| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | W | AC | AD | AE | AF | AG | AH | AI | AJ | AK | AL | AM | AN | AO | AP | AQ | AR | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | NO | NDH | ANGKATAN | LOKASI | TAHUN | NIP | NAMA | JENIS KELAMIN | AGAMA | TEMPAT LAHIR (diisi nama kota lahir) | TANGGAL LAHIR (diisi dengan format dd-mm-yyyy) | PENDIDIKAN TERAKHIR | ALAMAT TEMPAT TINGGAL | INSTANSI | ALAMAT INSTANSI | UNIT | JABATAN | ESELON | PANGKAT (pilih satu) | GOL | NO. TELP PRIBADI | ALAMAT EMAIL | JUDUL PROPER | ABSTRAK PROYEK PERUBAHAN | MILESTONE JANGKA PENDEK | MILESTONE JANGKA MENENGAH | MILESTONE JANGKA PANJANG | NO SERTIFIKAT | KUALIFIKASI | PERINGKAT | ||||||||
2 | 1 | 1 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 197310171998011001 | Saiful, M.Pd. | LAKI-LAKI | ISLAM | Pidie | 17-10-1973 | S2 | Gampong Blang, Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya | Pemkab Pidie Jaya | Jln. Banda Aceh - Medan KM.158.5 Komplek Kantor Bupati Pidie Jaya, Meureudu, Kab. Pidie Jaya | Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jaya | Asisten Administrasi Umum | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85277823636 | saiful.rasyid@gmail.com | AKSELERASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR (AbangKomAr) BERBASIS DIGITAL LEARNING DI KABUPATEN PIDIE JAYA | Proyek "Akselerasi Pengembangan Kompetensi Aparatur (AbangKomAr) Berbasis Digital Learning" bertujuan untuk mempercepat pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pidie Jaya melalui pemanfaatan platform pembelajaran digital. | 1. Koordinasi dengan mentor pra dan pasca gagasan baru 2. Membentuk tim efektif 3.Melakukakan Penyamaan persepsi dan tujuan serta pembagian tugas 4. Mengidentifikasi stakeholder yang akan dipilih 5.Pemilihan LMS yang akan dimasukkan dalam platform 6. Menyusun draft flatform pengembangan diklat kompetensi ASN berbasis Digital Learning 7.Penyusunan draft Perbup tentang pemanfaatan digital learning bagi ASN 8.Melakukan pemaparan konsep akselerasi pengembangan kompetensi aparatur (AbangKomAr)berbasis Digital Learning 9. Launching Program | 1.Penyempurnaan Flatform Pengembangan Kompetensi ASN berbasis Digital Learning 2. Penetapan peraturan Bupati tentang Pemanfaatan Teknologi Digital Learning bagi ASN 3.Melakukan MoU dengan stakeholder eksternal 4. Pembentukan Admin di OPD 5. Pelatihan bagi Admin di OPD | 1.Pelaksanaan Pengembangan Pengendalian Resiko Kompetensi ASN melalui Flatform Akselerasi Pengembangan Kompetensi Aparatur berbasis Digital Learning 2.Pelaksanaan Peraturan Bupati tentang Pemanfaatan Teknologi Digital Learning bagi ASN 3.Monitoring dan Evaluasi | 00001181/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 7 | ||||||||
3 | 2 | 2 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 197607262009041001 | Eddy Azwar, SKM, M.Kes. | LAKI-LAKI | ISLAM | Pidie Jaya | 26-07-1976 | S2 | Perumnas Kuta Bude, Gajah Ayee Pidie | Pemkab Pidie Jaya | Jln. Banda Aceh - Medan KM.158.5 Komplek Kantor Bupati Pidie Jaya, Meureudu, Kab. Pidie Jaya | Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 82276304488 | eddyazwardinkespj@gmail.com | EDUKASI STUNTING MELALUI PERAN TOKOH AGAMA KABUPATEN PIDIE JAYA | stunting merupakan suatu keadaan yang mana anak mengalami kegagalan dalam proses tumbuh kembang sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek dari pada usia seharusnya. ituasi pandemi menyebabkan terjadinya gangguan layanan gizi terutama di fasilitas pelayanan kesehatan dan posyandu karena adanya pembatasan mobilitas masyrakat. Proyek ini dilaksanakan dengan metode , FGD, Seminar Nasional, Pengajian dan Khutbah Jum’at, pembagian buku saku stunting serta merancang media edukasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dan masyarakat di wilayah kerja Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Pidie Jaya. | 1. rapat koordinasi bersama mentor dan stakeholder. 2. pembentukan tim efektif. 3. pembentukan tim edukasi. 4. membangun kerjasama dengan stakeholder. 5. menyusun materi edukasi. 6. penilaian edukasi stunting. 7. melaksanakan pelatihan stunting. | 1. tercapainya masayarakat yang memiliki keasadran tinggi terkait stunting. 2. angka stunting menurun. 3. melakukan seminar nasional terkait edukasi stunting. | 1. melakukan peninjauan di area stunting. 2. memperluas area edukasi. 3. memperluas area pengembangan edukasi. 3. mengkombinasi EPPBGM. | 00001182/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 19 | ||||||||
4 | 3 | 3 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19670928 199403 1 007 | Rizal Fikar, S.T, M.M | LAKI-LAKI | ISLAM | Bireuen | 28-09-1967 | S2 | Jl. Pasie Rawa Cot Panyang No.3, Kramat Luar Kota Sigli | Pemkab Pidie Jaya | Komplek Perkantoran Cot Trieng | Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 82206600241 | rizalfikar_67@yahoo.co.id | “Strategi Pengembangan Produksi dan Diversifikasi Produk Unggulan Chocolate Pijay (SIGAM CHOCOLATE)" | Sebagai daerah yang memiliki komoditi unggulan kakao serta telah ditetapkannya Kabupaten Pidie Jaya sebagai lokasi kawasan pertanian nasional Berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 472/Kpts/RC.040/6/2008 tentang lokasi kawasan pertanian nasional bahwa Pidie Jaya masuk dalam komoditas prioritas tanaman perkebunan Kakao. selain itu Pada tahun 2023 Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Pidie Jaya meraih Penghargaan Ajang Anugrah Perencanaan Prof. A. Majid Ibrahim (AMI) IX yang diselenggarakan oleh BAPPEDA Aceh Tahun 2023 dengan Judul Inovasi “Pengembangan Kawasan Industri Coklat dari Hulu ke Hilir melalui proses Pembibitan, Proses Produksi, Wisata Kuliner hingga Edukasi Masyarakat”. berdasarkan pada latar belakang diatas maka Sigam Chocolate ini dijadikan sebagai proyek perubahan dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan nasional ini. Sigam Chocolate berujuan untuk Peningkatan Nilai Tambah, Diversifikasi Produk dan Pengembangan Pasar yang akan memberikan manfaat pada Peningkatan Pendapatan UMKM Chocolate Pijay, Peningkatan Daya Saing, dan nilai tambah dan Peningkatan Promosi Chocolate Pijay sebagai identitas lokal dengan berfokus pada lima kegiatan strategis yaitu : 1.Terlaksanannya Pelatihan Produksi 2.Terlaksananya edukasi coklat 3.Tersedianya promosi melalui media digital (website) 4.terjalinnya kerjasama dengan pengusaha lokal sejenis (Socolatte) 5.adanya kerjasama dengan (Dinas Pertanian, Kominfo, Komunitas Petani Kakao). pelaksanaan proyek perubahan ini telah mencapai hasil sesuai dengan yang ditargetkan yaitu : Terlaksanannya Pelatihan Produksi, Terlaksananya edukasi coklat, Tersedianya promosi melalui media digital (website), terjalinnya kerjasama dengan pengusaha lokal sejenis (Socolatte), adanya kerjasama dengan (Dinas Pertanian, Kominfo, Komunitas Petani Kakao), Proyek perubahan ini telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan dan memperoleh hasil yang maksimal. serangkain materi, pembelajaran juga teraplikasi dalam pelaksanaan proyek perubahan ini. Proyek perubahan ini pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. | 1. Membentuk tim pemberdayaan coklat dan diversifikasi produk coklat 2. Melakukan kerjasama dengan koperasi coklat untuk pengembangan/diversifikasi produk coklat pijay. 3. Melakukan pelatihan untuk diversifikasi produk chocolate pijay 4. Melakukan edukasi terkait kegiatan produksi coklat kepada pelajar 5. Melakukan publikasi produk | 1. Melakukan pelatihan kepada petani coklat untuk pengembangan produksi 2. Melakukan kerjasama dengan bank untuk pengembangan rumah coklat 3. Melakukan pelatihan lanjutan untuk diversifikasi produk chocolate pijay 4, Rebranding rumah produksi chocolate pijay agar lebih menarik dan kekinian. | 1. Melakukan promosi hasil produk chocolate pijay yang telah didiversifikasi 2. Memberikan penghargaan kepada petani coklat 3. Melakukan pengembangan produk coklat yang berkelanjutan 4. Memfasilitasi pemasaran dan memfasilitasi mengikuti even-even produk coklat | 00001183/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 54 | ||||||||
5 | 4 | 4 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19691231 200212 1 078 | Saifuddin, M.Pd. | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Timur | 31-12-1969 | S2 | Gampong Meunasah Bie, Kec. Meurah Dua, Kab. Pidie Jaya | Pemkab Pidie Jaya | Kota Meureudu, Kab. Pidie Jaya | Dinas Pemuda, Olahraga, Dan Pariwisata | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85260570007 | dinsaifu1969@gmail.com | Transformasi Promosi Digital Wisata Pidie Jaya (TOP DWIJAYA). | Memberikan rekomendasi kepada wisatawan dalam merencakan perjalanannya dan memberikan informasi tentang tujuan wisaranya. memberikan kontribusi yang luas | 1. Mengidentifikasi kebutuhan dasar teknologi digital untuk objek wisata 2. survei lokasi 3, membentuk tim 4. Menyusun rencana anggaran 5. Instalasi wifi gratis 6. Melakukan pelatihan kepada staf dan pelaku usaha | 1. evaluasi dan penyesuaian sistem teknologi berdasarkan umpan balik 2. Perluasan penerapan wifi dan sistem qrcode 3. Kerjasama dengan komunitas lokal 4. Mengembangkan aplikasi mobile sederhana | Melakukan evaluasi berkelanjutan, Mengembangkan jaringan kerjasama dengan lembaga nasional dan internasional, meningkatkan promosi digital | 00001184/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 55 | ||||||||
6 | 5 | 5 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19780307 199612 1001 | Saifuddin, S.STP, M.SP | LAKI-LAKI | ISLAM | Lhokseumawe | 07-03-1978 | S2 | Jln. Pelita No.115 Tumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe | Pemkab Aceh Utara | Jln. Banda Aceh-Medan Km.295, Landing-Lhoksukon | Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia | Kepala Badan | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85297320608 | fudin08@rocketmail.com | Strategi Pengembangan Kompetensi ASN Melalui Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Dan Layanan ASN Kompak | Undang Undang No 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara telah mengamanatkan setiap PNS memiliki hak dan kesempatan memenuhi minimal 20 JP bagi setiap PNS per tahun. Ini merupakan tanggung jawab yang besar yang harus dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengingat jumlah ASN yang bekerja di Kabupaten Aceh Utara yaitu 9.648 yaitu yang terdiri dari 8.249 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1.399 Pegawai Pemerintah dangan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi semua instansi pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Proyek perubahan ini mengambil judul “Strategi pengembangan Kompetensi ASN melalui Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) dan Layanan ASN Kompak” yang merupakan gagasan untuk melakukan analisis terhadap kebutuhan pengembangan kompetensi bagi seluruh ASN yang ada di Kabupaten Aceh Utara. Mengingat banyaknya jumlah ASN yang ada di Kabupaten Aceh Utara, kegiatan analisis ini tidak dilakukan secara manual, namun dengan memanfaatkan sistem informasi digital yang diberinama Layanan ASN Kompak (ASN yang ber Kompeten, Produktif, Akuntabel dan berKualifikasi) Berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LANRI) No 10 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil, pada pasal Pasal 3 menyebutkan bahwa Pengembangan Kompetensi dilakukan melalui 3 tahapan yaitu : a. penyusunan Kebutuhan dan Rencana Pengembangan Kompetensi; b. pelaksanaan Pengembangan Kompetensi; dan c. evaluasi Pengembangan Kompetensi. Tahapan penyusunan kebutuhan dan rencana pengembangan kompetensi merupakan langkah krusial dalam proses pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai dasar yang kokoh untuk tahapan berikutnya (pelaksanaan dan evaluasi), dan memastikan bahwa setiap langkah dalam proses pengembangan kompetensi dilakukan dengan cara yang terencana, efektif, dan efisien. Hasil capaian analisis kebutuhan kompetensi ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat sebagai pedoman untuk penegmbangan kompetensi bagi individu, dalam hal ini seluruh ASN dalam kabupaten Aceh Utara, bermanfaat sebagai pedoman dalam pengambilan kebijakan pengembangan kompetensi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan bermanfaat bagi Stakeholder lainnya sebagaimana tercantum pada peta stake holder proyek perubahan. | 1.Membentuk Tim Pendampingan AKPK (SK Tim); 2. Pengembangan fitur layanan pengembangan kompetensi (ASN KOMPAK) pada Website E.keurani.acehutara.go.id untuk 3. Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) di Kabupaten Aceh Utara. 4. Penyusunan instrumen AKPK untuk lembaga Sekretariat Daerah, BAPPEDA, Inspektorat; 5. Penyebarluasan dan pemberitahuan (AKPK) menggunakan media sosial ke Sekretariat Daerah, BAPPEDA, Inspektorat wilayah kerja BKPSDM (secara sampling 3 OPD); 6. Pembuatan Surat Edaran terkait AKPK Pendampingan/monitoring proses pengisian instrumen AKPK; 7. Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi dan penyusunan draft Kartu Pengembangan Kompetensi; 8.Penyusunan AKPK dengan menu Kartu Bangkom; | 1. Pengembangan Aplikasi menu dengan konten ASN Kompak 2.Peningkatan Marketing (AKPK) 3.Penyajian Modul Pengembangan Kompetensi; 4. Penyebarluasan sasaran kegiatan terhadap 27 OPD | 1. Penyebarluasan sasaran kegiatan terhadap 30OPD 2.Evaluasi penerapan AKPK 3.Evaluasi pemenuhan 20 JP | 00001185/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 56 | ||||||||
7 | 6 | 6 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19760703 200501 1 002 | Andria Zulfa, S.E., M.Si., Ph.D, CGCAE | LAKI-LAKI | ISLAM | Lhokseumawe | 03-07-1976 | S3 | Jl. Bangdes Gang Sejahtera No.7 Gampong Tumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe | Pemkab Aceh Utara | Jl. Syech Syamsuddin As sumatrani Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe | Inspektorat | Inspektur | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 811684854 | andriazufa@yahoo.com | e-Audit Kinerja Strategi Handal Implementasi Model Kepemimpinan Digital Dalam Pengawasan | Proyek perubahan ini bertujuan untuk mengimplementasikan e-Audit Kinerja Strategi Handal Implementasi Model Kepemimpinan Digital Dalam Pengawasan di Inspektorat Kabupaten Aceh Utara. Dengan mengusung inovasi "Save One Rupiah Save One Country" (Effective, Efficient, Economies) sebagai sarana dalam pengawasan, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam tugas pengawasan serta memperkuat partisipasi dan kepercayaan masyarakat. | Pembentukan Tim Efektif Keputusan Bupati Aceh Utara tentang Penetapan e-Audit Kinerja di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Aceh Utara Keputusan Sekretaris Daerah Kab. Aceh Utara Tentang Penetapan Rencana Aksi Implementasi e-Audit Kinerja di Lingkungan Inspektorat Kab. Aceh Utara Mensosialisasikan kepada Stakeholder tentang Rencana Aksi Implementasi e- Audit Kinerja Penyusunan SOP Tata Cara Pelaksanaan e-Audit Kinerja di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Aceh Utara Terimplementasinya e-Audit kinerja pada 2 OPD yaitu, BAPPEDA dan DPMPPKB | Pengembangan Model Pengawasan Digital (e-audit) Uji Coba dan penyusunan Modul Sistem Informasi Pengumpulan dan pemutakhiran data infrastruktur dari PD | Peningkatan kualitas model pengawasan digital e-udit. Pengembangan fitur-fitur tambahan sesuai kebutuhan dalam Sistem Informasi. Tercapainya target kinerja Inspektur dengan output model pengawasan digital e-audit. Implementasi Pengawasan Digital e-Audit pada seluruh entitas OPD di Lingkup Kabupaten Aceh Utara. | 00001186/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 9 | ||||||||
8 | 7 | 7 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19780705 199612 1 001 | Iskandar, S.STP., M.SP | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Utara | 05-07-1978 | S2 | Jl. Kenari Lr. Haji Cut Gampong Banda Masen Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe | Pemkab Aceh Utara | Jl. Tgk. Chik Ditiro No.1 Lhoksukon | Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Utara | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85297261678 | iskandarar78is@gmail.com | Pemberian Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Miskin | Proyek perubahan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat miskin melalui perbaikan data masyarakat miskin telah menghasilkan beberapa pencapaian utama. Pertama, data masyarakat miskin yang lebih akurat dan valid berhasil dihasilkan, memastikan bahwa bantuan sosial disalurkan dengan tepat sasaran. Kedua, penyaluran bantuan sosial menjadi lebih efektif dan efisien karena didukung oleh teknologi informasi yang terintegrasi. Selain itu, proyek ini meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat melalui pelatihan dalam pengelolaan data dan kolaborasi lintas instansi. | 1.Melakukan pemetaan data penerima bantuan sosial yang telah ada dan yang membutuhkan. 2.Membentuk tim yang terdiri dari perwakilan dinas sosial, kepala desa, dan tokoh masyarakat. 3.Mengadakan rapat koordinasi dengan instansi terkait seperti dinas kesehatan, dinas pendidikan, dan dinas pekerjaan umum. 4.Menyusun rencana anggaran untuk pelaksanaan program bantuan sosial. 5.Menyusun Standard Operating Procedure (SOP) untuk pendistribusian bantuan sosial. 6.Menyiapkan logistik seperti sembako, KIP, KIS, RST, BLT, dan Atensi. 7.Melakukan sosialisasi program kepada masyarakat dan perangkat | 1. Melakukan Identifikasi data yang perlu diperbarui, penghapusan data ganda atau tidak valid, dan peningkatan akurasi data penerima bantuan kepada masyarakat miskin, 2. Menyesuaikan dan memperbaiki sistem pengumpulan dan pemutakhiran data masyarakat miskin sesuai dengan hasil evaluasi, 3. Meningkatkan keterampilan petugas lapangan dan staf terkait dalam mengumpulkan, mengelola, dan memvalidasi data masyarakat miskin. | 1. Melakukan survei longitudinalmuntuk menilai perubahan pada penerima manfaat dari waktu kemwaktu. 2. Pembangunan pusat layanan informasi di Kecamatan yang berfungsi sebagai pusat pengumpulan data dan tempat pelayanan masyarakat 3. Melaksanakan pengembangan sistem informasi yang terhubung dengan instansi terkait, seperti Dukcapil, PRKP, dan Baitulmal, untuk integrasi data penerima manfaat. | 00001187/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 22 | ||||||||
9 | 8 | 8 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19710508 200312 1 002 | Ali Musafah, S.E | LAKI-LAKI | ISLAM | Rembang | 08-05-1971 | S1 | Jln. A. Yani Gp. PB. Seuleumak Kec.Langsa Baro | Pemko Langsa | Jalan Darussalam No. 6-8 Kota Langsa | Sekretariat Daerah | Asisten Perekonomian Dan Pembangunan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8126384271 | alimusafah473@gmail.com | "PEKAT" Percepatan Produk Lokal Melalui E-Katalog di Kota Langsa | Percepatan Produk Lokal Melalui E-Katalog dapat mempromosikan produk-produk UMKM berlegalitas dan berkualitas melaui platform E-Katalog, mampu meningkatkan motivasi, semangat dan menaikkan jumlah tayang produk lokal, meningkatkan pendapatan bagi Kelompok Usaha khususnya, serta Peningkatan Pendapatan Pemerintah Kota Langsa Pada umumnya | 1. Pembentukan Tim Klinik yang terdiri dari perwakilan Pemerintah, Pelaku Usaha dan Stakeholder terkait 2. Mengidentifikasi Kebutuhan untuk Pengembangan E-Katalog Produk Lokal 3. Melaksanakan pengembangan dan pengujian platform E-Katalog | 1. Melakukan evaluasi terhadap sistem dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. 2. Memberikan pelatihan lanjutan kepada pelaku usaha tentang fitur-fitur baru E-Katalog. 3. Memperluas program E-Katalog ke wilayah lain di Kota Langsa. 4. Melaksanakan kampanye berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. 5. Mengintegrasikan data penjualan dengan sistem informasi daerah. 6. Menjalin kerjasama dengan komunitas lokal untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha. 7. Melakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang telah diterapkan | 00001188/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 14 | |||||||||
