ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZAAABACAD
1
123456789
2
Judul Indikator:Judul singkat yang spesifik mengenai indikator apa yang akan diukurPersentase rematri kelas 7 dan 9 SMP/ sederajat serta kelas 10 dan 12 SMA/sederajat yang mendapatkan pelayanan pemeriksaan hemoglobin (hb) minimal 1 kali di suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu.Pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) usia 10-18 tahun pada kurun waktu satu tahun dengan Memberikan layanan konseling bagi usia sekolah dan remajaJumlah Anak Usia Pendidikan Dasar yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai StandarPersentase Hasil Skrining Kesehatan Anak Usia Pendidikan Dasar yang DitindaklanjutiPersentase remaja putri mengonsumsi Tablet Tambah DarahPersentase remaja putri dengan anemia yang dilakukan tatalaksana sesuai standarPenyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut di SD/MI sekali dalam SetahunSikat gigi bersama di SD/MI sekali dalam setahunPasien baru dilakukan skrining HEADSS
3
Dasar Pemikiran:Dasar pemilihan indikator yang dapat berasal dari:
1. Ketentuan/peraturan
2. Data
3. Literatur
4. Analisis situasi
1. Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, 2. Rencana Strategis Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2026 sd 2030Renstra Dinkes DKI 2023-20261. Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, 2. Rencana Strategis Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2026 sd 20301. Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, 2. Rencana Strategis Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2026 sd 20301. Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, 2. Rencana Strategis Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2026 sd 20301. Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, 2. Rencana Strategis Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2026 sd 2030Pedoman Upaya Kesehatan Gigi Sekolah Kemenkes Tahun 2014Pedoman Upaya Kesehatan Gigi Sekolah Kemenkes Tahun 2014Peraturan Menteri Kesehatan thn 2019 tentang SPM
4
Dimensi Mutu:1. Prinsip atau tujuan prioritas dalam memberikan pelayanan meliputi efektif (effective), keselamatan (safe), berorientasi kepada pasien/pengguna layanan (people-centred), tepat waktu (timely), efisien (efficient), adil (equitable) dan terintegrasi (integrated).
2. Setiap indikator mewakili 1 sampai 3 dimensi mutu.
Terintegrasi, Berorientasi pasien, EfektifEfektif ( Effective), Keselamatan ( safe ), berorientasi kepada pasien/pengguna layanan ( people-centred)Terintegrasi, Berorientasi pasien, EfektifTerintegrasi, Berorientasi pasien, Efektifefektif, tepat waktu, efisien, terintegrasiTerintegrasi, Berorientasi pasien, Efektifefektif, tepat waktu, efisien, terintegrasiefektif, tepat waktu, efisien, terintegrasiEfektif ( Effective), Keselamatan ( safe ), berorientasi kepada pasien/pengguna layanan ( people-centred)
5
Tujuan:Suatu hasil yang ingin dicapai dengan melakukan pengukuran indikator.Seluruh remaja putri kelas 7 dan 10 serta kelas 9 dan 12 yang mendapatkan Skrining Anemia ,Tatalaksana dan rujukan bila ditemukan Anemia Remaja Putri

