| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | AA | AB | AC | AD | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | LAPORAN WALI KELAS | ||||||||||||||||||||||||||||||
2 | TAHUN AJARAN 2025/2026 | ||||||||||||||||||||||||||||||
3 | BULAN : | Maret 2026 | |||||||||||||||||||||||||||||
4 | NO | KELAS | NAMA WALI KELAS | JUMLAH Awal | JUMLAH Akhir | NO | NAMA SISWA | KASUS DI KELAS/BULAN SEBELUMNYA | PERKEMBANGAN [TINDAK LANJUT] KASUS DI KELAS/DI BULAN SEBELUMNYA | KASUS BULAN MARET | JENIS KASUS | REKAP KEHADIRAN SEM GASAL | REKAP KETIDAKHADIRAN SEMESTER GASAL | REKAP KEHADIRAN SEM GENAP | REKAP KETIDAKHADIRAN SEMESTER GENAP | TOTAL KETIDAKHADIRAN | PENANGANAN KASUS BULAN MARET | ||||||||||||||
5 | SAKIT | IZIN | ALFA | SAKIT | IZIN | ALPHA | |||||||||||||||||||||||||
6 | 1 | X TPU 1 | Renitta Listia Effendy, S.Pd. | 30 | 29 | 1 | Khanza Septiandini | Bulan Juli: Siswi izin belum bisa hadir di sekolah dengan alasan bergantian menjaga nenek yang sedang sakit, sehingga baru bisa hadir ke sekolah setelah tanggal 1 September 2025 ketika neneknya sudah ada yang menjaga. Bulan Agustus: Siswa sering offcam saat KBM luring dan belum potong rambut. Bulan Februari: Siswa mengalami mental health issue karena trauma dari permasalahan keluarga sehingga membutuhkan penanganan dari psikolog dan pskiater. | Bulan Juli: Atas arahan Kepala Sekolah siswi diwajibkan tetap mengikuti KBM sehingga sekolah memfasilitasi pembelajaran dengan google meet. Bulan Agustus: Wali sudah mengingatkan untuk selalu oncam dan berpesan kepada Bapak Ibu Guru yang mengajar untuk meminta anaknya oncam saat pembelajaran secara luring. Bulan Februari: Wali kelas dengan BK melakukan pendampingan secara intensif termasuk merujuk ke puskesmas 1 depok untuk konsultasi dengan psikolog, serta selalu berkomunikasi dengan orang tua. | Khusus | 9 | 9 | 0 | 9 | |||||||||||||||||
7 | 2 | Muhammad Reyzal F. | Bulan Juli: Siswa sering sakit dan beberapa kali alpha. Bulan Agustus: Siswa mengalami kesulitan beradaptasi sejak ditinggal Ayahnya ke Bandung, sementara Ibunya bekerja sebagai TKI di Taiwan. Akibatnya siswa tidak bisa mengatur pola makan dan jadwal kegiatan sehingga sakit-sakitan (awal masuk sering demam dan batuk berdarah). Orang tua langsung memindahkan siswa ke Bandung agar mudah pengawasannya dan akan mengurus surat pindah secepatnya. Orang tua menginformasikan bahwa siswa sudah diterima di sekolah baru di Bandung akan tetapi belum mengurus surat pindah di SMK Pnb. Wali kelas meminta orang tua untuk hadir tetapi orang tua minta pengisian data secara online. | Bulan Juli: Wali kelas memberi motivasi, pemantauan kehadiran bersama BK, penyampaian kondisi siswa kepada orang tua (orang tua menolak home visit karena ingin langsung memindahkan sekolah ananda). Bulan Agustus Wali kelas dan BK mulai memproses surat keluar atas permintaan orang tua. | Non Akademik | 4 | 10 | 14 | 0 | 14 | Siswa sudah resmi pindah, pembayaran lunas. | ||||||||||||||||||||
8 | 3 | Kafa Agung Pratama | Bulan Juli: Siswa sudah alfa sebanyak 2 kali. Siswa mengaku masih beradaptasi dengan segala sesuatu di Jogja sehingga menurut dokter menimbulkan stress yang membuat kondisi tubuhnya menjadi lemah. Bulan Agustus: Siswa tidak masuk tanpa keterangan lagi sebanyak 2 kali. Bulan September: Sempat berselisih dengan kakak tingkat karena upload foto. Pernah dipukul oleh kakak tingkat sehingga menimbulkan memar. Kafa tidak mau mediasi dengan kakak tingkat. Bulan November: Tidak masuk sekolah tanpa keterangan sebanyak 8x sd bulan November 2025 Bulan Januari: Jumlah alfa sudah 13 | Bulan Juli: Wali kelas melakukan pemanggilan siswa ke BK karena orang tua berada di NTT dan tidak ada wali di Jogja serta menyampaikan kondisi siswa melalui telepon kepada orang tua. Orang tua merasa kaget tetapi berkomitmen akan menasihati. Bulan Agustus: Wali kelas sudah menghubungi siswa yang bersangkutan tetapi tidak direspon sehingga menghubungi orang tua kembali untuk konfirmasi. Bulan September: Wali kelas sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak. Orang tua meminta penyelesaian disamakan dengan kasus Julio X TPU 2. Bulan November: Dilakukan konfirmasi langsung kepada siswa dan pemanggilan orang tua. Siswa tidak masuk biasanya disebabkan oleh sakit ringan atau kecapekan. Siswa berasal dari NTT dan seorang diri di Jogja, sehingga wali kelas dan BK kesulitan terkait pemanggilan orang tua. Orang tua meminta bapak kos untuk ke sekolah tetapi tidak hadir. Bulan Januari: Wali kelas dan BK mengganti pemanggilan orang tua dengan online meeting melalui whatsapp video call karena orang tua tidak dapat hadir ke sekolah. Saat ini kehadiran siswa sudah lebih baik dari sebelumnya. | Non Akademik | 3 | 1 | 4 | 16 | 12 | 28 | 32 | |||||||||||||||||||
9 | 4 | Danuja Niscala S.Y. | Bulan Agustus: Siswa tidak masuk hampir 3 minggu karena observasi, operasi dan saat ini masih belum pulih. Bulan September: Belum mau berangkat sekolah karena masih ada masalah kesehatan dan psikologis, meminta mengikuti KBM melalui daring seperti Khanza. Bulan Oktober: Masih belum masuk sekolah secara normal. Siswa merasa terpaksa untuk sekolah di SMK Penerbangan AAG. Bulan November: Ketidakhadiran siswa sudah mencapai 64 dengan status sakit dan izin karena orang tua selalu melampirkan surat dokter dan surat tulis. Siswa tidak mengikuti proses UKOM secara penuh (kehadirannya hanya ketika praktik) sehingga hampir tidak ada kontribusi di kelompoknya. | Bulan Agustus: Orang tua masih berkomunikasi dengan baik kepada wali kelas menyampaikan apa adanya kondisi siswa serta selalu mengirimkan surat ijin. Bulan September: Sekolah memfasilitasi KBM daring walaupun siswa sering tidak bergabung. Bulan Oktober: Wali Kelas, BK, dan pamong sudah melaksanakan home visit. | Non Akademik | 60 | 4 | 64 | 0 | 64 | Tanggapan: | ||||||||||||||||||||
10 | 5 | Atsal Hadi Wantoro | Bulan Agustus: Siswa sakit sebanyak 5x dan alfa sebanyak 2 kali. Siswa memiliki masalah keluarga dan menjadi kurang bersemangat. Bulan Oktober: Siswa tetap mengulangi tidak masuk karena alasan-alasan sederhana yang seharusnya bisa diatasi. Di bulan Oktober juga Atsal dikabarkan menjegal Rino sampai jatuh dan luka-luka, tetapi setelah dikonfirmasi ternyata Atsal tidak sengaja. Bulan November: Ketidakhadiran tanpa keterangan sudah banyak. Seminggu terakhir tidak masuk dengan alasan sakit hati dibina oleh kakak tingkat menatap langit di siang hari sehingga menimbulkan mata merah iritasi. Bulan Januari: Belum pernah masuk sejak awal semester genap. Bulan Februari: Belum pernah masuk sampai saat ini. | Bulan Agustus: Wali kelas beserta BK berusaha menggali kondisi siswa dan memberi motivasi. Selain itu pemanggilan orang tua juga telah dilaksanakan. Bulan Oktober: Pemanggilan di BK dengan Wali, BK Pamong dan Orang tua. Dilakukan mediasi untuk penyelesaian permasalahan. Atsal dan Rino sudah berdamai di ruang BK Bulan November: Dilakukan pemanggilan orang tua pada 21 November 2025. BK dan wali kelas memediasi Atsal dengan kakak tingkat untuk crosscheck dan memotivasi Atsal kembali. Tetapi Senin berikutnya Atsal tidak hadir di sekolah lagi dengan alasan sakit. Bulan Januari: Wali kelas berusaha menghubungi orang tua untuk mengonfirmasi, akan tetapi komunikasi menjadi lebih sulit karena orang tua lebih slow response dan tidak memberi kepastian. Apakah wali kelas, guru BK dan pamong perlu home visit untuk kedua kali? Bulan Februari: Wali kelas berusaha menghubungi orang tua, tetapi responnya selalu menggantung. Saat ini sedang dilakukan pemanggilan ulang orang tua untuk mendiskusikan kelanjutannya. | Non Akademik | 19 | 16 | 35 | 0 | 35 | |||||||||||||||||||||