10 | 9 | 9 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19740112 199302 1 001 | Drs. Zulhadisyah S, M.SP | LAKI-LAKI | ISLAM | Banda Aceh | 12-01-1974 | S2 | Jln.Mandor Daud No.28 Dan.IV Keupula Gp.Matang Seulimeng Kec.Langsa Barat, Kota Langsa | Pemko Langsa | Jln.prof.A.Majid No.99 GP.Matang Seulimeng Kec.Langsa Barat, Kota Langsa | Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik | Kepala Badan | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85361603224 | zulhadisyah00@gmail.com | Optimalisasi Pembinaan ORMAS, OKP dan LSM dalam menggunakan Aplikasi SIOLA-ORMAS (kemendagri) Kepada Ormas di Kota Langsa | Proyek Perubahan ini memiliki fokus pada upaya peningkatan kinerja layanan administrasi Ormas, OKP dan LSM yang selama ini dilakukan secara konvensional, dengan waktu proses cukup lama, birokrasi yang panjang dan belum pernah dilakukan pengukuran indek kepuasan layanan serta masih membutuhkan berkas persyaratan fisik yang akan dirubah dengan transformasi digital melalui aplikasi SIOLA-Ormas. Inovasi ini dilakukan karena belum adanya suatu transformasi digital yang dilakukan secara menyeluruh dalam pengelolaan layanan administrasi Ormas, OKP dan LSM. Berdasarkan hal tersebut, Proyek Perubahan ini mengusulkan aplikasi SIOLA-Ormas yang selanjutnya dikembangkan melalui kebijakan transformasi digitallayanan administrasi Ormas, OKP dan LSM pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Langsa untuk meminimalisir penggunaan berkas fisik, menghilangkatan tatap muka, efisiensi waktu, memperpendek birokrasi, tracking proses penyelesaian, dan pemberian indek kepuasan layanan. Transformasi digital pelayanan Biro Kepegawaian ini sejalan dengan semangat Standar Pelayanan Berbasis Elekronik (SPBE) yang digaungkan oleh Pemerintah, dimana pembangunan aplikasi baru yang memakan biaya tinggi dan menimbulkan miskonsepsi pada efisiensi dan integrasi sistem. | 1. Melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana di lokasi yang telah ditentukan. 2. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mendaftarakan keberadaannya melaui Aplikasi SIOLA-Ormas (Kemendagri). 3. Pelatihan seluruh petugas yang terlibat. 4. Uji coba ke Ormas, OKP dan LSM 5. Peluncuran Sistem (Launching Optimalisasi Pembinaan Ormas, OKP dan LSM dalam mengunakan Aplikasi SIOLA- Ormas ( Kemendagri) kepada ormas di Kota Langsa) 6. Piagam Penghasrgaan untuk Ormas yang menjadi pilot project. | 1. Evaluasi Sistem: Melakukan evaluasi terhadap sistem yang sudah berjalan dan mengidentifikasi area untuk perbaikan. 2. Pelatihan Lanjutan: Memberikan pelatihanlanjutan kepada tim pengelola. 3. Perluasan Program: Memperluas program Optimalisasi Pembinaan Ormas, OKP dan LSM dalam mengunakan Aplikasi SIOLA- Ormas ( Kemendagri) kepada ormas di Kota Langsa. 4. Kolaborasi dengan Komunitas: Menjalin kerjasama dengan komunitas lokal untuk meningkatkan partisipasi. 5. Kampanye Berkelanjutan: Melaksanakan kampanye berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 6. Evaluasi Regulasi: Melakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yang diterapkan. 7. Penyusunan Draft Peraturan Walikota Langsa tentang Pembentukan Optimalisasi Pembinaan Ormas, OKP dan LSM dalam mengunakan Aplikasi SIOLA-Ormas ( Kemendagri) kepada ormas di Kota Langsa : Melakukan penyusunan draft Peraturan Walikota Langsa tentang Pembentukan Optimalisasi Pembinaan Ormas, OKP dan LSM dalam mengunakan Aplikasi SIOLA- Ormas ( Kemendagri) kepada ormas di Kota Langsa, dimana didalam Peraturan Bupati tersebut tertuang bahwa konsep Optimalisasi Pembinaan Ormas, OKP dan LSM dalam mengunakan Aplikasi SIOLA-Ormas ( Kemendagri) kepada ormas di Kota Langsa ini agar diaplikasikan ke seluruh taman yang sudah ada di Kota Langsa. | 1. Evaluasi Lanjutan: Melakukan evaluasi lanjutan dan memperbaiki system berdasarkan hasil evaluasi. 2. Pelatihan Berkelanjutan: Mengadakan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi tim pengelola. 3. Perluasan Infrastruktur: Membangun lebih banyak Optimalisasi Pembinaan Ormas, OKP dan LSM dalam mengunakan Aplikasi SIOLA-Ormas ( Kemendagri) kepada ormas di Kota Langsa di lokasi strategis lainnya di Seluruh Kecamatan di Wilayah Kota Langsa. 4. Penyesuaian Program: Menyesuaikan program berdasarkan umpan balik dan hasil evaluasi. | 00001189/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 47 | ||||||||
11 | 10 | 10 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19850310 201103 1 001 | dr. Muhammad Yusuf Akbar | LAKI-LAKI | ISLAM | Langsa | 10-03-1985 | S1 | Komp. Al Fatih NO.10, Payabujok Seulumak, Kota Langsa | Pemko Langsa | Komp. BTN Seuriget, Serambi Indah, Kota langsa | Dinas Kesehatan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8116772220 | akbarmy.md@gmail.com | TRANSFORMASI DIGITAL "SMART TOSS" DALAM PENANGGULANGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DI DINAS KESEHATAN KOTA LANGSA | 1. Membentuk Tim Efektif proyek perubahan Transformasi Digital fokus pada Pengembangan Strategi Integrasi Sistem pada Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan. 2. Menyajikan hasil analisis masalah berdasarkan evidence base melalui platform digital untuk memahami pola penyebaran TB, efektivitas pengobatan dan evaluasi awal terhadap penggunaan teknologi dalam proses “Smart TOSS” TB. 3. Mencari dukungan Stakeholder internal dan eksternal terhadap proyek perubahan dalam bentuk testimoni dan FGD 4. Melaksanakan penelitian dalam bentuk survey untuk memahami permasalahan dan rekomendasi berbasis data. 5. Menyusun rancangan sebuah draft peraturan walikota berdasarkan hasil konsultasi publik sebagai dasar regulasi yang mendukung proyek perubahan 6. Melaksanakan Tinjauan tinjauan hukum dengan memastikan draft pada kerangka hukum yang ada dan tidak bertentangan dengan peraturan lainnya. Adanya keterlibatan pakar hukum untuk melakukan penilaian. 7. Melaksanakan advokasi dalam rangka pengesahan dengan mengajukan draft akhir kepada otoritas yang berwenang untuk disetujui dan disahkan menjadi resmi. | 1. Melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan desentralisasi pengobatan pasien TB RO, untuk memastikan pengobatan telah ditetapkan dengan benar. 2. Melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus “Launching “Smart TOSS”, pendampingan skrining TB sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular tuberkulosis 3. Melakukan kegiatan evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap efektivitas proyek perubahan dan dampaknya yang dilaksanakan dalam bentuk siklus | 1. Melaksanakan pelayanan Integrasi Sistem pada Sistem Informasi Kesehatan di seluruh pelayanan kesehatan khususnya pada program pengendalian penyakit menular tuberkulosis kepada masyarakat melalui media kehumasan pemerintah dan media massa. 2. Tahapan Manajemen Perubahan Tahapan yang akan dilaksanakan selama proses Implementasi Proyek Perubahan akan dibagi kedalam 3 (tiga) tahapan yaitu jangka pendek,jangka menengah, dan jangka panjang. | 1. Melakukan evaluasi lanjutan dan memperbaiki sistem berdasarkan hasil evaluasi. 2. Mengadakan pelatihan Perkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha. 3. Membangun lebih banyak sarana pendukung E-Katalog di lokasi strategis lainnya. 4. Melakukan penelitian untuk pengembangan metode pemasaran digital yang lebih efektif. 5. Meningkatkan teknologi E-Katalog untuk mendukung fitur-fitur baru. 6. Menyesuaikan program berdasarkan umpan balik dan hasil evaluasi. 7. Membangun jaringan kerjasama dengan lembaga nasional dan internasional. 8. Menciptakan mekanisme keberlanjutan program EKatalog agar tetap berjalan meski proyek berakhir | 00001190/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 43 | ||||||||
12 | 11 | 11 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19810808 200504 1 001 | M. Maxsalmina, S.Hi, M.H | LAKI-LAKI | ISLAM | Lhokseumawe | 08-08-1981 | S2 | Jalan angsana lorong Abdullah No 7 teumpok teungoh Lhokseumawe | Pemkot Lhokseumawe | Jalan Syekh Syamsuddin Assumatrani Lhokseumawe | Sekretariat Daerah | Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh Dan Kesejahteraan Rakyat | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8126968471 | meck.beudoh@gmail.com | DARI GAMPONG UNTUK GAMPONG : REVITALISASI PAGEU GAMPONG SEBAGAI PENANGANAN TRANTIBUMLINMAS DI KOTA LHOKSEUMAWE | Strategi Penanganan Kenakalan Remaja melalui pendekatan pembentukan Pageu Gampong merupakan salah satu strategi dalam yang akan diambil oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe. Hal ini karena Kenakalan remaja adalah isu yang kompleks dan multidimensi yang dihadapi oleh banyak masyarakat di seluruh Kota yang ada di Indonesia, jika hal ini tidak menjadi perhatian kita bersama maka fenomena kenakalan remaja akan menjadi lebih besar dan sulit untuk dibendung, hal ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kota Lhokseumawe karena dapat berakibat fatal bagi masa depan generasi muda dan stabilitas sosial. | Pembentukan Tim efektif Terbentuknya Tim Pencegahan dan Perbaikan Moraldilakukan secara Terintegrasi dan Komprehensif (TPPM) berbasis masyarakat, dengan indikator terbitnya SK Walikota Lhokseumawe; Penyiapan 4 (empat) gedung pembinaan remaja ; Penyiapan guru dan pembina remaja, dengan indikator terbitnya SK Sekretaris Daerah; Terselenggaranya bimbingan teknis tim TPPM ; Terbitnya Propem Perkada tentang Pembentukan Satlinmas Pageu Gampong, dengan indikator terbitnya SK Walikota Lhokseumawe; Tersusunnya Tim Penyusun Peraturan Kepala Daerah tentang Pembentukan Satlinmas Pageu Gampong Tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) strategi pencegahan dan Perbaikan Moral secara terintegrasi dan Komprehensif (TPPM), dengan indikator SOP ditandatangani oleh Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah; Melakukan pertemuan dan konsultasi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe; Melakukan pertemuan dan konsultasi dengan Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe; Tersusunnya Rencana Aksi, dengan indikator dokumen rencana aksi disahkan oleh Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah; Terbentuknya Tim Reaksi Cepat (TRC) penanganan kenakalan remaja, dengan indikator terbitnya SK Walikota Lhokseumawe; Tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) Tim Reaksi Cepat (TRC), dengan indikator SOP ditandatangani oleh Walikota Lhokseumawe. Tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) Lhokseumawe Berakhlak, dengan indikator SOP ditandatangani oleh Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah. Pembentukan Balai Pendidikan Tarbiyah Sosialisasi kepada Aparatur Gampong tentang pentingnya Qanun Gampong tentang Ketentraman dan Ketertiban Gampong. | Terbangunnya kolaborasi stakeholder, dengan indikator ditandatanganinya kesepakatan bersama stakeholders utama dalam penanganan kenakalan remaja. Melakukan konsultasi dengan MPU Aceh terkait replikasi terhadap wilayah Aceh lainnya; Melakukan konsultasi dengan MAA Aceh terkait replikasi terhadap wilayah Aceh lainnya; d.Melakukan konsultasi dengan Kepala Biro Hukum terkait replikasi terhadap wilayah Aceh lainnya; Tersedianya 4 (empat) Gedung pembinaan remaja dalam wilayah Kota Lhokseumawe; Tersedianya guru dan Pembina terhadap remaja yang dilakukan pembinaan; Ditandatangani 20 (dua puluh) Qanun Gampong tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum Lahirnya rekomendasi dari MPU Aceh terkait replikasi di Kabupaten/Kota di Aceh; Lahirnya rekomendasi dari MAA Aceh terkait replikasi di Kabupaten/Kota di Aceh Efektif dan Terimplementasikannya Tim Reaksi Cepat (TRC). Ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama (PKS) antara stakeholder di Kota Lhokseumawe terkait penanganan kenakalan remaja. Selesainya Peraturan Kepala Daerah tentang Pembentukan Satlinmas Pageu Gampong | Terimplementasikannya 4 (empat) Gedung pembinaan; Terimplementasikannya Pageu Gampong di seluruh gampong dalam Wilayah Kota Lhokseumawe. Terimplementasikannya Tim Reaksi Cepat (TRC) di Wilayah Kota Lhokseumawe. Terpublikasikannya Best Practise, implementasi, pembelajaran dan jurnal tentang Pageu Gampong serta penanganan kenakalan remaja di Kota Lhokseumawe; Terlaksananya kegiatan remaja melalui ekonomi reatif dalam Wilayah Kota Lhokseumawe | 00001191/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 34 | ||||||||
13 | 12 | 12 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19711212 200212 1 004 | Salahuddin, S.ST., M.SM. | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Timur | 12-12-1971 | S2 | Jln. Rancung-Dusun. A - Lr. Abadi no.12, Bathupat Timur-Kec. Muara satu- Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh | Pemkot Lhokseumawe | Jln. Tgk. Chikditiro - Lancang Garam - Kec. Banda sakti-Kota Lhokseumawe | Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81265069841 | shdodie@gmail.com | KOLABORASI IMPLEMENTASI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING MELALUI RUMOH GIZI GAMPONG (RGG) | Program Rumoh Gizi Gampong (RGG) adalah model penanganan dan pencegahan stunting secara terpadu dan terintergrasi melalui pendekatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat | Terbentuknya Rumoh Gizi Gampong stunting di 3 Gampong, Terbentuknya tim kader Rumoh Gizi Gampong stunting di 3 Gampong, Adanya pernyataan dukungan Geucik Gampong Padang Sakti, Gampong Balng Naleung Mameh Kecamatan Muara Dua, dan Gampong meunasah Mesjid kecamatan Muara Dua – Kota Lhokseumawe, Juknis tentang RGG dan BAAS | Terjalinnya kerjasama Persatuan ahli Gizi Kota Lhokseumawe dan dokter anak untuk kegiatan di Rumoh Gizi Gampong stunting di 68 Gampong, Terlaksananya intervensi tenaga sanitarian, promkes, gizi dan sektor terkait di Rumoh Gizi Gampong stunting di Gampong Blang Naleung mameh, Gampong Meunasah mesjid dan Padang Sakti- Kota Lhokseumawe, Pembentuk RGG untuk 35 Gampong dalam Wilayah Kota Lhokseumawe. | Terbitnya Peraturan Walikota Lhokseumawe tentang Rumoh Gizi Gampong (RGG) stunting di Kota Lhokseumawe, Tersedianya sarana dan prasarana di setiap Rumoh Gizi Gampong stunting di seluruh Gampong di Wilayah Kota Lhokseumawe, Seluruh Anak Stunting Mendapatkan layanan Kesehatan. | 00001192/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 24 | ||||||||
14 | 13 | 13 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19750807 199702 1 001 | Ramli, S.Sos., M.Kes. | LAKI-LAKI | ISLAM | Lhoksukon | 07-08-1975 | S2 | Komplek Griya Atjeh Kongsi, Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe | Pemkot Lhokseumawe | Jl. Chik Ditiro No. 1, Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe | Dinas Pemuda, Olahraga Dan Pariwisata | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85260055151 | ramlibel75@gmail.com | Peningkatan Kunjungan Pemasalan Senam pada Even AHAD Festival | Aksi perubahan permasalahan olahraga pada kegiatan ahad festival mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat olahraga dan pentingnya menjaga gaya hidup | 1, Mengidentifikasi kebutuhan untuk pelaksanaan permasalahan olahraga di Ahad festival 2. Membetuk tim kerja 3. Menyusun rencana anggaran 4. Melakukan sosialisasi dan pelatihan awal | 1. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program permasalahan olahraga, 2. Mengembangkan program olahraga yang berkelanjutan dan berstruktur, 3 Mengenmabangkan kerjasama yang berkelanjutan | 1. Melakukan penilaian jangka panjang dari program permasalahan olahraga, 2. Mengembangakn infrstuktur menyeluruh, 3. Mengembangakn sistem onforkasi terintegrasi | 00001193/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 40 | ||||||||
15 | 14 | 14 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19680115 200212 1 001 | Dedi Irfansyah, S.T., M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Medan | 15-01-1968 | S2 | Jalan T. Diglee No. 129 Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh | Pemkot Lhokseumawe | Jalan Elak Lr. Tgk. Ie Bungong Desa Alue Awe Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh | Badan Penanggulangan Bencana Daerah | Kepala Pelaksana | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 8116722715 | dedi.irfansyahst@gmail.com | INOVASI STRATEGIS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP PUSDALOPS SEBAGAI PUSAT KESIAPSIAGAAN DAN TANGGAP DARURAT BENCANA DI KOTA LHOKSEUMAWE (SIAGA) | Proyek perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas layanan Pusdalops di Kota Lhokseumawe melalui inovasi dan adaptasi berkelanjutan. Penyebab utama masalah yang dihadapi adalah Lemahnya Tata Kelola Penanggulangan Bencana, minimnya sarana mitigasi bencana, serta lemahnya sistem informasi dan komunikasi. Saat ini, koordinasi antar lembaga kurang efektif, infrastruktur penanggulangan bencana minim, dan partisipasi masyarakat rendah. | 1.Terbentuknya tim efektif 2.Tersedianya SOP yang jelas dan efektif 3.Pembentukan tim pusdalops 4. Tersedianya pelatihan intensif bagi petugas pusdalops 5. | 1. Implementasi penuh SOP baru dan efektif 2.Penguatan kerjasama dengan Lembaga terkait dan masyarakat 3.Pelatihan lanjutan dan sertifikasi bagi petugas Pusdalops 4.Pengembangan sistem informasi dan komunikasi yang terintegrasi | 1.Sistem Pusdalops yang modern dan berbasis teknologi 2. Peningkatan keterlibatan masyarakat 3.Evaluasi berkala dan penyesuaian strategi 4.Tingkas kepuasan tinggi dari pemangku kepentingan | 00001194/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 44 | ||||||||
16 | 15 | 15 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19740320 200604 1 008 | Safaruddin, S.T., M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Lhokseumawe | 20-03-1974 | S2 | Jalan Peutua Ali Lk.1 Gampong Tumpok Teungoh Kec. Banda Sakti Lhokseumawe | Pemkot Lhokseumawe | Jalan H. Ramli Ridwan No.1 Gp. Mon Geudong Lhokseumawe | Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/B | 82211299274 | safaruddin.new1974@gmail.com | TRANSFORMASI POLA PENERAPAN DAN OPTIMALISASI PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PEMANFAATAAN RUANG (PesanAntar) PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT KOTA LHOKSEUMAWE | Transformasi pola penerapan dan optimalisasi pengendalian serta pengawasan tata ruang merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan urbanisasi dan perubahan lingkungan. Melalui pembaruan kebijakan, adopsi teknologi, peningkatan kapasitas SDM, kolaborasi yang efektif, dan transparansi, diharapkan pengelolaan tata ruang akan lebih efektif dan berkelanjutan, memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga keseimbangan lingkungan. | a) Penyusunan dan Pembaharuan Kebijakan serta Regulasi b) Adopsi dan Integrasi Teknologi Canggih c) Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) d) Penyempurnaan Proses Pengawasan dan Penegakan Hukum e) Meningkatkan Keterlibatan Publik dan Transparansi | a) Penguatan Implementasi Kebijakan dan Regulasi b) Penerapan Teknologi Lanjutan c) Peningkatan Kapasitas SDM dan Organisasi d) Penguatan Proses Pengawasan dan Penegakan Hukum e) Penguatan Keterlibatan Publik dan Transparansi f) Penilaian dan Penyesuaian Berbasis Hasil Pembangunan Kolaborasi Lintas Sektoral | a) Pengembangan dan Penerapan Kebijakan Tata Ruang Berkelanjutan b) Penguatan Sistem Pengendalian dan Pengawasan yang Terintegrasi c) Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Sumber Daya Manusia d) Penguatan Keterlibatan Publik dan Partisipasi Masyarakat e) Pengembangan Infrastruktur dan Teknologi yang Berkelanjutan f) Evaluasi dan Penyesuaian Strategis Berkelanjutan g) Pembangunan Kemitraan dan Kolaborasi yang Kuat | 00001195/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 51 | ||||||||
