ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
2
KAMUS KOMPETENSI
3
4
5
SOFT COMPETENCY MANAGER HO
6
7
Soft Competency adalah Jenis kompetensi yang berhubungan dengan karakteristik unik individu yang secara potensial mempengaruhi perilaku serta kinerja
8
9
10
11
JENIS SOFT COMPETENCY
12
13
14
15
Kemampuan menyusun rencana strategis untuk mendukung sasaran organisasi, mengkomunikasikan sasaran organisasi kepada unit kerja, serta mendapatkan dukungan dan komitmen dalam menjalankan rencana strategis tersebut.
16
17
18
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
19
12345
20
1AMengumpulkan
& mengolah
informasi yang
relevan untuk
penetapan target
kerja.
Pasif mengumpulkan
informasi/data.
Kurang memahami
sasaran organisasi
dan prioritasnya
sehingga kurang
tepat dalam
menurunkannya ke
dalam target unit
kerja.
Belum mengolah
informasi (peluang,
sumber daya) secara
komprehensif untuk
menurunkannya ke
dalam target kerja
(cabang) yang spesifik.
Mengumpulkan dan
mengolah informasi
secara sistematis dan
komprehensif, sehingga mampu
menurunkan sasaran
organisasi (dealer)
ke dalam target
kerja (cabang)
yang spesifik, jelas dan realistik
Intens meng-up date
dan menganalisis
informasi yang terkait
dengan prediksi
pencapaian target serta
melakukan perubahan
target jangka pendek
(semester, bulanan,
mingguan) untuk
mencapai target
tahunan.
Penyusunan target
kerja (cabang)
mempertimbangkan
kontinyuitas
jangka panjang
(berkesinambungan/
lebih dari 1 th)
21
1BMenyusun
langkah-langkah
tindakan untuk
mencapai target
kerja.
Rencana kerja
cabang sebatas
menggabungkan
rencana kerja masing-masing
departemen.
(tanpa perencanaan
yang matang).
Rencana kerja cabang
dan langkah-langkah
tindakan, serta
prioritas sebatas
mengikuti pola yang
sudah ada.
Mengevaluasi dan
menetapkan prioritas
berdasarkan integrasi
rencana kerja antar
departemen, program
manajemen Dengan
memanfaatkan
sumber daya secara
optimal.
Mengantisipasi
resiko/ potensi
hambatan yang
mungkin muncul dan
membuat alternatif
rencana
Menyusun rencana
kerja yang bersifat
jangka panjang sehingga dapat memberikan pengaruh yang besar
bagi peningkatan
keuntungan.
22
1CMemberikan
arahan dan
mendapatkan
komitmen dan
dukungan semua
pihak.
Kurang memberikan
arahan dalam
pelaksanaan rencana
kerja serta target kerja belum terkomunikasikan secara jelas
kepada tim kerja.
Menyampaikan arahan kepada tim kerja terkait dengan rencana kerja cabang namun sifatnya masih
satu arah/top down.
Mengkomunikasikan
sasaran organisasi
serta kaitannya
dengan target setiap
departemen, serta memberikan masukan
tentang kontribusi
serta keuntungan bagi
perusahaan maupun
bawahan.
Menumbuhkan
kesadaran dan
mendiskusikan
kontribusi dan
keuntungan bagi
perusahaan dan
bawahan.
Memiliki pengaruh yang kuat dalam mendorong
kelompok kerja yang
lebih luas untuk
mengikuti arahan dan
rencana kerjanya.
23
24
25
26
27
28
Kemampuan untuk memahami dan tanggap terhadap kebutuhan pelanggan (baik internal maupun eksternal), secara proaktif melakukan tindakan yang efektif untuk memenuhi kebutuhannya, mencari solusi yang terbaik atas permasalahan yang dihadapi, dan membina hubungan interpersonal untuk memperoleh kepuasan dan loyalitas pelanggan.
29
30
31
32
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
33
12345
34
1AMenangkap
dan memahami
kebutuhan
pelanggan.
Kurang peduli dan
tidak memahami
kebutuhan pelanggan
Memahami kebutuhan
pelanggan namun
hanya bersifat umum
/common sense
(belum didasari
analisis terhadap data
yang lengkap).
Proaktif mencari
masukan baik
dari pihak internal
maupun eksternal serta menganalisis data yang ada sehingga mampu memahami kebutuhan pelanggan
Peka menangkap dan
mampu mengolah/
menganalisis aspek -aspek yang dapat
memberikan nilai
tambah bagi kepuasan
pelanggan.
Melakukan analisis
dan prediksi
untuk menangkap
kebutuhan pelanggan
di masa yang akan
datang.
