| A | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | AA | AB | AC | AD | AE | AF | AG | AH | AI | AJ | AK | AL | AM | AN | AO | AP | AQ | AR | AS | AT | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
4 | DIISI YANG SUDAH TERLAKSANA DI TW 3 | tanggal dan Bulan pelaksanaan | HARUS SAMA DENGAN KETERANGAN YANG ADA DI MONEV 2026 (HARUS MENGISI LINK MONEV 2026 baru di COPY KESINI | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
5 | NO | KODE | PROGRAM | INDIKATOR | TARGET | REALISASI | KODE | KEGIATAN | INDIKATOR | TARGET | REALISASI | KODE SUB KEGIATAN | SUB KEGIATAN | ANGGARAN | INDIKATOR | TARGET | REALISASI | AKSI | RENCANA TARGET | REALISASI TARGET | RENCANA JADWAL KEGIATAN | REALISASI JADWAL | REALISASI TARGET | REALISASI JADWAL KEGIATAN | FAKTOR KEBERHASILAN/ KEGAGALAN | ALTERNATIF SOLUSI/ REKOMENDASI TINDAKLANJUT | HASIL TINDAK LANJUT | UNIT KERJA | ||||||||||||
6 | PROGRAM | KEGIATAN | TW I | II | III | IV | TW I | II | III | IV | ||||||||||||||||||||||||||||||
7 | 1 | 2.17.02 | Program Pelayanan Izin Usaha Simpan Pinjam | Pertumbuhan Volume Usaha Koperasi | 10 Persen | - | 2.17.02.1.01 | Penerbitan Izin Usaha Simpan Pinjam untuk Koperasi dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Jumlah Koperasi yang mengajukan ijin USP | 35 Unit usaha | 9 Unit Usaha | 2.17.02.1.01.0002 | Fasilitasi Izin Usaha Simpan Pinjam untuk Koperasi Dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | 396.392.000 | Jumlah Koperasi Dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi yang Memiliki Usaha Simpan Pinjam | 300 Unit usaha | 158 Unit usaha | Pembinaan dan Layanan Penguatan Organisasi Tata laksana, Pemenuhan Perizinan, Kelembagaan Koperasi | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 50 | 8 Orang TW I : 8 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 8 Koperasi | Faktor Kegagalan 1) Koperasi kurang patuh dan responsif terhadap perbaikan yang dilakukan saat proses dan pasca pendampingan 2) Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan beberapa tim memerlukan koordinasi yang intensif. Apabila koordinasi belum optimal, dapat terjadi tumpang tindih tugas atau perbedaan penyampaian informasi kepada peserta. | Melakukan upaya jemput bola dengan mengundang koperasi ke kantor untuk dilakukan desk | 1) pengurus koperasi memperoleh pendampingan secara langsung dalam melengkapi dokumen, memperbaiki administrasi kelembagaan, serta menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan organisasi, tata laksana, dan pemenuhan perizinan 2) peningkatan kelengkapan dokumen administrasi dan perizinan koperasi, percepatan penyelesaian permasalahan kelembagaan, serta meningkatnya pemahaman pengurus koperasi terhadap ketentuan peraturan yang berlaku | Bidang Kelembagaan dan Pengawasan | |||||||||||||
8 | TW I | - | - | TW I | 5 | 2 | TW I | 8 | Penguatan Kelembagaan Koperasi Dalam Rangka Pemenuhan Komitmen Perijinan Koperasi | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | - | - | ||||||||||||||||||||||
9 | TW II | - | TW II | 5 | 7 | TW II | 100 | 150 | Bimbingan Teknis Penguatan Perijinan kelembagan Koperasi | 200 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : 100 TW IV : - | 150 Orang TW I : - TW II : 150 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 150 | 1. 21 April 2026 2. 28 April 2026 3. 18 Juni 2026 | Faktor Keberhasilan 1) Lokasi kegiatan yang mudah dijangkau, sehingga peserta dari berbagai wilayah dapat hadir tepat waktu dan mengikuti kegiatan hingga selesai., 2) Materi yang relevan dan aplikatif, terutama terkait regulasi terbaru, prosedur perizinan kelembagaan koperasi, serta penyelesaian berbagai permasalahan yang sering dihadapi koperasi dalam proses perizinan. 3) Narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidang perizinan kelembagaan koperasi, sehingga mampu menyampaikan materi secara jelas, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan peserta. | 1) Menambah porsi sesi praktik, studi kasus, dan konsultasi sehingga peserta dapat lebih mudah mengaplikasikan materi dalam proses pengurusan perizinan di koperasi masing-masing 2) Menyusun dan membagikan materi serta panduan teknis dalam bentuk digital sebagai referensi yang dapat diakses kembali oleh peserta saat melaksanakan proses perizinan. | 1) melakukan penyebarluasan materi kepada peserta dalam bentuk digital sebagai bahan referensi 2) dibuka ruang komunikasi dan konsultasi bagi peserta untuk memfasilitasi penyelesaian kendala yang dihadapi dalam proses pengurusan perizinan kelembagaan koperasi. | ||||||||||||||||||||||
10 | TW III | - | TW III | 10 | TW III | 150 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
11 | TW IV | 10 | TW IV | 15 | TW IV | 50 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
12 | 2.17.02.1.02 | Penerbitan Izin Pembukaan Kantor Cabang, Cabang Pembantu dan Kantor Kas Koperasi Simpan Pinjam untuk Koperasi dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Jumlah Penerbitan Izin Pembukaan Kantor Cabang, Cabang Pembantu dan Kantor Kas Koperasi Simpan Pinjam untuk Koperasi | 35 Unit usaha | 28 Unit usaha | 2.17.02.1.02.0003 | Fasilitasi Izin Usaha Pembukaan Kantor Cabang, Cabang Pembantu dan Kantor Kas Koperasi Simpan Pinjam untuk Koperasi dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | 934.000.000 | Jumlah Koperasi Dengan Wilayah Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota Dalam 1 (Satu) Daerah Provinsi yang Memiliki Usaha Simpan Pinjam | 300 Unit usaha | 27 Orang | Bimbingan Teknis Perijinan Operasional Kantor Koperasi | 250 Orang TW I : - TW II : - TW III : 100 TW IV : 150 | 27 Orang TW I : 27 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : v | TW I : v TW II : - TW III : TW IV : | 27 | 1. 9 Mar 2026 | 1) Pelaksanaan di bulan puasa, 2) Karena Koperasi masih baru, sehingga tidak support transport dr koperasi tsb | 1) Kita bina melalui pemanggilan berupa desk 2) Melalui tlp atau WA | Beberapa Koperasi sudah respon dan hadir ke kantor | Bidang Kelembagaan dan Pengawasan | ||||||||||||||||||
13 | TW I | 5 | 3 | TW I | 50 | 27 | Rapat Penguatan Izin Pelayanan Koperasi | 400 Orang TW I : 80 TW II : 120 TW III : 120 TW IV : 80 | 75 Orang TW I : 75 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 75 | 1. 14 Januari 2026 2. 4 Februari 2026 3. 6 Februari 2026 | Pada hari pelaksanaan 5 orang tidak bisa hadir karena force majeur / diluar kendali bersama | Koperasi dipanggil ke kantor | Koperasi memahami terkait izin pelayanan koperasi | ||||||||||||||||||||||||
14 | TW II | 5 | 25 | TW II | 100 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
15 | TW III | 10 | TW III | 100 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
16 | TW IV | 15 | TW IV | 50 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
17 | 2.17.03 | Program Pengawasan dan Pemeriksaan koperasi | Persentase Pengawasan dan Pemeriksaan Koperasi | 69 Persen | 35,98 Persen | 2.17.03.1.01 | Pemeriksaan dan Pengawasan Koperasi yang Wilayah Keanggotaannya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Persentase koperasi yang dilakukan pemeriksaan dan pengawasan | 47 Persen | 33,44 persen | 2.17.03.1.01.0003 | Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi | 1.887.113.200 | Jumlah Koperasi yang Dilakukan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi | 350 Unit usaha | 270 Unit usaha | Bimbingan Teknis Penguatan Organisasi Tatalaksana Koperasi | 200 Orang TW I : 50 TW II : 50 TW III : 50 TW IV : 50 | 50 Orang TW I : 50 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : v TW II : -- TW III : TW IV : | 50 | 1. 