ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
2
NoJenis VariabelDefinisi OperasionalSkalaNILAI HASILDOKUMEN
3
Nilai 0Nilai 4Nilai 7Nilai 10
4
1. Manajemen Inti10
5
aIjin Operasional PuskesmasPuskesmas memiliki perijinan yang berlaku (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024)Belum mengajukan ijin--Sudah ada ijin operasional10
6
bRegistrasi PuskesmasPendaftaran Puskesmas dengan membuat pengajuan registrasi kepada Dinkes Kota, fotokopi izin Puskesmas, Profil, Laporan kegiatan 3 ( tiga) bulan terakhir sebelum pengajuan bagi Puskesmas baru/ setelah Tahun 2014Belum mempersiapkan akreditasi--Ada bukti registrasi10
7
cVisi, misi, tata nilai, tujuan dan fungsi PuskesmasSesuai Permenkes 19 /2024, dan visi misi kota Tangerang yang tertuang dalam Rencana Strategis Kota Tangerang Tahun 2025-2029tidak ada visi,misi,tata nilai dan tujuan, fungsi puskesmasada visi,misi,tata nilai dan tujuan, fungsi puskesmas, tetapi belum ada SK Kepala Puskesmasada visi,misi,tata nilai dan tujuan, fungsi puskesmas, ada SK Kepala Puskesmas, belum terpasang di puskesmasada, dokumen lengkap dan dipasang di puskesmas10
8
dStruktur Organisasi (SO) PuskesmasStruktur organisasi Puskesmas sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024Tidak ada SK tentang SO--Ada SK Kepala Puskesmas tentang SO10
9
ePeraturan internal PuskesmasPeraturan yang ditetapkan dan disepakati bersama mengenai pelaksanaan operasional Puskesmas yang bersifat mengikat dalam lingkup Puskesmas (tata tertib) yang mengacu pada peraturan yang berlaku dan disesuaikan dengan kondisi puskesmastidak ada peraturan internalAda Peraturan internal tapi belum ada SK Kepala PuskesmasAda Peraturan internal dengan SK Kepala PuskesmasAda Peraturan internal dengan SK Kepala Puskesmas dan telah di sosialisasikan10
10
fJenis layanan dan media informasi dan komunikasi pelayananSK Kepala Puskesmas tentang jenis pelayanan dan media informasi dan komunikasi pelayanantidak ada SK tentang jenis pelayanan dan media informasi dan komunikasi yang ditetapkanAda SK tentang jenis pelayanan, tidak ada media informasi dan komunikasi yang ditetapkanAda SK tentang jenis pelayanan, dan media informasi dan komunikasi yang ditetapkanadanya jenis pelayanan dan media informasi yang dipasang di Puskesmas, dan ada sarana komunikasi untuk menyampaikan umpan balik10
11
gAlur PelayananAlur yang bertujuan memberi informasi kepada masy arakat tentang tahapan pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas, sehingga memudahkan masyarakat dalam mencapai tujuan pengobatantidak ada alur pelayananada alur pelayanan,tetapi tidak dipajangada alur pelayanan, dan dipajangada alur pelayanan, dipajang dan diinformasikan di website dan media sosial.10
12
hPeta wilayah kerja dan Peta Rawan BencanaPeta yang menggambarkan data umum tentang wilayah kerja Puskesmas, meliputi keterangan kelurahan, batas wilayah, sarana prasarana dlltidak ada peta wilayah kerja dan rawan bencanaada peta wilayah, tetapi tidak ada peta rawan bencanaada peta wilayah, dan ada peta rawan bencanaada peta wilayah, dan ada peta rawan bencana dan diketahui oleh seluruh pegawai10
13
iDenah bangunan, papan nama ruangan, penunjuk arah,jalur evakuasiDenah bangunan,papan yang berisi letak ruangan untuk memberikan informasi ke masyarakat tentang tempat/lokasi pelayanan. Jalur evakuasi untuk menunjukkan arah pintu keluar bila terjadi kebakarantidak ada denahada denah tapi tidak lengkapada denah bangunan, papan nama ruangan dan petunjuk arah serta jalur evakuasi, lengkapdenah bangunan, papan nama ruangan dan petunjuk arah serta jalur evakuasi, diketahui oleh masyarakat10
14
jRencana 5 (lima) tahunanDokumen perencanaan Puskesmas untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yang disusun sesuai dengan visi dan misi Kepala Daerah serta visi, misi, tugas pokok, dan fungsi Puskesmas, dan didasarkan pada hasil analisis kebutuhan serta permasalahan kesehatan masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara optimalTidak ada--ada, selaras dengan visi dan misi Kepala Daerah serta sesuai dengan visi, misi, tugas pokok, dan fungsi Puskesmas, dan disusun berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat10
