| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | J . S . A | |||||||||||||||||||||||||
4 | JOB SAFETY ANALISIS | |||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||||||||
7 | Proyek | : | Rehandling Soil Site Lati | Nomor Doc | : | OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/037 | ||||||||||||||||||||
8 | Pekerjaan | : | Remove Instal Recoil Spring | Revisi | : | 0 | ||||||||||||||||||||
9 | Lokasi Pekerjaan | : | Workshop | Tanggal Efektif | : | |||||||||||||||||||||
10 | Peralatan | : | Common Tools , Stand Unit | |||||||||||||||||||||||
11 | APD | : | Helm, Sepatu pelindung, Kacamata & Sarung Tangan | |||||||||||||||||||||||
12 | ||||||||||||||||||||||||||
13 | NO | URAIAN / URUTAN PEKERJAAN | KEMUNGKINAN BAHAYA YANG AKAN TERJADI (BAHAYANYA) | TINDAKAN PENCEGAHAN ( PENGENDALIAN BAHAYA ) | ||||||||||||||||||||||
14 | 1 | Periksa dan pakai alat pelindung diri | 1.1 | Terbentur | 1.1.1 | Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan, kegiatan | ||||||||||||||||||||
15 | 1.2 | Jatuh | pertama untuk mengurangi resiko cidera. | |||||||||||||||||||||||
16 | APD (helm,sepatu pelindung,rompi reflektif,dan APD las(apron,sarung | |||||||||||||||||||||||||
17 | tangan kulit,kacamata las)jika ada pengelasan) harus diperiksa dan dipakai | |||||||||||||||||||||||||
18 | dengan baik saat kerja | |||||||||||||||||||||||||
19 | ||||||||||||||||||||||||||
20 | 2 | Siapkan alat dan peralatan | 2.1 | Alat rusak | 2.1.1 | Semua alat dan peralatan harus diperiksa dalam keadaan baik dan bersih. | ||||||||||||||||||||
21 | Kendaraan yang digunakan harus diperiksa dengan ceklis standar. | |||||||||||||||||||||||||
22 | Generator las yang digunakan harus diperiksa dengan ceklis standar. | |||||||||||||||||||||||||
23 | 2.2 | Terjepit | 2.2.1 | Hati-hati saat memeriksa kendaraan / mesin terutama pada bagian berputar | ||||||||||||||||||||||
24 | 2.3 | Terkena semburan air panas | 2.3.1 | Hati-hati saat memeriksa radiator. jika tutup radiator akan dibuka pastikan | ||||||||||||||||||||||
25 | mesin dalam keadaan dingin. Ikuti tata cara perawatan yang benar. | |||||||||||||||||||||||||
26 | 2.4 | Aki meledak | 2.4.1 | Jangan memeriksa air aki dengan api terbuka (korek api dll) | ||||||||||||||||||||||
27 | Alat dan peralatan dibawa dalam kotak peralatan dan tidak dibiarkan | |||||||||||||||||||||||||
28 | tercecer di lantai / bak kendaraan. | |||||||||||||||||||||||||
29 | 2.5 | Tersandung jatuh | 2.5.1 | Perhatikan tempat berjalan saat memindahkan alat dan peralatan. | ||||||||||||||||||||||
30 | 2.6 | Tabung gas meledak | 2.6.1 | Jika tabung gas dibawa pada kendaraan maka harus dilengkapi troli. | ||||||||||||||||||||||
31 | 2.6.2 | Tabung gas harus diletakkan tegak atau maksimum bersandar 70 derajat. | ||||||||||||||||||||||||
32 | 2.6.3 | Hati-hati saat menaikkan tabung gas. setelah dinaikkan. tabung harus | ||||||||||||||||||||||||
33 | diikat dengan rantai atau sling pengaman agar tidak terguling. | |||||||||||||||||||||||||
34 | 2.6.4 | selama menanggai tabung gas dilarang merokok atau membuat api terbuka | ||||||||||||||||||||||||
35 | ||||||||||||||||||||||||||