12 Feb 2026 | 1) Koperasi antusias mengikuti sosialisasi tentang ISO 9001 dan ISO 31000, dimana tersebut adalah materi baru yang belum pernah kita laksanakan 2) Peserta adalah koperasi kuk 3 dan kuk 4 dan bergerak di sektor riil sehingga mereka membutuhkan kedua materi tersebut | Dapat dilakukan kegiatan serupa agar Koperasi KUK 3 dan 4 memiliki proses memiliki pengelolaan yang optimal dan prima sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat | Koperasi melakukan penyempurnaan tata kelola organisasi melalui penyusunan dan perbaikan SOP, identifikasi serta pengelolaan risiko, dan peningkatan penerapan prinsip ISO 9001 dan ISO 31000 dalam kegiatan operasional koperasi | Bidang Kelembagaan dan Pengawasan | |||||||||||||
18 | TW I | - | 17,25 | TW I | 15 | 14,07 | TW I | 50 | 100 | Rapat Penguatan Kelembagaan Koperasi | 300 Orang TW I : 60 TW II : 60 TW III : 60 TW IV : 120 | 60 Orang TW I : - TW II : 60 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 60 | (-) Penyesuaian jadwal dipengaruhi oleh benturan agenda dengan narasumber/pihak terkait. | Melakukan koordinasi ulang dengan narasumber untuk kepastian jadwal baru. | Direncanakan di TW III | ||||||||||||||||||||||
19 | TW II | - | 18,73 | TW II | 15 | 19,37 | TW II | 100 | 170 | Verifikasi Data Koperasi / Koordinasi (wastab) | 600 Orang TW I : 120 TW II : 160 TW III : 160 TW IV : 160 | 360 Orang TW I : 120 TW II : 360 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 360 | 1. 05 Februari 2026 2, 13 Februari 2026 3. 05 Maret 2026 4, 12 Maret 2026 | 5. 07 April 2026 6, 14 April 2026 7. 21 April 2026 8, 11 Mei 2026 9, 18 Mei 2026 10. 04 Juni 2026 11. 11 Juni 2026 12. 25 Juni 2026 | Pemeriksaan kesehatan koperasi secara rutin setiap tahun dilakukan untuk mengukur tingkat kesehatan koperasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberhasilan pengelolaan usaha secara keseluruhan | Dinas Koperasi memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan koperasi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Koperasi yang mengajukan permohonan pemeriksaan menjadi prioritas utama, sedangkan koperasi lainnya akan dipilih berdasarkan skala prioritas, terutama bagi koperasi yang belum pernah melaksanakan pemeriksaan kesehatan sama sekali. | Koperasi yang belum dilaksanakan pemeriksaan menjadi prioritas pemeriksaaan kesehatan koperasi | ||||||||||||||||||||
20 | TW III | - | TW III | 10 | TW III | 100 | Puncak Peringatan Hari Koperasi | 200 Orang TW I : - TW II : - TW III : 200 TW IV : - | - Orang TW I : - TW II : TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | ||||||||||||||||||||||||||||
21 | TW IV | 68 | TW IV | 7 | TW IV | 100 | Talkshow Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Pondok Pesantren OPOP | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 50 | - Orang TW I : - TW II : TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | ||||||||||||||||||||||||||||
22 | Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Pondok Pesantren OPOP | 250 Orang TW I : - TW II : 150 TW III : 100 TW IV : - | 300 Orang TW I : 50 TW II : 150 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : v TW II : v TW III : TW IV : | 50 | 150 | 1. 9 Feb 2026 | 1. 7 April 2026 2. 16 April 2026 3. 7 Mei 2026 | Perbaikan Tata Kelola, Pemenuhan Legalitas termasuk pendampingan dalam RAT merupakan pondasi awal untuk mengembangkan koperasi pondok pesantren ke depan sehingga ekosistem koperasi sesuai yang diharapkan dan dapat meningkatkan kesejahteraaan anggota dan para santri | Pendampingan secara berkala dalam advokasi tata kelola kelembagaan koppontren | Hasil laporan RAT dan kelengkapan legalitas kelembagaan yang dilaporkan ke Dinas | ||||||||||||||||||||||||||||
