ABCDEFIJKPQRVWXYZ
1
KERTAS KERJA PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN MANAJEMEN RISIKO SATUAN KERJA KANTOR PUSAT TAHUN 2021
2
3
NoIndikatorBobot (%)LevelParameterFaktor VerifikatifSelf AssesmentPenilaian AsesorKeterangan:
4
Checklist FV
(isi 0 atau 1)
LevelChecklist FV
(isi 0 atau 1)
Level1.00Link ke Sheet Formulir
5
I
Kepemimpinan Risiko dan SDM
2.75 -
6
I.1Risk Leader dan Risk Champion melakukan perancangan strategi dan memastikan infrastruktur Manajemen Risiko tersedia dan digunakan oleh pegawai pada Satuan Kerjanya34%1[1]Dokumen workplan Implementasi/Pengembangan Manajemen Risiko di Satuan kerja 1.00 2.50 - Workplan signed
7
2Risk Leader dan Risk Champion melaksanakan dan memantau strategi manajemen risiko yang sudah ditetapkan[a] Laporan Manajemen Risiko Triwulanan (bagian Laporan pelaksanaan kegiatan manajemen risiko di Satuan Kerja); dan

[b] Bukti pelaksanaan aktivitas workplan (dokumentasi acara, hasil aktivitas, dll)
1.00 Laporan Triwulan I disusun di minggu ke 1 Juni, PIC Heny Pratiwi, Dimas Ardiyanto, Avianda Edwin, Bukti b akan di dokumentasikan saat presentasi hasil Self Assesment di bulan Juni minggu kedua
8
[2]Para Pimpinan berkomitmen mengimplementasikan Manajemen Risiko pada Satuan Kerjanya dan bertindak sebagai pendorong utama budaya Risiko[1]Dokumen Komitmen Manajemen Risiko yang sudah ditandatangani oleh seluruh MA, MM, dan MD Satuan kerja 1.00 Tandatangan komitmen sudah ditandatangani pertanggal 5 Mei 2021
9
[2]Video rekaman dari masing-masing MA, MM, dan MD terkait komitmen Manajemen Risiko 1.00 Video Rekaman sudah dilakukan tanggal 27 Mei 2021
10
3[1]Risk Leader memiliki desain integrasi sistem informasi proses bisnis ke dalam sistem informasi manajemen risikoDokumen/kebijakan yang menunjukkan rencana integrasi antara sistem informasi proses bisnis di Satuan Kerja dengan manajemen risiko

Catatan: Sistem Informasi bisa terkait proses bisnis atau sistem manajemen yang ada di Satuan Kerja, sistem informasi dapat berwujud aplikasi atau database
1.00 Pengukuran RMM DIV MRE Tahun 2021 dapat dimonitor dalam likntr.ee/divmre (aplikasi web DIV MRE) sebagai Sistem Informasi terkait Probis & sistem manajemen yang ada di DIV MRE
11
[2]Risk Leader mengkoordinasikan analisis risiko dalam rangka business continuity proses bisnis di Satuan kerjaDokumen Business Impact Analysis (BIA)

Catatan: dokumen BIA yang menggambarkan disrupsi dengan dampak terbesar di Satuan Kerja
- Updating Business Continuity Plan (BCP) Tahun 2021, Nodin No. 24434/MRK..00.04/EVP MRE/2021 Tanggal 28 Mei 2021
12
4[1]Risk Leader dan Risk Champion memiliki metode/standar pengukuran tingkat kemungkinan dan dampak risiko secara kuantitatif atas seluruh Profil Risiko Satuan KerjaDokumen metode pengukuran tingkat kemungkinan dan dampak risiko secara kuantitatif atas seluruh Profil Risiko Satuan Kerja - Specific Contingency Pan (SCP) Pandemic COVID-19 pada dokumen BCP DIV MRE Tahun 2021
13
[2]Risk Leader memiliki strategi business continuity atas proses bisnis strategis/kritikal yang menjadi tanggung jawabnyaDokumen:
a. Business Continuity Plan (BCP); atau
b. Special Continuity Plan (SCP); atau
c. Disaster Recovery Plan (DRP); atau
d. Emergency Recovery Plan (ERP).
1.00 Nodin No. 24434/MRK..00.04/EVP MRE/2021 Tanggal 28 Mei 2021 perihal Updating Business Continuity Plan (BCP) Tahun 2021
14
[3]Sebagian sistem informasi proses bisnis di Satuan Kerja sudah terintegrasi ke dalam sistem informasi manajemen risiko[1] Aplikasi/database yang terintegrasi dengan manajemen risiko beserta dokumentasinya minimal berisi:
a. Uraian/penjelasan mengenai aplikasi/database; dan
b. Uraian/penjelasan mengenai integrasi ke manajemen risiko

[2] Bukti penggunaan aplikasi (skrinsut, rekaman video, dll)

