ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZAAABACADAEAFAGAHAIAJ
1
TimestampEmail Address1.1. Nama Mahasiswa2.1. NIM2.3. Nama Dosen PA
2.1. Nama mata kuliah yang perkuliahannya dilaksanakan
2.2. Judul materi kuliah yang perkuliahannya dilaksanakan
2.3.1. Tutan luar (external link) pada materi kuliah yang diklik untuk mendalami materi kuliah.
2.3.2. Isi tautan luar (external link) yang sudah dibaca isinya untuk mendalami materi kuliah.
2.4.1. Judul buku, judul bab, dan sub-bab buku yang dibaca untuk mendalami materi kuliah.
2.4.2. Isi buku, bab buku, atau sub-bab buku yang dibaca untuk mendalami materi kuliah.
2.5.1. Pembagian materi kuliah melalui media sosial: Nama dan tautan media sosial
2.5.2. Tanggapan yang diperoleh dari pembagian materi kuliah melalui media sosial: Tempel tanggapan
2.6.1. Penyampaian komentar dan/atau pertanyaan mengenai materi kuliah
2.6.2. Penyampaian tanggapan terhadap komentar dan/atau pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswa lain
2.7.1. Laporan Melaksanakan Tugas: Menentukan minat studi dan topik yang ingin diteliti sesuai dengan minat studi.
2.7.2. Laporan Melaksanakan Tugas: Nama petani dan masalah yang dihadapi.
2.7.3. Laporan Melaksanakan Tugas: Jenis tanaman
2.7.4. Laporan Melaksanakan Tugas: Buat satu kalimat proposisi untuk menjelaskan hubungan apa yang menjadi masalah dalam masalah dihadapi petani dan menarik untuk diteliti.
2.7.5. Laporan Melaksanakan Tugas: Koordinat LS dan koorrdinat BT dalam derajat desimal dan elevasi dalam meter dpl.
2.7.6. Laporan Melaksanakan Tugas: Foto tanaman yang terkait dengan masalah yang didiskusikan dengan petani yang menunjukkan masalah sebagaimana yang dituliskan sebagai jawaban terhadap pertanyaan nomor 3.
2.7.7. Laporan Melaksanakan Tugas: Kesulitan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas kuliah kali ini
2.7.8. Laporan Melaksanakan Tugas: Bagaimana cara mengatasi kesulitan yang dihadapi
2.7.9. Manfaat yang diperoleh dari melaksanakan tugas kuliah kali ini
2.7.10. Laporan Melaksanakan Tugas: Saran untuk memperbaiki pelaksanaan tugas kuliah kali ini
3.1. Dengan Menyampaikan Laporan Melaksanakan Kuliah ini saya menyatakan dengan sejujur-jujurnya bahwa saya benar-benar telah mengerjakan laporan dengan sejujur-jujurnya sesuai dengan kemampuan saya dan tidak menyalin laporan mahasiswa lain atau menyalin dari Internet atau dari sumber-sumber lainnya atau membiarkan laporan ini disalin oleh mahasiswa lain.
3.2. Jika di kemudian hari ternyata ditemukan bahwa saya terbukti telah melanggar ketentuan pada butir 3.1 maka saya bersedia menerima sanksi yang dikenakan kepada saya sesuai dengan ketentuan mengikuti melaksanakan kuliah yang sudah saya baca dan saya setujui.
3.3. Dengan menyampaikan Laporan Melaksanakan Kuliah sekarang ini maka saya menyatakan bahwa laporan yang saya kirimkan dapat digunakan sebagai bagian dari penilaian dalam melaksanakan kuliah mata kuliah ini.
3.4. Dengan memilih tidak pada salah satu butir dari butir 3.1 sampai butir 3.3 di atas atau tidak menyampaikan Daftar Hadir Melaksanakan Kuliah maka saya menyatakan agar Laporan Melaksanakan Kuliah yang saya sampaikan dinyatakan gugur dan saya dinyatakan tidak memperoleh penilaian dari pelaksanaan kuliah sekarang ini.
3.5. Dengan tidak melaksanakan kuliah untuk materi kuliah sekarang ini atau Laporan Melaksanakan Kuliah yang saya sampaikan dinyatakan gugur sebagaimana pada butir 3.4 maka saya menyatakan menerima sanksi yang dikenakan kepada saya sesuai dengan ketentuan melaksanakan kuliah yang sudah saya baca dan saya setujui.
2
04/09/2023 22:11:55
hersonmanafe23@gmail.com
Herson saputra manafe2104060074Muhammad KasimMetode ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230614141105-561-961743/metode-ilmiah-pengertian-syarat-dan-langkah-langkahnya
Metode ini biasanya dimulai dengan melakukan beberapa pengamatan (observasi) tentang suatu kejadian tertentu yang terjadi berulang-ulang. Misalnya, terdapat kesalahan penggunaan bahasa tulis pada siswa SMA. Dalam proses penyelesaiannya, maka akan dimulai dari merumuskan masalah, analisis, sampai penerapan strategi khusus yang akan digunakan untuk meminimalkan atau mengatasi kesalahan berbahasa pada siswa tersebut. Sampai akhirnya mendapat jawaban akhir tentang penyelesaian dan kesimpulannya.
metode ilmiah dan syarat-syarat yang terkait didalam nya
informasi yang tepat tentang tingkah laku dan perkembangan, dan mencakup langkah-langkah, seperti identifikasi dan analisis, pengumpulan data, kesimpulan, sampai revisi teori.
Metode ilmiah pengertian syarat dll
informasi yang tepat tentang tingkah laku dan perkembangan, dan mencakup langkah-langkah, seperti identifikasi dan analisis, pengumpulan data, kesimpulan, sampai revisi teori.
informasi yang tepat tentang tingkah laku dan perkembangan, dan mencakup langkah-langkah, seperti identifikasi dan analisis, pengumpulan data, kesimpulan, sampai revisi teori.
Untuk menjawab pertanyaan ini akan saya mulai dengan pengertian hipotesis deskriptif.Pengertian hipotesis deskriptif merupakan suatu jawaban yang bersifat sementara pada suatu masalah deskriptif, yakni yang memiliki hubungan dengan suatu variabel tunggal atau mandiri.
Untuk membuktikan kebenaran suatu hipotesis deskriptif, seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptkan suatu gejala, yakni melalui percobaan atau penelitian. Jika sebuah hipotesis telah teruji kebenarannya, maka hipotesis akan disebut teori.Pengujian hipotesis deskriptif pada dasarnya merupakan proses pengujian generalisasi hasil penelitian yang didasarkan pada satu sampel.Variabel bersifat mandiri, oleh karena itu hipotesis deskriptif tidak berbentuk perbandingan ataupun hubungan dua variabel atau lebih.
Dan seperti yang telah dijelaskan pada materi pada bagian langkah-langkah proses metode ilmiah,cara merumus hipotesis,jika hipotesisnya dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif deskriptif adalah dengan cukup dilakukan dalam bentuk pertanyaan penelitian.Sehingga untuk menguji hipotesisnya dapat dilakukan dengan membuktikan kebenaran
hipotesis tersebut dengan cara seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptakan suatu gejala,seperti penjelasan di atas.
agronomi, Tanaman jagung
nama petani: bapak demus nonsae
masalah hama ulat grayak yang selalu menyerang tanaman jagung mereka
zea mays
masalah ulat yang selalu menyerang menjadi topik menarik karena ini bukan lagi hal baru ,dan kenapa msh sj terus terjasi
16⁰LS—22⁰BT
https://drive.google.com/open?id=1JjzopnOU8E74SgpWuKlYAa3NOe4c24Q_
kesulitan dalam mengakses indormasi tentang keadaan hama ulat grayak yang setiap tahun menyerang
Penggunaan varietas bibit yang resisten.
Penggunaan teknik-teknik agronomi.
Penggunaan disinfektan pada benih yang akan ditanam.
Pemeliharaan dan pemanfaatan musuh-musuh alami.
saya dapat mengetahui secara langsung keadaan di tempat dimana kita bisa langsung kontak mata denga petank yang terkena dampk ny
saran saya kedepannya lebih baik lagi agar tidak menyusahkan mahasiswa
SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
3
09/09/2023 20:08:08
yustinalisa829@gmail.com
Yustina Lisa 2104060127Don H.Kadja,SP.M.ScMetode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
StudioBelajar.com
https://www.studiobelajar.com › me...
Pengertian, Kriteria, Langkah-langkah Metode Ilmiah
Metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisis. Pada ilmu fisika, metode ilmiah memastikan didapatkannya suatu kesimpulan yang didukung oleh bukti-bukti dan tersusun secara sistematis. Jika tidak dilakukan metode ilmiah maka eksperimen-eksperimen yang dilakukan akan meragukan dan tidak dapat ditetapkan hukum atau rumus yang jelas akan terjadinya suatu fenomena fisis.
Judul bab buku: pengertian metode Ilmiah, unsur-unsur metode ilmiah, kriteria metode ilmiah, karakteristik metode Ilmiah, langkah metode Ilmiah.

Isi buku:Metode Ilmiah
Pengertian Metode Ilmiah
Metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisis. Pada ilmu fisika, metode ilmiah memastikan didapatkannya suatu kesimpulan yang didukung oleh bukti-bukti dan tersusun secara sistematis. Jika tidak dilakukan metode ilmiah maka eksperimen-eksperimen yang dilakukan akan meragukan dan tidak dapat ditetapkan hukum atau rumus yang jelas akan terjadinya suatu fenomena fisis.
Bab buku:Unsur-unsur Metode Ilmiah
Karakterisasi
Identifikasi sifat-sifat utama yang relevan milik subjek yang diteliti dengan pengamatan dan pengukuran.

Hipotesis
Dugaan teoritis sementara yang menjelaskan hasil pengukuran

Prediksi
Deduksi logis dari hipotesis

Eksperimen
Pengujian atas hubungan karakterisasi dengan prediksi dan hipotesis
Ig:icalisa_12 ( https://www.instagram.com/p/CwzSKlPvifJOIl6vvK__IaIvBtPSyZqwNFTL8M0/?igshid=MWZjMTM2ODFkZg==)
Tanggapan yang diperoleh dari pembagian materi adalah: terimakasih materinya sangat membantu
Pertanyaan:
Bagaimana metode ilmiah menciptakan landasan yang kuat untuk merancang dan menjalankan penelitian ilmiah yang valid?
Pertanyaan dari nofriani willa:
Apakah para ilmuwan benar-benar menggunakan metode ilmiah?
Menurut saya Ya,karena para ilmuwan umumnya menggunakan metode ilmiah dalam pekerjaan mereka. Metode ilmiah adalah pendekatan sistematis untuk memahami fenomena alam melalui pengamatan, perumusan hipotesis, pengujian eksperimen atau penelitian, dan analisis data. Metode ini membantu mereka mencari jawaban atas pertanyaan ilmiah, menguji hipotesis, dan memvalidasi temuan mereka. Dengan menggunakan metode ilmiah, para ilmuwan berusaha untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia fisik dan biologis serta menjaga ketidakberpihakan dalam penelitian mereka.
PLT
Topik yang ingin diteliti: Pengaruh pemberian ekstrak daun pepaya terhadap mortalitas hama trips (Thysanoptera)
Nama petani: Bapak.Agus natonis
Masalah yang dihadapi adalah tanaman cabai yang dibudidayakan mengalami kerusakan akibat serangan dari hama trips (Thysanoptera) .
Tanaman cabai( Capsicum sp)
Hubungan yang menjadi masalah dan menarik untuk di teliti adalah, dimana petani, melakukan pengendalian hama trips menggunakan pestisida alami, tanpa menggunakan pestisida kimia.
Seperti yang diketahui bahwa penggunaan pestisida kimia yang secara terus menerus dapat menimbulkan efek buruk bagi lingkungan dan kesehatan, sehingga dengan adanya teliti terkait pestisida alami dari hasil ekstrak daun pepaya, nantinya mampu mengurangi penggunaan pestisida kimia.
Ls: -10.142587, BT:123.675137,DPL: 239
https://drive.google.com/open?id=1yDJ1uDlFx4xcPanofinNHK3Ubm-JiLwS
Kesulitan di jaringan.Tidak ada
Bisa berinteraksi langsung dengan petani
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
4
10/09/2023 20:41:14
yunnikoamesah@gmail.com
Maria Yuttania Koamesah2104060169
Prof. Ir. Herianus J. D. Lalel, M. Si., Ph. D
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method
A simple example of the scientific method is: Ask a Question: Why does Greenland look so large on a map? Background Research: Learn that Greenland is a quarter the size of the United States in land mass. Also learn that Mercator projection maps are made by transferring the images from a sphere to a sheet of paper wrapped around the sphere in a cylinder. Hypothesis: If I make a Mercator projection map, then the items in the middle of the map will look their true size and the items at the poles will look larger than they really are. Experiment: Use a sphere with 1-inch by 1-inch squares at each pole and the equator to make a Mercator projection map. Measure the squares on the Mercator projection map. Analyze Data and Make Conclusions: The middle-of-the-map squares average 1 inch per side while the squares at the poles average 3 inches per side. In conclusion, the projection process used to make Mercator projection maps creates distortion at the poles, but not at the equator. This is why Greenland, which is close to the North Pole, looks larger than it is. Communicate: Make a video, write a report, or give a presentation to educate others about the experiment.
The Scientific Method
The role of the statistical method in experimental design is, firstly to
ensure validity, secondly to maximize efficiency. By validity, we mean
that the experiment is capable of answering the question of scientific
interest; by efficiency, we mean that the answer is as precise as possible. In
simple experiments, ensuring validity is usually straightforward, ensuring
efficiency is less so. The key to both lies in understanding why experimental
results might vary between runs, i.e., in identifying all possible sources of
variation.
https://twitter.com/MKoamesah/status/1700829472365351173?t=uDPTrOX12mFbPuwYXSfZog&s=19
Materi kuliah yang dipelajari oleh kalian cukup mudah untuk dipahami karena disajikan dengan terperinci bagian bagiannya dengan bahasa yang sederhana
Mengapa teknologi tidak akan bisa berkembang tanpa adanya ilmu pengetahuan murni, dan sebaliknya mengapa ilmu pengetahuan membutuhkan teknologi untuk menyediakan fasilitas dan peralatan penelitian yang akurat?
Alfina Jeninda10 September 2023 pukul 04.19
Tidak semua pengetahuan dapat diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah dan oleh karena itu tidak semua pengetahuan adalah ilmiah. Mengapa demikian?