Sebagai upaya untuk peningkatan layanan kesehatan peduli remaja dengan pendekatan konseling sehingga meningktkan kualitas layanan pada remajaMelakukan penjaringan kesehatan anak usia pendidikan dasar sebagai dasar penemuan kasus masalah kesehatan yang terjadi pada anak usia pendidikan sehingga dapat segera ditangani dan meminimalkan terjadinya kecacatan sehingga dihasilkan usia produktif yang berkualitas.Setiap hasil penjaringan kesehatan anak usia pendidikan dasar dilakukan tindak lanjutAnemia pada remaja putri harus dicegah karena remaja putri merupakan bakal calon ibu dan merupakan salah satu cara pencegahan terhadap stunting.1. Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan memelihara kesehatan gigi siswa sejak dini.
2. Menurunkan angka karies gigi dan mencegah kerusakan gigi lebih lanjut pada anak sekolah.
3. Menciptakan lingkungan sekolah sehat dan membangun kemandirian siswa dalam merawat kesehatan gig
1. Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan memelihara kesehatan gigi siswa sejak dini.
2. Menurunkan angka karies gigi dan mencegah kerusakan gigi lebih lanjut pada anak sekolah.
3. Menciptakan lingkungan sekolah sehat dan membangun kemandirian siswa dalam merawat kesehatan gig
Dengan adanya skrining HEADSS maka akan terskrining apabila ada masalah pada remaja tersebut dan bisa ditindaklanjuti pada unit terkait yang berhubungan dengan masalah pasien, sehingga menciptakan remaja yang lebih produktif
6
Definisi
Operasional
:Batasan pengertian yang dijadikan pedoman dalam melakukan pengukuran indikator untuk menghindari kerancuan.Remaja putri Kelas 7 dan 10 Serta remaja putri Kelas 9 dan 12 tingkat SMP/MTS - SMA/SMK sederajat yang telah dilakukan Skrining Anemia dengan pemeriksaan Hemoglobin Pasien PKPR yang datang ke layanan PKPR diberi konseling atau edukasi (KIE) oleh petugas kesehatan1. Skrinning kesehatan
Pelaksanaan skrinning kesehatan anak usia pendidikan SD/MI, SMP/MTS, dan Pondok Pesantren atau kelas 1-9 (7 sampai dengan 15 tahun) dan di luar satuan pendidikan dasar seperti di panti/LKSA, lapas/LPKA dan lainnya, meliputi:
a) Penilaian status gizi.
b) Penilaian tanda vital.
c) Penilaian kesehatan gigi dan mulut.
d) Penilaian ketajaman indera
e) Penilaian status anemia pada remaja putri kelas 7.
2. Tindaklanjut hasil skrinning kesehatan meliputi :
a) memberikan umpan balik hasil skrinning kesehatan
b) melakukan rujukan jika diperlukan
c) memberikan penyuluhan kesehatan

3. Pemberian imunisasi pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) meliputi :
a) Pemberian Imunisasi Campak Rubela untuk anak kelas 1 SD atau usia yang setara.
b) Pemberian Imunisasi DT untuk anak kelas 1 SD atau usia yang setara.
c) Pemberian Imunisasi Td untuk anak kelas 2 SD atau usia yang setara.
Jumlah masalah pada hasil penjaringan kesehatan anak usia pendidikan dasar yang ditindaklanjutiRemaja Putri adalah anak perempuan dengan usia 12 - 18 tahun yang bersekolah di SMP dan SMA dalam wilayah, tablet tambah darah diberikan 1 tablet tiap minggu
Persentase remaja putri kelas 7 dan 9 SMP/Sederajat dan kelas 10 dan 12 SMA/Sederajat dari hasil pemeriksaan Hemoglobin yang teridentifikasi anemia (Hb<12 g/dl) yang telah mendapatkan tata laksana sesuai dengan tingktan anemiaJumlah Sekolah Dasar yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan SetiabudiJumlah Sekolah Dasar yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan SetiabudiPasien remaja di layanan PKPR yang baru pertama kali datang atau baru mulai memasuki rentan usia PKPR dilakukan skrining HEADSS
7
Jenis Indikator :Input : untuk menilai apakah fasilitas pelayanan kesehatan memiliki kemampuan sumber daya yang cukup untuk memberikan pelayanan.
Proses : untuk menilai apa yang dikerjakan staf fasilitas pelayanan kesehatan dan bagaimana pelaksanaan pekerjaannya.
Output : untuk menilai hasil dari proses yang dilaksanakan.
Outcome : untuk menilai dampak layanan yang diberikan terhadap pengguna layanan.
Output, OutcomeProsesOutput, OutcomeOutput, OutcomeProsesOutput, OutcomeOutput, OutcomeOutput, OutcomeProses
8
Satuan Pengukuran:Standar atau dasar ukuran yang digunakan. Antara lain: jumlah, persentase, dan satuan waktu.PersentasePersentaseJumlahPersentasePersentasePersentasePersentasePersentasePersentase
9
Numerator
(pembilang)
:Jumlah subjek atau kondisi yang ingin diukur dalam populasi atau sampel yang memiliki karakteristik tertentu.Jumlah Remaja Putri Kelas 7 dan 10 serta Kelas 9 dan 12 yang mendapatkan Skrining Anemia dengan pemeriksaan Hemoglobin