15
kMempunyai dokumen Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP)Puskesmas memiliki dokumen Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP) yang disusun secara sistematis, berdasarkan kebutuhan masyrakat, hasil analisis kinerja/masalah, dan diselesaikan tepat waktu. Dokumen rapat penyusunan PTP didukung dengan undangan, daftar hadir, notulensi dan dokumentasi rapat.Tidak ada--ada dokumen PTP10
16
lRUK Tahun (n+1)RUK (Rencana Usulan Kegiatan) Puskesmas untuk tahun yang akan datang
( N+1) dibuat berdasarkan analisa situasi, kebutuhan dan harapan masyarakat dan hasil capaian kinerja, prioritas serta data 2 (dua) tahun yang lalu dan data
survei
Tidak ada dokumenada, disusun tidak berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil Kinerjaada, disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil Kinerjaada RUK dengan rincian dokumennya lengkap dan ada pengesahan dari Kepala Puskesmas10
17
mRencana Bisnis Anggaran (RBA) tahunanRBA (Rencana Bisnis Anggaran) adalah dokumen rencana pelaksanaan tahunan yang dipakai sebagai acuan pelaksanaan kegiatan programTidak ada dokumen RBA--Ada dokumen RBA disusun secara rinci sesuai dengan usulan yang disetujui10
18
nKetersediaan RPK bulanan tepat waktuKetersediaan RPK bulanan yang diusulkan sebelum tanggal 10 bulan berjalanTidak ada dokumen RPKAda dokumen RPK disusun secara rinci sesuai dengan usulan yang disetujui10
19
oPelaksanaan lokakarya mini bulananPelaksanaan lokakarya mini bulanan yang dilakukan oleh Puskesmas dengan standar sebagai berikut :
a. Dilaksanakan rutin tiap bulan
b. Diikuti minimal 80% dari pegawai
c. Menyertakan undangan, daftar hadir, notulen/laporan dan dokumentasi
d. Tersedia bahan evaluasi/RPK bulanan dan tindaklanjutnya
e. Ada pembahasan RPK bulan yang akan datang
Tidak Melaksanakan< 5 kali/Tahun5 - 8 kali /tahun9 - 12 kali/tahun10
20
pLokakarya Mini bulanan (lokmin bulanan)Rapat Lintas Program (LP) membahas review kegiatan, permasalahan LP, corrective action, beserta tindak lanjutnya secara lengkap dengan standar sebagai berikut :
a. Dokumen lokmin awal tahun memuat penyusunan POA, briefing penjelasan program dari Kepala
Puskesmas dan detail pelaksanaan program
( target, strategi pelaksana) dan kesepakatan pegawai Puskesmas. Notulen memuat evaluasi bulanan pelaksanaan kegiatan dan langkah koreksi.
b. Dokumen lokmin bulanan memuat evaluasi bulanan pelaksanaan kegiatan (RPK bulanan) dan langkah koreksi serta pembahasan RPK bulan yang akan datang.
Tidak ada dokumenAda, dokumen tidak memuat evaluasi bulanan pelaksanaan kegiatan dan langkah koreksiAda, dokumen Dokumen corrective action,dafar hadir, notulen hasil lokmin,undanga n rapat lokmin tiap bulan lengkapAda, dokumen yang menindaklanjuti hasil lokmin bulan sebelumnya10
21
qPelaksanaan lokakarya mini triwulananPelaksanaan lokakarya mini triwulanan yang dilakukan dengan menyertakan undangan, daftar hadir, notulen/laporan dan dokumentasiTidak Melaksanakan< 2 kali/Tahun2 -3 kali /tahun4 kali/tahun10
22
rLokakarya Mini tribulanan (lokmin tribulanan)Rapat lintas program (LP) dan Lintas Sektor (LS) membahas review kegiatan, permasalahan LP, corrective action, beserta tindak lanjutnya secara lengkap tindak lanjutnya. Dokumen memuat evaluasi kegiatan yang memerlukan peran LSTidak ada dokumenAda, dokumen tidak memuat evaluasi bulanan pelaksanaan kegiatan dan langkah koreksiAda Dokumen corrective action,daftar hadir, notulen hasil lokmin,undanga n rapat lokmin lengkapAda, dokumen yang menindaklanjuti hasil lokmin yang melibatkan peran serta LS10
23
sMembuat laporan Penilaian Kinerja PuskesmasProses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menggunakan informasi guna menilai efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas, serta pencapaian target yang telah ditetapkan. Puskesmas membuat laporan PKP per semester, mengirimkan lengkap tepat waktu ke Dinas Kesehatan dan mendapat feedback dari Dinas KesehatanTidak Membuat1 x Setahun, dan tidak mendapat feedback dari Dinkes1 x Setahun, dan mendapat feedback dari Dinkes2x Setahun dan mendapat Feedback Dinkes10