11 | 6 | Muhammad Alsyawalu Duharino | Bulan Oktober: Bermula dari siswa mengaku dijegal temannya an Atsal ketika kegiatan apel, lalu siswa terjatuh dan terluka, siswa mengadu ke orang tua dan mengatakan ingin pindah sekolah saja. Orang tua menyampaikan ke wali kelas, wali kelas koordinasi dengan BK dan pamong lalu memanggil Atsal dan Rino ke BK. Atsal sempat beberapa hari tidak masuk setelah kejadian begitupun Rino, sehingga akhirnya memutuskan untuk home visit Rino. Wali kelas, BK dan pamong memanggil Atsal beserta beberapa saksi untuk menceritakan kronologi. Setelah orang tua Rino ke sekolah, ternyata beliau menyampaikan penyebab Rino pindah ternyata bukan karena kejadian jatuh, tetapi pada dasarnya Rino memang belum siap jauh dari orang tua. | Bulan Oktober: Wali Kelas, BK, dan pamong sudah melaksanakan home visit. Orang tua memindahkan siswa ke SMA Bukit Asam Palembang (satu yayasan dengan SMPnya dulu) | Non Akademik | Siswa sudah resmi pindah, pembayaran lunas. | |||||||||||||||||||||||||
12 | 7 | Muhammad Ryan Eka Saputra | Bulan November: Siswa tidak hadir ke sekolah dengan 8 kali sakit dan 2 kali tanpa keterangan. Pada awalnya siswa tidak mau menyampaikan alsannya, setelah pemanggilan orang tua ternyata siswa tidak mau sekolah karena merasa temannya sudah tidak solid seperti dulu. Bulan Januari: Menyampaikan pengunduran diri Bulan Februari: Belum menemukan sekolah baru. | Bulan Januari: Wali kelas mengkonfirmasi siswa secara langsung dan melalui pemanggilan orang tua. Saat ini orang tua masih mencari sekolah yang mau menerima, lalu akan memproses pengunduran diri. | Non Akademik | 17 | 15 | 26 | 26 | 41 | |||||||||||||||||||||
13 | 8 | Rafi Huda Nalendra | Bulan November: Siswa tidak masuk sekolah 9x tanpa keterangan dengan alasan capek di SMK Penerbangan, sehingga ingin pindah ke SMA. | Bulan November: Pemanggilan orang tua tanggal 18 November 2025. Siswa tidak jadi pindah karena tidak ada sekolah bagus yang mau menerima pindahan di waktu-waktu ini. | Non Akademik | 8 | 2 | 9 | 19 | ||||||||||||||||||||||
14 | 9 | Aureli Zahra Putri Maharani | Bulan Januari: Siswa meminta KBM online di dua minggu pertama semesterg genap karena baru saja mendapatkan terapi kejang (ECT) sebagai penanganan terhadap trauma masa lalu. Kondisi siswa lupa sebagian ingatan karena dampak terapi tersebut. Saat ini siswa masih dalam pantauan pskiater dan rutin meminum obat. Siswa masih mengalami kesulitan beradaptasi di kelas terutama dengan siswi putri. | Bulan Januari: Wali kelas dan BK terus berusaha untuk mendampingi dan memantau kondisi siswa. Tidak luput komunikasi dengan orang tua. | Khusus | ||||||||||||||||||||||||||
15 | 10 | Alfin Azam Syahputra | Bulan Januari: Siswa mengalami penurunan motivasi. Siswa merasa tidak semangat karena merasa dipaksa orang tua sekolah di SMK Penerbangan. Siswa sering mencari alasan untuk tidak masuk sekolah (sakit mata, sakit tangan/kaki, dll). Siswa juga merasa tidak akrab dengan teman-teman di kelas. Bulan Februari: Mulai merasa tidak betah lagi di sekolah dan ingin pindah. Bahkan mengancam orang tua akan bunuh diri jika terus dipaksa bersekolah di sini. | Bulan Januari: Wali kelas, BK, dan pamong sudah home visit dan melakukan pendampingan kepada siswa serta memberikan motivasi agar siswa semangat sekolah kembali. Bulan Februari: Bulan sebelumnya wali kelas, BK dan Pamong sudah melakukan home visit. Setelah ini akan dilakukan pemanggilan siswa untuk memberi motivasi dan pengertian. | Non Akademik | 6 | 2 | 8 | 22 | 2 | 4 | 28 | 36 | ||||||||||||||||||
16 | 2 | X TPU 2 | Zamsi Indriarwati, S.Pd., Gr. | 30 | 30 | 1 | Johan | Bulan Juli: Hari Selasa, 29 Juli 2025 salah mengenakan seragam pramuka dari pagi dan memilih untuk pulang kembali ke rumah karena malu salah seragam | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||
17 | 2 | Julio Imanuel Pentury | Bulan September: Mengaku pernah dipukul perutnya oleh kakak tingkat dengan alasan cek kekuatan perut. Orang tua sebenernya tidak terima tetapi tidak ingin membawa masalahnya lebih lanjut lagi dan meminta untuk kakak tingkat tidak melakukan hal tersebut lagi di kemudian hari. | Bulan September: Wali kelas bersama BK sudah berusaha menggali informasi terkait kejadian tersebut | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
18 | 3 | Telpin Jacgueline Abigael Dabla | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||||
19 | 4 | Ady Yaksa | Bulan November: Memukul Azhur karena merasa tersinggung dipanggil dengan sebutan "tukang galon". Ady memukul Azhur terkena bagian luar mata sebelah kiri. | Non Akademik | 11 | 1 | 1 | 13 | 0 | 13 | Wali Kelas dan BK membantu mendamaikan dan menyelesaikan masalahnya. | ||||||||||||||||||||
20 | 5 | Mananwir Azhur Ishak Samuel Koibur | Bulan November: Bercanda dengan Ady menyindir dengan menyebutnya dgn sebutan "tukang galon". Azhur membalas pukulan Ady dan terkena di bagian leher. Azhur bagian luar mata sebelah kiri bengkak. | Non Akademik | 3 | 3 | 0 | 3 | Wali Kelas dan BK membantu mendamaikan dan menyelesaikan masalahnya. Bagian luar mata yang bengkak diberi obat oleh Bu Wiwin | ||||||||||||||||||||||
21 | 3 | X TPU 3 | Aisyah Ummu Labiiq, M.Pd. | 30 | 29 | 1 | Raka Surya Pratama | Bulan Oktober: Siswa minta pindah sekolah, namun tidak ada permasalahan dengan teman/guru atau hal lain di sekolah maupun di rumahnya. Kehadiran juga bagus, memang cukup sering sakit, tapi masih normal dan aman. (Siswa pindah sekolah per 15 Oktober 2025 di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta) | Bulan Oktober: Siswa sudah diberi masukan oleh wali kelas dan guru BK, namun keinginan siswa untuk pindah sekolah sudah bulat. Sekolah di SMK merupakan keinginan orang tua, siswa menurut, namun setelah berjalan kurang lebih dua bulan, siswa merasa semakin berat menjalani karena jurusannya tidak sesuai dengan keinginannya (siswa menginginkan jurusan perhotelan). Di samping itu, siswa sering sakit, terakhir jatuh dari motor ketika berngkat sekolah dan mengalami gegar otak ringan, dan sampai siswa tersebut memutuskan pindah, masih sering mengalami sakit di bagian punggung/kepalanya, sehingga merasa kurang maksimal dalam menjalani pendidikan di SMK Penerbangan. | Non Akademik | 0 | 0 | |||||||||||||||||||
22 | 2 | Nasywa Mayadah | Bulan Januari: sakit usus buntu, operasi dan pemulihan sangat lama Bulan Februari: Pemulihan dari sakitnya, ketidakhadirannya banyak, karena sakit dan ortu tidak mengizinkan anaknya untuk berangkat sekolah sebelum pulih | Bulan Januari: menghubungi siswa dan ortu, terkait kelengkapan surat perizinan Bulan Februari: memberi pengingat ke orang tua untuk melengkapi persuratan dari ketidakhadiran siswa, dan berkoordinasi dengan BK untuk memberikan motivasi ke siswa dan juga menyampaikan kembali ke orang tua mengenai peraturan perizinan siswa. | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
23 | 3 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
24 | 4 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
25 | 5 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
26 | 4 | X TPU 4 | Rahni Suja Riwayat, S.Pd. | 30 | 28 | 1 | Bangkit Subianto | Bulan Juli: Siswa tidak hadir ke sekolah pada hari Selasa, 29 Juli 2025 keterangan alpha karena seragam pramuka masih di rumah Sukabumi. Bulan September: Siswa tidak hadir ke sekolah sebanyak 6 kali (4x sakit dan 2x alfa). Siswa tidak masuk dengan keterangan alfa pada hari Kamis dan Jumat, 18 - 19 September 2025 dengan alasan sakit gigi, sedangkan orangtua saat dikonfirmasi tidak berkenan mengirimkan surat izin (berharap siswa tetap masuk sekolah). Pada hari Jumat, 19 September 2025 dilakukan kost visit dengan guru BK (Pak Adi) dan korlas (Asyrafa). Saat bertemu siswa menyampaikan jika sedang tidak enak badan dan merasa enggan untuk berangkat sekolah karena kondisi fisik tersebut. Siswa masih dalam pantauan dan perhatian wali kelas dan guru BK. Bulan Oktober: - Hari Selasa, 30 September 2025 sekitar pukul 07.10 (selesai apel) koperasi dalam kondisi ramai anak yang membeli jajan. - Bangkit membawa satu kotak susu dan satu bungkus roti, melewati antrian dan keluar dari koperasi. Bapak Dedi menyadari jika Bangkit belum membayar minuman dan makanan yang dia bawa. - Bapak Dedi meminta tolong kepada siswa lain untuk memanggil Bangkit yang telah sampai di ruang piket. Bangkit kembali ke koperasi dan mengembalikan minuman dan makanan yang dibawa. - Pak Dedi belum menanyakan kepada Bangkit terkait kasus ini dikarenakan kondisi koperasi sedang ramai siswa yang membeli makanan. - Wali kelas mendapatkan laporan dari Bapak Kasirun setelah dipanggil ke