ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
Provinsi:
[5207] Kabupaten Sumbawa Barat
2
KategoriUraianTriwulan I / 2025Triwulan II / 2025Triwulan III / 2025Triwulan IV / 2025Triwulan I / 2026Triwulan II / 2026Triwulan III / 2026Triwulan IV / 2026
3
Pertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENAPertumbuhan (%)FENOMENA
4
(1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)(13)(14)(15)(16)(17)(18)(19)(20)(21)(22)(23)(24)(25)(26)
5
APertanian, Kehutanan, dan Perikananq-to-q17,92q-to-q6,18q-to-q2,16Secara umum, terjadi sedikit peningkatan di Triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025 pada kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan. Walaupun relatif menurun pada sektor pertanian karena adanya panen raya di triwulan sebelumnya. Namun, peningkatan yang cukup tinggi pada sektor perikanan yang disebabkan karena adanya penebaran benih serta produksi ikan dan udang.q-to-q-18,48Secara q to q, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada triwulan IV 2025 mengalami penurunan kinerja dibandingkan triwulan III 2025. Penurunan tersebut terutama dipicu oleh melemahnya subsektor tanaman pangan yang ditandai dengan turunnya produksi padi sebesar 77,07 persen dan jagung sebesar 96,14 persen, sebagai dampak dari berkurangnya luas panen serta terjadinya puso di sejumlah wilayah. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya output pertanian secara signifikan sehingga menekan kinerja sektor secara keseluruhan. Selain itu, subsektor perkebunan juga mengalami penurunan seiring menurunnya aktivitas produksi setelah tingginya intensitas pemanfaatan lahan dan pengembangan kebun rumah tangga pada triwulan sebelumnya, yang bersifat sementara dan tidak berlanjut pada triwulan IV 2025.q-to-q27,58Secara q-to-q, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada triwulan I 2026 mengalami peningkatan kinerja dibandingkan triwulan IV 2025. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh membaiknya subsektor tanaman pangan yang ditandai dengan meningkatnya produksi padi sekitar 242,86 persen seiring bertambahnya intensitas panen di berbagai wilayah. Selain itu, produksi jagung juga tercatat meningkat sebesar 19,62 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh bertambahnya luas panen dan optimalnya aktivitas budidaya pada awal tahun. Kondisi ini turut didukung oleh curah hujan yang relatif stabil, tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah, sehingga mendukung ketersediaan air bagi tanaman dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi aktivitas pertanian. Secara keseluruhan, perkembangan tersebut mendorong peningkatan output pertanian dan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja sektor pada triwulan I 2026.q-to-qq-to-qq-to-q
6
y-on-y14,46y-on-y3,95y-on-y5,72Secara umum, pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan III 2024 terjadi peningkatan pada kategori ini. Jika dilihat dari volume hasil panennya, pada triwulan III tahun 2025 tercatat adanya peningkatan dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena kecamatan-kecamatan yang memiliki jaringan irigasi teknis melakukan penanaman pada periode tersebut. Kejadian El Niño yang berlangsung hingga triwulan III tahun 2024, meskipun intensitasnya menurun, tetap memberikan dampak terhadap luas tanam padi sawah.y-on-y4,27Secara y on y, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada triwulan IV 2025 menunjukkan peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama ditopang oleh subsektor tanaman pangan yang secara keseluruhan tumbuh positif, meskipun produksi padi menurun sebesar 16,08 persen, seiring lonjakan produksi jagung yang mencapai 211,99 persen akibat perbedaan fase tanam pada periode sebelumnya. Kinerja sektor juga diperkuat oleh meningkatnya produksi hortikultura, baik semusim seperti cabai maupun tahunan seperti alpukat, mangga, dan pisang, serta membaiknya subsektor perkebunan melalui peningkatan produktivitas kopi berbasis penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Dari sisi peternakan, jumlah pemotongan ternak meningkat signifikan sebesar 108,53 persen, mencerminkan perbaikan sistem dan pemanfaatan fasilitas RPH. Sementara itu, subsektor perikanan secara tahunan juga menunjukkan kinerja positif, dengan meningkatnya produksi beberapa komoditas utama dan nilai produksi perikanan budidaya sebesar 3 persen, meskipun terdapat penurunan pada komoditas tertentu.y-on-y12,81Secara y-on-y secara umum sektor pertanian kehutanan, dan perikanan mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan I-2025. Peningkatan ini dominan kontribusi dari subsektor tanaman pangan dimana terjadi peningkatan produksi padi sebesar 292,56 persen. Subsektor peternakan juga berkontribusi dimana terjadi peningkatan sebesar 37,39 persen hewan yang dipotong di RPH pad triwulan I-2026. Kemudian untuk subsektor perikanan terdapat peningkatan produksi hasil budidaya mutiara sebesar 105,88 persen yaitu dari 17 kg menjadi 35 kg karena adanya penambahan longline untuk budidaya mutiara. y-on-yy-on-yy-on-y
7
1. Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanianq-to-q28,93q-to-q8,41q-to-q-1,34Secara umum, pada sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian mengalami penurunan jika dibandingkan dengan triwulan II 2025. Penurunan ini terjadi karena musim panen raya padi terjadi di triwulan II 2025.q-to-q-24,63Secara quarter to quarter (q-to-q), subkategori Pertanian, Peternakan, Perburuan, dan Jasa Pertanian pada triwulan IV 2025 mengalami penurunan kinerja. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya subsektor tanaman pangan, seiring dengan turunnya produksi padi sebesar 77,07 persen dan jagung sebesar 96,14 persen, akibat berkurangnya luas panen serta terjadinya puso di sejumlah wilayah. Meskipun subsektor perikanan menunjukkan peningkatan signifikan dengan naiknya nilai produksi perikanan budidaya sebesar 66,62 persen, peningkatan tersebut belum mampu menahan penurunan kinerja subkategori secara keseluruhan pada triwulan IV 2025.q-to-q42,51Secara q-to-q, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada triwulan I 2026 mengalami peningkatan kinerja dibandingkan triwulan IV 2025. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh membaiknya subsektor tanaman pangan yang ditandai dengan meningkatnya produksi padi sekitar 242,86 persen seiring bertambahnya intensitas panen di berbagai wilayah. Selain itu, produksi jagung juga tercatat meningkat sebesar 19,62 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh bertambahnya luas panen dan optimalnya aktivitas budidaya pada awal tahun. Kondisi ini turut didukung oleh curah hujan yang relatif stabil, tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah, sehingga mendukung ketersediaan air bagi tanaman dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi aktivitas pertanian. Secara keseluruhan, perkembangan tersebut mendorong peningkatan output pertanian dan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja sektor pada triwulan I 2026.q-to-qq-to-qq-to-q
8
y-on-y17,87y-on-y4,97y-on-y6,01Secara umum, terjadi peningkatan pada sektor ini karena peningkatan volume produksi tanaman pangan, sehingaa kebutuhan jasa pertanian juga meningkat.y-on-y3,94Secara year on year (y-on-y), subkategori Pertanian, Peternakan, Perburuan, dan Jasa Pertanian pada triwulan IV 2025 menunjukkan sedikit peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya kinerja tanaman pangan, khususnya produksi jagung yang meningkat signifikan sebesar 211,99 persen, meskipun produksi padi masih mengalami penurunan sebesar 16,08 persen, serta oleh meningkatnya kinerja subsektor perikanan yang tercermin dari kenaikan produksi beberapa komoditas utama dan nilai produksi perikanan budidaya sebesar 3 persen. Kombinasi peningkatan pada subsektor tanaman pangan dan perikanan tersebut mampu mendorong pertumbuhan subkategori secara tahunan, meskipun dengan laju yang relatif terbatas.y-on-y14,88- Secara y on y terjadi peningkatan produksi padi. Menurut data SP, terjadi peningkatan yang signifikan pada produksi padi yaitu sebesar 240,78 persen.Peningkatan produksi padi tersebut mendorong kinerja tanaman pangan tetap tumbuh pada triwulan ini.
- Secara y-on-y produksi tanaman hortikultura semusim di triwulan I-2026 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan triwulan I-2025. Dimana total produksi tanaman hortikultura semusim di triwulan I-2026 sebesar 1245,94 kuintal.
- Secara y-on-y pada triwulan I-2026 terjadi peningkatan jumlah hewan ternak potong jika dibandingkan dengan triwulan I-2025. Pada triwulan I-2026 terdapat 1705 ekor dan triwulan I-2025 sebanyak 1241 ekor. Sehingga terjadi peningkatan sebesar 37,39 persen hewan yang dipotong di RPH pad triwulan I-2026.
