ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
1
Penilaian
BobotKriteria Nilai
Pilihan Jawaban
Jawaban
Unit
Catatan/Keterangan/Penjelasan
atas Jawaban Unit
Daftar Bukti Dukung dan Link
Unit
No.id.LKEJenis
2
3A.
PENGUNGKIT
601A1Tidak
3
4I.
PEMENUHAN
302A.I2Tidak
4
51.
MANAJEMEN PERUBAHAN
43A.I.13Tidak
5
6i.
Penyusunan Tim Kerja
0.54A.I.1.i4Tidak
6
7a.Unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona IntegritasYa, jika Tim telah dibentuk di dalam unit kerja.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!5A.I.1.i.a5
7
8b.Penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelasa. Jika dengan prosedur/mekanisme yang jelas dan mewakili seluruh unsur dalam unit kerja
b. Jika sebagian menggunakan prosedur yang mewakili sebagian besar unsur dalam unit kerja
c. Jika tidak di seleksi.
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!6A.I.1.i.b5Ya
8
9ii.
Rencana Pembangunan Zona Integritas
17A.I.1.ii4Tidak
9
10a.Terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBMYa, jika memiliki rencana kerja pembangunan Zona Integritas.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!8A.I.1.ii.a5Ya
10
11b.Dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBMa. Jika semua target-target prioritas relevan dengan tujuanpembangunan WBK/WBBM
b. Jika sebagian target-target prioritas relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM
c. Jika tidak ada target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!9A.I.1.ii.b5Ya
11
12c.Terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBMa. Jika telah dilakukan pengelolaan media/aktivitas interaktif yang efektif untuk menginformasikan pembangunan ZI kepada internal dan stakeholder secara berkala
b. Jika pengelolaan media/aktivitas interaktif dilakukan secara terbatas dan tidak secara berkala
c. Jika pengelolaan media/aktivitas interaktif belum dilakukan
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!10A.I.1.ii.c5Ya
12
13iii.
Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM
111A.I.1.iii4Tidak
13
14a.Seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencanaa. Jika semua kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana
b. Jika sebagian besar kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana
c. Jika sebagian kecil kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana
d. Jika belum ada kegiatan pembangunan yang dilakukan sesuai dengan rencana
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!12A.I.1.iii.a5Ya
14
15b.Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritasa. Jika monitoring dan evaluasi melibatkan pimpinan dan dilakukan secara berkala
b. Jika monitoring dan evaluasi melibatkan pimpinan tetapi tidak secara berkala
c. Jika monitoring dan evaluasi tidak melibatkan pimpinan dan tidak secara berkala
d. Jika tidak terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan zona integritas
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!13A.I.1.iii.b5Ya
15
16c.Hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjutia. Jika semua catatan/rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti
b. Jika sebagian besar catatan/rekomendasi hasil monitoring danevaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatanUnit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti
c. Jika sebagian kecil catatan/rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti
d. Jika catatan/rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM belum ditindaklanjuti
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!14A.I.1.iii.c5Ya
16
17iv.
Perubahan pola pikir dan budaya kerja
1.515A.I.1.iv4Tidak
17
18a.Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBMya, jika pimpinan menjadi contoh pelaksanaan nilai-nilai organisasi.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!16A.I.1.iv.a5Ya
18
19b.Sudah ditetapkan agen perubahana. Jika agen perubahan telah ditetapkan dan berkontribusi terhadap perubahan pada unit kerjanya
b. Jika agen perubahan telah ditetapkan namun belum berkontribusi terhadap perubahan pada unit kerjanya
c. Jika belum terdapat agen perubahan
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!17A.I.1.iv.b5Ya
19
20c.Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasia. Jika telah dilakukan upaya pembangunan budaya kerja dan pola pikir dan mampu mengurangi resistensi atas perubahan
b. Jika telah dilakukan upaya pembangunan budaya kerja dan pola pikir tapi masih terdapat resistensi atas perubahan
c. Jika belum terdapat upaya pembangunan budaya kerja dan pola pikir
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!18A.I.1.iv.c5Ya
20
21d.Anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBMa. Jika semua anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dan usulan-usulan dari anggota diakomodasikan dalam keputusan
b. Jika sebagian besar anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM
c. Jika sebagian kecil anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM
d. Jika belum ada anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!19A.I.1.iv.d5Ya
21
222.
PENATAAN TATALAKSANA
3.520A.I.23Tidak
22
23i.