ruang BK kemudian menanyakan kronologi kejadian kepada Bapak Dedi selaku penjaga koperasi. - Wali kelas mendapatkan informasi terkait kronologi kejadian kemudian membuat laporan kronologi serta menghubungi guru BK (Pak Adi) dan bagian kesiswaan (Pak Win) melalui pesan. - Pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, Bangkit menemui wali kelas (Bu Rahni) untuk menjelaskan kronologi kejadian tersebut. - Wali kelas kemudian mengabari orangtua Bangkit terkait permasalahan yang sedang dihadapi. - Jumat, 3 Oktober 2025 Pak Adi memanggil Bangkit di BK dan melakukan wawancara terkait kasus yang ada. - Setelah jumatan, Bangkit meminta maaf kepada koperasi terkait permasalahan kemarin. Bangkit akan membuat surat pernyataan yang ditanda tangani oleh orangtua. - Bangkit tidak masuk sekolah dengan alasan tanpa keterangan sebanyak 5x dari tanggal 8 sampai 14 Oktober 2025. Bulan November: Siswa tidak hadir ke sekolah dari awal semester dengan keterangan alpha sebanyak 18x kali. Total ketidakhadiran dari semester ganjil sebanyak 26x tanpa keterangan. Selasa siang wali kelas mendapatkan informasi jika siswa sudah kembali ke Sukabumi menggunakan travel pada hari Selasa pukul 02.00 WIB. Bulan Januari: Siswa tidak berangkat sekolah dari awal masuk semeter genap, sejak tanggal 5 Januari 2026. Wali kelas mendapatkan informasi jika siswa sering keluar malam hari sampai tengah malam baru kembali ke kamar kos. Selain itu, siswa sulit dihubungi begitupun dengan orangtua dan wali. Informasi terakhir, Bangkit sudah kembali ke Sukabumi pada hari Selasa, 20 Januari 2026 pukul 02.00 WIB menggunakan travel dan kamar kos dalam keadaan kosong. Bulan Februari: Siswa sudah tidak masuk dari awal semester genap dimulai. | Bulan Juli: Sudah disampaikan kepada orangtua dan sudah bertemu dengan siswa yang bersangkutan di hari Rabu, 30 Juli 2025. Bulan September: Guru BK dan wali kelas memberikan motivasi dan arahan untuk semangat sekolah. Pada hari Senin, 22 September 2025 siswa dipanggil oleh wali kelas untuk mengobrol ringan terkait kegiatan sehari-hari di sekolah. Bulan Oktober: Wali kelas memanggil orangtua Bangkit untuk ke sekolah namun karena jarak dan waktu, orangtua belum bisa ke sekolah. Wali kelas, guru BK, guru pamong memberikan motivasi kepada Bangkit agar tetap semangat bersekolah. Wali kelas menghubungi dan menanyakan hal-hal seputar kegiatan sekolah setiap dua atau tiga hari sekali selama satu bulan ke Bangkit untuk memperkuat mental Bangkit agar tetap masuk sekolah. Bulan Januari: Wali kelas sudah mengusahakan menghubungi orangtua dan kakaknya tetapi respon yang diberikan lambat. Wali kelas mengutus beberapa siswa kelas untuk menengok dan menjemput sebelum berangkat sekolah tetapi tidak memiliki dampak. Wali mendatangi kos siswa pada Jumat, 23 Januari 2026 untuk mengecek kondisi siswa dan siswa menyampaikan akan pindah sekolah. Kemudian wali kelas menelpon orangtua siswa untuk memastikan informasi tersebut. Bulan Februari: Wali kelas sudah menghubungi orangtua dan orangtua menyampaikan jika siswa akan dipindahkan ke Sukabumi agar bisa dikontrol dan diawasi oleh orangtua. Wali kelas sudah menyampaikan informasi terkait proses perpindahan. Wali kelas juga sudah mengingatkan dan menanyakan terkait proses pindah siswa namun tidak ada respon dari orangtua sampai saat ini. | Non Akademik | 41 | 41 | 0 | 41 | |||||||||||||||||
27 | 2 | Fahrizal | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||
28 | 3 | Syakira Ghina | Bulan September: Beberapa kali tidak masuk (4x sakit), informasi dari orangtua, anak masih adaptasi dengan lingkungan sekolah. Sakit Syakira sering terjadi setelah mengikuti kegiatan sekolah sampai sore hari atau kegiatan fisik secara berlebih. Siswa masih dalam pantauan dan perhatian wali kelas. Bulan Oktober: Tidak masuk sekolah dengan keterangan sakit sebanyak 12 kali dari tanggal 24 September sampai 10 Oktober 2025. Diagnosa sakit pertama kali yaitu tipes tetapi dikarenakan tidak ada perubahan dan kondisi Syakira semakin parah, wali kelas meminta kepada orangtua untuk mencarikan wali agar dapat memeriksakan Syakira. Orangtua menghubungi teman yang ada di Lanud dan membawa Syakira ke RSPAU Harjolukito untuk diperiksakan. Diketahui jika Syakira tidak mengidap types melainkan peradangan usus dan ISK dikarenakan kekurangan minum air putih. Syakira dirawat di RSPAU Harjolukto dari tanggak 8 sampai 10 Oktober 2025. | Bulan September: Wali kelas selalu menanyakan keadaan siswa saat siswa sakit atau selesai kegiatan berlangsung. Bulan Oktober: Wali kelas membuat jadwal jenguk bergantian untuk melihat kondisi Syakira selama dirawat inap. | Siswa resmi pindah sekolah pada tanggal 9 Januari 2026. | Non Akademik | 26 | 1 | 27 | 0 | 27 | ||||||||||||||||||||
29 | 4 | Troy Taruko | Bulan September: Siswa sudah beberapa kali tidak masuk (5x sakit dan 1x izin), informasi dari orangtua, anak masih adaptasi dengan lingkungan sekolah dan kos. Siswa masih dalam pantauan dan perhatian wali kelas. | Bulan September: Wali kelas selalu menanyakan keadaan siswa saat siswa sakit atau selesai kegiatan berlangsung. | Siswa sudah 31x tidak hadir ke sekolah (24x sakit, 2x izin, dan 1x tanpa keterangan). Troy akhirnya pindah ke SMK Budiluhur pada tanggal 12 November 2025. | Non Akademik | 28 | 2 | 1 | 31 | 0 | 31 | Wali kelas bersama BK dan guru pamong melakukan home visit ke rumah Troy pada tanggal 27 Oktober 2025. Kemudian wali kelas bersama BK memantau perkembangan Troy dan memberikan motivasi untuk berangkat sekolah. Kamis, 6 November 2025 wali kelas memanggil orangtua Troy dan ayah Troy menyampaikan jika Troy akan dipindahkan ke SMK Budiluhur dengan jurusan DKV. | ||||||||||||||||||
30 | 5 | Yogi Adinda Septiano | Bulan September: Siswa sudah 7x tidak hadir ke sekolah (2x sakit, 1x izin, dan 4x alfa). Informasi dari Ibunda Yogi pada hari Senin, 9 September 2025, siswa berangkat dalam kondisi demam karena dipaksa oleh Ibunya. Akan tetapi Yogi tidak sampai di sekolah dan memilih tidur di kos temannya (beda sekolah) menggunakan seragam sekolah sampai malam hari. Pada hari berikutnya siswa diperiksa ke dokter dan mendapat surat sakit selama dua hari. Pada hari Kamis, 11 September 2025, wali kelas datang ke rumah Yogi atas permintaan Ibunda Yogi untuk mengobrol dengan beliau secara langsung dan berhasil bertemu dengan Yogi. Pada hari Jumat, 12 September 2025 siswa berangkat sekolah. Peristiwa yang sama kembali terulang pada hari Senin, 22 September 2025 dimana Yogi dipaksa oleh Ibunya untuk berangkat sekolah dengan kondisi kaki keseleo (setelah lomba futsal di lingkungan). Informasi ini diberikan langsung oleh Ibunda Yogi saat wali kelas mengkonfirmasi ketidakhadiran Yogi melalui telepon. Yogi memilih untuk tidur di kos temannya (beda sekolah) sampai malam hari. Wali kelas mencoba menghubungi Yogi tapi tidak mendapat respon kemudian mencoba menghubungi Ibunda Yogi serta menawarkan untuk home visit. Namun Ibunda Yogi menolak untuk melakukan home visit. Sampai saat ini belum ada kabar terkait perkembangan Yogi dikarenakan Ibunda Yogi belum bersedia merespon atau mengabari kondisi bagaimana kondisi Yogi. Orangtua berharap Yogi tetap mau bersekolah di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, jika tidak maka lebih baik tidak sekolah saja. Bulan Januari: Siswa sudah tidak berangkat sebanyak 11x di bulan Januari tanpa keterangan dan memiliki keinginan untuk pindah sekolah. Orangtua tetep kekeuh agar anaknya bisa bersekolah di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto. Bulan Februari: Siswa Yogi tidak berangkat sebanyak 5x dengan keterangan 1x sakit dan 4x alfa. | Bulan September: Wali kelas selalu menanyakan keadaan siswa saat siswa tidak berangkat sekolah. Bulan Januari: Sudah melakukan pemanggilan orangtua pada hari Selasa, 29 Januari 2026 serta pemanggilan secara mandiri oleh wali kelas dan guru BK. Bulan Februari: Wali kelas dan BK sudah melakukan pemanggilan, orangtua sudah diberitahu mengenai informasi ketidakhadiran Yogi. | Non Akademik | 2 | 1 | 19 | 22 | 0 | 22 | ||||||||||||||||||||
