| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | J . S . A | |||||||||||||||||||||||||
4 | JOB SAFETY ANALISIS | |||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||||||||
7 | Proyek | : | Rehandling Soil Site Lati | Nomor Doc | : | OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/024 | ||||||||||||||||||||
8 | Pekerjaan | : | Mencuci Komponen Dengan Tangki Rendam | Revisi | : | 0 | ||||||||||||||||||||
9 | Lokasi Pekerjaan | : | Workshop | Tanggal Efektif | : | |||||||||||||||||||||
10 | Peralatan | : | Common Tools , Stand Unit | |||||||||||||||||||||||
11 | APD | : | Helm, Sepatu pelindung, Kacamata & Sarung Tangan | |||||||||||||||||||||||
12 | ||||||||||||||||||||||||||
13 | NO | URAIAN / URUTAN PEKERJAAN | KEMUNGKINAN BAHAYA YANG AKAN TERJADI (BAHAYANYA) | TINDAKAN PENCEGAHAN ( PENGENDALIAN BAHAYA ) | ||||||||||||||||||||||
14 | 1 | Periksa dan pakai alat pelindung diri / APD | 1.1 | Membentur | 1.1 | Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan, kegiatan | ||||||||||||||||||||
15 | 1.2 | Tertusuk / Tergores | pertama untuk mengurangi resiko cedera. | |||||||||||||||||||||||
16 | APD (helm,apron,pelindung wajah,masker kimia,kacamata,sarung | |||||||||||||||||||||||||
17 | tangan PVC,sepatu pelindung)harus dipakai saat kerja | |||||||||||||||||||||||||
18 | 2 | Periksa komponen | 2.1 | Terpeleset jatuh | 2.1 | Siapkan tempat kerja, bersihkan lantai dari ceceran air / oli dan bersihkan. | ||||||||||||||||||||
19 | Siapkan peralatan kerja dan sediakan di tempat terjangkau. | |||||||||||||||||||||||||
20 | 2.2 | Tergores | 2.2 | Jika komponen yang diterima berada dalam peti kayu, maka harus terlebih | ||||||||||||||||||||||
21 | dulu dibuka. | |||||||||||||||||||||||||
22 | Buka paku dan pelat pengikat peti dengan hati-hati, sarung tangan kulit | |||||||||||||||||||||||||
23 | untuk keperluan ini harus dipakai, hati-hati terhadap tepi yang tajam. | |||||||||||||||||||||||||
24 | Gunakan linggis / pencabut paku yang dalam keadaan baik, hati-hati | |||||||||||||||||||||||||
25 | terhadap lentingan paku, kacamata pelindung harus dipakai. | |||||||||||||||||||||||||
26 | Ikuti petunjuk pemakaian perkakas tangan dengan baik dan benar. | |||||||||||||||||||||||||
27 | Paku / pelat yang dilepas harus dikumpulkan dan dibuang ke tempatnya. | |||||||||||||||||||||||||
28 | 2.3 | Kejatuhan komponen | 2.3 | Pasangkan eyebolt standar pada komponen pada titik-titik angkat. | ||||||||||||||||||||||
29 | Pindahkan komponen ke atas stand dengan menggunakan Overhead Crane. | |||||||||||||||||||||||||
30 | Ikuti petunjuk pemakaian Overhead Crane (OHC) dengan baik dan benar. | |||||||||||||||||||||||||
31 | Setelah berada di atas stand pasang baut untuk menguncinya agar stabil. | |||||||||||||||||||||||||
32 | 2.4 | Terjepit | 2.4 | Perhatikan jari dan tangan saat bekerja karena komponen bisa bergeser. Komponen | ||||||||||||||||||||||
33 | di atas stand harus terletak di ruang inspeksi (demarkasi) Lakukan pemeriksaan | |||||||||||||||||||||||||
34 | pada komponen berdasarkan ceklis standar / parts book dengan teliti. | |||||||||||||||||||||||||
35 | Pastikan penerangan ruangan cukup untuk keperluan ini (min 200 luks) | |||||||||||||||||||||||||
36 | 3 | Periksa Tangki Rendam | 3.1 | Terpapar larutan kimia | 3.1 | Cermati instruksi manual penggunaan tangki rendam, hanya orang yang | ||||||||||||||||||||
