| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | J . S . A | |||||||||||||||||||||||||
4 | JOB SAFETY ANALISIS | |||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||||||||
7 | Proyek | : | Rehandling Soil Site Lati | Nomor Doc | : | OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/015 | ||||||||||||||||||||
8 | Pekerjaan | : | Mengganti Seal Oli Roda | Revisi | : | 0 | ||||||||||||||||||||
9 | Lokasi Pekerjaan | : | Workshop | Tanggal Efektif | : | |||||||||||||||||||||
10 | Peralatan | : | Tools Box, Stand Unit | |||||||||||||||||||||||
11 | APD | : | Helm, Sepatu Pelindung, Kacamata & Sarung Tangan | |||||||||||||||||||||||
12 | ||||||||||||||||||||||||||
13 | Urutan Uraian Langkah Pekerjaan | Potensi Bahaya | Tindakan Pengendalian/Kontrol | |||||||||||||||||||||||
14 | 1 | Periksa dan pakai | 1.1 | Terbentur tools box | 1.1.1 | Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan, kegiatan pertama dan pakai APD untuk mengurangi | ||||||||||||||||||||
15 | Alat Pelindung Diri (APD) | resiko cedera. | ||||||||||||||||||||||||
16 | 1.2 | Tertusuk benda tajam | 1.2.1 | APD (helm, sepatu pelindung, kacamata pelindung, sarung tangan, masker debu dan APD Las | ||||||||||||||||||||||
17 | (jika ada pekerjaan pengelasan) ) harus diperiksa. dan dipakai saat bekerja | |||||||||||||||||||||||||
18 | ||||||||||||||||||||||||||
19 | 2 | Menyiapkan peralatan dan tools | 2.1 | Terjatuh | 2.1.1 | Perhatikan daerah berjalan, berjalanlah sesuai dengan demarkasi | ||||||||||||||||||||
20 | Gunakan peralatan standar dan lakukan inspeksi terlebih dahulu | |||||||||||||||||||||||||
21 | 2.2 | Pinggang Terjepit | 2.2.1 | Menggangkat Tools Box dan atau tools yg beratnya 18,5kg wajib diangkat dengan dua orang dan atau | ||||||||||||||||||||||
22 | menggunakan alat angkat. | |||||||||||||||||||||||||
23 | 2.3 | Kaki tersandung | 2.3.1 | Lalui jalan dan atau area yang bebas | ||||||||||||||||||||||
24 | ||||||||||||||||||||||||||
25 | 3 | Memposisikan Unit | 3.1 | Tertabrak unit | 3.1.1 | Ikuti aturan klakson (Hidupkan mesin 1X, Maju klakson 2X, Mundur klakson 3X) | ||||||||||||||||||||
26 | 3.1.2 | Dalam memposisikan unit diarahkan oleh (Signal Man/Porter) | ||||||||||||||||||||||||
27 | 3.1.3 | Komunikasi antara Porter dengan operator menggunkan Radio HT | ||||||||||||||||||||||||
28 | 3.1.4 | Posisi Porter harus berada minimal 1X lebar unit | ||||||||||||||||||||||||
29 | 3.1.5 | Posisi Porter harus diketahui oleh Operator | ||||||||||||||||||||||||
30 | 3.2 | Porter terjatuh | 3.2.1 | Porter harus memperhatikan pergerakan aman dari (terpeleset, tersandung, terjatuh) | ||||||||||||||||||||||
31 | 3.3 | Unit Bergerak | 3.3.1 | Unit harus berhenti secara sempurna (tempat rata), aktifkan rem parkir, matikan | ||||||||||||||||||||||
32 | ||||||||||||||||||||||||||
33 | 4 | Memasang LOTO | 4.1 | Energy tidak terkendali | 4.1.1 | Matikan engine posisikan Clipsal OFF, pasang LOTO | ||||||||||||||||||||
34 | 4.2 | Jari terjepit | 4.2.1 | Posisikan jari tangan jauh dari titik jepit | ||||||||||||||||||||||
35 | ||||||||||||||||||||||||||
36 | 5 | Memasang ganjal Ban | 5.1 | Terjepit | 5.1.1 | Pada saat memasang ganjal ban hindari titik jepit antara ban & Wheel cuck | ||||||||||||||||||||