24
tSK InovasiSurat Keputusan tentang inovasi minimal tahun 2024 sebagai upaya pengembangan dalam penyelenggaraan pelayanan, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, efisiensi proses kerja, kemudahan akses layanan dimasyarakat, dan/atau kepuasan pasien serta tenaga kesehatan di Puskesmas.Tidak ada SK inovasiAda SK Inovasi dari Kepala PuskesmasAda SK Inovasi dari Kepala Puskesmas, ada latar belakang dan tujuan inovasi (dibuktikan dengan notulen/analisa data)Ada SK Inovasi dari Kepala Dinas Kesehatan, ada latar belakang dan tujuan inovasi (dibuktikan dengan notulen/analisa data)10
25
uSK Tim InovasiSurat Keputusan Kepala Puskesmas tentang tim inovasi dan uraian tugas minimal tahun 2024Tidak memiliki SK tim inovasi dan uraian tugasnyaAda SK Tim Inovasi, tidak ada uraian tugas dan tidak ada evaluasi pelaksanaan uraian tugasAda SK Tim Inovasi dengan uraian tugas, tidak ada evaluasi pelaksanaan uraian tugasAda SK Tim Inovasi dan uraian tugas serta evaluasi pelaksanaan uraian tugas10
26
2. Manajemen Arsip8
27
aAda SK Tim Arsip dan SOP Pengelolaan ArsipRegulasi internal yang digunakan sebagai bahan acuan dalam pengelolaan arsipTidak AdaAda dilaksanaan
< 50 %
Ada dilaksanakan 50
-75 %
Ada dilaksanakan 80-100%
28
bPedoman Tata Naskah PuskesmasPuskesmas menyusun pedoman tata naskah PuskesmasTidak MenyusunMenyusun, belum sesuai dengan regulasi daerah tentang tata naskah dinasMenyusun, sesuai dengan regulasi daerah tentang tata naskah dinas dan belum disahkan oleh Kepala UPT PuskesmasMenyusun, sesuai dengan regulasi daerah tentang tata naskah dinas dan disahkan oleh Kepala UPT Puskesmas10
29
cDokumen KepegawaianPuskesmas memiliki arsip dokumen kepegawaian digital yang valid dan lengkap yang diupload di aplikasi SIMASN< 25% pegawai sesuai25 % - 50% pegawai sesuai≥50 % - 75%
pegawai sesuai
≥ 75 - 100%
pegawai sesuai
10
30
dKunjungan pasien diinput dalam rekam medis elektronikKunjungan pasien dalam gedung maupun luar gedung diinput dalam rekam medis elektronik sesuai ketentuantidak dilaksanakandilaksanakan10
31
eTerdapat profil tahunan puskesmasDokumen gambaran situasi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas yang diterbitkan setiap satu tahun sekali.
Dokumen ini menyajikan data pencapaian kinerja (SPM dan PKP), data demografi, ketersediaan sumber daya (SDM, sarana, prasarana), serta status kesehatan masyarakat (angka kematian, angka kelahiran, dan pola penyakit).
Tidak tersediaTersedia dokumen Profil Puskesmas, namun data tidak lengkap atau penyusunannya terlambat melampaui triwulan pertama tahun berjalan.Tersedia dokumen Profil Puskesmas, namun data tidak lengkap atau penyusunannya tepat waktu (triwulan pertama)Tersedia dokumen Profil Puskesmas tahun sebelumnya secara lengkap dan tepat waktu (triwulan pertama), telah disahkan oleh Kepala Puskesmas10
32
3. Manajemen Sumber Daya Manusia9,090909091
33
aSK SOTK dan SK Tim Kerja ILP, uraian tugas pokok
( tanggung jawab dan wewenang ) serta uraian tugas integrasi seluruh pegawai Puskesmas
Dokumen dibuat rinci meliputi uraian tugas pokok (tanggung jawab dan wewenang) serta tugas integrasi (lintas program) pegawai ditetapkan oleh Kepala PuskesmasTidak AdaAda SK, 50 % uraian tugas tidak lengkap untuk semua petugasAda SK,75 %
uraian tugas tidak lengkap untuk semua petugas
Ada SK,100 %
uraian tugas lengkap untuk semua petugas
10
34
bPemenuhan standar jumlah SDM di Puskesmas (Renbut/ Rencana Kebutuhan)Puskesmas melakukan perhitungan pemenuhan standar jumlah SDM di Puskesmas dan rencana tindak lanjutnyatidak ada perhitungan pemenuhan kebutuhan jumlah SDM di Puskesmas--terdapat perhitungan pemenuhan kebutuhan jumlah SDM di Puskesmas10
35
cData SDM Puskesmas pada aplikasi SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) terkiniSDMK Puskesmas melakukan pemutakhiran data pada aplikasi satu sehat SDMK dan validasi data SDMK di aplikasi SISDMKTidak Ada50% Data SDMK
