ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZAAABAC
13
IDENTIFIKASI RISIKOANALISIS RISIKOEVALUASI RISIKORENCANA PENANGANAN RISIKO (RPR)TARGET PENURUNAN TINGKAT RISIKO
14
NORISIKOKODE RISIKOSEBABSUMBER RISIKOC/UCDAMPAKPENGENDALIAN YANG ADAPDBOBOTNILAITINGKAT RISIKOPRIORITAS RISIKOSELERA RISIKOPILIHAN PENANGANAN RISIKOURAIANJADWAL PELAKSANAANPDBOBOTNILAITINGKAT RISIKO
15
URAIANEFEKTIFTIDAK EFEKTIF
16
12345678910111213141516171819202122232425
17
KEPATUHAN
18
1Pembatalan operasiKondisi klinis pasienInternalCIKI dirut tidak tercapaiStruktur organisasi dan Kebijakanv331.4313Sedang3 Di atas Selera RisikoMitigasi RisikoKegiatan supervisi manajerialsetiap saat1326Rendah
19
DPJP tidak tepat waktuLOS memanjangRapat persiapan dan penjadwalan pasien (perioperatif meeting)vMelakukan monitoring evaluasi pelaksanaan Perioperatif meetingsetiap minggu
20
Keterbatasan ruang operasiKomplainPengawasan (monitoring dan evaluasi)vMembuat kajian dan usulan ketersediaan sarana prasaranasetiap tahun
21
Ketersediaan sarana dan prasaranaAntrian operasi memanjangKoordinasi antar bidang pelayananvMembuat kajian dan usulan ketenagaansetiap tahun
22
Ketersediaan SDM (Penata dan Perawat Instrumen)Perburukan kondisi pasienMembuat kajian dan usulan ketenagaan SDMvMonitoring pelaksanaan dan evaluasi berkalasetiap bulan
23
24
Utilisasi Ruang OperasiKetersediaan alat instrumen yang tidak memadaiInternalCPendapatan Rumah sakit menurunMonitoring jumlah operasi per hariv221.87Rendah4Di bawah Selera RisikoMenerima risikoMembuat kajian dan usulan pemenuhan dan perbaikan instrumenSetiap tahun1111Sangat Rendah
25
Kerusakan sarana (kamar operasi, ruang intensive, ruang rawat inap yang dituju)Kajian terkait utilisasi kamar operasivmembuat kajian dan usulan perbaikan kamar operasiSetiap tahun
26
Respon time hasil pemeriksaan penunjang yang memanjang ( PA dan Radiologi)Keselamatan pasien (perburukan kondisi pasien)Pengusulan penambahan SDM kamar operasivSosialisasi kembali terkait SOP waktu tunggu hasil pemeriksaan dan target capaian indikatorSetiap Bulan
27
Ketersediaan bahan steril kebutuhan operasi sehubungan dengan kerusakan mesin CSSDPenjadwalan perioperatifvKajian dan usulan perbaikan mesin CSSDSetiap tahun
28
Ketersediaan alat, instrumen yang kurang memadai dan rusakKepuasan pelanggan (komplain)Pengusulan penambahan dan perbaikan alat dan instrumen kamar operasivMembuat kajian dan usulan pemenuhan dan perbaikan alat dan instrumenSetiap Tahun
29
Belum menerapkan jadwal tindakan operasi selama Senin-Sabtu (6 Hari Kerja)Pengusulan perbaikan ruangan (Intensive, ruangan yang dituju)v1. Melakukan koordinasi dan pendekatan dengan KI IKBT dan DPJP
untuk kemungkinan penambahan waktu operasi
2. Melakukan koordinasi terkait kajian SDM untuk penambahan
waktu operasi
Awal tahun
30
Keterbatasan tenaga instrumen, penata dan perawat diruang OperasiIKI Direktur tidak tercapaiMembuat kajian dan usulan Penambahan SDM kamar operasiAwal tahun
31
Ketidakpuasan DPJP terhadap pembayaran Remunerasikoordinasi dengan tim remunerasi dan bagian keuanganSetiap Bulan
32
Belum bisa memenuhi ketepatan jam mulai operasi (First Case On time)Monitoring dan evaluasi terkait disiplin pegawai kamar operasiSetiap hari