y-on-yy-on-yy-on-y
9
a. Tanaman Panganq-to-q84,41q-to-q9,78q-to-q-3,92Pada triwulan III 2025 menunjukkan produktivitas padi sawah mengalami penurunan karena puncak panen telah terjadi pada triwulan II sebelumnya. q-to-q-47,10Pada triwulan IV terjadi penurunan yang cukup signifikan pada subkategori tanaman pangan. Penurunan ini terutama disebabkan oleh merosotnya produksi padi sebesar 77,07 persen dan produksi jagung sebesar 96,14 persen. Berkurangnya luas panen serta terjadinya puso pada sejumlah wilayah menjadi faktor utama yang menyebabkan penurunan produksi tanaman pangan pada periode ini.q-to-q119,77Secara q to q peningkatan produksi tanaman pangan didominasi oleh padi. Menurut data SP, terjadi peningkatan produksi padi sebesar 292,56 persen.q-to-qq-to-qq-to-q
10
y-on-y28,32y-on-y6,44y-on-y9,90Jika dilihat dari volume hasil panennya, pada triwulan III tahun 2025 tercatat adanya peningkatan dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena kecamatan-kecamatan yang memiliki jaringan irigasi teknis melakukan penanaman pada periode tersebut. Kejadian El Niño yang berlangsung hingga triwulan III tahun 2024, meskipun intensitasnya menurun, tetap memberikan dampak terhadap luas tanam padi sawah.y-on-y2,90Secara y-on-y, subkategori tanaman pangan mengalami peningkatan secara keseluruhan. Meskipun produksi padi menurun sebesar 16,08 persen, produksi jagung justru meningkat sangat tinggi, yaitu 211,99 persen. Peningkatan produksi jagung tersebut mendorong kinerja tanaman pangan tetap tumbuh pada triwulan ini. Kondisi ini terjadi karena pada periode yang sama tahun sebelumnya masih berada pada fase awal penanaman, khususnya untuk komoditas jagung, sehingga realisasi panen pada tahun berjalan menjadi lebih besar.y-on-y22,62Secara y on y terjadi peningkatan produksi padi. Menurut data SP, terjadi peningkatan yang signifikan pada produksi padi yaitu sebesar 240,78 persen.Peningkatan produksi padi tersebut mendorong kinerja tanaman pangan tetap tumbuh pada triwulan ini. y-on-yy-on-yy-on-y
11
b. Tanaman Hortikultura Semusimq-to-q-23,48q-to-q27,24q-to-q4,37Pada triwulan III/2025, produksi hortikultura semusim menunjukkan peningkatan. Bawang merah mengalami pertumbuhan produksi dibandingkan triwulan II/2025. Selain itu, komoditas semusim lainnya seperti semangka juga mencatat kenaikan produksi. Peningkatan ini mengindikasikan kondisi budidaya yang lebih optimal pada periode tersebut.q-to-q-0,05Produksi bawang merah pada triwulan IV tahun 2025 mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan triwulan III. Bawang merah merupakan salah satu komoditas dengan kontribusi besar dalam subsektor tanaman hortikultura.q-to-q-23,85Secara q-to-q produksi tnaman hortikultura pada triwulan I-2026 mengalami penurunan. Produksi tomat pada triwulan I-2026 mengalami penurunan sebesar 25,68 persen dibandingkan dengan triwulan IV-2025. Penurunan juga terjadi pada produksi cabai keriting yaitu sebesar 26,75 persen. Sehingga, secara keseluruhan untuk triwulan ini terjadi penurunan produksi jika dibandingkan dengan triwulan IV-2025.q-to-qq-to-qq-to-q
12
y-on-y1,78y-on-y0,80y-on-y-0,99Secara year-on-year (y-on-y), produksi beberapa komoditas hortikultura semusim pada triwulan III/2025 mengalami penurunan dibandingkan triwulan III/2024. Komoditas yang menunjukkan penurunan tersebut antara lain bawang merah, cabai rawit, dan semangka.y-on-y1,57Pada triwulan IV tahun 2025, produksi komoditas cabai menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2024.y-on-y1,07Secara y-on-y produksi tanaman hortikultura semusim di triwulan I-2026 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan triwulan I-2025. Dimana total produksi tanaman hortikultura semusim di triwulan I-2026 sebesar 1245,94 kuintal.y-on-yy-on-yy-on-y
13
c. Perkebunan Semusimq-to-q-91,33q-to-q72,95q-to-q617,45Panen tembakau di triwulan 3-2025 yang menyebabkan tingginya pertumbuhan di subsektor ini q-to-q-7,69Secara quarter to quarter (q-to-q), kinerja subsektor perkebunan pada triwulan IV 2025 mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring dengan tingginya intensitas kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan kebun rumah tangga pada triwulan III 2025, seperti melalui pelaksanaan Lomba Kebun “Aku Hatinya PKK” yang mendorong masyarakat desa mengoptimalkan penanaman dan perawatan tanaman secara masif. Aktivitas tersebut bersifat temporer dan lebih terfokus pada tahap persiapan, penataan, serta produksi, sehingga pada triwulan IV 2025 aktivitas produksi perkebunan relatif menurun setelah puncak kegiatan terjadi pada triwulan sebelumnya.q-to-q-91,33Secara q to q subkategori ini mengalami kontraksi yang cukup dalam. dari hasil pengamatan, ada beberapa masyarakat yg lahannya digunakan untuk menanam jagungq-to-qq-to-qq-to-q
14
y-on-y2,29y-on-y3,70y-on-y2,03komoditas perkebunan semusim mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya pengaruh cuaca yang lebih mendukungy-on-y-0,65Secara quarter to quarter (q-to-q), kinerja subsektor perkebunan pada triwulan IV 2025 mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring dengan tingginya intensitas kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan kebun rumah tangga pada triwulan III 2025, seperti melalui pelaksanaan Lomba Kebun “Aku Hatinya PKK” yang mendorong masyarakat desa mengoptimalkan penanaman dan perawatan tanaman secara masif. Aktivitas tersebut bersifat temporer dan lebih terfokus pada tahap persiapan, penataan, serta produksi, sehingga pada triwulan IV 2025 aktivitas produksi perkebunan relatif menurun setelah puncak kegiatan terjadi pada triwulan sebelumnya.y-on-y-0,71Secara y to y subkategori ini mengalami sedikit penurunan, ada beberapa masyarakat yg lahannya digunakan untuk menanam jagungy-on-yy-on-yy-on-y
15
d. Tanamana Hortikultura Tahunan dan lainnyaq-to-q-13,99q-to-q13,43q-to-q-7,45Berbeda dengan komoditas semusim, beberapa komoditas hortikultura tahunan justru mengalami penurunan produksi pada triwulan III/2025. Dibandingkan triwulan sebelumnya, produksi sejumlah tanaman tahunan seperti mangga menunjukkan tren menurun. Hal ini dapat dipengaruhi oleh faktor musim maupun kondisi tanaman tahunan yang memiliki siklus produksi lebih panjang.q-to-q10,86Pada triwulan IV tahun 2025, produksi komoditas alpukat dan pisang menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.q-to-q-14,55Secara q-to-q di triwulan I-2026 terjadi penurunan jumlah produksi tanaman hortikultura tahunan dan lainnya. Pada triwulan I-2026 terjadi penurunan sebesar 87,58 persen produksi tanaman hortikultura tahunan jika dibandingkan dengan triwulan IV-2025. Dimana nilai produksi total di triwulan I-2026 sebesar 424 kuintal dan triwulan IV-2025 sebesar 3412 kuintal.q-to-qq-to-qq-to-q
16
y-on-y-1,36y-on-y-1,07y-on-y-5,76Untuk hortikultura tahunan, tren penurunan produksi juga terlihat secara y-on-y. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebagian besar komoditas mengalami penurunan hasil, termasuk mangga dan pisang.y-on-y0,10Secara y on y, produksi komoditas alpukat, mangga, dan pisang pada triwulan IV tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2024.y-on-y-0,56Secara y-on-y produksi tanaman hortikultura tahunan di triwulan I-2026 mengalami penurunan sebesar 84,99 persen jika dibandingkan dengan triwulan I-2025. y-on-yy-on-yy-on-y
17
e. Perkebunan Tahunanq-to-q-3,79q-to-q39,14q-to-q-4,40Dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, beberapa komoditas perkebunan produksinya lebih kecil.q-to-q-20,74Secara y-on-y, subsektor perkebunan pada triwulan IV 2025 mengalami sedikit peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini salah satunya didorong oleh semakin berkembangnya aktivitas perkebunan kopi di Desa Rarak Rongis melalui program pengembangan demplot kopi Robusta yang menerapkan Good Agricultural Practices (GAP). Pendampingan teknis, introduksi klon unggul, serta perbaikan budidaya dan pascapanen mendorong perbaikan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kopi, sehingga berkontribusi terhadap kinerja perkebunan secara tahunan.q-to-q-3,54beberapa komoditas tanaman perkebunan tahunan lainnya yang mengalami kontraksiq-to-qq-to-qq-to-q
18
y-on-y1,76y-on-y2,44y-on-y3,02Jika dibandingkan dengan triwulan III tahun sebelumnya, terdapat sedikit peningkatan produksi komoditi perkebunan terutama pada komoditas kopi yang sudah semakin digencarkan promosinya dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah melalui program KSB Maju Pertanian.y-on-y1,43Secara y-on-y, subsektor perkebunan pada triwulan IV 2025 mengalami sedikit peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini salah satunya didorong oleh semakin berkembangnya aktivitas perkebunan kopi di Desa Rarak Rongis melalui program pengembangan demplot kopi Robusta yang menerapkan Good Agricultural Practices (GAP). Pendampingan teknis, introduksi klon unggul, serta perbaikan budidaya dan pascapanen mendorong perbaikan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kopi, sehingga berkontribusi terhadap kinerja perkebunan secara tahunan.y-on-y1,69secara y on y, subakategori ini mengalami peningkatan seiring meningkatnya permintaan pasar seperti pada komoditas kelapa yang permintaannya meningkat saat bulan puasa.y-on-yy-on-yy-on-y
19
f. Peternakanq-to-q0,65q-to-q1,62q-to-q-1,09Jumlah pemotongan ternak sapi dan kerbau pada triwulan III tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 34,98 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini wajar terjadi karena pada triwulan II terdapat momen Idul Adha, di mana permintaan daging meningkat tajam sehingga aktivitas pemotongan hewan ternak pun melonjak. Setelah periode tersebut berakhir, konsumsi masyarakat terhadap daging ternak kembali normal, sehingga volume pemotongan pada triwulan III menjadi lebih rendah.q-to-q5,55jumlah pemotongan ternak sapi dan kerbau pada triwulan IV 2025 meningkat sebesar 12,27 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan menguatnya permintaan daging pada periode akhir tahun, seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga, kegiatan sosial, serta perayaan libur panjang akhir tahun. Selain itu, ketersediaan ternak yang lebih siap potong serta kelancaran distribusi ternak ke Rumah Potong Hewan (RPH) turut mendorong meningkatnya jumlah pemotongan ternak pada triwulan IV 2025.q-to-q0,45Secara q-to-q pada triwulan I-2026 terjadi peningkatan sebesar 2,83 persen untuk jumlah pemotongan hewan jika dibandingkan dengan triwulan IV-2025. Peningkatan ini dapat disebabkan karena penambahan jagal di RPH Seteluk yang membuat luasnya jangkauan pelayanan pemotongan ternak di desa setelukq-to-qq-to-qq-to-q
20
y-on-y9,17y-on-y4,11y-on-y3,21Namun, jika dibandingkan secara year on year (YoY), jumlah pemotongan ternak pada triwulan III tahun 2025 meningkat signifikan sebesar 76,18 persen dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2024. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam sistem pemotongan dan pengawasan di Rumah Potong Hewan (RPH).y-on-y6,77Berdasarkan data RPH, jika dibandingkan secara year on year (y-on-y), jumlah pemotongan ternak pada triwulan IV 2025 meningkat signifikan sebesar 108,53 persen dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2024. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam sistem pemotongan dan pengawasan di Rumah Potong Hewan (RPH). Peningkatan tersebut juga didukung oleh semakin optimalnya pemanfaatan fasilitas RPH oleh pelaku usaha, meningkatnya kepatuhan pemotongan ternak di lokasi resmi, serta membaiknya pencatatan dan pelaporan aktivitas pemotongan, sehingga volume pemotongan yang tercatat pada triwulan IV 2025 menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.y-on-y6,56Secara y-on-y pada triwulan I-2026 terjadi peningkatan jumlah hewan ternak potong jika dibandingkan dengan triwulan I-2025. Pada triwulan I-2026 terdapat 1705 ekor dan triwulan I-2025 sebanyak 1241 ekor. Sehingga terjadi peningkatan sebesar 37,39 persen hewan yang dipotong di RPH pad triwulan I-2026.y-on-yy-on-yy-on-y
21
g. Jasa Pertanian dan Perburuanq-to-q15,49q-to-q8,91q-to-q-2,76Sejalan dengan penurunan pada komoditas tanaman pangan yang mengalami kontraksi.q-to-q-16,66Subkategori ini mengalami penurunan seiring dengan terjadinya penurunan pada subkategori tanaman pangan.q-to-q24,00Secara q-to-q, pada triwulan I-2026 terjadi peningkatan aktivitas jasa pertanian dan perburuan. Peningkatan ini selaras dengan tingginya aktivitas di sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan. Peningkatan yang paling signifikan tinggi ada pada sektor tanaman pangan.q-to-qq-to-qq-to-q
22
y-on-y13,48y-on-y6,86y-on-y5,70Sejalan dengan peningkatan pada komoditas tanaman pangan yang mengalami peningkatan.y-on-y1,93Subkategori ini mengalami peningkatan seiring dengan terjadinya peningkatan pada subkategori tanaman pangan.y-on-y9,45Secara y-on-y, pad atriwulan I-2026 terjadi peningkatan aktivitas jasa pertanian dan perburuan. Peningkatan ini dapat dikarenakan tingginya aktivitas produksi di sektor tanaman pangan dimana membutuhkan banyak orang seperti untuk panen raya. y-on-yy-on-yy-on-y
23
2. Kehutanan dan Penebangan Kayuq-to-q-2,71q-to-q-3,08q-to-q-0,82Berdasarkan data dari Ditjen PHL, produksi kayu bulat pada triwulan III/2025 menunjukkan tren penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya.q-to-q7,38Subkategori Kehutanan dan Penebangan Kayu pada triwulan IV 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas. Kondisi ini didorong oleh pelaksanaan program perhutanan sosial, agroforestri, serta kegiatan penghijauan dan rehabilitasi lahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan Kelompok Tani Hutan (KTH), khususnya melalui program PERTAMAS yang dilaksanakan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Kegiatan penanaman puluhan ribu bibit pohon kehutanan, pengelolaan kawasan hutan berbasis masyarakat, serta penguatan kelembagaan KTH mendorong meningkatnya aktivitas pengelolaan dan pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan pada triwulan IV 2025.q-to-q-4,19q-to-qq-to-qq-to-q
24
y-on-y3,83y-on-y-1,26y-on-y-0,13Secara year-on-year, produksi kayu bulat menunjukkan tren penurunan apabila dibandingkan antara triwulan III/2025 dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.y-on-y0,42Secara year on year (y-on-y), subkategori Kehutanan dan Penebangan Kayu pada triwulan IV 2025 mengalami kenaikan yang relatif tipis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini sejalan dengan keberlanjutan pelaksanaan program perhutanan sosial, rehabilitasi lahan, dan pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang terus berjalan secara konsisten sepanjang tahun. Meskipun belum menunjukkan lonjakan yang besar, aktivitas tersebut mampu menjaga kinerja subkategori kehutanan tetap tumbuh secara tahunan melalui penguatan kelembagaan Kelompok Tani Hutan dan pengelolaan kawasan hutan yang lebih terstruktur.y-on-y-1,11y-on-yy-on-yy-on-y
25
3. Perikanan q-to-q-11,12q-to-q-2,29q-to-q17,28Terjadi peningkatan pada sektor perikanan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan denga triwulan sebelumnya.
