ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
2
3
RUMAH SAKIT / FKTPRSI AISYIYYAH MALANGTANGGAL PENILAIAN:
4
RuangLABORATORIUMDIBUAT OLEH :
5
6
NoNAMA KEGIATAN (PROSES BISNIS)Tujuan KEGIATAN*)AREA / LOKASIIDENTIFIKASI RISIKO PENGENDALIAN YANG SUDAH ADA SAAT INIANALISA RISIKO INHERENT EVALUASI RIISIKOALTERNATIF TEKNIK PENANGANAN RISIKO RISIKO RESIDUAL PEMILIK RISIKO/TARGET WAKTU
7
SEBABRISIKODAMPAKPERNYATAAN RISIKODAMPAKPROBABILITASSKORPERINGKAT RISIKOAPAKAH PERLU PENANGANAN RISIKO ?OPSI TEKNIK PENGENDALIAN RISIKO URAIAN PENANGANAN RISIKOPEMBIAYAAN RISIKODAMPAKPROBABILITASSKORPERINGKAT RISIKO
8
(1)(2)(3)(4)(5)(7)(8)(9)(10)(11)(12)(14)(15)(16)(17)(18)(19)(20)(21)(22)(23)(24)(25)
9
1Paparan aerosol saat mengerjakan spesimen dahak dan cairan tubuh yang lain.Mengontrol keamanan dan keselamatan analis saat mengerjakan spesimen cairan tubuh pasien yang lain.Laboratoriumkarena Paparan aerosol bisa terjadi ketika pengerjaan spesimen cairan tubuh pasienkemungkinan Terpapar penyakit yang berasal dari spesimen melalui udara.sehingga dapat mempengaruhi kualitas kerja analis serta mengurangi jumlah tenaga yang berdinas jika terpapar.karena Paparan aerosol bisa terjadi ketika pengerjaan spesimen cairan tubuh pasien kemungkinan Terpapar penyakit yang berasal dari spesimen melalui udara. sehingga dapat mempengaruhi kualitas kerja analis serta mengurangi jumlah tenaga yang berdinas jika terpapar.Memakai APD yang sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan.224LowyaReduksi kerugian (Mengurangi Dampak)Kepatuhan pemakaian APD oleh pelaksana.Retensi risiko0#N/A#REF!
10
2Keterlambatan penyampaian hasil nilai kritisMenyampaikan hasil kritis secara cepat dan tepat agar pasien segera mendapat penanganan.Laboratoriumkarena Keterlambatan bisa terjadi karena pengulangan sampel untuk memastikan hasil yang valid serta kelalaian analis yang tidak segera melaporkan. kemungkinan Pasien terlambat mendapat penanganan.sehingga menimbulkan penurunan kondisi pasien.karena Keterlambatan bisa terjadi karena pengulangan sampel untuk memastikan hasil yang valid serta kelalaian analis yang tidak segera melaporkan. kemungkinan Pasien terlambat mendapat penanganan. sehingga menimbulkan penurunan kondisi pasien.Memprioritaskan hasil nilai kritis agar segera bisa terlaporkan.428HighyaHindari risikoSetiap kali ditemukan hasil kritis, pelaksana segera melakukan validasi hasil untuk segera diteruskan ke PJ sift untuk pelaporan hasil tersebut ke perawat atau DPJPRetensi risiko0#N/A#REF!
11
3Keterlambatan penyediaan labu transfusiMemenuhi kebutuhan darah pasien sesegera mungkinLaboratoriumkarena Tenaga kurir yang bukan hanya untuk pemesanan darah di PMI, serta proses pengulangan pemeriksaan di PMI jika belum didapatkan kecocokan darah.kemungkinan Mundurnya pengobatan pasien yang lain karena terlambat mendapat transfusi.sehingga mengganggu proses pengobatan pasien yang sudah dijadwalkan serta bisa juga menimbulkan penurunan kondisi pasien.karena Tenaga kurir yang bukan hanya untuk pemesanan darah di PMI, serta proses pengulangan pemeriksaan di PMI jika belum didapatkan kecocokan darah. kemungkinan Mundurnya pengobatan pasien yang lain karena terlambat mendapat transfusi. sehingga mengganggu proses pengobatan pasien yang sudah dijadwalkan serta bisa juga menimbulkan penurunan kondisi pasien.Mendahulukan pemesanan labu darah ke PMI dibandingkan permintaan lain yang tidak cyto.2510ModerateyaCegah kerugian (Mengurangi Probabilitas)Kurir ditugaskan untuk memesan darah di PMI, jika ada permintaan kiriman yang lain, maka kurir harus mendahulukan permintaan pemesanan darah di PMI.Retensi risiko0#N/A#REF!
