| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Nama Kolom | Definisi | ||||||||||||||||||||||||
2 | 1-3 | Nama Puskesmas dan Jumlah Puskesmas Pembantu | Jumlah Puskesmas pembantu diwilayah kerja. Hanya diisi dibulan Januari (awal Tahun), kecuali ada penambahan atau pengurangan | |||||||||||||||||||||||
3 | 4-6 | Sasaran Pra Lansia (45-59 tahun) | Jumlah Lansia berusia ≥ 45-59 tahun sesuai data sasaran BPS (datin) diwilayah kerja. Hanya diisi dibulan Januari (awal tahun) | |||||||||||||||||||||||
4 | 7-9 | Sasaran Lansia ≥ 60 tahun | Jumlah Lansia berusia ≥ 60 tahun sesuai data sasaran BPS (datin) diwilayah kerja.Hanya diisi dibulan Januari (awal tahun) | |||||||||||||||||||||||
5 | 10-12 | Sasaran Lansia Risti ≥ 70 tahun | Jumlah Lansia berusia ≥ 70 tahun sesuai data sasaran BPS (datin) diwilayah kerja. Hanya diisi dibulan Januari (awal tahun) | |||||||||||||||||||||||
6 | 13-15 | Jumlah yang dibina/ mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar (puskesmas, RS, posyandu, UKBM, kelompok, faskes lainnya) usia ≥ 60 tahun. Dihitung sebagai capaian SPM Kemkes | Jumlah Lansia berusia ≥ 60 tahun yang di berikan layanan skrining dan edukasi baik di Puskesmas, RS, Posyandu, Kelompok dan UKBM. Diisi setiap bulan pada kunjungan baru tidak dilakukan penjumlahan dengan bulan sebelumnya | |||||||||||||||||||||||
7 | 16-18 | Lansia (≥ 60 tahun) yang diskrining kesehatan Sesuai Standar | Jumlah Lansia (umur ≥ 60 tahun) yang mendapat skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali dalam kurun waktu 1 tahun menggunakan instrumen SKILAS. Diisi setiap bulan pada kunjungan baru tidak dilakukan penjumlahan dengan bulan sebelumnya. Dihitung sebagai capaian SPM Bangda, SPM Kemkes, RENSTRA | |||||||||||||||||||||||
8 | 19-21 | Lansia (≥ 70 tahun) yang diskrining kesehatan Sesuai Standar | Jumlah Lansia (umur ≥ 70 tahun) yang mendapat skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali dalam kurun waktu 1 tahun menggunakan instrumen SKILAS. Diisi setiap bulan pada kunjungan baru tidak dilakukan penjumlahan dengan bulan sebelumnya | |||||||||||||||||||||||
9 | 22-24 | Jumlah kunjungan baru usia 45-59 tahun ke fasilitas pelayanan kesehatan | Jumlah kunjungan baru usia 45-59 tahun (belum tercatat dalam laporan) ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik dll) | |||||||||||||||||||||||
10 | 25-27 | Jumlah kunjungan baru usia ≥ 60 tahun ke fasilitas pelayanan kesehatan | Jumlah kunjungan baru usia 60 tahun keatas sampai usia maksimal (belum tercatat dalam laporan) ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik dll) | |||||||||||||||||||||||
11 | 28-30 | Jumlah kunjungan baru usia ≥ 70 tahun ke fasilitas pelayanan kesehatan | Jumlah kunjungan baru usia ≥ 70 tahun (belum tercatat dalam laporan) ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik dll) | |||||||||||||||||||||||
12 | 31-33 | Lansia (≥ 60 tahun) yang Diberikan Edukasi Kesehatan pada Kunjungan Baru | Edukasi Kesehatan pada usia lanjut dilaksanakan pada kunjungan baru ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Edukasi pada lanjut usia meliputi: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat/edukasi peningkatan kesehatan/pencegahan dan pengendalian/faktor risiko penyakit menular/penyakit tidak menular. Dihitung sebagai capaian RENSTRA | |||||||||||||||||||||||
