| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | J . S . A | |||||||||||||||||||||||||
4 | JOB SAFETY ANALISIS | |||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||||||||
7 | Proyek | : | Rehandling Soil Site Lati | Nomor Doc | : | OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/019 | ||||||||||||||||||||
8 | Pekerjaan | : | Mengganti Fuel Filter | Revisi | : | 0 | ||||||||||||||||||||
9 | Lokasi Pekerjaan | : | Workshop | Tanggal Efektif | : | |||||||||||||||||||||
10 | Peralatan | : | Common Tools , Stand Unit | |||||||||||||||||||||||
11 | APD | : | Helm, Sepatu pelindung, Kacamata & Sarung Tangan | |||||||||||||||||||||||
12 | ||||||||||||||||||||||||||
13 | NO | URAIAN / URUTAN PEKERJAAN | KEMUNGKINAN BAHAYA YANG AKAN TERJADI (BAHAYANYA) | TINDAKAN PENCEGAHAN ( PENGENDALIAN BAHAYA ) | ||||||||||||||||||||||
14 | 1 | Periksa dan pakai alat pelindung diri | 1.1 | Membentur | 1.1.1 | Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan terutama | ||||||||||||||||||||
15 | 1.2 | Tertusuk / Tergores | kegiatan pertama. APD dipakai untuk mengurangi resiko cedera. | |||||||||||||||||||||||
16 | 1.3 | Terpeleset jatuh | APD(helm,kacamata,sepatu pelindung) harus diperiksa dan dipakai dengan | |||||||||||||||||||||||
17 | baik saat kerja | |||||||||||||||||||||||||
18 | 2 | Siapkan alat dan peralatan | 2.1 | Tersandung jatuh | 2.1.1 | Perhatikan tempat berjalan dan beraktivitas, jangan berlari di workshop. | ||||||||||||||||||||
19 | 2.2 | Cedera punggung | 2.2.1 | Gunakan teknik mengangkat / membawa barang manual dengan benar | ||||||||||||||||||||||
20 | 2.3 | Kejatuhan barang | 2.3.1 | Alat atau komponen pengganti yang dibawa diusahakan diletakkan | ||||||||||||||||||||||
21 | dalam toolbox atau kotak atau pembungkus orisinalnya. | |||||||||||||||||||||||||
22 | 2.3.2 | Pastikan alat atau kompoenn yang dipilih dalam keadaan baik dan standar, | ||||||||||||||||||||||||
23 | sesuai dengan rekomendasi shop manual. | |||||||||||||||||||||||||
24 | 2.3.3 | Jika jumlah komponen yang dibawa cukup banyak pindahkan secara | ||||||||||||||||||||||||
25 | bertahap atau gunakan troli. | |||||||||||||||||||||||||
26 | 3 | Siapkan posisi unit | 3.1 | Menabrak | 3.1.1 | Siapkan pelataran tempat unit akan dikerjakan, jika dilakukan di luar | ||||||||||||||||||||
27 | tanah atau landasan yang dipilih harus cukup rata, keras dan stabil. | |||||||||||||||||||||||||
28 | 3.1.2 | Pastikan tersedia ruang yang cukup tergantung pada jenis pekerjaan. | ||||||||||||||||||||||||
29 | 3.1.3 | Pastikan pelataran bebas dari barang, material, aktivitas yang tidak perlu. | ||||||||||||||||||||||||
30 | 3.1.4 | Sebaiknya unit dicuci terlebih dulu, ikuti tata cara mencuci unit yang aman | ||||||||||||||||||||||||
31 | 3.2 | Ditabrak unit yang masuk | 3.2.1 | Saat unit memasuki pelataran jangan berdiri di jalur gerakan unit. | ||||||||||||||||||||||
32 | 3.2.2 | Hanya operator / mekanik khusus yang diizinkan mengoperasikan alat. | ||||||||||||||||||||||||
33 | 3.2.3 | Jika perlu manuver unit diarahkan oleh seorang pemandu. | ||||||||||||||||||||||||
34 | 3.2.4 | Parking brake/Emergency brake difungsikan dan ban diganjal | ||||||||||||||||||||||||
35 | 3.3 | Unit rusak | 3.3.1 | Atur postur unit (A2B) pada posisi travel (basic position). | ||||||||||||||||||||||