36 | 3 | Kendarai kendaraan servis ke lokasi kerja | 3.1 | Terguling | 3.1.1 | Kendaraan sarana pengangkut harus memperhatikan kondisi medan yang | ||||||||||||||||||||
37 | dilalui. kecepatan maksimum 40 km/jam Ikuti tatacara mengemudi | |||||||||||||||||||||||||
38 | kendaraan sarana yang benar dan aman. Hindari lubang dalam. tanggul | |||||||||||||||||||||||||
39 | atau jalan yang buruk karena bisa mempengaruhi kestabilan kendaraan. | |||||||||||||||||||||||||
40 | 3.2 | Terjatuh | 3.2.1 | Dilarang menumpang di bak kendaraan terbuka. kecuali di dalam kabin. | ||||||||||||||||||||||
41 | 3.2.2 | Jumlah penumpang maksimum adalah sebanyak jumlah tempat duduk | ||||||||||||||||||||||||
42 | yang tersedia yang dilengkapi sabuk keselamatan. Semua orang yang | |||||||||||||||||||||||||
43 | berada dalam kendaraan bergerak harus menggunakan sabuk keselamatan. | |||||||||||||||||||||||||
45 | dan mengaktifkan four wheel drive | |||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||
47 | 4 | Parkir kendaraan servis di lokasi kerja | 4.1 | Terkena longsor | 4.1.1 | Tempat parkir harus dipilih yang cukup luas untuk keperluan servis. | ||||||||||||||||||||
48 | 4.2 | Unit menggelinding | 4.1.2 | Pastikan tempat yang dipilih tidak didekat tebing (> 20m). rata dan stabil. | ||||||||||||||||||||||
49 | jauh dari aktifitas alat berat lain (hauling. alat loading. dsb > 30m). | |||||||||||||||||||||||||
50 | Atau di tempat yang sudah ditentukan (parking, rest bay, pitstop dsb) | |||||||||||||||||||||||||
51 | 4.2 | Unit menggelinding | 4.2.1 | Unit harus diparkir di tempat yang stabil dan aman. rem parkir diaktifkan | ||||||||||||||||||||||
52 | dan roda harus diganjal. | |||||||||||||||||||||||||
53 | 4.3 | Ditabrak unit lain | 4.3.1 | Semua orang yang keluar dari unit sarana harus memakai rompi pantul. | ||||||||||||||||||||||
54 | sepatu dan helm pelindung. | |||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | 5 | Periksa kondisi unit yang rusak | 5.1 | Tersandung | 5.1.1 | Perhatikan tempat berjalan. lumpur. atau batuan lepas. | ||||||||||||||||||||
57 | 5.1.2 | Hindari merubah posisi track dengan menggunakan tangan. gunakan | ||||||||||||||||||||||||
58 | batang besi. | |||||||||||||||||||||||||
59 | 5.1.3 | Perhatikan kondisi medan secara keseluruhan untuk merencakan kerja | ||||||||||||||||||||||||
60 | perbaikan yang akan dilakukan. | |||||||||||||||||||||||||
61 | 5.2 | Tertabrak | 5.2.1 | Pasang rambu darurat di sekitar tempat pekerjaan yang akan dilakukan. | ||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | 6 | Melepas Bolt shoe | 6.1 | Kunci shock pecah | 6.1.1 | Inspeksi kunci shock tidak ada keretakan | ||||||||||||||||||||
64 | 6.2 | Kaki tertimpa shoe | 6.2.1 | Posisikan kaki jauh dari titik jatuh shoe yang lepas | ||||||||||||||||||||||
65 | 6.3 | Kaki tertimpa undercarriage | 6.3.1 | Posisikan kaki jauh dari titik jatuh link track yang lepas | ||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | 7 | Menarik Idler | 7.1 | Idler & Recoil melenting | 7.1.1 | Block neaple adjuster di Pukul menggunakan Pipa panjang untuk mengetahui | ||||||||||||||||||||
68 | Apakah track recoil ada bahaya melenting | |||||||||||||||||||||||||
