ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
LEMBAR KERJA ELEKTRONIK EVALUASI ZONA INTEGRITAS (ZI) MENUJU WBK/WBBM
2
SATUAN KERJA : PENGADILAN NEGERI LUBUK SIKAPING
3
tahun : 2025
4
PENILAIANBobotJawabanNilai%Keterangan
Catatan Evaluator Pendahuluan
Catatan Evaluator Bawas
5
A.PENGUNGKIT (60)60,058,1796,95%
6
I.PEMENUHAN (30)30,029,5398,43%
7
1Manajemen Perubahan4,03,7894,50%
8
i
Penyusunan Tim Kerja
0,50,50100,00%
9
12a. Unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas
YA1Evidence
10
12b. Penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas
A1Evidence
11
ii
Rencana Pembangunan Zona Integritas
1,01,00100,00%
12
12a. Terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM
YA1Evidence
13
12b. Dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM
A1Evidence
14
12c. Terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM
A1Evidence
15
iii
Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM
1,00,7878,00%
16
12a. Seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana
B0,67Evidence
17
12b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas
A1Evidence
18
12c. Hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti
B0,67
19
iv
Perubahan pola pikir dan budaya kerja
1,51,50100,00%
20
12a. Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM
YA1Evidence
21
12b. Sudah ditetapkan agen perubahan
A1Evidence
22
12c. Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi
A1Evidence
23
12d. Anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM
A1Evidence
24
2Penataan Tatalaksana3,53,50100,00%
25
i
Prosedur Operasional Tetap (SOP) Kegiatan Utama
1,01,00100,00%
26
12a. SOP mengacu pada peta proses bisnis instansi
A1Evidence
27
12b. Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan
A1Evidence
28
12c. Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi
A1Evidence
29
ii
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
2,02,00100,00%
30
12a. Sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi
A1Evidence
31
12b. Operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi
A1Evidence
32
12c. Pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi
A1Evidence
33
12d. Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik
A1Evidence
34
iii
Keterbukaan Informasi Publik
0,500,50100,00%
35
12a. Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkan
A1Evidence
36
12b. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik
A1Evidence
37
3Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur5,04,7595,00%
38
i
Perencanaan Kebutuhan Pegawai sesuai dengan Kebutuhan Organisasi
0,250,25100,00%
39
12a. Kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan
YA1
Kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping telah mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan berdasarkan : 1. Formulir Analisis Jabatan; 2. Perhitungan Beban Kerja untuk Kebutuhan Pegawai; 3. Pohon Kinerja
Evidence
40
12b. Penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan
A1
Semua penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan berdasarkan: 1. Surat Keputusan Sekretaris MA RI tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan MA RI; 2. Surat Keputusan Ketua Pengadilan Tinggi Padang tentang Pengangkatan CPNS menjadi PNS; 3. Surat Perintah Melaksanakan Tugas Ketua PN Lubuk Sikaping
Evidence
41
12c. Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja
YA1
Satuan Kerja sudah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penempatan pegawai hasil rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja.