37 | 5.2 | Terbentur | 5.2.1 | Hindarkan kepala jauh dari titik bentur | ||||||||||||||||||||||
38 | ||||||||||||||||||||||||||
39 | 6 | Memasang dongkrak | 6.1 | Jari terjepit | 6.1.1 | Pada saat memasang Dongkrak hindari titik jepit | ||||||||||||||||||||
40 | 6.2 | Unit Rebah | 6.2.1 | Pasang landasan dongkrak pada area kering dan keras | ||||||||||||||||||||||
42 | 6.2.3 | Pasang dongkrak pada Frame & atau chasis yang rata (tidak miring) | ||||||||||||||||||||||||
43 | 6.2.4 | Jangan gunakan tambahan Plate dan atau bahan lainnya untuk meninggikan Dongkrak | ||||||||||||||||||||||||
44 | 6.2.5 | Gunakan dongkrak sesuai kapasitas angkat | ||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | 7 | Memasang Stand Jack | 7.1 | Jari terjepit | 7.1.1 | Pada saat memasang Stand jack hindari titik jepit | ||||||||||||||||||||
47 | 7.2 | Unit Rebah | 7.2.1 | Pasang landasan Stand jack pada area kering dan keras | ||||||||||||||||||||||
48 | 7.2.2 | Pasang Stand jack pada Frame & atau chasis | ||||||||||||||||||||||||
49 | 7.2.3 | Pasang Stand jack pada Frame & atau chasis yang rata (tidak miring) | ||||||||||||||||||||||||
50 | 7.2.4 | Jangan gunakan tambahan Plate dan atau bahan lainnya untuk meninggikan Stand jack | ||||||||||||||||||||||||
51 | 7.2.5 | Gunakan Stand jack sesuai kapasitas angkat | ||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | 8 | Lepas Ban | 8.1 | Tangan terjepit | 8.1.1 | Bersihkan dulu baut-baut yang akan dibuka. Pilihlah socket (kunci roda) yang ukurannya sama dengan baut roda. | ||||||||||||||||||||
54 | 8.1.2 | Gunakan impact gun (alat pembuka baut mekanis) yang sesuai. | ||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | 8.2 | Kejatuhan ban | 8.2.1 | Lepaskan baut roda dan sisakan 3 buah baut yang jaraknya sama untuk menghindari roda tidak langsung terlepas. | ||||||||||||||||||||||
57 | 8.2.2 | Ikuti tatacara pelepasan ban yang benar dan aman. | ||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | 9 | Kuras / Tambah Oli Roda | 9.1 | Sumbat rusak | 9.1.1 | Saat membuka / menutup gunakan socket yang sesuai dengan sumbat pengisian oli, bersihkan dulu sumbat | ||||||||||||||||||||
60 | tersebut dan bukalah secara perlahan. | |||||||||||||||||||||||||
61 | 9.2 | Oli tercecer | 9.2.1 | Gunakan wadah penampung oli saat menguras / menambah oli. | ||||||||||||||||||||||
62 | 9.3 | Pencemaran | 9.3.1 | Simpanlah oli bekas pada tempat yang mempunyai secondary containment Jika terjadi ceceran oli bersihkanlah | ||||||||||||||||||||||
63 | dengan penyerap yang sesuai, dan buang pada tempat khusus B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) | |||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | 10 | Bongkar / Pasang / Seal Oli | 10.1 | Tangan terjepit | 10.1.1 | Saat bongkar / pasang komponen, gunakan kunci-kunci yang sesuai. Perhatikan posisi jari dan tangan, gunakan | ||||||||||||||||||||
66 | sarung tangan katun. | |||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | 10.2 | Komponen rusak | 10.2.1 | Saat bongkar / pasang komponen ikuti petunjuk dari Shop Manual. Simpan komponen yang dilepas dengan rapi | ||||||||||||||||||||||