31 | 6 | Al Gibran Zinedine Zidane | Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 ketahuan membawa satu batang rokok dengan merk aspro di saku seragam praktek oleh tingkat tiga. Kemudian Gibran dibawa untuk menemui Pak Febri dan diberi pembinaan. Setelah itu, wali kelas mendapat laporan dan segera menghubungi BK. Pada hari Jum'at, 24 Oktober 2025, wali memanggil orangtua dari Gibran untuk datang ke sekolah. | Wali kelas menghubungi orangtua melalui chat dan memanggil orangtua dari Gibran untuk hadir di sekolah pada hari Jum'at, 24 Oktober 2025. Gibran diberikan point pelanggaran sebanyak 2500 point dengan ketentuan telah membawa rokok ke sekolah. Gibran meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama. Status Gibran masih dalam pemantauan wali kelas dan orangtua. | Non Akademik | 2 | 2 | 0 | 2 | ||||||||||||||||||||||
32 | 7 | Pramusakti Sandhiaguna | Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 ketahuan membawa satu batang rokok dengan merk winklik di saku seragam praktek oleh tingkat tiga. Kemudian Pramusakti dibawa untuk menemui Pak Febri dan diberi pembinaan. Setelah itu, wali kelas mendapat laporan dan segera menghubungi BK. Pada hari Jum'at, 24 Oktober 2025, wali memanggil orangtua dari Pramusakti untuk datang ke sekolah. | Wali kelas menghubungi orangtua melalui chat dan memanggil orangtua dari Pramusakti untuk hadir di sekolah pada hari Jum'at, 24 Oktober 2025. Pramusakti diberikan point pelanggaran sebanyak 2500 point dengan ketentuan telah membawa rokok ke sekolah. Pramusakti meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama. Status Pramusakti masih dalam pemantauan wali kelas dan orangtua. | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
33 | 8 | Rikhan Yasyafi Setiawan | Bulan November: Siswa sudah 21x tidak hadir ke sekolah (15x sakit, 1x izin, dan 5x tanpa keterangan). Rikhan pertama kali tidak masuk sekolah tanpa keterangan pada 8 September 2025. Wali kelas telah memanggil dan Rikhan kembali masuk sekolah seperti biasanya. Kemudian pada tanggal 3 November 2025, Rikhan kembali tidak masuk sekolah, pergi ke warmindo sampai siang dan kembali ke rumah. Kejadian kembali terulang pada tanggal 11, 13, dan 14 November 2025 dimana Rikhan tidak masuk sekolah tanpa keterangan. Wali kelas selalu mengkonfirmasi ke orangtua terkait ketidakhadiran Rikhan dan orangtua menyampaikan jika Rikhan pernah bangun kesiangan atau berangkat ke sekolah tetapi malah pergi ke warmindo sampai siang hari. Bulan Januari: Siswa sudah tidak berangkat sekolah sebanyak 7x di bulan Januari dengan keterangan alpha. Alasan yang sering muncul yaitu ketinggalan atribut sekolah dan takut untuk masuk ke area sekolah. Bulan Februari: Siswa Rikhan tidak berangkat sebanyak 8x dengan keterangan 2x sakit dan 6x alfa. | Bulan November: Wali kelas memanggil orangtua Rikhan pada tanggal Senin, 17 November 2025 untuk bertemu di ruang BK guna menyampaikan informasi tersebut. Rikhan dan orangtua kemudian membuat surat pernyataan terkait permasalahan tersebut. Bulan Januari: Wali kelas mendatangi rumah siswa bersama teman-temannya, pemanggilan oleh guru BK dan orangtua sudah dipanggil terkait permasalahan ketidakhadiran tersebut. Bulan Februari: Wali kelas dan BK sudah melakukan pemanggilan, orangtua sudah diberitahu mengenai informasi ketidakhadiran Yogi. | Non Akademik | 15 | 1 | 21 | 37 | 0 | 37 | ||||||||||||||||||||
34 | 9 | Raka Wahyu Pratama | Bulan November: Siswa sudah 6x tidak hadir ke sekolah (3x sakit, 1x izin, dan 2x tanpa keterangan). Raka pertama kali tidak masuk sekolah tanpa keterangan pada 6 Oktober 2025. Wali kelas kemudian memanggil Raka dan Raka kembali masuk sekolah seperti biasanya. Kemudian pada tanggal 14 November 2025, Raka kembali tidak masuk sekolah, pergi ke warmindo sampai siang dan kembali ke rumah. Wali kelas mengkonfirmasi ke orangtua terkait ketidakhadiran Raka dan orangtua menyampaikan jika Raka berangkat ke sekolah tetapi malah pergi ke warmindo sampai siang hari. Bulan Januari: Siswa sudah tidak berangkat sebanyak 7x di bulan Januari dengan sakit 2x, izin 1x, dan tanpa keterangan 4x. Alasan siswa yaitu ingin pindah sekolah ke sekolah yang bisa berangkat lebih siang dan fleksibel, tidak mau botak, dan merasa keberatan untuk melaksanakan apel pagi (susah bangun pagi). | Bulan November: Pada hari Senin, 17 November 2025 wali kelas kembali memanggil Raka untuk mengobrol. Wali kelas meminta bantuan BK untuk memberikan motivasi ke Raka. Bulan Januari: Pemanggilan orangtua pada tanggal 21 Januari 2026, pemanggilan siswa oleh wali kelas dan guru BK untuk memberikan motivasi, meminta kepada siswa lain untuk menengok ke rumah jika siswa tersebut tidak berangkta sekolah. | Non Akademik | 4 | 2 | 6 | 12 | 0 | 12 | ||||||||||||||||||||
35 | 10 | Arkha Septhian Raafi | Bulan November: Siswa sudah 9x tidak hadir ke sekolah (6x sakit, 1x izin, dan 2x tanpa keterangan). Arkha pertama kali tidak masuk sekolah tanpa keterangan pada 27 Oktober 2025. Wali kelas kemudian memanggil Arkha dan Arkha kembali masuk sekolah seperti biasanya. Kemudian pada tanggal 17 November 2025, Arkha kembali tidak masuk sekolah dan berada di kosnya Wali kelas mengkonfirmasi ke orangtua terkait ketidakhadiran Arkha. Bulan Januari: Siswa tidak berangkat dengan keterangan alpha sebanyak 2x di bulan Januari. Memiliki keinginan untuk pindah yang sangat kuat karena tidak mau botak, kurang nyaman dengan aturan korsa, dan kegiatan apel pagi dan sore. Bulan Februari: Siswa Arkha tidak berangkat sebanyak 6x dengan keterangan 3x sakit dan 3x alfa. | Bulan November: Pada hari Selasa, 18 November 2025 wali kelas bersama dua orang teman (Nadi dan Arya) datang ke kos Arkha untuk menengok kondisi Arkha yang kembali tidak masuk sekolah dengan alasan izin Bulan Februari: Wali kelas dan BK sudah melakukan pemanggilan, orangtua sudah diberitahu mengenai informasi ketidakhadiran Arkha | Non Akademik | 9 | 1 | 9 | 19 | 0 | 19 | ||||||||||||||||||||
36 | 5 | X TK | Sri Harjanti, S.Si., Gr. | 17 | 17 | 1 | Nimaswara Sandya Agdi Kinanthi | Bulan Agustus: Beberapa kali tidak masuk (4x sakit, 1x ijin), informasi dari ortu anak masih adaptasi, hari ini tdk masuk sekolah jg dengan alasan badannya panas Bulan Oktober: Kondisi lemah sering sakit (hbis sakit tipes opname),pola makan anak²...mohon bantuan kesiswaan agar ank² jaga pola makan (jajan pedes, dll) terutama anak kos Bulan November: perlu perhatian dari wali kelas dan BK, bln ni 2x sakit, klo sakit sering di hari Jumat, siswa sempet curhat awal tidak mau masuk SMK, kadang semngat siswa Nimas menurun, perlu konseling. Bulan Februari: 3x ijin, 5x sakit kemaren terkait masalah seragam sekolah, sekarang sudh aman tetapi ank sering sakit, ortu menyampaikan ank belum bisa mandiri, belum bisa jauh dari ortu | Bulan Agustus: perlu perhatian dari wali kelas dan BK Bulan September: Sudah ada peningkatan,di bulan September tidak ada ijin, sakit hanya 1x Bulan Februari: ortu sudah ke sekolah bertemu wali kelas dan BK | Non Akademik | 15 | 1 | 16 | 0 | 16 | ||||||||||||||||
37 | 2 | Eugene | Bulan November: Siswa pendiam dan kadang sering diejek sama temannya | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||
38 | 3 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
39 | 4 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
40 | 5 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
41 | 6 | X TO 1 | Oktivyani Rizki Heragati,S.Pd. | 20 | 19 | 1 | HAERUL AZAM | Bulan Juli: Masuk MPLS hanya 2 hari, setelah itu tidak berangkat sampai hari ini. wali kelas, pamong (pak teguh), dan BK (pak adi) sudah menghubungi orang tua siswa (di lombok). orang tua memberikan alamat kos dan kami sudah mendatangi kosnya tetapi anak ini menyampaikan bahwa tetap tidak mau sekolah di SMK PNB. jika kami tanya awalnya ini kemauan siapa? jawaban anak bilang jika orang tua menitipkan sekolah anaknya ke saudara di magelang (TNI), saudara memilihkan SMK PNB, padahal kemauan anak ini ingin bersekolah di pondok (yang ada di Lombok). orang tua bilang akan mewakilkan saudara yang di magelang untuk datang ke sekolah dan mengundurkan diri, statusnya sampai hari ini masih menunggu pencabutan diri siswa. pak win selaku wks 3 sudah monitor. | Bulan Juli: Sudah komunikasi dengan orang tua, sudah visit ke kos dengan guru BK dan pamong. | Non Akademik | 9 | 9 | 0 | 9 | |||||||||||||||||