36 | 3.3.2 | Setelah unit berada di posisi yang ditentukan, biarkan mesin idle selama | ||||||||||||||||||||||||
37 | 5 menit, semua perangkat kerja diturunkan, jika perlu diberi ganjal balok | |||||||||||||||||||||||||
38 | kayu yang ukurannya sesuai rekomendasi atau terpal pelindung (luar) | |||||||||||||||||||||||||
39 | 3.3.3 | Mekanisme pengunci (throttle / brake) diaktifkan dan pasang danger tag.dan | ||||||||||||||||||||||||
40 | lock out difungsikan setelah mesin mati, gerak-gerakkan kontrol beberapa | |||||||||||||||||||||||||
41 | kali agar tekanan dalam silinder hidrolik perangkat kerja hilang. | |||||||||||||||||||||||||
43 | 4 | Naik / turun unit / lantai kerja | 4.1 | Terpeleset jatuh | 4.1.1 | Bersihkan anak tangga dan pegangan tangga dari lumpur pelumas atau air. | ||||||||||||||||||||
44 | 4.1.2 | Gunakan teknik 3 titik saat naik / turun, gunakan tangga, jangan melompat. | ||||||||||||||||||||||||
45 | 4.1.3 | Pindahkan peralatan secara estafet, jika terpaksa, peralatan boleh dibawa | ||||||||||||||||||||||||
46 | dalam kantong khusus yang diikatkan ke badan sehingga kedua tangan | |||||||||||||||||||||||||
47 | bebas berpegangan saat naik turun. | |||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||
49 | 5 | Buka tutup mesin / naikkan kabin | 5.1 | Terpeleset Jatuh | 5.1.1 | Beberapa unit mengharuskan engine hood dibuka untuk keperluan | ||||||||||||||||||||
50 | menservis, pada saat membuka, bersihkan dulu tangga depan unit dari | |||||||||||||||||||||||||
51 | lumpur, grease atau air penyebab licin lainnya, dan juga sol sepatu. | |||||||||||||||||||||||||
52 | 5.2 | Terkilir | 5.2.1 | Bersihkan tangan dari grease atau air sebelum membuka engine hood. | ||||||||||||||||||||||
53 | 5.2.2 | Buka tutup mesin dengan perlahan dan hati-hati. | ||||||||||||||||||||||||
54 | 5.2.3 | Jika kabin harus dibuka gunakan handle pemutar kabin, sebelumnya | ||||||||||||||||||||||||
55 | bersihkan bagian pegangan handle dan tangan dari grease atau kotoran | |||||||||||||||||||||||||
56 | 5.3 | Terjepit | 5.3.1 | Pada unit lain (A2B) bukalah tingkap penutup mesin dengan hati-hati, | ||||||||||||||||||||||
57 | 5.3.2 | perhatikan tempat berdiri, pilih tempat berdiri yang ditandai dengan | ||||||||||||||||||||||||
58 | tempelan anti slip berwarna hitam di lantai struktur unit. | |||||||||||||||||||||||||
59 | 5.3.3 | Pasang penahan tingkap dengan benar dan stabil. | ||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | 6 | Kuras air dari saluran bahan bakar | 6.1 | Pencemaran Lingkungan | 6.1.1 | Siapkan wadah penampung tumpahan dan tempatkan dibawah keran | ||||||||||||||||||||
62 | pengurasan air yang akan di kuras. | |||||||||||||||||||||||||
63 | 6.1.2 | Pilih posisi berdiri sehingga tidak berada tepat di bawah keran kuras. | ||||||||||||||||||||||||
64 | 6.1.3 | Putar keran secara perlahan sehingga air mengalir keluar. | ||||||||||||||||||||||||
65 | 6.1.4 | Lakukan pada semua keran penguras air yang ada pada mesin, ikuti | ||||||||||||||||||||||||
66 | petunjuk kerja pada shop manual. | |||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | 7 | Buka kartrij Saringan Bahan Bakar | 7.1 | Terkilir | 7.1.1 | Gunakan kunci pas jenis ring untuk membuka baut pengikar cartridge | ||||||||||||||||||||
