| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | AA | AB | AC | AD | AE | AF | AG | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ALUR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU | ||||||||||||||||||||||||||||||||
2 | JENJANG SMA | ||||||||||||||||||||||||||||||||
3 | FASE E | ||||||||||||||||||||||||||||||||
4 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
5 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
6 | FASE E | ASPEK / ELEMEN / SUB ELEMEN | |||||||||||||||||||||||||||||||
7 | KITAB SUCI WEDA (SUMBER AJARAN) | TATTWA/SRADDHA | SUSILA (ETIKA) | ACARA | SEJARAH | ||||||||||||||||||||||||||||
8 | Dharmasastra | Punarbhawa | Catur Warna | Yājña | Peninggalan Sejarah dan Kebudayaan Hindu di Asia | ||||||||||||||||||||||||||||
9 | Capaian Pembelajaran | Pada akhir fase, peserta didik dapat menerapkan, menganalisis menilai kitab suci Hindu bagian Dharmasastra sebagai sumber hukum Hindu dengan penerapan tri kerangka Hindu (tattwa, susila dan acara) sebagai pedoman kehidupan pada lingkup masyarakat. | Pada akhir fase ini, peserta didik dapat menerapkan prinsip- prinsip ajaran punarbhawa sebagai aspek untuk memperbaiki kualitas diri. Hal ini dilakukan untuk melatih dirinya untuk memahami akan kecintaanya kepada Hyang Widhi dan menerapkanya dalam kehidupan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan Negara. | Pada akhir fase ini, peserta didik dapat menerapkan, menilai dan menciptakan dari nilai- nilai susila Hindu tentang catur warna untuk diterapkan dalam kehidupan sebagai keseimbangan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam agar terbentuk pribadi yang unggul. | Pada akhir fase ini, peserta didik dapat menganalisis, mengidentifikasi dan membuat kreatifitas Yājña dalam Rāmāyāna dan bentuk kearifan lokal kaitannya dengan nilai-nilai budaya bangsa dan kebangsaan. Hal ini dilakukan untuk melestarikan budaya daerah dan penerapan nilai keagamaan Hindu di Nusantara. Serta mewujudkan tri kerukunan umat beragama agar tercipta kehidupan harmonis. | Pada akhir fase ini, peserta didik dapat menganalisis, mengkreasikan serta kontribusi sejarah Hindu dalam perkembangan kekinian. Peserta didik dapat menjadikan sejarah sebagai sumber pembelajaran positif pada kehidupan kekinian dan berupaya melestarikan peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia. | |||||||||||||||||||||||||||
10 | Kelas | KELAS 10 | KELAS 10 | KELAS 10 | KELAS 10 | KELAS 10 | |||||||||||||||||||||||||||
11 | Capaian Pembelajaran Pertahun | 10.1 Mengaplikasikan Dharmasastra sebagai sumber hukum Hindu | 10. 2 Memahami ajaran punarbhawa sebagai wahana memperbaiki kualitas diri | 10.3 Menganalisis catur warna dalam kehidupan masyarakat | 10. 4 Menganalisis nilai-nilai Yājña dalam kitab Rāmāyāna | 10.5 Menganalisis peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia | |||||||||||||||||||||||||||
12 | Alur Tujuan Pembelajaran dalam setiap fase | 10.1.1 Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber belajar agar mampu menjelaskan pengertian Dharmasastra pada Catur Yuga dengan menggunakan kalimat sendiri, kemudian menyajikan informasi tersebut dengan membuat bagan (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.1.2 Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi Dharmasastra sebagai sumber hukum Hindu kemudian membuat refleksi dari hasil diskusinya dengan membuat artikel essay (dapat pula dalam bentuk resume atau lainnya) 10.1.3 Peserta didik mengamati video cara melantunkan śloka Manawa Dharmasastra, kemudian mencoba berlatih secara mandiri melagukan śloka Manawa Dharmasastra tentang Hukum Hindu 10.1.4 Peserta didik melakukan kunjungan dan diskusi dengantokoh-tokoh Hindu di daerah sekitar untuk menganalisis śloka-śloka Dharmasastra sebagai sumber hukum Hindu dan menyajikan hasil analisisnya dengan membuat infografis (dapat pula dalam bentuk lain seperti tabel, bagan, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.1.5 Peserta didik mengkomunikasikan hasil analisis śloka-śloka Dharmasastra dengan melakukan presentasi di kelas 10.1.6 Peserta didik menerapkan nilai-nilai Dharmasastra sesuai dengan Tri Kerangka Dasar agama Hindu dengan membuat daftar aktivitas penerapan nilai-nilai Dharmasastra dalam kehidupan sehari-hari 10.1.7 Peserta didik merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan penerapan Dharmasastra dalam skala keluarga dan kemudian mengkomunikasikan hasil rancangannya di kelas 10.1.8 Peserta didik melakukan