42 | 2 | TEGAR NUR RAHMAN AULIA ADAM | Bulan Agustus: Tanggal 4 Agustus 2025 anak berangkat, namun balik kanan ke rumah dg alasan macet di jalan karena kesiangan, sudah terkonfirmasi orangtua. Kemudian tanggal 3 - 12 Agustus 2025 anak tidak berangkat, termonitor dan terkonfirmasi orang tua. Pada tanggal 8 walikelas terhubung via telepon dg siswa, siswa bilang sedang persiapan pulang sekolah, ternyata siswa sudah mendaftar di SMK Muga (padahal dapodik masih di PNB). Di tanggal yg sama walikelas segera menghubungi orangtua (Ibu), orangtua mengatakan jika siswa tidak mau di kelas TO karena ingin di kelas TM dan sebetulnya pengen tetap sekolah di PNB. Walikelas berusaha mengkomunikasikan dg KS dan WKS 1. Tanggal 11 walikelas menghubungi orangtua dan siswa mengabari jika bisa bergeser ke kelas TM (berdasarkan arahan KS dg pertimbangan dapodik) dan di tanggal 13 siswa berangkat kembali (masuk ke TM kurang lebih 2jam kemudian kembali ke kelas TO karena ternyata nyaman dg teman-teman di kelas TO). Walikelas langsung menemui siswa untuk nanting sebetulnya mau kemana, krn setelah ini tidak bisa geser jurusan. Siswa mengatakan OK fix kembali ke TO lagi (orangtua sudah monitor), walikelas mengkonfirmasi ke wks 1 dan operator dapodik (termonitor KS). Masalah kembali datang di tanggal 16 Agustus, orangtua (ayah) menyampaikan ketidaksesuaian yg dialami anaknya di tanggal 14 Agustus saat apel sore. Namun, ayah siswa menyampaikan bahwa belum percaya sepenuhnya dengan apa yg dikatakan anaknya. Sampai di tanggal 17 Agustus, Ayahnya meminta waktu izin dulu tidak mengikuti upacara krn anaknya masih takut ke sekolah. Wali kelas menghubungi pak heru sebagai pembina osis untuk krosek dan telusuri kebenaran dr ketidaksesuaian tsb (sudah terkonfirmasi pak heru dan nihil – misskomunikasi). Tanggal 19-21 siswa kembali tidak masuk sekolah (termonitor orangtua), pada tanggal 21 Agustus (pagi) ayahnya menghubungi walikelas via wa intinya ingin mengundurkan diri saja biar anaknya kerja serabutan dulu (orangtua sudah sepakat dg anak jika tidak mau sekolah silakan kerja serabutan), orgtua sudah janjian dg wali kelas untuk mengurus administrasi pencabutan minggu depan. Qodarullah pada tanggal 21 Agustus (malam), kakak siswa menghubungi walikelas mohon bantuan jika siswa akan kembali lagi ke sekolah apakah diperkenankan. Walikelas mempersilakan untuk kembali ke sekolah dengan kembali nanting siswa dg segala konsekuensi dan kondisi yg mungkin bakal di hadapi. Di dengar oleh orang tua, kakak, dan siswa, sepakat jika besuk pagi 22 Agustus siswa akan kembali berangkat dengan segala pertimbangan dan kemantapan hati. Bulan November: kehadiran di bulan november ada perbaikan. masih sering goyah, terkadang bilang besuk naik kelas XI akan pindah sekolah, orangtuanya juga sudah monitor. tapi terkadang juga bilang masih ingin di smk pnb. jadi kesimpulannya masih sering goyah, berdasarkan pengamatan anak ini butuh banyak motivasi mengingat rendahnya daya juang. sempat 1x mlipir tidak sampai ke sekolah, pergi ke PSan sampai jam pulang sekolah baru pulang ke rumah. | Bulan Agustus: Tanggal 4 Agustus 2025 anak berangkat, namun balik kanan ke rumah dg alasan macet di jalan karena kesiangan, sudah terkonfirmasi orangtua. Kemudian tanggal 3 - 12 Agustus 2025 anak tidak berangkat, termonitor dan terkonfirmasi orang tua. Pada tanggal 8 walikelas terhubung via telepon dg siswa, siswa bilang sedang persiapan pulang sekolah, ternyata siswa sudah mendaftar di SMK Muga (padahal dapodik masih di PNB). Di tanggal yg sama walikelas segera menghubungi orangtua (Ibu), orangtua mengatakan jika siswa tidak mau di kelas TO karena ingin di kelas TM dan sebetulnya pengen tetap sekolah di PNB. Walikelas berusaha mengkomunikasikan dg KS dan WKS 1. Tanggal 11 walikelas menghubungi orangtua dan siswa mengabari jika bisa bergeser ke kelas TM (berdasarkan arahan KS dg pertimbangan dapodik) dan di tanggal 13 siswa berangkat kembali (masuk ke TM kurang lebih 2jam kemudian kembali ke kelas TO karena ternyata nyaman dg teman-teman di kelas TO). Walikelas langsung menemui siswa untuk nanting sebetulnya mau kemana, krn setelah ini tidak bisa geser jurusan. Siswa mengatakan OK fix kembali ke TO lagi (orangtua sudah monitor), walikelas mengkonfirmasi ke wks 1 dan operator dapodik (termonitor KS). Masalah kembali datang di tanggal 16 Agustus, orangtua (ayah) menyampaikan ketidaksesuaian yg dialami anaknya di tanggal 14 Agustus saat apel sore. Namun, ayah siswa menyampaikan bahwa belum percaya sepenuhnya dengan apa yg dikatakan anaknya. Sampai di tanggal 17 Agustus, Ayahnya meminta waktu izin dulu tidak mengikuti upacara krn anaknya masih takut ke sekolah. Wali kelas menghubungi pak heru sebagai pembina osis untuk krosek dan telusuri kebenaran dr ketidaksesuaian tsb (sudah terkonfirmasi pak heru dan nihil – misskomunikasi). Tanggal 19-21 siswa kembali tidak masuk sekolah (termonitor orangtua), pada tanggal 21 Agustus (pagi) ayahnya menghubungi walikelas via wa intinya ingin mengundurkan diri saja biar anaknya kerja serabutan dulu (orangtua sudah sepakat dg anak jika tidak mau sekolah silakan kerja serabutan), orgtua sudah janjian dg wali kelas untuk mengurus administrasi pencabutan minggu depan. Qodarullah pada tanggal 21 Agustus (malam), kakak siswa menghubungi walikelas mohon bantuan jika siswa akan kembali lagi ke sekolah apakah diperkenankan. Walikelas mempersilakan untuk kembali ke sekolah dengan kembali nanting siswa dg segala konsekuensi dan kondisi yg mungkin bakal di hadapi. Di dengar oleh orang tua, kakak, dan siswa, sepakat jika besuk pagi 22 Agustus siswa akan kembali berangkat dengan segala pertimbangan dan kemantapan hati. Bulan September: sudah menempatkan dan memantapkan diri di XTO1, sudah memperbaiki kehadiran. | Khusus | 10 | 0 | 10 | 20 | 0 | 20 | sudah clear, anak sudah memperbaiki diri dan kembali berangkat ke sekolah | |||||||||||||||||||
43 | 3 | DAVINOE IRGIE FAHREZA | Bulan Agustus: Ternyata siswa sejak awal tidak berkenan masuk ke SMK PNB (ingin sekolah di SMK Muh Prambanan). Namun, keputusan siswa tsb tidak disetujui orangtua mengingat track record sejak SMP yg memang banyak ketidaksesuaian (bolos sekolah, malas sekolah, tawuran). Orang tua memaksakan mau tidak mau anak sekolah di PNB. Berkali-kali siswa tidak masuk dengan keterangan alpha karena ternyata surat yg dikirimkan siswa adalah surat fiktif. Orang tua juga menambahkan informasi jika banyak surat fiktif yg sering ditemukan di kamar anaknya, kemungkinan surat tsb adalah surat fiktif saat SMP dulu. Bulan September: Sering tidak amanah ketika diizinkan berangkat sekolah menggunakan motor sendiri (tidak diantar), pasti beloknya (tidak berangkat sekolah) dan orangtua tau kondisi tsb. | Bulan Agustus: Setiap siswa mengirimkan surat izin walikelas selalu konfirmasikan ke orangtua dan orangtua mengkonfirmasi jika surat tersebut bukan surat yg dibuat orangtua. Wali kelas dan BK sudah memberikan nasihat dan arahan kepada siswa terkait kesalahan yg dilakukan dan harus dilakukan perbaikan diri. Walikelas juga sudah nanting dan siswa akan melanjutkan di SMK PNB (termonitor orangtua). Walikelas sempat bertemu dan menyampaikan hal-hal terkait kendala siswa pada tanggal 8 Agustus (setelah selesai acara sosialisasi kelas X) dan juga sudah melakukan pemanggilan orangtua yang ke 1 bersurat pada Rabu, 13 Agustus 2025, namun orangtua belum juga hadir ke sekolah sampai hari ini. Komunikasi walikelas dan orangtua terus terjalin untuk memantau kehadiran siswa. Bulan September: Sudah seringkali walikelas menghubungi orang tua menanyakan kapan bisa hadir ke sekolah, tapi tidak kunjung datang juga sampai hari ini. | Khusus | 4 | 4 | 11 | 19 | 0 | 19 | sudah memperbaiki kehadiran namun terkadang juga skip kehadiran, orang tua sudah monitor dan nanti hasil akhirnya akan mengikuti kebijakan dan aturan sekolah. | |||||||||||||||||||
