| A | B | D | F | H | J | L | N | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | BUTUH FILE LENGKAP SILAKAN WA 0853-8611-7714 Ini hanya contoh | |||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||
3 | FASE F+ | Bilangan | Aljabar and Fungsi | Geometri | Statistika Analisis Data dan Peluang | Kalkulus | ||||||||||||||
4 | ||||||||||||||||||||
5 | Capaian Pembelajaran | Di akhir fase F+, peserta didik melakukan operasi aritmetika dengan bilangan kompleks, mewakili bilangan kompleks dan operasinya pada bidang kompleks, dan menggunakan bilangan kompleks dalam identitas dan persamaan polinomial (suku banyak). | Di akhir fase F+, peserta didik melakukan operasi aritmetika pada polinomial (suku banyak), menentukan faktor polinomial, dan menggunakan identitas polinomial untuk menyelesaikan masalah. Mereka dapat menyatakan data dalam bentuk matriks dan melakukan operasi matriks dan menerapkannya dalam transformasi geometri dan penyelesaian sistem persamaan. | Di akhir fase F+, fungsi trigonometri menggunakan lingkaran satuan, memodelkan fenomena periodik dengan fungsi trigonometri, dan membuktikan serta menerapkan identitas trigonometri. Mereka dapat memodelkan berbagai fenomena dengan fungsi rasional, fungsi akar, fungsi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise. | Di akhir fase F+, peserta didik dapat menyatakan sifat-sifat geometri dari persamaan (garis singgung, lingkaran, elips, parabola, hiperbola). Mereka menggunakan sistem koordinat untuk membuktikan sifat geometri sederhana secara aljabar. | Di akhir fase F+, peserta didik dapat menginterpretasi parameter distribusi data secara statistik (seragam, binomial dan normal). menghitung nilai harapan distribusi binomial dan normal dan menggunakannya dalam penyelesaian masalah, | Di akhir fase F+, peserta didik menerapkan konsep dasar kalkulus, yaitu limit, turunan dan integral dalam penyelesaian masalah. | |||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||
7 | Materi | Bilangan kompleks, Operasi pada bidang kompleks dan penggunaannya dalam indentitas dan persamaan polinomial | Suku Banyak (Polinomial) | Matriks | Model Fungsi Trigonometri, fungsi rasional, fungsi akar, fungsi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise. | Irisan Kerucut | Statistika Inferens | Limit, Turunan (diferensial) dan Integral | ||||||||||||
8 | ||||||||||||||||||||
9 | Kelas | XI | XI | XI | XI | XII | XII | XII | ||||||||||||
10 | ||||||||||||||||||||
11 | Alur Tujuan Pembelajaran | 11.5 Menyelesaikan operasi artimetika sederhana pada bilangan kompleks | 11.1 Memahami bentuk Polinomial dari suatu fungsi aljabar | 11.12 Memahami konsep dasar matriks dengan baik dan dapat menyatakan data ke dalam bentuk matriks | 11.8 Memahami karakteristik dari masing-masing model yang sedehana dari fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise dari permasalah yang diberikan | 12.1 Memahami karakteristik dan persamaan pada irisan kerucut dengan sifat-sifat geometri | 12.10 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan peluang variabel acak | 12.4 Memahami konsep dasar limit aljabar sebagai fundamental dari kalkulus | ||||||||||||
12 | 11.6 Menyatakan bilangan kompleks dan operasinya pada bidang kompleks | 11.2 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan operasi aljabar pada polinomial | 11.13 Menyelesaikan kesamaan, operasi dan persamaan pada matriks | 11.9 Memahami langkah-langkah membuat model yang sedehana dari fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise dari permasalah yang diberikan | 12.2 Menentukan persamaan garis singgung terhadap irisan kerucut. | 12.11 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan nilai harapan dan varians pada peluang distribusi | 12.5 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan limit aljabar | |||||||||||||