69 | di tempat yang bersih. | |||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | 11 | Periksa Komponen | 11.1 | Terkena semprotan angin / cairan | 11.1.1 | Saat membersihkan komponen, gunakan sarung tangan karet dan kacamata. Pastikan arah semprotan | ||||||||||||||||||||
72 | angin menjauhi tubuh agar tidak terhirup atau tertelan cairan solar dan bahan kimia lain | |||||||||||||||||||||||||
73 | 11.2 | Komponen rusak | 11.2.1 | Periksa komponen dengan teliti. Ganti komponen yang rusak / cacat. Letakkan komponen dengan baik dan benar | ||||||||||||||||||||||
74 | di tempat yang bersih. | |||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | 12 | Pemasangan roda kembali | 12.1 | Tangan terjepit | 12.1.1 | Lakukan pemasangan min. oleh 2 (dua) orang, perhatikan posisi tangan gunakan tyre handler jika ban yang | ||||||||||||||||||||
77 | dipasang berat/ besar | |||||||||||||||||||||||||
78 | 12.2 | Rakitan nap cacat | 12.2.1 | Pastikan permukaan roda dan nap harus bersih dan bebas dari kotoran. | ||||||||||||||||||||||
79 | 12.2.2 | Semua baut roda harus dilapisi coppercoat anti-seize compound (pasta anti karat). Ikuti tata cara pemasangan | ||||||||||||||||||||||||
80 | ban yang benar dan aman. | |||||||||||||||||||||||||
81 | 12.3 | Kejatuhan ban | 12.3.1 | Ban harus dalam posisi stabil, disandarkan dengan memasang ganjal atau ditidurkan. | ||||||||||||||||||||||
82 | 13 | Turunkan Unit | 13.1 | Tangan terjepit | 13.1.1 | Naikkan dongkrak sedikit sehingga safety stand dapat mudah diambil, kemudian turunkan dongkrak pelan-pelan | ||||||||||||||||||||
83 | dengan mengatur katup pneumatik pada dongkrak. Perhatikan posisi tangan waktu mengambil safety stand dan | |||||||||||||||||||||||||
84 | ganjal roda. | |||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | 14 | Periksa Ulang | 14.1 | Terpeleset | 14.1.1 | Perhatikan posisi pijakan kaki, hindari lantai licin. | ||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | 15 | Administrasi | Tidak ada bahaya berarti | |||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | 16 | Bersih tempat kerja | 16.1 | Terpeleset | 16.1.1 | Pastikan saat membersihkan ruangan dengan menyiramkan air harus dengan seksama dan merata karena areal | ||||||||||||||||||||
91 | akan menjadi sangat licin disebabkan banyak ceceran lumpur membersihkan ruangan dengan menyiramkan | |||||||||||||||||||||||||
92 | air karena areal | |||||||||||||||||||||||||
93 | 16.2 | Jatuh | 16.2.1 | Saat mendorong lumpur / air yang berserakan di lantai dengan cara mendorong dengan sekop karet, | ||||||||||||||||||||||
94 | hati-hati jangan sampai terpeleset. | |||||||||||||||||||||||||
95 | 16.2.2 | Sebelumnya rapikan / pindahkan alat kerja dan selang-selang angin dan kabel listrik jika ada. | ||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | Disetujui oleh, | Dibuat Oleh, | Diperiksa oleh, | Disetujui oleh, | ||||||||||||||||||||||
98 | PT. Berau Coal | PLANT | HSE | PJO/Site Manager | ||||||||||||||||||||||
99 | Safety | Depat In Charge | ||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||
101 | ||||||||||||||||||||||||||