44 | 4 | Ferry Adi | Bulan September: Sakit lambung dan sering pusing sejak SMP. Sudah sampai sekolah diantar ibunya tetapi ada drama nangis ketika sampai sekolah. Bulan Oktober: setiap mau masuk sekolah rewel dan nangis dulu, alasan sakit gigi. walikelas dan bk sudah homevisit, orangtua sendiri juga bingung menghadapi. masih ingin sekolah di smk pnb, tapi tiap berangkat pasti drama nangis2 dulu. Bulan Februari: semester genap baru hadir beberapa kali saja, selebihnya izin sakit berkepanjangan dan sering alpha. | Bulan September: walikelas dan bk sudah homevisit, orangtua sendiri juga bingung menghadapi. masih ingin sekolah di smk pnb, tapi tiap berangkat pasti drama nangis2 dulu. Bulan Oktober: sampai saat ini masih sering rewel tanpa alasan yg jelas, sudah kami homevisit, bertemu dengan orangtuanya di sekolah pun juga sudah sering namun tetap saja setiap mau sekolah rewel. Bulan Februari: sudah melaksanakan pemanggilan 1 dan pemanggilan 2. saat pemanggilan diminta masuk ke kelas tidak mau dan banyak alasan, sementara masih meunggu keputusan dr orangtua mau bagaimannya. Mengundurkan diri per 9 Maret 2026 | banyak ketidak hadiran | Khusus | 17 | 3 | 20 | 0 | 20 | ||||||||||||||||||||
45 | 5 | Rangga Putro | Bulan Januari: sering sekali tidak hadir | Bulan Januari: sudah melakukan pemanggilan orangtua, sudah membuat surat pernyataan, dan sekarang sudah memperbaiki kehadiran | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||
46 | 7 | X TO 2 | Joyner Christina Webyanestefien Anthony, S.Pd. | 20 | 20 | 1 | Muhamad Saiful | Bulan Agustus: Hampir dalam satu minggu selalu ada hari dimana Saiful tidak masuk karena sakit, sampai ibu ananda sering menghubungi saya melalui chat WA untuk memonitor Saiful. Baik tentang kehadiran dan hal lain mengenai Saiful. Awalnya sakit maag, namun setelah kemarin di periksakan hasil pemeriksaan ananda Saiful sakit Kolik Abdomen dan harus menjalani fisioterapi dalam waktu ke depan. Saiful disini tinggal di kos Nakula dan anak ini ingin pindah karena masih harus memberikan iuran gas dll,, namun ibunya sudah membayar kos hingga bulan 11 dan sempat bertanya kepada saya selaku wali kelas tentang rekomendasi kos, namun keputusan untuk pindah kos saya kembalikan ke ibunda Saiful, sebab memang sudah dari awal saya memberikan informasi bahwa kos Nakula tempat Saiful tinggal tidak aman. | Bulan Agustus: Memotivasi Saiful untuk menjaga dan memonitor tentang kesehatan Saiful. Mengenai kos tempat Saiful tinggal (kos nakula) saya sudah memberikan usulan agar lebih baik pindah saja, namun keputusan sekali lagi oleh ibunda dan Saiful. | Non Akademik | 4 | 0 | 0 | 4 | 0 | 4 | |||||||||||||||
47 | 2 | Aga Maulana | Bulan Agustus: Sering kesusahan tidur malam karena tidak bisa tidur kalau tidak merokok. Pernah tidak masuk karena sakit maag, dan sering tidur sangat larut. bulan Oktober: di bulan ini menulis surat pernyataan karena sudah alpa sekitar 6 kali, meskipun siswa mengiyakan alpa 8 kali. Sebelumnya sudah dilakukan untuk home visit ke kos dan tetap alpa 2 kali sehingga kami (wali kelas dan bk) memanggil Aga dan menyuruh untuk menulis surat pernyataan. Bulan November: Masih kecanduan game (PUBG) Bulan Februari: Di bulan januari dan februari alpa, sempat orang tua memberikan informasi bahwa aga akan pindah dikarenakan kasusnya sering sekali alpa, namun pada saat ditanya apakah mau pindah atau tidak, jawabannya tidak dan ditanya kembali hanya diam, lalu saya meminta kepastian kepada orang tua agar lebih lanjut bertanya kepada aga, dan keputusannya tidak pindah namun juga masih alpa | Bulan Agustus: Mengajak bicara, memberi nasihat dan memotivasi. Bulan Oktober: pemanggilan siswa untuk menulis surat pernyataan dan ngobrol dengan ibu Aga via VC Bulan November: Orang tua sudah datang dari Jambi untuk bertemu dengan wali kelas dan BK. Orang tua tetap berkeinginan untuk anaknya tetap di SMK Penerbangan Bulan Februari: sudah dilakukan pemanggilan siswa oleh bk dan walikelas langsung berkomunikasi kepada orang tua, mengajak kerja sama dg orang tua untuk penanganan aga maulana | Non Akademik | 9 | 11 | 20 | 4 | 1 | 14 | 19 | 39 | ||||||||||||||||||
48 | 3 | Raihan Oktavandika | bulan Oktober: ditemukan rokok di dashboard motor, namun Raihan mengaku jujur bahwa itu bukan miliknya dan tidak mengetahui rokok tersebut milik siapa. Ketika ditanya apakah punya teman dan ayahnya, Raihan sudah mengkonfirmasi bahwa temannya bilang itu bukan miliknya serta ayahnya juga mengatakan bahwa bukan miliknya. Kemungkinan ada yang menaruh rokok tersebut di dashboard Raihan. Sebelumnya rokok ini ditemukan oleh kakak kelas di dashboard Raihan. | Bulan Oktober: pemanggilan siswa dengan Walikelas | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
49 | 4 | Yohanes Adi Setiawan | bulan oktober: walimurid bercerita bahwa yohanes di yayasan bercerita dan mengeluhkan serta merasa terganggu bahwa dia sering di bully di sekolah oleh teman-teman dari kelas lain bahkan dari kakak kelas. Yohanes merasa terganggu karena di bully ini. Selasa minggu lalu tanggal 21 Oktober 2025, Yohanes berangkat sekolah dengan Hezkia X TK, namun seperti penuturan dari Hezkia yang saya dapatkan ketika pagi di pos penjagaan depan minta diturunkan dan bilang bahwa mau ketemu seseorang karena ada perlu, Hezkia menuruti dan kemudia dia ke sekolah namun Yohanes tidak sampai sekolah. Ketika saya melaporkan hal ini ke ibu pengasuh Yohanes bahwa yohanes tidak berada di sekolah, ibu pengasuh juga bercerita bahwa subuhnya yohanes dengan sengaja merokok di depan pengasuh dan anak ini saat itu kemungkinan kabur dari asrama yayasan. Yohanes hingga saat ini belum juga kembali ke yayasan. Hari Jumat 24 Oktober 2025, kami (saya dan BK) memanggil ibu Pengasuh Yohanes yaitu ibu Damara terkait hal ini, lalu ibu Damara banyak bercerita terkait yohanes bahwa hal yang membuat dia tidak mau bersekolah ada dibully serta di yayasan permasalahan adalah larangan merokok, Yohanes masih belum bisa mengikuti aturan ini dan pernah bilang bahwa tidak ingin sekolah namun disemangatin dan dimotivasi oleh pengasuh, serta pernah bilang bahwa tidak ingin di asrama. kemungkinan hal ini yang menjadi alasan yohanes kabur dari asrama dan akhirnya tidak bersekolah. Bulan November: Mengundurkan diri karena mau ikut Paket C saja | Bulan Oktober: pemanggilan walimurid yaitu ibu damara (pengasuh di Yayasan) oleh Walikelas dan Bk | Khusus | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
50 | 5 | Abirama Zegi Pradana | bulan oktober: Abirama membawa 2 batang rokok merek djarum super. Abirama tidak merokok dan juga memiliki orang tua yang tidak merokok juga namun bisa membawa rokok yang dibelinya pagi hari saat akan ke sekolah karena bercerita ada teman yang menyuruhnya membawa rokok pada saat lari ketika apel, lalu dengan polosnya anak ini membeli rokok. Namun pada saat di sekolah ia menawarkan rokok ini kepada teman-teman dari kelas lain, yaitu X TM, dan mereka mau, lalu merokok di hanggar dan ketahuan. Sehingga hari Kamis, 23 Oktober kemarin saya, bu rahni dan bu indri mengurus hal ini. Saat di BK, Abi saya panggil saya tanyai dan mengaku bahwa rokok tersebut dibawa oleh Aga dan diberikan kepada Abi namun ternyata tidak dari Aga tetapi bawa sendiri beli di warung madura. Hari Jumat, 24 Oktober pemanggilan orang tua terkait hal ini. Sesuai dengan kesalahan yang dilakukan siswa diberikan pembinaan dari pamong, dan pengurangan poin sebanyak 3000 poin serta mendapat tambahan hukuman dari walikelas piket kelas selama seminggu. | Bulan Oktober: pemanggilan siswa oleh Walikelas di bk serta pemanggilan orang tua oleh Walikelas dan bk | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
51 | 6 | Faiz Abrisam | Bulan Januari: Alpa dibulan januari sebanyak 3 hari, dan sakit 7 hari. Awal dari ketidak hadiran tanpa keteranan Faiz adalah sakit namun lama-lama menjadi alpa Bulan Februari: alpa berlanjut di bulan februari, dengan total jumlah hampir sebulan dari bulan januari. Saat ditanya kenapa tidak masuk, dari pihak keluarga memberi jawaban bahwa ada faktor internal dari keluarga bahwa ke dua orang tua berpisah, namun belum bercerai secara pengadilan, dan ini menjadi faktor dari ketidak hadiran faiz tanpa keterangan. Sebab faiz merasa malu, karena seharusnya uang administrasi sekolah faiz dibayarkan oleh ayahnya, namun ayahnya tidak membayarkan, lalu faiz mengancam jika tidak dibayarkan tidak akan masuk sekolah. Faiz merasa malu sebab pengambilan raport kemarin tidak menerima raport dikarenakan uang administrasi yang harus dibayarkan sesuai bulan yang seharusnya belum dibayarkan. | Bulan Februari: Walikelas melakukan homevisit bersama dengan BK dan pamong. | 8 | 2 | 10 | 7 | 14 | 21 | 31 | ||||||||||||||||||||