13 | 34-39 | Tingkat Kemandirian Lansia | Jumlah Lansia ≥ 60 tahun yang ditentukan tingkat kemandiriannya saat dilakukan skrining kesehatan lansia menggunakan Instrumen ADL | |||||||||||||||||||||||
14 | Kemandirian A | Lansia ≥ 60 tahun yang masih mampu melakukan aktifitas hidup sehari-hari tanpa bantuan sama sekali dari orang lain : Mandiri (Skor ADL : 20) | TABEL SKORING KEMANDIRIAN | |||||||||||||||||||||||
15 | Kemandirian B1 | Lansia ≥ 60 tahun yang mengalami gangguan dalam melakukan aktifitas hidup sehari-hari sendiri, sehingga kadang-kadang perlu bantuan orang lain: Ketergantungan Ringan (skor ADL : 12 - 19) | 20 | : Mandiri (A) | ||||||||||||||||||||||
16 | Kemandirian B2 | Lansia ≥ 60 tahun yang mengalami gangguan dalam melakukan aktifitas hidup sehari-hari sendiri, sehingga kadang-kadang perlu bantuan orang lain: Ketergantungan Sedang (skor ADL : 9 - 11 | 12-19 | : Ketergantungan Ringan (B¹) | ||||||||||||||||||||||
17 | Kemandirian C1 | Lansia ≥ 60 tahun yang sama sekali tidak mampu melakukan aktifitas hidup sehari-hari, sehinga sangat tergantung bantuan orang lain : Ketergantungan Berat (skor ADL : 5 - 8) | 9-11 | : Ketergantungan Sedang (B¹) | ||||||||||||||||||||||
18 | Kemandirian C2 | Lansia ≥ 60 tahun yang sama sekali tidak mampu melakukan aktifitas hidup sehari-hari, sehinga sangat tergantung bantuan orang lain : Ketergantungan Total (skor ADL : 0 - 4) | 5-8 | : Ketergantungan Berat (C¹) | ||||||||||||||||||||||
19 | 40 | Pemberdayaan Lansia | Jumlah Lansia yang masih produktif dan berdaya secara individu maupun kelompok sesuai kemampuan dan kemauan. Lansia yang dilakukan pelatihan KIE dan mampu memberikan KIE sesuai dengan pedoman untuk Puskesmas dalam Pemberdayaan Lanjut Usia (Contoh KIE: Modul Lansia Berdaya Keluarga Sehat seri Ibu Hamil, Modul Lansia Berdaya Keluarga Sehat seri Remaja, dsb). Lansia yang sudah diberdayakan dalam bulan sebelumnya tidak dimasukkan ke dalam bulan berikutnya | 0-4 | : Ketergantungan Total (C²) | |||||||||||||||||||||
20 | 41-45 | Jumlah Posyandu Lansia/ Kelompok Lansia | Jumlah Posyandu diwilayah kerjanya yang dinilai dari strata atau tingkatan dalam melakukan kegiatan/pelayanan. Hanya diisi dibulan Januari (awal Tahun), kecuali ada penambahan atau pengurangan | |||||||||||||||||||||||
21 | 46 | Puskesmas Membina Posyandu Lansia Aktif sebanyak 50% di Wilayah Kerjanya | Jumlah Posyandu aktif yang dilakukan pembinaan dan monitoring oleh Puskesmas setiap bulannya | |||||||||||||||||||||||
22 | 47 | Jumlah Panti Werdha yang dibina | ||||||||||||||||||||||||
23 | 48 | Jumlah Puskesmas | Jumlah Panti Werdha atau Rumah Panti Lansia yang dibina berada dalam wilayah kerja | |||||||||||||||||||||||
24 | 49-54 | Puskesmas yang Melaksanakan Pelayanan Santun Lansia | Jumlah Puskesmas tingkat kecamatan ditambah (+) Puskesmas Pembantu yang sudah memberikan layanan santun lansia. Hanya diisi dibulan Januari (awal Tahun), kecuali ada penambahan atau pengurangan | |||||||||||||||||||||||