35
1BMemenuhi
kebutuhan dan
memberikan
solusi atas
masalah
pelanggan
Kurang peduli untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan dan lambat dalam menyelesaikan masalah pelanggan
Pelayanan untuk
memenuhi kebutuhan
pelanggan masih
sebatas mengikuti
SOP, belum
mendorong tim
melakukan upaya
perbaikan. Serta ketika menghadapi masalah pelanggan sulit dalam menemukan alternatif solusi
Melakukan upaya
perbaikan pelayanan
untuk memenuhi
kebutuhan serta berupaya untuk melakukan
penyelesaian masalah pelanggan hingga tuntas.
Intens memantau,
mengevaluasi, dan
mendorong tim kerja
untuk meningkatkan
pelayanan dan menyelesaikan masalah pelanggan
Menginternalisasikan
nilai (value) pelayanan
kepada seluruh
anggota tim termasuk menjadi role model
dalam melakukan
pelayanan terbaik kepada pelanggan
36
1CMenjaga dan
membina
hubungan dengan
pelanggan.
Kurang mendorong
tim untuk menjaga
dan membina
hubungan dengan
pelanggan.
Menugaskan tim
untuk menjaga
hubungan dengan
pelanggan namun
sebatas kepentingan
penyelesaian
pekerjaan
Aktif menjaga dan
membina hubungan
dengan pelanggan dan terbuka
terhadap komplain
pelanggan.
Mendorong tim
kerja mencari cara
untuk meningkatkan
intensitas interaksi/
hubungan dengan
pelanggan.
Mengembangkan
persahabatan dengan
pelanggan dan
menginternalisasikan
pada tim kerjanya
untuk berpikir positif
terhadap komplain
37
38
39
40
Kemampuan mengarahkan, mengendalikan serta mempertahankan energi dan semangat kerja, menetapkan target secara maksimal, terus menerus mengejar target dengan tetap memperhatikan proses sebagai patokan keberhasilan kerja
41
42
43
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
44
12345
45
1AMenetapkan
target kerja yang
tinggi.
Kurang menanggapi
secara positif target
kerja yang sudah
ditetapkan (pesimis
atau low achiever
Kurang berani
menetapkan target
yang lebih menantang
dan realistis
Berani menetapkan
target yang lebih
menantang dan
realistis.
Senang berkompetisi,
menetapkan target
yang lebih maksimal
Tidak mudah puas,
secara terus menerus
mencari tantangan
untuk melebihi hasil
yang sudah dicapai.
46
1BMempertahankan
semangat kerja
dan melakukan
upaya untuk
mencapai target
yang telah
ditentukan
Kurang menunjukkan
etos/semangat kerja
yang tinggI dalam upaya mencapai target
Memiliki komitmen
hanya saja semangat
kerja belum konsisten
saat menghadapi
hambatan dalam upaya menvapai target
Mengevaluasi
performa kerja (result/
hasil & proses)
dan melakukan
upaya perbaikan/
improvement untuk
mencapai target.
Mengevaluasi
performa kerja
(result/hasil & proses)
dan melakukan
upaya perbaikan/
improvement
untuk mendukung
pencapaian target
yang lebih maksimal
Mengevaluasi performa
kerja (result/hasil &
proses) dan melakukan
upaya perbaikan/
improvement secara
terus menerus.
47
48
49
50
Kemampuan mengidentifikasi kriteria yang digunakan dalam proses pemilihan alternatif tindakan berdasarkan pertimbangan logis dan informasi factual yang relevan, dan secara tegas berani mengambil keputusan/tindakan
51
52
53
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
54
12345
55
1AMemahami
permasalahan,
mengidentifikasi
kriteria pemilihan
dan menguji
alternatif
tindakan.
Tidak mengolah
wawasan, kemampuan
dan pengalaman
untuk memahami
permasalahan
Kurang mengolah
wawasan, kemampuan
dan pengalaman
untuk memahami
permasalahan
kompleks/baru sehingga belum memiliki
alternative tindakan.
Mengolah wawasan,
kemampuan
dan pengalaman
untuk memahami
permasalahan rutin
& kompleks dengan
resiko yang berada di
dalam wewenangnya, sehingga mampu mengambil alternatif tindakan
Tepat mengidentifikasi
kriteria pemilihan
tindakan untuk
permasalahan yang
mengandung resiko di
luar wewenangnya.