12
4Kekosongan reagenKelancaran proses kegiatan analitik Laboratoriumkarena Pabrik mengalami kekosongan stok dan penanggung jawab reagen terlambat order ke vendor.kemungkinan Kegiatan analitik tidak dapat dilakukan sehingga merujuk pemeriksaan ke Laboratorium luar yang menyebabkan pembiayaan tambahan serta mundurnya hasil pemeriksaan.Sehingga biaya operasional bertambah serta hasil pemeriksaan akan lebih lama.karena Pabrik mengalami kekosongan stok dan penanggung jawab reagen terlambat order ke vendor. kemungkinan Kegiatan analitik tidak dapat dilakukan sehingga merujuk pemeriksaan ke Laboratorium luar yang menyebabkan pembiayaan tambahan serta mundurnya hasil pemeriksaan. Sehingga biaya operasional bertambah serta hasil pemeriksaan akan lebih lama.Membuat list order setiap minggu serta memiliki minimal stok.133LowyaCegah kerugian (Mengurangi Probabilitas)Jika terjadi keterlambatan stok reagen dari vendor, maka akan dilakukan pemeriksaan ke Lab rujukan.Transfer risiko0#N/A#REF!
13
5Kerusakan Alat Laboratorium.Kestabilan kondisi alat laboratorium.Laboratoriumkarena ketidakstabilan listrik , daya AC yang kurang memadai untuk alat-alat Laboratorium yang bersuhu tinggi.kemungkinan Alat Laboratorium tidak stabil dan mengalami penurunan daya kerja, sehingga harus mengulang pemeriksaan untuk hasil yang valid, serta beresiko alat tidak dapat beroperasi jika suhu alat terlampau tinggi.sehingga menambah biaya operasional karena merujuk pemeriksaan ke Laboratorium lain, serta terjadi keterlambatan penyampaian hasil.karena ketidakstabilan listrik , daya AC yang kurang memadai untuk alat-alat Laboratorium yang bersuhu tinggi. kemungkinan Alat Laboratorium tidak stabil dan mengalami penurunan daya kerja, sehingga harus mengulang pemeriksaan untuk hasil yang valid, serta beresiko alat tidak dapat beroperasi jika suhu alat terlampau tinggi. sehingga menambah biaya operasional karena merujuk pemeriksaan ke Laboratorium lain, serta terjadi keterlambatan penyampaian hasil.Maintenance rutin, Quality control setiap hari serta menjaga suhu AC tetap dingin.2510ModerateyaCegah kerugian (Mengurangi Probabilitas)Jika terjadi kerusakan alat, petugas segera menghubungi teknisi alat, sembari menunggu alat normal maka akan dilakukan pemeriksaan ke Lab rujukan.Transfer risiko0#N/A#REF!
14
6Salah identifikasi pasienMemberikan hasil yang tepat untuk optimalnya pengobatan pasien.Laboratoriumkarena Tidak dilakukan komunikasi terbuka dengan pasien yang akan disampling serta pelabelan identitas pasien tidak benar.kemungkinan Pengambilan darah atau sampel pasien lebih dari 1x, kesalahan penyampaian hasil. Sehingga akan terjadi komplain dari pasien karena pengambilan sampel ulang, jika lolos sampai hasil jadi pengobatan pasien tidak sesuai dengan kondisi asli pasien.karena Tidak dilakukan komunikasi terbuka dengan pasien yang akan disampling serta pelabelan identitas pasien tidak benar. kemungkinan Pengambilan darah atau sampel pasien lebih dari 1x, kesalahan penyampaian hasil. Sehingga akan terjadi komplain dari pasien karena pengambilan sampel ulang, jika lolos sampai hasil jadi pengobatan pasien tidak sesuai dengan kondisi asli pasien.Komunikasi efektif dengan pasien yang akan disampling, selalu kroscek berulang ketika melabeli sampel.236ModerateyaCegah kerugian (Mengurangi Probabilitas)Komunikasi efektif dengan pasien yang akan disampling, selalu kroscek berulang ketika melabeli sampel. Jika terjadi kesalahan identitas maka pasien segera dihubungi untuk pengambilan sampel ulang.Retensi risiko0#N/A#REF!