17 | 16 | 16 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19751010 199511 1 001 | Iswandi, S.STP, M.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Banda Aceh | 10-10-1975 | S2 | Jalan Maimun Saleh Juronh Mulia | Pemko Sabang | Jalan. Diponegoro No.1 Gampong Kuta Ateuh | Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Dan Gampong, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 8126920023 | iswandihasan78@gmail.com | Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Program Graduasi Mandiri | Proyek Perubahan ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan melalui implementasi program graduasi mandiri di komunitas yang ekonominya sudah mulai membaik. Pendekatan graduasi mandiri dipilih karena diharapkan mampu memberdayakan individu dan keluarga untuk mencapai kemandirian ekonomi jangka panjang, sehingga mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Kemiskinan yang terjadi di Kota Sabang pada umumnya merupakan kemiskinan kultural. Kemiskinan kultural mengacu pada sikap hidup seseorang atau masyarakat yang disebabkan oleh gaya hidup, kebiasaan hidup atau budayanya, dimana mereka merasa berkecukupan dan tidak merasa kekurangan, tidak mudah diajak berpartisipasi dalam pembangunan, tidak mudah untuk melakukan perubahan, menolak untuk mengikuti perkembangan, dan tidak mau memperbaiki kehidupannya. Hal ini disebabkan oleh budaya penduduk yang malas, tidak mau kerja keras, etos kerja sangat rendah, tidak disiplin dan sebagainya. Guna merubah pola pikir masyarakat dalam memperbaiki kehidupannya baik itu sumber daya ekonomi dan sumber daya manusia, maka ini yang menjadi fokus proyek berupa program graduasi mandiri. | Pembentukan tim efektif pembetukan tim pelaksana pembentukan tim koordinasi penyusunan SOP dan SP berkoordinasi dengan Instansi dan Lembaga terkait melakukan sosialisasi melakukan Bimbingan teknis tim pelaksana kegiatan menyeleenggarakan sosisalisasi tentang peningkatan kemampuan keluarga melakukan home Visit Kesediaan masyarakat untu, graduasi mandiri pembuatan Surat Keputusan Walikota tentang penetapan keluarga penerima manfaat Graduasi mandiri di kota sabang | Terbentuknya perarturan walikota tentang Program Graduasi Mandiri dalam pengentasan kemiskinan di Kota Sabang Surat Keputusan Walikota tentang penetapan keluarga penerima manfaat Graduasi mandiri di kota sabang | Penyelenggaraan Sosialisasi tentang Graduasi Mandiri Melakukan Home Visit Pendampingan berkelanjutan usaha masyarakat pasca Graduasi Mandiri Monitoring dan Evaluasi | 00001196/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 29 | ||||||||
18 | 17 | 17 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19700803 199903 1 005 | Faisal Azwar, S.T., M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Samalanga | 08-03-1970 | S2 | Jl. H. Agussalim No. 215 Jurong Pante Jaya Ie Meulee Kota Sabang | Pemko Sabang | Jalan Diponegoro No. 20 Kota Sabang | Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 8116823870 | faisalazw70@gmail.com | OPTIMALISASI TATA KELOLA PELAYANAN PERIZINAN MELALUI KLINIK LAYANAN TERINTEGRASI (KILAT) DI KOTA SABANG | Terobosan KILAT ini dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi dalam memberikan pelayanan dan kepastian hukum dalam berusaha, meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha serta menjaga kualitas perizinan yang dapat dipertanggungjawabkan, perlu didukung penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah yang cepat, mudah, terintegrasi, transparan, efisien, efektif, dan akuntabel. Proyek perubahan ini menggambarkan rangkaian kepemimpinan nasional, telah mendapatkan kemampuan penguasaan diri untuk mengembangkan kepemimpina strategis yang berintegritas dalam membangun pemerintahan yang bersih dan akuntabel yang didukung dengan energi kepemimpinan. | Membentuk perangkat pelaksana Percepatan Perizinan Berusaha • Menyediakan sistem informasi pelayanan, layanan konsultasi, pengelolaan pengaduan dan kepuasan masyarakat. • Meningkatkan jumlah pelaku usaha memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) | • Meningkatkan kompetensi SDM DPMPTSP Kota Sabang • Memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan pelayanan perizinan berusaha • Meningkatnya laporan realisasi investasi • Meningkatnya layanan pendukung DPMPTSP berbasis digital untuk peningkatan standar pelayanan peizinan | • Meningkatkan jumlah perizinan berusaha • Meningkatkan realisasi investasi daerah | 00001197/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 13 | ||||||||
19 | 18 | 18 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19740514 199311 1 001 | Faisal, S.Sos, M.AP | LAKI-LAKI | ISLAM | Sabang | 14-05-1974 | S2 | Jurong M Nur Hasan, Gampong Kuta Ateuh | Pemko Sabang | Jalan Diponegoro Nomor 23 | Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM | Kepala Badan | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81269036368 | faisalsabang14@gmail.com | STRATEGI PERCEPATAN IMPLEMENTASI TALENT POOL PADA MANAJEMEN TALENTA PEMERINTAH KOTA SABANG | Proyek Perubahan ini berjudul “Strategi Percepatan Implementasi Talent Pool pada Manajemen Talenta Pemerintah Kota Sabang” yang bertujuan untuk mempercepat implementasi Talent Pool dalam rangka optimalisasi manajemen talenta di Pemerintah Kota Sabang. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penempatan aparatur sipil negara (ASN) di posisi strategis dapat dilakukan dengan lebih terukur, transparan, dan berbasis pada kompetensi serta potensi yang dimiliki. Dengan semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi oleh pemerintahan daerah, manajemen talenta yang baik menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang adaptif, responsif, dan inovatif. Proyek ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan talenta ASN di Pemerintah Kota Sabang, sehingga ASN yang berpotensi tinggi dapat berkembang optimal dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah. Selain itu, implementasi yang baik dari Talent Pool akan meningkatkan efektivitas dalam penempatan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi, serta menciptakan ASN yang lebih profesional, kompeten, dan berAKHLAK. Proyek ini juga selaras dengan program nasional mengenai penguatan sumber daya manusia dalam birokrasi pemerintahan, serta menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kota Sabang untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang unggul di masa mendatang. | a. Pembentukan tim Manajemen Talenta (M-Talent) b. Membuat Draft Peraturan Wali Kota Sabang tentang pedoman penyelenggaraan talent pool Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kota Sabang meliputi aspek talent mapping, talent development, talent placement, dan talent retention. c. Studi Banding ke Pemerintah Daerah yang telah menjalankan talent pool. d. Membuat Data Profil ASN di Kota Sabang. | Terlaksananya sosialisasi terkait Peraturan Wali Kota Kota Sabang kepada stakeholder dan ASN. | Terbitnya Peraturan Walikota tentang Pemerintah Kota Sabang tentang pedoman penyelenggaraan talent pool Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang | 00001198/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 42 | ||||||||
20 | 19 | 19 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19770918 199511 1 001 | Naufal, S.STP, M.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Sabang | 18-09-1977 | S2 | Jalan K.H. Agussalim Gampong Ie Meulee Kecamatan Sukajaya Kota Sabang | Pemko Sabang | Jalan K.H. Agussalim Gampong Ie Meulee Kecamatan Sukajaya Kota Sabang | Inspektorat | Inspektur | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81370904564 | naufaldinsos@gmail.com | Strategi Peningkatan Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kota Sabang Melalui Penguatan Risk Manajemen | Dalam rangka memenuhi mandatory yang diamanahkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Peraturan Kepala BPKP Nomor: PER-1326/K/LB/2009 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Pemerintah Kota Sabang melalui Inspektorat Daerah telah melakukan langkah langkah strategis guna meningkatkan kematangan dari Penyelengaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dengan mengoptimalkan indikator indikator pendukungnya berupa Lingkungan pengendalian, Penilaian risiko, Kegiatan pengendalian Informasi dan komunikasi serta Pemantauan pengendalian intern. Namun sampai saat ini upaya tersebut belum mampu membawa hasil yang maksimal karena masih banyak evidence yang dipersyaratkan dalam evaluasi SPIPT yang dilakukan oleh pihak BPKP belum mampu disajikan dengan baik. Untuk maksud tersebut diperlukan semacam inovasi agar Proses Peningkatan maturitas SPIP Terintegrasi dapat berjalan dengan baik. | Pembentukan asesor OPD Penyusunan draft Juknis pelaksanaan register resiko Penyusunan register Resiko Penilaian Mandiri SPIP | Pelatihan lanjutan bagi asesor dalam penyusunan register resiko Penyelesaian Juknis Penyelenggaraan resiko dan penilaian mandiri Pelatihan bagi tim asesor dalam penilaian mandiri | Mendampingi tim evaluasi dalam penyiapan dokumen yang dianggap kurang untuk proses evaluasi Pemantauan Penerapan register resiko sebagai instrumen pengendalian intern secara disiplin pada seluruh kegiatan OPD Menyiapkan bimtek bagi kepala OPD dalam mengelola resiko di OPDnya masing-masing | 00001199/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 53 | ||||||||
21 | 20 | 20 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19750119 199703 1 003 | Jufriadi, SE, M.Si. | LAKI-LAKI | ISLAM | Sabang | 19-01-1975 | S2 | JL. CHIK DITIRO JR. PANTEE JAYA GAMPONG IE MEULEE SABANG | Pemko Sabang | Jl. Diponegoro No. 20 Kuta Ateuh Sabang | Badan Pengelolaan Keuangan Daerah | Kepala Badan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85228038410 | jufriadi8817@yahoo.co.id | Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui Transformasi digital Pajak Daerah | Ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum menerapkan manajemen strategi dalam peningkatan PAD, yaitu mengetahui potensi sumber – sumber PAD seperti kondisi awal suatu daerah, kondisi ini tergantung pada keadaan struktur ekonomi dan sosial suatu daerah, besar kecilnya keinginan pemerintah daerah untuk menetapkan pungutan-pungutan. hal ini dikarenakan oleh struktur ekonomi dan sosial suatu masyarakat menentukan tinggi rendahnya tuntutan akan adanya pelayanan publik dalam kuantitas dan kualitas tertentu, kemampuan masyarakat dalam membayar segala pungutan-pungutan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Adanya perbedaan struktur ekonomi dan sosial, kemampuan membayar segala pungutan yang ditetapkan oleh pemerintah akan lebih tinggi di masyarakat industri daripada masyarakat agraris. peningkatan cakupan atau ekstensifikasi dan intensifikasi penerimaan PAD, kegiatan ini merupakan upaya memperluas cakupan penerimaan pendapatan. Dalam usaha peningkatan cakupan ini, ada hal penting yang juga harus diperhatikan yaitu menambah objek dan subjek pajak dan retribusi, peningkatan besarnya penetapan atau perubahan tarif sesuai perkembangan perekonomian dan melakukan penagihan pajak daerah. | Pembentukan Tim Efektif Pendataan dan Penagihan dengan lintas sektoral (SK. Wali Kota Sabang) 1. Percepatan digitalisasi Penerimaan Pajak Daerah melalui Kerjasama dengan Pihak Perbankan Bank Aceh Syariah dan BSI 2. Perhitungan Potensi Pajak Daerah kelapangan dengan pemanfaatan teknologi digital di Kecamatan Sukajaya Kota Sabang 3. Sosialisasi Pajak Daerah secara langsung pada semua wajib pajak di Kecamatan Sukajaya Kota Sabang | 1. Memberikan bimbingan kepada wajib pajak daerah dalam menginput data secara digital Membangun komunikasi dan kerjasama dengan Prive Public Partneship (PPP) dengan wajib pajak daerah dalam upaya peningkatan Tim Intensifikasi dan ektensifikasi 2. Perhitungan data potensi Pajak Daerah kelapangan dengan pemanfaatan tehnologi di gital di Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Makmue 3. 4.Memberian reward untuk wajib pajak yang taat dan patuh dalam pembayaran pajak daerah | Mengoptimalkan Tim Efektif dalam rangka peningkatan Pajak Daerah dan upaya inovasi perhitungan Potensi Pajak Daerah 1. Penyediaan sarana alat pendukung perekaman data pajak hotel dan Pajak Restoran dan inovasi penagihan Piutang Pajak Daerah 2. Meningkatkan Investasi daerah dan membangun kerjasama Pihak Bank Indonesia untuk marketing public dan penerimaan Pajak Daerah dengan BI Fast dan pengembangan Smart City Tax 3. Membangun Kerjasama dengan pihak Lembaga Pendidikan untuk pengembangan berkelanjutan perkembangan tehnologi digitalisasi dalam peningkatan penerimaan pajak hotel. | 00001200/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | sangat Memuaskan | 17 | ||||||||
22 | 21 | 21 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19830909 200212 1 001 | M. Iqbal Sofyan, S.STP | LAKI-LAKI | ISLAM | sabang | 09-09-1983 | s1 | jl ujung karang | Pemko Sabang | jl diponogoro no 21 | badan perencanaan Pembangunan Daerah | kepala badan | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81265979766 | iqbalsofyan2@gmail.com | Pengentasan Kemiskinan untuk Kemandirian | Implementasi Proyek Perubahan Pengentasan Kemiskinan untuk Kemandirian (PEKA) dalam jangka pendek telah berkontribusi terhadap perubahan paradigma dalam penyusunan rencana pembangunan khususnya dalam menangani masalah kemiskinan di Kota Sabang. Perencanaan berbasis evidence-based akan memberikan hasil pembangunan yang terukur yang diawali dengan pendataan yang akan menjadi baseline untuk mengukur capaian pembangunan di masa depan. | 1.Melakukan studi literatur dan pendalaman terhadap permasalahan kemiskinan. 2. Membentuk tim pelaksana kegiatan proyek. 3.Melakukan pemetaaan terhadap kawasan-kawasan prioritas. 4. Menyusun rencana kerja dan roadmap. | 1. Pengembangan Sistem Informasi Terpadu. 2.Evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan proyek. 3. Pengujian program percontohan. 4. Pengembangan program. | 1. Penyusunan roadmap jangka panjang. 2. Mengintegrasikan strategi dan program penanganan kemiskinan ke dalam RPJMK, Renstra, dan Renja. 3. Evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan program. 4. Penguatan kolaborasi dan kemitraan dalam implementasi program. | 00001201/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 46 | ||||||||
23 | 22 | 22 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19671020 199403 1 006 | Hasrat, S.P | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Barat | 20-10-1967 | S1 | Jalan Pahlawan No 128 Suka Karya Sinabang | Pemkab Simeulue | Sinabang | Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81210111899 | abubakarhasrat12@gmail.com | Transformasi Pola Pengembangan Rumpun Kerbau Simeulue Melalui Pembangunan Kawasan Peternakan Terpadu Kabupaten Simeulue (TRANSPOR-KU) | Kabupaten Simeulue merupakan salah satu wilayah yang strategis dan potensial untuk pengembangan sub sektor peternakan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan penyumbang utama pendapatan daerah. Potensi sektor peternakan Kabupaten Simeulue didukung oleh ditetapkannya kerbau simeulue sebagai plasma nutfah nasional melalui SK Mentan RI No. 579/Kpts/SR.120/4/2014. Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan sesuai dengan tugas dan fungsinya bertugas untuk optimalisasi pengembangan rumpun kerbau simeulue. Sampai saat ini, populasi kerbau simeulue mencapai 21.672 ekor yang tersebar pada 10 Kecamatan. Perkembangan kerbau simeulue selama 5 tahun terakhir mengalami penurunan yang sangat drastis. Beberapa permasalahan yang dihadapi 1). Mayoritas masyarakat peternak masih menerapkan sistem pemeliharaan secara ekstensif, 2). Keterbatasan Hijauan Pakan Ternak (HPT) dan konsentrat, 3). Pemotongan ternak produktif yang tidak terkontrol, serangan penyakit Septicaemia Epizootica (SE); dan 4) Belum tersedianya balai pembibitan ternak. Analisis ASTRID, Fishbone dan SOAR digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut. Dari hasil analisis didadapatkan terobosan inovatif sebagai proyek perubahan, yaitu Transformasi Pola Pengembangan Rumpun Kerbau Simeulue yang disingkat sebagai “TRANSPOR-KU”. Tujuan Proyek Perubahan ini adalah menjawab isu strategis pengembangan rumpun kerbau simeulue melalui intensifikasi pola pemeliharaan, pendidikan dan pelatihan melalui Sekolah Lapang Peternakan Simeulue (SLPS) serta pelestarian plasma nutfah yang berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Simeulue. Gagasan inovatif dituangkan dalam 5 kegiatan yaitu 1). Intensifikasi pola pemeliharaan ternak, 2). Pembangunan kawasan peternakan terpadu Kabupaten Simeulue, 3). Sekolah lapang peternakan simeulue (good farming practice), 4). Optimalisasi kegiatan UPSUS SIWAB; dan 5). Sinergitas instansi pusat dan daerah serta stakeholders. Pencapaian hasil implementasi Proyek Perubahan jangka pendek di antaranya: 1). Terbentuknya tim efektif; 2). Pembagian tugas melalui FGD; 3). Koordinasi dan sosialisasi dengan stakeholder; 4). Sekolah Lapang Peternakan Simeulue (SLPS); 5). Terinisiasinya koordinasi dan kerjasama daerah dan pusat. Selain pencapaian target implementasi proyek perubahan jangka pendek, target proyek perubahan jangka menengah dan jangka panjang akan diimplementasikan. | 1.Menjelaskan ide rencana dan penyamaan persepsi 2. Pembentukan tim efektif 3. Pembagian Tugas melalui Focus Group Discussion 4.Penentuan stakeholder yang terlibat pada proyek perubahan 5.Rekomendasi penapisan dokumen lingkungan hidup 6.Pelaksanaan sekolah lapang peternakan simeulue | 1.Usulan Anggaran Pembangunan KPTKS 2.Lanjutan Sekolah Lapang Peternakan Simeulue 3. Proses Pembentukan UPTD KPTKS 4.Sinergitas Pusat dan daerah | 1.Evaluasi Sekolah lapang peternakan simeulue 2.Usulan Analisis mengenai dampak lingkungan KPTKS 3. Pembangunan Infrastruktur KPTKS 4.Peningkatan Sinergitas pusat dan daerah | 00001202/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 48 | ||||||||