Prosedur Operasional Tetap (SOP) Kegiatan Utama
121A.I.2.i4Tidak
23
24a.SOP mengacu pada peta proses bisnis instansia. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis dan juga melakukan inovasi yang selaras
b. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis
c. Jika sebagian SOP unit telah mengacu peta proses bisnis
d. Jika belum terdapat SOP unit yang mengacu peta proses bisnis
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!22A.I.2.i.a5Ya
24
25b.Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkana. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi dan juga melakukan inovasi pada SOP yang diterapkan
b. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi
c. Jika unit telah menerapkan sebagian besar SOP yang ditetapkan organisasi
d. Jika unit telah menerapkan sebagian kecil SOP yang ditetapkan organisasi
e. Jika unit belum menerapkan SOP yang telah ditetapkan organisasi
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!23A.I.2.i.b5Ya
25
26c.Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasia. Jika seluruh SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP
b. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP
c. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi tetapi belum ditindaklanjuti
d. Jika sebagian kecil SOP utama telah dievaluasi
e. Jika SOP belum pernah dievaluasi
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!24A.I.2.i.c5Ya
26
27ii.
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
225A.I.2.ii4Tidak
27
28a.Sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasia. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja (e-performance/e-sakip) yang menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi
b. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja (e-performance/e-sakip) yang menggunakan teknologi informasi
c. Jika belum memiliki sistem pengukuran kinerja (e-performance/e-sakip) yang menggunakan teknologi informasi
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!26A.I.2.ii.a5Ya
28
29b.Operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasia. Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi
b. Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi secara terpusat
c. Jika belum menggunakan teknologi informasi dalam operasionalisasi manajemen SDM
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!27A.I.2.ii.b5Ya
29
30c.Pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasia. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi terpusat/unit sendiri dan terdapat inovasi
b. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi secara terpusat
c. Jika belum memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!28A.I.2.ii.c5Ya
30
31dTelah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publika. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik sudah dilakukan secara berkala
b. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik sudah dilakukan tetapi tidak secara berkala
c. Jika tidak terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!29A.I.2.ii.d5Ya
31
32iii.
Keterbukaan Informasi Publik
0.530A.I.2.iii4Tidak
32
33a.Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkana. Jika sudah terdapat Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID) yang menyebarkan seluruh informasi yang dapat diakses secara mutakhir dan lengkap
b. Jika sudah terdapat PPID yang menyebarkan sebagian informasi yang dapat diakses secara mutakhir dan lengkap
c. Jika belum ada PPID dan belum melakukan penyebaran informasi publik
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!31A.I.2.iii.a5Ya
33
34b.Telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publika. Jika dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik dan telah ditindaklanjuti
b. Jika monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik telah dilakukan tetapi belum ditindaklanjuti
c. Jika monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik belum dilakukan
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!32A.I.2.iii.b5Ya
34
353.
PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM APARATUR
533A.I.33Tidak
35
36i.
Perencanaan Kebutuhan Pegawai sesuai dengan Kebutuhan Organisasi
0.2534A.I.3.i4Tidak
36
37a.Kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatanYa, jika kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!35A.I.3.i.a5Ya
37
38b.Penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatana. Jika semua penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan
b. Jika sebagian besar penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan
c. Jika sebagian kecil penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan
d. Jika penempatan pegawai hasil rekrutmen murni tidak mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!36A.I.3.i.b5Ya
38
39c.Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerjaYa, jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penempatan pegawai hasil rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!37A.I.3.i.c5Ya
39
40ii.
Pola Mutasi Internal
0.538A.I.3.ii4Tidak
40
41a.Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatanYa, jika dilakukan mutasi pegawai antar jabatan sebagai wujud dari pengembangan karier pegawai.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!39A.I.3.ii.a5Ya
41
42b.Dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkana. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi dan juga unit kerja memberikan pertimbangan terkait hal ini
b. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi
c. Jika sebagian besar mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi
d. Jika sebagian kecil semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi
e. Jika mutasi pegawai antar jabatan belum memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!40A.I.3.ii.b5Ya
42
43c.Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerjaYa, jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!41A.I.3.ii.c5Ya
43
44iii.
Pengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi
1.2542A.I.3.iii4Tidak
44
45a.Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensiYa, jika sudah dilakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi.Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!43A.I.3.iii.a5Ya
45
46b.Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, telah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawaia. Jika semua rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
b. Jika sebagian besar rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
c. Jika sebagian kecil rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
d. Jika belum ada rencana pengembangan kompetensi pegawai yang mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!44A.I.3.iii.b5Ya
46
47c. Tingkat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatana. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar <25%
b. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >25%-50%
c. Jika sebagian besar kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan >50% -75%
d. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >75%-100%
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!45A.I.3.iii.c5Ya
47
48d.Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnyaa. Jika seluruh pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
b. Jika sebagian besar pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
c. Jika sebagian kecil pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
d. Jika belum ada pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!46A.I.3.iii.d5Ya
48
49e.Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (seperti pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, coaching, atau mentoring)a. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada seluruh pegawai
b. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada sebagian besar pegawai
c. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada sebagian kecil pegawai
d. Jika unit kerja belum melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!47A.I.3.iii.e5Ya
49
50f.Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerjaa. Jika monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja telah dilakukan secara berkala
b. Jika monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja telah dilakukan namun tidak secara berkala
c. Jika monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja belum dilakukan
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!48A.I.3.iii.f5Ya
50
51iv.
Penetapan Kinerja Individu
2 49A.I.3.iv4Tidak
51
52a.Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasia. Jika seluruh penetapan kinerja individu terkait dengan kinerja organisasi serta perjanjian kinerja selaras dengan sasaran kinerja pegawai (SKP)
b. Jika sebagian besar penetapan kinerja individu terkait dengan kinerja organisasi
c. Jika sebagian kecil penetapan kinerja individu terkait dengan kinerja organisasi
d. Jika belum ada penetapan kinerja individu terkait dengan kinerja organisasi
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!50A.I.3.iv.a5Ya
52
53b.Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnyaa. Jika seluruh ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya serta menggambarkan logic model
b. Jika sebagian besar ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya
c. Jika sebagian kecil ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya
d. Jika ukuran kinerja individu belum memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!51A.I.3.iv.b5Ya
53
54c.Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodika. Jika pengukuran kinerja individu dilakukan secara bulanan
b. Jika pengukuran kinerja individu dilakukan secara triwulanan
c. Jika pengukuran kinerja individu dilakukan secara semesteran
d. Jika pengukuran kinerja individu dilakukan secara tahunan
e. Jika pengukuran kinerja individu belum dilakukan
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!52A.I.3.iv.c5Ya
54
55d.Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian rewardYa, jika hasil hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (Seperti: pengembangan karir individu, atau penghargaan)Ya/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!53A.I.3.iv.d5Ya
55
56v.
Penegakan Aturan Disiplin/Kode Etik/Kode Perilaku Pegawai
0.7554A.I.3.v4Tidak
56
57a.Aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikana. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi
c. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi
d. Jika unit kerja belum mengimplementasikan aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!55A.I.3.v.a5Ya
57
58vi.
Sistem Informasi Kepegawaian
0.2556A.I.3.vi4Tidak
58
59a.Data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkalaa. Jika data informasi kepegawaian unit kerja dapat diakses oleh pegawai dan dimutakhirkan setiap ada perubahan data pegawai
b. Jika data informasi kepegawaian unit kerja dapat diakses oleh pegawai dan dimutakhirkan namun secara berkala
c. Jika data informasi kepegawaian unit kerja belum dimutakhirkan
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!57A.I.3.vi.a5Ya
59
604.
PENGUATAN AKUNTABILITAS
558A.I.43Tidak
60
61i.
Keterlibatan Pimpinan
2.559A.I.4.i4Tidak
61
62a.Unit kerja telah melibatkan pimpinan secara langsung pada saat penyusunan perencanaana. Jika pimpinan selalu terlibat dalam seluruh tahapan penyusunan perencanaan
b. Jika pimpinan ikut terlibat dalam sebagian tahapan penyusunan perencanaan
c. Jika tidak ada keterlibatan pimpinan dalam penyusunan perencanaan (hanya menandatangani)
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!60A.I.4.i.a5Ya
62
63b.Unit kerja telah melibatkan secara langsung pimpinan saat penyusunan penetapan kinerjaa. Jika pimpinan selalu terlibat dalam seluruh tahapan penyusunan perjanjian kinerja
b. Jika pimpinan terlibat dalam sebagian tahapan penyusunan perjanjian kinerja
c. Jika tidak ada keterlibatan pimpinan dalam penyusunan perjanjian kinerja
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!61A.I.4.i.b5Ya
63
64c.Pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkalaa. Jika pimpinan selalu terlibat dalam seluruh pemantauan pencapaian kinerja dan menindaklanjuti hasil pemantauan
b. Jika pimpinan unit kerja terlibat dalam seluruh pemantauan pencapaian kinerja tetapi tidak ada tindak lanjut hasil pemantauan
c. Jika pimpinan unit kerja terlibat dalam sebagian pemantauan pencapaian kinerja
d. Jika tidak ada keterlibatan pimpinan dalam pemantauan pencapaian kinerja
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!62A.I.4.i.c5Ya
64
65ii.
Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja
2.563A.I.4.ii4Tidak
65
66a.Dokumen perencanaan kinerja sudah adaya, jika unit kerja memiliki dokumen perencanaan kinerja lengkapYa/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!64A.I.4.ii.a5Ya
66
67b.Perencanaan kinerja telah berorientasi hasilya, jika perencanaan kinerja telah berorientasi hasilYa/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!65A.I.4.ii.b5Ya
67
68c.Terdapat penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU)ya, jika unit kerja memiliki IKUYa/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!66A.I.4.ii.c5Ya
68
69d.Indikator kinerja telah telah memenuhi kriteria SMARTa. Jika seluruh indikator kinerja telah SMART
b. Jika sebagian besar indikator kinerja telah SMART
c. Jika sebagian kecil indikator kinerja telah SMART
d. Jika belum ada indikator kinerja yang SMART
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!67A.I.4.ii.d5Ya
69
70e.Laporan kinerja telah disusun tepat waktuYa, jika unit kerja telah menyusun laporan kinerja tepat waktuYa/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!68A.I.4.ii.e5Ya
70
71f.Laporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerjaa. Jika seluruh pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja
b. Jika sebagian pelaporan kinerja belum memberikan informasi tentang kinerja
c. Jika seluruh pelaporan kinerja belum memberikan informasi tentang kinerja
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!69A.I.4.ii.f5Ya
71
72g.Terdapat sistem informasi/mekanisme informasi kinerjaya, jika terdapat sistem informasi/mekanisme informasi kinerjaYa/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!70A.I.4.ii.g5Ya
72
73hUnit kerja telah berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangangi akuntabilitas kinerjaa. Jika seluruh SDM pengelola akuntabilitas kinerja kompeten
b. Jika sebagian SDM pengelola akuntabilitas kinerja kompeten
c. Jika seluruh SDM pengelola akuntabilitas kinerja belum ada yang kompeten
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!71A.I.4.ii.h5Ya
73
745.
PENGUATAN PENGAWASAN
7.572A.I.53Tidak
74
75i.
Pengendalian Gratifikasi
1.573A.I.5.i4Tidak
75
76a.Telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasia. Jika public campaign telah dilakukan secara berkala
b. Jika public campaign dilakukan tidak secara berkala
c. Jika belum dilakukan public campaign
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!74A.I.5.i.a5Ya
76
77b.Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikana. Jika Unit Pengendalian Gratifikasi, pengendalian gratifikasi telah menjadi bagian dari prosedur
b. Jika Unit Pengendalian Gratifikasi, upaya pengendalian gratifikasi telah mulai dilakukan
c. Jika telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi tetapi belum terdapat prosedur pengendalian
d. Jika belum memiliki Unit Pengendalian Gratifikasi
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!75A.I.5.i.b5Ya
77
78ii.
Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
1.576A.I.5.ii4Tidak
78
79a.Telah dibangun lingkungan pengendaliana. Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
b. Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
c. Jika unit kerja membangun sebagian besar lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
d. Jika unit kerja membangun sebagian kecil lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
e. Jika unit kerja belum membangun lingkungan pengendalian
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!77A.I.5.ii.a5Ya
79
80b.Telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakana. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja;
b. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
c. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian besar pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
d. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian kecil pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
e. Jika unit kerja belum melakukan penilaian resiko
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!78A.I.5.ii.b5Ya
80
81c.Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasia. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
b. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
c. Jika unit kerja belum melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!79A.I.5.ii.c5Ya
81
82d.SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkaita. Jika SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait
b. Jika SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada sebagian pihak terkait
c. Jika SPI belum diinformasikan dan dikomunikasikan kepada pihak terkait
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!80A.I.5.ii.d5Ya
82
83iii.