Balas
Balasan

Maria Yuttania Koamesah10 September 2023 pukul 04.31
Karena pengetahuan ilmiah adalah hanya pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah. Ruang lingkup metode ilmiah mencakup tiga hal, yaitu: (1) pengalaman empirik, (2) cara pikir rasional, dan (3) dilakukan dalam langkah-langkah sistematis.
Perlindungan Tanaman
Topik: Pengembangan strategi pengendalian terpadu (IPM) yang efektif untuk mengurangi serangan penggerek buah terong pada tanaman terong.
Bapak Yosep
Masalah yang dihadapi petani adalah tanamannya yang busuk sebelum waktunya di panen
Leucinodes orbonalis
Penelitian tentang pengembangan strategi Pengendalian Terpadu (IPM) yang efektif untuk mengurangi serangan penggerek buah terong pada tanaman terong menjadi penting karena serangan ini dapat mengancam hasil panen petani dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan lokal.
LS -10, 19 BT 123,67
https://drive.google.com/open?id=1ZpzDhj7g1FqdNg2B8W4uSB9aHqLBfQjW
Kesulitan dalam mencari petani untuk tanaman tahunan
Cara mengatasinya adalah mencari petani yang memiliki pertanian dengan tanaman semusim
Menambah wawasan mengenai pertanian yang ada di Kupang
Belum ada saran dari saya
SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
5
11/09/2023 6:27:25ecikenca75@gmail.comEmerensiana Putri Enca 2104060062
Agustina Etin Nahas SP.M.Si
Metode ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.statistikian.com/2017/02/metode-penelitian-metodologi-penelitian.html
Pengertian Metode penelitian adalah langkah yang dimiliki dan dilakukan oleh peneliti dalam rangka untuk mengumpulkan informasi atau data serta melakukan investigasi pada data yang telah didapatkan tersebut. Metode penelitian memberikan gambaran rancangan penelitian yang meliputi antara lain: prosedur dan langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data, dan dengan langkah apa data-data tersebut diperoleh dan selanjutnya diolah dan dianalisis.
Metode penelitian bisnis pendekatan kuantitatif dan kualitatif
Perspektif metode penelitian bisnis, proses penelitian, masalah, variabel, dan paradigma penelitian, landasan teori, kerangka berfikir, dan pengajuan hipotesis, metode penelitian eksperimen, populasi dan sampel, skala pengukuran dan instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, validitas dan reliabilitas penelitian kualitatif, menyusun proposal penelitian, metode penelitian dan pengembangan (research and development/ R&D).
Instagram
Mempelajari Jenis-Jenis Metode Penelitian. ... Menentukan Tujuan Penelitian. ... Melakukan Kajian Terhadap Penelitian-Penelitian Sejenis. ... Memperhatikan Jumlah Sampel
Bagaimana cara menentukan metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian tersebut?
Mempelajari Jenis-Jenis Metode Penelitian. ...
Menentukan Tujuan Penelitian. ...
Melakukan Kajian Terhadap Penelitian-Penelitian Sejenis. ...
Memperhatikan Jumlah Sampel
TPHP
Pengaruh Konsentrasi Garam dan Lama Fermentasi Terhadap Pengembangan Adonan, Derajat Putih, dan pH Tepung Ubi Jalar Putih (Ipomoea batatas Linn.)
<Bapak agus
Bercak Daun disebabkan oleh cendawan Cercospora capsici, pada daun yang terserang terdapat bintik-bintik bulat dan berwarna hitam kecoklatan. Lama kelamaan daun menguning dan akhirnya rontok.
Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum)
Kesenjangan pembagian keuntungan yang didapat antara petani dan distributor, petani yang paling banyak dirugikan. Hasil yang didapat tidak sebanding dengan resiko yang dialami petani. Kondisi demikian yang menyebabkan pekerjaan sebagai petani tampaknya tidak menjanjikan. Keuntungannya tak seberapa, belum lagi dihitung dengan kerugian ketika cuaca tidak mendukung ataupun serangan hama. Untuk itu, diperlukan sarana yang mampu memotong rantai perniagaan yang cukup panjang untuk komoditas pertanian. Harapannya, petani mampu menyediakan produknya secara langsung ke konsumen sehingga keuntungan yang diperoleh petani pun meningkat.
Latitude (Lintang) : -7.8028333 Longitude (Bujur) : 110.374138
https://drive.google.com/open?id=1_STOGwsDcKwe9tP02kp0RjrEPaKZX8UH
Kesulitan yang kami hadapi dalam program projek kuliah ini sulit dalam memilih penelitian yang mau di teliti
Tidak ada
Mengerjakan projek kuliah ini sangat bermanfaat bagi saya,saya bisa mudah menemukan informasi baru tentang penelitian yang harus saya terapkan di masyarakat
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
6
11/09/2023 19:38:45defitrikardo6@gmail.comSyrilus d rikardo2104060110ir.yoke l benggu,M.PhilMetode ilmiah
Peroses dan pengertian metode ilmiah
https://cdn-gbelajar.simpkb.id/s3/p3k/PGSD/IPA/Bahan%20Paparan/Modul%20Bahan%20Belajar%20-%20PGSD-IPA%20-%202021%20Pembelajaran%201.pdf
Metode ilmiah atau scientific method adalah metode untuk melakukan penelitian suatu objek atau merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisik. Metode ilmiah meliputi kegiatan melakukan pengamatan dan melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis sampai menyimpulkan, mengkomunikasikan hasil.
Metode Ilmiah, Materi dan
Perubahannya
Beberapa kriteria dalam metode ilmiah, antara lain :
1) Berdasarkan fakta
Dalam mengambil kesimpulan dan melakukan analisa bukan hanya berdasarkan
pendapat peneliti namun harus berdasarkan bukti yang nyata dari hasil penelitian
yang dilakukan.
2) Bebas dari prasangka
Unsur subjectivitas dalam proses penelitian sekecil apapun bentuknya, peneliti
tidak boleh memiliki prasangka tertentu pada saat melakukan eksperimen.
Eksperimen harus dijalankan secara objektif walaupun hasil dari eksperimen
tersebut tidak sama dengan hipotesis yang peneliti miliki. Hipotesis terbukti
ataupun tidak terbukti bukan menjadi persoalan.
3) Menggunakan prinsip-prinsip analisis
Pengembangan kemampuan HOTS sangat sejalan dengan prinsip-prinsip analisis
yang digunakan untuk melakukan penarikan kesimpulan yang sesuai dengan
metode ilmiah, yang artinya kejelasan urutan kejadian dan berpikir sangat dibutuhkan untuk memberikan penjelasan terhadap suatu fenomena. Hubungan
antara komponen beserta komponen-komponen permasalahan harus dapat
dijelaskan dengan runtut dan diketahui dengan jelas.
https://www.instagram.com/p/CxBBEvyvB0b/?igshid=MmU2YjMzNjRlOQ==
Sangat bagus,bisa memebrikan informasi ke publik melalu sehr2 materi lewat medias sosial
Apa hubungan metode ilmiah dengan metode penelitian?
Ada Hubungan Antara Metode Ilmiah dengan Penelitian Yaitu Penelitian merupakan salah satu tahap dari serangkaian tahapan metode ilmiah.
TPHP
Pak jon.masalah yang sering di alami yaitu tanaman mengalami kerusakan pada daun dan kurangnya pengendalian pada lahanya
Kubis(Brassica oleracea var. capitata)
Dalam penelitian ini bagaimana mana cara kita untuk mengatasi permaslah yang di hadapi para petani terutama pada tanaman kubis yang kita amatai supaya terhindar atau bisa terhindar dari penyakit atau OPT perusak.
LS-10.157073°BT 123.668929°
https://drive.google.com/open?id=19wCyu0Icrrp3eof16L2-Q0p98rBnSdoY
Kesulitan nya yaitu kami mencari dan menggalai onformas dari luara apa yg harus kita terapkan kepada para petani yg mengalami permasalah di kebun mereka dan bagai mana kita untuk meyakini para petani bawah apa yang kita berikan kepara petani sangan bermanfat bagi mereka dan kita
Tidak
kami bisa turun lasung kelapangan dan bisamencri lasung informasi dari petani tentang permasalahan yg ada di kebun mereka
Saran saya yaitu untuk kerjakan tugas menggunakn tatuan link kami masi sudah karena dengan kerja menggunakan tatuan ini menurut kami ribet semoga dengan tugas2 yg lain tidak lagi menggunakan link
SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
7
11/09/2023 21:49:49
hacasoternes@gmail.com
Soternes Haca 2104060107
Ir. Antonius S. S. Ndiwa, MP.
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.google.com/url?q=https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_dir/959b1b3ab5867b15c36c2b061269bc5b.pdf&sa=U&ved=2ahUKEwifsLiAxJ2BAxUW1zgGHXzUD-YQFnoECBIQAQ&usg=AOvVaw0EH89tQ2D4n5LmpWwmfUB6
METODE ILMIAH, Metode ilmiah merupakan prosedur untuk mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi ilmu merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah.
Filsafat ilmu, Bab 1, Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan
STRUKTUR PENULISAN ILMIAH
, Bab 2 Penulisan karya ilmiah adalah tahap akhir penelitian ilmiah sebagai tugas fungsional
sosialisasi ilmu untuk dikomunikasikan terutama kepada masyarakat akademik dalam disiplin
ilmu yang bersangkutan. Hal ini sesuai dengan asas keterbukaan untuk ditanggapi, dikoreksi,
atau diuji lebih lanjut oleh sementara peminat.
Instagram
https://www.instagram.com/p/Cw-LssvPDcL/?igshid=MzRlODBiNWFlZA==
Bagaimana metode ilmiah memastikan keobjektifan dan validitas penelitian?
Metode ilmiah memiliki beberapa langkah yang membantu memastikan keobjektifan dan validitas penelitian. Berikut adalah beberapa cara untuk mencapainya:

1)Rancangan Penelitian yang Kuat: Pastikan penelitian memiliki rancangan yang kuat, termasuk pemilihan sampel yang representatif, pengumpulan data yang cermat, dan penggunaan metode yang sesuai.