24 | 23 | 23 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19730618 200008 1 001 | Jaswir, S.Pd., M.Pd. | LAKI-LAKI | ISLAM | Sigulai | 18-06-1973 | S2 | Desa Sigulai Kecamatan Simeulue Barat | Pemkab Simeulue | Jalan Letkol Ali Hasan, Kec. Simeulue Timur Kab. Simeulue | Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia | Kepala Badan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81361012012 | andungwir73@gmail.com | Percepatan Penegakan Disipilin ASN melalui pembentukan majelis kode etik dan disiplin | Tingkat kedisiplinan ASN kabupaten Simeulue telah mengalami peningkatan yang signifikan dengan adanya Pembentukan Majelis Kode Etik dan Disiplin serta sosialisasi yang dilakukan secara terstruktur. Hal ini telah menciptakan kesadaran bagi ASN pentingnya akan budaya disiplin di dunia birokrasi. | 1. Mengidentifikasi kebutuhan untuk pembentukan Majelis Kode etik dan Disiplin ASN dan persiapan sumber daya 2. Penyusunan dan Penerbitan Surat Keputusan tentang Tim Efektif Proyek Perubahan | 1. Terbitnya Peraturan Bupati Simeulue Tentang Disiplin Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue 2. Monitoring dampak implementasi percepatan disiplin terhadap tingkat disiplin ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue 3. Monitoring dampak disiplin ASN terhadap kinerja ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue 4. Monitoring dan Evaluasi disiplin ASN sebagai dasar dalam pengembangan kompetensi. 5. Penguatan Sistem Monitoring : Menguatkan sistem monitoring dan evaluasi pelanggaran kode etik dan disiplin ASN 6. Pelatihan Berkelanjutan: Menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan bagi Tim Sekretariat dan Majelis Kode etik dan disiplin dan ASN 7. Pengembangan Sistem Informasi: Mengembangkan sistem informasi penegakan kode etik dan disiplin yang terintegrasi Evaluasi dan Penyesuaian Kebijakan: Melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan berdasarkan hasil monitoring Pelaporan Berkala: Menyusun laporan berkala tentang perkembangan proyek kepada pimpinan | 1. Sustainability Proyek: Menjamin keberlanjutan proyek melalui pengembangan kebijakan yang lebih baik. 2. Pengembangan Kompetensi: Meningkatkan kompetensi ASN dalam hal kode etik dan disiplin dan kinerja melalui program pelatihan lanjutan. 3. Evaluasi Tahunan: Melakukan evaluasi tahunan terhadap pelaksanaan proyek dan membuat penyesuaian yang diperlukan. 4. Penguatan Kerjasama: Meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait untuk mendukung penegakan kode etik dan disiplin ASN. 5. Peningkatan Kinerja: Mendorong peningkatan kinerja ASN melalui program insentif dan penghargaan | 00001203/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 45 | ||||||||
25 | 24 | 24 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19750525 199903 1 006 | Deddi Erisma, S.E | LAKI-LAKI | ISLAM | Meulaboh | 05-02-1975 | S1 | air dingin, kecamatan simeulue timur, sinabang kab. simeulue | Pemkab Simeulue | jln tgk. umar Sinabang | Sekretariat Daerah Kabupaten Simeulue | Asisten Perekonomian Dan Pembangunan | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81360149288 | deddierisma@gmail.com | TRANSFORMASI PENGELOLAAN UMKM MELALUI IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL | Transformasi Pengelolaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Implementasi Strategi Pemasaran Digital (TranDig UMKM) merupakan aksi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Simeulue, UMKM, Pemerintah Gampong, serta Masyarakat untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih dapat bersaing di pasar yang saat ini lebih cenderung menggunakan aplikasi digital dalam proses marketing. Sedangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada umumnya masih bersifat konvensional baik pada tahapan produksi, promosi serta marketingnya. Banyak kendala yang membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belum maksimal menjalankan usahanya secara digital secara menyeluruh. Kendala tersebut antara lain keterbatasan Sumber Daya Manusia, keterbatasan sarana/akses tekhnologi serta minimnya pendanaan yang mereka miliki. Ketidakmampuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam melakukan pemasaran secara digital berpengaruh pada tingkat income yang mereka dapatkan. | Tersedianya data akurat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan dimanfaatkan untuk pemerintah. ● Tersedianya data pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah memiliki izin Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta Sertifikat Halal. ● Terlaksananya sosialisasi dan pelatihan terkait promosi dan pemasaran produk UMKM melalui Implementasi Strategi Pemasaran Digital (TranDig UMKM) berbasis media online / aplikasi digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah memiliki Izin. ● Terlaksananya uji coba promosi dan pemasaran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Implementasi Strategi Pemasaran Digital (TranDig UMKM) berbasis media online / aplikasi digital (menggunakan media social sepertiiklan Facebook, iklan Instagram, iklan twitter, Google Disply dll). | ● Terlaksananya Launching dan Penerapan Sistem Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ● UMKM) berbasis media online /aplikasi digital. ● Tersedianya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terintegrasi dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMD) ● Tersediaya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah mandiri serta mampu bersaing yang berorientasi pada Personal Branding (BrandAwareness). | ● Tersedianya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mampu beradaptasi dengan teknologi digital dalam proses pemasaran serta persaingan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lebih efektif. ● Terwujudnya pengelolaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lebih intensif berbasis platform digital. | 00001204/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 21 | ||||||||
26 | 25 | 25 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19721201 200112 1 002 | Hasyimi IB, S.KM, M.Kes | LAKI-LAKI | ISLAM | Baleatu | 01-12-1978 | S2 | Desa Uning Teritit kec. Bukit Kab. Bener Meriah | Pemkab Bener Meriah | Komplek perkantoran Pemda BenerMeriah | Dinas Kesehatan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/B | 81277770640 | tdewan710@gmail.com | “OPTIMALISASI TATA KELOLA (KESCATIN) DALAM KEGIATAN BIMBINGAN PERKAWINAN (BIMWIN)” | Proyek perubahan ini berfokus pada optimalisasi tata kelola KESCATIN untuk meningkatkan pelayanan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) di Kabupaten Bener Meriah. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang menyeluruh mengenai kesehatan reproduksi kepada calon pengantin, guna mempersiapkan mereka sebelum memasuki fase pernikahan. Calon pengantin, sebagai generasi awal keluarga, perlu mengembangkan kondisi kesehatan yang optimal agar dapat menjalani kehamilan yang sehat dan melahirkan generasi penerus yang berkualitas. | a. Pembentukan tim efektif. b. Mengoptimalisasikan kegiatan Bimbingan Perkawinan. c. Memaksimalkan penggunaan aplikasi kescatin. | a. Mengoptimalisasikan kegiatan Bimbingan Perkawinan ditingkat Kabupaten dengan Dinas terkait. b. Mengoptimalisasikan kegiatan Bimbingan Perkawinan ditingkat Kecamatan antara Puskesmas dan KUA. c. Mengoptimalisasikan kegiatan Bimbingan Perkawinan ditingkat Puskesmas. d. Mengoptimalisasikan kegiatan Bimbingan Perkawinan ditingkat Desa. e. Memaksimalkan penggunaan aplikasi kescatin dalam kegiatan Bimwin di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa. | a. Evaluasi pemamfaatan Aplikasi Kescatin b. Evaluasi kerjasama lintas sektor c. Evaluasi Pelayanan Kescatin d. Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi e. Menurunkan angka stunting | 00001205/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 55 | ||||||||
27 | 26 | 26 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19740325 200112 1 001 | Alfahmi, S.T.,M.A.P | LAKI-LAKI | ISLAM | Hakim Wih Ilang | 25-03-1974 | S2 | Gele Gantung, Kec. Kebayakan, Kab. Aceh Tengah | Pemkab Bener Meriah | Serule Kayu, Kec. Bukit, Kab. Bener Meriah, Prov.Aceh | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah | Kepala Badan | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/B | 85294445544 | alfahmi74@yahoo.co.id | STAR - BM STRATEGI INTEGRASI DAN DIGITALISASI DATA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BENER MERIAH | Bappeda Kabupaten Bener Meriah memiliki persoalan strategis dalam menyusun perencanaan yang terintegrasi kondisi ini belum terlaksana dengan baik yang disebabkan oleh belum maksimalnya perencanaan pembangunan daerah akibat data yang masih konvensional dan sulit di akses. Untuk itu diperlukan strategi terintegrasi dan digitalisasi data perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Bener Meriah (STAR- BM) yang merupakan arah baru untuk mempercepat dan mempermudah dalam proses perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Bener Meriah. Strategi ini diharapkan dapat difungsikan dan diterapkan secara konprehensif berkelanjutan pada semua OPD, instansi vertikal dan masyarakat. Kebijakan strategi data terintegrasi ini untuk mengatasi sistem penginputan dilakukan dengan data manual seperti mengirim surat dan mendatangi instansi terkait untuk memperoleh data dan informasi. Dengan dibuatnya STAR BM diharapkan terbentuknya SOP pemutakhiran data perencanaan pembangunan daerah melalui data officer dalam forum satu data Indonesia (SDI) | 1.Menghadap mentor untuk memohon arahan atas rencana pelaksanaan proyek perubahan 2.Membahas Melakukan konsolidasi dengan staf dan kolega membahas aksi proyek perubahan 3.Rapat internal untuk Menyusun tim kerja pelaksanaan aksi proyek perubahan 4.Pembentukan tim kerja pelaksanaan aksi perubahan 5. Sosialisasi Internal tentang STAR BM 6. Sosialisasi Eksternal tentang STAR BM dan penandatanganan komitmen Bersama 7.Pernyataan dukungan dari beberapa OPD terkait pelaksanaan STAR BM 8.Pembentukan tim kerja eksternal 9.Pembuatan program kerja , SK tim dan draf SOP 10.Penyususnan Data Awal 11.Pemetaan kebutuhan data 12.Pemetaan kebutuhan data 13.Penyerahan data kepada tim 14.Uji coba upload data ke SDI 15. Pengumpulan dan pengiputan data terpadu 16.Evaluasi internal dan eksternal 17.Testimoni | 1.Pengimputan data secara berkala oleh officer masing -masing OPD 2. Perluasan bidang pendataan data 3.Memfungsikan portal SDI | 1.Terlaksananya SOP yang dibentuk terkait integrasi data dari officer ke SDI 2. SDI menjadi pusat data Kabupaten Bener Meriah | 00001206/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 38 | ||||||||
28 | 27 | 27 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19780121 200604 1 006 | Edi Jaswin, S.KM, M.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Tengah | 21-01-1978 | S2 | Jalan Kantor Camat Lama Kp.Uring Buntul Nangka Kec.Bukit Kab.Bener Meriah | Pemkab Bener Meriah | Komplek Perkantoran Pemda Serule Kayu Bener Meriah | Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA | IV/A | 85276910190 | edijaswin@gmail.com | STRATEGI PENANGGULANGAN POTENSI SERTA KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KAB. BENER MERIAH, MELALUI KAKANDA (Kolaborasi dan Advokasi Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak) | Permasalahan kekerasan Perempuan dan anak di Indonesia menjadi pekerjaan rumah yang cukup rumit karena kasusnya terus ada. Hal demikian tidak saja terjadi di provinsi Aceh secara umum tetapi juga di Kabupaten Bener Meriah secara khusus. Kabupaten Bener Meriah yang dikenal dengan masyarakatnya yang beragam baik latar belakang suku bangsa, agama dan ras namun tetap harmonis juga memiliki catatan-catatan terjadinya kekerasan terhadap Perempuan dan anak. Untuk kekerasan terhadap Perempuan dilihat dari tahun 2020 tercatat ada sekitar 29 kasus, untuk 2021 ada 19 kasus, 2022 dan 2023 tercatat ada 11 kasus. Hal ini membuktikan bila kekerasan terhadap Perempuan terus terjadi di kabupaten ini. Untuk kekerasan terhadap anak jika dilihat dari tahun 2020, maka terjadi peningkatan jumlah kekerasan dari tahun ke tahun. Terbukti, tahun 2020 ada sekitar 24 kasus terjadi, tahun 2021 ada sekitar 25 kasus, kemudian tahun 2022 sebanyak 34 dan tahun 2023 ada 78 kasus dan di tahun 2024 sebanyak 52 Kasus . Selain itu, Tingkat Pendidikan masyarkat dan rentang kendali antara pusat dan kota sangat beragam. Tentu dengan keadaan tersebut pengetahuan masyarakat terkait kekerasan Perempuan dan anak juga berbeda-beda. Hal ini bisa saja menyebabkan masih adanya kasus kekerasan terhadap Perempuan dan anak yang tidak tertangani karena tidak dilaporkan. Untuk itu diperlukan semacam inovasi dan terobosan yang kompleks untuk bisa menanggulangi masalah ini dengan menggunakan strategi penanggulangan potensi serta kasus kekerasan terhadap Perempuan dan anak di Kabupaten Bener Meriah. | Konsultasi dengan Mentor, Sosialisasi dilingkungan Internal/ PEmbentukan Tim efektip,Terwujudnya Dukungan dari Stakeholder, sama dengan mitra Strategis, Membentuk Tim Klinik Advokasi Menyusun Draf Peraturan Bupati | Memerbitkan Peraturan Bupati, Terwujudnya Layanan KAKANDA, Monitoring dan Evaluasi, sosialisasi peraturan Bupati | Monitoring dan Evaluasi, Terlaksana Perlayanan Klinik KAKANDA yang terintegrasi, implementasi kerja sama mitra Strategis, desiminasi hasil Proyek | 00001207/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 41 | ||||||||
29 | 28 | 28 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19800101 200504 1 004 | Ismail, S.E, M.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Tengah | 01-01-1980 | S2 | PAYA GAJAH KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH | Pemkab Bener Meriah | KOMPLEK PEMDA SERULE KAYU BENER MERIAH | Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85218973808 | ismailara1980@gmail.com | Strategi Implementasi Tata Kelola Pembinaan dan Pengembangan "SENTONG" BUMDES di Kabupaten Bener Meriah | Sentong Bumdes, Inovasi Fasilitasi dan Kolaborasi bersama, Stakeholder,/Kemitraan sebagai upanya bersama meningkatan Tata Kelola Bumdes/Bumdesma, Proyek Perubahan ini membantu Pemerintah Daerah dalam Pembinaan dan menyusun arah Kebijakan Pengembangan Bumdes serta membantu Bumdes dalam mengembangakan Tata Kelola Bumdes, melalui, Caoching Clinik Pojok Intraktif , E-Comerse Produk Bumdes, Kemitraan/Pentahelix , Pembinaan dan Pendampingan Bumdes berkelanjutan , memperkuat Tata Kelola Bumdes. | 1. Penguatan Kelembagaan dan Manajemen melalui Pembinaan dan Pendampingan berkelanjutan bersama instansi terkait 2. Peningkatan Kapasitas SDM BUMDes bidang Kelembagaan dan Manajemen BUMDes melalui coaching clinic PI –BUMDes 3. Pendatatan Produk BUMDes 10 BUMDes Pilot Projek Perubahan 4. Persiapan E-COMMERCE Promosi dan Pemasaran Produk BUMDes untuk 10 BUMDes Pilot Pojek Perubahan 5. Penandatanganan naskah kerjasama sinergitas /Jaringan Kemitraan Kabupaten, Kampung, Stakeholder (pentahelix) . | 1. Pengembangan E-COMMERCE Produk BUMDes 10 BUMDes Pilot Projek Perubahan 2. Peningkatan Kapasitas SDM Aspek Usaha/Unit Usaha melalui pemanpaatan coaching clinic PI – BUMDes 3. Intervensi Pembinaan dan Pendampingan BUMDes berkelanjutan 20 Kampung 4. Jaringan Kemitraan (pentahelix). | 1. Peningkatan Kapasitas PI - BUMDES. 2. E-COMMERCE Produk BUMDes. 3. Evaluasi Pembinaan dan Pendampingan berkelanjutan. 4 Evaluasi kerjasama sinergitas (pentahelix). | 00001208/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 33 | ||||||||
30 | 29 | 29 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19880403 200701 1 002 | Khairmansyah, S.IP, M.Sc | LAKI-LAKI | ISLAM | Blang Kejeren | 03-04-1988 | S2 | DESA BLANG TAMPU, KECAMATAN BUKIT, KABUPATEN BENER MERIAH | Pemkab Bener Meriah | DESA SERULE KAYU KOMPLEK PERKANTORAN PEMDA BENER MERIAH | Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah | Pj. Sekretaris Daerah | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85277377242 | Kheyindo@gmail.com | INTEGRASI INTERVENSI PENANGANAN KEMISKINAN KABUPATEN BENER MERIAH BERBASIS DIGITALISASI | Kabupaten Bener Meriah menghadapi tantangan serius dalam pengentasan kemiskinan akibat ketidakterpaduan data kemiskinan antar stakeholder atau Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait. Ketidakterpaduan ini menyebabkan berbagai permasalahan, termasuk perencanaan dan pelaksanaan program yang tidak tepat sasaran, pemborosan sumber daya, kesulitan dalam pelacakan dan evaluasi program, serta penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Ketidakterpaduan data kemiskinan antar SKPK mengakibatkan berbagai dampak negatif. Program pengentasan kemiskinan yang dijalankan sering kali tidak mencapai sasaran yang tepat karena data yang digunakan tidak akurat dan tidak terintegrasi. Hal ini juga menyebabkan duplikasi usaha dan pemborosan sumber daya yang berharga. Selain itu, pemantauan dan evaluasi terhadap program-program yang dijalankan menjadi sulit dilakukan tanpa data yang akurat dan terintegrasi. Kondisi ini juga menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah dan instansi terkait, yang dapat memperburuk situasi kemiskinan di Kabupaten Bener Meriah. Kabupaten Bener Meriah telah melaksanakan berbagai intervensi terkait penanggulangan kemiskinan yang tersebar dibeberapa SKPK baik melalui program yang secara langsung menyasar masyarakat miskin maupun program yang bersifat tidak langsung. Pada tahun 2023 yang lalu, realisasi program penanggulangan kemiskinan sebesar Rp. 114.936.081.592., yang diimplementasikan di 12 SKPK, seperti Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Dinas Sosial dan lain-lain, dengan capaian program penanggulangan kemiskinan tahun 2023 (18,31%) dibandingkan dengan capaian tahun 2022 (18,39%), menunjukkan bahwa penurunan tingkat kemiskinan tidak terlalu signifikan, hanya sebesar 0,08%, artinya bahwa upaya penanggulangan kemiskinan yang telah dilakukan belum secara signifikan mampu menjadi daya dorong untuk penurunan tingkat kemiskinan. | Memastikan koordinasi yang efektif dan pembagian tanggung jawab melalui pembentukan tim teknis. Mengintegrasikan data kemiskinan secara real-time dan memastikan aksesibilitas data antar instansi melalui portal satu data kemiskinan. Data menjadi satu dan berasal dari satu sumber. | Program intervensi lebih terarah. | Stakeholder terkait memiliki tanggung jawab yang jelas dalam pengentasan kemiskinan. Data yang dihasilkan selalu bersifat update (terbaru) dan program yang dilakukan juga selalu mengikuti dinamika yang ada. | 00001209/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | sangat Memuaskan | 2 | ||||||||