33
34
Pemanjangan waktu tunggu operasi citoKetersediaan prasaranaInternal CIKI dirut tidak tercapai ERT 2Adanya Panduan dan SOP ERT2v441.1619Tinggi2 Di atas Selera RisikoMitigasi RisikoMonitoring evaluasi pelaksanaan SOP dan PanduanSetiap saat331.4313Sedang
35
Kompleksifitas KasusAntrian operasi memanjangKoordinasi antara IGD , ruang OK dan DPJPvMembuat kajian dan usulan ketersediaan sarana prasaranasetiap tahun
36
Kekurangan tenaga SDMKomplainPengawasan (monitoring dan evaluasi)vMonitoring pelaksanaan dan evaluasi berkalasetiap Bulan
37
Kamar operasi cito diperguunakan juga untuk operasi elektif dan urgentPerburukan kondisi pasienMembuat usulan prasaranavMembuat kajian dan usulan ketenagaansetiap tahun
38
Pengaturan alur oleh PJ OKMembuat pertemuan terkait capaianvPenguatan peran PJ OK dalam pengaturan alur operasiSetiap saat
39
Koordinasi dan pengaturan alur oleh PJ OKv
40
REPUTASI
41
Komplain pasien akan ketersediaan dan kondisi ruang rawat inapKerusakan ruang rawat InapInternal CCitra RS dimata masyarakat menurunKebijakan tempat tidur RSv431.316Tinggi2 Di atas Selera RisikoMitigasi RisikoMembuat kajian dan usulan untuk perbaikan sarana dan prasarana di rung rawat inap1 Bulan331.4313Sedang
42
Kerusakan prasarana dalam ruang ranapKoordinasi KI ranap dan bagian umumv
43
Belum ada standart keseragaman kelengkapan ruang rawat inapMembuat standart keseragaman kelengkapan ruang rawat inap1 Bulan
44
OPERASIONAL
45
Waktu tunggu masuk rawat inap > 1 Jam sejak penetapan MRSKetersediaan ruang rawat inapInternal CStagnasi pasien di IGDAdanya Uraian tugas yang tertuang dalam SK SIC dan SODv431.316Tinggi2Di atas Selera RisikoMitigasi RisikoMelakukan resosialisasi terhadap tugas SIC dan SODSetiap Minggu331.4313Sedang
46
Kurangnya SDMKomplain dari pasien dan Keluarga pasienKoordinasi antara IGD dan Ruang rawat InapvMeningkatkan koordinasi antara ruang ranap, IGD dan AmbulanceSetiap Saat
47
Ketersediaan ambulance transportCitra RS dimata masyarakat menurunMonitoring dan evaluasi pelaksanaanvMelakukan resosialisasi mengenai kelengkapan berkas RMSetiap bulan
48
Kelengkapan berkasKepercayaan masyarakat menurun terhadap RSSOP waktu masuk rawat inapvMelakukan monitoring dan evaluasiSetiap bulan
49
Kepatuhan dalam kelengkapan berkas RMvMengusulkan penambahan perangkat untuk menunjang pengisian kelengkapan RMSesuai kebutuhan
50
Membuat SOP atau panduan mengenai waktu tunggu rawat inapSesuai kebutuhan
51
Waktu tinggal di IGD < 4 JamPenetapan Persetujuan MRS menunggu Hasil pemeriksaan penunjangInternalCStagnasi pasien di IGDAdanya Uraian tugas yang tertuang dalam SK SIC dan SODv431.316Tinggi2Di atas Selera RisikoMitigasi RisikoMelakukan resosialisasi terhadap tugas SIC dan SODSetiap Minggu331.4313Sedang
52
Ketersediaan ruang rawat inapKomplain dari pasien dan Keluarga pasienKoordinasi antara IGD dan Ruang rawat InapvMeningkatkan koordinasi antara ruang ranap, IGD, Laboratorium, Radiologi dan AmbulanceSetiap Saat
53
Kurangnya SDMCitra RS dimata masyarakat menurunMonitoring dan evaluasi pelaksanaanvMelakukan resosialisasi mengenai kelengkapan berkas RMSetiap Saat
54