Puskesmas update pada aplikasi SISDMK
75% Data SDMK
Puskesmas update pada aplikasi SISDMK
100% Data SDMK
Puskesmas update pada aplikasi SISDMK
10
36
dPerencanaan pengembangan mutu dan peningkatan kompetensi SDM PuskesmasPuskesmas merencanakan pengembangan mutu dan peningkatan kompetensi SDMTidak Adaada, lengkap dan didokumentasika n10
37
eLaporan hasil pengembangan mutu dan peningkatan kompetensi SDM PuskesmasPuskesmas membuat rekapitulasi hasil pengembangan mutu dan peningkatan kompetensi SDM Puskesmas dengan melampirkan sertifikatTidak Adaada, lengkap dan didokumentasikan10
38
fPengelolaan dokumen perizinan tenaga medis dan tenaga kesehatan PuskesmasDokumentasi STR dan SIPTidak aktif dan/atau tidak mutakhir--Aktif dan mutakhiir10
39
gPengelolaan Pegawai BaruPuskesmas melaksanakan kegiatan orientasi bagi Pegawai Baru, termasuk pegawai mutasi/alih jabatan/alih tugas. Meliputi : Kerangka acuan (di dalamnya ada jadwal), daftar kehadiran, dan laporan kegiatanTidak ada kerangka acuan dan laporan kegiatanHanya ada 1 komponenAda 2 komponenAda 3 komponen
40
hKredensial Pegawai yang dilakukan 3 tahun sekaliProses verifikasi dan validasi kualifikasi, pengalaman, dan kompetensi seorang pegawai,< 2 profesi< 3 profesi< 5 profesi> 5 profesi10
41
iPemutakhiran laporan SKUMPTKProses pemutakhiran data anggota keluarga pegawai (PNS/PPPK) di Puskesmas yang dilakukan secara berkala (minimal 1 tahun sekali) atau setiap kali terjadi perubahan status keluarga (pernikahan, kelahiran, anak lulus sekolah/kuliah, atau kematian).Tidak AdaAda10
42
jSDMK memenuhi target kehadiranSDK yang memenuhi rekam kehadirantidak ada rekam kehadiranada rekam kehadiran10
43
kPersentase Kader Posyandu Strata MadyaPersentase Kader Posyandu telah mengikuti peningkatan ketrampilan dasar kader dan telah lulus penilaian minimal 4 dari 5 kelompok ketrampilan (pengelolaan posyandu, layanan ibu, balita, usia sekolah remaja, dewasa dan lansia).Tidak dilakukan≥20 %10promkes
44
4. Manajemen Sarana, Prasarana, dan Perbekalan Kesehatan8
45
aSK dan uraian tugas pengelola Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK)SK dan uraian tugas pengelola ASPAK yang dikeluarkan Kepala Puskesmastidak ada dokumenada SK, uraian tugas lengkap10
46
bPersentase Keaktifan Update Data Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK)DARI APLIKASI ASPAK ( Nilai
berdasarkan perhitungan dalam sistem ASPAK )
Tidak Ada (0%)Ada (100%)10
47
cPersentase kumulasi kelengkapan data Sarana Prasarana Alat Kesehatan (SPA) PuskesmasDARI APLIKASI ASPAK ( Nilai
berdasarkan perhitungan dalam sistem ASPAK )
< 60%60 % - 70 %71 % - 80 %> 80 %10
48
dPersentase Kelengkapan Data Kalibrasi Alat Kesehatan untuk Alat Wajib KalibrasiDARI APLIKASI ASPAK< 20 %20-40%41 - 60%> 60 %10
49
eTerdapat alur umum kegawatdaruratanTerdapat alur umum kegawatdaruratan yang dilengkapi dengan SPOTidak AdaAda10
50
fTersedianya Alur Pelayanan LaboratoriumAdanya bagan atau diagram yang menggambarkan langkah-langkah pelayanan pasien di laboratorium, mulai dari pendaftaran/penerimaan rujukan, pengambilan spesimen, pemeriksaan, hingga penyerahan hasil, yang dipasang secara jelas untuk memandu pasien dan petugas: tersedia Visualisasi Alur (poster/papan informasi) di area yang mudah dilihat pengguna layanan, Alur mencakup proses pra-analitik, analitik, dan pasca-analitik., Alur sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) Pelayanan Laboratorium yang berlaTidak ada alur pelayanan laboratorium baik secara visual maupun dokumen tertulis.Ada alur pelayanan namun hanya tersedia dalam bentuk dokumen SOP di dalam ruangan, tidak ada papan alur visual untuk pasien, atau alur yang ada sudah tidak sesuai dengan kondisi tata ruang terbaru.
Ada alur pelayanan secara visual dan dokumen SOP lengkap, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala minor (misal: penumpukan pasien karena salah urutan) atau papan alur sulit terbaca.