32 | 30 | 31 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19730101 200604 1 003 | Fajri, S.Ag, M. Si. | LAKI-LAKI | ISLAM | Padang Datar | 01-01-1973 | S2 | Dusun Subur, Dayah Baro kec Krueng sabee,Aceh Jaya | Pemkab Aceh Jaya | Jl. Ali Gunong, Dayah Baro, Kec. Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh | Dinas Syari'at Islam | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8116732994 | fajricalang73@gmail.com | STRATEGI KOLABORASI PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN MASJID (Si-MAJID) KABUPATEN ACEH JAYA | Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Jaya dalam salah satu tugas pokoknya adalah melaksanakan tugas umum dan khusus pemerintah dan pembangunan di bidang pelaksanaan Syariat Islam sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, melihat bahwa kondisi pada saat ini harus ditindaklanjuti dengan mencari solusi konkret dalam menyelesaikan permasalahan tersebut sejak dini. Atas dasar tersebutlah Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Jaya merasa perlu untuk melahirkan satu inovasi untuk memperkuat perekonomian masjid yang diberi nama Si-MAJID. Inovasi Si-MAJID ini merupakan inovasi yang digagas dengan tujuan akhir untuk mencapai mesjid yang mandiri dalam operasional kegiatan keagamaannya dengan melakukan kolaborasi bersama stakeholder terkait dari seluruh OPD teknis yang berada di daerah. | Mewujudkan terbangunnya komitmen dengan mentor dan stakeholder. a. Mewujudkan penetapan SK Kepala Dinas Syariat Islam tentang tim efektif. b. Mewujudkan penetapan SK Bupati tentang Tim Pengembangan Perekonomian Masjid. c. Mewujudkan lahirnya nota kesepahaman kolaborasi pengembangan perekonomian masjid dengan stakeholder. d. Mewujudkan tersusunnya draf Peraturan Bupati tentang Pengembangan Ekonomi Masjid. e. Mewujudkan perumusan branding logo inovasi Si-MAJID. f. Mewujudkan pengembangan SDM bagi pengurus masjid di Kabupaten Aceh Jaya. g. Mewujudkan fasilitasi pendampingan perizinan berusaha bagi unit usaha masjid bersama DPMPTSP Kabupaten Aceh Jaya. h. Mewujudkan peninjauan lokasi unit usaha masjid terpilih. | Mewujudkan peluncuran branding logo inovasi Si-MAJID. a. Merumuskan pedoman strategi pengembangan perekonomian masjid bagi seluruh pengurus masjid di Kabupaten Aceh Jaya. b. Mewujudkan evaluasi keberlangsungan unit usaha masjid tahap pertama. c. Mewujudkan pengesahan peraturan bupati tentang pengembangan ekonomi masjid. d. Mewujudkan perluasan target pengembangan perekonomian masjid ke seluruh Kabupaten Aceh Jaya. | a. Mewujudkan kemandirian masjid dalam mengelola operasional kegiatan kemasjidannya. b. Menjadikan mesjid sebagai sentra perekonomian masyarakat sekitar. | 00001210/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | sangat Memuaskan | 16 | ||||||||
33 | 31 | 32 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19780616 200312 1 006 | Juanda S.Pd.I, M.Pd | LAKI-LAKI | ISLAM | Calang | 16-06-1978 | S2 | Jl. Puskesmas Calang, Desa Kp. Blang, Kec. Kr. Sabee, Kab. Aceh Jaya | Pemkab Aceh Jaya | Jl. Pinto Sa Dalam, Kuala Meurisi Kec. Kr. Sabee Kab. Aceh Jaya | Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81360241344 | joe_oneda@yahoo.co.id | Super App Smart Aceh Jaya Terdepan (SAJAN) | Proyek perubahan Smart Aceh Jaya Terdepan (SAJAN) memiliki benang merah atas intruksi Presiden untuk penyederhanaan aplikasi-aplikasi yang sudah ada sehingga masyarakat pengguna akan mudah menggunakan alat bantu dalam mengakses pelayanan pemerintah. Disamping itu, dengan portal super pps ini memberikan akses dalam mendukung visi pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang lebih terampil dalam pemanfaatan teknologi digital. | Mengidentifikasi kebutuhan integrasi aplikasi di setiap dinas. Membentuk tim pelaksana proyek dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian serta stakeholder terkait. Menyusun rencana anggaran Melakukan survey dan inventarisir seluruh aplikasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. Merancang desain portal Super Apps | 1.Evaluasi dan penyesuaian sistem berdasarkan umpan balik. Menambahkan fitur baru berdasarkan kebutuhan pengguna. 2. Meningkatkan kerjasama dengan komunitas lokal untuk mendukung penggunaan portal. 3. Mengembangkan aplikasi mobile pendukung untuk portal. 4. Mengadakan pelatihan lanjutan bagi staf pemerintahan dan masyarakat. | 1. Melakukan evaluasi berkelanjutan, 2. Mengembangkan jaringan kerjasama, 3. Meningkatkan promosi digital | 00001211/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 4 | ||||||||
34 | 32 | 33 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19690603 199803 1003 | Bustami, S.Pd | LAKI-LAKI | ISLAM | Lhok Parom | 03-06-1969 | S2 | DUSUN MAKMUR, BLANG BARO KEC. SEUNAGAN | Pemkab Nagan Raya | JL. ISHAK PEUKAN, KOMPLEK PERKANTORAN SUKA MAKMUE | Dinas Perkebunan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81360400722 | bustamidinsos@gmail.com | Strategi Optimalisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) melalui pemberdayaan Kelompok Tani secara Partisipatif dan Kolaboratif Di Kabupaten Nagan Raya | Proyek perubahan berjudul "strategi optimalisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR) melalui pemberdayaan kelompok tani secara partisipatif dan kolaboratif di Kabupaten Nagan raya bertujuan untuk mempercepat implementasi pembangunan perkebunan kelapa sawit dari dana hibah oleh BPDP-KS Kepada Kelompok Tani atau pekebun kelapa sawit dalam hal ini diatur dengan penyaluran dana perkebunan kelapa sawit didasarkan pada Perpres No. 61 Tahun 2015 Perubahan Perpres No. 24 dan Perubahan Perpres No. 66 Tahun 2018 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang diantaranya adalah untuk peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat. | a. Membentuk Tim Pemberdayaan Kelompok Tani pada program peremajaan sawit rakyat b. Menyusun Draf Peraturan bupati tentang perlindungan dan kesejahteraan para petani dan pekebun c. Membuat MOU dengan Perusahaan dalam pemberdayaan kelompok tani PSR tentang penyediaan biibt unggul (yang bersertifikat) d. Melaksanakan pelatihan/bimtek kepada pekebun, kelompok tani dan gabungan kelompok tani tentang program peremajaan sawit rakyat secara bertahap dan berkelanjutan (1 kali) e. Membuat pedoman teknis pelaksanaan pemberdayaan PSR f. Menyusun draft Perbup perlindungan dan kesejahteraan para petani kebun g. Sosialisasi program peremajaan sawit rakyat di tingkat kabupaten | a. Melaksanakan pelatihan/bimtek lanjutan kepada pekebun, kelompok tani dan gabungan kelompok tani tentang program peremajaan sawit rakyat secara bertahap dan berkelanjutan (3 kali) b. Membuat draft final Perbup perlindungan dan kesejahteraan para petani kebun c. Melakukan penyempurnaan database potensi lahan dan legalitas lahan untuk program peremajaan sawit rakyat d. Memfasilitasi Perusahaan Perkebunan untuk mengambil peran di program sawit rakyat (PSR) melalui Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dengan kelompok tani dan pemerintah daerah | a. Malaksanakan pelatihan/bimtek lanjutan kepada pekebun, kelompok tani dan gabungan kelompok tani tentang program peremajaan sawit rakyat secara bertahap dan berkelanjutan (5 kali) b. Menerbitkan Perbup tentang perlindungan dan kesejahteraan para petani kebun c. Memfasilitasi Perusahaan Perkebunan/Universitas untuk mengambil peran di program sawit rakyat (PSR) melalui Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dengan kelompok tani dan pemerintah daerah d. Melaksanakan tanaman tumpang sari di Lokasi PSR | 00001212/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 58 | ||||||||
35 | 33 | 34 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19770209 200604 1 003 | Azman, S.Hut | LAKI-LAKI | ISLAM | Nagan Raya | 02-09-1977 | S1 | JL. HABIB MUDA SEUNAGAN, GAMPONG PEULEUKUNG KEC. SEUNAGAN TIMUR | Pemkab Nagan Raya | KOMPLEK PERKANTORAN SUKA MAKMUE | Dinas Kelautan Perikanan dan Pangan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85260136911 | dkppazman@gmail.com | Strategi intensivikasi Perikanan Budidaya Hulu ke Hilirdi Kabupaten Nagan Raya (SI-NILA NAGAYA) | kabupaten Nagan Raya memiliki potensi alam yang mendukung untuk penerapan pola integrasi perikanan budidaya. Namun, dalam mengembangkan sektor perikanan, Terdapat tantangan dalam melakukan integrasi sistem produksi dan pemasaran produk. Perilaku masyarakat yang masih konvesional dalam penerapan sistem budidaya, sulitnya mendapatkan benih unggul, harga pakan yang cenderung naik, terbatasnya SDM yang terampil, pemasaran yang belum terjangkau, akses modal usaha yang belum menjanjikan, sertifikasi lahan yang belum optimal dilakukan dan hilirisasi produk perikanan masih sangat terbatas. Proyek perubahan ini fokus pada strategitransformasi terhadap permasalahan yang dihadapi dengan menghadirkan inovasi yang terintegrasi dimulai dari hulu yaitu : pembenahan serta pengoptimalan Balai Benih Ikan (BBI) sebagai sentral produksi benih ikan unggul (baik aspek ketersediaan maupun kualitas benihnya) juga sebagai pusat transformasi teknologi budidaya melalui pendampingan dan bimbingan teknis; membangun komitmen dengan stakeholder terkait pembenahan di sektor perikanan budidaya seperti permodalan dengan pihak perbankan berupa fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), sertifikasi lahan pembudidaya dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), ekspansi pasar hasil hilirisasi produksi perikanan melalui pasar lokal dan digital, pengembangan produk olahan melalui UMKM, pembuatan kartu pelaku usaha perikanan (KUSUKA), pengembangan teknologi budidaya dan hilirisasi produk perikanan bekerjasama dengan Universitas Teuku Umar (UTU). Berdasarkan analisis kebutuhan organisasi yang dimulai dari identifikasi masalah, kemudian dilakukan analisis isu strategis dengan pendekatan model ASTRID, dilakukan analisis penyebab masalah dengan model Fish Bone, dilanjutkan analisis strategi penyelesaian masalah dengan analisis SWOT dan terakhir dilakukan analisis McNAMARA, maka rencana strategi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah secara terintegrasi secara tepat adalah “Strategi Transformasi Hulu-Hilir Perikanan Budidaya di Kabupaten Nagan Raya (SI-NILA NAGAYA)”. Tujuan proyek perubahan ini adalah untuk mewujudkan efektivitas, efisiensi, berkualitas, integrasi dan optimalisasi pelaksanaan poduksi dan pemasaran sektor perikanan, sehingga dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya pengentasan emiskinan, menurunkan angka prevalensi stunting dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nagan Raya. | a. Tersusunnya draft Peraturan Bupati tentang retribusi penjualan benih di Balai Benih Ikan; b. Terimplementasinya sistem manajemen data yang efektif untuk pencatatanproduksi, distribusi, dan stok benih ikan; c. Terbangunnya digitalisasi proses administrasi dan operasional untukmeningkatkan efisiensi; d. Tersedianya Kartu Pelaku Usaha Perikanan (KUSUKA); e. Tersusunnya Mapping zonasi UsahaPerikanan Rakyat; f. Terselenggaranya kampanye edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya benih ikan berkualitas dan praktik akuakultur yang berkelanjutan; g. Tersedianya program penyuluhan rutin kepada petani ikan lokal untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang teknik | a. Tersedianya peremajaan indukan unggul yang menghasilkan benih ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar yang baik b. Teradopsinya teknologi baru dalam pembenihan, seperti penggunaan sistem resirkulasi air untuk meningkatkan efisiensi produksi c. Terbangunnya fasilitas pembenihan tambahan untuk meningkatkan kapasitas produksi d. Terjalinnya kemitraan dengan universitas dan lembaga penelitian untuk inovasi dan pengembangan teknologi pembenihan e. Terbangunnya kemitraan strategis dengan perusahaan swasta untuk pemasaran, distribusi benih ikan, bimbingan teknis termasuk pemanfaatan dana CSR serta Penguatan modal usaha mikro f. Terbangunnya kerjasama dengan BPN dalam rangka sertifikasi tanah pembudidaya kolam rakyat, Terciptanya penguatan modal usaha mikro dengan Bank Pemerintah. | a. Terkembangkannya platform digital untuk Pengelolaan operasional dan layanan kepada masyarakat b. Terimplementasikannya praktik akuakultur berkelanjutan yang ramah lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem c. Terbukanya peluang ekspansi pasar d. Terbangunnya kapasitas SDM dalam pengelolaan perikanan budidaya. | 00001213/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 20 | ||||||||
36 | 34 | 35 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19690125 199803 2 003 | Erni Wanti, S.H., M.Si | PEREMPUAN | ISLAM | Meulaboh | 25-01-1969 | S2 | Jalan Kebun Pasi Lr. Pak Daiem Gampong Seuneubok Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh | Pemkab Aceh Barat | Jalan Sultan Iskandar Muda, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat | Sekretariat Dprk Aceh Barat | Sekretaris Dprk Aceh Barat | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81243658484 | erniwanti.id@gmail.com | STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS MENUJU TRANSPARANSI PUBLIK MELALUI BALEE BEURAKAH | Salah satu fungsi DPRD adalah pengawasan yang bertujuan mengembangkan kehidupan demokrasi, menjamin keterwakilan rakyat dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya, maka perlu dilakukan penjaringan Masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya melalui informasi kehumasan. Humas harus menjadi ujung tombak untuk membawa reformasi birokrasi dan harus pro aktif untuk membentuk opini publik agar terbentuk persepsi yang benar. Peran humas di era reformasi birokrasi sebagaimana dikutip BAKOHUMAS (edisi 6/2013, halo 22), kominfo antara lain : Humas harus menjadi ujung tobak untuk membawa reformasi birokrasi keluar dari kandang dan daerah menjadi bagian dari kehidupan Masyarakat; 1. Reformasi birokrasi bukanlah proyek dari pemerintah semata, tapi gerakan nasional bangsa Indonesia. 2. Harus ada strategi marketing sosial efektif untuk menjadi Gerakan sosial yang efektif untuk menjadikan Gerakan nasional. Humas menjadi aktor pro aktif untuk membentuk oponi publik agar terbentuk persepsi yang benar tentang reformasi birokrasi. Karena harus kita akui masih banyak pihak yang ingin mendistorsi kebijakan publik | Rapat koordinasi dengan Mentor dan Stakeholder Pembentukan Tim Efektif Membangun dukungan Stakeholder Membangun Kerjasama dengan Stakeholder Melakukan sosialisasi Lounching Balee Beurakah | Membuat pedoman pengelolaan Balee Beurakah Evaluasi pengelolaan Balee Beurakah Pengembangan kapasitas ASN | Terpenuhinya kebutuhan informasi dan komunikasi publik Terhimpunnya publikasi semua kegiatan | 00001214/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 39 | ||||||||
37 | 35 | 36 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19800812 200904 1 003 | Wistha Nowar, S.Pt., M.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Barat | 12-08-1980 | S2 | KOMPLEK ISLAMIC RELIEF BLOK A7 JALAN PUTRO IJO GAMPONG LEUHAN KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT | Pemkab Aceh Barat | JALAN GAJAH MADA | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah | Kepala | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8121333833 | wisthan@gmail.com | OPTIMALISASI PERLINDUNGAN SOSIAL ANTISIPASI KEMISKINAN (OPTIMIS) | Salah satu permasalahan pembangunan di Kabupaten Aceh Barat yang menjadi fokus penanganannya setiap tahun adalah Penanggulangan Kemiskinan. Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Aceh Barat pada akhir tahun 2023 adalah sebesar 17.86%, jauh melampui Tingkat Kemiskinan Nasional yang hanya sebesar 9.36%. Berbagai upaya penanganan sudah dilakukan, mulai dari pengurangan beban hidup, peningkatan pendapatan serta pengurangan kantong-kantong kemiskinan. Namun, ada satu upaya yang belum pernah dilakukan yaitu, pencegahan penambahan penduduk miskin dari kelompok masyarakat rentan. Oleh karenanya melalui proyek perubahan ini, pencegahan peningkatan penduduk miskin dilakukan dengan cara Optimalisasi Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan untuk Antisipatis Kemiskinan (OPTIMIS) dengan cara berkolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Perusahaan Swasta, Pemerintah Gampong serta masyarakat untuk membantu keikutsertaan para pekerjarentan dalam program perlindungan social yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Manfaat utama yang diharapkan dengan adanya OPTIMIS ini adalah terlindunginya keluarga para pekerja rentan bila sewaktu-waktu terjadinya guncangan pendapatan yang disebabkan oleh musibah yang dialami oleh para pekerja rentan, sehingga tidakakan menyebabkan terputusnya sekolah bagi anak-anaknya, kesulitan proses pengobatan, bertambahnya pekerja anak ibawah umur serta terakhir meningkatnya angka kemiskinan. | a. terbentuknya tim percepatan pelaksanaan perlindungan sosial bagi pekerja rentan b. Terciptanya Nota Kesepahaman pelaksanaan perlindungan sosial bagi pekerja rentan antara Bupati, Pimpinan Perusahaan Swasta, dan Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan c. Terlaksananya Optimalisasi Perlindungan Pekerja Rentan Antisipasi Kemiskinan (OPTIMIS) bagi seluruh stakeholder d. Tersedianya Draf Peraturan Bupati Aceh Barat tentang Perlinsos rentan | Lahirnya Peraturan Bupati Aceh Barat tentang kewajiban CSR Perusahaan Swasta untuk perlindungan sosial pekerja Lahirnya Peraturan Bupati Aceh Barat tentang kewajiban dana desa untuk perlindungan sosial pekerja rentan Terealisasinya program Sedekah Untuk Masyarakat Tidak Sejahtera (SODARA) dalam rangka perlindungan social Jumlah pekerja rentan yang ter-cover dalam perlindungan sosial | Lahirnya Peraturan Bupati Aceh Barat tentang kewajiban CSR Perusahaan Swasta untuk perlindungan sosial pekerja rentan Jumlah pekerja rentan yang tercover dalam perlindungan sosial 100% | 00001215/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 3 | ||||||||
38 | 36 | 37 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19850321 200312 1 002 | Syurya Luthfi, S.STP | LAKI-LAKI | ISLAM | Kota Kuala Simpang | 21-03-1985 | S1 | DUSUN RUKUN DESA DALAM KEC. KARANG BARU | Pemkab Aceh Tamiang | JL. Ir. H. JUANDA KARANG BARU | Dinas Lingkungan Hidup | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81360475583 | asysykary@gmail.com | SAMPAH FOR INTERNET(SPiN) | Kabupaten Aceh Tamiang menghadapi masalah serius dalam pengelolaan sampah, dengan 23.987,80 ton sampah tidak terkelola dari total 44.062,80 ton per tahun berdasarkan data SIPSN tahun 2022. Rendahnya tingkat pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi penyebab utama. Untuk mengatasi masalah ini, Pemkab Aceh Tamiang mengusulkan program "Taman SPIN" (Sampah for Internet). Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah dengan insentif akses internet gratis. Diharapkan program ini dapat mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, mengurangi volume sampah ke TPA, dan memberikan nilai ekonomi dari sampah terpilah.Tujuan proyek Perubahan ini adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah rumah tangga di Kabupaten Aceh Tamiang melalui program "Taman SPIN", dengan target peningkatan tingkat pemilahan sampah menjadi 30% pada tahun 2025 sesuai target nasional. Keberhasilan program akan diukur dari peningkatan persentase pemilahan sampah rumah tangga, penurunan volume sampah yang masuk ke TPA, | Analisis Kebutuhan (1 Hari): Mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana Taman SPIN. 2. Penentuan Lokasi (1 Hari): Menentukan lokasi strategis untuk pembangunan Taman SPIN. 3. Pembentukan Tim (1 Hari): Membentuk tim pengelola proyek dan merekrut relawan. 4. Sosialisasi Awal (4 Hari): Merencanakan strategi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. 5. Kerjasama dengan Pihak Ketiga (3 Hari): Melaksanakan koordinasi dengan stakeholder dan Pihak Ketiga terkait dukungan aksi perubahan dan menjalin kemitraan. 6. Desain Sistem (1 Hari): Merancang sistem pencatatan dan pelaporan sampah terpilah. 7. Rencana Anggaran (1 Hari): Menyusun rencana anggaran dan sumber pendanaan. 8. Penyusunan Regulasi (2 Hari): TAHAP IMPLEMENTASI (21 Hari) 1. Pembangunan Taman SPIN (14 Hari): Melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana di lokasi yang telah ditentukan. 2. Sosialisasi dan Edukasi (3 Hari): Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah. 3. Pelatihan Petugas Layanan (1 Hari) : Pelatihan seluruh petugas yang terlibat. 4. Uji Coba Layanan (2 Hari) : Uji coba ke masyarakat 5. Peluncuran Sistem (Launching Taman SPIN) (1 Hari) : Peresmian Taman 6. SPIN pada lokasi Kampung yang menjadi pilot project. Menyusun SOP Standar Pemberian Voucher Internet dan SOP Penyetoran Sampah. 9. Penyusunan Draft Peraturan Bupati Aceh Tamiang tentang Pembentukan Taman SPIN : Melakukan penyusunan draft Peraturan Bupati Aceh Tamiang tentang Pembentukan Taman SPIN, dimana didalam Peraturan Bupati tersebut tertuang bahwa konsep Taman SPIN ini agar diaplikasikan ke seluruh taman yang sudah ada di Kabupaten Aceh Tamiang. | Evaluasi Sistem: Melakukan evaluasi terhadap sistem yang sudah berjalan dan mengidentifikasi area untukperbaikan. 2. Pelatihan Lanjutan: Memberikan pelatihan lanjutan kepada tim pengelola. 3. Perluasan Program: Memperluas program Taman SPIN ke wilayah lain di Kabupaten Aceh Tamiang. 4. Kolaborasi dengan Komunitas: Menjalin kerjasama dengan komunitas lokal untuk meningkatkan partisipasi. 5. Kampanye Berkelanjutan: Melaksanakan kampanye berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 6. Evaluasi Regulasi: Melakukan evaluasi terhadap efektivitas regulasi yangditerapkan. | 1. Evaluasi Lanjutan: Melakukan evaluasi lanjutan dan memperbaiki system berdasarkan hasil evaluasi. 2. Pelatihan Berkelanjutan: Mengadakan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi tim pengelola. 3. Perluasan Infrastruktur: Membangun lebih banyak Taman SPIN di lokasi strategis lainnya di Seluruh Kecamatan di Wilayah kabupaten Aceh Tamiang. 4. Penyesuaian Program: Menyesuaikan program berdasarkan umpan balik dan hasil evaluasi. | 00002384/PKNTK.II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 59 | ||||||||
