut26-Jan-1900Follow Up CAPA nya gaes
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100