Alur pelayanan laboratorium tersedia dalam bentuk visual (papan alur/infografis) di area tunggu, ditetapkan melalui SK/SOP resmi, dan hasil observasi menunjukkan petugas serta pasien mengikuti alur tersebut secara konsisten10
51
gTersedianya Struktur Pelayanan Laboratorium.Puskesmas memiliki pengorganisasian laboratorium yang ditetapkan secara resmi, mencakup pembagian tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang jelas guna menjamin mutu pelayanan laboratorium: Adanya Struktur Organisasi laboratorium yang disahkan Kepala Puskesmas, SK Penanggung Jawab Laboratorium dan uraian tugas (Job Description) untuk setiap petugas
laboratorium
Tidak ada SK struktur pelayanan laboratorium--Ada SK struktur pelayanan laboratorium10
52
hTersedianya Mekanisme Rujukan LaboratoriumSerangkaian prosedur baku yang mengatur pengiriman spesimen atau pasien ke laboratorium lain yang lebih mampu (Laboratorium Rujukan) apabila pemeriksaan tidak dapat dilakukan di Puskesmas karena keterbatasan alat, reagen, atau kompetensi: Adanya PKS (Perjanjian Kerja Sama) yang masih berlaku dengan laboratorium rujukan, Adanya SOP Rujukan Spesimen (termasuk prosedur pengepakan dan pengiriman), Adanya Buku Register Rujukan (catatan sampel yang dirujuk dan status hasilnya)Tidak ada mekanisme rujukan laboratorium yang jelasMekanisme rujukan laboratorium ada, namun tidak didukung MOU tertulis atau SOP tidak mencakup cara pengemasan spesimen yang aman (biohazard).Ada MOU dan SOP, sarana transportasi tersedia, namun pendokumentasi an pengiriman atau feedback hasil dari laboratorium rujukan sering terlambat atau tidak lengkap.Ada MOU/PKS dengan laboratorium rujukan, terdapat SOP Rujukan yang lengkap (termasuk kriteria sampel layak), memiliki sarana transportasi standar (cool box & termometer), dan tersedia form pelacakan (tracking) rujukan
53
iTerlaksananya Pemantauan Mutu dan Pembinaan LaboratoriumRangkaian kegiatan terencana untuk memantau, mengevaluasi, dan memperbaiki kualitas pelayanan laboratorium melalui Pemantauan Mutu Internal (PMI), Pemantauan Mutu Eksternal (PME), serta pembinaan teknis secara berkala: Terlaksananya PMI (harian/berkala) yang dibuktikan dengan logbook/grafik kontrol, Keikutsertaan dalam PME (nasional/regional) minimal setahun sekali. Adanya bukti Pembinaan/Audit Internal dan tindak lanjut perbaikan
(Plan Do Check Action).
Tidak melakukan kegiatan pemantauan mutu baik internal maupun eksternal.Melaksanakan PMI harian, tetapi tidak pernah mengikuti PME (Uji Silang) atau tidak ada kegiatan pembinaan teknis kepada pengelola laboratorium.Melaksanakan PMI dan PME, namun terdapat satu siklus PME yang terlewat atau dokumen pembinaan ke unit luar gedung tidak terdokumentasi secara detail.Melaksanakan PMI setiap hari kerja, mengikuti PME secara rutin (minimal 2x setahun), memiliki sertifikat kelulusan PME, serta melakukan pembinaan berkala ke jejaring/unit layanan luar gedung dengan dokumen tindak lanjut yang lengkap.