13 | 11.7 Menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan bilangan kompleks dalam penggunaan akar-akar khayal (imajiner) pada persamaan polinomial beserta koefisien polinomial tersebut | 11.3 Menganalisis sebuah nilai dari suatu polinomial yang kaitannya dengan teorema sisa dan hasil bagi | 11.14 Menyelesaikan permasalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dengan menggunakan matriks | 11.10 Memodelkan fenomena menggunakan fungsi trigonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise dari permasalah yang diberikan | 12.3 Pembuktian sifat geometri sederhana pada bidang datar dengan menggunakan sistem koordinat secara aljabar (misalnya, membuktikan diagonal persegi saling tegak lurus) | 12.12 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan peluang distribusi binomial | 12.6 Memahami konsep dasar turunan (diferensial) aljabar yang berhubungan dengan pengembangan dari konsep limit | |||||||||||||
14 | 11.4 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan persamaan polinomial | 11.15 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan geometri transformasi dengan menggunakan matriks | 11.11 Mengevaluasi ketepatan model grafik suatu fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise dari permasalah yang diberikan | 12.13 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan peluang distribusi normal | 12.7 Menyelesaikan permasalahan kontekstual (aplikasi) yang berkaitan dengan turunan (diferensial) aljabar | |||||||||||||||
15 | 12.8 Memahami konsep dasar integral aljabar yang berhubungan dengan pengembangan dari konsep turunan (diferensial) | |||||||||||||||||||
16 | 12.9 Menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan integral aljabar | |||||||||||||||||||
17 | ||||||||||||||||||||
18 | ||||||||||||||||||||
19 | ||||||||||||||||||||
20 | Rasional | Pembuatan alur berdasarkan dari Fase ini, mulai dari memahami makna suatu bilangan kompleks yang sederhana dan sedikit pengenalan pada operasi aritmatika bilangan kompleks dan operasinya pada bidang kompleks serta berlanjut ke dalam permasalahan yang berkaitan dengan penyelesaian pada persamaan polinomial | Pada alur ini dibuat secara bertahap, mulai dari pemahaman polinomial, kemudian sebuah operasi pada sebuah polinomial (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian). Dan kesamaan polinomial, nilai polinomial, pengenalan hasil bagi dan sisa pembagian sampai menemukan teorema sisa dan faktor serta penggunaan persamaan polinomial | Pada alur pembelajaran ini dibuat karena pada CP nya terdapat dua kalimat yang berdiri sendiri terkait capaiannya, sehingga dibuat materi tentang matriks ini, dimulai dari pengertian, kesamaan, operasi matriks, invers, persamaan matriks dan aplikasi penggunaan perhitungan matriks ke dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan Sistem persamaan linear dan transformasi geometri | Alur tujuan pembelajaran dibuat berdasarkan akhir dari fase, dengan memperhatikan materi prasyarat sebelum masuk ke langkah-langkah sedehana (saja) dalam membuat model dan dapat menyajikan dalam bentuk gambar dari fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise | Dibuat dari hanya memahami sifat-sifat dan karakteristik bentuk sederhana persamaan irisan kerucut dan garis singgung, kemudian menyelesaikan permasalahnya dan menyimpulkan sifat-sifat geometri pada persamaan pada irisan kerucut dan garis singgung, tanpa harus membahas secara detail keseluruhan dari persamaan irisan kerucut. | Untuk materi ini disesuaikan dari alurnya yaitu sebelumnya yang menjadi prasyarat meteri ini adalah materi peluang kejadian, lalu bisa masuk kedalam peluang variabel diskrit (acak), kemudian berlanjut ke peluang binomial dan peluang distribusi normal | Alur pembelajaran ini merupakan awal mula dari topik kalkulus, oleh karena itu dimulai dari konsep dasar fundamental limit dan bisa lanjut ke pembahasan turunan (diferensial) dan Integral serta kaitannya dengan permasalahan yang kontektual, pada konteks kalkulus ini fokusnya adalah pada al jabar saja, jika mau dikembangkan sampai ke trigonometrinya itu bisa masuk di materi pengayaan. | ||||||||||||