52 | 8 | X TM | Iindriastuti Junisetiawati, S.T., M.Pd. | 32 | 29 | 1 | Muhammad Shobih Hamdany | Bulan Agustus: Pernah kena bullying saat kelas 7 dan 8 SMP dan akhirnya keluar dari pesantren. Efek dari bullying tersebut berimbas sampai sekarang dan masih sering konsultasi dengan psikolog Bulan Januari: Sejak hari kedua masuk sekolah, ssw tsb sdh tdk masuk sekolah dengan alasan psikis dan sdh 2x ke psikolog. Ssw merasa khawatir yg berlebihan dan malu tdk akan bs mengikuti pelajaran dan merasa nilai IQnya rendah. Org tua kooperatif utk datang sendiri ke sekolah tetapi tdk mengijinkan wali kelas dan BK utk home visit. Teman terdekat (Evan dan Naufal) sdh mencoba utk ke rumah ssw tsb, tetapi tdk mau menenui dan mengurung diri di kamarnya, dan beberapa teman sekelas mencoba WA hanya dibaca saja. Bulan Februari: Siswa masih belum mau berangkat sekolah dgn alasan yg tdk jelas. Sdh beberapa kali konsultasi dgn psikolog tp belum menemukan titik temu dan tindak lanjutnya. | Bulan Januari: Ke psikolog yg ditunjuk oleh keluarga dan sdh konsultasi dengan BK. Bulan Februari: Wali kelas dan BK belum diperbolehkan utk homevisit oleh ortunya | Siswa tetap tidak mau sekolah dan mau pindah sekolah | Non Akademik | 0 | 15 | 0 | 14 | 29 | 29 | Pemanggilan orang tua dan siswa mengundurkan diri di bulan Maret (melanjutkan sekolah di PKBM/paket C) | |||||||||||||
53 | 2 | Attarsyah Reyhan Farridho | Bulan Agustus: Pernah kena bullying oleh teman satu desa pada saat SMP dan sering pulang malam bahkan tidak pulang ke rumah. Indikasi berteman dengan teman dari kelas lain yang kost di Nakula | Non Akademik | 2 | 0 | 3 | 5 | 5 | 2 | 7 | 12 | |||||||||||||||||||
54 | 3 | KEVIN CAKRA MANDALA | Bulan Agustus : Dari awal siswa menghendaki sekolah di SMA, tergiur daftar SMK karena pengaruh dari teman SMPnya dan temannya tersebut tidak jadi daftar di SMK | Bulan Agustus : Mengundurkan diri per 13 Agustus 2025 dan sudah diterima di SMA Muhammadiyah 2 Yogya | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
55 | 4 | Punggawa Farisa Mumpuni | Bulan September : Alpha di bulan September sdh 6x. Pemanggilan ortu, ssw ingin pindah sekolah di SMK dekat rumahnya di Kulon Progo. Alasan ssw merasa tertekan. Konfirmasi dari tmn2nya 1 kls, ssw tersebut malah yg paling banyak ocehannya di kelas. Sifat ssw masih mbok2en dan blm mandiri | Siswa mengundurkan diri dan pindah ke SMK Maarif 1 Wates | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
56 | 5 | Adnan Fatur Setyawan | Bulan Oktober : Merokok di lingkungan sekolah dan mendapatkan rokok dari siswa kelas X TO2 dan nemu di belakang hanggar Skapen Tric dan OTO | Diberikan poin pelanggaran 3000 dan pembinaan fisik dari pamong dengan sepengatuhan ortu masing-masing siswa | Non Akademik | 2 | 0 | 0 | 3 | ||||||||||||||||||||||
57 | 6 | Alief Amalfi Ramzan | Bulan Oktober : Merokok di lingkungan sekolah dan mendapatkan rokok dari siswa kelas X TO2 dan nemu di belakang hanggar Skapen Tric dan OTO | Diberikan poin pelanggaran 3000 dan pembinaan fisik dari pamong dengan sepengatuhan ortu masing-masing siswa | Non Akademik | 2 | 0 | 0 | 3 | ||||||||||||||||||||||
58 | 7 | Avviz Joza Renata | Bulan Oktober : Merokok di lingkungan sekolah dan mendapatkan rokok dari siswa kelas X TO2 dan nemu di belakang hanggar Skapen Tric dan OTO | Diberikan poin pelanggaran 3000 dan pembinaan fisik dari pamong dengan sepengatuhan ortu masing-masing siswa | Non Akademik | 1 | 0 | 0 | 3 | ||||||||||||||||||||||
59 | 8 | Dhamar Anggoro Kasih | Bulan Oktober : Merokok di lingkungan sekolah dan mendapatkan rokok dari siswa kelas X TO2 dan nemu di belakang hanggar Skapen Tric dan OTO | Diberikan poin pelanggaran 3000 dan pembinaan fisik dari pamong dengan sepengatuhan ortu masing-masing siswa | Non Akademik | 4 | 0 | 4 | 6 | 7 | |||||||||||||||||||||
60 | 9 | Lintang Dewanata Dharma Putra | Bulan Oktober : Sering tidak masuk dengan alasan sakit dan selalu ada surat ijin dari ortu, ingin pindah sekolah karena terkena imbas dari hasil sosialisasi dari alumni (Bpk. Surojo) Bulan November: Siswa alpha sudah 12 hari di bulan November. Janji mau masuk sekolah tapi tidak pernah ditepati. Info dari orang tuanya bahwa siswa tersebut sudah daftar dan diterima di SMK Pertambangan | Bulan Oktober : Ortu kooperatif, sering konsultasi dengan wali kelas dan BK untuk menyelesaikan masalah siswa tersebut Bulan November: Sudah dilakukan home visit dengan BK, termasuk menjemput siswa ke rumahnya oleh teman satu kelompok UKOMnya | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | Org tua ssw sdh mengajukan surat pengunduran diri pada bulan Desember setelah penerimaan raport dan ssw sdh pindah sekolah ke SMK Bina Harapan Sleman. | ||||||||||||||||||||||
61 | 10 | Rizki Yawan | Bulan Oktober : Punya track record malas sekolah dan banyak alpha di SMP-nya dan ingin pindah sekolah Bulan November: Khusus hari Jumat siswa tidak mau masuk sekolah karena menghindari ekskul wajib | Bulan Oktober : Pemanggilan ortu ke sekolah dan konfirmasi dengan siswa yang bersangkutan Bulan November: Memotivasi siswa untuk mau mengikuti ekskul wajib dan menyampaikan manfaat mengikuti ekskul | Non Akademik | 2 | 0 | 4 | 6 | 2 | 4 | 6 | 12 | ||||||||||||||||||
62 | 11 | Ravie P Manalu | Siswa beberapa kali tidak masuk tanpa keterangan dan sudah mulai malas-malasan | Non Akademik | 5 | 5 | 10 | 10 | Croscheck ke orang tua dan ortu tidak mengetahui jika anaknya tidak masuk karena siswa tersebut tidak laporan ke ortu dan posisi ortu ada di Medan | ||||||||||||||||||||||
63 | 9 | XI AP 1 | Muhammad Nuril Anam, M.Pd. | 32 | 31 | 1 | Ibnu Aria Baskoro | Bulan September: Sudah alpha sebanyak 6 kali Bulan November: Terlalu banyak ijin sakit. | Bulan September: Akan dilakukan pemanggilan orang tua Bulan November: Telah dilaksanakan pemanggilan orang tua kembali | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||
64 | 2 | I Wayan | Bulan September: Dugaan melakukan bullying berupa tes kekuatan perut kepada adik kelas. | Bulan September: Bulan November: pemanggilan hari Senin, 24 November 2025 pukul 10.00 sampai 10. 45 | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||
65 | 3 | Jafar Shodiq Priambodo | Bulan Oktober: Mengalami kecelakaan dan telah berpulang ke Rahmatullah. | Khusus | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||
66 | 4 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
67 | 5 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
68 | 6 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
69 | 10 | XI AP 2 | Ovi'ulia Dwika Metronika Hanggreni, S.Pd. | 33 | 32 | 1 | Tio Aji | Bulan Juli: Siswa sudah izin 5 kali di minggu awal pembelajaran dikarenakan menemani kakaknya saat itu, kemudian 5 kali alfa berurutan. Bulan Agustus: Tidak hadir tanpa keterangan sebanyak 8 kali di bulan agustus, 2 kali sakit. 2 kali terlambat dan melebihi batas keterlambatan sehingga tetap alfa. | Bulan Juli: Konfirmasi orangtua dan siswa, pemanggilan siswa dan ternyata diulang kembali. Bulan Agustus: Menghubungi siswa tetapi di beberapa kali tidak di balas atau tidak dijawab. Terkadang pada pagi hari saya telepon untuk menanyakan keberadaan siswa tersebut. Kemudian konfirmasi orangtua di palembang, dan laporan wali (pakdenya) di jogja. Melakukan pemanggilan orangtua dan siswa serta melakukan home visit. | Mengundurkan diri per 13 September 2025 | Akademik | 2 | 5 | 13 | 20 | 0 | 20 | Siswa Tio sudah mengundurkan diri ke daerah asal | |||||||||||||
70 | 2 | Alfan | Bulan September: Masalah ketidakhadiran | Bulan September: Proses penanganan dengan wali kelas, dan proses dengan bk | Non Akademik | 2 | 2 | 0 | 2 | ||||||||||||||||||||||