25 | 55 | Jumlah Puskesmas yang Telah Mendapatkan Orientasi Perawatan Jangka Panjang bagi Lansia | Jumlah Puskesmas tingkat kecamatan dan Puskesmas Pembantu yang sudah memberikan layanan santun lansia berdasarkan stratanya. Hanya diisi dibulan Januari (awal Tahun), kecuali ada penambahan atau pengurangan | |||||||||||||||||||||||
26 | 56 | Jumlah Puskesmas yang Melaksanakan Perawatan Jangka Panjang (Long Term Care) | Jumlah Puskesmas tingkat kecamatan memiliki tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan pelatihan/orientasi/workshop/sosialisasi terkait Perawatan Jangka Panjang | |||||||||||||||||||||||
27 | 57-58 | Jumlah Tenaga Kesehatan Program Lansia | Jumlah Puskesmas yang telah melaksanakan kegiatan Perawatan Jangka Panjang diwilayahnya | |||||||||||||||||||||||
28 | 59-60 | Jumlah Tenaga Kesehatan yang Mendapatkan Pelatihan Lansia dan Geriatri | Jumlah petugas kesehatan dalam tim pelayanan program lansia | |||||||||||||||||||||||
29 | 61-62 | Jumlah Tenaga Kesehatan Pendukung Program Lansia | Jumlah petugas kesehatan dalam tim pelayanan program lansia yang telah mendapatkan pelatihan/orientasi/workshop/sosialisasi kesehatan lansia | |||||||||||||||||||||||
30 | 63-78 | Morbiditas Lansia | Jumlah petugas kesehatan pendukung lainnya dalam tim pelayanan program lansia | |||||||||||||||||||||||
31 | 79 | Dirujuk | Jumlah Lansia dengan masalah kesehatan yang berkunjung/dibina/mendapatkan pelayanan kesehatan. Kasus yang dicatat adalah kasus terdiagnosa baru dari hasil skrining sesuai standar | |||||||||||||||||||||||
32 | 80 | Jumlah Lansia ≥ 60 tahun yang memilki buku pemantauan kesehatan lansia | Jumlah Lansia dicurigai mempunyai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan skrining atau pelayanan kesehatan lebih lanjut dari tingkat Posyandu/kelompok/UKBM/kunjungan rumah ke Fasilitas Kesehatan (puskesmas, Rumah Sakit) | |||||||||||||||||||||||
33 | 81 | Jumlah Lansia ≥ 60 tahun yang terekam dalam E-KOHORT lansia | Jumlah Lansia yang diberikan Buku Pemantauan Kesehatan Lansia | |||||||||||||||||||||||
34 | 82 | Jumlah Caregiver Informal terlatih | Jumlah Lansia tercatat dalam Kohort Lansia elektronik | |||||||||||||||||||||||
35 | 83 | Jumlah Lansia yang dikunjungi / dilakukan PJP | Jumlah Caregiver informal terlatih yang dibina Puskesmas, baik dari Kader, Mitra Kelompok, Anggota keluarga yang memiliki Lansia | |||||||||||||||||||||||
36 | 84 | Jumlah Puskesmas memiliki SK Tim PJP | Jumlah Lansia yang dilakukan kunjungan rumah atau Perawatan Jangka Panjang oleh tenaga kesehatan maupun Caregiver | |||||||||||||||||||||||
37 | 85 | Jumlah Penduduk Usia Lanjut Dilakukan Skrining SKILAS oleh Kader | Jumlah Lansia yang telah dilakukan skrining SKILAS oleh Kader Kesehatan (Posyandu, Kelompok, UKBM) | |||||||||||||||||||||||
38 | 86-89 | Jumlah RS Pelayanan Geriatri Terpadu | Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah/ RS Swasta dalam wilayah kerja yang sudah dilakukan pendataan Layanan RS geriatri Terpadu | |||||||||||||||||||||||
39 | ||||||||||||||||||||||||||
40 | ||||||||||||||||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||