15
7 0#N/A10#N/A#REF!
16
8 0#N/A122Low#REF!
17
9 0#N/A133Low#REF!
18
10 0#N/A144Moderate#REF!
19
11 0#N/A122Low#REF!
20
12 0#N/A212Low#REF!
21
13 0#N/A236Moderate#REF!
22
14 0#N/A248Moderate#REF!
23
15 0#N/A2510Moderate#REF!
24
16 0#N/A3515High#REF!
25
17 0#N/A3412High#REF!
26
18 0#N/A339High#REF!
27
190#N/A428High#REF!
28
200#N/A428High#REF!
29
210#N/A428High#REF!
30
220#N/A428High#REF!
31
23 0#N/A414High#REF!
32
24 0#N/A414High#REF!
33
25 0#N/A414High#REF!
34
26 0#N/A414High#REF!
35
27 0#N/A414High#REF!
36
28 0#N/A414High#REF!
37
29 0#N/A414High#REF!
38
30 0#N/A414High#REF!
39
31 0#N/A5210Extreme#REF!
40
32 0#N/A414High#REF!
41
33 0#N/A339High#REF!
42
34 0#N/A224Low#REF!
43
35 0#N/A155Moderate#REF!
44
36 0#N/A236Moderate#REF!
45
37 0#N/A3412High#REF!
46
38 0#N/A4520Extreme#REF!
47
39 0#N/A5210Extreme#REF!
48
40 0#N/A313Moderate#REF!
49
41 0#N/A224Low#REF!
50
42 0#N/A428High#REF!
51
43 0#N/A515Extreme#REF!
52
44 0#N/A155Moderate#REF!
53
45 0#N/A5420Extreme#REF!
54
46 0#N/A339High#REF!
55
47 0#N/A224Low#REF!
56
48 0#N/A111Low#REF!
57
49 0#N/A4520Extreme#REF!
58
50 0#N/A5315Extreme#REF!
59
51 0#N/A326Moderate#REF!
60
52 0#N/A212Low#REF!
61
53 0#N/A5525Extreme#REF!
62
54 0#N/A5420Extreme#REF!
63
55 0#N/A224Low#REF!
64
56 0#N/A122Low#REF!
65
57 0#N/A5210Extreme#REF!
66
58 0#N/A428High#REF!
67
59 0#N/A326Moderate#REF!
68
60 0#N/A5315Extreme#REF!
69
61 313Rendah0FALSE#REF!KATEGORI STRATEGIS
70
62 0FALSE0FALSE#REF!
71
63 0FALSE0FALSE#REF!
72
64 0FALSE0FALSE#REF!
73
65 0FALSE0FALSE#REF!
74
66 0FALSE0FALSE#REF!
75
67 0FALSE0FALSE#REF!
76
68 0FALSE0FALSE#REF!
77
69 0FALSE0FALSE#REF!
78
70 0FALSE0FALSE#REF!
79
71 0FALSE0FALSE#REF!KATEGORI OPERASIONAL
80
72 0FALSE0FALSE#REF!
81
73 0FALSE0FALSE#REF!
82
74 0FALSE0FALSE#REF!
83
75 0FALSE0FALSE#REF!
84
76 0FALSE0FALSE#REF!
85
77 0FALSE0FALSE#REF!
86
78 0FALSE0FALSE#REF!
87
79 0FALSE0FALSE#REF!
88
80 0FALSE0FALSE#REF!
89
81 0FALSE0FALSE#REF!KATEGORI KEUANGAN
90
82 0FALSE0FALSE#REF!
91
83 0FALSE0FALSE#REF!
92
84 0FALSE0FALSE#REF!
93
85 0FALSE0FALSE#REF!
94
86 0FALSE0FALSE#REF!
95
87 0FALSE0FALSE#REF!
96
88 0FALSE0FALSE#REF!
97
89 0FALSE0FALSE#REF!
98
90 0FALSE0FALSE#REF!
99
91 0FALSE0FALSE#REF!KATEGORI KEPATUHAN
100
92 0FALSE0FALSE#REF!