Dinas Perikanan KSB Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai. Jenis ikan yang ditebar pada kegiatan kali ini adalah ikan lokal atau endemik, yakni ikan nila. Pemilihan jenis ini disesuaikan dengan kondisi perairan sungai di KSB agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.
q-to-q3,33Nilai produksi perikanan budidaya pada triwulan IV 2025 meningkat sebesar 66,62 persen, yang menjadi pendorong utama meningkatnya aktivitas subsektor perikanan pada periode ini. Peningkatan tersebut didukung oleh persiapan pengoperasian Pasar Ikan Tradisional di kawasan Danau Lebo, Desa Meraran, serta penguatan perikanan budidaya air tawar. Pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan KSB mendorong peningkatan kapasitas pembudidaya melalui kegiatan bimbingan teknis, penguatan sarana produksi, serta peningkatan kualitas benih dan pakan. Upaya tersebut memperlancar pemasaran dan meningkatkan produksi perikanan, sehingga mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi subsektor perikanan pada triwulan IV 2025.q-to-q-11,24terjadi penurunan hasil tangkapan ikan karena pada triwulan I kondisi cuaca cukup ekstrimq-to-qq-to-qq-to-q
26
y-on-y3,09y-on-y-0,12y-on-y4,82Terjadi peningkatan pada sektor perikanan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan denga triwulan III 2024.
Dinas Perikanan KSB Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai. Jenis ikan yang ditebar pada kegiatan kali ini adalah ikan lokal atau endemik, yakni ikan nila. Pemilihan jenis ini disesuaikan dengan kondisi perairan sungai di KSB agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.
y-on-y5,24Secara y-on-y, subsektor perikanan menunjukkan peningkatan produksi secara keseluruhan. Data Dinas Perikanan mencatat produksi ikan nila salin meningkat sebesar 50 persen, ikan lele sebesar 88,84 persen, dan rumput laut sebesar 9,09 persen, meskipun produksi udang vanamei menurun 21,70 persen. Di tengah perkembangan tersebut, nilai produksi perikanan budidaya juga meningkat sebesar 3 persen, yang turut memperkuat kinerja subsektor perikanan secara tahunan. Peningkatan ini didukung oleh penguatan perikanan budidaya air tawar serta persiapan pengoperasian Pasar Ikan Tradisional di kawasan Danau Lebo yang memperlancar pemasaran hasil perikanan.y-on-y5,10Berdasarkan hasil indepth dengan salah satu perusahaan mutiara, terdapat peningkatan produksi hasil budidaya mutiara sebesar 105,88 persen yaitu dari 17 kg menjadi 35 kg karena adanya penambahan longline untuk budidaya mutiaray-on-yy-on-yy-on-y
27
BPertambangan dan Penggalian q-to-q-21,61q-to-q0,77q-to-q0,32Secara umum terjadi peningkatan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025.
1) Produksi konsentrat kering triwulan III/2025 ini meningkat sebesar 5,56 persen dibandingkan triwulan III/2025 atau meningkat dari 111.913 DMT menjadi 118.131 DMT.
2) Peningkatan pada sektor kontruksi
q-to-q32,89Kategori pertambangan dan penggalian secara q to q mengalami peningkatan yang disebabkan oleh meningkatnya produksi konsentrat triwulan IV/2025 ini dibandingkan triwulan III/2025 dari 118 ribu DMT menjadi 138 ribu DMT. Peningkatan sub kategori pertambangan bijih logam sangat berpengaruh terhadap laju kategori ini mengingat sharenya yang cukup tinggi.q-to-q4,45Peningkatan pada kategori ini disebabkan karena peningkatan pada pertambangan bijih logam. Jika dilihat, kontribusi sub kategori pertambangan bijih logam pada triwulan ini mencapai 78 persen dari total kategori Pertambangan dan Penggalian, sehingga pertumbuhan sub kategori pertambangan bijih logam sangat mempengaruhi pertumbuhan kategori ini. Berdasarkan data dari PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terjadi peningkatan produksi konsentrat pada triwulan ini dari 143 ribu DMT pada triwulan IV/2025 menjadi 167 ribu DMT pada triwulan I/2026.q-to-qq-to-qq-to-q
28
y-on-y-35,51y-on-y-36,18y-on-y-27,83Secara umum terjadi penurunan pada kategori pertambangan dan penggalian. Hal ini disebabkan karena produksi konsentrat kering triwulan III/2025 ini turun sebesar 38,78 persen dibandingkan triwulan III/2024 atau turun dari 192.963 DMT menjadi 118.131 DMT.y-on-y5,31Dibandingkan dengan triwulan IV-2024, terjadi peningkatan pada kategori pertambangan dan penggalian yang disebabkan oleh peningkatan pada sub kategori pertambangan bijih logam. Peningkatan pada sub kategori pertambangan bijih logam disebabkan oleh produksi konsentrat yang peningkatan dari 117 ribu DMT menjadi 138 ribu DMT, atau mengalami peningkatan sebesar 17,08 persen.y-on-y40,32
Dibandingkan dengan triwulan I-2025, terjadi peningkatan pada kategori pertambangan dan penggalian yang disebabkan oleh peningkatan pada sub kategori pertambangan bijih logam. Peningkatan pada sub kategori pertambangan bijih logam disebabkan oleh produksi konsentrat yang mengalami peningkatan dari 79 ribu DMT menjadi 167 ribu DMT, atau mengalami peningkatan sebesar 110,43 persen.
y-on-yy-on-yy-on-y
29
1. Pertambangan Minyak dan Gas Bumiq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
30
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
31
2. Pertambangan Batubara dan Lignitq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
32
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
33
3. Pertambangan Bijih Logamq-to-q-21,76q-to-q0,79q-to-q0,22 Produksi konsentrat kering triwulan III/2025 ini meningkat sebesar 5,56 persen dibandingkan triwulan III/2025 atau meningkat dari 111.913 DMT menjadi 118.131 DMT.
q-to-q33,271) Berdasarkan data dari PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terjadi peningkatan produksi konsentrat pada triwulan ini sebesar 16,93 persen atau meningkat dari 118 ribu DMT pada triwulan III/2025 menjadi 138 ribu DMT pada triwulan IV/2025.
2) Peningkatan produksi ini disebabkan karena sudah dibukanya relaksasi ekspor konsentrat tembaga oleh pemerintah. Kebijakan ini berdampak pada peningkatan produksi konsentrat tembaga yang diolah oleh PT. AMNT.
q-to-q4,541) Berdasarkan data dari PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terjadi peningkatan produksi konsentrat pada triwulan ini dari 143 ribu DMT pada triwulan IV/2025 menjadi 167 ribu DMT pada triwulan I/2026.q-to-qq-to-qq-to-q
34
y-on-y-35,76y-on-y-36,44y-on-y-28,09Produksi konsentrat kering triwulan III/2025 ini turun sebesar 38,78 persen dibandingkan triwulan III/2024 atau turun dari 192.963 DMT menjadi 118.131 DMT.y-on-y5,33Dibandingkan triwulan IV-2024, produksi konsentrat mengalami peningkatan dari 117 ribu DMT menjadi 138 ribu DMT, atau mengalami peningkatan sebesar 17,08 persen.y-on-y40,731) Dibandingkan triwulan I-2025, produksi konsentrat mengalami peningkatan dari 79 ribu DMT menjadi 167 ribu DMT, atau mengalami peningkatan sebesar 110,43 persen.
2) Peningkatan ini disebabkan oleh adanya relaksasi ekspor bahan mentah ke luar negeri yang turut meningkatkan produksi konsentrat. dimana pada triwulan-2025 tidak ada ekspor konsentrat akibat larangan ekspor.
y-on-yy-on-yy-on-y
35
4. Pertambangan dan Penggalian Lainnyaq-to-q-5,56q-to-q-0,97q-to-q8,68Subkategori ini mengalami peningkatan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025 seiring dengan meningkatnya kegiatan konstruksi.q-to-q1,58Seiring meningkatnya aktivitas konstruksi, nilai tambah subsektor pertambangan dan penggalian secara q to q menunjukkan kenaikan yang didorong oleh bertambahnya permintaan terhadap hasil penggalian sebagai bahan pendukung kegiatan konstruksi.q-to-q-5,88Sejalan dengan kegiatan konstruksi, nilai tambah subsektor ini secara q to q mengalami penurunan karena turunnya permintaan hasil tambang untuk konstruksi.q-to-qq-to-qq-to-q
36
y-on-y-0,28y-on-y1,79y-on-y3,76Subkategori ini mengalami peningkatan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan III 2024 seiring dengan meningkatnya kegiatan konstruksi.y-on-y3,25Dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2024, nilai tambah subkategori pertambangan dan penggalian mengalami peningkatan, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan hasil penggalian untuk menunjang aktivitas konstruksi.y-on-y2,89Jika dibandingkan triwulan I/2025, nilai tambah sub kategori pertambangan dan penggalian mengalami peningkatan yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan hasil penggalian yang mendukung aktivitas konstruksi.y-on-yy-on-yy-on-y
37
CIndustri Pengolahanq-to-q1.563,15q-to-q197,34q-to-q42,88Secara total kategori industri pengolahan mengalami peningkatan yang signifikan karena smelter PT AMNT sudah mulai beroperasi dan menghasilkan olahan hasil tambang.q-to-q80,24Secara quarter to quarter (q-to-q), kategori industri pengolahan pada triwulan IV tahun 2025 mencatat peningkatan yang cukup tinggi, terutama didorong oleh menguatnya kinerja industri logam dasar seiring beroperasinya smelter PT AMIN secara optimal. Operasional smelter tersebut mendorong peningkatan produksi katoda tembaga yang naik dari 21 ribu ton pada triwulan III 2025 menjadi 50 ribu ton pada triwulan IV 2025, serta produksi emas yang meningkat dari 1,4 ribu kilogram menjadi 3,2 ribu kilogram pada periode yang sama. Selain itu, sejak Oktober 2025 smelter PT AMIN juga telah memulai produksi perak (silver) dengan total produksi mencapai 10,8 ribu kilogram sepanjang triwulan IV 2025. Di luar industri logam dasar, peningkatan kinerja industri pengolahan juga ditopang oleh naiknya aktivitas pada industri furnitur, bahan galian bukan logam, dan barang dari kayu, yang sejalan dengan meningkatnya kegiatan pada sektor konstruksi dan real estate.q-to-q-44,60Secara umum kategori ini mengalami penurunan akibat penurunan dari produksi smelter PT AMINq-to-qq-to-qq-to-q
38
y-on-y1.440,91y-on-y4.473,09y-on-y6.970,25Secara total kategori industri pengolahan mengalami peningkatan yang signifikan karena smelter PT AMNT sudah mulai beroperasi dan menghasilkan olahan hasil tambang. Pada periode triwulan III 2024 belum ada aktivitas smelter sehingga peningkatan pada periode ini sangat besar.y-on-y12.635,14Secara year on year (y-on-y), kategori industri pengolahan pada triwulan IV tahun 2025 mengalami peningkatan yang sangat tinggi dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2024, terutama didorong oleh menguatnya industri logam dasar seiring beroperasinya smelter PT AMIN secara optimal sejak awal Januari 2025. Peningkatan kinerja tersebut tercermin pada produksi katoda tembaga yang mencapai 50 ribu ton serta produksi emas sebesar 3,2 ribu kilogram pada triwulan IV 2025. Selain itu, sejak Oktober 2025 smelter PT AMIN juga telah memulai produksi perak (silver) dengan total produksi sebesar 10,8 ribu kilogram sepanjang triwulan IV 2025, yang turut memperkuat kinerja industri logam dasar dan mendorong peningkatan kategori industri pengolahan secara tahunan.y-on-y324,18Secara umum kategori ini mengalami peningkatan akibat peningkatan dari produksi smelter PT AMINy-on-yy-on-yy-on-y
39
1. Industri Batubara dan Pengilangan Migasq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
40
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
41
a. Industri Batubaraq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
42
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
43
b. Industri Pengilangan Migasq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
44
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
45
2. Industri Makanan dan Minumanq-to-q21,62q-to-q0,23q-to-q-12,80Terjadi penurunan pada industri makanan dan minuman pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025. Hal ini disebabkan karena adanya libur sekolah, lebaran serta panen raya yang terjadi pada triwulan sebelumnya.q-to-q-2,77Secara q-to-q terjadi kontraksi nilai tambah pada subkategori ini sebagai akibat penurunan produksi padi dan jagung pada kategori pertanian. Kondisi tersebut berimbas pada menurunnya aktivitas penggilingan padi dan jagung pada triwulan IV dibandingkan triwulan sebelumnya. Pada triwulan IV, produksi padi tercatat mengalami penurunan sebesar 77,07 persen, sementara produksi jagung mengalami penurunan sebesar 96,14 persen.q-to-q27,601)Pada triwulan I-2026, aktivitas penggilingan padi dan jagung mengalami peningkatan dibandingkan triwulan IV/2025, hal ini sejalan dengan peningkatan pada subkategori tanaman pangan. Menurut data SP, terjadi peningkatan produksi padi sebesar 292,56 persen.