37 | dilatih khusus menggunakan tangki rendam yang boleh mengoperasikan. | |||||||||||||||||||||||||
38 | Sarung tangan kimia dan kacamata pelindung dipakai saat memeriksa. | |||||||||||||||||||||||||
39 | Pastikan pemanas tangki dalam keadaan mati, saklar dalam keadaan OFF. | |||||||||||||||||||||||||
40 | 3.2 | Tangki rusak | 3.2 | Gunakan ceklis pemeriksaan harian standar untuk memeriksa. | ||||||||||||||||||||||
41 | Periksa kondisi fisik luar tangki rendam seksama, singkirkan material | |||||||||||||||||||||||||
43 | Periksa kondisi kabel-kabel listrik, sambungan dan saklarnya. | |||||||||||||||||||||||||
44 | Bersihkan tangga tangki dari grease, kotoran atau penyebab licin lainnya. | |||||||||||||||||||||||||
45 | Pastikan panel kendali tangki dalam keadaan baik dan bersih. | |||||||||||||||||||||||||
46 | 3.3 | Terhirup uap kimia | 3.3 | Saat membuka tutup tangki, jauhkan wajah dan bagian tubuh dari uap | ||||||||||||||||||||||
47 | yang mungkin keluar dari tangki, pakai masker dan kacamata pelindung | |||||||||||||||||||||||||
48 | 3.4 | Terjpeit | 3.4 | Jika tutup tangki dioperasikan dengan sistem hidrolik, cermati gerakan | ||||||||||||||||||||||
49 | hidrolik dan jauhi tubuh atau anggota badan dari gerakan mekanis pintu. | |||||||||||||||||||||||||
50 | 3.5 | Terpeleset jatuh | 3.5 | Jika tutup tangki dibuka secara manual, hati-hati terhadap bagian pintu | ||||||||||||||||||||||
51 | yang tajam, perhatikan posisi tubuh, selalu mantap dan stabil. | |||||||||||||||||||||||||
52 | Periksa kondisi fisik larutan sesuai dengan rekomendasi pemeriksaan. | |||||||||||||||||||||||||
53 | Harus tersedia MSDS (Material Safety Data Sheet) atas larutan kimia | |||||||||||||||||||||||||
54 | yang digunakan, cermati instruksi yang ada didalamnya. | |||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | 4 | Naikkan Komponen ke Tangki | 4.1 | Komponen rusak | 4.1 | Komponen yang berukuran kecil (cyl. Head dll) diletakkan pada keranjang | ||||||||||||||||||||
57 | perendam, sedangkan ukuran besar langsung dimasukkan dalam tangki. | |||||||||||||||||||||||||
58 | 4.2 | Cedera punggung | 4.2 | Ikuti tata cara penanganan barang manual dengan benar dan aman. | ||||||||||||||||||||||
59 | Komponen yang berukuran besar dipindahkan dengan menggunakan | |||||||||||||||||||||||||
60 | crane, lengkapi komponen tersebut dengan lifting bolt standar. | |||||||||||||||||||||||||
61 | 4.3 | Terjepit | 4.3 | Hati-hati saat memasang kait angkat pada komponen, perhatikan tangan. | ||||||||||||||||||||||
62 | Ikuti tata cara penggunaan overhead crane yang benar dan angkat. | |||||||||||||||||||||||||
63 | 4.4 | Tersiram larutan | 4.4 | Naikkan komponen tersebut ke atas tangki rendam, kemudian turunkan | ||||||||||||||||||||||
64 | dengan perlahan, orang yang memegang kontrol overhead crane harus | |||||||||||||||||||||||||
65 | bisa melihat arah gerakan komponen yang dimasukkan ke tangki. | |||||||||||||||||||||||||
66 | 4 | Naikkan Komponen ke Tangki (larutan) | Jika tidak, maka harus ada pemandu untuk kegiatan ini. | |||||||||||||||||||||||
67 | Turunkan komponen dengan perlahan sekali dan aman, sampai terendam | |||||||||||||||||||||||||
68 | seluruhnya, kemudian lepaskan kait overhead crane. | |||||||||||||||||||||||||
