ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
ISIAN SISPENA 2024
2
BAN PDM
3
4
NOBUTIR NO. IND.INDIKATOR KINERJAKETERPENUHAN INDIKATORPENJELASAN PENILAIANBUKTI TERAMATI YANG DIGUNAKANBUKTI DUKUNG
5
YATIDAK
6
1Pendidik menyediakan dukungan sosial emosional bagi peserta didik dalam proses pembelajaran1menciptakan interaksi yang setara dan saling menghargai antara pendidik dan peserta didik.
7
2memberi perhatian kepada peserta didik yang memerlukan dukungan lebih/khusus.
8
3memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional.
9
4memberikan umpan balik yang membangun kepercayaan diri peserta didik bahwa kemampuan dirinya dapat terus berkembang ketika ia mau berusaha.
10
2Pendidik mengelola kelas untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran1menyusun kesepakatan kelas secara partisipatif
11
2tidak menggunakan tindakan agresif, baik secara verbal dan nonverbal dalam mengelola perilaku murid
12
3mendorong terbangunnya perilaku positif murid berbasis tanggung jawab dan konsekuensi
13
4membangun suasana belajar yang berfokus pada aktivitas belajar
14
3Pendidik mengelola proses pembelajaran secara efektif dan bermakna1merumuskan tujuan pembelajaran dengan mengacu pada kurikulum sekolah
15
2melakukan asesmen dengan menggunakan cara yang beragam
16
3menggunakan hasil asesmen untuk mendapatkan Menginformasikan tentang kebutuhan belajar murid
17
4Menggunakan hasil asesmen sebagai dasar untuk merancang pembelajaran
18
5Merancang kegiatan pembelajaran yang selaras dengan tujuan pembelajaran
19
6melibatkan murid secara aktif dalam menentukan tujuan pembelajaran, kegiatan belajar, dan asesmen dengan menggunakan beragam pendekatan dan cara yang sesuai.
20
4Pendidik memfasilitasi pembelajaran yang efektif dalam membangun keimanan, ketakwaan, komitmen kebangsaan, kemampuan bernalar dan memecahkan masalah, serta karakter dan kompetensi lainnya yang relevan bagi peserta didik1memfasilitasi murid untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan untuk membentukakhlak yang mulia melalui beragam pengalaman belajar
21
2memfasilitasi murid untuk menguatkan kecintaan terhadap sejarah, kekayaan budaya, alam Indonesia, pemikiran, dan karya anak bangsa melalui pengalaman belajar yang beragam
22
3memfasilitasi murid untuk mengembangkan keingintahuan, serta kecintaan akan ilmu pengetahuan melalui pengalaman belajar yang bermakna dan reflektif
23
4memfasilitasi murid untuk mengembangkan kemampuan bernalar dan memecahkan masalah melalui strategi pembelajaran yang mendorong murid berani bertanya, mau mencoba, dan berkarya
24
5memfasilitasi pembelajaran yang mendorong murid melakukan refleksi keterhubungan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata untuk dapat berperan dan memberikan manfaat di lingkungannya
25
5Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan1memberi waktu dan kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk melakukan refleksi kinerja secara rutin
26
2melakukan kegiatan evaluasi kinerja secara berkala kepada guru dan tenaga kependidikan
27
3memastikan guru memiliki dokumen rencana pengembangan profesional diri berdasarkan hasil evaluasi kinerja dan refleksi
28
4mengembangkan program pengembangan profesional guru yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran
29
6Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi1memahami visi dan misi sekolah dengan jelas dan mengkomunikasikan kepada pemangku kepentingan
30
2membangun komunikasi dan interaksi antarwarga secara berkala
31
3melakukan kolaborasi atau kemitraan dengan orang tua/wali dalam rangka mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan
32
4melakukan kemitraan dengan pihak-pihak lain dalam rangka mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan
33
5melaksanakan evaluasi/ refleksi berbasis data dengan melibatkan murid, pendidik, tenaga pendidikan, dan orang tua
34
6menyusun rencana kegiatan tahunan berdasarkan evaluasi/refleksi berbasis data.
35
7Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan akuntabel1mengelola anggaran sekolah dan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan
36
2merencanakan anggaran sekolah yang disusun bersama dengan komite sekolah atau pihakterkait
37
3Rencana anggaran menunjukkan sumber pendanaan serta alokasi pemanfaatannya
38
4mengelola anggaran yang dilaporkan secara berkala kepada pemangku kepentingan
39
8Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik1menyusun perencanaan pengadaan sarana dan prasarana berdasar analisis kebutuhan pembelajaran
40
2memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki secara optimal
41
3memenuhi sarana dan prasarana untuk kebutuhan pembelajaran secara mandiri atau bermitra
42
4melaksanakan mekanisme pemeliharaan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah
43
9Kepala satuan pendidikan mengembangkan kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang selaras dengan kurikulum nasional1melakukan analisis karakteristik sekolah untuk penyusunan kurikulum sekolah
44
2mengembangkan kurikulum sekolah yang relevan dengan kebutuhan belajar murid dan merujuk pada kurikulum nasional
45
3menyusun dan melaksanakan mekanisme evaluasi berkala untuk memastikan kurikulum di Tingkat sekolah relevan dengan kebutuhan belajar murid
46
10Satuan pendidikan memastikan terbangunnya iklim kebinekaan bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan1membangun sikap menghargai keberagaman murid
47
2mengenali keberagaman profil guru, tenaga kependidikan, dan murid
48
3membangun sikap menghargai kesetaraan gender guru, tenaga kependidikan, dan murid
49
11Satuan pendidikan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam1memiliki kebijakan dan/atau prosedur yang mengakomodasi lingkungan belajar yang inklusif bagi berbagai kebutuhan belajar murid
50
2melaksanakan program bagi pendidik, orang tua/wali, dan murid untuk mengakomodasi kebutuhan belajar murid yang beragam
51
3melaksanakan kegiatan yang memfasilitasi pembelajaran untuk murid dengan kebutuhan yang beragam
52
12Satuan pendidikan mewujudkan iklim lingkungan belajar yang aman secara psikis bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.1melaksanakan kebijakan dan program untuk mencegah dan menangani perundungan dan kekerasan lainnya.
53
2memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang memahami tata laksana penanganan perundungan dan kekerasan lainnya.
54
3melibatkan orangtua/wali dalam pencegahan dan penanganan perundungan dan kekerasan lainnya.
55
13Satuan pendidikan memastikan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.1memiliki/menggunakan bangunan dengan kondisi baik (tidak rusak sedang dan/atau rusak berat).
56
2melaksanakan prosedur keselamatan peserta didik melalui pengawasan dan pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana.
57
3melaksanakan prosedur dan perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).
58
4mempunyai dan melaksanakan prosedur mitigasi bencana yang relevan dengan kondisi yang ada.
59
14Satuan pendidikan menjamin lingkungan yang sehat dan memiliki/melaksanakan program yang membangun kesehatan fisik dan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.1melaksanakan program untuk menjaga kebugaran peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
60
2menyediakan layanan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau terhubung dengan fasilitas kesehatan terdekat.
61
3mendorong tersedianya pilihan makanan di lingkungan dan sekitar satuan pendidikan yang tidak mengandung pemanis buatan, gula, dan sodium berlebihan, zat pewarna dan pengawet makanan yang tidak aman.
62
4melaksanakan program untuk membangun kesadaran tentang kesehatan mental pada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
63
5memberi kesempatan untuk kebutuhan istirahat dan bergerak aktif bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
64
6melaksanakan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan adiksi.
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100