Pengaduan Masyarakat
1.581A.I.5.iii4Tidak
83
84a.Kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikana. Jika unit kerja mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengaduan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
c. Jika unit kerja belum mengimplementasikan kebijakan pengaduan masyarakat
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!82A.I.5.iii.a5Ya
84
b.pengaduan masyarakat dtindaklanjutiya,pengaduan masyaakat ditindaklanjutiYa/Tidak#ERROR!#ERROR!#ERROR!83A.I.5.iii.b5Ya
85
89c.Telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakata. Jika penanganan pengaduan masyarakat dimonitoring dan evaluasi secara berkala
b. Jika penanganan pengaduan masyarakat dimonitoring dan evaluasi tetapi tidak secara berkala
c. Jika penanganan pengaduan masyarakat belum di monitoring dan evaluasi
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!84A.I.5.iii.c5Ya
86
90d.Hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjutia. Jika seluruh hasil evaluasi atas penanganan pengaduan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
b. Jika sebagian hasil evaluasi atas penanganan pengaduan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
c. Jika hasil evaluasi atas penanganan pengaduan belum ditindaklanjuti
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!85A.I.5.iii.d5Ya
87
91iv.
Whistle-Blowing System
1.586A.I.5.iv4Tidak
88
93a.Whistle-Blowing System telah diterapkana. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pelaksanaan Whistle Blowing System yang sesuai dengan karakteristik unit kerja
b. Jika unit kerja menerapkan kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi
c. Jika unit kerja belum menerapkan kebijakan Whistle Blowing System
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!87A.I.5.iv.a5Ya
89
94b.Telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing Systema. Jika penerapan Whistle Blowing System dimonitoring dan evaluasi secara berkala
b. Jika penerapan Whistle Blowing System dimonitoring dan evaluasi tidak secara berkala
c. Jika penerapan Whistle Blowing System belum di monitoring dan evaluasi
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!88A.I.5.iv.b5Ya
90
95c.Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjutia. Jika seluruh hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
b. Jika sebagian hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
c. Jika hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System belum ditindaklanjuti
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!89A.I.5.iv.c5Ya
91
96v.
Penanganan Benturan Kepentingan
1.590A.I.5.v4Tidak
92
97a.Telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utamaa. Jika terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan pada seluruh tugas fungsi utama
b. Jika terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan tetapi pada sebagian besar tugas fungsi utama
c. Jika terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan tetapi pada sebagian kecil tugas fungsi utama
d. Jika belum terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!91A.I.5.v.a5Ya
93
98b.Penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasia. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh layanan
b. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian besar layanan
c. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian kecil layanan
d. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh layanan
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!92A.I.5.v.b5Ya
94
99c.Penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikana. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke seluruh layanan
b. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian besar layanan
c. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian kecil layanan
d. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum diimplementasikan ke seluruh layanan
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!93A.I.5.v.c5Ya
95
100d.Telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingana. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi secara berkala oleh unit kerja
b. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi tetapi tidak secara berkala oleh unit kerja
c. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum dievaluasi oleh unit kerja
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!94A.I.5.v.d5Ya
96
101e.Hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjutia. Jika seluruh hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
b. Jika sebagian hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja
c. Jika belum ada hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan yang ditindaklanjuti unit kerja
A/B/C#ERROR!#ERROR!#ERROR!95A.I.5.v.e5Ya
97
1026.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK
596A.I.63Tidak
98
103i.
Standar Pelayanan
197A.I.6.i4Tidak
99
104a.Terdapat kebijakan standar pelayanana. Terdapat penetapan Standar Pelayanan terhadap seluruh jenis pelayanan, dan sesuai asas serta komponen standar pelayanan publik yang berlaku
b. Terdapat penetapan Standar Pelayanan terhadap sebagian jenis pelayanan, dan sesuai asas serta komponen standar pelayanan publik yang berlaku
c. Terdapat penetapan Standar Pelayanan terhadap seluruh jenis pelayanan, namun tidak sesuai asas serta komponen standar pelayanan publik yang berlaku
d. Terdapat penetapan Standar Pelayanan terhadap sebagian jenis pelayanan, namun tidak sesuai asas serta komponen standar pelayanan publik yang berlaku
e. Standar Pelayanan belum ditetapkan
A/B/C/D/E
#ERROR!#ERROR!#ERROR!98A.I.6.i.a5Ya
100
105b.Standar pelayanan telah dimaklumatkana. Standar pelayanan telah dimaklumatkan pada seluruh jenis pelayanan dan dipublikasikan di website dan media lainnya
b. Standar pelayanan telah dimaklumatkan pada sebagian besar jenis pelayanan dan dipublikasikan minimal di website
c. Standar pelayanan telah dimaklumatkan pada sebagian kecil jenis pelayanan dan belum dipublikasikan
d. Standar pelayanan belum dimaklumatkan pada seluruh jenis pelayanan dan belum dipublikasikan
A/B/C/D#ERROR!#ERROR!#ERROR!99A.I.6.i.b5Ya