observasi untuk mengumpulkan kebiasaan-kebiasaan masyarakat setempat yang dijadikan sebagai sumber Hukum baik dalam bidang Pendidikan, sosial budaya maupun ekonomi. | 10.2.1 Peserta didik memirsa video tentang Punarbhawa kemudian menjelaskan pengertian dan prinsip-prinsip Punarbhawa dengan menggunakan kalimat sendiri dan menyajikan dengan membuat presentasi (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, diagram, poster atau lainnya) 10.2.2 Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk Punarbhawa kemudian menyajikan hasil diskusinya dengan membuat diagram Pohon (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.2.3 Peserta didik melakukan penelusuran informasi untuk menganalisis ajaran Punarbhawa sebagai wahana memperbaiki kualitas diri kemudian menyajikan hasil analisisnya dengan membuat sebuah artikel refleksi 10.2.4 Peserta didik mengkomunikasikan hasil refleksi tentang ajaran Punarbhawa dengan mempublikasikan hasil refleksinya di blog pribadi (dapat pula dipublikasikan di media lain yang memungkinkan) 10.2.5 Peserta didik menerapkan nilai-nilai Punarbhawa dengan membuat daftar aktivitas penerapan nilai-nilai Punarbvhawa dalam kehidupan sehari-hari 10.2.6 Peserta didik merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan peningkatan kualitas diri berdasarkan ajaran Punarbhawa dalam skala keluarga dan kemudian menyajikan hasil rancangannya dengan membuat artikel essay (dapat pula dalam bentuk resume atau lainnya) 10.2.7 Peserta didik melakukan pembiasaan Meditasi sebagai kotemplasi terhadap keberadaan Atman di dalam diri 10.2.8 Peserta didik melakukan observasi untuk menemukan contoh-contoh Punarbhawa dalam kehidupan masyarakat setempat | 10.3.1 Peserta didik membaca berbagai sumber belajar untuk menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna dengan menggunakan kalimat sendiri dan kemudian menyajikannya dalam bentuk bagan (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.3.2 Peserta didik melakukan tanya jawab dengan guru untuk mengidentifikasi sumber-sumber ajaran Catur Warna, kemudian menyajikan hasil identifikasinya membuat diagram pohon (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, poster atau lainnya) 10.3.3 Peserta didik mengolah informasi yang diperoleh dari berbagai sumber belajar untuk mengklasifikasikan kewajiban masing-masing Catur Warna dengan membuat infografis (dapat pula dalam bentuk lain seperti presentasi PPT diagram, poster atau lainnya) 10.3.4 Peserta didik membiasakan diri membaca Bhagawad Gita (dapat pula śloka ataupun mantra Weda) untuk mensimulasikan kehidupan Brahmana Warna 10.3.5 Peserta didik mengkorelasikan hubungan Catur Warna dengan Catur Ashrama dengan membuat daftar aktivitas Brahmacari dalam kehidupan sehari-hari 10.3.6 Peserta didik mengkomunikasikan hubungan Catur Warna dengan Catur ashrama dengan melakukan presentasi di kelas 10.3.7 Peserta didik merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan Brahmacari sesuai dengan ajaran Catur Warna dalam skala keluarga dan kemudian menyajikan hasil rancangannya di kelas 10.3.8 Peserta didik melakukan investigasi untuk menemukan sastra-sastra Kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai Catur Warna dan menyajikannya dalam bentuk infografis | 10.4.1 Peserta didik memirsa video pelaksanaan Yājña untuk menjelaskan pengertian Yaj, Yājña, Yajus, Yajamana dengan menggunakan kalimat sendiri dan menyajikannya dengan membuat infografis (dapat pula dalam bentuk lain seperti bagan, tabel, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.4.2 Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menguraikan dasar pelaksanaan Yājña dan bagian-bagian Panca Yājña, kemudian menyajikan hasil diskusinya dengan membuat bagan (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.4.3 Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber belajar untuk memperjelas pemahamannya tentang bentuk-bentuk Yājña, Tingkatan Yājña dan Kualitas Yājña, kemudian mengkomunikasikannya dengan membuat infografis (dapat pula dalam bentuk lain seperti bagan, tabel, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.4.4 Peserta didik melakukan diskusi dan kunjungan tokoh-tokoh Hindu di sekitarnya untuk mengidentifikasi jenis-jenis Yājña dalam Kitab Rāmāyana dan menyajikan hasil identifikasinya dengan membuat tabel (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.4.5 Peserta didik memirsa video Rāmāyāna untuk menganalisis nilai-nilai Yājña dalam Rāmāyana