ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZAAAB
1
2
3
J . S . A
4
JOB SAFETY ANALISIS
5
6
7
Proyek:
Rehandling Soil Site Lati
Nomor Doc
:
OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/007
8
Pekerjaan
:
Perbaikan Perawatan Buldozer
Revisi:0
9
Lokasi Pekerjaan
:
Workshop
Tanggal Efektif
:
10
Peralatan
:Tools Box, Stand Unit
11
APD:
Helm, Sepatu pelindung, Kacamata & Sarung Tangan
12
13
NOURAIAN / URUTAN PEKERJAANKEMUNGKINAN BAHAYA YANG AKAN TERJADI (BAHAYANYA)TINDAKAN PENCEGAHAN ( PENGENDALIAN BAHAYA )
14
1Periksa dan pakai 1.1
Terbentur tools box
1.1.1
Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan, kegiatan
15
Alat Pelindung Diri (APD)
pertama dan pakai APD untuk mengurangi resiko cedera.
16
1.2
Tertusuk benda tajam
1.2.1
APD (helm, sepatu pelindung, kacamata pelindung, sarung tangan,
17
masker debu dan APD Las (jika ada pekerjaan pengelasan) ) harus diperiksa .
18
dan dipakai saat bekerja
19
20
2Menyiapkan peralatan dan tools2.1Terjatuh2.1.1
Perhatikan daerah berjalan, berjalanlah sesuai dengan demarkasi
21
Gunakan peralatan standar dan lakukan inspeksi terlebih dahulu
22
2.2
Pinggang Terjepit
2.2.1
Menggangkat Tools Box dan atau tools yg beratnya 18,5kg wajib diangkat dengan
23
dua orang dan atau menggunakan alat angkat.
24
2.3
Kaki tersandung
2.3.1
Lalui jalan dan atau area yang bebas
25
26
3Memposisikan Unit3.1
Tertabrak unit
3.1.1
Ikuti aturan klakson (Hidupkan mesin 1X, Maju klakson 2X, Mundur klakson 3X)
27
3.1.2
Dalam memposisikan unit diarahkan oleh (Signal Man/Porter)
28
3.1.3
Komunikasi antara Porter dengan operator menggunkan Radio HT
29
3.1.4
Posisi Porter harus berada minimal 1X lebar unit
30
3.1.5
Posisi Porter harus diketahui oleh Operator
31
3.2
Porter terjatuh
3.2.1
Porter harus memperhatikan pergerakan aman dari (terpeleset, tersandung, terjatuh)
32
3.3Unit Bergerak3.3.1
Unit harus berhenti secara sempurna (tempat rata), aktifkan rem parkir, matikan
33
34
4Memasang LOTO4.1
Energy tidak terkendali
4.1.1
Matikan engine posisikan Clipsal OFF, pasang LOTO
35
4.2Jari terjepit4.2.1
Posisikan jari tangan jauh dari titik jepit
36
37
5Memasang ganjal Track5.1Terjepit5.1.1
Pada saat memasang ganjal track hindari titik jepit antara track & ganjal
38
5.2Terbentur5.2.1
Hindarkan kepala jauh dari titik bentur
39
40
6Naik / turun unit / lantai kerja6.1
Terpeleset jatuh
6.1.1
Bersihkan anak tangga dan pegangan tangga dari lumpur pelumas atau air.
41
6.1.2
Gunakan teknik 3 titik saat naik / turun, gunakan tangga, jangan melompat.
43
dalam kantong khusus yang diikatkan ke badan sehingga kedua tangan
44
bebas berpegangan saat naik turun.
45
46
5Periksa kerusakan unit5.1
Tertabrak gerakan unit
5.1.1
Jika pekerjaan dilakukan lebih oleh satu orang, pastikan satu sama lain
47
bisa berkomunikasi dengan bahasa isyarat yang dipahami keduanya
48
5.1.2
Helm dan sepatu pelindung harus dipakai selama bekerja.
49
5.1.3
Pengujian dilakukan sesuai rekomendasi shop manual Saat menguji perangkat kerja
50
Pastikan daerah kerja cukup luas, bebas barang, material atau aktivitas lain.
51
5.1.4
Hanya orang yang sudah dilatih khusus yang boleh mengoperasikan alat.
52
5.1.5
Aturan klakson harus dipatuhi.
53
5.1.6
Saat berada di kabin mengoperasikan alat sabuk pengaman harus dipakai.
54
5.1.7
Dilarang berada di atas unit yang sedang manuver kecuali di dalam kabin.