2)Pengukuran yang Valid: Pastikan bahwa alat pengukuran yang digunakan memiliki validitas yang baik. Ini berarti alat tersebut benar-benar mengukur apa yang ingin di teliti.

3)Pengendalian Variabel: Cobalah untuk mengendalikan variabel yang tidak relevan dan berpotensi memengaruhi hasil penelitian .

4)Pengulangan dan Reproduksi: Memungkinkan penelitian Anda dapat diulang oleh orang lain dengan hasil yang serupa adalah langkah penting untuk memastikan validitas. Pastikan hasil penelitian Anda dapat direproduksi.

5)Analisis Statistik yang Tepat: Gunakan analisis statistik yang tepat dan relevan untuk data Anda, dan pastikan bahwa metode statistik yang digunakan adalah objektif.

6)Peer Review: Publikasikan hasil penelitian Anda dalam jurnal ilmiah yang melibatkan proses peer review. Ini memungkinkan peneliti lain untuk mengevaluasi dan memberikan masukan terhadap penelitian Anda.

7)Pertimbangkan Bias: Kesadaran terhadap bias dan upaya untuk menguranginya sangat penting. Bias dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk bias pemilihan sampel, bias responden, atau bias peneliti.

8)Transparansi dan Reproduksi Terbuka: Bagikan data Anda dan metode penelitian dengan komunitas ilmiah agar orang lain dapat menguji dan memverifikasi temuan Anda.

9)Etika Penelitian: Pastikan penelitian Anda mematuhi prinsip-prinsip etika penelitian, termasuk mendapatkan izin dari subjek penelitian dan menghindari plagiarisme
PLT, INVENTARISASI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JERUK NIPIS ( Citrus aurantifolia ) Di Kecamatan Kota Raja.
Bapak Metu, Bercak Daun
Citrus aurantifolia
Bercak Daun pada tanaman Jeruk Nipis, Proses pengendalianya kurang tepat atau maksimal
Lat - 10187416⁰ Long 123.592202⁰
https://drive.google.com/open?id=1Th561we5rqpKFeAZu_asZEPnAw_Kow8b
Kesulitan dalam jaringan yang tidak lancar.
Tidak ada
Manfaat yang dapat diperoleh adalah bisa melatih dan mengetahui kami dalam proses pengaksesan hal baru seperti beberapa aplikasi baru tersebut
Saran yang ingin saya ajukan adalah mengingat aplikasi baru yang sudah diinstal alangkah baiknya diberikan sosialiasi karena ada beberapa aplikasi yang menurut saya baru dengar dan belum bisa mengoperasikannya.
SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
8
13/09/2023 14:27:19
ludgardisamostry@gmail.com
Ludgardis Amostry 2104060018Ir. Effy Roefaida, MS Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method
Langkah-langkah metode Ilmiah: 1. Ajukan pertanyaan 2. Lakukan Penelitian latar belakang 3. Membangun Hipotesis 4. Uji Hipotesis Anda dengan Melakukan Eksperimen 5. Analisis Data Anda dan Buat Kesimpulan 6. Komunikasikan hasil anda
Judul buku: Filsafat ilmu
Judul bab 1 : metode Ilmiah
Judul sub bab buku: 1.1. Pendahuluan
1. 2 Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan
1. 3 Pengertian Metode Ilmiah
Metode ilmiah merupakan prosedur untuk mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi ilmu merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah. Pengetahuan(knowledge) adalah sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman, berdasarkan panca indra, dan diolah oleh akal budi secara spontan.
Instagram
https://www.instagram.com/p/Cw2Xk59PYE9/?igshid=NjIwNzIyMDk2Mg==
Mengapa metode penelitian mempunyai ruang lingkup yang lebih luas daripada ruang lingkup metode ilmiah?
Dalam metode Ilmiah untuk menciptakan landasan yang kuat untuk merancang dan menjalankan penelitian ilmiah dengan memperhatikan langkah-langkah yang berturut-turut yaitu:
1. Mengajukan pertanyaan
2. Melakukan telaahan pustaka (literature review)
3. Merumuskan hipotesis (formulation of hyopthesis)
4. Menguji hipotesis (hypothesis testing)
5. Mengumpulkan data (data collection) dan menganalisis data (data analysis) hasil pengujian hipotesis sebagai dasar untuk mengambil kesimpulan
6. Melaporkan hasil penelitian (reporting research finding)
Minat PLT( Hama) dan topik yang ingin diteliti yaitu tentang serangga hama pada tanaman jambu biji.
Nama petani: Bapak Alexander
Masalah yang dihadapi yaitu hama kutu putih pada daun jambu biji.
Jambu biji (Psidium guajava )
Hubungan antara faktor-faktor lingkungan, seperti iklim dan kualitas tanah, dengan tingkat keparahan serangan hama kutu putih pada tanaman jambu biji merupakan permasalahan yang menarik untuk diteliti guna mengembangkan strategi pengendalian yang lebih efektif.
Lat. -10. 160133°, Long. 123.668638°
https://drive.google.com/open?id=1HCWs656dXOLl0LADs6nXxCEDJFdNyy1c
Jaringan internet yang kurang stabil.
Tidak ada
Menambah wawasan tentang metode Ilmiah
Tidak ada. SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
9
18/09/2023 19:58:25
sartikayuni56@gmail.com
Kornelia Ayunita Sartika 2104060017Ir .Yenny Raja Kana, MS Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
Filsafat ilmu,
https://sg.docworkspace.com/d/sIAyX2eWOAarZ9qcG?sa=00&st=0t
yang diberi judul Filsafat Ilmu 2 dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang metode ilmiah serta struktur penulisan ilmiah sebagai sarana untuk mengkomunikasikan hasil penelitiannya kepada masyarakat ilmiah.
Judul Buku: filsafat ilmu
Judul bab Buku:( BAB1 Metode Ilmiah)
Judul sub bab Buku:Pengertian Metode Ilmiah
Isi Buku: yang diberi judul Filsafat Ilmu 2 dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang
metode ilmiah serta struktur penulisan ilmiah sebagai sarana untuk mengkomunikasikan hasil
penelitiannya kepada masyarakat ilmiah

Bab Buku: (bab 1 Metode Ilmiah),Metode ilmiah merupakan prosedur untuk mendapatkan pengetahuan yang disebut
ilmu. Jadi ilmu merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah.

Sub bab Buku: " Pengertian Metode Ilmiah
Metode Ilmiah" merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan
untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah yang
sistematis, teratur dan terkontrol. Pelaksanaan metode ilmiah ini meliputi enam tahap, yaitu:
1. Merumuskan masalah
2. Mengumpulkan keterangan
3. Menyusun hipotesis.
4. Menguji hipotesis dengan melakukan percobaan atau penelitian.
5. Mengolah data (hasil) percobaan dengan menggunakan metode statistik untuk menghasilkan kesimpulan.
6. Menguji kesimpulan.
Instagram
https://www.instagram.com/p/CxDED12vBbs/?igshid=MzRlODBiNWFlZA==
Sebutkan proses dan langkah -langkah metode ilmiah secara berturut-turut
1.Mengajukan pertanyaan
2.Melakukan telaahan pustaka (literature review),
3.Merumuskan hipotesis (formulation of hyopthesis),
4.Menguji hipotesis (hypothesis testing),
5.Mengumpulkan data (data collection) dan menganalisis data (data analysis)
6.Melaporkan hasil penelitian (reporting research finding),
PLT ( Hama)
Topik " serangga Hama cotton aphid bollworn pseudococcidae pada tanaman daun pepaya
Nama petani: Bapak Noven
maslah yang di hadapi yaitu hama cotton aphid bollworn pseudococcidae pada tanaman pepaya ( bagian daun )sehingga daunnya menjadi bolong dan robek
Tanaman pepaya( Carica Papaya L)
Masalah yang dihadapi yaitu serangan Hama cotton aphid bollworn pseudococcidae pada tanaman pepaya ( bagian daun)sehingga menarik untuk diteliti
Lat -10.157194°, Long123.66921°
https://drive.google.com/open?id=1OEtTkaUO5CGBotJv5U6_wdqCEiktHgOz
JaringanTidak ada
Manfaatnya yaitu bisa menggunakan berbagai aplikasi untuk mengerjakan sesuatu dengan mudah
Tidak ada SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
10
24/09/2023 21:25:18
nestyriantoby9846@gmail.com
Yuliana Yunesti Kewa Duli
2104060037Ir. Zainal Abidin, MP Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://raharja.ac.id/2020/10/27/metode-ilmiah/#:~:text=Metode%20ilmiah%20adalah%20suatu%20pendekatan,berdasarkan%20observasi%20tadi%2C%20menyusun%20hipotesis%2C
Metode ilmiah adalah suatu pendekatan sistematis dalam mencari ilmu pengetahuan atau menjawab pertanyaan penelitian yang terdiri dari beberapa langkah, yaitu dimulai dengan melakukan observasi terhadap suatu fenomena atau gejala, identifikasi dan formulasi masalah berdasarkan observasi tadi, menyusun hipotesis, melakukan penelitian untuk menguji hipotesis, dan menarik kesimpulan.
Judul buku : metodologi penelitian
Sub bab buku : metode Ilmiah
Metode ilmiah (scientific method) adalah cara atau jalan untuk mencari
ilmu pengetahuan dengan mengikuti suatu struktur logis ilmiah, yang dimulai
dari perumusan masalah, diikuti dengan pengumpulan data yang relevan,
diteruskan dengan analisis data dan interpretasi temuan, serta diakhiri dengan
penarikan kesimpulan temuan.
https://twitter.com/nestyy1202/status/1705845885018730766?t=_OJ9cINo2Krqauv1ZHK0rg&s=19
Tidak ada tanggapan
Apa hubungan metode ilmiah dengan metode penelitian?
Ya, metode ilmiah terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan mencakup banyak hal seperti
Kemajuan teknologi telah memberikan alat dan metode yang lebih canggih untuk mengumpulkan data dan melakukan eksperimen. Contohnya adalah perkembangan teknologi komputer, laboratorium, dan instrumen ilmiah yang semakin canggih.
Minat saya yaitu perlindungan tanaman
Nama petani : Bapak Yohanes
Masalah yang dihadapi : penyakit karat pada jambu biji
Psidium guajava L.
Penyakit karat pada jambu biji merupakan masalah utama yang dihadapi petani, dan penelitian ini akan menjelaskan hubungan antara infeksi penyakit karat dan pengaruhnya terhadap hasil panen jambu biji
-10°7'6.576"S 123°41'58.111"E
https://drive.google.com/open?id=1aIUB5sI4nEfe6A1d6OIQmYq253iDk_7X
Jaringan internet yang kurang stabil.
Tidak ada
Menambah wawasan tentang metode Ilmiah dan hubungan dengan metode penelitian
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
11
25/09/2023 16:21:44yhnsonia@gmail.com
Yohana Aprilia Hilda Sonia
2104060117
Diana Y.L. Serangmo, SP., MP
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://an-nur.ac.id/blog/metode-ilmiah-pengertian-langkah-langkah-dan-manfaat.html
Metode ilmiah adalah suatu prosedur atau tata cara sistematis yang digunakan para ilmuwan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi². Metode ilmiah melibatkan pengamatan dan pengukuran yang cermat, pelaksanaan eksperimen, pengujian, dan modifikasi hipotesis². Hipotesis adalah dugaan, berdasarkan pengetahuan yang diperoleh saat mencari jawaban atas pertanyaan akan suatu masalah². Hipotesis ilmiah harus dipandang berdasarkan sisi kesalahannya (falsifikasi), yaitu kemungkinan hasil dari eksperimen atau pengamatan yang bertentangan dengan prediksi yang disimpulkan dari hipotesis².
Judul Buku : Metode Penelitian Ilmiah Aplikasi Pendidikan Dan Sosial
Judul Bab : Pengertian Tentang Penelitian
Pada dasarnya, manusia selalu ingin tahu dan ini mendorong manusia untuk
bertanya dan mencari jawaban atas pertanyaan itu. Salah satu cara untuk mencari
jawaban adalah dengan mengadakan penelitian. Cara lain yang lebih mudah,
tentunya, adalah dengan bertanya pada seseorang atau “Bertanya” pada buku,
tapi kita tidak selalu dapat mendapat jawaban, atau kita mungkin mendapatkan
jawaban tapi tidak meyakinkan.
Pengertian penelitian sering dicampur adukan dengan: Pengumpulan data
atau informasi, studi pustaka, kajian dokumentasi, penulisan makalah, perubahan
kecil pada suatu produk, dan sebagainya. Kata penelitian atau riset sering
dikonotasikan dengan bekerja secara eksklusif menyendiri di Laboratorium, di
Perpustakaan, dan lepas dari kehidupan sehari-hari.
Nama media sosial : Twitter (YohanaApriliaH1). Tautan : https://twitter.com/YohanaApriliaH1/status/1704824328599335228?t=CMG-qVMg2XVpvkQDybKMsw&s=19
Tidak ada
Dalam proses metode ilmiah, langkah yang keempat yaitu menguji hipotesis dimana langkah ini hanya bisa dilakukan dengan teknik analisis statistika yang jika hipotesisnya dilakukan secara kuantitatif (langkah ketiga). Bagaimana cara menguji hipotesis,jika hipotesisnya dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif deskriptif
Pengertian hipotesis deskriptif merupakan suatu jawaban yang bersifat sementara pada suatu masalah deskriptif, yakni yang memiliki hubungan dengan suatu variabel tunggal atau mandiri.
Untuk membuktikan kebenaran suatu hipotesis deskriptif, seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptkan suatu gejala, yakni melalui percobaan atau penelitian. Jika sebuah hipotesis telah teruji kebenarannya, maka hipotesis akan disebut teori.Pengujian hipotesis deskriptif pada dasarnya merupakan proses pengujian generalisasi hasil penelitian yang didasarkan pada satu sampel.Variabel bersifat mandiri, oleh karena itu hipotesis deskriptif tidak berbentuk perbandingan ataupun hubungan dua variabel atau lebih.
Dan seperti yang telah dijelaskan pada materi pada bagian langkah-langkah proses metode ilmiah,cara merumus hipotesis,jika hipotesisnya dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif deskriptif adalah dengan cukup dilakukan dalam bentuk pertanyaan penelitian.Sehingga untuk menguji hipotesisnya dapat dilakukan dengan membuktikan kebenaran
hipotesis tersebut dengan cara seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptakan suatu gejala,seperti penjelasan di atas.
PLT
Penangan Masalah Busuk Basah pada Tanaman Kubis(Brassica oleracea var. capitata L)
Blasius Herman
Penyakit busuk basah pada tanaman kubis yang sehingga menyebabkan kerugian bagi petani
Kubis (Brassica rapa subsp. pekinensis (Lour.) Hanelt) pada link https://www.gbif.org/search?q=Kubis
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penyebab, metode pencegahan, dan strategi penanganan yang efektif terhadap masalah busuk basah pada tanaman kubis dengan tujuan meningkatkan hasil panen dan kesehatan tanaman secara berkelanjutan.
Lat -10.157073⁰,long 123.668929⁰
https://drive.google.com/open?id=1kV4gQC-_A5C1BhOU4aQ0-C7KZ9BfHdju
Tidak adaTidak ada
Membantu dalam menentukan minat dan memilih judul yang tepat
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
12
25/09/2023 17:23:10
eraga311217@gmail.com
Emanuel Raga2104060059
Julinda B.D. Henuk., SP. M. Si
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
Penelitian dan Metode Ilmiah
https://www.dkampus.com/2016/03/penelitian-dan-metode-ilmiah/
Penelitian ilmiah melibatkan theory construction dan theory verification. Kontruksi teori merupakan suatu proses untuk membentuk struktur dan kerangka teori yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu hipotesis yang relevan dengan struktur teorinya. Selanjutnya dengan menggunakan fakta, maka hipotesis tersebut diuji secara empiris. Meskipun tidak ada konsensus tentang urutan dalam metode ilmiah, metode ilmiah umumnya memiliki beberapa karakteristik umum sebagai berikut (Davis & Cosenza): Kritis dan analitis : mendorong suatu kepastian dan proses penelitian untuk mengidentifikasi masalah dan metode untuk mendapatkan Logis : merujuk pada metode dari argumentasi Kesimpulan rasional diturunkan dari bukti yang ada. Testability : penelitian ilmiah harus dapat menguji hipotesis dengan pengujian statistik yang menggunakan data yang dikumpulkan. Obyektif : hasil yang diperoleh ilmuwan yang lain akan sama apabila studi yang sama dilakukan pada kondisi yang Hasil penelitian dikatakan ilmiah apabila dapat dibuktikan kebenarannya. Konseptual dan Teoretis : ilmu pengetahuan mengandung arti pengembangan suatu struktur konsep dan teoretis untuk menuntun dan mengarahkan upaya penelitian. Empiris : metode ini pada prinsipnya berstandar pada realitas. Sistematis : mengandung arti suatu prosedur yang cermat
METODE PENELITIAN
2.1 Pengertian
2.2 Pentingnya Kegiatan Penelitian
2.3 Pendekatan Memperoleh Kebenaran
2.4 Macam-macam Metode Penelitian
2.5 Langkah-langkah Penelitian (Proses Kegiatan Ilmiah).