Mengolah wawasan,
kemampuan
dan pengalaman
untuk memahami
permasalahan yang
potensial memberikan
keuntungan atau
kerugian besar
56
1BMenetapkan
tindakan
Terlalu lama
mengambil tindakan,
sehingga menghambat
upaya penyelesaian
masalah
Mengambil keputusan/
tindakan berdasarkan
pola pemecahan
masalah yang sudah
ada (pengalaman) dan butuh dukungan untuk mengatasi permasalahan baru
Mengambil
keputusan/ tindakan
secara tepat serta
pada waktu yang tepat
meskipun menghadapi
pertentangan
Tegas, berani
dan tepat dalam
menetapkan tindakan
yang mengandung
resiko di luar
wewenangnya.
Tegas, berani
dan tepat dalam
merekomendasikan
alternatif keputusan/
tindakan yang
memiliki potensi
keuntungan-kerugian
cukup besar
57
58
59
60
61
Mengembangkan hubungan jaringan internal dan eksternal yang lebih luas dan kuat, untuk meningkatkan akses informasi penting, pengetahuan dan ketrampilan, memelihara hubungan dengan pihak-pihak terkait dan mendayagunakan jaringan tersebut, sebagai upaya mendukung pencapaian sasaran unit kerja dan organisasi.
62
63
64
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
65
12345
66
1AMemahami
kebutuhan
kerjasama dan
mengembangkan
jaringan
Kurang mengenali
kebutuhan untuk
membangun
hubungan jaringan
dengan pihak internal
- eksternal.
Mengenali kebutuhan
untuk membangun
hubungan
jaringan dengan
pihak eksternal,
namun belum
mengembangkan
jaringan (sebatas
mempertahankan
jaringan yang sudah
ada).
Memetakan
dan proaktif
mengembangkan
jaringan kerjasama
yang terkait langsung
dengan kebutuhan
pekerjaannya,
Memetakan
dan proaktif
mengembangkan
jaringan kerjasama
yang ‘baru’, baik
yang terkait langsung
maupun tidak
langsung dengan
pekerjaannya.
Tepat dan efektif
dalam memperluas
jaringan kerja sama
dengan pihakpihak
yang dapat
mendukung kerjanya
67
1BMemelihara
jaringan sehingga tercapainya sasaran
organisasi
Tidak mendorong tim
untuk menjalin dan
membina hubungan
dengan pihak terkait.
Menjalin dan
memelihara kontak
dengan pihak yang
terkait, dalam rangka
penyelesaian tugas.
Mempertahankan
interaksi dengan
berbagai pihak yang
terkait langsung
dengan pekerjaannya
secara berkala
Menjalin interaksi
tidak hanya ketika
ada kepentingan
pekerjaan melainkan membangun hubungan
interpersonal dengan
menumbuhkan saling memberi dan menerima.
Tepat dan efektif
dalam melakukan
pendekatan dengan
key person yang
tergolong sulit
68
1CMendayagunakan
hubungan untuk
mendukung
tercapainya
sasaran
organisasi
Kurang menyadari
manfaat apa yang
dapat diperoleh dari
relasi dengan pihak
lain.
Belum proaktif
melakukan tindakan
untuk mencari
dukungan dari pihak
lain.
Melakukan tindakan
untuk mendapatkan
dukungan dari pihak
lain.
Mengeksplorasi
manfaat dari jaringan
kerjasama dengan
pihak yang tidak
terkait langsung
dengan pekerjan
meskipun belum
memberikan dampak
yang signifikan pada
sasaran kerjanya.
Membuat system
atau metode
kerjasama yang dapat
saling memberikan
keuntungan antar
pihak dalam jaringan
yang sudah dibentuk.
69
70
71
72
73
Kemampuan mengenali peluang bisnis dengan mempertimbangkan efisiensi biaya, memahami pengaruh faktor-faktor eksternal (sosial, ekonomi, budaya, politik, atau regulasi pemerintah) yang berdampak terhadap bisnis perusahaan, mengambil resiko yang telah diperhitungkan, serta mengambil tindakan yang memberikan manfaat bisnis jangka pendek dan jangka panjang
74
75
76
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
77
12345
78
1AMendeteksi
peluang bisnis
yang didasari
pemahaman
pengaruh faktor
eksternal pada
bisnis.
Kurang mampu
menemukan peluang
bisnis maupun
efisiensi untuk
meningkatkan
keuntungan
Kurang meng-update
perkembangan
informasi bisnis
eksternal yang
berpengaruh
pada peningkatan
keuntungan di
areanya.
Meng-update
perkembangan
informasi bisnis
eksternal yang
berpengaruh langsung
pada peningkatan keuntungan sales di cabangnya
Cepat membaca
dan memprediksi
perubahan kondisi
bisnis yang
mempengaruhi
keuntungan di
cabangnya
Merekomendasikan
peluang bisnis yang
dapat diterapkan pada
organisasi yang lebih
luas.