55
5.1.8
Jika terpaksa, langkah pencegahan kecelakaan harus dilakukan.
56
5.1.9
Gunakan ceklis standar pengujian.
57
5.2
Tersengat listrik
5.2.1
Saat menguji komponen listrik, mesin harus dalam keadaan mati.
58
5.2.2
Tangan dan tempat berpijak harus dalam keadaan kering dan bersih.
59
5.2.3
Gunakan alat ukur standar (multitester) jangan menguji dengan menghubung
60
singkatkan kabel listrik.
61
5.2.4
Display ukur harus diletakkan di atas meja / lantai yang stabil dan bersih.
62
5.3
Terkilir terjepit
5.3.1
Saat menguji mesin, sistem hidrolis / pneumatis buka / tutup penutup mesin
63
dengan hati-hati, perhatikan posisi tubuh dan tangan, pasang pengganjal tutup mesin.
64
5.4
Terantuk struktur unit
5.4.1
Saat memasang sensor atau alat ukur, mesin harus dalam keadaan mati,
65
5.4.2
swing lock lever dalam posisi ON.
66
5.4.3
Bersihkan nipple/sensor sebelum alat ukur dipasang, atur kabel sehingga
67
tidak terjepit atau melewati bagian mesin yang berputar atau panas.
68
5.4.4
Hati-hati terhadap bagian mesin yang berputar atau panas, gunakan sarung
69
tangan jika perlu. Jika sensor di bawah, pakai helm kacamata pelindung.
70
5.5
Terpapar panas
5.5.1
Jika mengukur gas buang, pasang alat ukur dengan hati-hati karena pipa
71
gas buang sangat panas, pastikan tidak ada orang didekat gas buang.
72
5.6Unit rusak5.6.1
Jika memutar crankshaft, jangan memutar kipas atau dengan melakukan
73
crank / pemaksaan. Atur posisi tubuh dan tangan putar puli crank shaft.
74
5.7Jari terjepit5.7.1
Jika pelindung kipas dibuka, pastikan kipas sudah benar-benar berhenti.
75
Display alat ukur diamati di dalam kabin, sebelum menghidupkan mesin
76
bunyikan klakson 1 kali tunggu 15 detik, jika aman hidupkan mesin.
77
5.7.2
Lakukan pengukuran sesuai rekomendasi shop manual.
78
Saat menguji undercarriage:-
79
5.8
Jari tangan terjepit
5.8.1
Jangan sampai tangan berada di antara track dengan ganjal / lantai, pasang
80
ganjal / blok dengan hati-hati.
81
5.9
Tertabrak gerakan unit
5.9.1
Beberapa pengukuran pada swing motor dan travel circuit dilakukan
82
dengan melakukan manuver, kesalahan pengoperasian bisa berakibat
83
fatal maka langkah-langkah pencegahan seperti pada nomor 5.1. dipatuhi.
84
5.9.2
Jika menemukan saluran hidrolis / pneumatis yang bocor, jangan mencoba
85
menahannya dengan tangan, matikan mesin bebaskan tekanan dalam sirkuit
86
87
6Ganti komponen yang rusak6.1
Tersengat listrik
6.1.1
Saat mengganti komponen listrik:-
88
Sebelum perangkat listrik diganti, terminal negatif aki harus dilepas dulu.
89
6.1.2
Tangan dan lantai tempat berpijak harus bersih dan kering.
90
6.1.3
Jika melepas konektor, pegang kedua ujung konektor dengan kedua tangan,
91
6.1.4
jangan menarik pada kebelnya atau dengan sebelah tangan.
92
6.1.5
Ganti perangkat listrik sesuai dengan rekomendasi shop manual.
93
6.1.6
Setelah dipasang, bersihkan konektor dan semprotkan contact restorer.
94
6.2
Kabel rusak / terbakar
6.2.1
Atur kabel agar rapi dan tidak terjepit, kabel harus sesuai rekomendasi.
95
6.2.2
Dilarang menyambung kabel berbeda ukuran, sambungan kabel harus
96
6.2.3
memakai konektor, tidak menggunakan isolasi.
97
6.2.4
Lepas pasang konektor beberapa kali untuk memeriksa.
98
6.2.5
Pasang setiap konektor yang dilepas sebelum melanjutkan melepaskan /
99
mengerjakan perangkat listrik berikutnya.
100
6.3
Terkena semburan fluida
6.3.1
Saat mengganti perangkat hidrolis / pneumatis:-
101
6.3.2
Bebaskan tekanan sirkuit setelah mesin mati dengan menggerak-gerakkan