21 | ||||||||||||||||||||
22 | Kata Kunci / Frasa | Bilangan kompleks | Pengertian polinomial | Pengertian matriks | Pemahaman prasyarat materi sebuah fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise | Persamaan garis singgung, lingkaran, elips, parabola dan hiperbola | Peluang variabel acak | Limit | ||||||||||||
23 | Bidang kompleks | Operasi pada polinomial | Kesamaan matriks | Langkah-langkah membuat model yang sederhana (saja) suatu fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise | Gambar grafik persaman garis singgung, lingkaran, elips, parabola dan hiperbola | Nilai harapan | Turunan | |||||||||||||
24 | Operasi bilangan kompleks | Kesamaan polinomial | Operasi dan persamaan pada matriks | Membuat model sederhana suatu fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise | Sifat-sifat geometri persamaan garis singgung, lingkaran, elips, parabola dan hiperbola | Varians | Integral | |||||||||||||
25 | Akar-akar persamaan polinomial yang imajener atau khayal | Nilai polinomial | Penggunaan matriks pada permasalahan sistem persamaan linear | Menggambar sebuah fungsi trogonometri, fungsi akar (rasional), funsgi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise | Peluang distribusi normal | |||||||||||||||
26 | Hubungan akar-akar dengan koefisien pada persamaan polinomial | Hasil bagi dan sisa pada polinomial | Penggunaan matriks pada permasalahan geometri transformasi | Peluang distribusi normal | ||||||||||||||||
27 | Teorema faktor pada polinomial | |||||||||||||||||||
28 | Teorema sisa pada polinomial | |||||||||||||||||||
29 | Persamaan polinomial | |||||||||||||||||||
30 | ||||||||||||||||||||
31 | ||||||||||||||||||||
32 | Alokasi Waktu (Perkiraan) | (11.5 = 8JP), (11.6 = 8JP), (11.7=8JP) | (11.1 = 8JP), (11.2 = 12JP), (11.3 = 16JP), (11.4 = 8JP) | (11.12 = 8JP), (11.13 = 20JP), (11.14 = 10JP), (11.15 = 10JP) | (11.8 = 8JP), (11.9 = 8JP), (11.10= 12JP), (11.11 = 12JP) | (12.1 = 16JP), (12.2 = 8JP), (12.3 = 12JP) | (12.10 = 8JP), (12.11 = 8JP), (12.12 = 12JP), (12.13 = 12JP) | (12.4 = 8JP), (12.5 = 16JP), (12.6 = 8JP), (12.7 = 20JP), (12.8 = 8JP), (12.9 = 24JP) | ||||||||||||
33 | 24 JP | 44 JP | 48 JP | 40 JP | 36 JP | 40 JP | 84 JP | |||||||||||||
34 | ||||||||||||||||||||
35 | Profil Pelajar Pancasila | 1. Bernalar Kritis : Memperoleh dan memproses informasi serta gagasan. | ||||||||||||||||||
36 | 2. KREATIF : Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran (cara dalam mengerjakan soal matematika) dengan menggunakan berbagai perspektif. | |||||||||||||||||||
37 | ||||||||||||||||||||
38 | ||||||||||||||||||||
39 | ||||||||||||||||||||
40 | Glosarium | Garis bilangan, Sistem Bilangan, Bilangan Kompleks, Bidang Kompleks, Imajener, Khayar, Koefisien, Polinomial, akar-akar | Fungsi Aljabar, polinomial, Faktor, Sisa, Persamaan Polinomial, akar-akar | Matriks, ordo, kesamaan matriks, transpose matriks, jenis-jenis matriks, penjumlahan matriks, pengurangan matriks, invers matriks, adjoin matriks, persamaan matriks. | Fungsi, Trigonometri, Rasional, Irasional, Eksponen, Logaritma, Harga Mutlak, Fungsi Trigonometri, Fungsi Rasional, Fungsi Irasional, Fungsi Eksponen, Fungsi Logaritma, Fungsi Harga Mutlak, Fungsi Tangga, Fungsi Piecewise, Kartesius, Domain, Kodomain, Range. | Permodelan dari Garis Singgung, Lingkaran, Elips, Parabola, Hiperbola, Kartesius, Persamaan, Geometri, Aljabar, Jari-Jari, Titik Fokus, Asimtot, Direktris, Ordinat, Koordinat, Sumbu Mayor, Sumbu Minor | Binomial, Distribusi Normal, Statistik, Sampel, Probabilitas Ruang Sampel, Statistik Inferens, Populasi, Parameter, Variabel Acak, Varian, Nilai Harapan | Limit, Limit Kiri, Limit Kanan, Metode Substisusi, Metode Pemfaktoran, Metode Perkalian Akar Sekawan, Jarak, kecepatan, percepatan, Garis Singgung, Turunan (Diferensial), Gradien, Fungsi Naik, Fungsi Turun, Nilai Maksimum, Nilai Minimum, integral fungsi, anti turunan, luas daerah dan volume | ||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||