Metode penelitian atau metode ilmiah adalah prosedur atau lagkahlangkah dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu. Jadi metode
penelitian adalah cara sistematis untuk menyususn ilmu pengetahuan.
Sedangkan teknik penelitian adalah cara untuk melaksanakan metode
penelitian. Metode penelitian biasanya mengacu pada bentuk-bentuk
penelitian.
3.1 Macam-macam Metode Penelitian
Mengacu pada bentuk penelitian, tujuan, sifat masalah dan
pendekatannya ada empat macam metode penelitian :
(1) Metode Eksperimen(Mengujicobakan), adalah penelitian untuk
menguji apakah variabel-variabel eksperimen efektif atau tidak. Untuk
menguji efektif tidaknya harus digunakan variabel kontrol. Penelitian
eksperimenadalah untuk menguji hi[potesis yang dirumuskan secara
ketat. Penelitian eksperimen biasanya dilakukan untuk bidang yang
bersifat eksak. Sedangkan untuk bidang sosaial bisanya digunakan
metode survey eksplanatory, metode deskriptif, dan historis.
(2) Metode Verifikasi (Pengujiaan), yaitu untuk menguji seberapa jauh
tujuan yang sudaah digariskan itu tercapai atau sesuaai atau cocok
dengan harapan atau teori yang sudah baku. Tujuan daari penelitian
verifikasi adalah untuk menguji teori-teori yang sudah ada guna
menyusun teori baru dan menciptakan pengetahuan-pengetahuan
baru. Lebih mutaakhirnya, metode verifikasi berkembang menjadi
grounded research, yaitu metode yang menyajikan suatu pendekatan
baru, dengan data sebagai sumber teori (teori berdasarkan data).
(3) Metode Deskriptif (mendeskripsikan), yaitu metode yang digunakan
untuk mencari unsur-unsur, ciri-ciri, sifat-sifat suatu fenomena.
Metode ini dimulai dengan mengumpulkan data, mengaanalisis data
dan menginterprestasikannya. Metode deskriptif dalam
pelaksanaannya dilakukan melalui: teknik survey, studi kasus
(bedakan dengan suatu kasus), studi komparatif, studi tentang waktu
dan gerak, analisis tingkah laku, dan analisis dokumenter.
(4) Metode Historis (merekonstruksi), yaitu suatu metode penelitian
yang meneliti sesuatu yang terjadi di masa lampau. Dalam
penerapannya, metode ini dapat dilakkan dengan suatu bentuk studi
yang bersifat komparatif-historis, yuridis, dan bibliografik. Penelitian
historis bertujuan untuk menemukan generaalisasi dan membuat
rekontruksi masa lampau, dengan cara mengumpulkan,
mengevaluasi, memverifikasi serta mensintesiskan bukti-bukti untuk
menegakkan fakta-fakta dan bukti-bukti guna memperoleh kesimpulan
yang kuat.
https://www.facebook.com/100087749096218/posts/pfbid02FSDF5GW78qkcFdNUuacuaaz9HwAoCLHdes4urjRxRxsV4GTRogyTQ1uAPZjCbNd2l/
Tidak ada
Bagaimana metode ilmiah memastikan keobjektifan dan validitas penelitian?
Metode ilmiah memiliki beberapa langkah penting untuk memastikan keobjektifan dan validitas penelitian:

1. Perumusan Pertanyaan Penelitian: Mulailah dengan merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik. Pertanyaan ini harus dapat diuji secara empiris.

2. Desain Penelitian: Pilih desain penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian Anda, seperti eksperimen, penelitian observasional, atau penelitian kualitatif. Pastikan metode yang dipilih dapat menghasilkan data yang dapat diandalkan.

3. Pengumpulan Data: Lakukan pengumpulan data dengan hati-hati, dan pastikan untuk menghindari bias yang mungkin muncul selama proses ini. Gunakan teknik pengumpulan data yang sesuai dengan desain penelitian Anda.

4. Analisis Data: Gunakan metode analisis data yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda. Pastikan analisis tersebut dilakukan secara obyektif, dan jika memungkinkan, gunakan statistik untuk menguji hipotesis Anda.

5. Pengulangan: Jika memungkinkan, lakukan pengulangan penelitian atau verifikasi oleh peneliti lain untuk memastikan hasil yang konsisten.

6. Publikasi dan Peer Review: Publikasikan hasil penelitian Anda dalam jurnal ilmiah yang relevan, dan biarkan peneliti lain melakukan tinjauan rekan sejawat untuk mengevaluasi validitas dan objektivitasnya.

7. Transparansi: Sediakan informasi yang cukup mengenai metodologi penelitian Anda, termasuk semua data yang relevan dan analisis statistik yang digunakan. Hal ini memungkinkan orang lain untuk mereplikasi penelitian Anda.

8. Pertimbangkan Bias: Selalu pertimbangkan potensi bias dalam penelitian Anda, seperti bias pemilihan sampel atau bias pengukuran. Upayakan untuk mengidentifikasi dan mengatasi bias tersebut.

9. Penggunaan Sumber Daya: Pastikan Anda menggunakan sumber daya yang valid dan terpercaya dalam penelitian Anda, termasuk instrumen pengukuran dan literatur yang mendukung.

10. Kritik Terhadap Hasil: Selalu sambut kritik dan evaluasi konstruktif terhadap hasil penelitian Anda. Ini dapat membantu meningkatkan objektivitas dan validitas penelitian Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa penelitian Anda lebih objektif dan valid dalam mencari jawaban terhadap pertanyaan penelitian Anda.
PLT
Identifikasi, Pencegahan Penyakit Bercak Kuning pada Tanaman Pepaya dengan Teknik Sanitasi
Bapa Moses
Pepaya yang terserang penyakit bercak kuning menyebabkan kerugian
Pepaya(Carica papaya L.)https://powo.science.kew.org/
Bagaimana teknik sanitasi dapat diidentifikasi dan diterapkan secara efektif untuk mencegah penyakit bercak kuning pada tanaman pepaya, dan apa dampaknya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman
LS:-10.157073° BT:123.668929°
https://drive.google.com/open?id=11wpyhzu6MWnxPaknRikqkRR8hsM4PLt5
Tidak adaTidak ada
Manfaat bagi saya melalui projek kuliah ini saya lebih memahami apa yg saya lakukan,serta menambah wawasan saya sebagai mahasiswa untuk mengerjakan projek kuliah ini
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
13
25/09/2023 18:09:14yanaliatau@gmail.comYanalia Rupa Tau2104060115Ir. Titik Sri Harini, MPMetode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://raharja.ac.id/2020/10/27/metode-ilmiah/
Metode ilmiah adalah pendekatan sistematis yang digunakan ilmuwan untuk menyelesaikan masalah melalui langkah-langkah seperti merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, menyusun hipotesis, menguji hipotesis melalui eksperimen, mengolah data dengan metode statistik, menguji kesimpulan, dan berkomunikasi hasil penelitian kepada orang lain. Ini adalah cara ilmuwan mendekati pengetahuan baru atau memvalidasi teori yang ada.
Judul : Metode Penelitiab
Judul bab buku : Metode ilmiah
Judul sub-bab buku : macam-macam metode penelitian
Metode penelitian atau metode ilmiah adalah prosedur atau lagkahlangkah dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu. Jadi metode
penelitian adalah cara sistematis untuk menyususn ilmu pengetahuan.
Sedangkan teknik penelitian adalah cara untuk melaksanakan metode
penelitian. Metode penelitian biasanya mengacu pada bentuk-bentuk
penelitian.