54
jTerselenggaranya Pencatatan dan Pelaporan Laboratorium.Kegiatan mendokumentasikan setiap tahapan pelayanan laboratorium secara sistematis dalam buku register atau sistem informasi, serta menyusun laporan berkala mengenai jumlah kunjungan, jenis pemeriksaan, dan penggunaan logistik secara tepat waktu: Tersedia Buku Register Laboratorium (atau sistem elektronik/Simpus) yang diisi lengkap setiap hari, Tersedia arsip Hasil Pemeriksaan (salinan/karbon) atau database hasil.Tersedia Laporan Bulanan pelayanan laboratorium yang dikirim tepat waktu sebelum tanggal yang ditentukan (misal: tanggal 5 bulan berikutnya)Tidak melakukan pencatatan dan pelaporan laboratorium yang memadaiPencatatan dilakukan, tetapi pelaporan sering terlambat atau terdapat data yang tidak sinkron antara buku register dengan laporan bulananPencatatan lengkap dan pelaporan tepat waktu, namun integrasi digital belum sempurna atau masih terdapat arsip manual yang belum rapi.Pencatatan lengkap 100% (Register, Form Hasil, Buku Nilai Kritis), pelaporan bulanan dilakukan tepat waktu (sebelum tanggal 10), dan data sudah terintegrasi secara digital/real-time dengan E- puskesmas.10
55
5. Manajemen Mutu8
56
aSurvei Kepuasan Masyarakat (MenPAN RB No 14 / 2017Survei meliputi kesesuaian persyaratan, kecepatan waktu, kesesuaian produk pelayanan, kewajaran biaya, kesesuaian pelayanan antara yang tercantum dengan standar pelayanan dengan hasil yang diberikan, kempetensi petugas, perilaku petugas, kualitas sarana dan prasarana, pengaduan pengguna layananTidak dilakukan SurveiDilakukan Survei10
57
bRencana program mutu dan keselamatan pasienRencana kegiatan perbaikan/peningkatan mutu dan keselamatan pasien, jadwal audit internal,kerangka acuan kegiatan dan notulen serta bukti pelaksanaanTidak adaada laporan, pencatatan, rencana tindak lanjut, tindak lanjut dan evaluasi hasil tindak lanjut10
58
cPuskesmas menyusun program manajemen risiko dan menyusun profil risikoPuskesmas melakukan identifikasi, analisis, evaluasi, penatalaksanaan risiko dan monitoring serta reviu untuk mengurangi kerugian dan cedera terhadap pasien, staf, pengunjung serta institusi puskesmas dan sasaran pelayanan. Penilaian program manajemen risiko memenuhi komponen :
a. Dilaksanakan 1 tahun sekali
b. Ada SK terkait program manajemen resiko
c. Disusun register resiko
d. Disusun profil risiko
tidak dilakukanmemenuhi 1-2memenuhi 3memenuhi 4 komponen4
59
INDIKATOR MUTUIndikator Nasional Mutu (INM)9,571428571
60
aKepuasan pasienKepuasan pasien adalah hasil pendapat dan penilaian pasien terhadap kinerja pelayanan yang diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Cara penghitungan : Total nilai persepsi seluruh respondan dibagi total unsur yang terisi dari seluruh responden dikali 25Tidak dilakukan Pengukuran<7070 - 79≥8010
61
bKeberhasilan Pengobatan Pasien TB Semua Kasus Sensitif Obat (SO)Keberhasilan pengobatan pasien TB adalah angka yang menunjukkan persentase semua pasien TB yang sembuh dan pengobatan lengkap di antara semua pasien TB yang diobati dan dilaporkan sesuai dengan periodisasi waktu pengobatan TB. Angka ini merupakan penjumlahan dari angka kesembuhan semua kasus dan angka pengobatan lengkap semua kasus yang menggambarkan kualitas pengobatan TB. Cara penghitungan :
Jumlah semua pasien TB SO yang sembuh dan pengobatan lengkap pada tahun berjalan di wilayah kerja puskesmas dibagi jumlah semua kasus TB SO yang diobati pada tahun berjalan di wilayah kerja Puskesmas dikali 100 %
Tidak dilakukan Pengukuran<70%70-89%≥ 90%10
62
cIbu hamil yang Mendapatkan Pelayanan Ante Natal Care (ANC) Sesuai Standar (12T)Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan ANC sesuai standar adalah ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ANC lengkap sesuai dengan standar kuantitas dan standar kualitas selama periode kehamilan di wilayah kerja Puskesmas pada tahun berjalan.Cara penghitungan :Jumlah ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ANC lengkap sesuai standar di wilayah kerja Puskesmas pada tahun berjalan dibagi jumlah seluruh ibu bersalin di wilayah kerja puskesmas pada tahun berjalan dikali 100%Tidak dilakukan Pengukuran<75%75-99%100%10
63
dKepatuhan Kebersihan TanganPenilaian kepatuhan kebersihan tangan adalah penilaian kepatuhan pemberi pelayanan yang melakukan kebersihan tangan dengan benar. Cara penghitungan : Jumlah tindakan kebersihan tangan yang dilakukan dibagi Jumlah total peluang kebersihan tangan yang seharusnya dilakukan dalam periode observasi dikali 100Tidak dilakukan Pengukuran<75%75-99%100%7
64
eKepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)Kepatuhan penggunaan APD adalah kepatuhan petugas dalam menggunakan APD dengan tepat sesuai dengan indikasi ketika melakukan tindakan yang memungkinkan tubuh atau membran mukosa terkena atau terpercik darah atau cairan tubuh atau cairan infeksius lainnya berdasarkan jenis risiko transmisi (kontak, droplet dan airborne ).Cara penghitungan :Jumlah petugas yang patuh menggunakan APD sesuai indikasi dalam periode observasi dibagi jumlah seluruh petugas yang terindikasi menggunakan APD dalam periode observasi dikali 100 %Tidak dilakukan Pengukuran<75%75-99%100%10
65
fKepatuhan Identifikasi PasienIdentifikasi pasien secara benar adalah proses identifikasi yang dilakukan pemberi pelayanan dengan menggunakan minimal dua penanda identitas seperti: nama lengkap, tanggal lahir, nomor rekam medik, NIK sesuai dengan yang ditetapkan di Puskesmas.