Jumlah pasien PKPR yang diberi konseling, edukasi (KIE) oleh petugas kesehatan di layanan PKPRJumlah anak usia pendidikan dasar (kelas 1 s.d 9) dalam sekolah dan usia 7 s.d 15 tahun di luar sekolah yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar dalam satu tahun ajaran di wilayah kerjaJumlah masalah pada hasil penjaringan kesehatan anak usia pendidikan dasar yang ditindaklanjutiJumlah remaja putri SMP/sederajat dan SMA/sederajat yang mengonsumsi tablet tambah darah sebanyak 1 tablet setiap minggu (total 26 tablet dalam setahun)Jumlah Remaja putri kelas 7 dan 9 SMP/Sederajat dan kelas 10 dan 12 SMA/Sederajat yang teridentifikasi anemia dan mendapat tatalaksana sesuai dengan tingkat anemiaJumlah sekolah Dasar yang telah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut Jumlah sekolah Dasar yang telah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut Jumlah Pasien baru atau pasien baru rentan usia PKPR yang datang yang dilakukan screening HEADSS di layanan PKPR
10
Denominator
(penyebut)
:Semua peluang yang ingin diukur dalam populasi atau sampel.Jumlah Remaja Putri Kelas 7 dan 10 serta Kelas 9 dan 12 yang mendapatkan Skrining Anemia dengan pemeriksaan Hemoglobin

Jumlah pasien PKPR yang berobat di layanan PKPRSasaran anak usia pendidikan dasar (kelas 1 s.d 9) dalam sekolah dan usia 7 s.d 15 tahun di luar sekolah dalam satu tahun ajaran di wilayah kerjaSemua masalah kesehatan yang ditemukan pada penjaringan kesehatan tahun ajaran 2024-2025Jumlah remaja putri SMP/sederajat dan SMA/sederajat di suatu wilayah pada kurun waktu tertentuJumlah Remaja putri kelas 7 dan 9 SMP/Sederajat dan kelas 10 dan 12 SMA/Sederajat yang teridentifikasi anemia dan mendapat tatalaksana sesuai dengan tingkat anemiaJumlah sekolah Dasar yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan SetiabudiJumlah sekolah Dasar yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan SetiabudiJumlah pasien baru yang datang di layanan PKPR
11
Target Pencapaian:Sasaran yang telah ditetapkan untuk dicapai97 %80%13.507100%90%85%100%100%100%
12
Kriteria:Kriteria inklusi: karakteristik subjek yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan
Kriteria eksklusi: batasan yang mengakibatkan subjek tidak dapat diikutkan dalam pengukuran
Kriteria inklusi : Seluruh remaja putri Kelas 7 dan 10 serta kelas 9 dan 12 tingkat SMP/MTS - SMA/SMK sederajat
Kriteria Eklusi : Seluruh remaja putra Kelas 10 serta kelas 9 dan 12 tingkat SMP/MTS - SMA/SMK sederajat
Kriteria Inklusi : Jumlah pasien PKPR yang berobat di layanan PKPR Kriteria Eklusi :Jumlah pasien yang berobat diwakilkan, pasien disabilitas yang sulit berinteraksi di layanan PKPR, pasien yang minta rujukan tanpa datang ke layananKriteria inklusi : seluruh anak usia pendidikan dasar di wilayah Setiabudi yang belum dilakukan penjaringan kesehatan
Kriteria Eklusi : Anak usia pendidikan dasar di wilayah Kecamatan Setiabudi yang sudah dilakukan penjaringan kesehatan
Kriteria inklusi : jumlah seluruh masalah kesehatan pada hasil penjaringan kesehatan anak usia pendidikan dasar yang ditindaklanjuti
Kriteria Eklusi : jumlah masalah kesehatan pada anak usia pendidikan dasar yang bukan ditemukan dari hasil penjaringan kesehatan
Kriteria Inklusi : Remaja Putri SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat yang mengonsumsi tablet tambah darah
Kriteria Eklusi : Remaja Putra SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat yang mengonsumsi tablet tambah darah