39 | 37 | 38 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19841220 200312 1 002 | Iman Suhery, S.STP, M.SP | LAKI-LAKI | ISLAM | Rantau | 20-12-1984 | S2 | DUSUN SETIA DESA KESEHATAN KECAMATAN KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG | Pemkab Aceh Tamiang | Jalan Ir. H. Juanda karang baru kabupaten aceh tamiang | Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Tamiang | Kepala Pelaksana | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8116806646 | imansuhery691@gmail.com | PENINGKATAN PENCEGAHAN, KESIAPSIAGAAN DAN PENANGANAN BENCANA DAERAH MELALUI LAYANAN SIAGA KEBENCANAAN (LAGAK) | Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK) merupakan Layanan Terpadu yang menggabungkan aktivitas kesiagaan seperti peringatan dini bencana dengan aktivitaspenggulangan bencana. Layanan ini juga menyediakan Call Center yang siaga 24 jam untuk menerima laporan masyarakat tentang peristiwa kebencanaan seperti kebakaran dan non-kebakaran. Kabupaten Aceh Tamiang memiliki potensi bencana alam banjir dan bencana kebakaran yang cukup tinggi. Selain itu, dengan wilayah yang cukup luas Kabupaten Aceh Tamiang memiliki kerentanan bencana yang tersebar merata yang membutuhkan koordinasi dan integrasi dalam perencanaan pembangunan yang mengurangi risiko terjadinya bencana. Dengan kondisi seperti itu, dibutuhkan kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana baik pada pihak BPBD Aceh Tamiang maupun pada masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang. Perlu adanya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang risiko bencana. Selain itu, penanganan terhadap adanya bencana secara efektif dan efisien juga sangat diperlukan. | a. Pembentukan Tim Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); b. Pembuatan Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); c. Penyusunan SOP dan SP Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); d. Penyusunan SOP Penanganan Bencana; e. Pelaksanaan Pelatihan Mekanisme LAGAK; f. Pengintegrasian Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK) dengan sistem peringatan dini melalui SMS blast; g. Sosialisasi dan uji coba Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); h. Pembentukan Kampung Siaga Bencana (15 kampung); dan i. Penyusunan Draft Peraturan Bupati Aceh Tamiang tentang Pembentukan Layanan Siaga Bencana. | a. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi penggunaan Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); b. Penyusunan Draft Final Peraturan Bupati tentang Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); c. Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik terkait SOP dan SP Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); d. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan mitra penanganan bencana, antara lain: Pertaminan dan Dinas Sosial; e. Pelatihan bagi Tim SAR dan Tim Damkar; f. Pembentukan Kampung Siaga Bencana (30 kampung); dan g. Pelatihan penanganan bencana bagi masyarakat. | a. Pembentukan Kampung Siaga Bencana (158 kampung); b. Pengembangan Layanan Siaga Kebencanaan melalui website/android; c. Pengesahan Peraturan Bupati tentang Layanan Siaga Kebencanaan (LAGAK); dan d. Meningkatkan indeks kesiapsiagaan bencana masyarakat Aceh Tamiang sebesar 30%. | 00001216/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 27 | ||||||||
40 | 38 | 39 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19791212 199810 1 001 | Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev | LAKI-LAKI | ISLAM | Paru Keude | 12-12-1979 | S2 | Gampong Kramat Luar, Kota Sigli, Pidie, Aceh | Pemkab Pidie | Jl. Prof. A. Majid Ibrahim, Sigli, Pidie, Aceh | Dinas Kelautan Dan Perikanan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85228120777 | zallpa.1212@gmail.com | “STRATEGI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENEMPATAN ALAT BANTU PENANGKAPAN IKAN BERBASIS GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEMS PADA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN PIDIE”( S I P A P I ) | Strategi Implementasi Sistem Informasi Penempatan Alat Penangkapan Ikan (SIPAPI) Berbasis Geographic Information Systems merupakan Sistem yang dirancang untuk memfasilitasi nelayan dalam penentuan lokasi dan jumlah API di wilayah ruang laut Kabupaten Pidie secara lebih efisien dan efektif, sehingga dapat menghindari konflik, menumbuhkembangkan produktifitas dan efektivitas nelayan, dan menjaga kelestarian sumber daya laut yang berkelanjutan. | 1.Pembentukan TIM 2. Menjalin kerjasama lintas sektor 3.Menyusun Regulasi 4.Merancang kebutuhan teknis SIPAPI 5. Sosialisasi Rencana SIPAPI 6.Persiapan Launching | 1.Launching SIPAPI 2.Surat Edaran Bupati tentang Pemanfaatan SIPAPI 3.Sosialisasi dan Diseminasi SIPAPI | 1.Pengumpulan dan Input Data 2.Mengembangkan atau memperbaharui fungsi SIPAPI sesuai 3.Melakukan pengendalian, evaluasi dan pengawasan. | 00001217/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 26 | ||||||||
41 | 39 | 40 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19771120 200801 1 001 | Miswar, S.Sos, M.M | LAKI-LAKI | ISLAM | Meuleuweuek | 20-11-1977 | S2 | Gp. Blang Seupeng, Kec. Peukan Baro, Kab. Pidie | Pemkab Pidie | Jln. Tgk. Chik Ditiro No. 30 Blang Asan Kota Sigli | Sekretariat Dprk Pidie | Sekretaris DPRK | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81312162885 | miswarm31@gmail.com | “PENERAPAN E-GOVERNMENT BERBASIS CLOUD COMPUTING DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PENYUSUNAN QANUN DI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KABUPATEN PIDIE” | Implementasi penguatan transformasi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis E-Government merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan efisien. Transformasi ASN berbasis E-Government perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, akuntabilitas, dan transparansi. Pemerintah Kabupaten Pidie telah berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan efisien melalui berbagai kebijakan, salah satunya adalah dengan mendorong transformasi digital. Implementasi Proyek Perubahan yang berjudul Penerapan E-Government Berbasis Cloud Computing Dalam M e n i n g k a t k a n Pelayanan Penyusunan Qanun di Sekretariat DPR Kabupaten Pidie merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dan anggota DPR Kabupaten Pidie, | Mewujudkan terbangunnya komitmen dengan mentor dan stakeholder. • Mewujudkan penetapan Surat Keputusan Sekretaris DPR Kabupaten Pidie tentang Tim Efektif Proyek Perubahan. • Mewujudkan Surat Edaran Bupati Pidie tentang Proyek Perubahan. • Mewujudkan lahirnya Nota Kesepahaman kolaborasi Proyek Perubahan dengan stakeholder. • Merancang portal layanan. • Terwujudnya Lauching dan Sosialisasi Proyek Perubahan. | Tersedianya portal layanan proyek perubahan sebagai media pengumpulan dokumen serta publikasi kepada masyarakat. • Stakeholder dan masyarakat dapat dengan mudah mengakses draft Rancangan Qanun dan dokumen pendukung lainnya secara online. | Evaluasi berkala untuk mengembangkan dan optimalisasi layanan. | 00001218/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 49 | ||||||||
42 | 40 | 41 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19851125 200312 1 001 | Teuku Hendra Hidayat Yoga, S.STP, M.Ec.Dev | LAKI-LAKI | ISLAM | Banda Aceh | 25-11-1985 | S2 | Jl. Tgk Ismail No.7E, Gampong Doy Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh | Pemkab Pidie | Jl. Prof. A. Majid Ibrahim | Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten | Kepala Badan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81395138686 | teukuhendra015@gmail.com | STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENGELOLAAN ASET PROPERTI INVESTASI MELALUI SIPADI | Proyek perubahan ini disusun sebagai salah satu rumusan kepemimpinan inovatif dalam rangka meningkatkan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dengan cara melaksanakan ekstensifikasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah berbasis digital, serta pengelolaan pemanfaatan aset properti investasi melalui SIPADI (Sistem Pemanfaatan Aset Pidie). Sistem tersebut dirancang untuk mengakomodir permohonan pemanfaatan oleh pihak ketiga dan pengelolaan permohonan secara terintegrasi demi mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan transparan. | a. Peningkatan Jumlah Wajib Pajak b. Peningkatan Pembayaran Piutang Pajak c. Tersedianya Aplikasi Terintegrasi d. Tersedianya Layanan Pajak Daerah Berbasis Digital | a. Penandatanganan kerja sama dengan kantor pelayanan Pajak Pratama dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi terkait pelaporan data dasar pengenaan pajak. b. Penandatanganan kerja sama dengan BPN dalam rangka pemanfaatan peta Zona Nilai Tanah (ZNT) yang digunakan sebagai referensi dasar pengenaan pajak. c. Tersedianya tim terpadu implementasi ekstensifikasi pajak daerah secara kolaboratif antara pengelola pajak daerah dengan KPP Pratama Aceh Besar dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pidie d. Terlaksananya kegiatan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak daerah di wilayah kecamatan dengan subjek dan objek pajak potensial. e. Terlaksananya kegiatan ekstensifikasi retribusi daerah untuk seluruh SKPK pengelola etribusi di Kabupaten Pidie. f. Terselenggaranya evaluasi kegiatan pemanfaatan aset properti investasi melalui SIPADI. | a. Terlaksananya rencana aksi ekstensifikasi pajak daerah, retribusi daerah, dan pemanfaatan aset properti investasi secara menyeluruh dan berkelanjutan di Kabupaten Pidie. b. Tersedianya basis data pendapatan asli daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berisi kumpulan data yang saling berhubungan dan didesain untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie. c. Pengembangan fitur SIPADI yang dapat digunakan tidak hanya untuk pengelolaan aset properti investasi namun juga untuk pengelolaan retribusi jasa usaha yang dapat direplikasi oleh daerah lain yang membutuhkan. | 00001219/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 15 | ||||||||
43 | 41 | 42 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19800830 200112 1 003 | Abdurrahmansyah, S.E, M.M | LAKI-LAKI | ISLAM | Runding | 30-08-1980 | S2 | JALAN MALIKUL SALEH, KOTA SUBULUSSALAM | Pemkot Subulussalam | Jalan Raja Tua, Kota Subulussalam | Sekretariat DPRK | Sekretaris DPRK | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8122909958 | bdoelss80@gmail.com | “STRATEGI FASILITASI PENJARINGAN ASPIRASI MASYARAKAT MASING-MASING DAPIL MELALUI PUSAT LAYANAN ASPIRASI MASYARAKAT (PusLAM) DI SEKRETARIAT DPRK SUBULUSSALAM” | Di era digital saat ini, teknologi informasi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas berbagai proses, termasuk dalam bidang pemerintahan. Pemanfaatan teknologi informasi dapat membantu pemerintah termasuk Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam dalam menjaring aspirasi masyarakat secara lebih cepat, luas, dan akurat. Saat ini Sekretariat DPRK Subulussalam belum memanfaatkan sarana teknologi informasi untuk menjaring aspirasi masyarakat. Proses penjaringan aspirasi masyarakat hanya melalui kegiatan Reses yang berdasarkan aturan hanya dapat dilaksanakan tiga kali dalam setahun sehingga berjalan dengan tidak optimal. Untuk itu perlu dilaksanakan proyek perubahan berupa strategi Fasilitasi penjaringan aspirasi masyarakat di masing-masing daerah pemilihan (dapil) melaui Pusat Layanan Aspirasi Masyarakat (PusLAM) dengan tujuan untuk memberikan alternatif yang lebih efektif kepada masyarakat Kota Subulussalam. | a. Tersedianya SK Ketua DPRK Subulussalam b. Tersususnnya SOP PusLAM c. Terlaksananya kegiatan peningkatan kapasitas Tim PusLAM d. Tersedianya insfrastruktur dasar e. Sosialisasi | Meningkatnya inovasi layanan PusLAM Tertampungnya aspirasi masyarakat yang bersumber dari PusLAM ke dalam APBK Subulussalam Terbangunnya Kemitraan Strategis Masyarakat dengan PT. Telkomsel dan Lembaga OPD lainnya | Terealisasinya Aspirasai masyarakat yang bersumber dari PusLAM Tersedia Klinik PusLAM di kecamatan Tersedianya Fitur PusLAM Melalui aplikasi My terlkomsel | 00001220/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 31 | ||||||||
44 | 42 | 43 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19810114 200604 1 008 | Rano Sartono Saraan, S.E | LAKI-LAKI | ISLAM | Sitohang | 14-01-1981 | S1 | Jalan Teuku Umar, Kota Subulussalam | Pemkot Subulussalam | Jalan Teuku Umar, Kota Subulussalam | Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM | Kepala Badan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81264241561 | ranoizysaraan@gmail.com | Peningkatan Kompetensi ASN (TAKSI ASN) Melalui Learning Manajemen System BKPSDM Kota Subulussalam | Peningkatan Kompetensi ASN (TAKSI ASN) melalui learning management system memudahkan ASN untuk dapat mengakses program pengembangan yang sesuai dengan kebutuhannya | a. Melakukan FGD Internal dengan agenda memahami masalah rendahnya kompetensi ASN b. memetakan stakeholder terlibat c. membentuk tim efektif d. peluncuran/launching dan sosialisasi proyek perubahan TAKSI ASN | a. Melakukan penyesuaian pada platform LMS dengan kebutuhan user dan melakukan survei penggunaan b. Menyelesaikan perwal 1 Bulan 2 JP dan melakukan pembahasan internal kebagaian hukum c. Menyelesaikan MoU dengan Lembaga Administrasi negara terkait ASN Corpu d. Menjalin kerjasama dengan Kominfo untuk peningkatan portal Learning management System | a. terbitnnya Perwal 1 bulan 2JP b. emningkatnya nilai IP ASN Kota Subulussalam c. Terjalinnya Mou Dengan LAN RI d.Terjalinnya Mou Dengan pendidikan tinggi | 00001221/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 30 | ||||||||
45 | 43 | 44 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19710923 200504 1 001 | Rudi Hartono Bintang, S.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Sidikalang | 23-09-1971 | S1 | Jalan Teuku Umar, Kota Subulussalam | Pemkot Subulussalam | Jalan Lae Oram Komp.Perkantoran-Kota Subulussalam | Badan Pengelolaan Keuangan Daerah | Kepala Badan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 87855677390 | rudi.bintang0923@gmail.com | SIPKD Terpadu: Satu Akses Banyak Layanan | Proyek Perubahan ini bertujuan untuk mengatasi fragmentasi penggunaan aplikasi di instansi pemerintah Kota Subulussalam, khususnya di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Saat ini, kurangnya integrasi menghambat efisiensi pelayanan publik, menurunkan transparansi, dan mengancam keamanan data. Proyek ini akan mengembangkan dan memperkuat Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) sebagai platform terpusat, serta menciptakan aplikasi layanan publik terintegrasi. Selain itu, proyek ini akan meningkatkan keterampilan digital pegawai dan masyarakat melalui pelatihan. Implementasi dilakukan dalam tiga tahap: integrasi data, pengembangan aplikasi, dan peningkatan keterampilan digital, dengan melibatkan berbagai stakeholders. Hasil yang diharapkan mencakup peningkatan efisiensi, transparansi, dan keamanan, serta layanan publik yang lebih baik dan modern. | Membangun platform integrasi data antar instansi di Subulussalam, khususnya BPKD, sebagai fondasi integrasi layanan publik dan prototipe SIPKD Terpadu. | Membangun aplikasi layanan publik terintegrasi yang terhubung dengan platform data untuk memudahkan laporan. | Meningkatkan keterampilan digital pegawai dan masyarakat melalui implementasi berkelanjutan Aplikasi SIPKD Terpadu. | 00001222/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 57 | ||||||||
46 | 44 | 45 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19780101 199810 1 001 | Faisal M, S.STP | LAKI-LAKI | ISLAM | Banda Aceh | 01-01-1978 | S1 | Jalan Rawa Sakti VI No.116, Jeulingke, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh | Pemko Banda Aceh | Jalan Tgk Abu Lam U, No.7 Banda Aceh | Sekretariat Daerah | Asisten Administrasi Umum | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81269404448 | faisal.sstp.as3@gmail.com | Pengelolaan Terpadu PAD berbasis Kolaboratif melalui Optimalisasi Fungsi Koordinasi Asisten Administrasi Umum | Pengelolaan Terpadu PAD Berbasis Kolaboratif (PEuTEuPAD) Melalui Optimalisasi Fungsi Koordinasi Asisten Administrasi Umum merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Banda Aceh. Proyek ini berfokus pada pemanfaatan peran kunci Asisten Administrasi Umum dalam mengkoordinasikan berbagai Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dengan pengelolaan PAD. Latar belakang proyek ini adalah adanya tantangan dalam pencapaian target PAD dan kebutuhan untuk meningkatkan kemandirian fiskal Kota Banda Aceh. Melalui optimalisasi fungsi koordinasi, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih kuat antar OPD penghasil PAD, sehingga dapat mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. | a. Rapat Pembentukan Tim Efektif b. Koordinasi dengan stakeholder terkait c. Rapat pembentukan Tim Khusus Pemantau Pajak dan Retribusi Daerah d. Penyusunan Kalender Kerja Tahunan Tim Khusus Pemantau Pajak dan Retribusi Daerah e. Penandatanganan Pakta Integritas dengan OPD Pengelola PAD f. Penyelenggaraan Event Sadar Pajak dan Retribusi Daerah g. Pelaksanaan tindakan penegakan hukum atas tunggakan pajak dengan upaya persuasif h. Pemasangan tapping box pada Usaha Wajib Pajak i. Pelaksanaan sosialisasi dan promosi terkait kewajiban membayar Pajak dan Retribusi Daerah j. Pelaksanaan Rapat Rutin Evaluasi dengan OPD Pengelola PAD k. Perumusan kebijakan insentif fiskal bagi Wajib Pajak yang taat pajak | a. Fasilitasi pelaksanaan Bulan Bakti Pajak b. Perumusan draft kebijakan yang mendorong investasi sehingga dapat menimbulkan potensi ekonomi baru c. Penyusunan kajian yang komprehensif dalam menentukan/menetapkan target Pajak dan Retribusi Daerah d. Pembentukan unit layanan sebagai Pusat Konsultasi dan Pengaduan Pajak dan Retribusi Daerah e. Peningkatan kapasitas kepada SDM di semua Unit Kerja Pengelolaan Retribusi Daerah | a. Pembentukan Unit Research and Development untuk mendorong inovasi dalam Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah serta mencari potensi pajak daerah yang baru b. Penetapan kebijakan insentif fiskal bagi Wajib Pajak yang taat pajak c. Penetapan kebijakan yang mendorong investasi sehingga dapat menimbulkan potensi ekonomi baru d. Pembentukan Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah | 00001223/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | sangat Memuaskan | 6 | ||||||||