2) Salah satu fenomena yang turut mendukung peningkatan aktivitas ini adalah momen puasa Ramadan yang berlanjut dengan Hari Raya Idulfitri. Kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok, seperti beras dan jagung, cenderung meningkat selama periode tersebut, sehingga mendorong peningkatan produksi dan distribusi di sektor terkait, termasuk industri kue kering yang meningkat.
3) Untuk memeriahkan puasa Ramadan 1446 hijriah, sejumlah Festival Kuliner Ramadan digelar. Kegiatan ini akan dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan.
q-to-qq-to-qq-to-q
46
y-on-y8,77y-on-y8,92y-on-y6,00Terjadi peningkatan aktivitas industri makanan dan minuman pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan III 2024.y-on-y3,36Secara y-on-y, subkategori ini mencatat peningkatan nilai tambah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan produksi komoditas jagung yang tumbuh signifikan sebesar 211,99 persen. Selain itu, meningkatnya permintaan dari dapur SPPG terhadap produk roti yang dihasilkan oleh UMKM lokal turut menjadi faktor pendorong naiknya aktivitas pada industri makanan dan minuman, yang juga diakui oleh sejumlah pelaku usaha roti melalui adanya lonjakan pesanan pada periode ini.y-on-y8,431) Musim panen yang mulai berlangsung pada triwulan I/2026,turut menjadi penyumbang terbesar dalam peningkatan kategori ini.Menurut data SP, terjadi peningkatan yang signifikan pada produksi padi yaitu sebesar 240,78 persen.
2) Momen Ramadan dan Idulfitri, yang mendorong peningkatan permintaan terhadap bahan pangan pokok, termasuk beras dan hasil olahan palawija.
y-on-yy-on-yy-on-y
47
3. Industri Pengolahan Tembakauq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
48
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
49
4. Industri Tekstil dan Pakaian Jadiq-to-q-2,38q-to-q18,71q-to-q-13,96Pada triwulan III 2025 subkategori ini megalami penurunan hal ii disebabkan karena permintaan untuk pakaian sekolah dan lebaran telah terjadi pada triwulan II 2025.q-to-q2,87Subkategori Industri Tekstil dan Pakaian Jadi pada periode berjalan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi secara q-to-q, yang didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap produk pakaian jadi. Salah satu faktor pendukung peningkatan tersebut adalah program pembagian seragam baru bagi anak sekolah oleh Pemerintah Daerah, yang mendorong aktivitas produksi, penjahitan, serta distribusi seragam di Kabupaten Sumbawa Barat. Kondisi ini berdampak positif terhadap kinerja subkategori Industri Tekstil dan Pakaian Jadi, sehingga turut berkontribusi dalam penghitungan PDRB Kabupaten Sumbawa Barat.q-to-q-3,29permintaan masyarakat pada triwulan 1 2026 menurun dibandingkan triwulan 4 2025 dikarenakan turunnya minat masyarakat karena alokasi pengeluaran masaarakat masih terfokus untuk biaya panen dan tanamq-to-qq-to-qq-to-q
50
y-on-y-0,69y-on-y3,18y-on-y2,46Pada triwulan III 2025 subkategori ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan triwulan III 2024 akibat meningkatnya permintaan dari masyarakat.y-on-y2,57Subkategori Industri Tekstil dan Pakaian Jadi pada periode berjalan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi secara y on y, yang didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap produk pakaian jadi. Salah satu faktor pendukung peningkatan tersebut adalah program pembagian seragam baru bagi anak sekolah oleh Pemerintah Daerah, yang mendorong aktivitas produksi, penjahitan, serta distribusi seragam di Kabupaten Sumbawa Barat. Kondisi ini berdampak positif terhadap kinerja subkategori Industri Tekstil dan Pakaian Jadi, sehingga turut berkontribusi dalam penghitungan PDRB Kabupaten Sumbawa Barat.y-on-y1,62Fenomena libur panjang yang sejalan dengan peningkatan wisatawan menyebabkan peningkatan pada industri tekstil dan pakaian jadi.y-on-yy-on-yy-on-y
51
5. Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kakiq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
52
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
53
6. Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus; dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan, dan Sejenisnyaq-to-q-1,49q-to-q-0,50q-to-q-0,05Berdasarkan informasi dari Tabola Mebel terdapat sedikit penurunan penjualan dari triwulan sebelumnya. Penurunan ini terutama didorong oleh menurunnya permintaan terhadap berbagai bahan bangunan rumah tangga, seperti kusen dan produk kayu olahan lainnya.q-to-q6,55Secara q-to-q, Industri Kayu dan Barang Anyaman di Kabupaten Sumbawa Barat menunjukkan peningkatan kinerja. Perkembangan ini sejalan dengan pertumbuhan positif pada kategori konstruksi, yang mendorong meningkatnya kebutuhan bahan bangunan dan produk kayu olahan, baik untuk kegiatan pembangunan maupun perbaikan bangunan. Meningkatnya aktivitas konstruksi tersebut turut memberikan efek pengganda terhadap industri kayu dan barang anyaman sehingga mampu mendorong kenaikan output pada subkategori ini dibandingkan triwulan sebelumnya.q-to-q-4,16Penurunan nilai tambah subkategori industri kayu sejalan dengan berkurangnya aktivitas konstruksi triwulan I/2026 ini dibandingkan triwulan IV/2025 yang merupakan puncak aktivitas konstruksi. Selain itu, produksi kayu bulat yang berkurang juga menyebabkan hasil industri kayu turun.q-to-qq-to-qq-to-q
54
y-on-y1,10y-on-y-0,16y-on-y-1,04Berdasarkan informasi dari Tabola Mebel terdapat sedikit penurunan penjualan dari triwulan sebelumnya. Penurunan ini terutama didorong oleh menurunnya permintaan terhadap berbagai bahan bangunan rumah tangga, seperti kusen dan produk kayu olahan lainnya. Kondisi ini juga sejalan dengan penurunan aktivitas penebangan kayu.y-on-y4,38Secara y-on-y, Industri Kayu dan Barang Anyaman di Kabupaten Sumbawa Barat mencatat peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh tetap terjaganya aktivitas konstruksi yang tumbuh positif, sehingga kebutuhan terhadap bahan bangunan dan produk kayu olahan relatif meningkat. Kondisi tersebut mendorong keberlanjutan permintaan terhadap output industri kayu dan barang anyaman, yang pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan nilai tambah subkategori ini secara tahunan.y-on-y1,54

Secara y-on-y, peningkatan nilai tambah pada subkategori industri kayu disebabkan oleh peningkatan pada aktivitas konstruksi, permintaan bahan furnitur, atau produk kerajinan yang meningkat menjelang periode Ramadan dan Idulfitri.
y-on-yy-on-yy-on-y
55
7. Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekamanq-to-q1,41q-to-q0,49q-to-q1,45Pada triwulan III 2025, subsektor ini mengalami peningkatan. Salah satunya adalah produksi buku serta percetakan untuk kegiatan-kegiatan dalam rangka merayakan kemerdekaan dan kegiatan Pekan Daerah dan Agro Expo 2025.q-to-q-2,50Terjadi penurunan permintaan seiring berakhirnya periode tahun ajaran baru. Selain itu, berkurangnya aktivitas pencetakan banner, baliho, maupun dokumen lainnya pada instansi pemerintahan akibat kebijakan efisiensi anggaran turut menyebabkan perlambatan aktivitas pada periode ini.q-to-q-0,16Secara q to q, aktivitas percetakan mengalami penurunan karena biasanya di akhir tahun lebih banyak pesanan seperti untuk kalenderq-to-qq-to-qq-to-q
56
y-on-y-2,33y-on-y-0,14y-on-y1,05Pada triwulan III 2025, subsektor ini mengalami peningkatan. Salah satunya adalah produksi buku serta percetakan untuk kegiatan-kegiatan dalam rangka merayakan kemerdekaan dan kegiatan Pekan Daerah dan Agro Expo 2025.y-on-y0,80Terjadi peningkatan permintaan industri percetakan seiring dengan adanya pameran pembangunan dalam rangka perayaan harlah Kabupaten Sumbawa Barat yang ke 22 Tahun y-on-y-0,76- Berkurangnya aktivitas pencetakan banner, baliho, ataupun dokumen lainnya pada pemerintahan karena efisiensi anggaran.