69 | Gunakan batang logam untuk membantu melepaskan kait tersebut, | |||||||||||||||||||||||||
70 | pastikan dulu tidak ada tegangan pada rantai sebelum kait dilepaskan. | |||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | 5 | Operasikan tangki | 5.1 | Tangki rusak | 5.1 | Setelah komponen terendam seluruhnya dalam tangki, tutup kembali tutup | ||||||||||||||||||||
73 | tangki hati-hati, perhatikan tubuh dan anggota badan saat tutup bergerak. | |||||||||||||||||||||||||
74 | Periksa kesempurnaan menutup tangki, jangan sampai ada yang terganjal. | |||||||||||||||||||||||||
75 | Atur timer dan suhu operasi tangki sesuai dengan rekomendasi. | |||||||||||||||||||||||||
76 | 6 | Periksa berkala | 6.1 | Tangki rusak | 6.1 | Perendaman harus diperiksa secara berkala dan teratur melalui indikator | ||||||||||||||||||||
77 | yang tersedia pada panel kontrol tangki rendam. | |||||||||||||||||||||||||
78 | 6.2 | Terpapar uap kimia | 6.2 | Tidak perlu membuka tutup tangki untuk melakukan pemeriksaan. | ||||||||||||||||||||||
79 | Cermati tempat berjalan karena ruang kerja sempit dan panas. | |||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | 7 | Matikan pemanas | 7.1 | Terpapar uap kimia | 7.1 | Setelah buzzer timer berbunyi atau setelah selang waktu yang ditentukan | ||||||||||||||||||||
82 | tercapai, maka matikan saklar operasi pemanas tangki rendam. | |||||||||||||||||||||||||
83 | Pastikan penerangan cukup (200 lux) tersedia dan ventilasi bekerja dengan baik | |||||||||||||||||||||||||
84 | Pakai sarung tangan kimia dan pelindung wajah serta masker. | |||||||||||||||||||||||||
85 | Buka tutup tangki dengan mengoperasikan panel kontrol | |||||||||||||||||||||||||
86 | 7.2 | Terhirup uap kimia | 7.2 | Jauhi wajah dan bagian tubuh dari uap yang keluar saat tutup dibuka, | ||||||||||||||||||||||
87 | jangan sekali-kali menghirup uap yang keluar dari tangki. Atur posisi | |||||||||||||||||||||||||
88 | tubuh sejauh mungkin dari tangki rendam. | |||||||||||||||||||||||||
89 | Setelah uap tebal hilang atau berkurang banyak baru dekati tangki tersebut | |||||||||||||||||||||||||
90 | Diamkan komponen sampai suhu larutan dalam tangki turun dan aman. | |||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | 8 | Angkat komponen | 8.1 | Kejatuhan | 8.1 | Posisikan overhead crane di atas tangki rendam, cermati rantai dan kait-kait | ||||||||||||||||||||
93 | overhead crane terhadap tangki rendam. | |||||||||||||||||||||||||
94 | Ikuti tata cara pengoperasian overhead crane yang benar dan aman. | |||||||||||||||||||||||||
95 | 8.2 | Terjepit | 8.2 | Setelah uap hilang dan larutan tidak panas, pasang kembali kait-kait | ||||||||||||||||||||||
96 | overhead crane di titik-titik angkat semula. Gunakan batang besi untuk | |||||||||||||||||||||||||
97 | 8.3 | Terpapar larutan panas | 8.3 | membantu memasang kait tersebut, jangan pakai tangan. | ||||||||||||||||||||||
98 | 8.4 | Tersiram larutan | 8.4 | Jika kait terpasang dengan benar dan aman, naikkan komponen dengan | ||||||||||||||||||||||
99 | perlahan sekali. Jauhi cipratan larutan, pelindung wajah harus dipakai. | |||||||||||||||||||||||||
100 | Angkat komponen seluruhnya sehingga keluar dari larutan dan diamkan | |||||||||||||||||||||||||
101 | dulu sebentar di atasnya sehingga seluruh larutan tiris dengan aman. | |||||||||||||||||||||||||