| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | AA | AB | AC | AD | AE | AF | AG | AH | AI | AJ | AK | AL | AM | AN | AO | AP | AQ | AR | AS | AT | AU | AV | AW | AX | AY | AZ | BA | BB | BC | BD | BE | BF | BG | BH | BI | BJ | BK | BL | BM | BN | BO | BP | BQ | BR | BS | BT | BU | BV | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | CASCADING DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KLATEN | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
3 | VISI : | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
4 | Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur dan Penyediaan Sarana Prasarana Wilayah yang Berkualitas, Merata dan Berkelanjutan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
6 | MISI : | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
7 | II. Efektivitas pembangunan infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan yang menjamin kelestarian lingkungan hidup dan ketahanan bencana | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
8 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
9 | SASARAN : | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
10 | 1.4 Terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan meningkatnya konektivitas antar wilayah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
11 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
12 | TUJUAN RPJMD | SASARAN RPJMD | TUJUAN SKPD | SASARAN SKPD | PROGRAM | KEGIATAN | SUB KEGIATAN | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
13 | Definisi | Definisi | Definisi | Definisi | Definisi : | Definisi : | Definisi : | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
14 | Gambaran kondisi hasil yang diharapkan pada akhir tahun ke-5 (akhir periode RPJMD) | Gambaran kondisi hasil yang diharapkan pada akhir tahun ke-5 (akhir periode RPJMD) | Gambaran umum kondisi yang diharapkan pada akhir tahun ke-5 (akhir periode Renstra SKPD) | Gambaran kondisi hasil yang diharapkan pada setiap tahapan/tahunan menuju kondisi akhir tahun ke-5 (akhir periode Renstra SKPD) | Upaya besar ( gabungan beberapa kegiatan ) yang dilakukan agar menghasilkan Outcome dan mengarah kepada pencapaian kondisi yang diharapkan pada setiap tahapan/tahunan menuju kondisi akhir tahun ke-5 (akhir periode Renstra SKPD | Segala sesuatu yang dilakukan baik fisik ataupun non fisik agar menghasilkan Outcome dan mengarah kepada pencapaian kondisi yang diharapkan pada setiap tahapan/tahunan menuju kondisi akhir tahun ke-5 (akhir periode Renstra SKPD) | Segala bentuk aktivitas kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan kewenangan daerah agar menghasilkan Outcome dan mengarah kepada pencapaian kondisi yang diharapkan pada setiap tahapan/tahunan menuju kondisi akhir tahun ke-5 (akhir periode Renstra SKPD) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
15 | ULTIMATE OUTCOME (Bupati) | ULTIMATE OUTCOME (Bupati) | ULTIMATE OUTCOME (Eselon II) | INTERMEDIATE OUTCOME (Eselon II) | INTERMEDIATE OUTCOME (Eselon II) | INTERMEDIATE OUTCOME (Eselon III) | INTERMEDIATE OUTCOME (Eselon IV) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
16 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
17 | Tujuan : Mewujudkan Klaten Maju dan Berdaya Saing | Sasaran: Meningkatnya kualitas layanan transportasi darat | TUJUAN | SASARAN STRATEGIS | Program Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan | KEGIATAN 1 Penetapan Rencana Induk Jaringan LLAJ Kabupaten/Kota | SUB KEGIATAN 1.1 Pelaksanaan Evaluasi (Reviu) Rencana Induk Jaringan LLAJ Kabupaten/Kota | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
18 | Meningkatkan kualitas penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan | SasTra: Meningkatnya Kualitas Penyelenggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan | SasProg: Meningkatnya Kualitas Penyelenggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta infrastuktur jalan dalam kondisi ideal | SasKeg : Tersedianya Dokumen Penetapan Rencana Induk Jaringan LLAJ | SasSubKeg : Tercapainya kualitas pelayanan jaringan LLAJ yang telah memenuhi standar yang ditetapkan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
19 | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
20 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