Cara penghitungan : Jumlah pemberi pelayanan yang melakukan identifikasi pasien secara benar dalam periode observasi dibagi jumlah pemberi pelayanan yang diobservasi dalam periode observasi dikali 100%
Tidak dilakukan Pengukuran<75%75-99%100%10
66
gKepatuhan pelaporan INM di mutu fasyankesPuskesmas rutin dan tertib melaporkan INM di web mutufasyankes.kemkes.go.id Kepatuhan laporan INM sama dengan jumlah bulan melaporkan INM dibagi dengan seluruh bulan yang seharusnya melaporkan INM dikali 100%.
Sumber data diambil dari web mutufasyankes.kemkes.go.id
Tidak melaporkan INMkepatuhan pelaporan INM <60%kepatuhan pelaporan INM 61- 99%kepatuhan pelaporan INM 100 %10
67
INDIKATOR MUTU PRIORITAS PUSKESMAS I2
68
aPuskesmas menetapkan Indikator mutu dan melakukanPuskesmas menyusun indikator mutu yang dilengkapi dengan profil indikator, serta dilakukantidak ada komponen yang terpenuhimemenuhi 1- 2 Komponenmemenuhi 3 komponenmemenuhi 4 komponen4
69
pengukuran indikator mutupengukuran dan evaluasi tindaklanjut capaian indikator mutu, dengan memenuhi ketentuan sebagai berikut :
a. tersedia SK indikator mutu yang bisa terintegrasi dengan SK PKP
b. tersedia profil indikator
c. tersedia laporan pengukuran indikator mutu
d. tersedia evaluasi capaian indikator mutu
0
70
INDIKATOR MUTU PRIORITAS PELAYANAN 4,8
71
aKepatuhan pelaporan IKP di mutu fasyankesPuskesmas rutin dan tertib melaporkan IKP di web mutufasyankes.kemkes.go.id Kepatuhan laporan IKP sama dengan jumlah bulan melaporkan IKP dibagi dengan seluruh bulan yang seharusnya melaporkan IKP dikali 100%.
Sumber data diambil dari website www.mutufasyankes.kemkes
.go.id
Tidak melaporkan IKPkepatuhan pelaporan IKP <60%kepatuhan pelaporan IKP 61- 99%kepatuhan pelaporan IKP 100 %10
72
bAudit internalPemantauan mutu layanan sepanjang tahun, meliputi audit input, proses (PDCA) dan output pelayanan, ada jadwal selama setahun, instrumen, hasil dan laporan audit internalTidak ada tindak lanjut kegiatandimonitoring setiap bulan, belum ditindaklanjutiEvaluasi setiap bulan didokumentasika n dan sudah ditindaklanjuti
73
cRapat tinjauan manajemenPertemuan yang dilakukan oleh manajemen minimal 2x/tahun (tersedia jadwal di RPK tahunan) untuk meninjau kinerja sistem manajemen mutu, dan kinerja pelayanan/upaya Puskesmas untuk memastikan kelanjutan, kesesuaian, kecukupan, dan efektifitas sistem manajemen mutu dan sistem pelayanan. Ada undangan, notulen, daftar hadir, dokumentasi serta menghasilkan luaran (hasil audit internal, hasil survei kepuasan masyarakat, hambatan dan masalah dalam menyelenggarakan mutu dan pelayanan di masing-masing klaster), menyusun rencana perbaikan/rekomendasi, dan
program peningkatan mutu.
