| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Frequently Asked Questions (FAQ) Penilaian Penyelenggaraan SPIP Tahun 2025 | |||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | No | Q & A | Questions and Answer | |||||||||||||||||||||||
4 | 1 | Q | Apakah program penunjang/dukungan pada masing-masing Satker dilakukan penilaian? | |||||||||||||||||||||||
5 | A | Penilaian pada komponen penetepan tujuan dan pencapaian tujuan diutamakan untuk program strategis di masing-masing Satker yang dilakukan penilaian. | ||||||||||||||||||||||||
6 | 2 | Q | Bagaimana jika dokumen perencanaan tahun 2025 belum disahkan? | |||||||||||||||||||||||
7 | A | Apabila dokumen perencanaan tahun 2025 belum disahkan/belum final maka untuk penilaian penetapan tujuan menggunakan asersi dari K/L yang ditandatangani minimal oleh kepala unit perencanaan. | ||||||||||||||||||||||||
8 | 3 | Q | Apa yang dimaksud dengan temuan berulang pada KK pencapaian tujuan? | |||||||||||||||||||||||
9 | A | Suatu temuan dianggap/dikategorikan sebagai temuan berulang: - memiliki kondisi dan penyebab yang sama pada masing-masing tahun pemeriksaan; - memiliki kondisi yang sama namun penyebabnya berbeda. | ||||||||||||||||||||||||
10 | 4 | Q | Bagaimana jika suatu temuan di tahun sebelumnya belum ditindaklanjuti, apakah dihitung sebagai temuan berulang? | |||||||||||||||||||||||
11 | A | Temuan dari tahun-tahun sebelumnya yang belum ditindaklanjuti tidak termasuk dalam kategori temuan berulang namun perlu menjadi perhatian dan catatan AoI pada K/L tersebut. Contoh: Pada tahun 2024 terdapat temuan berupa Aset tanah yang tidak disertifikatkan. Atas temuan tersebut, belum ditindaklanjuti sampai dengan pemeriksaan tahun 2025. Berdasarkan kondisi tersebut, BPK mengangkat kembali temuan tahun 2024 tersebut menjadi temuan 2025 dengan kondisi dan penyebab yang sama (kejadian murni tahun 2024). | ||||||||||||||||||||||||
12 | 5 | Q | Bagaimana cara perhitungan jumlah temuan ketidakpatuhan? | |||||||||||||||||||||||
13 | A | Temuan ketidakpatuhan dihitung dengan cara mengklasifikasikan terlebih dahulu rincian detail temuan yang ada pada LHP BPK (SPI dan Kepatuhan) sesuai dengan klasifikasi yang telah ditentukan. Atas rincian temuan yang diklasifikasikan dalam kategori yang sama maka dihitung 1 temuan. Jumlah temuan ketidakpatuhan dihitung dari jumlah klasifikasi yang berbeda-beda. Contoh: 1) Kekurangan volume atas pekerjaan perbaikan ruang kerja pada Satker XXX sebesar Rp5.000.000,00 2) Kekurangan volume atas pekerjaan plafond koridor dan balkon pada Satker YYY sebesar Rp20.000.000,00 Atas dua rincian temuan di atas diklasifikasikan dalam "kekurangan volume pekerjaan dan atau barang" dan dihitung 1 temuan. | ||||||||||||||||||||||||
14 | 6 | Q | Sehubungan dengan pemeriksaan BPK yang baru selesai di bulan Mei - Juni 2025, bagaimana pengisian kertas kerja terkait penilaian atas pencapaian tujuan khususnya KK 6, KK 7, KK 8? | |||||||||||||||||||||||
15 | A | Pada tahap PM, KK 6, KK 7, KK 8 diisi berdasarkan notisi hasil pemeriksaan BPK. Kemudian pada saat PK dan atau evaluasi dilakukan penyesuaian sesuai dengan LHP yang telah diterbitkan. | ||||||||||||||||||||||||
16 | 7 | Q | Bagaimana perlakuan penilaian SPIP Terintegrasi apabila terdapat kasus korupsi yang terjadi di masa lampau, namun baru inkcraht di masa periode penilaian SPIP tahun berkenaan? | |||||||||||||||||||||||
17 | A | Apabila di tahun berkenaan/periode penilaian kasus tersebut telah ada perbaikan secara substansi dan pembuktian yang memadai, maka pengurangan veto dapat diabaikan, sebaliknya jika perbaikan belum dilakukan maka pengurangan sudah dapat dipastikan ditetapkan oleh evaluator | ||||||||||||||||||||||||
18 | 8 | Q | Apa perbedaan KK PM dan KK PK & Evaluasi? | |||||||||||||||||||||||
19 | A | Perbedaan ada pada KK 4, yang hanya ada pada KK PK & Evaluasi. KK 4 WAJIB diisi oleh tim PK ataupun tim evaluasi. Bagi K/L yang tidak terdapat Veto, KK 4 TETAP HARUS DIISI dengan memilih Tidak. | ||||||||||||||||||||||||
20 | ||||||||||||||||||||||||||
21 | ||||||||||||||||||||||||||
22 | ||||||||||||||||||||||||||
23 | ||||||||||||||||||||||||||
24 | ||||||||||||||||||||||||||
25 | ||||||||||||||||||||||||||
26 | ||||||||||||||||||||||||||
27 | ||||||||||||||||||||||||||
28 | ||||||||||||||||||||||||||
29 | ||||||||||||||||||||||||||
30 | ||||||||||||||||||||||||||
31 | ||||||||||||||||||||||||||
32 | ||||||||||||||||||||||||||
33 | ||||||||||||||||||||||||||
34 | ||||||||||||||||||||||||||
35 | ||||||||||||||||||||||||||
36 | ||||||||||||||||||||||||||
37 | ||||||||||||||||||||||||||
38 | ||||||||||||||||||||||||||
39 | ||||||||||||||||||||||||||
40 | ||||||||||||||||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 |