47 | 45 | 46 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19720929 199903 1 007 | Alimsyah, S.Pd, M.S | LAKI-LAKI | ISLAM | Mandala | 29-09-1972 | S2 | Jln. H.M Ishak Bin Lorong Krueng Doe II Gampong Lambhuk Kec. Ulee Kareng Kota Banda Aceh | Pemko Banda Aceh | Jln. Tgk Dianjong, No 12 Gampong Keudah, Kutaraja | Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85260800703 | syahlim.id@gmail.com | TRANSFORMASI TATA KELOLA KEARSIPAN DIGITAL DI PEMERINTAHAN GAMPONG KOTA BANDA ACEH | Merupakan integrasi teknologi digital ke dalam semua aspek dan operasi organisasi yang pada gilirannya mengarah pada perubahan infrastruktur dalam pola organisasi. Hal ini juga sebuah formulasi dalam perubahan sistem pengelolaan arsip konvensional menjadi sistem yang berbasis digital. | Membangun Komitmen, Menyusun Kebijakan tentang Kearsipan, MoU, Mensosialisasikan pentingnya kearsipan, Pelatihan Manajemen Kearsipan Digital, Monitoring dan Evaluasi Proper | Melanjutkan sosialisasi dan pelatihan manajemen kearsipan digital pemerintahan gampong, Terbentuknya SOP, Tersedianyanya infrastruktur IT yang update, Tersedianya tenaga pengelola kearsipan di gampong | Tercapainya tata kelola kearsipan yang baik dan meningkatnya pelayanan kearsipan yang efesien dan efektif | 00001224/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 50 | ||||||||
48 | 46 | 47 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19741010 200604 1 003 | Ir. Muhammad Syaifuddin Ambia, S.T. M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Bireun | 10-10-1974 | S2 | Jl Sultan Iskandar Muda No.155 Punge Jurong | Pemko Banda Aceh | Jl. Pocut Baren No.28 Kp.Laksana Kecamatan Kuta Alam | Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Gampong | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81269400499 | ambia.uno@gmail.com | STRATEGI MODEL BISNIS REINVESTASI PENGEMBANGAN USAHA BUMG DI KOTA BANDA ACEH | Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau dalam tatanan pemerintahan desa di Aceh disebut Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa bertujuan untuk mendorong perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Tujuan BUMDes meliputi peningkatan Pendapatan Asli Desa melalui unit – unit usaha yang dikelola oleh BUMDes sehingga desa memilikWi sumber pendapatan yang lebih stabil, berkelanjutan, dan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat desa.BUMDes diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat desa secara keseluruhan. Pengelolaan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di Kota Banda Aceh menghadapi berbagai permasalahan yang mengakibatkan penurunan kinerja dan kegagalan BUMG yang akhirnya tidak memberikan pendapatan asli desa serta tidak berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di gampong. Banyak BUMG yang dikelola oleh individu dengan keterampilan manajemen yang terbatas, modal usaha yang terbatas sering kali menjadi penghalang bagi BUMG untuk berkembang, akses ke sumber pembiayaan tambahan seperti pinjaman bank masih kurang optimal. Sebagian besar BUMG belum sepenuhnya mengadopsi teknologi dalam operasionalnya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, pasar untuk produk dan layanan yang dihasilkan oleh BUMG sering kali terbatas pada tingkat lokal, sehingga menghambat pertumbuhan dan ekspansi. | Komitmen dengan OPD dan instansi vertikal; Terjalin kerjasama pemberdayaan BUMG dengan Lembaga Pendidikan; Terbentuknya BKAD/BKAG, Tersedianya Perwal ADG Penyertaan Modal BUMG. | Kerjasama dengan badan kerjasama internasional (KOICA)/Higashimatsushima Jepang terkait peningkatan SDM & SDA; Kolaborasi BUMG dengan BUMD/BUMN/ Swasta; Bentuk BUMG Bersama; dan Perwal Penggunaan Produk BUMG. | Kerjasama BUMG dengan Baitul Mal Aceh; Posyantek gampong; Aplikasi pemasaran produk BUMG secara terintegrasi WhatsApp Bisnis dan Artificial Intelegent (AI) dan website BUMG. | 00001225/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | sangat Memuaskan | 1 | ||||||||
49 | 47 | 48 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19690210 199801 1 001 | Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd | LAKI-LAKI | ISLAM | As Pinang | 10-02-1969 | S2 | Jl. Ir.Mohd Taher Lr.Pisang No.5 Lamdom-Lueng Bata Banda Aceh | Pemko Banda Aceh | Jalan P.Nyak Makam No1 Lampineng | Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 82130803680 | sulaimanbakri499@gmail.com | "PENDEKAR KOTA: Peningkatan Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kota Banda Aceh" | Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota banda aceh menemukan bahwa belum dilaksanakannya pemenuhan jam kerja bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebagaimana diamanahkan pada permendikbud n0.5 tahun 2018 yaitu 37,5 jam/minggu, sangat memepengaruhi rendahnya kualitas pembelajaran. | 1.Survey kebutuhan,pembentukan tim,penyusunan draft perwal,sosialisasi,bimtek | Optimalisasi, pendampingan, peningkatan infrastruktur,kerjasama dan penerbitan regulasi | optimalisasi,pendampingan,pengembangan sistem,kerjasama dan pemanfaatan | 00001226/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 12 | ||||||||
50 | 48 | 49 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19820530 200112 1 002 | Said Fauzan, S.STP, M.A | LAKI-LAKI | ISLAM | Bugak Krueng | 30-05-1982 | S2 | Kompleks IDI Residance No.B13 Lampegra | Pemko Banda Aceh | Jl. sultan Iskandar Muda No.4 Ulee Le | Dinas Pariwisata | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8116830582 | saidfauzansf@gmail.com | OPTIMALISASI KUNJUNGAN WISATAWAN KOTA BANDA ACEH MELALUI SISTEM JAK LOM (Jelajah Kota Lewat Online Mobile) | Perkembangan pariwisata Indonesia saat ini terus meningkat ditandai dengan terus tumbuhnya kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. Banda Aceh sebagai salah kota yang memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam tentunya memiliki batasan-batasan dalam hal pengembangan konten-konten pariwisata, dimana saat ini teknologi informasi telah mendorong penggunaan internet sebagai media promosi. Seiring waktu munculah media sosial, yang dimanfaatkan sebagai media pertukaran informasi dan promosi. Namum hal tersebut diatas bukanlah menjadi halangan dalam pengembangan pariwisata, karena hal tersebut menjadi nilai jual tersendiri khususnya bagi Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh. Kolaborasi dari semua stakeholder merupakan tolak ukur sebuah keberhasilan dalam hal peningkatan pengembangan pariwisata yang melahirkan inovasi yang salah satunya dengan pengintegrasian berbagai data multi sektoral dalam satu portal informasi yang dapat diakses oleh wisatawan khususnya dan masyarakat pada umumnya. Perkembangan teknologi informasi yang cepat menjadi potensi perkembangan pariwisata salah satunya memanfaatan Artifitial Inteligent (AI) atau kecerdasan buatan untuk kepemanduan pariwisata. Di era digital saat ini, data memiliki peran yang penting dalam pengambilan kebijakan. | Terintegrasinya data kepariwisataan Kota Banda Aceh | Peningkatan kunjungan wisatawan | Peningkatan PAD sektor pariwisata. | 00001227/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 8 | ||||||||
51 | 49 | 50 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19800708 199912 1 002 | Khairul Ichsan, S.STP | LAKI-LAKI | ISLAM | Langsa | 08-07-1980 | S1 | KOMP. DARUSSALAM RESIDENCE LANGSA | Pemko Langsa | JLN. AHMAD YANI LANGSA | Badan Pengelolaan Keuangan Daerah | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 85260009111 | khairulichsan80@gmail.com | strategi peningkatan PAD PBB-P2 melalui Pemutakhiran Database PBB-P2 (berbasis NIK dan GIS) dalam wilayah Kota Langsa | PBB-P2 merupakan pajak yang proses administrasinya dilakukan oleh pemerintah pusat sedangkan seluruh penerimaannya dibagikan ke daerah dengan proporsi tertentu. Setelah dikeluarkan Undang-Undang no. 28 tahun 2009 maka pengelolaan PBB-P2 dialihkan menjadi pajak daerah. Pelaksanaan pemungutan PBB-P2 oleh Pemerintah Kota Langsa saat ini masih kurang optimal dikarenakan beberapa kendala 1) Peta Blok PBB yang masih belum di update 2) SPPT yang masih belum update dan masih data lama 3) Adanya beberapa objek PBB yang berdiri di atas 1 sertifikat tanah. Rendahnya pencapaian realisasi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan dalam pelaksanaan pemungutan PBB-P2 Pemerintah Kota Langsa. Permasalahan tersebut bisa berasal dari petugas pemungut pajak (fiskus) atau dari wajib pajak sendiri. Untuk itu dinilai perlu melakukan analisis mengenai pelaksanaan pemungutan PBB-P2 pemerintah kota Langsa dimana Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kota Langsa sebagai satuan kerja yang berwenang dalam melakukan pemungutan PBB-P2 tersebut. Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukan langkah strategis yaitu melakukan Optimalisasi PAD PBB-P2 Melalui Pemutakhiran Database PBB-P2 Berbasis NIK Dan GIS Dalam Wilayah Kota Langsa sebagai solusi inovatif dalam peningkatan pendapatan asli daerah dan guna mendukung pembiayaan kegiatan pelayanan publik di Kota Langsa. | 1.Pembentukan tim efektif; 2.Rapat koordinasi dan sosialisasi Proyek Perubahan dengan stakeholder terkait; 3.MoU Kerjasama dengan Dinas Dukcapil; 4.MoU Kerjasama dengan Kantor Pertanahan Kota Langsa; 5.Melakukan pemutakhiran database PBB-P2 pada 5 Gampong dalam wilayah Kota Langsa; 6.Pembuatan Peta Blok PBB-P2 berbasis GIS pada 5 Gampong dalam wilayah Kota Langsa; dan 7.Sosialisasi dan Launching brand/motto TEKAD PEMUDA. | 1.Melanjutkan sosialisasi dan pendataan ulang subjek PBBP2 pada 2 Kecamatan dalam wilayah kota langsa; 2.Melanjutkan pembuatan peta blok PBB- P2 berbasis GIS pada 2 kecamatan dalam wilayah kota langsa; dan 3.Revisi Peraturan Walikota Langsa tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang memuat kewajiban ASN terhadap pembayaran lunas PBB-P2 dan pelopor taat pajak PBB-P2. | 1.Melanjutkan sosialisasi dan pendataan ulang subjek PBBP2 di wilayah Kota Langsa; 2.Melanjutkan pembuatan peta blok PBB-P2 berbasis GIS di wilayah Kota Langsa; 3.Membuat Peraturan Walikota Langsa tentang PBB-P2 yang memuat keberlangsungan pemutakhiran database subjek pajak PBB-P2 berbasis NIK dan GIS; dan 4.Melakukan monitoring dan evaluasi. | 00001228/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 25 | ||||||||
52 | 50 | 51 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19710218 199103 1 001 | Mahlil, SH | LAKI-LAKI | ISLAM | Peusangan | 18-02-1971 | S1 | TAMAN MEULIGO PB. SEULEUMAK LANGSA | Pemko Langsa | JL. PANGLIMA POLEM LANGSA | Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan UKM | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85297179060 | mahlilkoperindag@gmail.com | RUMAH MITRA UMKM PRODUKSI DAN DISTRIBUSI | Kota Langsa merupakan salah satu kota di Provinsi Aceh yang memiliki potensi besar dalam tumbuhnya para pelaku usaha mikro kecil menengah, data BPS berjumlah 17.676. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Langsa mempunyai tugas pokok “Melaksanakan Urusan Pemerintah Daerah Bidang Perindustrian, Bidang Perdagangan, Bidang Koperasi dan usaha kecil | Membentuk tim efektif yang melibatkan stakeholder. Melakukan pendataan dan evaluasi pada pelaku UMKM saat ini termasuk mendata target pasar dan produk strategis yang sudah di terapkan. Memberikan bimbingan teknis kepada para pelaku UMKM. Akan di bentuk rumah produksi dengan memanfaatkan aset sebagai tempat rumah produksi. Peresmian Rumah Produksi dan Distribusi. Melakukan koordinasi dengan pengusaha-pengusaha cafe agar dapat membuat etalase untuk memamerkan produk UMKM. Membentuk tim sebagai pengurus rumah produksi dan distribusi. Membantu para pelaku UMKM untuk mengajak bergabung di rumah produksi dan distribusi. | Rumah produksi dan distribusi UMKM sudah mulai memproduksi produk-produk UMKM. Memberikan bimbingan teknis (BIMTEK) untuk melatih UMKM dalam pengelolaan akun media sosial dan mempublikasikan konten dengan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Retail-retail modern sudah memajangkan etalase untuk produk lokal. Untuk cafe-cafe yang ada di Kota Langsa sudah mempunyai etalase produk-produk UMKM. | Para pelaku UMKM sudah bergabung di rumah produksi dan distribusi untuk memproduksi produk- produk. Membantu UMKM membangun toko online yang lengkap untuk meningkatkan penjualan dan jangkauan pasar Membangun jaringan dengan memfasilitasi kolaborasi antara UMKM, membantu membangun komunitas seperti komunitas rumah produksi untuk para pelaku UMKM yang tidak ada tempat untuk produksi Inovasi dan Kreatif mendorong para pengusaha retail-retail modern dan pengusaha cafe seluruh Kota Langsa untuk dapat membuat etalase dan memasarkan produk-produk UMKM | 00001229/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | memuaskan | 35 | ||||||||
53 | 51 | 52 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19730820 200112 1 003 | Mauiza Uswa, S.T, M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Aceh Tengah | 20-08-1973 | S2 | Lingkungan Jaya Blang Kolak I, Kec. Bebesan | Pemkab Aceh Tengah | Jl. Takengon Isaq, Komplek Perkantoran Blang Bebangka | Dinas Perumahan dan Pemukiman | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81360053253 | izauswa@gmail.com | STRATEGI PEMUTAKHIRAN DATA PERUMAHAN DAN KECIPTAKARYAAN BY NAME BY ADDRESS BERBASIS STAKEHODLER DI KABUPATEN ACEH TENGAH | Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Aceh Tengah merupakan slaah satu SKPD yang memiliki tugas pelayanan kepada masyarakat dalam menyediakan infrastruktur bagi pengembanagan perumahan dan pemukiman. Dinas Perumahan dan Pemukiman berupaya untuk menyediakan data serta program yang bermanfaat untuk masyarakat maupun pemangku kepentingan sebagai pengambil kebijakan. data ini memiliki peran penting dalam merencanakan dan pengembanagna kawasan hunian. Saat ini pendataan pada bidang perumahan dan keciptakaryaan masih dilaksanakan secara manual dan mandiri oleh Dinas Perumahan dan Permukiman serta stakeholder terkait lainnya. Sehingga, data-data yang tersedia seringkali tidak sinkron satu sama lain, antara data pada Dinas Perumahan dan Permukiman dan dengan SKPD terkait. Untuk itu, dalam proyek perubahan ini akan dilakukan inovasi melalui pendekatan berbasis stakeholder, dimana pendataan perumahan dan keciptakaryaan akan dilakukan melalui satu pintu untuk mewujudkan satu data yang terintegrasi. Pada proyek perubahan ini, akan dilaksanakaan Nota Kesepahaman (MoU) dengan stakeholder lainnya. Dengan begitu, akan terjadi kerjasama antara Dinas Perumahan dan Permukiman dengan stakeholder yang terlibat. Data-data yang terinput dalam sistem nantinya akan dapat digunakan secara bersama-sama oleh pemangku kepentingan dalam proses pengambilan kebijakan pembangunan infrastruktur untuk masyarakat. | Terbangunnya sistem penginputan data serta layanan aduan infrastruktur perumahan dan keciptakaryaan. Adanya MoU dengan stakeholder untuk kerjasama pengumpulan data infrastruktur perumahan dan keciptakaryaan. Implementasi sistem penginputan data serta pelaporan atau layanan aduan infrastruktur perumahan dan keciptakaryaan. Tersedianya sarana dan prasarana penunjang pengaplikasian sistem. Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) SKPD untuk mengolah dan mengelola data. | Pengembangan sistem pelaporan infrastruktur perumahan dan permukiman dengan mengintegrasikan sistem informasi ini dengan sistem lainnya di lingkup kabupaten. Implementasi serta pemutakhiran data dan informasi infrastruktur perumahan dan permukiman. | Pengembangan sistem informasi menjadi sistem yang berbasis GIS (Geographic Information System). | 00001230/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | memuaskan | 23 | ||||||||
54 | 52 | 53 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19730806 200504 1 001 | Marwandi Munthe, S.T., M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Takengon | 06-08-1973 | S2 | Umah Opat Mongal, Kecamatan Bebesen | Pemkab Aceh Tengah | Pailang, Kecamatan Bebesen | Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81377085252 | marwandi@yahoo.com | Strategi Membangun Kemitraan Koperasi Dengan BUMK Untuk Menekan Inflasi | Bahwa awal tahun 2024 Kota Takengon menjadi salah satu daerah perhitungan Indek Harga Konsumen (IHK) dari data BPS Aceh Tengah bulan Mei 2024 inflasi di Aceh Tengah menyentuh angka 4,91% jauh diatas standar inflasi Nasional 3,5% tentu banyak faktor penyebab kenaikan inflasi ini. Proyek perubahan Strategi Membangun Kemitraan Koperasi Dengan BUMK Untuk Menekan Inflasi di Kabupaten Aceh Tengah merupakan langkah strategis dan trobosan baru dalam mengurangi dampak inflasi, terutama dalam memenuhi ketersediaan barang (stok), pendistribusian dan stabilisasi harga. Koperasi merupakan Lembaga ekonomi yang memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi ditingkat lokal dan dapatmenjadi Solusi efektif dalam menangani masalah inflasi, melalui Upaya kolaboratif antara pemerintah, koperasi, pelaku usaha (produsen) dan BUMK. | -Penandatanganan MOU antara koperasi dengan PT. Flora Agung -Penandatanganan MOU antara Koperasi dengan 1 (satu) BUMK -Terselenggarannya Pelaksanaan pasar rakyat di 1 (satu) kampung | -Terlaksananya penandatanganan MOU antara Koperasi dengan 10 (sepuluh) BUMK -Terselenggaranya pelaksanaan kegiatan pasar rakyat | -Terlaksananya penandatanganan MOU antara koperasi dengan BUMK di targetkan dengan seluruh BUMK di Kabupaten Aceh Tengah -Terselenggaranya pelaksanaan kegiatan pasar rakyat di 14 (empat belas) Kecamatan -Terlaksananya kerjasama koperasi Gayo Logistik Internasional dengan PT. Flora Agung ekspor komoditi cabe ke Sumatera Utara | 00001231/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 11 | ||||||||