Ketersediaan ambulance transportKepercayaan masyarakat menurun terhadap RSSOP waktu tinggal IGDvMelakukan monitoring dan evaluasiSetiap Bulan
55
Kelengkapan berkasPasien tidak mendapatkan pelayanan rawat inapKepatuhan dalam kelengkapan berkas RMvMengusulkan penambahan perangkat untuk menunjang pengisian kelengkapan RMSesuai kebutuhan
56
Membuat SOP atau panduan mengenai waktu tinggal IGDSesuai kebutuhan
57
58
59
NamaNama
60
NIP
61
62
Petunjuk Pengisian :
63
1Kolom (1) diisi dengan nomor urut
64
2Kolom (2) diisi dengan pernyataan risiko yang diidentifikasi
65
3Kolom (3) diisi dengan kode risiko
66
4Kolom (4) diisi dengan penyebab/pemicu terjadinya risiko tersebut
67
5Kolom (5) diisi dengan sumber risiko (internal atau eksternal)
68
6Kolom (6) diisi dengan kategori penyebab/sumber risiko apakah Controllable ( C ) atau Uncontrollable (UC)
69
7Kolom (7) diisi dengan uraian dampak jika risiko pada kolom (2) terjadi
70
8Kolom (8) diisi dengan uraian/nama pengendalian yang sudah ada (dapat berbentuk kebijakan/regulasi/SOP/aplikasi/aktivitas atau lainnya)
71
9Kolom (9) diisi dengan tanda tickmark (√), jika pengendalian yang ada telah efektif mengurangi risiko sampai pada level selera risiko
72
10Kolom (10) diisi dengan tanda tickmark (√), jika pengendalian yang ada tidak efektif mengurangi risiko sampai pada level selera risiko
73
11Kolom (11) diisi dengan tingkat probabilitas (P), yaitu tingkat kemungkinan terjadi risiko sesuai dengan kriteria kemungkinan yang telah ditetapkan.
74
12Kolom (12) diisi dengan tingkat dampak (D), yaitu tingkat besaran dampak jika risiko terjadi sesuai dengan kriteria dampak yang telah ditetapkan.
75
13Kolom (13) diisi dengan nilai bobot sesuai dengan matriks bobot 5x5
76
14Kolom (14) diisi dengan nilai atau skor risiko yang merupakan hasil perkalian antara kemungkinan dikali bobot dikali dampak (sesuai matriks 5x5)
77
15Kolom (15) diisi dengan tingkat risiko (sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi)
78
16Kolom (16) diisi dengan prioritas risiko sesuai dengan tingkat risiko (sangat tinggi = 1, tinggi = 2, sedang = 3, rendah = 4 dan sangat rendah = 5)
79
17Kolom (17) diisi dengan dalam batas selera risiko atau diatas batas selera risiko
80
18Kolom (18) diisi dengan pilihan penanganan risiko (menerima risiko atau mitigasi risiko)
81
19Kolom (19) diisi dengan uraian rencana penanganan risiko secara spesifik
82
20Kolom (20) diisi dengan jadwal pelaksanaan rencana penanganan risiko diselesaikan/dilaksanakan
83
21Kolom (21) diisi dengan target tingkat probabilitas (P) yang direncanakan turun dengan rencana penanganan risiko yang ditetapkan.
84
22Kolom (22) diisi dengan target tingkat dampak (D) yang direncanakan turun dengan rencana penanganan risiko yang ditetapkan
85
23Kolom (23) diisi dengan target nilai bobot sesuai dengan matriks bobot 5x5
86
24Kolom (24) diisi dengan target nilai atau skor risiko yang direncanakan turun yang merupakan perkalian antara kemungkinan dikali bobot dikali dampak (sesuai matriks bobot 5x5).
87
25Kolom (25) diisi dengan target tingkat risiko yang direncanakan turun (sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi)
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112