- Libur Hari Raya yang lebih lama dan wfa menyebabkan produksi pencetakan mengalami penurunan dibandingkan triwulan I/2025.
y-on-yy-on-yy-on-y
57
8. Industri Kimia, Farmasi, dan Obat Tradisionalq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
58
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
59
9. Industri Karet; Barang dari Karet dan Plastikq-to-q-2,61q-to-q1,61q-to-q0,24Secara q to q, pada triwulan III 2025 terjadi kenaikan industri karet, barang dari karet dan plastik. Hal ini dapat disebabkan banyaknya permintaan untuk furnitur yang berbahan dasar plastik.q-to-q3,68Perkembangan pada subsektor ini sejalan dengan meningkatnya kinerja subkategori angkutan darat dibandingkan triwulan sebelumnya. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang akhir tahun, yang mendorong peningkatan penggunaan kendaraan pribadi maupun jasa transportasi darat, termasuk perjalanan antarwilayah. Meningkatnya intensitas perjalanan tersebut berdampak pada naiknya kebutuhan perawatan kendaraan, sehingga permintaan jasa vulkanisir turut mengalami peningkatan sebagai penunjang operasional angkutan darat.q-to-q-4,04Turunnya aktivitas pariwisata karena berakhirnya musim libur sekolah menurunkan permintaan vulkanisir. Mobilitas penduduk yang berkurang seiring dengan berakhirnya libur nataru menjadi pendorong penurunan permintaan vulkanisir ban. Hal ini sejalan dengan aktivitas pada angkutan darat.
q-to-qq-to-qq-to-q
60
y-on-y0,32y-on-y0,47y-on-y-0,49Secara y-on-y, pada triwulan III 2025 terjadi penurunan untuk kategori industri karet, barang dari karet dan plastik. Hal ini dapat disebabkan karena secara y-on-y permintaan untuk barang dari kayu/ furnitur lebih banyak.y-on-y2,84Secara y-on-y, jumlah pengguna jasa angkutan darat pada triwulan IV/2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipengaruhi oleh meningkatnya mobilitas masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya pada periode libur akhir tahun yang mendorong perjalanan antar kecamatan maupun ke luar daerah. Bertambahnya intensitas penggunaan kendaraan tersebut turut berdampak pada meningkatnya kebutuhan perawatan kendaraan, sehingga aktivitas vulkanisir pada subsektor industri karet dan barang dari karet serta plastik juga mengalami peningkatan secara tahunan.y-on-y1,33Jika dibandingkan triwulan I/2025 terjadi peningkatan pada industri karet, barang dari karet dan plastik karena meningkatnya aktivitas angkutan darat triwulan I/2026 ini dibandingkan triwulan I/2025.
y-on-yy-on-yy-on-y
61
10. Industri Barang Galian bukan Logamq-to-q3,26q-to-q-6,36q-to-q6,97Berdasarkan data PT Uniserv terjadi peningkatan produksi batu kapur sebesar 42,93 persen pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025.q-to-q-3,40Produksi batu kapur di PT Uniserv pada periode ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Secara quarter to quarter (q-to-q), produksi batu kapur tercatat menurun sebesar -27,27 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya aktivitas produksi batu kapur yang dilakukan perusahaan pada periode berjalan.q-to-q-0,10Produksi batu kapur di PT Uniserv pada periode ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Secara quarter to quarter (q-to-q), produksi batu kapur tercatat menurun sebesar -23,22 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya aktivitas produksi batu kapur yang dilakukan perusahaan pada periode berjalan.q-to-qq-to-qq-to-q
62
y-on-y0,25y-on-y-0,33y-on-y3,60Berdasarkan data PT Uniserv terjadi peningkatan produksi batu kapur sebesar 8,74 persen pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan III 2024.y-on-y-0,08Secara year on year (y-on-y), produksi batu kapur di PT Uniserv juga mengalami kontraksi sebesar -35,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa volume produksi batu kapur yang dihasilkan perusahaan masih berada pada level yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu, sehingga turut memengaruhi dinamika produksi pada subsektor barang galian bukan logam.y-on-y-3,33Secara year on year (y-on-y), produksi batu kapur di PT Uniserv juga mengalami kontraksi sebesar -55,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa volume produksi batu kapur yang dihasilkan perusahaan masih berada pada level yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu, sehingga turut memengaruhi dinamika produksi pada subsektor barang galian bukan logam.y-on-yy-on-yy-on-y
63
11. Industri Logam Dasarq-to-q q-to-q211,93q-to-q44,12Semelter PT AMIN sudah mulai berproduksi dan menghasilkan emas olahan.
1) Industri logam dasar mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan II/2025 disebabkan oleh mulai optimalnya operasional smelter.
2) Sebelumnya, smelter sudah mulai menghasilkan katoda tembaga dan asam sulfat sejak Bulan Maret 2025.
3) Mulai bulan juli 2025 smelter PT. AMIN sudah mulai melakukan produksi emas granules (butiran) yaitu sebanyak 1393 kg sepanjang triwulan III/2025.
q-to-q81,47Industri logam dasar pada triwulan IV tahun 2025 menunjukkan peningkatan kinerja dibandingkan dengan triwulan III tahun 2025, seiring dengan mulai beroperasinya smelter PT AMIN.

Peningkatan tersebut tercermin pada kenaikan produksi katoda tembaga dan emas. Produksi katoda tembaga meningkat dari sekitar 21 ribu ton pada triwulan III 2025 menjadi sekitar 50 ribu ton pada triwulan IV 2025. Sementara itu, produksi emas naik dari sekitar 1,4 ribu kilogram menjadi sekitar 3,2 ribu kilogram pada triwulan IV 2025.

Selain itu, sejak Oktober 2025 smelter PT AMIN juga telah mulai memproduksi perak (silver) dengan total produksi mencapai sekitar 10,8 ribu kilogram sepanjang triwulan IV tahun 2025.
q-to-q-45,121) Industri logam dasar di Provinsi NTB mengalami kontraksi dibandingkan dengan triwulan IV/2025 disebabkan oleh turunnya produksi katoda tembaga dan emas oleh smelter PT AMIN.
2) Kontraksi terjadi pada produksi katoda tembaga yang turun dari 38.797 ton pada triw IV-2025 menjadi 27.670 ton pada triwulan I-2026, atau mengalami kontraksi sebesar 28,68 persen.
3) Selain itu, produksi emas juga turun dari 2.486 kg emas menjadi 2.059 kg emas pada triwulan I-2026 atau turun sebesar 17,18 persen.
4) komoditas perak dan asam sulfat yang merupakan komoditas ekspor juga mengalami penurunan produksi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
q-to-qq-to-qq-to-q
64
y-on-y y-on-y y-on-y Semelter PT AMIN sudah mulai berproduksi dan menghasilkan emas olahan.
Peningkatan yang sangat tinggi disebabkan karena mulai beroperasinya smelter oleh PT. AMIN, sedangkan tahun sebelumnya belum mulai beroperasi. Hasil smelter berupa asam sulfat, katoda tembaga, dan sejak Juli 2025 sudah mulai memproduksi emas butiran (gold granules). Produksi asam sulfat pada triwulan III-2025 sebanyak 92.207 ton, 21.247 katoda tembaga, san 1393 emas butiran.
y-on-y Industri logam dasar di Provinsi NTB pada triwulan IV tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2024, seiring dengan beroperasinya smelter PT AMIN sejak awal Januari 2025.

Peningkatan tersebut tercermin pada produksi katoda tembaga dan emas. Pada triwulan IV tahun 2025, produksi katoda tembaga tercatat sebesar 50 ribu ton, sedangkan produksi emas mencapai 3,2 ribu kilogram.

Selain itu, sejak Oktober 2025 smelter PT AMIN juga telah memulai produksi perak (silver) dengan total produksi sebesar 10,8 ribu kilogram sepanjang triwulan IV tahun 2025.
y-on-y347,721) Industri logam dasar di Provinsi NTB mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan I-2025 disebabkan oleh sudah berangsur optimalnya pengolahan smelter di Kabupaten Sumbawa Barat.
2) Peningkatan terjadi pada produksi katoda tembaga, emas, dan perak. Produksi katoda tembaga pada triwulan I-2025 sebesar 634 ton meningkat menjadi 27.670 ton pada triwulan I-2026
3) Selain katoda, PT. Amin juga memproduksi emas sebanyak 2.059 kg dan silver sebanyak 8.455 kg dimana pada triwulan I-2025 komoditas emas dan perak belum diproduksi.
y-on-yy-on-yy-on-y
65
12. Industri Barang Logam; Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrikq-to-q-4,63q-to-q6,26q-to-q0,73Pada kategori ini terjadi peningkatan di Triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025 hal ini sejalan dengan meningkatnya konstruksi untuk keperluan barang dari logam, peralatan listrik dll.q-to-q0,68Peningkatan pada periode triwulan IV 2025 sejalan dengan tumbuhnya aktivitas konstruksi yang mendorong kebutuhan akan berbagai produk barang logam sebagai material pendukung pembangunan. Meningkatnya permintaan bahan-bahan berbasis logam tersebut turut mendorong kenaikan kinerja industri terkait. Selain itu, pertumbuhan pada kategori real estate juga memberikan kontribusi terhadap meningkatnya kebutuhan material bangunan, sehingga memperkuat permintaan terhadap produk logam pada periode ini.q-to-q-3,77Sebagai bahan penunjang kegiatan konstruksi, pertumbuhan subkategori ini sejalan dengan konstruksi, permintaan industri barang dari logam triwulan I/2026 mengalami penurunan dibandingkan triwulan IV/2025.q-to-qq-to-qq-to-q
66
y-on-y0,14y-on-y0,17y-on-y1,20Pada kategori ini terjadi peningkatan di Triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan III 2024 hal ini sejalan dengan meningkatnya konstruksi untuk keperluan barang dari logam, peralatan listrik dll.y-on-y2,77Pada subkategori ini, kegiatan usaha didominasi oleh pengrajin baja ringan, jasa pengelasan, serta pembuatan pagar, kanopi, dan kusen. Meningkatnya pelaksanaan proyek pembangunan dan rehabilitasi yang bersumber dari belanja pemerintah turut mendorong kebutuhan terhadap produk-produk logam tersebut sehingga permintaannya mengalami peningkatan pada periode ini.y-on-y3,70Sebagai bahan penunjang kegiatan konstruksi, pertumbuhan subkategori ini sejalan dengan konstruksi, permintaan industri barang dari logam triwulan I/2026 mengalami peningkatan dibandingkan triwulan I/2025.y-on-yy-on-yy-on-y
67
13. Industri Mesin dan Perlengkapanq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
68
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
69
14. Industri Alat Angkutanq-to-q-2,86q-to-q4,64q-to-q-3,04Pada triwulan II 2025 terjadi penurunan permintaan pada industri alat angkutan jika dibandingkan dengan triwulan II 2025, karena pada triwulan III 2025 cuaca sudah mulai ekstrem dan curah hujan yang tinggi. Sehingga permintaan alat angkutan mulai berdampak negatif.q-to-q-0,73Secara q-to-q, industri alat angkutan, seperti pembuatan perahu, mengalami penurunan kinerja dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh cuaca ekstrem yang terjadi menjelang akhir tahun, seperti gelombang tinggi dan intensitas hujan yang meningkat.q-to-q-0,40Pada triwulan I 2026, industri alat angkutan seperti pembuatan perahu dan cikar/cidomo mengalami sedikit penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh menurunnya permintaan masyarakat pada awal tahun, setelah aktivitas produksi dan pemesanan cenderung lebih tinggi pada akhir tahun 2025. Selain itu, sebagian pelaku usaha masih menyesuaikan kegiatan produksi dengan kondisi permintaan yang belum terlalu aktif pada awal tahun.q-to-qq-to-qq-to-q
70
y-on-y1,19y-on-y0,20y-on-y-2,07Rata-rata pendapatan industri alat angkutan triwulan III 2025 menurun dibandingkan triwulan III 2024y-on-y-2,16Secara y-on-y, kondisi cuaca yang tidak menentu bahkan cenderung ekstrem turut menekan aktivitas produksi pada usaha pembuatan perahu. Permintaan untuk pembuatan cikar/cidomo juga mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.y-on-y0,32Jika dibandingkan dengan triwulan I 2025, aktivitas industri alat angkutan pada triwulan I 2026 menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Produksi usaha pembuatan perahu mengalami sedikit peningkatan seiring meningkatnya kebutuhan sarana transportasi dan aktivitas perikanan masyarakat. Permintaan pembuatan cikar/cidomo juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh masih digunakannya moda transportasi tradisional tersebut untuk mendukung aktivitas ekonomi dan transportasi lokal masyarakat.y-on-yy-on-yy-on-y
71
15. Industri Furniturq-to-q1,63q-to-q-2,37q-to-q1,05Terjadi peningkatan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025, hal ini sejalan dengan meningkatnya sektor konstruksi dan real estate.q-to-q2,05Industri furnitur pada periode ini mengalami peningkatan permintaan yang didorong oleh tumbuhnya aktivitas konstruksi dan real estate, baik pembangunan gedung maupun renovasi bangunan. Selain itu, masuknya ASN baru, baik PNS maupun PPPK, turut mendorong tambahan permintaan furnitur, baik untuk kebutuhan kantor maupun rumah tangga, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja industri furnitur pada periode laporan.q-to-q-0,04Berdasarkan hasil indepth study, permintaan pada triwulan I 2026 tercatat mengalami penurunan secara q-to-q dibandingkan triwulan IV 2025. Kondisi ini disebabkan oleh terbatasnya segmen pelanggan yang melakukan permintaan, di mana pada triwulan I permintaan umumnya hanya berasal dari rumah tangga. Sementara itu, permintaan dari pelanggan perusahaan atau perkantoran belum ada pada periode tersebut, sehingga turut menahan kinerja permintaan secara keseluruhan.q-to-qq-to-qq-to-q