69 | 7.1.2 | Jika sudah mengendor gunakan kunci pas terbuka untuk membukanya. | ||||||||||||||||||||||||
70 | 7.2 | Terkena bagian panas | 7.2.1 | Hati-hati terhadap bagian mesin yang panas, manifold, saluran radiator, | ||||||||||||||||||||||
71 | radiator dan juga bagian yang bisa berputar seperti belt dan puli. | |||||||||||||||||||||||||
72 | 7.3 | Komponen terjatuh rusak | 7.3.1 | Sebelum baut pengikat dilepas seluruhnya, cartridge harus ditahan agar tidak | ||||||||||||||||||||||
73 | terjatuh saat bautnya lepas. | |||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | 8 | Bersihkan / Ganti Elemen Saringan | 8.1 | Elemen rusak | 8.1.1 | Keluarkan elemen saringan dari dalam cartridge dengan hati-hati. | ||||||||||||||||||||
76 | 8.1.2 | Bersihkan bagian dalam cartridge dengan air dan keringkan. | ||||||||||||||||||||||||
77 | 8.1.3 | Jenis-jenis elemen saringan tertentu bisa dipakai lagi dengan cara dicuci. | ||||||||||||||||||||||||
78 | 8.1.4 | Bersihkan elemen tersebut dengan air bersih yang mengalir atau larutan | ||||||||||||||||||||||||
79 | pembersih yang direkomendasikan, gunakan kuas untuk membantu. | |||||||||||||||||||||||||
80 | 8.1.5 | Ikuti petunjuk shop manual dengan seksama. | ||||||||||||||||||||||||
81 | 8.1.6 | Elemen yang sekali pakai harus diganti dengan yang baru. | ||||||||||||||||||||||||
82 | 8.1.7 | Pasang kembali elemen saringan ke dalam cartridge dan pastikan tidak ada | ||||||||||||||||||||||||
83 | benda asing yang masuk ke dalamnya. | |||||||||||||||||||||||||
84 | 8.2 | Terkena semburan udara | 8.2.1 | Jika udara bertekanan digunakan untuk membersihkan bagian tertentu, | ||||||||||||||||||||||
85 | gunakan hanya udara bertekanan maksimal 30 psi. Pakai kacamata | |||||||||||||||||||||||||
86 | 8.2.2 | Jangan menyemprot elemen saringan dengan udara bertekanan. | ||||||||||||||||||||||||
87 | 8.2.3 | Dilarang mengarahkan udara ke pakaian atau bagian tubuh manapun. | ||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | 9 | Pasang kembali cartridge saringan | 9.1 | Komponen rusak | 9.1.1 | Bersihkan dulu permukaan dudukan cartridge dengan majun yang bersih | ||||||||||||||||||||
90 | 9.1.2 | Pasang kembali cartridge saringan dengan elemen baru di dalamnya ke | ||||||||||||||||||||||||
91 | tempat semula. Pastikan pemasangannya pas dan tidak miring. | |||||||||||||||||||||||||
92 | 9.1.3 | Kencangkan baut pengikat cartridge hingga kuat pada dudukannya. | ||||||||||||||||||||||||
93 | 9.2 | Terpeleset jatuh | 9.2.1 | Perhatikan posisi tubuh dan tangan saat memasang, atur supaya stabil | ||||||||||||||||||||||
94 | 9.2.2 | Gunakan kunci pas yang sesuai dengan benar, perhatikan jari tangan. | ||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | 10 | Buang Angin Solar | 10.1 | Terkilir | 10.1.1 | Jika ada, kendorkan baut pompa angin solar dengan tangan, jika keras | ||||||||||||||||||||
97 | gunakan kunci pas. | |||||||||||||||||||||||||
98 | 10.1.2 | Bersihkan dulu bagian penekan pompa dengan kain majun hingga bersih. | ||||||||||||||||||||||||
99 | 10.1.3 | Atur posisi tubuh, tangan dan kaki sehingga pekerjaan pemompaan | ||||||||||||||||||||||||
100 | menjadi mudah. | |||||||||||||||||||||||||
101 | 10.1.4 | Lakukan pemompaan beberapa kali, sehingga terasa tekanan balik tanda | ||||||||||||||||||||||||