Empat metode penelitian utama adalah:

1. Metode Eksperimen: Digunakan untuk menguji efektivitas variabel eksperimen dengan variabel kontrol. Cocok untuk bidang eksak.

2. Metode Verifikasi: Bertujuan untuk menguji pencapaian tujuan dan mengembangkan teori baru, evolusi menjadi grounded research.

3. Metode Deskriptif: Mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk menjelaskan ciri-ciri fenomena menggunakan berbagai teknik.

4. Metode Historis: Penelitian tentang peristiwa masa lalu dengan tujuan menciptakan generalisasi dan rekonstruksi masa lalu melalui analisis bukti-bukti.
Instagram : https://www.instagram.com/p/Cxm24z_rE-I/?igshid=MWZjMTM2ODFkZg==
Tidak Ada
Kenapa ilmu sekalipun tidak semuanya dapat menerapkan metode ilmiah dengan tingkatan yang sama ?
Karena adanya penelitian non-ilmiah yang tidak menerapkan metode ilmiah karena penelitian yang dilakukan tidak secara sistematik, data yang dikumpulkan juga secara subjektif yang sarat dengan muatan emosi dan perasaan dari si peneliti.
PLT
Topik : Pengendalian Hama Ulat Tritip (Plutella xylostella) pada Tanaman Kubis dengan penggunaan bahan organik (ekstrak bawang putih)
Nama petani : Oskar
Petani menghadapi beberapa masalah terkait ulat tritip pada tanaman kubis. Salah satu masalah utama adalah kerusakan yang disebabkan oleh ulat tritip yang dapat memakan daun kubis, menyebabkan tanaman layu, dan mengurangi hasil panen. Selain itu, ulat tritip juga dapat menyebabkan penyebaran penyakit pada tanaman kubis.
Kubis(Brassica rapa subsp. pekinensis (Lour.) Hanelthttps://www.gbif.org/
Penggunaan ekstrak bawang putih sebagai cara pengendalian ulat tritip pada tanaman kubis dapat menjadi alternatif yang efektif dan ramah lingkungan dalam upaya meningkatkan hasil panen serta keberlanjutan pertanian.
LS : -10.157073⁰ BT :123.668929⁰
https://drive.google.com/open?id=1ZH_tixutWPcbLOqTmPkjliuWYnokod6J
Kesulitan Dalam mengakses internet
Tidak Ada
Manfaatnya bisa menambah wawasan dan mempunyai gambaran dalam menentukan minat dan juga judul penelitian
Tidak ada SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
14
25/09/2023 18:46:42sydeluli@gmail.comMiona Sydel Uli2104060023
Ir. Yosefina R. Y. Gandut, MS
metode ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method
Scientists often find that their predictions were not accurate and their hypothesis was not supported, and in such cases they will communicate the results of their experiment and then go back and construct a new hypothesis and prediction based on the information they learned during their experiment. This starts much of the process of the scientific method over again. Even if they find that their hypothesis was supported, they may want to test it again in a new way.
A summary of scientific method, Chapter 1 Science and Common Sense
Scientific method is not very different than what everyone does on a
daily basis in coming to know about the world. Respect for evidence and reason
are basic common sense and basic scientific method. So, disregarding scientific
standards and results in selected aspects of life amounts to disregarding common
sense. This is not to say that scientific method is perfect. It is important to note the
limitations and potential misuse of the method. Unrealistic expectations will turn
any imperfection into a reason to discount the whole thing.
https://twitter.com/MeeSyuhh/status/1698334538429350000?s=08
mengetahui berbaga hal khususnya hubungan metode ilmiiah dan metode penelitian
Mohon menjelaskan dengan singkat bagaimana perkembangan ilmu-ilmu murni dan ilmu-ilmu terapan,terkhususnya di Indonesia?
Berdasarkan literatur yang saya baca menurut Makalah Abdul Wahap (IKIP Malang) dengan Judul Perkembangan Kajian Linguistik Di Indonesia, Perkembangan ilmu murni dan terapan misalnya untuk imu linguistik baik itu linguistik murni maupun terapan berkembang di Indonesia dilihat dari laporan penelitian kebahasaan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk dua kurun waktu yang berbeda. Yang pertama laporan penelitian pada tahun 1984-1989 dan yang kedua pada tahun 1994-1999. Untuk kurun waktu yang pertama didapatkan 99 laporan penelitian dari 22 perguruan tinggi (Universitas dan IKIP) ditambah dengan laporamn penelitian yang dikelola oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa di Jakarta dan memperoleh hasil 132 aspek linguistik. Sepuluh tahun kemudian untuk kurun waktu 1994-1999 dari sumber yang relatif sama terdapat kenyatan bahwa kajian linguistik di Indonesia tidak menunjukan adanya perubahan atau perkembangan dikarenakan menurut Profesor Soenjono Dardjowidjojo opada tahun 1988 antara lain kualifikasi penelitian, keterbatasan aspek yang diteliti, lemahnya landasan teoritis, unsur budaya yang tak menunjang, infrastruktur yang tak mendukung, rekognisi yang tak terkait, dana yang tak memadai, bekal pengetahuan peneliti yang kurang, perpuystakaan yang ketinggalan zaman, dan sebagainya.
Perlindungan Tanaman
Soleman Ludji Leo, masalah yang dihadapi yaitu hama Sanurus sp pada tanaman mangga
Tanaman mangga (Mangifera indica L.)
Hama Sanurus sp pada tanaman mangga dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada hasil panen
-10°7'6.305"S, 123°41'58.435"E
https://drive.google.com/open?id=1h-SeZc3vxI7eVVucoe-vkWlgGiyHeZma
mencari petani yang mempunyai pohon mangga dan bersedia di wawancarai
mencari petani yang bersedia
Menambah wawasan tentang metode Ilmiah dan hubungan dengan metode penelitian
tidak ada SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
15
29/09/2023 21:46:14
patrickseran30@gmail.com
Cornelius Patrik Seran2104060012
Dosen Serangmo S.P., M.P.
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
Pengertian Metode Penelitian dan Jenis-jenis Metode Penelitian

https://ranahresearch.com/metode-penelitian-dan-jenis-metode-penelitian/
Rasional berarti kegiatan penelitian yang dilakukan masuk akal, sehingga dapat dijangkau dengan oleh penalaran manusia. Empiris, berarti cara atau langkah yang dilakukan dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara atau langkah yang digunakan. Seistematis, berarti proses yang digunakan dalam penelitian menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.
METODOLOGI PENELITIAN
Model Prakatis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

BAB I ILMU PENGETAHUAN
1.1 Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan
1.2 Komponen-komponen Ilmu
1.3 Struktur Ilmu Pengetahuan
BAB II METODE PENELITIAN
2.1 Pengertian
2.2 Pentingnya Kegiatan Penelitian
2.3 Pendekatan Memperoleh Kebenaran
2.4 Macam-macam Metode Penelitian
2.5 Langkah-langkah Penelitian (Proses Kegiatan Ilmiah).
BAB III PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN
3.1 Latar Belakang Masalah
3.2 Mengidentifikasi, Memilih/ Membatasi, dan Merumuskan
Masalah
3.3 Tujuan Penelitian
3.4 Kegunaan Penelitian
BAB IV KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
4.1 Merumuskan Kerangka Pemikiran
4.2 Merumuskan Hipotesis
BAB V VARIABEL DAN CARA PENGUKURANNYA
5.1 Variabel Penelitian
5.2 Operasionalisasi Variabel Penelitian : Variabel, dimensi (sub-
variabel), indikator dan Pengukurannya.
5.3 Macam-macam Variabel Penelitian dan Hubungan antar
Variabel yang Diteliti
BAB VI OBJEK DAN METODE PENELITIAN
6.1 Objek Penelitian
6.2 Populasi Penelitian
6.3 Sampel Penelitian
6.4 Metode Penelitian
BAB VII SUMBER DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA
7.1 Jenis dan Sumber Data
7.2 Teknik Pengumpulan Data : Alat dan sakala Pengukuran
7.3 Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian
BAB VIII ANALISIS DATA DAN INTERPRESTASI
8.1 Analisis Data
8.2 Pengujian Hipotesis
8.3 Interprestasi Hasil Penelitian
BAB IX KESIMPULAN DAN IMPLIKASI PENELITIAN
9.1 Kesimpulan Penelitian
9.2 Implikasi Penelitian
BAB X PENULISAN LAPORAN PENELITIAN
10.1 Susunan / Draf Laporan Penelitian
10.2 Latar Belakang Masalah
10.3 Identifikasi Masalah
10.4 Tujuan dan Kegunaan Penelitian
10.5 Kerangka Pemikiran
10.6 Asumsi/ Premis dan Postulat
10.7 Perumusan Hipotesis
10.8 Tinjauan Pustaka
10.9 Objek dan Metode Penelitian
10.10 Analisis Data dan Pembahasan
10.11 Kesimpulan, Implikasi Penelitian dan Saran-saran
10.12 Daftar Pustaka
BAB XI PENELITIAN TINDAKAN (ACTION RESEARCH)
11.1 Pengertian Penelitian Tindakan
11.2 Cirir-Ciri Penelitian Tindakan
11.3 Tujuan Penelitian Tindakan
11.4 Manfaat Penelitian Tindakan
11.5 Karakteristik Penelitian Tindakan
11.6 Prinsip-Prinsip Penelitian Tindakan
11.3 Langkah-Langkah dan Prosedur Penelitian Tindakan
Aparatur/Kelengkapan Ilmu
Ilmu pengetahuan, selain memiliki komponen-komponen dan
struktur , juga memiliki aparatur (kelengkapan-kelengkapan) seperti:
1). Axioma adalah pangkal dasar berfikir atau konsep dasar suau ilmu,
Misal : konsep dasar ilmu pendidikan adalah bahwa setiap orang
memiliki potensi yang dapat dikembangkan, konsep konsep dasar
entrepreneurship adalah tantangan, konsep dasar ilmu ekonomi
adalah suatu situasi dimana terdapat scarcity meants,.
2). Data adalah fakta-fakta sebagai bukti empirik. Ada tiga macam
data, yaitu:
a. Faktor endowment, yaitu faktor yang dianggap lestari (tidak
bisa diubah oleh suatu disiplin ilmu tertentu).
b. Variabel yaitu setiap gejala yang bisa diukur ( ada gejala yang
tidak bisa diukur misalnya selera). Semua variabel terukur
menurjut objektivitas, realiabilitas ilmiah dan validitas ilmiah.
c. Faktor Given, yaitu faktor yang dianggap relatif tetap(biasaanya
dijadikan suatu asumsi dasar untuk keberlakuan hukum dalam
ilmu pengetahuan).
3). Metode Berfikir ( method of thinking) terdiri dari:
(1) Deduksi, yaitu membahas dari hal-hal yang umum dianalisis
sampai dengan hal-hal yang khusus.
(2) Induksi, yaitu data-data dianalisis untuk mebuat generalisasi
(3) Sistensis, yaitu paduan keduanya baik untuk verivikasi teori
maupun untuk verifikasi dan generalisasi.
Kelengkapan ilmiah lainnya,meliputi ;
(1) Model-model, misal model fungsi, model persamaan, model
tabel, model grafik, model diagram, dll.
(2) Alat berfikir, misal grafis, diagramatis, statistis dan matematis.
(3) Postulat ilmu terdiri dari hukum dasar yang jelas baik bersifat
kausalitas maupun fungsionalitas.
(4) Teknik penalaran (method or reasioning), misal dalam ilmu
ekonomi dapat disajikan dalam bentuk verbal, diagramatis,
matematis, statistis dan grafis.
5) Objek ilmu, setiap ilmu memiliki objek yaitu suatu objek yang
dipelajari ilmu. Misal cara/tindakan manusia dalam memperoleh
dan menggunakan barang dan jasa yang terbatas, cara
mengalokasikan sumber daya, cara mempelajari perilaku, cara
mengatasi, cara mengendalikan.
6) Fungsi ilmu, adalah menjelaskan, memprediksikan,
mendeskripsikan, dan mengendalikan. Misal, fungsi ilmu ekonomi:
(a) Menjelaskan , memprediksi dan mendeskripsikan tentang cara
mencapai kemakmuran dan keadilan;
(b) Menjelaskan dan mendeskripsikan cara memecahkan semua
problematika ekonomi baik secara etis maupun etis.
7) Problem, semua ilmu pengetahuan diawali dengan adanya
problem. Misal, problem dalam ilmu ekonomi adalah sumberdaya
IG: patrick_seran; https://www.instagram.com/p/Cxxt6dRp0XF/?igshid=MzRlODBiNWFlZA==
Pengetahuan lain yang tidak diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah oleh karena itu tidak harus dipaksakan menjadi ilmiah. Dengan kata lain, tidak semua macam ilmu yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan yang berbeda harus dikategorikan sebagai ilmu.
Pengetahuan lain yang tidak diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah oleh karena itu tidak harus dipaksakan menjadi ilmiah. Dengan kata lain, tidak semua macam ilmu yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan yang berbeda harus dikategorikan sebagai ilmu.
Di dalam metode ilmiah semua ilmu tidak sama karena dalam metode ilmiah tersebut berguna untuk memastikan penelitian mengenai masalah, mempelajari kasus dan mendapatkan hasil yang sesuai. Jadi dalam metode ilmiah tesebut ilmu tidak sama.
Perlindungan Tanaman; Hama Pseudococcidae sp. pada tanaman jeruk nipis.
Bapak Jack, keluhannya dibuat resah tiap tanam, pasti selalu ada itu hama.
Citrus aurantifolia
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak serangan hama Pseudococcus sp. pada tanaman jeruk nipis terhadap petani karena keresahan yang diakibatkan berupa kerusakan pada buah yang diserang.
-10,1461786, 123,6847358
https://drive.google.com/open?id=1dWaAqsnnrmd8DzwRMgA5OMxgYQfqzFhT
Susah bujuk petani diskusi, sibuk katanya.
Tidak Ada.
Ternyata kutu putih meresahkan.
Dipermudah choice2nya.SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
16
29/09/2023 22:49:32yanaliatau@gmail.comYanalia Rupa Tau2104060115Ir. Titik Sri Harini, MPMetode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://raharja.ac.id/2020/10/27/metode-ilmiah/
Metode ilmiah adalah pendekatan sistematis yang digunakan ilmuwan untuk menyelesaikan masalah melalui langkah-langkah seperti merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, menyusun hipotesis, menguji hipotesis melalui eksperimen, mengolah data dengan metode statistik, menguji kesimpulan, dan berkomunikasi hasil penelitian kepada orang lain. Ini adalah cara ilmuwan mendekati pengetahuan baru atau memvalidasi teori yang ada.
"Judul : Metode Penelitiab
Judul bab buku : Metode ilmiah
Judul sub-bab buku : macam-macam metode penelitian"
"Metode penelitian atau metode ilmiah adalah prosedur atau lagkahlangkah dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu. Jadi metode
penelitian adalah cara sistematis untuk menyususn ilmu pengetahuan.
Sedangkan teknik penelitian adalah cara untuk melaksanakan metode
penelitian. Metode penelitian biasanya mengacu pada bentuk-bentuk
penelitian.