Kriteria inklusi : Seluruh remaja putri Kelas 7 dan 10 serta kelas 9 dan 12 tingkat SMP/MTS - SMA/SMK sederajat yang dilakukan tatalaksana
Kriteria Eklusi : Seluruh remaja putra Kelas 10 serta kelas 9 dan 12 tingkat SMP/MTS - SMA/SMK sederajat yang dilakukan tatalaksana
Kriteria inklusi : Sekolah Dasar (SD/MI) yang ada di Kecamatan Setiabudi
Kriteria Ekslusi : TK/RA/PAUD, SMA/sederajat, Daycare/KB
Kriteria inklusi : Sekolah Dasar (SD/MI) yang ada di Kecamatan Setiabudi
Kriteria Ekslusi : TK/RA/PAUD, SMA/sederajat, Daycare/KB
Kriteria Inklusi : Jumlah pasien baru yang bisa dilakukan screening HEADSS di layanan PKPR. pasien usia kriteria 10-17 tahun. Kriteria Eklusi :Jumlah pasien yang berobat diwakilkan, pasien disabilitas yang sulit berinteraksi di layanan PKPR, pasien yang tidak kooperatif untuk dilakukan screening HEADSS
13
Formula:Rumus untuk menghasilkan nilai indikatorJumlah Remaja Putri Kelas 7 dan 10 serta Kelas 9 dan 12 yang mendapatkan Skrining Anemia dengan pemeriksaan Hemoglobin

x100%Jumlah pasien PKPR yang diberi konseling, edukasi (KIE) oleh petugas kesehatan di layanan PKPRx100%Jumlah anak usia pendidikan dasar (kelas 1 s.d 9) dalam sekolah dan usia 7 s.d 15 tahun di luar sekolah yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar dalam satu tahun ajaran di wilayah kerjax100%Jumlah masalah pada hasil penjaringan kesehatan anak usia pendidikan dasar yang ditindaklanjutix100%Jumlah remaja putri SMP/sederajat dan SMA/sederajat yang mengonsumsi tablet tambah darah sebanyak 1 tablet setiap minggu (total 26 tablet dalam setahun)x100%Jumlah Remaja putri kelas 7 dan 9 SMP/Sederajat dan kelas 10 dan 12 SMA/Sederajat yang teridentifikasi anemia dan mendapat tatalaksana sesuai dengan tingkat anemiax100%Jumlah sekolah Dasar yang telah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut x100%Jumlah sekolah Dasar yang telah dilakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut x100%Jumlah Pasien baru atau pasien baru rentan usia PKPR yang datang yang dilakukan screening HEADSS di layanan PKPRx100%
14
Jumlah Remaja Putri Kelas 7 dan 10 serta Kelas 9 dan 12 yang mendapatkan Skrining Anemia dengan pemeriksaan Hemoglobin