dan kemudian menyajikan hasil analisisnya dengan membuat infografis (dapat pula dalam bentuk lain seperti bagan, Tabel, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.4.6 Peserta didik mengolah informasi dari berbagai sumber belajar untuk menganalisis nilai-nilai Yājña dalam Kakawin Rāmāyana, kemudian menyajikannya dengan membuat diagram pohon (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis atau lainnya) 10.4.7 Peserta didik merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan Yājña dalam lingkungan keluarga dan sekolah, kemudian mengkomunikasikan hasil rancangannya di kelas 10.4.8 Peserta didik membuat sarana upakara seperti Kwangen, Canang Sari, Canang Genten, Banten Ajuman atau sarana upakara yang digunakan di daerahnya masing-masing | 10.5.1 Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber belajar untuk menjelaskan pengertian dan bentuk - bentuk peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia menggunakan kalimat sendiri, kemudian menyajikan informasi tersebut dengan membuat bagan (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.5.2 Peserta didik menelusuri beberapa jurnal penelitian untuk mengidentifikasi jenis-jenis peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dan kemudian membuat infografis berdasarkan hasil identifikasinya 10.5.3 Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis nilai-nilai peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dan kemudian menyajikan hasil diskusinya dengan membuat sebuah poster (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.5.4 Peserta didik mengolah informasi dari beberapa jurnal untuk menguraikan pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dan kemudian membuat refleksi tentang pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia 10.5.5 Peserta didik merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dan kemudian menyajikan hasil rancangannya di kelas 10.5.6 Peserta didik mengunjungi berbagai museum (dapat juga mengunjungi virtual museum) untuk menguraikan pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia, kemudian menyajikannya dalam bentuk essay (dapat pula dalam bentuk lain seperti infografis, presentasi PPT, diagram, poster atau lainnya) 10.5.7 Peserta didik melakukan penelusuran berbagai sumber belajar untuk menguraikan pengaruh Hindu di Asia terhadap kehidupan masyarakat setempat, kemudian menyajikannya dalam bentuk portofolio atau lainnya | |||||||||||||||||||||||||||
13 | Perkiraan jumlah jam pelajaran | 3 JTM Perminggu diperlukan 5-6 Minggu | 3 JTM Perminggu diperlukan 5-6 Minggu | 3 JTM Perminggu diperlukan 5-6 Minggu | 3 JTM Perminggu diperlukan 5-6 Minggu | 3 JTM Perminggu diperlukan 5-6 Minggu | |||||||||||||||||||||||||||
14 | Kata/frasa kunci | 1. Dharmasastra 2. Pengertian Dharmasastra 3. Dharmasastra dalam Catur Yuga 4. Sumber Hukum Hindu 5. Śloka Dharmasastra 6. Nilai-Nilai Dharmasastra | 1. Punarbhawa 2. Pengertian Punarbhawa 3. Prinsip-prinsip Punarbhawa 4. Bentuk-bentuk Punarbhawa 5. Ajaran Punarbhawa untuk meningkatkan Kualitas Diri 6. Nilai-Nilai Ajaran Punarbhawa | 1. Catur Warna 2. Pengertian Catur Warna 3. Bagian-bagian Catur Warna 4. Sumber-sumber ajaran Catur Warna 5. Kewajiban masing-masing Catur Warna 6. Hubungan Catur Warna dan Catur Ashrama | 1.Yājña 2. Pengertian Yaj, Yājña, Yajus, Yajamana 3. Dasar pelaksanaa Yājña 4. Bagian-bagian Pañca Yājña 5. Bentuk-bentuk Yājña 6. Tingkatan Yājña 7. Kualitas Yājña 8. Jenis-jenis Yājña dalam Rāmāyāna 9. Sapta Kanda Rāmāyāna 10. Kakawin Rāmāyāna 11. Nilai-Nilai Yājña dalam Rāmāyāna | 1. Sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia 2. Pengertian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia 3. Bentuk-bentuk peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia 4. Jenis-jenis peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia 5. Nilai-nilai peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia 6. Pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia | |||||||||||||||||||||||||||