Empat metode penelitian utama adalah:

1. Metode Eksperimen: Digunakan untuk menguji efektivitas variabel eksperimen dengan variabel kontrol. Cocok untuk bidang eksak.

2. Metode Verifikasi: Bertujuan untuk menguji pencapaian tujuan dan mengembangkan teori baru, evolusi menjadi grounded research.

3. Metode Deskriptif: Mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk menjelaskan ciri-ciri fenomena menggunakan berbagai teknik.

4. Metode Historis: Penelitian tentang peristiwa masa lalu dengan tujuan menciptakan generalisasi dan rekonstruksi masa lalu melalui analisis bukti-bukti."
Instagram : https://www.instagram.com/p/Cxm24z_rE-I/?igshid=MWZjMTM2ODFkZg==
Tidak ada
Kenapa ilmu sekalipun tidak semuanya dapat menerapkan metode ilmiah dengan tingkatan yang sama ?
Karena adanya penelitian non-ilmiah yang tidak menerapkan metode ilmiah karena penelitian yang dilakukan tidak secara sistematik, data yang dikumpulkan juga secara subjektif yang sarat dengan muatan emosi dan perasaan dari si peneliti.
Minat yang saya ambil yaitu PLT dan topik yang ingin di teliti yaitu hama kutu putih pada tanaman nangka
Nama Petani : Bapak Oskar
Masalah yang dihadapi terkena serangan hama kutu putih ( coccoidea sp.) pada tanaman nangka
Nangka (Artocarpus heterophyllus.)
Masalah kutu putih pada tanaman nangka menjadi perhatian utama petani karena kutu putih dapat merusak tanaman dan mengurangi hasil panen
-10.142297, 123.677370
https://drive.google.com/open?id=1ntTyjBLjp9zdjH4loQQbRfGE0KxYAGdU
kesulitan dalam mencari petani
tidak ada
Manfaatnya menambah wawasan tentang hubungan antara metode ilmiah dengan metode penelitian
tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
17
29/09/2023 23:28:26alfinajeninda@gmail.comYustina Alfina Jeninda 2104060126Ir. Effy Roefaida, MS Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian.
https://repository.bsi.ac.id/index.php/unduh/item/345235/BUKU-Metodologi-Penelitian---cover.pdf
Membahas mengenai konsep dasar penelitian, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, identifikasi masalah dan hipotesis penelitian.
Metodologi Penelitian, Konsep Dasar Penelitian, Kebenaran dan Pendekatannya.
Pengetahuan dan ilmu muncul karena ada rasa kekaguman manusia terhadap alam semesta baik yang makro maupun yang mikro. Kekaguman memunculkan rasa ingin tahu yang mengharuskan mendapatkan penjelasan.
Instagram. https://www.instagram.com/p/CxC3Jv_v7mORz5XDJn_pGE4Xx0LceqmBVffnpY0/?igshid=MzRlODBiNWFlZA==
Ilmu pengetahuan tidak dapat diperoleh dengan menggunakan metode Ilmiah.
Tidak semua pengetahuan dapat diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah dan oleh karena itu tidak semua pengetahuan adalah ilmiah. Mengapa demikian?
Karena pengetahuan ilmiah adalah hanya pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah. Ruang lingkup metode ilmiah mencakup tiga hal, yaitu: (1) pengalaman empirik, (2) cara pikir rasional, dan (3) dilakukan dalam langkah-langkah sistematis.
Perlindungan Tanaman (Hama kutu putih pada tanaman pepaya)
Bapak Rikar. Mengurangi pertumbuhan tanaman pepaya dikarenakan daun pepaya terserang hama kutu putih, sehingga mengakibatkan proses fotosintesis terganggu.
Tanaman pepaya (Carica papaya)
Petani menghadapi kesulitan dalam memasarkan hasil panen mereka karena kurangnya akses ke pasar yang memadai.
10°10' - 10°15' LS dan 123°44' - 123°47' BT
https://drive.google.com/open?id=1ZR945KKDdiQvFaO8MMaPSoKUeVGth-SF
Kesulitan jalan untuk mencari petani dikarenakan kendaraan tidak ada serta kondisi sedang sekarat akhir bulan bapak 🙏
Tidak ada.
Menambah pengetahuan tentang hama kutu putih pada daun tanaman pepaya.
Tidak ada.SetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
18
30/09/2023 21:12:58wilanofriani@gmail.comNofriani Wila2104060170
Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M. Sc., Ph. D
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method
Langkah-Langkah Metode Ilmiah 1. Ajukan Pertanyaan, 2. Lakukan Penelitian Latar Belakang, 3. Membangun Hipotesis, 4. Uji Hipotesis Anda dengan Melakukan Eksperimen, 5. Analisis Data Anda dan Buat Kesimpulan, 6. Komunikasikan Hasil Anda
Langkah-langkah metode ilmiah
Apa itu Metode Ilmiah?
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa contoh metode ilmiah?
Siapa yang menemukan metode ilmiah?
Apakah para ilmuwan benar-benar menggunakan metode ilmiah?
Apa itu Metode Ilmiah?
Metode ilmiah adalah suatu proses eksperimen yang digunakan untuk mengeksplorasi pengamatan dan menjawab pertanyaan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa enam langkah metode ilmiah?
Enam langkah metode ilmiah meliputi: 1) mengajukan pertanyaan tentang sesuatu yang diamati, 2) melakukan penelitian latar belakang untuk mempelajari apa yang telah diketahui tentang topik tersebut, 3) membangun hipotesis, 4) melakukan percobaan untuk menguji hipotesis, 5) menganalisis data percobaan dan menarik kesimpulan, dan 6) mengkomunikasikan hasilnya kepada orang lain.
Apa contoh metode ilmiah?
Siapa yang menemukan metode ilmiah?
Metode ilmiah tidak ditemukan oleh satu orang saja, namun merupakan hasil perdebatan selama berabad-abad tentang cara terbaik untuk mengetahui cara kerja alam. Filsuf Yunani kuno Aristoteles adalah salah satu orang pertama yang menganjurkan bahwa observasi dan penalaran harus diterapkan untuk mengetahui cara kerja alam. Matematikawan dan ilmuwan Muslim Arab Hasan Ibn al-Haytham (dikenal di dunia barat sebagai Alhazen) sering disebut-sebut sebagai orang pertama yang menulis tentang pentingnya eksperimen. Sejak itu, sejumlah besar ilmuwan telah menulis tentang bagaimana ilmu pengetahuan idealnya dilakukan dan memberikan kontribusi terhadap pemahaman modern kita tentang metode ilmiah. Ilmuwan tersebut antara lain Roger Bacon, Thomas Aquinas, Galileo Galilei, Francis Bacon, Isaac Newton, John Hume, dan John Stuart Mill.
Apakah para ilmuwan benar-benar menggunakan metode ilmiah?
para ilmuwan memang menggunakan metode ilmiah, namun tidak selalu persis seperti yang dijelaskan dalam langkah-langkah terorganisir yang diajarkan di kelas.


https://twitter.com/nobutuhduit/status/1698689420348854281?t=CSpNa2VisICVJdWaDdE8Jg&s=19
belum ada tanggapan
Apakah para ilmuwan benar-benar menggunakan metode ilmiah?
Ya, para ilmuwan umumnya menggunakan metode ilmiah dalam pekerjaan mereka. Metode ilmiah adalah pendekatan sistematis untuk memahami fenomena alam melalui pengamatan, perumusan hipotesis, pengujian eksperimen atau penelitian, dan analisis data. Metode ini membantu mereka mencari jawaban atas pertanyaan ilmiah, menguji hipotesis, dan memvalidasi temuan mereka. Dengan menggunakan metode ilmiah, para ilmuwan berusaha untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia fisik dan biologis serta menjaga ketidakberpihakan dalam penelitian mereka.

