| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | J . S . A | |||||||||||||||||||||||||
4 | JOB SAFETY ANALISIS | |||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||||||||
7 | Proyek | : | Rehandling Soil Site Lati | Nomor Doc | : | OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/030 | ||||||||||||||||||||
8 | Pekerjaan | : | Menggunakan Solder | Revisi | : | 0 | ||||||||||||||||||||
9 | Lokasi Pekerjaan | : | Workshop | Tanggal Efektif | : | |||||||||||||||||||||
10 | Peralatan | : | Common Tools , Stand Unit | |||||||||||||||||||||||
11 | APD | : | Helm, Sepatu pelindung, Kacamata & Sarung Tangan | |||||||||||||||||||||||
12 | ||||||||||||||||||||||||||
13 | NO | URAIAN / URUTAN PEKERJAAN | KEMUNGKINAN BAHAYA YANG AKAN TERJADI (BAHAYANYA) | TINDAKAN PENCEGAHAN ( PENGENDALIAN BAHAYA ) | ||||||||||||||||||||||
14 | 1 | Periksa dan pakai alat pelindung diri / APD | 1.1 | Tergores | 1.1 | Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan, kegiatan | ||||||||||||||||||||
15 | 1.2 | Terjepit | 1.2 | pertama dan periksa kelima APD di atas untuk mengurangi resiko cedera. | ||||||||||||||||||||||
16 | 1.3 | Terpeleset Jatuh | APD (helm, sepatu pelindung, kacamata pelindung dan sarung tangan) | |||||||||||||||||||||||
17 | harus diperiksa dan dipakai dengan baik saat bekerja . | |||||||||||||||||||||||||
18 | 2 | Siapkan peralatan dan meja kerja | 2.1 | Jatuh | 2.1 | Penyolderan harus dilakukan dalam ruangan dengan ventilasi dan | ||||||||||||||||||||
19 | penerangan yang cukup (200 luks). | |||||||||||||||||||||||||
20 | 2.2 | Bahaya listrik statik | 2.2 | Alas kerja (static mat) harus dibumikan, disiapkan dan dibersihkan. | ||||||||||||||||||||||
21 | 2.3 | Tersengat listrik | 2.3 | Solder yang dipakai harus dalam keadaan baik, pastikan ujung solder | ||||||||||||||||||||||
22 | dalam keadaan baik (berlapis email) terpasang kuat pada pegangannya. | |||||||||||||||||||||||||
23 | Periksa kabel dan colokan dari kerusakan, tersayat atau cacat lainnya. | |||||||||||||||||||||||||
24 | Siapkan solder, bersihkan ujung solder dari sisa timah dengan cara | |||||||||||||||||||||||||
25 | memanaskannya lalu diketuk-ketukkan pada pegangannya dengan ringan | |||||||||||||||||||||||||
26 | agar timah terjatuh atau dengan cara memasukkan ujung solder ke dalam | |||||||||||||||||||||||||
27 | pembersih timah. | |||||||||||||||||||||||||
28 | Siapkan timah solder, dudukan benda kerja dan dudukan solder di meja. | |||||||||||||||||||||||||
29 | Hati-hati saat mempersiapkan solder, pastikan solder yang dipakai dari | |||||||||||||||||||||||||
30 | jenis double insulated. | |||||||||||||||||||||||||
31 | 3 | Siapkan benda kerja | 3.1 | Tersengat listrik | 3.1 | Benda kerja / komponen / alat elektronik harus terlebih dulu diputuskan | ||||||||||||||||||||
32 | hubungan listriknya, dan dipastikan tidak menyimpan energi listrik statik | |||||||||||||||||||||||||
33 | Benda kerja yang akan disolder harus dibersihkan dulu dari debu, bercak | |||||||||||||||||||||||||
34 | air, atau pengotor lainnya, kemudian pasang pada klem jika tersedia. | |||||||||||||||||||||||||
35 | 3.2 | Kerusakan alat | 3.2 | Siapkan komponen penggantinya mengacu pada petunjuk perawatan, | ||||||||||||||||||||||
36 | komponen harus diperiksa dulu kualitasnya dengan alat ukur standar. | |||||||||||||||||||||||||
37 | 3.3 | Tergores | 3.3 | Hati-hati, karena komponen elektronik berukuran cukup kecil dan ujung- | ||||||||||||||||||||||
38 | ujung kawatnya relatif tajam. | |||||||||||||||||||||||||
39 | ||||||||||||||||||||||||||
40 | 4 | Lakukan penyolderan | 4.1 | Tersangkut | 4.1 | Jika menyolder dalam ruangan, harus tersedia lampu kerja yang standar. | ||||||||||||||||||||
41 | Panaskan solder dengan mencolokkan kabel ke sumber listrik, atur kabel | |||||||||||||||||||||||||
43 | 4.2 | Solder rusak | 4.2 | Kecukupan panas bisa diuji dengan menggunakan timah solder, jika timah | ||||||||||||||||||||||
44 | meleleh dengan cepat, maka solder sudah cukup panas. | |||||||||||||||||||||||||
45 | Jangan biarkan solder hidup tanpa digunakan agar elemen pemanas awet. | |||||||||||||||||||||||||
46 | Lakukan penyolderan dengan hati-hati, beberapa komponen yang sensitif | |||||||||||||||||||||||||
47 | harus dijepit dengan tang jepit agar tidak terlalu kepanasan. | |||||||||||||||||||||||||
48 | 4.3 | Iritasi akibat uap | 4.3 | Timah yang meleleh mengeluarkan uap damar, jangan dihirup. | ||||||||||||||||||||||
49 | Pastikan ventilasi ruangan cukup sehingga uap solder tidak terakumulasi. | |||||||||||||||||||||||||
50 | 4.4 | Tersengat listrik | 4.4 | Jaga agar timah solder tidak meleleh selain pada komponen. | ||||||||||||||||||||||
51 | Jaga agar kabel solder tidak terkena panas solder. | |||||||||||||||||||||||||
52 | 4.5 | Terkena panas solder | 4.5 | Jika tidak dipakai solder harus diletakkan pada dudukan solder dari logam | ||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||
54 | 5 | Bersihkan meja kerja | 5.1 | Terkena panas solder | 5.1 | Jika pekerjaan telah selesai, solder harus terlebih dulu didinginkan, | ||||||||||||||||||||
55 | kabel solder digulung kemudian diikat, jangan dililitkan pada solder. | |||||||||||||||||||||||||
56 | 5.2 | Tergores | 5.2 | Bersihkan sisa-sisa kawat, potongan kabel dengan hati-hati karena | ||||||||||||||||||||||
57 | ujung-ujungnya tajam. Buang ke tempat sampah. | |||||||||||||||||||||||||
58 | Pisahkan komponen yang rusak dan buang ke tempat sampah. | |||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | Disetujui oleh, | Dibuat Oleh, | Diperiksa oleh, | Disetujui oleh, | ||||||||||||||||||||||
61 | PT. Berau Coal | PLANT | HSE | PJO/Site Manager | ||||||||||||||||||||||
62 | Safety | Depat In Charge | ||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||
101 | ||||||||||||||||||||||||||