Catatan: Asesor dapat meminta akses secara langsung atas aplikasi yang dimaksud untuk keperluan pemeriksaan
15
[4]Risk Leader dan Risk Champion memiliki risk tolerance untuk analisis risiko dan pengambilan keputusan, serta mengkoordinasikan penyusunan risk limit di masing-masing Unit Induk yang terkait[a] Dokumen penetapan Risk Tolerance; dan

[b] Dokumen penetapan Risk Limit
16
5Seluruh sistem informasi proses bisnis di Satuan Kerja sudah terintegrasi ke dalam sistem informasi manajemen risiko[1] Aplikasi/database yang terintegrasi dengan manajemen risiko beserta dokumentasinya minimal berisi:
a. Uraian/penjelasan mengenai aplikasi/database; dan
b. Uraian/penjelasan mengenai integrasi ke manajemen risiko

[2] Bukti penggunaan aplikasi (skrinsut, rekaman video, dll)

Catatan: Asesor dapat meminta akses secara langsung atas aplikasi yang dimaksud untuk keperluan pemeriksaan
17
Risk Leader menggunakan teknologi terkini dalam pengelolaan risiko[1] Bukti adanya teknologi Artificial Intelligence atau Big Data (penjelasan mengenai teknologi, skrinsut, rekaman video, dll)

[2] Bukti penggunaan teknologi untuk pengelolaan risiko

Catatan: Asesor dapat meminta akses secara langsung atas database/aplikasi yang dimaksud untuk keperluan pemeriksaan
18
19
I.2Pegawai mendapatkan pengetahuan dan kemampuan tentang manajemen risiko dan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai perannya dalam manajemen risiko33%1Sebagian pegawai di Satuan Kerja paham tentang Manajemen Risiko PLNDokumentasi sosialisasi/awareness manajemen risiko minimal 1 tahun sekali:
a. rekaman video; dan
b. daftar hadir
1.00 3.75 - Akan dilaksanakan sosiaslisasi ulang di Minggu Pertama Bulan Juni.Evidence yang ada berupa bukti foto dan daftar hadir dibulan April.
20
2[1][1] Minimal 5% pegawai pada satuan kerja telah memiliki sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko PLN; dan
[a] Daftar pemantauan pegawai yang sudah dan belum mengikuti diklat manajemen risiko PLN, sesuai Formulir 1; dan

[b] Scan sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko seluruh pegawai yang ada sesuai syarat di samping

Catatan: cukup salah satu terpenuhi: 5% FTK atau 2 orang
1.00 1.00 Daftar Pemantauan akan dichecklist dan dilengkapi paling lambat minggu pertama Juni
21
[2][2] Penetapan Risk Officer dan Risk Admin oleh Risk Leader (pimpinan satuan kerja)Surat Penunjukan atau Nota Dinas penunjukan Risk Officer dan Risk Admin. 1.00 Nomor: 21349/MRK.00.03/EVP MRE/2021 Tanggal 07 Mei 2021, Perihal Penunjukkan Risk Officer & Risk Admin Divisi Perencanaan & Enjiniring Konstruksi
22
3[1]Minimal 25% pegawai pada satuan kerja telah memiliki sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko PLN
[a] Daftar pemantauan pegawai yang sudah dan belum mengikuti diklat manajemen risiko PLN, sesuai Formulir 1; dan

[b] Scan sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko seluruh pegawai yang ada sesuai persyaratan

Catatan: cukup salah satu terpenuhi: 25% FTK atau 5 orang
1.00 1.00 Cek 9-10 pegawai sudah memiliki sertifikat atau belum (Evidence dari sertifikat EVP, VP, dan MSB)
23
[2]Seluruh Risk Officer telah memiliki sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko PLN[a] Daftar pemantauan pegawai yang sudah dan belum mengikuti diklat manajemen risiko PLN, sesuai Formulir 1; dan

[b] Scan sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko seluruh pegawai yang ada sesuai persyaratan
1.00 - Setelah daftar checklist dilengkapi, akan dilanjutkan nota dinas usulan pembelajaran bagi pegwai yang belum tersertifikasi, target waktu 08 Juni 2021
24
4[1]Minimal 50% pegawai pada satuan kerja telah memiliki sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko PLN
[a] Daftar pemantauan pegawai yang sudah dan belum mengikuti diklat manajemen risiko PLN, sesuai Formulir 1; dan

[b] Scan sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko seluruh pegawai yang ada sesuai persyaratan

Catatan: cukup salah satu terpenuhi: 50% FTK atau 15 orang
1.00 1.00 Jumlah pegawai tersertifikasi sejumlah 15 orang
25
[2]Seluruh Risk Leader dan Risk Champion telah memiliki sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko PLN[a] Daftar pemantauan pegawai yang sudah dan belum mengikuti diklat manajemen risiko PLN, sesuai Formulir 1; dan