71 | 3 | Pradivta | Bulan September: Masalah ketidakhadiran | Bulan September: Proses penanganan dengan wali kelas, dan proses dengan bk | Non Akademik | 3 | 1 | 2 | 6 | 0 | 6 | ||||||||||||||||||||
72 | 4 | M. Dzaky Hilmi Adzikri | Bulan November: Perizinan sakit yang banyak sekali, sampai di bulan ini mencapai 25 kali. Bulan Januari: Perizinan sakit di Bulan ini yaitu 7 kali sampai dengan hari ini dengan surat dokter dan surat orang tua. dan 1 kali izin | Bulan Januari: Sudah dilakukan konsultasi pribadi dengan siswa, tetapi siswa sering sekali mengeluh sakit dengan sakit yang beda beda. Sering sekali dadakan di pagi hari pemberitahuannya. Wali kelas sudah mengkomunikasikan dengan orang tua dan meminta untuk dilakukan screening kesehatan dan penambahan vitamin, tapi memang beralasan minta keringanannya, dan berusaha kedepannya mengurangi perizinan. | Non Akademik | 25 | 4 | 29 | 0 | 29 | |||||||||||||||||||||
73 | 5 | Arba'a Yogi | Bulan Januari: Membolos pelajaran Bulan Februari: membolos di jam pelajaran Pak Giyanto karena mengambil uang di ATM tanpa izin piket | Bulan Januari: Sudah dilakukan pemberitahuan kepada orangtua, pemanggilan pribadi dengan wali kelas dan BK serta penulisan surat pernyataan Bulan Februari: sudah dilakukan komunikasi ke orangtua dan dilaporkan ke pamong saat itu dan langsung terkena punishment | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
74 | 6 | Faiz Putra | Bulan Januari: Membolos pelajaran | Bulan Januari: Sudah dilakukan pemberitahuan kepada orangtua, pemanggilan pribadi dengan wali kelas dan BK serta penulisan surat pernyataan | Non Akademik | ||||||||||||||||||||||||||
75 | 11 | XI AP 3 | Uchty Nurul Fadilah, S.Pd., Gr. | 33 | 32 | 1 | Yoseph Rey Hutapea | Bulan Juli: Sering alpa dan sakit Bulan Agustus: Masih Alpa dan sering sakit Bulan September: ingin pindah sekolah | Bulan Juli: Pemanggilan Orangtua Bulan Agustus: Pada tanggal 6 Agustus 2025 wali kelas sudah home visit Bulan September: | Non Akademik | 5 | 7 | 12 | 0 | 12 | ||||||||||||||||
76 | 2 | Rhaziq Rafathala | Bulan Agustus: Alpa berturut-turut karena malas Bulan September: tambah alpa 1 x Bulan Oktober: tambah alpa 2 kali | Bulan Agustus: Pemanggilan Orangtua Bulan September: Bulan Oktober: Pemanggilan wali kelas, ditanyakan alasannya tidak ada, kalo membolos pergi ke warnet. Orangtua selalu monitor, karena setiap hari pasti berangkat pagi, tapi tidak sampai sekolah. | Non Akademik | 1 | 8 | 9 | 0 | 9 | |||||||||||||||||||||
77 | 3 | Farel Ridlo Nugroho | Bulan Agustus: Alpa dan sering terlambat tidak betah di sekolah dengan alasan belum jelas Bulan September: Alasan sering kesiangan jika pulang mudik Wonosobo. Datang terlambat setelah pemanggilan. Bulan Oktober: Bertambah alpanya (tambah 5 kali) | Bulan Agustus: Alpa 3 , 2 diantaranya terlambat. pemanggilan siswa. keterlambatan diakumulasi. Bulan September: Rabu, 9 September 2025 pemanggilan orangtua. Menulis surat pernyataan. Bulan Oktober: Surat penyataan yang ditandatangai orangtua sudah dibuat. Bulan ini pemanggilan siswa. Melakukan sidak ke kos mas Farel, sedang bermain hp dan kondisi sehat. | Non Akademik | 1 | 13 | 14 | 0 | 14 | Akan ada pemanggilan orang tua pada awal Desember 2025 | ||||||||||||||||||||
78 | 4 | Alif Azkarozy | Bulan September: Sering membolos saat KBM Bulan Oktober: Sering membolos ditengah KBM, izin ke kamar mandi hampir 60 menit, akhirnya membolos. | Bulan September: Rabu, 24 September pemanggilan bersama Wali kelas, BK dibantu Pamong dan Sarpras CCTV Bulan Oktober: Pemanggilan orangtua pada 9 Oktober 2025, menulis surat pernyataan | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||
79 | 5 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
80 | 6 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
81 | 12 | XI EA | Giyanto | 30 | 30 | 1 | Akmalul Huluq | Bulan Agustus: Sering tidak masuk sekolah. Bulan September: sakit 2, alpha 4 sudah ada peringatan dengan alasan bangun kesiangan, jadi total alpha sampai hari ini sudah 12 Bulan November: Alpha 3x, ijin 1x , sakit 4x, | Bulan Agustus: Wali kelas sudah menghubungi orang tua Bulan September: Wali kelas sudah koordinasi dengan bk, dan rencana akan ada pemanggilan orang tua Bulan November: sudah tlp orang tua tidak ada jawaban, | Non Akademik | 4 | 4 | 0 | 4 | |||||||||||||||||
82 | 2 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
83 | 3 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
84 | 4 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
85 | 5 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
86 | 12 | XI AE | Edi Kurniawan, M.Pd. | 13 | 12 | 1 | Aman | 0 | 0 | 0 | Aman | ||||||||||||||||||||
87 | 2 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
88 | 3 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
89 | 4 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
90 | 5 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
91 | 6 | 0 | 0 | 0 | |||||||||||||||||||||||||||
92 | 14 | XI AM | Sri Budi Rahayu Ningsih, S.Pd., Gr. | 24 | 24 | 1 | Dafly Setiawan | Kelas X: Naik bersyarat Bulan Juli: Penyakit lama kambuh, sering tidak masuk dengan banyak alasan Bulan Agustus: Masih dengan kasus yang sama Bulan September: masih sering tidak masuk dengan alasan dakit izin, dan penyakit utamanya adalah penyakit hari selasa Bulan Oktober: Tidak masuk tanpa keterangan 11 kali, sakit 4 kali, Izin 1 kali Bulan November: Setelah drama panjang dibulan oktober yang mogok tidak masuk 16 hari baik sakit, izin ataupun alfa. Alhamdulillah setelah pemanggilan orang tua, november sudah mau masuk lagi. Tapi hari ini tidak masuk Alfa lagi. | Bulan Juli: Sudah dilakukan pemanggilan orang tua Bulan Agustus: Sudah dilakukan pemanggilan orang tua dan menulis surat pernyataan Bulan September: Bulan Oktober: sudah dikomunikasikan seperti arahan pak KS tetapi tidak memberi efek jera Bulan November: komunikasi dan pemanggilan orang tua | Khusus | 13 | 10 | 16 | 39 | 0 | 39 | |||||||||||||||
93 | 2 | Geofan | Non Akademik | 2 | 2 | 0 | 2 | ||||||||||||||||||||||||
94 | 3 | Keitforza | Non Akademik | 2 | 1 | 3 | 0 | 3 | |||||||||||||||||||||||
95 | 4 | Nandito Dimas | Bulan September: Sering tidak masuk dengan alasan sakit | Bulan September: sudah dikomunikasikan dengan orang tua dan ibunya juga bingung harus bangaimana | Non Akademik | 6 | 1 | 2 | 9 | 0 | 9 | ||||||||||||||||||||
96 | 5 | Neorensa | Kelas X: Pemutihan di kelas X Bulan Juli: penyakit lama kambuh, malas masuk sekolah Bulan Agustus: Masih dengan kasus yang sama, sering tidak masuk dan datang terlambat Bulan September: Sering stangnya belok sendiri ke burjoan Bulan Oktober: alfa selama oktober 2025 sebanyak 9 kali, selalu berangkat dari rumah, tetapi tidak sampai sekolahan, 2 kali membolos dijam terakhir. Sakit 2 dan izin 2 kali Bulan November: Drama India yang episodenya sangat panjang, mogok tidak masuk sekolah di bulan oktober sampai November. Janji masuk tapi Ingkar, bahkan beberapa kali minta waktu menenangkan diri sementara, dan akan masuk hari ini, ternyata ingkar Lagi. | Bulan Juli: Sudah dilakukan pemanggilan orang tua Bulan Agustus: Sudah dilakukan pemanggilan orang tua dan menulis surat pernyataan Bulan September: selalu komunikasi dengan orang tua Bulan Oktober: Pemanggilan orang tua pada hari Jumat, 24 Oktober 2025, dan konfirmasi setiap Neorensa tidak sampai sekolah, sudah membuat surat perjanjian tulis tangan, dengan kesempatan alfa 2 kali selama tanggal 24 Oktober -7 Novemebr 2025 Bulan November: Selalu komunikasi dengan ibunya | Khusus | 10 | 7 | 28 | 45 | 0 | 45 | ||||||||||||||||||||
97 | 6 | Nugroho | Khusus | 9 | 1 | 10 | 0 | 10 | |||||||||||||||||||||||
98 | 7 | Vinsa | Pindah pertanggal 30 Juli 2025 | Khusus | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||
99 | 15 | XI TKR | Sri Amanati, S.Pd., Gr. | 16 | 16 | 1 | Herlambang Jagad Saputra | Non Akademik | 1 | 1 | 0 | 1 | |||||||||||||||||||
100 | 2 | Muhammad Nabil | Bulan Agustus: Sebulan sekali harus kontrol ke Solo Bulan September: Dokter menyarankan untuk melepas satu krek tapi ternyata kaki malah menjadi bengkak. | Non Akademik | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||