15 | Profil peserta didik Pancasila | Dengan melaksanakan aktivitas pembelajaran pada capaian pembelajaran tentang Dharmasastra, peserta didik diharapkan memiliki sikap kemandirian dalam mencari, menggali dan menemukan informasi, peserta didik juga perlu mengembangkan sikap bernalar kritis dalam mengalisis ajaran Dharmasastra sehingga menjadi pribadi yang Sadhu Gunawan Keterangan: Dimensi yang perlu di kembangkan dari karakter mandiri adalah memiliki inisiatif dan bekerja secara mandiri | Dengan melaksanakan aktivitas pembelajaran pada capaian pembelajaran tentang Punarbhawa, peserta didik diharapkan memiliki sikap bernalar kritis dalam mencari, menggali dan menemukan informasi. Peserta didik juga perlu mengembangkan sikap kebhinekaan global dalam upaya menghargai setiap bentuk kelahiran yang ada di bumi sehingga menjadi pribadi yang welas asih Keterangan: Dimensi yang perlu di kembangkan dari karakter mandiri adalah memiliki inisiatif dan bekerja secara mandiri | Dengan melaksanakan aktivitas pembelajaran pada capaian pembelajaran tentang Catur Warna, peserta didik diharapkan memiliki sikap kemandirian dalam mencari, menggali dan menemukan informasi. Peserta didik juga perlu mengembangkan sikap gotong-rotong dalam mengidentifikasi ajaran Catur Warna sehingga menjadi pribadi yang Sadhu Gunawan (berakhlak mulia) Keterangan: Dimensi yang perlu di kembangkan dari karakter mandiri adalah memiliki inisiatif dan bekerja secara mandiri Dimensi gotong-royong yang dikembangkan adalah kolaborasi, kepedulian dan berbagi | Dengan melaksanakan aktivitas pembelajaran pada capaian pembelajaran tentang Yājña dalam Rāmāyāna. Peserta didik diharapkan memiliki karakter kreatif dalam mencari, menggali dan menemukan informasi. Peserta didik juga perlu mengembangkan sikap gotong-royong dalam menemukan nilai-nilai Yājña dalam Rāmāyāna sehingga menjadi pribadi yang Sadhu Gunawan Keterangan Dimensi Kreatif yang dikembangkan adalah menghasilkan gagasan yang orisinal; menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal; memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan Dimensi gotong-royong yang dikembangkan adalah kolaborasi, kepedulian dan berbagi | Dengan melaksanakan aktivitas pembelajaran pada capaian pembelajaran tentang peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia, peserta didik diharapkan memiliki sikap bernalar kritis dalam mencari, menggali dan menemukan informasi. Peserta didik juga perlu mengembangkan sikap kebhinekaan global dalam melestarikan peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia sehingga menjadi pribadi yang mencintai peradaban leluhur Keterangan: Dimensi yang perlu dikembangkan dari kebhinekaan global adalah mengenal dan menghargai budaya | |||||||||||||||||||||||||||
16 | Glosarium | Acara, Atmanastuti, Dharma, Dharmasastra, Dvapara, Gautama, Hukum Hindu, Jñāna, Kali, Mantra, Manu, Paradharma, Rta, Sankha-Likhita, Satya, Sila, Śloka, Weda, Smrti, Sruti, Swadharma, Treta, Yājña, Yuga | Punar, Bhawa, Punarbhawa, Karma, Wasana, Panca Maya Kosha, Annamayakosha, Pranamayakosha, Manomayakosha, Vijnanamayakosha, Anandamaya Kosha, Janma, Ślokantara, Hala, Hayu, Phala, Bhagawad Gita, Weda, Upanisad, Manacika, Wacika, Kayika, Parisudha, Satyam, Sivam, Sundaram | Catur Warna, Warna, Brahmana, Ksatriya, Waisya, Sudra, Guna, Karma, Weda, Bhagawad Gita, Yoni, Upacara, Jati, Dwijati, Panca Indria, Mahabharata, Rupa, Wangsa, Aśrama, Brahmacari, Grhasta, Vanaprastha, Sanyasin, Bhiksuka, Jagadhita, Mokṣa | Yaj, Yajus, Yajamana, Yājña, Tri Rna, Rsi Rna, Dewa Rna, Pitra Rna, Nitya Yājña, Naimitika Yājña, Insidental Yājña, Nista Yājña, Madya Yājña, Uttama Yājña, Dewa Yājña, Rsi Yājña, Manusia Yājña, Pitra Yājña, Butha Yājña, Yoga Yājña, Tapa Yājña, Jñāna Yājña, Swadhyaya Yājña, Kanya Yājña, Bhagavad Gita, Karya, Sreya, Buddhi, Bhakti, Satyam, Sraddha, Daksina, Mantra, Gita, Lascarya, Dhana, Dhana Punya, Nasmita, Sastra, Annaseva, Atithi Puja, Satwika Yājña, Rajasika Yājña, Tamasika Yājña, Manava Dharmasastra, Gautama Dharmasastra, Lontar Singhalanghyala, Lontar Sundarigama, Lontar Agastya Parwa, Lontar Korawasrama, Rāmāyāna, Kanda, Ayodhya Kanda, Bala Kanda, Aranyaka Kanda, Kiskhinda Kanda, Yudha Kanda, Uttara Kanda, Kakawin Rāmāyāna | Hindu, India, Jaman Weda, Jaman Upanisad, Jaman Brahmana, Rg Weda, Sama Weda, Yayur Weda, Atharwa Weda, Maurya, Gupta, Andhra, Prasasti, Patung, Sastra, Candi, Mataram Kuno, Majapahit, Hindu di Asia Tengah, Hindu di Asia Timur, Hindu di Asia Tenggara, Hindu di Asia Selatan, Hindu di Asia Barat. | |||||||||||||||||||||||||||