Minat Agronomi
Pengaruh jarak tanam terhadap hasil pada tanaman pepaya California ( Carica papaya L.)
Nama petani adalah Bpk. Sius Laubase
Tanaman pepaya California
masih ada sebagian petani yang menanam tanaman pepaya dengan tidak memperhatikan jarak tanam sehingga dapat berpengaruh dalam hasil produksi
..
https://drive.google.com/open?id=12gBiJ7KVqHJgpm0rQEdoadc3TZU-RG7p
mencari masalah dalam menentukan judul untuk tanaman tahunan apalagi dalam dunia agronomi
Tidak ada
Manfaatnya adalah saya dapat lebih banyak berinteraksi dengan petani dan berbincang mengenai masalah yang mereka hadapi dalam dunia pertanian. Dari situ saya dapat memikirkan solusi apa yang tepat dalam mengatasi masalah yang dihadapi
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
19
01/10/2023 16:59:32yanaliatau@gmail.comYanalia Rupa Tau2104060115Ir. Titik Sri Harini, MPMetode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://raharja.ac.id/2020/10/27/metode-ilmiah/
Metode ilmiah adalah pendekatan sistematis yang digunakan ilmuwan untuk menyelesaikan masalah melalui langkah-langkah seperti merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, menyusun hipotesis, menguji hipotesis melalui eksperimen, mengolah data dengan metode statistik, menguji kesimpulan, dan berkomunikasi hasil penelitian kepada orang lain. Ini adalah cara ilmuwan mendekati pengetahuan baru atau memvalidasi teori yang ada.
"Judul : Metode Penelitiab
Judul bab buku : Metode ilmiah
Judul sub-bab buku : macam-macam metode penelitian"
"Metode penelitian atau metode ilmiah adalah prosedur atau lagkahlangkah dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu. Jadi metode
penelitian adalah cara sistematis untuk menyususn ilmu pengetahuan.
Sedangkan teknik penelitian adalah cara untuk melaksanakan metode
penelitian. Metode penelitian biasanya mengacu pada bentuk-bentuk
penelitian.

Empat metode penelitian utama adalah:

1. Metode Eksperimen: Digunakan untuk menguji efektivitas variabel eksperimen dengan variabel kontrol. Cocok untuk bidang eksak.

2. Metode Verifikasi: Bertujuan untuk menguji pencapaian tujuan dan mengembangkan teori baru, evolusi menjadi grounded research.

3. Metode Deskriptif: Mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk menjelaskan ciri-ciri fenomena menggunakan berbagai teknik.

4. Metode Historis: Penelitian tentang peristiwa masa lalu dengan tujuan menciptakan generalisasi dan rekonstruksi masa lalu melalui analisis bukti-bukti."
Instagram : https://www.instagram.com/p/Cxm24z_rE-I/?igshid=MWZjMTM2ODFkZg==
Tidak ada
Kenapa ilmu sekalipun tidak semuanya dapat menerapkan metode ilmiah dengan tingkatan yang sama ?
Karena adanya penelitian non-ilmiah yang tidak menerapkan metode ilmiah karena penelitian yang dilakukan tidak secara sistematik, data yang dikumpulkan juga secara subjektif yang sarat dengan muatan emosi dan perasaan dari si peneliti.
Minat yang saya ambil yaitu PLT (Penyakit)
Topiknya hama tungau merah pada tanaman ubi kayu dan menyebabkan penurunan hasil
Bapa EmanuelManihot esculenta
mengidentifikasi dampak serangan tungau merah pada tanaman ubi kayu dan menganalisis strategi pengendalian yang efektif untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh hama tersebut.
-10°9'39.214"S 123°40'8.368"E
https://drive.google.com/open?id=1m9-ogcBtkW5XWZ4S5u-b1nbvmKFHIg5t
kesulitan dalam mencari petani
Tidak ada
Manfaatnya Menambah wawasan
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
20
02/10/2023 10:41:28
eraga311217@gmail.com
Emanuel Raga2104060059
Julinda B.D. Henuk., SP. M. Si
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
"Penelitian dan Metode Ilmiah
https://www.dkampus.com/2016/03/penelitian-dan-metode-ilmiah/"
Penelitian ilmiah melibatkan theory construction dan theory verification. Kontruksi teori merupakan suatu proses untuk membentuk struktur dan kerangka teori yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu hipotesis yang relevan dengan struktur teorinya. Selanjutnya dengan menggunakan fakta, maka hipotesis tersebut diuji secara empiris. Meskipun tidak ada konsensus tentang urutan dalam metode ilmiah, metode ilmiah umumnya memiliki beberapa karakteristik umum sebagai berikut (Davis & Cosenza): Kritis dan analitis : mendorong suatu kepastian dan proses penelitian untuk mengidentifikasi masalah dan metode untuk mendapatkan Logis : merujuk pada metode dari argumentasi Kesimpulan rasional diturunkan dari bukti yang ada. Testability : penelitian ilmiah harus dapat menguji hipotesis dengan pengujian statistik yang menggunakan data yang dikumpulkan. Obyektif : hasil yang diperoleh ilmuwan yang lain akan sama apabila studi yang sama dilakukan pada kondisi yang Hasil penelitian dikatakan ilmiah apabila dapat dibuktikan kebenarannya. Konseptual dan Teoretis : ilmu pengetahuan mengandung arti pengembangan suatu struktur konsep dan teoretis untuk menuntun dan mengarahkan upaya penelitian. Empiris : metode ini pada prinsipnya berstandar pada realitas. Sistematis : mengandung arti suatu prosedur yang cermat
"METODE PENELITIAN
2.1 Pengertian
2.2 Pentingnya Kegiatan Penelitian
2.3 Pendekatan Memperoleh Kebenaran
2.4 Macam-macam Metode Penelitian
2.5 Langkah-langkah Penelitian (Proses Kegiatan Ilmiah). "
" Metode penelitian atau metode ilmiah adalah prosedur atau lagkahlangkah dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu. Jadi metode
penelitian adalah cara sistematis untuk menyususn ilmu pengetahuan.
Sedangkan teknik penelitian adalah cara untuk melaksanakan metode
penelitian. Metode penelitian biasanya mengacu pada bentuk-bentuk
penelitian.
3.1 Macam-macam Metode Penelitian
Mengacu pada bentuk penelitian, tujuan, sifat masalah dan
pendekatannya ada empat macam metode penelitian :
(1) Metode Eksperimen(Mengujicobakan), adalah penelitian untuk
menguji apakah variabel-variabel eksperimen efektif atau tidak. Untuk
menguji efektif tidaknya harus digunakan variabel kontrol. Penelitian
eksperimenadalah untuk menguji hi[potesis yang dirumuskan secara
ketat. Penelitian eksperimen biasanya dilakukan untuk bidang yang
bersifat eksak. Sedangkan untuk bidang sosaial bisanya digunakan
metode survey eksplanatory, metode deskriptif, dan historis.
(2) Metode Verifikasi (Pengujiaan), yaitu untuk menguji seberapa jauh
tujuan yang sudaah digariskan itu tercapai atau sesuaai atau cocok
dengan harapan atau teori yang sudah baku. Tujuan daari penelitian
verifikasi adalah untuk menguji teori-teori yang sudah ada guna
menyusun teori baru dan menciptakan pengetahuan-pengetahuan
baru. Lebih mutaakhirnya, metode verifikasi berkembang menjadi
grounded research, yaitu metode yang menyajikan suatu pendekatan
baru, dengan data sebagai sumber teori (teori berdasarkan data).
(3) Metode Deskriptif (mendeskripsikan), yaitu metode yang digunakan
untuk mencari unsur-unsur, ciri-ciri, sifat-sifat suatu fenomena.
Metode ini dimulai dengan mengumpulkan data, mengaanalisis data
dan menginterprestasikannya. Metode deskriptif dalam
pelaksanaannya dilakukan melalui: teknik survey, studi kasus
(bedakan dengan suatu kasus), studi komparatif, studi tentang waktu
dan gerak, analisis tingkah laku, dan analisis dokumenter.
(4) Metode Historis (merekonstruksi), yaitu suatu metode penelitian
yang meneliti sesuatu yang terjadi di masa lampau. Dalam
penerapannya, metode ini dapat dilakkan dengan suatu bentuk studi
yang bersifat komparatif-historis, yuridis, dan bibliografik. Penelitian
historis bertujuan untuk menemukan generaalisasi dan membuat
rekontruksi masa lampau, dengan cara mengumpulkan,
mengevaluasi, memverifikasi serta mensintesiskan bukti-bukti untuk
menegakkan fakta-fakta dan bukti-bukti guna memperoleh kesimpulan
yang kuat. "
Facebook : https://www.facebook.com/100087749096218/posts/pfbid02FSDF5GW78qkcFdNUuacuaaz9HwAoCLHdes4urjRxRxsV4GTRogyTQ1uAPZjCbNd2l/
Tidak ada
Bagaimana metode ilmiah memastikan keobjektifan dan validitas penelitian?
"Metode ilmiah memiliki beberapa langkah penting untuk memastikan keobjektifan dan validitas penelitian:

1. Perumusan Pertanyaan Penelitian: Mulailah dengan merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik. Pertanyaan ini harus dapat diuji secara empiris.

2. Desain Penelitian: Pilih desain penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian Anda, seperti eksperimen, penelitian observasional, atau penelitian kualitatif. Pastikan metode yang dipilih dapat menghasilkan data yang dapat diandalkan.

3. Pengumpulan Data: Lakukan pengumpulan data dengan hati-hati, dan pastikan untuk menghindari bias yang mungkin muncul selama proses ini. Gunakan teknik pengumpulan data yang sesuai dengan desain penelitian Anda.

4. Analisis Data: Gunakan metode analisis data yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda. Pastikan analisis tersebut dilakukan secara obyektif, dan jika memungkinkan, gunakan statistik untuk menguji hipotesis Anda.

5. Pengulangan: Jika memungkinkan, lakukan pengulangan penelitian atau verifikasi oleh peneliti lain untuk memastikan hasil yang konsisten.

6. Publikasi dan Peer Review: Publikasikan hasil penelitian Anda dalam jurnal ilmiah yang relevan, dan biarkan peneliti lain melakukan tinjauan rekan sejawat untuk mengevaluasi validitas dan objektivitasnya.

7. Transparansi: Sediakan informasi yang cukup mengenai metodologi penelitian Anda, termasuk semua data yang relevan dan analisis statistik yang digunakan. Hal ini memungkinkan orang lain untuk mereplikasi penelitian Anda.

8. Pertimbangkan Bias: Selalu pertimbangkan potensi bias dalam penelitian Anda, seperti bias pemilihan sampel atau bias pengukuran. Upayakan untuk mengidentifikasi dan mengatasi bias tersebut.

9. Penggunaan Sumber Daya: Pastikan Anda menggunakan sumber daya yang valid dan terpercaya dalam penelitian Anda, termasuk instrumen pengukuran dan literatur yang mendukung.

10. Kritik Terhadap Hasil: Selalu sambut kritik dan evaluasi konstruktif terhadap hasil penelitian Anda. Ini dapat membantu meningkatkan objektivitas dan validitas penelitian Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa penelitian Anda lebih objektif dan valid dalam mencari jawaban terhadap pertanyaan penelitian Anda."
Minat yang saya ambil PLT (penyakit) dengan topik Penyakit antraknosa pada pepaya
Bapak renol(Carica Papaya L)
Antraknosa pada pepaya adalah masalah serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen buah ini, dan perlu diberikan perhatian khusus untuk mengendalikan penyebarannya
-10.157073⁰, 123.668929⁰
https://drive.google.com/open?id=1GJH43hX3Y8LfJ4hE3U33U1zAdmP8Us-z
Sulit mengakses zotero karena tidak memiliki lebtop
Tidak ada
Manfaat bagi saya melalui projek kuliah ini saya lebih memahami apa yg saya lakukan,serta menambah wawasan saya sebagai mahasiswa untuk mengerjakan projek kuliah ini
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
21
08/10/2023 15:01:01
ponomariana96@gmail.com
Endang Mariana Pono2104060064
Widasari Bunga, SP., M.Sc
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah serta Hubungannya dengan Metode Penelitian
https://ranahresearch.com/metode-penelitian-dan-jenis-metode-penelitian/
Metode Penelitian Dalam melakukan penelitian kita perlu mengikuti aturan atau kaidah yang berlaku, agar hasil penelitian yang diperoleh dapat dikatakan valid. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Maksud dari cara ilmiah adalah bahwa kegiatan penelitian bersandar pada ciri-ciri keilmuan, yakni rasional, sistematis dan empiris. Rasional berarti kegiatan penelitian yang dilakukan masuk akal, sehingga dapat dijangkau dengan oleh penalaran manusia. Empiris, berarti cara atau langkah yang dilakukan dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara atau langkah yang digunakan. Seistematis, berarti proses yang digunakan dalam penelitian menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.
Judul Buku : Metode Ilmiah
Metode Ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis, teratur dan terkontrol.
Endang Mariana Ppno https://www.facebook.com/100033194841727/posts/pfbid0ey8MoCKAm9Xm9icSyXdNEzdFbxC3sE8V9XWWBKNdVtP3AeqRL1x4Jz9vdPG8CC3Gl/?app=fbl
Tidak ada
Tidak semua pengetahuan dapat diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah dan oleh karena itu tidak semua pengetahuan adalah ilmiah. Mengapa demikian?
Karena pengetahuan ilmiah adalah hanya pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan metode ilmiah. Ruang lingkup metode ilmiah mencakup tiga hal, yaitu: (1) pengalaman empirik, (2) cara pikir rasional, dan (3) dilakukan dalam langkah-langkah sistematis.
Minat Agronomi