21 | Rasio Konektivitas Kabupaten/Kota | (IK1 x bobot angkutan jalan) + (IK2 x Bobot angkutan sungai, danau dan penyeberangan) 1. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. 2. SE Kemendagri Nomor 100.2.2.7/10582/OTDA tentang Pedoman Umum Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024 | Ratio | 0,120 | 0,120 | 0,125 | 0,125 | 0,130 | 0,130 | Persentase Perlengkapan Jalan yang Telah Terpasang Terhadap Kondisi Ideal Pada Jalan Kabupaten/Kota | Rumus: PPJ = (Jumlah perlengkapan jalan yang terpasang / Jumlah perlengkapan jalan yang seharusnya terpasang) x 100% Keterangan: 1. PPJ = Persentase Perlengkapan Jalan yang Telah Terpasang 2. Jumlah perlengkapan jalan yang terpasang = Jumlah perlengkapan jalan yang telah terpasang pada jalan kabupaten/kota, seperti rambu lalu lintas, marka jalan, dan lain-lain 3. Jumlah perlengkapan jalan yang seharusnya terpasang = Jumlah perlengkapan jalan yang seharusnya terpasang pada jalan kabupaten/kota berdasarkan standar dan ketentuan yang berlaku | % | 73 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | Persentase Kualitas Infrastruktur Perhubungan | (Jumlah Sarpras Perhubungan Berfungsi dengan Baik / Jumlah Sarpras Perhubungan yang Terpasang) x 100% Sarpras Perhubungan terdiri dari : 1. Rambu 2. Marka 3. APILL 4. Guadrail 5. Terminal 6. Pengujian 7. Halte 8. Pos Pantau | % | 79,00 | 79,40 | 80,00 | 80,60 | 81,00 | 81,50 | Rasio Konektivitas Kabupaten/Kota | (IK1 x bobot angkutan jalan) + (IK2 x Bobot angkutan sungai, danau dan penyeberangan) 1. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. 2. SE Kemendagri Nomor 100.2.2.7/10582/OTDA tentang Pedoman Umum Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024 | Ratio | 0,120 | 0,120 | 0,125 | 0,125 | 0,130 | 0,130 | Persentase Kelengkapan Jalan yang telah Terpasang terhadap Kondisi Ideal | (Kelengkapan Jalan yang telah Terpasang / Kondisi Ideal) x 100%) 1. Kelengkapan Jalan yang telah Terpasang: Jumlah jalan yang telah terpasang dengan fasilitas yang lengkap, seperti rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas). 2. Kondisi Ideal: Jumlah jalan yang seharusnya memiliki fasilitas yang lengkap berdasarkan standar yang berlaku. | % | 73 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | Persentase Dokumen Penetapan Rencana Induk Jaringan LLAJ | Rumus: CDR = (Jumlah dokumen yang telah ditetapkan / Jumlah dokumen yang direncanakan) x 100% Keterangan: 1. CDR = Capaian Dokumen Penetapan Rencana Induk Jaringan LLAJ 2. Jumlah dokumen yang telah ditetapkan = Jumlah dokumen rencana induk jaringan LLAJ yang telah ditetapkan dan disahkan 3. Jumlah dokumen yang direncanakan = Jumlah dokumen rencana induk jaringan LLAJ yang direncanakan | % | 0 | 0 | 0 | 100 | 0 | 100 | Jumlah Evaluasi (Reviu) Pelaksanaan Rencana Induk Jaringan LLAJ Kabupaten/Kota | Laporan | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | ||||||||||||
22 | Persentase kendaraan yang melakukan uji KIR | Rumus: PKK = (Jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR / Jumlah total kendaraan yang wajib uji KIR) x 100% Keterangan: 1. PKK = Persentase Kendaraan yang Melakukan Uji KIR 2. Jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR = Jumlah kendaraan yang telah melakukan uji KIR dalam periode tertentu 3. Jumlah total kendaraan yang wajib uji KIR = Jumlah total kendaraan yang wajib melakukan uji KIR berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku | % | 63 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | Kinerja Lalu Lintas Kabupaten / Kota | Volume/ Capacity ratio di jalan Kabupaten/Kota 1.Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas 3. SE Kemendagri Nomor 100.2.2.7/10582/OTDA tentang Pedoman Umum Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024 | % | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | Kinerja Lalu Lintas Kabupaten / Kota | Volume/ Capacity ratio di jalan Kabupaten/Kota 1.Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas 3. SE Kemendagri Nomor 100.2.2.7/10582/OTDA tentang Pedoman Umum Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024 | % | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | 0,20-0,44 | Persentase Kendaraan yang melakukan uji KIR | (Jumlah Kendaraan yang melakukan uji KIR / Jumlah Kendaraan yang wajib melakukan uji KIR) x 100% 1. Jumlah Kendaraan yang melakukan uji KIR: Jumlah kendaraan yang telah melakukan uji KIR dalam periode tertentu. 2. Jumlah Kendaraan yang wajib melakukan uji KIR: Jumlah kendaraan yang wajib melakukan uji KIR berdasarkan peraturan yang berlaku | % | 63 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
23 | Jumlah Perusahaan Angkutan Umum yang Tersertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan | Jumlah Perusahaan Angkutan Umum yang Tersertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan | Unit | 9 | 9 | 9 | 9 | 9 | 9 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
24 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
25 | KEGIATAN 2 Penyediaan Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/ Kota | SUB KEGIATAN 2.1 Pembangunan Prasarana Jalan di Jalan Kabupaten/Kota | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
26 | SasKeg : Tersedia dan Terpasangnya Perlengkapan Jalan dalam Kondisi Ideal | SasSubKeg : Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur Prasarana Jalan di Jalan Kabupaten/Kota | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
27 | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