Jumlah pasien PKPR yang berobat di layanan PKPRSasaran anak usia pendidikan dasar (kelas 1 s.d 9) dalam sekolah dan usia 7 s.d 15 tahun di luar sekolah dalam satu tahun ajaran di wilayah kerjaSemua masalah kesehatan yang ditemukan pada penjaringan kesehatan tahun ajaran 2024-2025Jumlah remaja putri SMP/sederajat dan SMA/sederajat di suatu wilayah pada kurun waktu tertentuJumlah Remaja putri kelas 7 dan 9 SMP/Sederajat dan kelas 10 dan 12 SMA/Sederajat yang teridentifikasi anemia dan mendapat tatalaksana sesuai dengan tingkat anemiaJumlah sekolah Dasar yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan SetiabudiJumlah sekolah Dasar yang menjadi sasaran penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan SetiabudiJumlah pasien baru yang datang di layanan PKPR
15
Metodologi Pengumpulan Data:Retrospektif, observasiObservasional RetrospektifData diambil secara menyeluruh sampling setiap bulanObservasional RetrospektifObservasional RetrospektifObservasiObservasional RetrospektifCeramah dan DiskusiObservasional RetrospektifData diambil secara menyeluruh sampling setiap bulan
16
Sumber Data: Asal data yang diukur. (contoh: rekam medis dan formulir observasi).
Jenis Sumber Data:
1. Data Primer
(mengumpulkan langsung menggunakan lembar pencatatan hasil observasi, kuesioner)
2. Data sekunder
(rekam medis, buku catatan komplain)
1. Data Primer (Buku Raport Kesehatanku) 2. Buku Bantu Petugas Catatan Penjaringan KesehatanData Primer dan Data Sekunder1. Data Primer (Buku Raport Kesehatanku) 2. Buku Bantu Petugas Catatan Penjaringan Kesehatan 3. Data CKG Sekolah1. Data Primer (Buku Raport Kesehatanku) 2. Buku Bantu Petugas Catatan Penjaringan Kesehatan 3. Rujukan yang diberikan kepada murid 4. Rujukan yang dikumpulkan pada saat pelayananData primer1. Data Primer (Buku Raport Kesehatanku) 2. Buku Bantu Petugas Catatan Penjaringan Kesehatan 3. Rujukan yang diberikan kepada muridLaporan KegiatanLaporan KegiatanData Primer dan Data Sekunder
17
Instrumen Pengambilan Data:Alat atau tools atau formulir yang digunakan untuk mengumpulkan data.Data Primer dan Data SekunderRekam medis sikda optimaData Primer dan Data SekunderData Primer dan Data SekunderLaporan rutin bulanan/triwulanan/semesteran/tahunanData Primer dan Data SekunderLaporan KegiatanLaporan KegiatanRekam medis sikda optima
18
Besar Sampel:Jumlah data yang harus dikumpulkan agar mewakili populasi. Besar sampel disesuaikan dengan kaidah-kaidah statistik.
Total Sampel
semua pasien PKPR yang berobat di layanan PKPR
Total Sampel
Total SampelTotal sampelTotal SampelTotal SampelTotal Sampelsemua pasien baru yang memenuhi kriteria di layanan PKPR
19
Cara Pengambilan Sampel:Cara memilih sampel dari populasi untuk mengumpulkan informasi/data yang menggambarkan sifat atau ciri yang dimiliki populasi.
Secara umum ada 2 cara:
1. Probability Sampling
2. Non Probability Sampling
Non probability sampling Probability SamplingTotal SampelTotal SampelTotal sampelTotal SampelTotal SampelTotal SampelProbability Sampling
20
Periode Pengumpulan Data:Kurun waktu yang ditetapkan untuk melakukan pengumpulan data, contohnya setiap bulanBulananSetiap bulanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanSetiap bulan
21
Penyajian Data:Cara menampilkan data, contoh tabel, run chart, grafikBulanantabelTabelTabelTabel. GrafikTabelTabelTabeltabel
22
Periode Analisis dan Pelaporan Data:Kurun waktu yang ditetapkan untuk melakukan analisis dan melaporkan data, contohnya setiap bulan, setiap triwulanBulananSetiap bulanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanBulanan, Triwulanan dan TahunanSetiap bulan
23
Penanggung Jawab:Petugas yang bertangggung jawab untuk mengkoordinir upaya pencapaian target yang ditetapkanPenanggung Jawab USEKREM

Penanggung Jawab Layanan PKPR
Penanggung Jawab USEKREMPenanggung Jawab USEKREMPenanggung Jawab USEKREMPenanggung Jawab USEKREMPenanggung Jawab UKGSPenanggung Jawab UKGS

Penanggung Jawab Layanan PKPR
24
Perhitungan IKIN:Dihitung di tk Puskesmas KecamatanYaYaYaYaYaYaYaYaYa
25
Dihitung di tk Puskesmas PembantuYaYaYaYaYaYaYaYaYa
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100