17 | Indikator Penilaian | 10.1.1 Peserta didik dapat menjelaskan Dharmasastra dengan penilaian dalam bentuk tes atau sejenisnya 10.1.2 Peserta didik mengidentifikasi sumber hukum Hindu dengan rubrik penilaian portofolio 10.1.3 Peserta didik dapat melantunkan śloka Manawa Dharmasastra dengan rubrik penilaian keterampilan melantunkan sloka 10.1.4 Peserta didik dapat melakukan kunjungan dan diskusi dengan tokoh Hindu di sekitarnya untuk menganalisis śloka Dharmasastra dengan rubrik penilaian portofolio 10.1.5 Peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai Dharmasastra dengan rubrik penilaian kinerja 10.1.6 Peserta didik dapat merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan penerapan Dharmasastra dengan rubrik penilaian portofolio 10.1.7 Peserta didik dapat melakukan observasi pada masyarakat setempat dengan rubrik penilaian laporan observasi | 10.2.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan prinsip-prinsp Punarbhava dengan penilaian dalam bentuk tes atau sejenisnya 10.2.2 Peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk Punarbhava dengan rubrik penilaian essay 10.2.3 Peserta didik dapat menganalisis ajaran Punarbhawa dengan rubrik penilaian artikel 10.2.4 Peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai dalam ajaran Punarbhawa dengan rubrik penilaian jurnal aktivitas 10.2.5 Peserta didik dapat merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan peningkatan kulalitas diri dengan rubrik penilaian artikel 10.2.6 Peserta didik dapat membiasakan diri mempraktikkan meditasi dengan Jurnal pembiasaan Meditasi 10.2.7 Peserta didik dapat menemukan contoh-contoh Punarbhawa dalam kehidupan masyarakat setempat dengan rubrik penilaian laporan observasi | 10.3.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna dengan penilaian dalam bentuk tes atau sejenisnya 10.3.2 Peserta didik dapat mengidentifikasi sumber-sumber ajaran Catur warna dengan rubrik penilaian portofolio 10.3.3 Peserta didik dapat mengklasifikasikan kewajiban masing-masing dari Catur Warna dengan rubrik penilaian portofolio 10.3.4 Peserta didik dapat mensimulasikan kehidupan Brahmana Warna dengan rubrik penilaian keterampilan membaca śloka 10.3.5 Peserta didik dapat mengkorelasikan hubungan catur Warna dengan Catur Asrama dengan jurnal penilaian aktivitas 10.3.6 Peserta didik dapat merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan Brahmacari dengan rubrik penilaian artikel 10.3.7 Peserta didik dapat melakukan investigasi untuk menemukan sastra-sastra Kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai Catur Warna dengan rubrik penilaian laporan observasi | 10.4.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Yaj, Yājña, Yajus, Yajamana dengan penilaian dalam bentuk tes atau sejenisnya 10.4.2 Peserta didik dapat menguraikan dasar pelaksanaan Yājña dan bagian-bagian Pañca Yājña dengan rubrik penilaian portofolio 10.4.3 Peserta didik dapat memperjelas pemahamannya tentang bentuk-bentuk Yājña, tingkatan Yājña dan kualitas Yājña dengan rubrik penilaian portofolio 10.4.4 Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Yājña dalam Kitab Rāmāyāna dengan rubrik penilaian kinerja 10.4.5 Peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai Yājña dalam Kakawin Rāmāyāna dengan rubrik penilaian portofolio 10.4.6 Peserta didik dapat merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan Yājña dengan rubrik penilaian portofolio 10.4.7 Peserta didik dapat membuat sarana upakara dengan rubrik penilaian produk | 10.5.1 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan bentuk-bentuk peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dengan penilaian dalam bentuk tes atau sejenisnya 10.5.2 Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dengan rubrik penilaian portofolio 10.5.3 Peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dengan rubrik penilaian portofolio 10.5.4 Peserta didik dapat menguraikan pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia rubrik penilaian artikel 10.5.5 Peserta didik dapat merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pelestarian peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu di Asia dengan rubrik penilaian portofolio 10.5.6 Peserta didik dapat melakukan kunjungan ke berbagai museum (dapat pula virtual museum) dengan rubrik penilaian laporan kunjungan 10.5.7 Peserta didik dapat menguraikan pengaruh Hindu di Asia terhadap kehidupan masyarakat setempat dengan rubrik penilaian portofolio | |||||||||||||||||||||||||||
18 | Catatan: | ||||||||||||||||||||||||||||||||
19 | Setiap Alur memuat aktivitas belajar, kompetensi yang ingin dicapai dan produk yang dihasilkan dari aktivitas tersebut | ||||||||||||||||||||||||||||||||
20 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
21 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
22 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
23 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
24 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
25 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
26 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
27 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
28 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
29 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
30 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
31 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
32 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
33 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
34 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
35 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
36 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
37 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
38 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
39 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
40 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
41 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
42 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
43 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
44 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
45 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
46 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
47 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
48 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
49 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
50 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
51 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
52 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
53 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
54 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
55 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
56 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
57 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
58 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
59 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
60 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
61 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
62 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
63 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
64 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
65 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
66 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
67 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
68 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
69 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
70 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
71 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
72 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
73 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
74 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
75 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
76 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
77 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
78 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
79 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
80 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
81 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
82 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
83 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
84 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
85 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
86 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
87 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
88 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
89 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
90 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
91 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
92 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
93 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
94 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
95 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
96 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
97 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
98 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
99 | |||||||||||||||||||||||||||||||||
100 | |||||||||||||||||||||||||||||||||