28 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
29 | Persentase Perlengkapan Jalan yang telah Terpasang terhadap Kondisi Ideal | Rumus: CPP = (Jumlah perlengkapan jalan yang dalam kondisi ideal / Jumlah perlengkapan jalan yang ada) x 100% Keterangan: 1. CPP = Capaian Penyediaan Perlengkapan Jalan 2. Jumlah perlengkapan jalan yang dalam kondisi ideal = Jumlah perlengkapan jalan yang berfungsi dengan baik dan memenuhi standar 3. Jumlah perlengkapan jalan yang ada = Jumlah perlengkapan jalan yang ada di lapangan | % | 90,57 | 83,00 | 84,00 | 85,00 | 86,00 | 87,00 | Jumlah Prasarana Jalan di Jalan Kabupaten/Kota yang Terbangun | Unit | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 1 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
30 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
31 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
32 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
33 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
34 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
35 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
36 | SUB KEGIATAN 2.2 Penyediaan Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/ Kota | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
37 | SasSubKeg : Tersedianya Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/ Kota | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
38 | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
39 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
40 | Jumlah Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/Kota yang Tersedia | Unit | 130 | 130 | 130 | 140 | 150 | 200 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
44 | SUB KEGIATAN 2.3 Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Jalan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
45 | SasSubKeg : Terpeliharanya Prasarana Jalan di Jalan Kabupaten/ Kota | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
46 | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
47 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
48 | Jumlah Prasarana Jalan yang Terehabilitasi dan Terpelihara | Unit | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
52 | SUB KEGIATAN 2.4 Rehabilitasi dan Pemeliharaan Perlengkapan Jalan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
53 | SasSubKeg : Terpeliharanya Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/ Kota | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
54 | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
55 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
56 | Jumlah Perlengkapan Jalan yang Terehabilitasi dan Terpelihara | Unit | 7250 | 7250 | 7250 | 7400 | 7500 | 7550 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
84 | KEGIATAN 3 Pengelolaan Terminal Penumpang Tipe C | SUB KEGIATAN 3.1 Pengawasan Operasional Terminal Penumpang Tipe C | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
85 | SasKeg : Terkelolanya OperasionalTerminal Penumpang Tipe C tepat waktu sesuai standard yang ditetapkan | SasSubKeg : Terkendalinya Operasional Terminal Penumpang Tipe C | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
86 | INDIKATOR KINERJA | FORMULASI INDIKATOR | SATUAN | TARGET | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
87 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
88 | Persentase Terminal Type C sesuai standard yang dioperasikan | Rumus: CPT = (Jumlah kegiatan yang dilaksanakan tepat waktu / Jumlah kegiatan yang direncanakan) x 100% Keterangan: 1. CPT = Capaian Pengelolaan Terminal 2. Jumlah kegiatan yang dilaksanakan tepat waktu = Jumlah kegiatan pengelolaan terminal yang dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang direncanakan 3. Jumlah kegiatan yang direncanakan = Jumlah kegiatan pengelolaan terminal yang direncanakan | % | 71 | 83 | 83 | 83 | 83 | 100 | Jumlah Terminal Penumpang Tipe C yang diawasi | Dokumen | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
92 | SUB KEGIATAN 3.2 Pembangunan Terminal Penumpang Tipe C yang dilengkapi Fasilitas Utama dan Fasilitas Penunjang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
93 | SasSubKeg : Terwujudnya Pembangunan Terminal Penumpang Tipe C yang dilengkapi Fasilitas Utama dan Fasilitas Penunjang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
94 | INDIKATOR KINERJA | SATUAN | TARGET | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
95 | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
96 | Jumlah terminal Tipe C yang terbangun yang dilengkapi Fasilitas Utama dan Fasilitas Penunjang | Unit | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
99 | SUB KEGIATAN 3.3 Rehabilitasi dan Pemeliharaan Terminal (Fasilitas Utama dan Pendukung) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
100 | SasSubKeg : Terpeliharanya Fasilitas Utama dan Pendukung Terminal Tipe C | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||