Tidak ada dokumen dan rencana pelaksanaan kegiatan perbaikan dan program peningkatan mutuada sebagian dokumen,tidak ada rencana pelaksanaan kegiatan perbaikan dan program peningkatan mutuada dokumen, tidak ada rencana pelaksanaan kegiatan perbaikan dan program peningkatan mutuAda lengkap
74
dPengelolaan Umpan Balik Media menerima pengaduan ( sms, kotak saran, email, telepon, dll), kuesioner surveiMedia pengaduan berupa sms, kotak saran, email, telepon, dll) dan kuesioner survei kepuasan masyarakat, koin survei kepuasan pasien tersedia lengkap.Tidak adaPemantauan dilakukan 1x/thPemantauan dilakukan 2x/th10
75
eMonitoring tindak lanjut peningkatan mutu dan evaluasi hasil tindak lanjutMonitoring pelaksanaan tindak lanjut dan evaluasi hasil tindak lanjut capaian indikator mutu, Klaster 1, Klaster 2, Klaster 3, Klaster 4, Lintas Klaster, kepatuhan terhadap SOP, survei kepuasan masyarakat dan survei kepuasan pasien, pengaduan, audit internal serta laporan resikoTidak dievaluasi50 % dokumen lengkap75% dokumen lengkapdokumen lengkap4
76
Persentase Penggunaan Obat Rasional (POR) di Puskesmas10
77
aPresentase penggunaan antibiotika untuk kasus ISPA non pnemonia tidak lebih dari 20 %ISPA nom pneumonia adalah kondisi batuk pilek, kadang disertai demam dan nyeri atau gatal tenggorokan tanpa nafas cepat dan bila memungkinkan dilakukan pemeriksaan penunjang, disebabkan olehvirus, Merupakan seluruh kasus infeksi saluran pernafasan akut bagian atas termasuk influenza dengan kode ICD-X sebagai berikut :
J00-J06 (ISPA atas), J09-J11
(Influenza). Dengan perhitungan :
Jumlah lembar resep penggunaan antibiotik untuk kasus ISPA non-pneumonia dibagi Jumlah seluruh resep untuk ISPA non-pneumonia
>20%≤20%10
78
bPresentase penggunaan antibiotika untuk kasus diare non spesifik tidak lebih dari 8 %Diare non spesifik adalah kondisi diare tidak berdarah dengan durasi kurang dari 14 hari, bukan kolera (diare seperti air cucian beras) dan bukan disentri (diare yang mengandung lender disertai panas badan dan nyeri perut) merupakan seluruh kasus diare dengan kode ICD-X A09 dengan perhitungan :
Jumlah lembar resep penggunaan antibiotik untuk kasus diare non spesifik dibagi Jumlah seluruh resep untuk diare non spseifik
>8%≤8%10
79
6. Manajemen Keuangan dan ASET BMD10
80
1SK dan uraian tugas penanggung jawab pengelola keuanganKepala Puskesmas dan Staf yang ditunjuk untuk mengelola keuangan (PPK, PP, PPTK, KPA, Bendahara penerimaan dan pengeluaran BLUD, Bendahara Pengeluaran Pembantu, Bendahara BOK, Pengurus Barang Pembantu) sesuai dengan peraturan daerah/ SK Kepala Daerah serta PPTK sesuai SK Kepala Dinas Kesehatantidak ada SK dan uraian tugasada SK , ttp belum ada uraian tugasAda SK, uraian tugas adaAda SK dan Uraian Tugas10
81
2SOP Pengelolaan Keuangan, penerimaan, pengeluaran dan pelaporan keuanganSOP Pengelolaan meliputi SOP Perencanaan, Pengajuan, Penyerapan, dan Pelaporan realisasi anggarantidak ada SOPAda SOP Pengeleloaan Keuangan10
82
3Pencatatan dan pelaporan keuanganDokumentasi tentang pencatatan pelaporan penerimaan dan pengeluaran yang disertai bukti, Laporan keuangan ke Dinkes Kotatidak adaAda10
83
4Penyerapan AnggaranPenyerapan Anggaran sesuai Target Pemerintah KotaRealisasi Anggaran < 90%Realisasi Anggaran > 90%10
84
5Ketepatan waktu membuat laporan keuangan per bulan dan tri wulanketepatan waktu penyusunan laporan keuangan dari seluruh unit pelayanan maupun penyerapan kegiatan program,serta hasil audit keuangantidak tepatTepat waktu10
85
6Dokumen / Laporan
86
Laporan Bendahara BOK Puskesmas8,620689655
87
1. Laporan Bulanan0 -3 laporan4-8 laporan9-11 laporan12 laporan10
88
2. Laporan realisasi format dalbang (per triwulan)Tidak melaksanakan< 2 kali/tahun2 - 3 kali/tahun4 kali/tahun10
89
3. Laporan semesteran dan prognosis (1 kali dalam setahun)Tidak adaAda10
90
Laporan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP)
91
1. Laporan Bulanan0-3 laporan4-8 laporan9-11 laporan12 laporan10
92
2. Laporan Triwulanan (BAC Cash Opname)Tidak Melaksanakan< 2 kali/tahun2 - 3 kali/tahun4 kali/tahun10
93
Laporan Bendahara Penerimaan BLUD
94
1. Laporan Bulanan0-3 laporan4-8 laporan9-11 laporan12 laporan10
95
2. Laporan TriwulananTidak Melaksanakan< 2 kali/tahun2 - 3 kali/tahun4 kali/tahun10
96
3. Laporan PrognosisTidak adaAda10
97
4. Laporan Tahunan BLUDTidak adaAda10
98
Laporan Bendahara Pengeluaran BLUD
99
1. Laporan Bulanan0-3 laporan4-8 laporan9-11 laporan12 laporan10
100
2. Laporan TriwulananTidak Melaksanakan< 2 kali/tahun2-3 kali/tahun4 kali/tahun10