69 | 7.1.2 | Dibantu dilakukan pemukulan idler dari posisi atas | ||||||||||||||||||||||||
70 | 7.2 | Kaki tertimpa | 7.2.1 | Posisikan kaki jauh dari titik jatuh recoil & Idler yang dibersihkan | ||||||||||||||||||||||
71 | 7.2.2 | Tarik idler menggunakan crane truck | ||||||||||||||||||||||||
72 | 7.2.3 | Perhatikan saat penarikan tidak over capasity | ||||||||||||||||||||||||
73 | 7.3 | Tangan terbentur frame | 7.3.1 | Gunakan Bar / Linggis dengan handle Panjang | ||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | 8 | Membersihkan Frame track | 8.1 | Terpukul track recoil | 8.1.1 | Block neaple adjuster di Pukul menggunakan Pipa panjang untuk mengetahui | ||||||||||||||||||||
76 | Apakah track recoil ada bahaya melenting | |||||||||||||||||||||||||
77 | 8.1.2 | Hindari tubuh terlalu dekat dengan unit dengan frame | ||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | 9 | Mengeluarkan Track recoil | 9.1 | Terpukul track recoil | 9.1.1 | Block neaple adjuster di Pukul menggunakan Pipa panjang untuk mengetahui | ||||||||||||||||||||
80 | Apakah track recoil ada bahaya melenting | |||||||||||||||||||||||||
81 | 9.2 | Benturan bar pengungkit | 9.2.1 | Gunakan bar panjang, tidak bengkok dan tidak ada keretakan | ||||||||||||||||||||||
82 | 9.2.2 | Tarik recoil menggunakan crane truck | ||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | 10 | Mereseal Track adjuster | 10.1 | Ilder menimpa kaki | 10.1.1 | Ganjal idler posisi kiri & kanan agar tidak rebah | ||||||||||||||||||||
85 | 10.2 | Lentingan Ring adjuster | 10.2.1 | Keluarkan ring dengan perlahan | ||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | 11 | Memasukkan Track recoil | 11.1 | Terpukul track recoil | 11.1.1 | Block neaple adjuster di Pukul menggunakan Pipa panjang untuk mengetahui | ||||||||||||||||||||
88 | Apakah track recoil ada bahaya melenting | |||||||||||||||||||||||||
89 | 11.2 | Benturan bar pengungkit | 11.2.1 | Gunakan bar panjang, tidak bengkok dan tidak ada keretakan | ||||||||||||||||||||||
90 | 11.2.2 | Angkat recoil menggunakan crane truck | ||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | 12 | Memasukkan Idler | 12.1 | Kaki tertimpa | 12.1.1 | Posisikan kaki jauh dari titik jatuh recoil & Idler yang dibersihkan | ||||||||||||||||||||
93 | 12.1.2 | Tarik idler menggunakan crane truck | ||||||||||||||||||||||||
94 | 12.1.3 | Perhatikan saat penarikan tidak over capasity | ||||||||||||||||||||||||
95 | 12.2 | Tangan terbentur frame | 12.2.1 | Gunakan Bar / Linggis dengan handle Panjang | ||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | 13 | Menyambung Track | 13.1 | Kunci shock pecah | 13.1.1 | Inspeksi kunci shock tidak ada keretakan | ||||||||||||||||||||
98 | 13.2 | Kaki tertimpa shoe | 13.2.1 | Posisikan kaki jauh dari titik jatuh shoe yang lepas | ||||||||||||||||||||||
99 | 13.3 | Kaki tertimpa undercarriage | 13.3.1 | Posisikan kaki jauh dari titik jatuh link track yang lepas | ||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||
101 | 14 | Atur Track Adjuster | 14.1 | Terkena lentingan sumbat | 14.1 | Sumbat grease track adjuster bisa mencelat. jangan berdiri tepat | ||||||||||||||||||||