72
y-on-y-1,83y-on-y-0,60y-on-y4,63Terjadi peningkatan pada triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan III 2024, hal ini sejalan dengan meningkatnya sektor konstruksi dan real estate.y-on-y2,33Secara y-on-y, industri furnitur menunjukkan peningkatan kinerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas konstruksi dan real estate pada periode ini. Selain itu, penambahan ASN baru, baik PNS maupun PPPK, pada tahun berjalan turut memperluas permintaan furnitur untuk kebutuhan perkantoran maupun rumah tangga.y-on-y0,65Terjadi peningkatan aktivitas secara y-on-y, seiring dengan pertumbuhan pada kategori konstruksi dan real estate.y-on-yy-on-yy-on-y
73
16. Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatanq-to-q-4,09q-to-q3,43q-to-q1,61Meningkatnya harga emas menyebabkan daya beli dan minat pembelian masyarakatakan perhiasan menurun.q-to-q4,37Berdasarkan hasil indepth study, Industri Pengolahan Lainnya, termasuk jasa reparasi dan pemasangan mesin serta peralatan, mengalami peningkatan secara q-to-q. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan perawatan dan perbaikan mesin seiring bertambahnya aktivitas produksi pada sejumlah sektor usaha. Selain itu, adanya pemasangan peralatan baru untuk mendukung operasional usaha turut berkontribusi terhadap meningkatnya kinerja industri ini dibandingkan triwulan sebelumnya.q-to-q-6,48Berdasarkan hasil indepth study, permintaan pada triwulan I 2026 tercatat mengalami penurunan secara q-to-q dibandingkan triwulan IV 2025. Kondisi ini disebabkan oleh terbatasnya segmen pelanggan yang melakukan permintaan, di mana pada triwulan I permintaan umumnya hanya berasal dari rumah tangga. Sementara itu, permintaan dari pelanggan perusahaan atau perkantoran belum ada pada periode tersebut, sehingga turut menahan kinerja permintaan secara keseluruhan.q-to-qq-to-qq-to-q
74
y-on-y0,34y-on-y1,84y-on-y2,91Dengan adanya beberapa event nasional yang diselenggarakan di NTB, menyebabkan permintaan terhadap perhiasan baik dari mutiara maupun emas meningkat.y-on-y5,21Berdasarkan hasil indepth study, Industri Pengolahan Lainnya, termasuk jasa reparasi dan pemasangan mesin serta peralatan, mencatat peningkatan secara y-on-y. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan mesin secara berkelanjutan serta adanya penambahan atau pembaruan peralatan untuk mendukung kapasitas produksi. Kondisi tersebut mendorong kenaikan aktivitas jasa reparasi dan instalasi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.y-on-y2,59Berdasarkan hasil indepth study, Industri Pengolahan Lainnya, termasuk jasa reparasi dan pemasangan mesin serta peralatan, mencatat peningkatan secara y-on-y. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan mesin secara berkelanjutan serta adanya penambahan atau pembaruan peralatan untuk mendukung kapasitas produksi. Kondisi tersebut mendorong kenaikan aktivitas jasa reparasi dan instalasi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.y-on-yy-on-yy-on-y
75
DPengadaan Listrik, Gasq-to-q-3,22q-to-q-3,10q-to-q16,43Menurut data PLN Tambora terjadi peningkatan produksi listrik yang cukup signifikan pada triwulan 3 2025 yakni sebesar 35,83 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Sehingga secara total terjadi peningkatan yang cukup tinggi pada kategori pengadaan listrik dan gas.q-to-q2,16Pada triwulan IV 2025, kategori Pengadaan Listrik dan Gas mengalami peningkatan kinerja yang didorong oleh naiknya produksi listrik. Produksi listrik PLN Tambora tumbuh 92,84 persen, seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik pada periode akhir tahun dari sektor rumah tangga dan kegiatan usaha. Kondisi operasional pembangkit yang lebih stabil juga mendukung kelancaran proses produksi sehingga pasokan listrik dapat ditingkatkan pada triwulan ini.q-to-q-5,55- Secara q-to-q pada triwulan I-2026 terjadi penurunan aktivitas ketenagalistrikan jika dibandingkan dengan triwulan IV-2025. Penurunan ini sejalan dengan penurunan aktivitas industri yang membutuhkan banyak peralatan yang membutuhkan listrik.

- Pada triwulan I 2026, permintaan es tercatat menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya aktivitas pada subkategori perikanan, terutama menurunnya hasil tangkapan dan distribusi ikan pada awal tahun. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan es untuk penyimpanan dan pengawetan hasil perikanan ikut mengalami penurunan.
q-to-qq-to-qq-to-q
76
y-on-y11,03y-on-y-12,13y-on-y5,08Secara Y on Y, data PLN Tambora menunjukkan peningkatan produksi listrik yang cukup signifikan pada triwulan 3 2025 yakni sebesar 13,58 persen dibandingkan triwulan 3 2024. Di sisi lain permintaan produksi es juga meningkat sehingga kategori ini secara total mengalami peningkatan. Selain itu, PT AMEN juga memproduksi listrik utk kebutuhan smelter PT AMINy-on-y11,55Secara tahunan, kategori Pengadaan Listrik dan Gas menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat. Produksi listrik PLN Tambora pada triwulan IV 2025 tercatat meningkat 120,47 persen, mencerminkan perbaikan kapasitas serta pemanfaatan produksi listrik sepanjang tahun. Peningkatan kebutuhan energi dan membaiknya aktivitas ekonomi turut memperkuat kinerja kategori ini, sejalan dengan pulihnya kondisi operasional pembangkit listrik.y-on-y8,86- Berdasarkan data BPKAD jika dibandingkan dengan triwulan I-2025 terdapat kenaikan retribusi listrik sebesar 47,89 persen di triwulan I-2026. Peningkatan yang cukup tinggi ini mengindikasikan adanya perbaikan kapasitas dan pemanfaatan produksi listrik secara tahunan, yang sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, kebutuhan energi, serta pemulihan kondisi operasional pembangkit listrik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini juga selaras dengan meningkatnya aktivitas industri yang membutuhkan banyak peralatan yang membutuhkan listrik.

- Dibandingkan triwulan I 2025, permintaan es pada triwulan I 2026 mengalami peningkatan. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas pada subkategori perikanan, baik dari sisi produksi maupun distribusi hasil tangkapan. Meningkatnya aktivitas perikanan tersebut mendorong kebutuhan es sebagai sarana penyimpanan untuk menjaga kualitas hasil laut selama proses distribusi dan pemasaran.
y-on-yy-on-yy-on-y
77
1. Ketenagalistrikanq-to-q-3,22q-to-q-3,11q-to-q16,45Menurut data PLN Tambora terjadi peningkatan produksi listrik yang cukup signifikan pada triwulan 3 2025 yakni sebesar 35,83 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Selain itu, PT AMEN juga memproduksi listrik utk kebutuhan smelter PT AMINq-to-q2,16Produksi listrik PLN Tambora pada triwulan IV 2025 meningkat sebesar 92,84 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Kenaikan ini berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan listrik pada periode akhir tahun, baik dari aktivitas rumah tangga maupun kegiatan usaha, serta berkurangnya gangguan operasional pembangkit dibandingkan triwulan sebelumnya sehingga produksi listrik dapat berlangsung lebih optimal.q-to-q-5,55Secara q-to-q pada triwulan I-2026 terjadi penurunan aktivitas ketenagalistrikan jika dibandingkan dengan triwulan IV-2025. Penurunan ini sejalan dengan penurunan aktivitas industri yang membutuhkan banyak peralatan yang membutuhkan listrik.q-to-qq-to-qq-to-q
78
y-on-y11,04y-on-y-12,15y-on-y5,07Secara Y on Y, data PLN Tambora menunjukkan peningkatan produksi listrik yang cukup signifikan pada triwulan 3 2025 yakni sebesar 13,58 persen dibandingkan triwulan 3 2024. Selain itu, PT AMEN juga memproduksi listrik utk kebutuhan smelter PT AMINy-on-y11,56Jika dibandingkan dengan triwulan IV 2024, produksi listrik PLN Tambora pada triwulan IV 2025 tercatat meningkat 120,47 persen. Peningkatan yang cukup tinggi ini mengindikasikan adanya perbaikan kapasitas dan pemanfaatan produksi listrik secara tahunan, yang sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, kebutuhan energi, serta pemulihan kondisi operasional pembangkit listrik dibandingkan tahun sebelumnya.y-on-y8,86Berdasarkan data BPKAD jika dibandingkan dengan triwulan I-2025 terdapat kenaikan retribusi listrik sebesar 47,89 persen di triwulan I-2026. Peningkatan yang cukup tinggi ini mengindikasikan adanya perbaikan kapasitas dan pemanfaatan produksi listrik secara tahunan, yang sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, kebutuhan energi, serta pemulihan kondisi operasional pembangkit listrik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini juga selaras dengan meningkatnya aktivitas industri yang membutuhkan banyak peralatan yang membutuhkan listrik.y-on-yy-on-yy-on-y
79
2. Pengadaan Gas dan Produksi Esq-to-q-3,41q-to-q4,62q-to-q1,52Terjadi peningkatan permintaan pada salah satu produsen es karena aktivitas usaha dan kegiatan masyarakat mulai kembali ramai, serta cuaca yang lebih panas mendorong konsumsi es.q-to-q2,39Terjadi peningkatan permintaan es seiring dengan meningkatnya subkategori perikananq-to-q-4,25Pada triwulan I 2026, permintaan es tercatat menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya aktivitas pada subkategori perikanan, terutama menurunnya hasil tangkapan dan distribusi ikan pada awal tahun. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan es untuk penyimpanan dan pengawetan hasil perikanan ikut mengalami penurunan.q-to-qq-to-qq-to-q
80
y-on-y-0,12y-on-y3,49y-on-y5,37Terjadi peningkatan permintaan pada salah satu produsen es karena aktivitas usaha dan kegiatan masyarakat mulai kembali ramai, serta cuaca yang lebih panas mendorong konsumsi es.y-on-y5,03Terjadi peningkatan permintaan es seiring dengan meningkatnya subkategori perikanany-on-y4,12Dibandingkan triwulan I 2025, permintaan es pada triwulan I 2026 mengalami peningkatan. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas pada subkategori perikanan, baik dari sisi produksi maupun distribusi hasil tangkapan. Meningkatnya aktivitas perikanan tersebut mendorong kebutuhan es sebagai sarana penyimpanan untuk menjaga kualitas hasil laut selama proses distribusi dan pemasaran.y-on-yy-on-yy-on-y
81
EPengadaan Airq-to-q-4,83q-to-q0,87q-to-q2,93Menurut data PDAM terjadi peningkatan produksi air pada triwulan III 2025 sebesar 17,27 persen bila dibandingkan dengan triwulan II 2025. Hal yang serupa juga terjadi pada jumlah air yang disalurkan, yang mana terjadi peningkatan sebesar 19,44 persen.q-to-q8,11Produksi air PDAM pada triwulan IV 2025 tercatat menurun sebesar 2,50 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, sementara pendapatan mengalami penurunan yang lebih dalam yaitu 13,76 persen. Kondisi ini mengindikasikan adanya penurunan volume distribusi air yang disertai dengan melemahnya penerimaan, yang diduga berkaitan dengan berkurangnya tingkat konsumsi pelanggan, kendala teknis distribusi, atau upaya efisiensi operasional yang berdampak pada pendapatan PDAM pada periode tersebut.q-to-q0,14Kinerja lapangan usaha pengadaan air pada triwulan I 2026 menunjukkan perkembangan yang positif dibandingkan triwulan sebelumnya. Pendapatan PDAM tercatat meningkat sebesar 9,69 persen dibandingkan triwulan IV 2025. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya konsumsi air bersih oleh pelanggan rumah tangga maupun usaha, serta semakin optimalnya distribusi dan pelayanan air pada beberapa wilayah layanan.q-to-qq-to-qq-to-q
82
y-on-y6,17y-on-y3,65y-on-y6,74Berdasarkan data PDAM terjadi peningkatan produksi air pada triwulan III 2025 sebesar 26,97 persen dibandingkan dengan triwulan III 2024. Volume air yang disalurkan juga meningkat tajam sebesar 136,94 persen.y-on-y6,83Secara y-on-y, produksi air PDAM pada triwulan IV 2025 mengalami peningkatan sebesar 62,35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan adanya pemulihan kapasitas produksi dan distribusi air secara tahunan, yang sejalan dengan meningkatnya cakupan layanan dan kebutuhan air bersih masyarakat dibandingkan kondisi pada tahun sebelumnya.y-on-y12,41Dibandingkan triwulan I 2025, produksi air PDAM pada triwulan I 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 29,30 persen. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kapasitas produksi dan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah. Selain itu, perluasan cakupan layanan dan membaiknya operasional jaringan distribusi turut mendukung peningkatan produksi air pada periode tersebut.y-on-yy-on-yy-on-y
83
FKonstruksiq-to-q-0,07q-to-q4,10q-to-q1,02Pada akhir triwulan 3 2025 sudah mulai dilakukan pembangunan jalan dan pembuatan saluran drainase di Kecamatan Poto Tano. Pembangunan drainase jalan Senayan-Lamusung juga masih dilaksanakan hingga triwulan 3 2025. Adapun pembangunan lapak sementara di pasar tana mira sebagai dampak dari akan terlaksananya pembongkaran bangunan pasar lama untuk didirikan bangunan baru pada triwulan berikutnya.