79
1BMelakukan
perhitungan
biaya, sumber
daya, resiko dan
manfaat.
Kurang memahami
faktor-faktor yang
perlu diperhitungkan
dalam melakukan
perhitungan
keuntungan.
Melakukan
perhitungan biaya
dan keuntungan
secara umum (kurang
mendetil).
Menganalisis faktor
biaya, sumber
daya, resiko serta
keuntungan jangka
pendek secara akurat.
Menganalisis faktor
biaya, sumber
daya, resiko serta
keuntungan jangka
menengah secara
akurat.
Menganalisis faktor
(biaya, sumber
daya, resiko dan
keuntungan)
secara lebih
komprehensif (lingkup
organisasi yang lebih
luas).
80
1CMengambil
tindakan
bisnis yang
memberikan
manfaat bisnis
jangka pendek/
panjang.
Hanya mengandalkan
tindakan operasional
bisnis/ aktivitas
yang diberikan dari
manajemen
Mengandalkan tindakan
operasional bisnis/
aktivitas berdasarkan
pola-pola (aktivitas/
program) yang sudah
ada saja . sehingga
belum sepenuhnya
memberikan
keuntungan yang
optimal.
Mengambil tindakan
operasional bisnis/
ide yang tepat
sasaran dengan
kondisi areanya
(aktivitas/ program)
dan memberikan
keuntungan jangka
pendek secara optimal
Cepat mem-follow
up peluang tersebut
dengan tindakan
bisnis yang tepat
sasaran/efektif
memberikan
keuntungan
jangka pendek dan
menengah.
Merekomendasikan
tindakan operasional
bisnis/ide untuk
diterapkan pada
organisasi yang lebih
luas dan memberikan
dampak jangka
pendek dan panjang
pada organisasi yang
lebih luas.
81
82
83
84
85
Kemampuan untuk memahami situasi dengan memecahnya ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil, atau mencari implikasi dari suatu situasi dengan menelusuri hubungan sebab akibat tahap demi tahap
86
87
88
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT
89
12345
90
1AMendeteksi
adanya masalah
Kurang/lambat
mendeteksi adanya
masalah.
Mendeteksi adanya
masalah berdasarkan
pengalaman atau
adanya gap, namun
kurang mampu
menetapkan prioritas
masalah.
Mendeteksi adanya
masalah kompleks
berdasarkan
pengalaman atau
adanya gap dan
menetapkan prioritas
masalah secara tepat
Kritis mendeteksi
adanya gejala
masalah yang tidak
begitu nyata (tidak
dilihat oleh orang lain),
di dalam scope area
kerjanya
Mendeteksi adanya
gejala masalah yang
lebih kompleks (di
lingkup organisasi
yang lebih luas).
91
1BMengumpulkan
informasi/data
yang terkait,
serta memecah
masalah secara
sistematis
Tidak mampu
memecah masalah
ke dalam bagian yang
lebih kecil.
Kurang sistematis
memecah masalah
ke bagian yang lebih
kecil.
Sistematis memecah
masalah kompleks ke
bagian yang lebih kecil.
Mengumpulkan
informasi/data
yang terkait secara
lebih mendalam dan
komprehensif
Mengumpulkan
informasi/data
yang terkait secara
lebih komprehensif, sehingga dapat sistematis memecahkan
masalah yang lebih
kompleks
92
1CMenelusuri
hubungan
sebab akibat
dan menarik
kesimpulan
penyebab
masalah.
Kurang logis dalam
menelusuri hubungan
sebab akibat sehingga
kesimpulannya tidak
tepat.
Kurang mampu
menemukan beberapa
kemungkinan
penyebab masalah sehingga kesimpulan yang diambil cenderung jump into
conclussion
Menelusuri hubungan
sebab akibat dari
berbagai aspek secara
logis sehingga mampu mengambil kesimpulan secara logis dan tepat
Menemukan beberapa
kemungkinan
penyebab masalah
meskipun yang
tampak tidak terkait
secara langsung, sehingga mampu mengambil keputusan secara akurat
Menelusuri hubungan
sebab akibat dari
masalah yang lebih
kompleks, sehingga mampu merekomendasikan kesimpulan penyebab masalah
93
94
95
96
97
Mendorong terjadinya interaksi, keselarasan, dan kerja sama yang kondusif diantara anggota tim dengan menghargai kemampuan dan kontribusi setiap individu, menumbuhkan kepercayaan, memberdayakan tim dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan sehingga menghasilkan tim yang efektif yang memiliki komitmen terhadap tujuan organisasi
98
99
100
KEY ACTIONPOORMARGINALACCEPTABLEGOODEXCELLENT