Topik :
Pengaruh penggunaan pupuk kandang babi terhadap pertumbuhan tanaman Belimbing
Mama Marthalis Solat

Pengaruh pupuk kandang terhadap tanaman belimbing wuluh
Nama Tanaman: Belimbing Wuluh
Nama Ilmiah : Averrhoa bilimbi L.
Masalahnya adalah penggunaan pupuk kandang babi ini apakah dapat berpengaruh terhadap tanaman belimbing?
-10°15'30.976" S 123°23'4.018" E
https://drive.google.com/open?id=1W-DwWOcm7oyugZb8YZtjmB1AiaZUanAR
Kesusahan untuk menyusun masalah karena ini pertama kali membuat masalah penelitian
Bertanya pada senior dan juga mencari informasi di media sosial
Mendapat pengetahuan baru
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
22
08/10/2023 16:05:44
ersonmonemnase@gmail.com
Hersonsius A.Monemnasi21004060076
Dr.Ir. Anthonius S. J. Adu Tae, M.P.
Metode Ilmiah
Pengertian dan proses metode Ilmiah serta hubungannya dengan metode penelitian
IV METODE ILMIAH https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_dir/959b1b3ab5867b15c36c2b061269bc5b.pdf
Metodologi merupakan suatu pengkajian dalam mempelajari peraturan-peraturan dalam metode tersebut. Jadi metodologi ilmiah merupakan pengkajian dari peraturan-peraturan yang terdapat dalam metode ilmiah. Metodologi ini secara filsafati termasuk dalam apa yang disebut epistimologi.
Metodologi penelitian
Metode ilmiah merupakan prosedur untuk mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi ilmu merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah. Tidak semua pengetahuan dapat disebut ilmu sebab ilmu merupakan pengetahuan yang cara mendapatkannya harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat yang harus dipenuhi agar suatu pengetahuan dapat disebut ilmu tercantum dalam apa yang dinamakan dengan metode ilmiah. “Metode” merupakan suatu prosedur atau cara mengetahui sesuatu, yang mempunyai langkah-langkah yang sistematis. Metodologi merupakan suatu pengkajian dalam mempelajari peraturan-peraturan dalam metode tersebut. Jadi metodologi ilmiah merupakan pengkajian dari peraturan-peraturan yang terdapat dalam metode ilmiah. Metodologi ini secara filsafati termasuk dalam apa yang disebut epistimologi. Epistimologi merupakan pembahasan mengenai bagaimana caranya kita mendapatkan pengetahuan
https://www.instagram.com/p/CyITBvNPQal/?igshid=OGY3MTU3OGY1Mw==
Tanggapan yang di peroleh dari pembagian materi adalah: Terima kasih materinya sangat membantu
Dalam proses metode ilmiah, langkah yang keempat yaitu menguji hipotesis dimana langkah ini hanya bisa dilakukan dengan teknik analisis statistika yang jika hipotesisnya dilakukan secara kuantitatif (langkah ketiga). Bagaimana cara menguji hipotesis,jika hipotesisnya dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif deskriptif?
Untuk menjawab pertanyaan ini akan saya mulai dengan pengertian hipotesis deskriptif.Pengertian hipotesis deskriptif merupakan suatu jawaban yang bersifat sementara pada suatu masalah deskriptif, yakni yang memiliki hubungan dengan suatu variabel tunggal atau mandiri.
Untuk membuktikan kebenaran suatu hipotesis deskriptif, seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptkan suatu gejala, yakni melalui percobaan atau penelitian. Jika sebuah hipotesis telah teruji kebenarannya, maka hipotesis akan disebut teori.Pengujian hipotesis deskriptif pada dasarnya merupakan proses pengujian generalisasi hasil penelitian yang didasarkan pada satu sampel.Variabel bersifat mandiri, oleh karena itu hipotesis deskriptif tidak berbentuk perbandingan ataupun hubungan dua variabel atau lebih.
Dan seperti yang telah dijelaskan pada materi pada bagian langkah-langkah proses metode ilmiah,cara merumus hipotesis,jika hipotesisnya dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif deskriptif adalah dengan cukup dilakukan dalam bentuk pertanyaan penelitian.Sehingga untuk menguji hipotesisnya dapat dilakukan dengan membuktikan kebenaran
hipotesis tersebut dengan cara seorang peneliti dapat dengan sengaja menciptakan suatu gejala,seperti penjelasan di atas.

Pengaruh Dosis dan Waktu Pemberian Pupuk kandang terhadap Pertumbuhan dan Produksi Pepaya Buah
Albrikus Asa
Pepaya buah(Carica papaya)
Petani pepaya buah sering menghadapi beberapa masalah, termasuk serangan hama dan penyakit, perubahan iklim yang ekstrem, harga jual yang tidak stabil, dan sulitnya mengakses pasar yang menguntungkan. Selain itu, mereka juga mungkin menghadapi kesulitan dalam mendapatkan teknologi pertanian yang tepat dan sumber daya finansial untuk mengelola pertanian mereka.
(-10°8'30,875"S) ( 123°40'10.462"E)
https://drive.google.com/open?id=12zhOz3j-n2J174lzHyOnObgiXI3qLW_F
Kesulitannya yaitu ketika menggunakan satu handphone untuk mengerjakan projek ini karena kita harus keluar, masuk untuk mencari link yang berkaitan Dengan projek ini.
Cara mengatasi dalam mengerjakan projek ini yaitu dengan menggunakan bantuan laptop atau mengurangkan dua handphone
Manfaatnya yaitu kita dapat mengetahui cara-cara dalam proses penelitian
PasSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
23
08/10/2023 17:22:36liggirianahak@gmai.comLiggiria Jenisia Nahak 2104060082
Lilly Fauziah Ishaq.M.Phil.,P.hD
Metode Ilmiah
Pengertian dan proses metode ilmiah serta hubungannya dengan metode penelitian
https://ranahresearch.com/metode-penelitian-dan-jenis-metode-penelitian/
Dalam melakukan penelitian kita perlu mengikuti aturan atau kaidah yang berlaku, agar hasil penelitian yang diperoleh dapat dikatakan valid. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Maksud dari cara ilmiah adalah bahwa kegiatan penelitian bersandar pada ciri-ciri keilmuan, yakni rasional, sistematis dan empiris.
Pengertian Metode Penelitian dan Jenis-jenis Metode Penelitian
Rasional berarti kegiatan penelitian yang dilakukan masuk akal, sehingga dapat dijangkau dengan oleh penalaran manusia. Empiris, berarti cara atau langkah yang dilakukan dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara atau langkah yang digunakan. Seistematis, berarti proses yang digunakan dalam penelitian menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.
https://www.facebook.com/100064755250942/posts/pfbid02MkwqVb8v31yuBymy6CboLnvF3GUzxjrM2ZCWHgbb1iHUss679DxmHp9zjxXdXDk2l/
Tidak ada
Bagaimana metode ilmiah menciptakan landasan yang kuat untuk merancang dan menjalankan penelitian ilmiah yang valid?
Dalam metode Ilmiah untuk menciptakan landasan yang kuat untuk merancang dan menjalankan penelitian ilmiah dengan memperhatikan langkah-langkah yang berturut-turut yaitu:
1. Mengajukan pertanyaan
2. Melakukan telaahan pustaka (literature review)
3. Merumuskan hipotesis (formulation of hyopthesis)
4. Menguji hipotesis (hypothesis testing)
5. Mengumpulkan data (data collection) dan menganalisis data (data analysis) hasil pengujian hipotesis sebagai dasar untuk mengambil kesimpulan
6. Melaporkan hasil penelitian (reporting research finding)
(Agronomi) Respon penggunaan pupuk kandang sebagai solusi untuk meningkatkan daya tumbuh bibit pepaya.
(Martinus Asa) Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh petani adalahSejak perkecambahan dan pertumbuhan awal bibit pepaya harus ditunjang
dengan kesesuaian media semai yang digunakan. Setiap media semai dapat
memberikan pengaruh yang berbeda terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal
bibit papaya. Komposisi media yang sering digunakan oleh petani adalah campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang.
Bibit pepaya (carica papaya L)
Pemilihan Bibit: Memilih bibit pepaya yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim lokal dapat menjadi tantangan. Bibit yang tidak cocok dapat memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah.

Pengelolaan Tanah: Masalah kualitas tanah seperti keasaman, drainase yang buruk, atau kekurangan nutrisi dapat menghambat pertumbuhan bibit pepaya.
(-10°8'30, 875" S) (123° 40'6.519" E)
https://drive.google.com/open?id=1BMMtfsn1_j15lwYCoYCZNGRtuFtLBBku
Susah mengakses link untuk mengerjakan tugas project
Mengatasi dengan menggunakan handphone
Kita dapat menambah wawasan dari tugas project ini
Tidak adaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
24
09/10/2023 23:10:35yanuariusjlh@gmail.comYanuarius Jelahu 2104060116
Sri Widinugraheni, SP.,M.Sc
Metode Ilmiah
Pengertian dan Proses Metode Ilmiah Serta Hubungannya Dengan Metode Penelitian
https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method
https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method
Langkah -langkah Metode Ilmiah
Langkah-langkah metode Ilmiah: 1. Ajukan pertanyaan 2. Lakukan Penelitian latar belakang 3. Membangun Hipotesis 4. Uji Hipotesis Anda dengan Melakukan Eksperimen 5. Analisis Data Anda dan Buat Kesimpulan 6. Komunikasikan hasil anda
Facebook: Ary, Link :https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02MYPRuWyw7SuF3e1DyYR8KMJxR1Mjfj7yHd6fxpm9TU8tnoEdFGd1hNKHDb3bi5mol&id=100014383474111&mibextid=Nif5oz
Tidak Ada
Perkembangan ilmu-ilmu murni dan terapan di Indonesia telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Ilmu-ilmu murni, seperti fisika, kimia, dan biologi, terus berkembang melalui penelitian dan kolaborasi internasional. Di sisi lain, ilmu-ilmu terapan seperti teknik, kedokteran, dan teknologi informasi juga mengalami pertumbuhan signifikan, didukung oleh peningkatan pendidikan dan investasi dalam riset dan industri. Meskipun ada tantangan, seperti kurangnya dana penelitian dan infrastruktur, Indonesia terus berupaya mengembangkan potensi ilmiahnya.
Perkembangan ilmu-ilmu murni dan terapan di Indonesia telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Ilmu-ilmu murni, seperti fisika, kimia, dan biologi, terus berkembang melalui penelitian dan kolaborasi internasional. Di sisi lain, ilmu-ilmu terapan seperti teknik, kedokteran, dan teknologi informasi juga mengalami pertumbuhan signifikan, didukung oleh peningkatan pendidikan dan investasi dalam riset dan industri. Meskipun ada tantangan, seperti kurangnya dana penelitian dan infrastruktur, Indonesia terus berupaya mengembangkan potensi ilmiahnya.
PLT
Om Petrus
Terdapat Hama pada tanaman Pakcoi, sehingga terdapat mengalami penurunan Produksi
Tanaman Pakcoi (Brassica Rapa)
Terdapat tanda akibat serangan hama pada Tanaman Pakcoy
Lat -10.157073° Long 123.668929°
https://drive.google.com/open?id=1nRQNU_7iXaxcl7BtrCEQBpLSUgoSYE-L
Tidak AdaTidak Ada
Mendapatkan berbagai ilmu yang nantinya akan saya terapkan di kemudian hari.
Tidak AdaSetujuSetujuSetujuSetujuSetuju
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100