Mengacu pada laporan dari perusahaan arsitektur yang menangani beberapa proyek pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat, terlihat bahwa terjadi peningkatan permintaan konsultasi konstruksi pada triwulan 3 2025.
q-to-q0,29Pada triwulan IV 2025, aktivitas jasa perusahaan arsitektur meningkat sangat tinggi sebesar 302,54 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan ini terjadi seiring dengan banyaknya pelaksanaan pembangunan fisik pada akhir tahun anggaran yang mendorong permintaan jasa perancangan dan pengawasan, baik dari instansi pemerintah maupun sektor swasta. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, saluran drainase, dan trotoar di wilayah Taliwang, serta pembangunan ruas jalan Poto Tano–Tambak Sari, menjadi faktor utama yang mendorong meningkatnya aktivitas jasa arsitektur pada periode tersebut.q-to-q-0,10Aktivitas konstruksi pada triwulan I 2026 mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Berdasarkan data dari CV. REKAYASA BUMI CONSULTAN yang bergerak di bidang jasa arsitektur dan perencanaan, aktivitas usaha tercatat turun sebesar 93,33 persen dibandingkan triwulan IV 2025. Kondisi ini dipengaruhi oleh masih terbatasnya kegiatan perencanaan pembangunan pada awal tahun, khususnya proyek yang bersumber dari pemerintah daerah yang umumnya masih berada pada tahap persiapan dan penyesuaian anggaran.q-to-qq-to-qq-to-q
84
y-on-y-16,99y-on-y1,44y-on-y5,18Pada akhir triwulan 3 2025 sudah mulai dilakukan pembangunan jalan dan pembuatan saluran drainase di Kecamatan Poto Tano. Pembangunan drainase jalan Senayan-Lamusung juga masih dilaksanakan hingga triwulan 3 2025. Adapun pembangunan lapak sementara di pasar tana mira sebagai dampak dari akan terlaksananya pembongkaran bangunan pasar lama untuk didirikan bangunan baru pada triwulan berikutnya.

Mengacu pada laporan dari perusahaan arsitektur yang menangani beberapa proyek pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat, terlihat bahwa terjadi peningkatan permintaan konsultasi konstruksi pada triwulan 3 2025.
y-on-y5,39Secara y-on-y, jasa perusahaan arsitektur pada triwulan IV 2025 tumbuh sebesar 179,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya intensitas pembangunan infrastruktur sepanjang tahun, khususnya pada triwulan IV, yang diikuti oleh tingginya permintaan jasa perencanaan dan pengawasan proyek dari pemerintah dan swasta. Kegiatan pembangunan jalan, saluran got, dan trotoar di Taliwang serta proyek jalan Poto Tano–Tambak Sari memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan aktivitas konstruksi secara tahunan.y-on-y5,36Secara tahunan, aktivitas konstruksi di Kabupaten Sumbawa Barat pada triwulan I 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh mulai terealisasinya sejumlah proyek pembangunan strategis, baik yang bersumber dari pemerintah maupun swasta. Beberapa proyek yang menjadi pendorong antara lain pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah wilayah, percepatan pengembangan kawasan pariwisata kerakyatan melalui pembangunan jalur wisata sepanjang lima kilometer di Kecamatan Brang Ene, revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat, pembangunan gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Sumbawa Barat, serta pembangunan fasilitas publik dan infrastruktur penunjang lainnya. Meningkatnya aktivitas pembangunan tersebut turut mendorong permintaan jasa konstruksi, tenaga kerja, dan jasa perencanaan pada awal tahun 2026.y-on-yy-on-yy-on-y
85
GPerdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motorq-to-q1,62q-to-q7,58q-to-q-0,27Lapangan usaha ini menunjukkan penurunan kinerja secara triwulanan. Aktivitas perdagangan pada subkategori ini sangat dipengaruhi oleh commodity flow dari sektor pertanian . Berdasarkan data total output dari Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian, terjadi penurunan produksi pada triwulan III/2025 dibandingkan dengan triwulan II/2025. Penurunan output tersebut mendorong penurunan volume perdagangan barang, sehingga nilai tambah pada subkategori ini mengalami penurunan secara q-to-q.q-to-q0,69Pada triwulan IV 2025, aktivitas perdagangan menunjukkan pergerakan yang meningkat. Penjualan kendaraan bermotor berdasarkan data Yamaha tercatat naik 1,20 persen, sementara perdagangan eceran di pasar mengalami peningkatan tingkat keramaian sebesar 5,21 persen. Kenaikan pada kedua subkategori tersebut mencerminkan tetap berlangsungnya transaksi perdagangan, baik pada penjualan kendaraan bermotor maupun pada aktivitas jual beli kebutuhan sehari-hari di pasar pada periode akhir tahun.q-to-q2,05Secara y on y, terjadi peningkatan karena Peningkatan margin perdagangan didukung penguatan sisi supply, khususnya dari sektor pertanian dan industri pengolahan. Produksi padi meningkat dari 290 persen yang mendorong peningkatan volume dan distribusi komoditas pangan serta memperkuat aktivitas perdagangan.q-to-qq-to-qq-to-q
86
y-on-y5,28y-on-y2,89y-on-y4,23Secara umum kategori ini mengalami peningkatan secara y on y seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat karena adanya kenaikan pembelian kendaraan bermotor, pembelian LPG dan BBM, serta bertambahnya jumlah pengunjung pasar.y-on-y9,79Secara tahunan, aktivitas perdagangan menunjukkan penguatan yang lebih jelas. Penjualan kendaraan bermotor berdasarkan data Yamaha meningkat 55,40 persen, diikuti oleh meningkatnya tingkat keramaian pasar sebesar 11,62 persen. Perkembangan ini menunjukkan bahwa permintaan masyarakat terhadap kendaraan bermotor serta aktivitas perdagangan eceran berada pada level yang lebih tinggi sepanjang tahun 2025, sehingga mendorong aktivitas perdagangan dan reparasi kendaraan bermotor secara keseluruhan.y-on-y10,25Secara umum, peningkatan kategori ini disebabkan oleh:
1) Peningkatan margin perdagangan didukung penguatan sisi supply, khususnya dari sektor pertanian dan industri pengolahan. Produksi padi meningkat dari 240 persen yang mendorong peningkatan volume dan distribusi komoditas pangan serta memperkuat aktivitas perdagangan.
2) Kinerja perdagangan juga terdorong peningkatan signifikan produksi olahan tambang. Produksi katoda tembaga meningkat dari 634 ton menjadi 27.670 ton, disertai dengan mulai berproduksinya emas (2.059 kg) dan perak (8.455 kg) yang pada periode yang sama tahun sebelumnya belum berproduksi.
3) peningkatan pada penjualan kendaraan
y-on-yy-on-yy-on-y
87
1. Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinyaq-to-q-1,79q-to-q0,19q-to-q3,74Terdapat peningkatan yang signifikan pada penjualan dan reparasi sepeda motor di triwulan III 2025 sebesar 47,01 persen bila dibandingkan dengan triwulan II 2025.q-to-q2,83Jumlah kendaraan yang terjual berdasarkan data Yamaha pada triwulan IV 2025 meningkat sebesar 1,20 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan tetap terjaganya aktivitas transaksi kendaraan bermotor pada periode akhir tahun, seiring dengan kebutuhan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang masih berlangsung.q-to-q-1,28Kinerja lapangan usaha terkait perdagangan dan reparasi kendaraan bermotor pada triwulan I 2026 mengalami perlambatan dibandingkan triwulan IV 2025. Berdasarkan data Yamaha, jumlah kendaraan yang terjual serta pendapatan jasa reparasi tercatat menurun sebesar 10,97 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh mulai normalnya aktivitas konsumsi masyarakat setelah meningkat pada periode akhir tahun, serta berkurangnya permintaan kendaraan dan layanan perawatan pasca momentum libur dan promosi akhir tahun.q-to-qq-to-qq-to-q
88
y-on-y0,32y-on-y-2,09y-on-y3,46Bila dibandingkan dengan triwulan III 2024, terjadi peningkatan penjualan dan reparasi sepeda motor sebesar 48,25 persen di Kabupaten Sumbawa Barat.y-on-y4,96Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan kendaraan Yamaha pada triwulan IV 2025 mengalami peningkatan yang cukup besar, yaitu 55,40 persen. Perkembangan ini menunjukkan bahwa permintaan kendaraan bermotor sepanjang tahun 2025 berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan pergerakan masyarakat.y-on-y5,51Secara tahunan, kinerja penjualan kendaraan dan jasa reparasi pada triwulan I 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat dibandingkan triwulan I 2025. Berdasarkan data Yamaha, penjualan kendaraan dan pendapatan reparasi meningkat sebesar 34,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat, meningkatnya mobilitas ekonomi, serta adanya kenaikan permintaan kendaraan dan layanan perawatan seiring aktivitas ekonomi yang lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya.y-on-yy-on-yy-on-y
89
2. Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motorq-to-q2,50q-to-q9,39q-to-q-1,17Lapangan usaha ini menunjukkan penurunan kinerja secara triwulanan. Aktivitas perdagangan pada subkategori ini sangat dipengaruhi oleh commodity flow dari sektor pertanian . Berdasarkan data total output dari Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian, terjadi penurunan produksi pada triwulan III/2025 dibandingkan dengan triwulan II/2025. Penurunan output tersebut mendorong penurunan volume perdagangan barang, sehingga nilai tambah pada subkategori ini mengalami penurunan secara q-to-q.q-to-q0,19Dinamika aktivitas perdagangan di pasar pada triwulan IV 2025 menunjukkan peningkatan keramaian sebesar 5,21 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini menggambarkan meningkatnya intensitas transaksi jual beli di pasar, seiring dengan tingginya aktivitas konsumsi masyarakat pada periode akhir tahun.q-to-q2,86Peningkatan margin perdagangan didukung penguatan sisi supply, khususnya dari sektor pertanian dan industri pengolahan. Produksi padi meningkat dari 290 persen yang mendorong peningkatan volume dan distribusi komoditas pangan serta memperkuat aktivitas perdagangan.q-to-qq-to-qq-to-q
90
y-on-y6,57y-on-y4,07y-on-y4,42 Mengacu pada comodity flow, kategori pertanian dan kategori industri masih tumbuh positif sehingga sub kategori perdagangan besar dan eceran masih mampu tumbuh secara y on y. y-on-y11,02Jika dibandingkan dengan triwulan IV 2024, tingkat keramaian pasar pada triwulan IV 2025 tercatat meningkat 11,62 persen. Peningkatan ini mencerminkan pergerakan perdagangan yang lebih aktif secara tahunan, sejalan dengan pulih dan meningkatnya daya beli masyarakat serta frekuensi kunjungan ke pasar sebagai pusat aktivitas perdagangan.y-on-y11,411) Peningkatan margin perdagangan didukung penguatan sisi supply, khususnya dari sektor pertanian dan industri pengolahan. Produksi padi meningkat dari 240 persen yang mendorong peningkatan volume dan distribusi komoditas pangan serta memperkuat aktivitas perdagangan.