[b] Scan sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko seluruh pegawai yang ada sesuai persyaratan
1.00 -
26
[3]Seluruh Risk Leader telah memiliki sertifikasi Manajemen Risiko sesuai jenjang jabatan[c] Scan sertifikat atau surat kelulusan sesuai jenjang jabatan 1.00 1.00 Scan Sertifikat EVP MRE
27
[4]Minimal seluruh Risk Officer telah memiliki sertifikat kelulusan diklat Teknik Asesmen Risiko Kuantitatif (PLN atau eksternal)[c] Scan sertifikat kelulusan diklat Teknik Asesmen Risiko Kuantitatif Internal/Eksternal
[d] Kurikulum/materi diklat
- - Nota Dinas Usulan DIklat Risk Officer 2 Diklat (Man Risk Dasar, Teknik Asesmen Risiko)
28
5[1]Minimal 80% pegawai pada satuan kerja telah memiliki sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko PLN
[a] Daftar pemantauan pegawai yang sudah dan belum mengikuti diklat manajemen risiko PLN, sesuai Formulir 1; dan

[b] Scan sertifikat kelulusan diklat manajemen risiko seluruh pegawai yang ada sesuai persyaratan

Catatan: cukup salah satu terpenuhi: 80% FTK atau 30 orang
- - Nota Dinas No.24289/DLT.00.02/C01040100/2021 Tanggal 11 Juni 2021 Perihal Permohonan DIkllat Manajemen Risiko Dasar DIV MRE
29
[2]Seluruh Risk Champion telah memiliki sertifikasi Manajemen Risiko sesuai jenjang jabatan[c] Scan sertifikat atau surat kelulusan sesuai jenjang jabatan - -
30
[3]Minimal 50% pegawai pada satuan kerja telah memiliki sertifikat kelulusan diklat Teknik Asesmen Risiko Kuantitatif (PLN atau eksternal)[d] Scan sertifikat kelulusan diklat Teknik Asesmen Risiko Kuantitatif Internal/Eksternal
[e] Kurikulum/materi diklat
- -
31
32
I.3Perilaku positif dalam menghadapi risiko mendominasi budaya perusahaan.33%1Pegawai mengkomunikasikan kebutuhan penilaian dan pengelolaan risiko pada bidang kerjanyaDokumentasi rapat yang membahas profil risiko pada Satuan Kerjanya 1.00 2.00 - Sudah dilaksanakan pada bulan April dan 27 Mei 2021 (Evidence Foto)
33
2Pegawai saling berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai manajemen risikoDokumentasi kegiatan knowledge sharing dan pengalaman oleh pegawai internal Satuan Kerja mengenai manajemen risiko (rekaman video dan daftar hadir)

Catatan:
a.
Knowledge sharing minimal dilakukan 2 kali setiap semester
b.
Knowledge sharing dapat dilakukan melalui media offline maupun online, tertulis atau tatap muka, atau melalui daily/weekly meeting
1.00 Jadwalkan KS Minggu Pertama, 2 Juni 2021 untuk Knowledge Sharing
34
3Risk Leader dan Risk Champion menunjukkan sikap pengelolaan risiko[1] Dokumen Keterlibatan Risk Leader dan Risk Champion dalam penyusunan RKM berbasis risiko untuk dokumen RKAP; dan

[2] (Untuk Satuan Kerja Pembina) Dokumen keterlibatan Risk Leader dan Risk Champion dalam pemantauan dan evaluasi kinerja risiko unit binaannya
- Koordinasi dengan Pak Agha (RKM) dan Profil Risiko
35
4Perilaku pimpinan dan pegawai menunjukkan kemampuan dalam pengelolaan risiko di Satuan kerjaLaporan analisis risiko prediktif sesuai karakteristik risiko (kuantitatif atau kualitatif)

Catatan:
a. Analisis prediktif harus terkait dengan risiko dan sustainability perusahaan
b. Jangka waktu prediksi/forecasting minimal 1 tahun ke depan

Contoh: analisis
forecasting, scenario planning, trend analysis, outlook keuangan, outlook sistem ketenagalistrikan, dll
36
Dokumentasi rapat pembahasan/diskusi/presentasi, dalam bentuk rekaman video dan daftar hadir, yang menunjukkan pegawai mampu menjelaskan dengan baik dan melaporkan status profil risiko kepada atasan maupun kepada pihak eksternal sesuai peran dan fungsinya
37
5 Budaya risiko sudah terbentuk[1]Seluruh dokumen proses bisnis yang menjadi kewenangan Satuan Kerja sudah berbasis risiko dengan dilengkapi Risk Control Matrix (RCM) dan dipantau melalui Risk Control Self Assessment (RCSA)
38
[2]Dokumen RKM berbasis risiko sudah dilaksanakan, dipantau, dievaluasi, dan diperbaiki efektivitasnya
39
[3]Seluruh pengambilan keputusan strategis oleh Risk Leader telah berbasis risiko:
[a] Dokumen Kajian Risiko; dan
[b] Dokumen Nota Analisa; dan
[c] Dokumen Nota Persetujuan.
40
41
42
Keterangan:
43
1.00
Link ke Sheet Formulir
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100