Evidence
42
ii
Pola Mutasi Internal
0,500,50100,00%
43
12a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan
YA1
Satuan Kerja telah melakukan mutasi pegawai antar jabatan sebagai wujud dari pengembangan karier pegawai melalui Sistem Baperjakat terhadap pegawai atas nama Rica Juniarti
Evidence
44
12b. Dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan
A1
Semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi dan juga unit kerja memberikan pertimbangan terkait hal ini
Evidence
45
12c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja
YA1
Satuan Kerja belum melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja, dikarenakan terhadap pegawai yang diusulkan untuk dilakukan mutasi belum dikabulkan. Adapun mutasi antar jabatan yang pernah ada yaitu mutasi yang telah dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Padang atas nama Havit Biga, S.H dari jabatan semula Kasubbag Kepegawaian dan Ortala menjadi Kasubbag PTIP dengan Bapak Cerry Santosa, S.T dari jabatan semula Kasubbag PTIP menjadi Kasubbag Kepegawaian dan Ortala PN Lubuk Sikaping. dan terhadap mutasi tersebut juga belum dilakukan monitoring serta evaluasi;
Evidence
46
iii
Pengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi
1,251,25100,00%
47
12a. Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi
YA1
48
12b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, telah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
A1
49
12c. Tingkat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan
A1
50
12d. Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya
A1
mengikuti bimbingan teknis
Evidence
51
12e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (seperti pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, coaching, atau mentoring)
A1
mengikuti bimbingan teknis
Evidence
52
12f. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja
A1
53
iv
Penetapan Kinerja Individu
2,002,00100,00%
54
12a. Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasi
A1
Sudah dilaksnakan
Evidence
55
12b. Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya
A1
56
12c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodik
A1
57
12d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward
YA1
sudah dilaksanakan dan ditetapkan dalam SK
Evidence
58
v
Penegakan Aturan Disiplin/Kode Etik/Kode Perilaku Pegawai
0,750,5067,00%
59
12a. Aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan
B0,67
Teguran lisan tahun 2024
Evidence
60
vi
Sistem Informasi Kepegawaian
0,250,25100,00%
61
12a. Data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala
A1
data informasi sudah di update
Evidence
62
4Penguatan Akuntabilitas5,05,00100,00%
63
i
Keterlibatan Pimpinan
2,502,50100,00%
64
12a. Unit kerja telah melibatkan pimpinan secara langsung pada saat penyusunan perencanaan
A1
Perjanjian Kinerja, Rencana Akasi, Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan
Evidence
65
12b. Unit kerja telah melibatkan secara langsung pimpinan saat penyusunan penetapan kinerja
A1
Perjanjian Kinerja, Rencana Akasi, Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan
Evidence
66
12c. Pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala
A1LKjIP
Evidence
67
ii
Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja
2,502,50100,00%
68
12a. Dokumen perencanaan kinerja sudah ada
YA1Evidence
69
12b. Perencanaan kinerja telah berorientasi hasil
YA1Evidence
70
12c. Terdapat penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU)
YA1
IKU telah direviu dan telah ditetapkan
Evidence
71
12d. Indikator kinerja telah telah memenuhi kriteria SMART
A1
Indikator Kinerja telah SMART karena mengacu pada yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung
Evidence
72
12e. Laporan kinerja telah disusun tepat waktu
YA1
Laporan kinerja telah dikirimkan melalui email dengan tepat waktu (SAKIP)
Evidence
73
12f. Laporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja
A1LKjIP
Evidence
74
12g. Terdapat sistem informasi/mekanisme informasi kinerja
YA1
Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping telah menggunakan Sistem Informasi E-Kinerja (https://kinerja.bkn.go.id/)
75
12h. Unit kerja telah berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangangi akuntabilitas kinerja
A1
Pengelola Akuntabilitas telah memiliki kemampuan dan atau sertifikat keahlian di bidangnya masing masing
76
5Penguatan Pengawasan7,57,50100,00%
77
i
Pengendalian Gratifikasi
1,501,50100,00%
78
12a. Telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi
A1Evidence
79
12b. Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan
A1Evidence
80
ii
Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
1,501,50100,00%
81
12a. Telah dibangun lingkungan pengendalian
A1Evidence
82
12b. Telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan
A1Evidence
83
12c. Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi
A1Evidence
84
12d. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait
A1Evidence
85
iii
Pengaduan Masyarakat
1,501,50100,00%
86
12a. Kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan
A1Evidence
87
12b. pengaduan masyarakat dtindaklanjuti
YA1Evidence
88
12c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat
A1Evidence
89
12d. Hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti
A1Evidence
90
iv
Whistle-Blowing System
1,501,50100,00%
91
12a. Whistle Blowing System telah diterapkan
A1Evidence
92
12b. Telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System
A1Evidence
93
12c. Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti
A1Evidence
94
v
Penanganan Benturan Kepentingan
1,501,50100,00%
95
12a. Telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama
A1Evidence
96
12b. Penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi
A1Evidence
97
12c. Penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan
A1Evidence
98
12d. Telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan
A1Evidence
99
12e. Hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti
A1Evidence
100
6Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik5,05,00100,00%