2) Kinerja perdagangan juga terdorong peningkatan signifikan produksi olahan tambang. Produksi katoda tembaga meningkat dari 634 ton menjadi 27.670 ton, disertai dengan mulai berproduksinya emas (2.059 kg) dan perak (8.455 kg) yang pada periode yang sama tahun sebelumnya belum berproduksi.
y-on-yy-on-yy-on-y
91
HTransportasi dan Pergudangan q-to-q-5,20q-to-q10,49q-to-q-2,65Secara umum terjadi penurunan di Triwulan III 2025 jika dibandingkan dengan triwulan II 2025. Beberapa hal yang menyebabkannya adalah:
1) Berdasarkan data damri tana mira, pada triwulan III 2025 terjadi penurunan aktivitas angkutan darat yaitu sebesar 0,87 persen jika dibandingkan dengan triwulan II 2025.
2) Berdasarkan data ASDP Poto Tano, terdapat penurunan pendapatan pada triwulan III 2025 dibandingkan dengan triwulan II 2025 sebesar 3,44 persen dan penurunan jumlah penumpang sebesar 7,38 persen.
q-to-q2,71Pada triwulan IV 2025, aktivitas Transportasi dan Pergudangan mengalami peningkatan. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya pergerakan penumpang angkutan darat, tercermin dari jumlah pengguna jasa DAMRI yang naik 1,66 persen, serta meningkatnya aktivitas logistik yang ditunjukkan oleh pertumbuhan layanan ekspedisi SiCepat dan J&T sebesar 16,09 persen dan kenaikan retribusi parkir sebesar 13,44 persen. Meskipun jumlah muatan angkutan penyeberangan ASDP menurun 4,98 persen, peningkatan pada komponen transportasi darat dan jasa penunjang angkutan menjadi faktor dominan yang mendorong kenaikan kategori ini secara keseluruhan.q-to-q-1,46Kategori Transportasi dan Pergudangan pada triwulan I 2026 mengalami perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi ini tercermin dari menurunnya jumlah penumpang angkutan darat DAMRI sebesar 5,74 persen, turunnya muatan angkutan penyeberangan ASDP sebesar 10,36 persen, serta berkurangnya volume pengiriman barang J&T sebesar 7,04 persen dibandingkan triwulan IV 2025. Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh menurunnya mobilitas masyarakat, aktivitas distribusi barang, dan arus transportasi setelah tingginya aktivitas pada periode libur akhir tahun 2025.q-to-qq-to-qq-to-q
92
y-on-y0,19y-on-y3,00y-on-y1,511) Berdasarkan data damri tana mira, pada triwulan III 2025 terjadi peningkatan aktivitas angkutan darat yaitu sebesar 4,84 persen jika dibandingkan dengan triwulan III 2024.
2) Berdasarkan data ASDP Poto Tano, terdapat peningkatan pendapatan dari penumpang kapal pada triwulan III 2025 dibandingkan dengan triwulan III 2024 sebesar 1,68 persen.
y-on-y4,73Secara tahunan, kategori Transportasi dan Pergudangan tumbuh lebih kuat. Jumlah pengguna jasa DAMRI meningkat 15,32 persen, diikuti oleh kenaikan muatan angkutan penyeberangan ASDP sebesar 5,68 persen. Aktivitas logistik juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan layanan ekspedisi SiCepat dan J&T meningkat 68,59 persen. Penurunan retribusi parkir sebesar 30,01 persen tidak mengimbangi peningkatan pada komponen utama transportasi dan logistik, sehingga secara keseluruhan aktivitas Transportasi dan Pergudangan berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.y-on-y8,86Dibandingkan triwulan I 2025, kategori Transportasi dan Pergudangan pada triwulan I 2026 menunjukkan pertumbuhan yang positif. Peningkatan ini terlihat dari bertambahnya jumlah pengguna jasa DAMRI sebesar 2,51 persen, meningkatnya muatan angkutan penyeberangan sebesar 13,35 persen, serta naiknya volume layanan pengiriman dan penerimaan barang sebesar 54,70 persen. Kondisi tersebut didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat, pertumbuhan aktivitas perdagangan dan distribusi antarwilayah, serta semakin berkembangnya penggunaan layanan logistik dan ekspedisi di masyarakat.y-on-yy-on-yy-on-y
93
1. Angkutan Relq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
94
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
95
2. Angkutan Daratq-to-q-6,47q-to-q12,49q-to-q-3,35Berdasarkan data damri tana mira, pada triwulan III 2025 terjadi penurunan aktivitas angkutan darat yaitu sebesar 0,87 persen jika dibandingkan dengan triwulan II 2025. q-to-q1,74Pergerakan penumpang angkutan darat melalui terminal menunjukkan adanya peningkatan pada triwulan IV 2025. Jumlah pengguna jasa DAMRI tercatat naik sebesar 1,66 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, yang mencerminkan bertambahnya aktivitas perjalanan darat pada periode akhir tahun. Peningkatan ini juga didorong oleh mulai beroperasinya layanan travel Victoria serta penambahan tiga unit armada pada travel Taliwang Trans, yang turut memperluas kapasitas dan pilihan moda transportasi bagi masyarakat. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya mobilitas penumpang angkutan darat pada periode tersebut.q-to-q-1,57Pergerakan penumpang angkutan darat pada triwulan I 2026 mengalami perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Berdasarkan data DAMRI, jumlah pengguna jasa angkutan tercatat menurun sebesar 5,74 persen dibandingkan triwulan IV 2025. Penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya mobilitas masyarakat setelah periode libur akhir tahun, sehingga aktivitas perjalanan antardaerah melalui terminal cenderung menurun pada awal tahun.q-to-qq-to-qq-to-q
96
y-on-y0,50y-on-y3,64y-on-y1,37Berdasarkan data damri tana mira, pada triwulan III 2025 terjadi peningkatan aktivitas angkutan darat yaitu sebesar 4,84 persen jika dibandingkan dengan triwulan III 2024. y-on-y3,45Dalam perspektif tahunan, jumlah pengguna jasa DAMRI pada triwulan IV 2025 meningkat sebesar 15,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan semakin tingginya pemanfaatan layanan angkutan darat oleh masyarakat, seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kebutuhan perjalanan antarwilayah sepanjang tahun. Kondisi tersebut turut didukung oleh mulai beroperasinya layanan travel Victoria serta penambahan tiga unit armada pada travel Taliwang Trans, yang meningkatkan kapasitas angkut dan memperluas alternatif layanan transportasi darat bagi masyarakat.y-on-y8,87Secara tahunan, jumlah pengguna jasa DAMRI pada triwulan I 2026 masih menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat jumlah penumpang meningkat sebesar 2,51 persen dibandingkan triwulan I 2025. Kondisi ini mencerminkan adanya perbaikan mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan transportasi darat seiring aktivitas ekonomi dan perjalanan masyarakat yang semakin stabil.y-on-yy-on-yy-on-y
97
3. Angkutan Lautq-to-q q-to-q q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q -- tidak ada aktivitas --q-to-q-- tidak ada aktivitas --q-to-qq-to-qq-to-q
98
y-on-y y-on-y y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y -- tidak ada aktivitas --y-on-y-- tidak ada aktivitas --y-on-yy-on-yy-on-y
99
4. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberanganq-to-q-4,30q-to-q9,20q-to-q-2,29Berdasarkan data ASDP Poto Tano, terdapat penurunan pendapatan pada triwulan III 2025 dibandingkan dengan triwulan II 2025 sebesar 3,44 persen dan penurunan jumlah penumpang sebesar 7,38 persen.q-to-q3,47Arus angkutan penyeberangan pada triwulan IV 2025 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Berdasarkan data ASDP, jumlah muatan tercatat turun sebesar 4,98 persen, yang menunjukkan adanya penyesuaian volume angkutan pada periode tersebut, seiring dengan fluktuasi aktivitas pengiriman dan pergerakan barang maupun penumpang. Penurunan ini juga didorong dengan diberlakukannya pemotongan tarif penyeberangan penumpang dan kendaraan tertentu oleh PT.ASDP menjelang linur akhir tahun.q-to-q-1,33Aktivitas angkutan penyeberangan pada triwulan I 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Data ASDP menunjukkan jumlah muatan angkutan penyeberangan turun sebesar 10,36 persen dibandingkan triwulan IV 2025. Kondisi tersebut sejalan dengan menurunnya intensitas arus distribusi barang dan mobilitas antarwilayah setelah tingginya aktivitas transportasi pada periode libur akhir tahun, sehingga frekuensi pengangkutan kembali berada pada level normal.q-to-qq-to-qq-to-q
100
y-on-y-0,03y-on-y2,51y-on-y1,52Berdasarkan data ASDP Poto Tano, terdapat peningkatan pendapatan dari penumpang kapal pada triwulan III 2025 dibandingkan dengan triwulan III 2024 sebesar 1,68 persen.y-on-y5,66Berbeda dengan pergerakan triwulanan, jumlah muatan angkutan penyeberangan pada triwulan IV 2025 secara y-on-y justru meningkat sebesar 5,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini menggambarkan adanya penguatan aktivitas penyeberangan secara tahunan, sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan distribusi melalui jalur penyeberangan sepanjang tahun. Adanya kebijakan WFA pada akhir tahun juga meningkatkan jumlah pengguna jasa penyeberangan karena adanya libur panjang akhir tahun.y-on-y8,94Di sisi lain, secara tahunan kinerja angkutan penyeberangan masih menunjukkan perkembangan yang positif. Jumlah muatan pada triwulan I 2026 meningkat sebesar 13,35 persen dibandingkan triwulan I 2025. Peningkatan ini didorong oleh semakin aktifnya kegiatan perdagangan dan distribusi logistik antarwilayah, serta meningkatnya kebutuhan transportasi penyeberangan seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.y-on-yy-on-yy-on-y