55 | 53 | 54 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19740531 199403 1 003 | Roy Christian Paul Sitorus Pane, AP | LAKI-LAKI | KRISTEN | Tanjung Balai | 31-05-1974 | S2 | Perum Firdaus Garden A24, Sei Rampah | Pemkab Serdang Bedagai | Jln. Negara Pasar Bengkel, Perbaungan | Dinas Perindustrian dan Perdagangan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 83190460003 | roy.christ05@gmail.com | STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH MELALUI OPTIMALISASI PEMANFAATAN SIINAS PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI | Pengembangan industri kecil dan menengah merupakan salah satu prioritas utama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi sekaligus untuk mendukung pencapaian visi dan misi Kabupaten Serdang Bedagai, dimana sektor industri pengolahan merupakan lapangan usaha yang memiliki kontribusi besar dalam PDRB Kabupaten Serdang Bedagai dan hal ini merupakan amanah yang diemban oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serdang Bedagai sebagai penyelenggara urusan pemerintahan di bidang perindustrian dan perdagangan. Berdasarkan identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serdang Bedagai, dengan menggunakan metode analisis ASTRID (Aktual, Spesifik, Transformatif, Relevan dan Inovatif) dirumuskan isu strategis lambatnya perkembangan industri kecil dan menengah di Kabupaten Serdang Bedagai dan selanjutnya dapat diketahui penyebab masalah dengan menggunakan metode analisis fishbone. Untuk dapat menemukan alternatif strategi penyelesaian masalah digunakan metode analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations and Result). Pemilihan alternatif pemecahan masalah digunakan metode tapisan Mc. Namara, sehingga dirumuskan alternatif strategi, yaitu Optimalisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS), dengan melaksanakan sosialisasi dan pendampingan SIINAS. Gagasan inovasi dalam implementasi strategi yaitu penerapan teknologi informasi dalam pelaksanaan sosialisasi SIINAS, melalui pembuatan materi sosialisasi dalam bentuk video tutorial menggunakan artificial intelligence (AI) yang akan disampaikan melalui media platform digital, seperti website dan media sosial, sehingga dapat menjangkau audiens dalam hal ini pelaku industri yang lebih luas dengan informasi yang tersedia tanpa batasan waktu. Implementasi proyek perubahan dilaksanakan melalui tahapan perubahan strategis dengan pentahapan rencana proyek perubahan (milestone) yang disusun dalam tiga tahap, yaitu tahap jangka pendek dalam kurun waktu 2 bulan dimana dalam tahap ini direncanakan dapat terwujud 40 pelaku industri yang terdaftar dalam SIINAS. Tahap jangka menengah dalam kurun waktu 6-12 bulan dengan rencana mewujudkan 20 % dari jumlah pelaku industri terdaftar dalam SIINAS, selanjutnya tahap jangka Panjang dengan kurun waktu 12-24 bulan dengan target 50 % pelaku industri terdaftar dalam SIINAS dan kenaikan laju pertumbuhan sektor industri dalam PDRB minimal 0,9 % dari tahun sebelumnya. Proyek perubahan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga direncanakan dengan menggunakan branding pada strategi marketing dengan tagline “Informasi akurat, Industri kuat, ekonomi tumbuh”. Selanjutnya dilakukan pemetaan terhadap stakeholders, baik internal maupun eksternal untuk mengetahui pengaruh berbagai pihak, dengan kategori promoters, latens, apethics maupun defenders, serta pemetaan sumber daya untuk mengetahui keberadaan sumber daya yang digunakan dalam proyek perubahan. Perencanaan proyek perubahan juga didukung oleh pembelajaran mata kuliah pendukung yaitu Pembangunan Ekonomi Hijau, Manajemen Pemerintahan, Pengawasan Berbasis Resiko dan Digital Skill Dalam Pembuatan Kebijakan, sehingga memiliki kaidah akademis yang dapat dipertanggungjawabkan. | 1.Rapat koordinasi dengan mentor dan stakeholder 2. Rapat pembentukan tim efektif 3. Pembuatan SK tim efektif 4.Rapat pembahasan tugas tim efektif 5.Rapat tim penyusun materi sosialisasi 6.Penerbitan SK Coaching Clinic 7.Pelaksanaan sosialisasi SIINAS (Langsung dan melalui kanal youtube) 8.Pelaksanaan pendampingan melalui coaching clinic 9. Monitoring dan evaluasi | 1. Pelaksanaan sosialisasi SIINAS 2. Pelaksanaan Pendampingan melalui coaching clinic. 3.Monitoring dan evaluasi | 1.Pelaksanaan sosialisasi SIINAS 2. Pelaksanaan Pendampingan melalui coaching clinic 3.Monitoring dan Evaluasi | 00001232/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 10 | ||||||||
56 | 54 | 55 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19700825 200312 1 004 | dr. Helminur Iskandar Sinaga, M.Kes | LAKI-LAKI | ISLAM | Perdagangan | 25-08-1970 | S2 | Jln. Anggrek No. 25, Perdagangan 1 | Pemkab Serdang Bedagai | Jln. Negara Komplek Bumi Sergai, Kab. Serdang Bedagai | Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA UTAMA MUDA | IV/C | 81265654641 | helmisinaga08@gmail.com | REVITALISASI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK KENCANA DESA (KKD) DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2024 | Program Kampung Keluarga Berkualitas merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah melalui BKKBN dalam upaya percepatan peningkatan kualittas hidup P penduduk Indonesia. Kebijakan ini praktis menjadi isu strategis dalam perencanaan pembangunan di pemerintah daerah melalui Dinas P2KBP3A termasuk di Kabupaten Serdang Bedagai. Beberapa indikator implementasi kebijakan program keluarga berkualitas, antara lain capaian cakupan akseptor KB baik yang aktif maupun akseptor KB baru, capaian TFR, IPM guna meningkatkan ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan keluarga. | seluruh indikator layanan kampung berkualitas dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tingkat desa. 1. Mewujudkan penetapan SK Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Tim Efektif. 2. Mewujudkan Peraturan Bupati tentang Revitalisasi Kampung Berkualitas melalui Pembentukan Kelompok Kencana Desa (KKD) 3. Mewujudkkan SK Bupati tentang Kelompok Kencana Desa sebanyak 50 desa dari 243 desa yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. 4. Mewujudkkan SK Kepala Desa tentang kelompok kencana desa di 50 desa di Kabupaten Serdang Bedagai. 5. Membangun komunikasi efektif dan sinergisitas dengan OPD terkait dengan upaya revitalisasi kampung berkualitas dan implementasi kelompok kencana desa. 6. Mewujudkan sosialisasi kegiatan kelompok kencana desa 7. Melaksanakan launching revitalisasi kampung Keluarga Berkualitas melalui Pembentukan Kelompok Kencana Desa (KKD). | 1. Membentuk Kelompok Kencana Desa di 100 desa dari 243 desa yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. 2. Membangun Kelompok Kencana Kecamatan di tingkat Kecamatan 3. 4.Mewujudkan capaian keluarga sejahtera Menciptakan sistem informasi keluarga sejahtera | Membentuk Kelompok Kencana Desa di seluruh desa yaitu 243 desa di Kabupaten Serdang Bedagai 1. Menyediakan anggaran untuk penyediaan sarana dan prasarana pendukung operasional Kelompok Kencana Desa; 2. Menyediakan anggaran untuk penyediaan sistem informasi keluarga sejahtera. 3. Mewujudkan Peraturan Daerah tentang Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Serdang Bedagai. 4. Meningkatnya pemenuhan capaian indikator keluarga berkualitas. | 00001233/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | sangat Memuaskan | 18 | ||||||||
57 | 55 | 56 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19750109 200212 1001 | DR. Yandi Yusnandar, ST., MT | LAKI-LAKI | ISLAM | Sigli | 01-09-1975 | S3 | Jl. Jeumpa Kopelma Darussalam | Pemkab Pidie Jaya | Komplek Perkantoran Cot Trieng | Dinas Kelautan Dan Perikanan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8126964152 | yandiy@gmail.com | BUDIDAYA PERIKANAN YANG BAIK DAN INTEGRASI MANGROVE (BUDAYAKAN IMAN) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN TATA KELOLA DAN PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PIDIE JAYA | Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu organisasi pemerintah daerah yang memiliki tugas penting dalam melaksanakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Pembangunan dalam sektor ini ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir serta menyediakan sumber protein hewani yang krusial bagi ketahanan pangan. Sebagai lembaga pemerintah daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya memainkan peran krusial dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan di wilayahnya. Dinas ini bertanggung jawab untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut dengan cara yang berkelanjutan dan berfokus pada kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, dinas ini juga berperan dalam menyediakan sumber protein hewani yang esensial bagi ketahanan pangan. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan penerapan strategi dan pendekatan inovatif yang melibatkan interaksi serta pembelajaran dari berbagai pemangku kepentingan, | a. Terbentuknya tim efektif implementasi BUDAYAKAN IMAN dan rapat persiapan pelaksanaan kegiatan. b. Tersusunnya rancangan peraturan Kepala Daerah tentang prosedur penerimaan program pemerintah bidang kelautan dan perikanan. c. Tersusunnya Proposal Program BUDAYAKAN IMAN d. Tersusunnya media promosi BUDAYAKAN IMAN. e. Terbentuknya tim pelaksana kegiatan operasionalisasi Balai Benih Multi Species Fish (BBMSF). | a. Ditetapkannya Peraturan Kepala Daerah tentang prosedur penerimaan program pemerintah bidang kelautan dan perikanan. b. Terdistibusinya Proposal Program BUDAYAKAN IMAN kepada lembaga donor/sponsor. c. Terlaksananya Sosialisasi Promosi BUDAYAKAN IMAN. d. Beroperasinya BBSMF secara parsial. | a. Terimplementasikannya Prosedur Penerimaan Program Pemerintah Bidang Kelautan dan Perikanan. b. Terimplementasikannya konsep BUDAYAKAN IMAN. c. Berkembangnya layanan BBMSF lebih lanjut. | 00001234/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | memuaskan | 32 | ||||||||
58 | 56 | 57 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19761230 200112 1 002 | H. Isnaini, ST., M.Si | LAKI-LAKI | ISLAM | Pidie | 30-12-1976 | S2 | Jln. Sigli-Garot, Gampong Pukat, Kec. Pidie, Kabupaten PIdie | Pemkab Pidie | Jln. Prof. A. Majid Ibrahim, Sigli | Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah | Kepala Badan | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 81360009134 | isnainiibrmsi@gmail.com | SITARENBANG TANGKIS PIDIE Kolaborasi Stakeholder dalam perencanaan pembangunan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di kabuoaten pidie | Proyek Perubahan yang akan dilaksanakan berjudul “Sitarenbang Tangkis Pidie” Kolaborasi Stakeholder Dalam Perencanaan Pembangunan Untuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Pidie. Proyek Perubahan ini merupakan inovasi yang akan dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pidie dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan secara efektif sesuai karakteristik wilayah dan kearifan lokal di Kabupaten Pidie. | 1.Membentuk Tim Efektif 2.Rapat Verifikasi dan validasi Data Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem 3. Rapat Koordinasi Tim efektif dalam rangka pelaksanaan rapat koordinasi TKPKD 4. Rapat koordinasi tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) 5.Rapat reviu dokumen rencana penanggulangan kemiskinan daerah (RPKD) 6.Rapat koordinasi penyusunan rencana aksi penanggulangan kemiskinan 7.Rapat penyusunan rancangan sk Bupati tentang TKPKD 8.Rapat penyusunan rancangan perubahan peraturan Bupati tentang TKPKD 9.Rapat penyusunan peta digital spasial kantong kemiskinan 10.Rapat pembahasan penyusunan rancangan perubahan peraturan bupati tentang TKPKD 11. Launching peta digital spasial kantong kemiskinan | 1.Verifikasi usulan OPD dalam penanggulangan kemiskinan 2. Evaluasi sinergitas usulan lintas OPD dalam PK | Pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem 2. Penetapan Gampong sebagai Pilot Project 3. Monitoring dan Evaluasi Program Penanggulangan Kemiskinan yang melibatkan stakeholder | 00001235/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | memuaskan | 28 | ||||||||
59 | 57 | 58 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19860623 200701 1 001 | Edy Saputra, S.IP., M.M | LAKI-LAKI | ISLAM | Pidie | 23-06-1986 | S2 | Keunire-Pidie | Pemkab Pidie | Jln. Prof. A. Majid Ibrahim, Sigli | Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 85222780070 | ayah.naifa16@gmail.com | “STRATEGI PENGELOLAAN DESTINASI WISATA DI KABUPATEN PIDIE MELALUI PEMBENTUKAN DESA WISATA GUNA PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT” | Proyek Perubahan ini bertujuan untuk mengembangkan pengelolaan Destinasi Wisata Melalui Pembentukan Pemuda Sadar Wisata Guna Untuk Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat, Strategi ini dirancangan untuk memfasilitasi masyarakat yang berkunjung di destinasi wisata di Kabupaten Pidie yang aman, nyaman dan bersih sehingga dengan pengelolaan destinasi wisata yang lebih teratur transparan dan bebas dari pungli. Proyek perubahan ini merupakan suatu ide kreatif dan inovatif dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pidie untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat dan melibatkan pemuda dalam pengelolaan destinasi wisata demi terwujudnya masyarkat yang sadar akan menjaga dan melestarikan wisata baik wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner. | 1. Tersedianya Keputusan Bupati tentang Pembentukan Pemuda Sadar Wisata; 2. Tercapainya Kesepahaman dengan Stakeholder mengenai tujuan Pembentukan Pemuda Sadar Wisata; 3. Terciptanya rancangan/ Desain Desa Wisata; 4. Promosi Destinasi Wisata Secara Digital; 5. Terbentuknya 1 Desa Wisata di Kabupaten Pidie. | 1. Terbentuknya Pemuda Sadar Wisata pada 23 Kecamatan Kabupaten Pidie; 2. Terbentuknya 5 Desa Wisata di Kabupaten Pidie; 3. Tersedinya sarana dan prasarana umum serta kemudahan akses menuju lokasi destinasi wisata; 4. Meningkatkan kunjungan wisatawan baik dari dalam daerah maupun dari luar. | 1. Terbentuknya Pemuda Sadar Wisata di seluruh Desa/Gampong dalam Kabupaten Pidie; 2. Terbentuknya 10 Desa Wisata di Kabupaten Pidie 3. Tersedianya informasi wisata melalui platform social media; 4. Terpeliharanya objek wisata dengan baik; 5. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat; Meningkatnya penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata. | 00001236/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 36 | ||||||||
60 | 58 | 59 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19750826 200604 1001 | Ir. Fadhli, S.T., M.T | LAKI-LAKI | ISLAM | Banda Aceh | 26-08-1975 | S2 | Bireuen | Pemkab Bireuen | Jalan Tgk Chik Ditiro, Bireuen | Dinas PUPR | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 8116701726 | fadhli.amir1726@gmail.com | Digitalisasi Penguatan Pengendalian Proyek Melalui Sistem Pemantauan Proyek Berbasis Aplikasi dan GIs (SISPAMPRO) | Pengendalian proyek merupakan aspek krusial dalam memastikan proyek berjalan sesuai rencana, baik dari segi waktu, anggaran, maupun kualitas hasil. Tanpa pengendalian yang efektif, proyek infrastruktur rentan terhadap keterlambatan, pembengkakan biaya, serta hasil yang tidak optimal. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bireuen menghadapi tantangan ini dalam pengelolaan berbagai proyek infrastruktur, sehingga diperlukan sistem yang mampu memantau dan mengendalikan setiap tahapan proyek secara real-time dan terintegrasi. Berdasarkan analisis APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan) dan USG (Urgency, Seriousness, Growth), ditemukan bahwa pengendalian proyek yang tidak efektif di Dinas PUPR Bireuen adalah masalah prioritas. Masalah ini mendesak, serius, dan terus berkembang, terutama disebabkan oleh keterlambatan pelaporan, miskomunikasi, dan kurangnya akses data real-time. Sistem manual yang digunakan saat ini menghambat pengambilan keputusan yang tepat waktu. SISPAMPRO (Sistem Pemantauan Proyek Berbasis Aplikasi dan GIS) bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan proyek infrastruktur melalui pemantauan real-time, mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta mengurangi risiko penyimpangan. Sistem ini membantu meningkatkan kolaborasi antar pihak terkait dan mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta terukur. | a. Tersedianya kerjsama dengan Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Badan Perencanaan Daerah Bireuen dan Aceh, Badan Pengelola Keuangan Daerah Bireuen dan Provinsi Aceh, Inspektorat Kabupaten, Biro Administrasi Pembangunan Aceh, Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan Nasional. b. Pembuatan Aplikasi Sistem Pengendalian Proyek berbasis Digital yang dinamakan SIS-PAMPRO (Sistem Pengendalian Proyek Berbasis Digital menggunakan Aplikasi dan Web Gis). c. Penyusunan SOP d. Impelementasi SISPAMPRO pada Dinas PUPR e. Sosialisasi SISPAMPRO dan SOP pada Dinas terkait. | a. Terlaksananya kerjasama integrasi SISPAMPRO dengan Bagian Administrasi Pembangunan Sek retariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Badan Perencanaan Daerah Bireuen dan Aceh, Badan Pengelola Keuangan Daerah Bireuen dan Provinsi Aceh, Inspektorat Kabupaten, Biro Administrasi Pembangunan Aceh, Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan Nasional. b. Terintegrasinya SISPAMPRO dengan Dinas Terkait c. Melengkapi sistem berdasarkan umpan balik pengguna : melengkapi database proyek dan pelaporan yang lebih akurat dengan penambahan fitur-fitur pendukung pemantauan dan pelaporan, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas sistem. | a. Melakukan Pengembangan berkelanjutan SISPAMPRO dengan penambahan fitur kolaborasi yang mendukung kerja jarak jauh dan koordinasi tim yang tersebar. b. Meningkatkan aksesibilitas pengguna secara berjenjang sampai ke pimpinan tertinggi dalam evaluasi dan monitoring proyek PUPR. c. Organisasi Perangkat Daerah mengadopsi SISPAMPRO | 00001237/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Sangat Memuaskan | 5 | ||||||||
61 | 59 | 60 | XVII | Puslatbang KHAN LAN | 2024 | 19760213 199603 1 001 | Mursyidi, S.H., M.M | LAKI-LAKI | ISLAM | Samalanga | 13-02-1976 | S2 | Simpang Mamplam | Pemkab Bireuen | Jalan Tgk Chik Ditiro, Bireuen | Dinas Pertanahan | Kepala Dinas | II-b | PEMBINA TINGKAT I | IV/B | 82166229162 | mursyidialdaudi@gmail.com | PANGKALAN DATA PERTANAHAN UNTUK EFEKTIFITAS PEMANFAATAN ASET DI PEMERINTAH KABUPATEN BIREUEN | Pangkalan Data Pertanahan adalah sebuah sistem terintegrasi yang mengumpulkan, menyimpan dan mengelola data terkait dengan kepemilikan, batas, penggunaan lahan daninformasi lainnya yang relevan dengan sektor pertanahan.Pangkalan data menjadi penting dalam penanganan masalah pertanahan. Beberapa faktor antara lain dengan adanya pangkalan data informasi tentang kepemilikan tanah menjadi lebih transparan mudah di akses oleh publik,prose pengurusan sertifikat tanah, penyelesaian sengketa dan perencanaan tata ruang menjadi lebih efisien, data tersimpan di pangkalan data lebih akurat serta upto date sehingga mengurangi resiko kesalahan dalam pengambilan keputusan dan aksesibilitas informasi tentang tanah dapat di akses dengan mudah oleh berbagai pihak yang berkepentingan. | 1.Terbentuknya tim efektif dan dukungan stakeholder internal dan eksternal 2.Terlaksananya survey di kecamatan kota juang 3. Terlaksananya survey pengambilan titik koordinat dan foto titik lokasi di kecamatan kota juang 4. Terbuatnya layout peta 5. Terselenggaranya pembuatan pangkalan data tanah untuk kecamatan kota juang | 1.Terselenggaranya Pembuatan Pangkalan data tanah untuk kecamatan jeumpa dan kuala | 1.Terselenggaranya Pembuatan Pangkalan data tanah untuk 17 kecamatan | 00001238/PKN TK. II/4012/016/LAN-LAN/2024 | Memuaskan | 37 | ||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
101 |