23 | Apresiasi Koperasi Berprestasi | 30 Orang TW I : - TW II : - TW III : 30 TW IV : - | 30 Orang TW I : - TW II : 30 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 30 | 1. 30 Juni 2026 | Adanya hadiah/ reward dari Lomba koperasi Tahun 2026 | Lomba dilaksanakan dengan melibatkan Kab/ Kota | Peserta cukup banyak yang ikut dan berkualitas | ||||||||||||||||||||||||||||||
24 | Pengembangan Koperasi Sektor Riil (Talkshow) | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | - Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | - | - | ||||||||||||||||||||||||||||||
25 | Mocca Time | 1.200 Orang TW I : 300 TW II : 300 TW III : 300 TW IV : 300 | 1.132 Orang TW I : 413 TW II : 719 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : TW III : TW IV : | 413 | 719 | 1. 29 Jan 2026 2. 27 Feb 2026 | 1. 1 April 2026 2. 22 April 2026 3. 13 Mei 2026 4. 12 Juni 2026 | Keberhasilan Webinar Mocca Time terletak pada kombinasi materi yang relevan, narasumber berkualitas, kemudahan akses, serta konsistensi pelaksanaan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan Koperasi dan UMKM di Jawa Timur | Kegiatan Webinar mocca time yang akan di laksanakan secara berkelanjutan di setiap bulannya | Peserta yang mengikuti cukup antusias | ||||||||||||||||||||||||||||
26 | FGD Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Sektor Riil | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | - Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | - | - | ||||||||||||||||||||||||||||||
27 | Advokasi Kelembagaan Koperasi di Jawa Timur | 120 Orang TW I : - TW II : - TW III : 120 TW IV : - | 150 Orang TW I : - TW II : 150 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 150 | 1. 2 April 2026 2. 25 Mei 2026 | Jadwal kegiatan advokasi kelembagaan di majukan ke menjadi triwulan II, Moonev dan tindak lanjut advokasi kelembagaan khususnya koperasi pada sektor rill agar bisa bersinergi dan penekanan pada penguatan kelembagaan koperasi | Penguatan advokasi kelembagaan khusus nya lebih di utamakan pada koperasi sektor ril | akan dilakuakan kegiatan berikutnya terkait dengan sinergi antara koperasi sektor rill dengan kdkmp yang kan mebggerakkan potentensi ekonomi lokal | ||||||||||||||||||||||||||||||
28 | Bimtek peningkatan kapasitas usaha dan digitalisasi kelembagaan | 75 Orang TW I : - TW II : 75 TW III : - TW IV : - | - Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Perubahan regulasi dari sebelumnya tidak ada anggaran dari pemerintah untuk pengadaan mesin kasir. | Kegiatan ganti dengan Workshop Koperasi Mahasiswa (Kopma) | Direncanakan kegiatan dilaksanakan setelah PAPBD di Bulan November | ||||||||||||||||||||||||||||||
29 | 2.17.03.1.02 | Pemeriksaan dan Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi yang Wilayah Keanggotaannya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Persentase KSP-USP yang dilakukan pemeriksaan dan pengawasan | 63 Persen | 46,09 persen | 2.17.03.1.02.0002 | Pelaksanaan Pemeriksaan dan Pengawasan Koperasi yang Wilayah Keanggotaannya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | 1.080.199.400 | Jumlah Koperasi yang Telah Dilakukan Pemeriksaan dan Pengawasan | 350 Unit usaha | 280 Unit usaha | Bimbingan Teknis Pengawasan Koperasi : Implementasi Standar Akuntabilitas kinerja koperasi | 1.200 Orang TW I : 300 TW II : 300 TW III : 300 TW IV : 300 | 413 Orang TW I : 413 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 413 | - | - | Penyesuaian jadwal bimtek Workshop Digitalisasi Administrasi dan Pelaporan Kinerja Koperasiyang seharusnya dilaksanakan pada TW III namun dilaksanakan di TW II karena koperasi mada TW I dan TW 2 membutuhkan bimbingan terkait digitalisasi untuk pelaporan ODS, | Bimbingan Teknis Pengawasan Koperasi : Implementasi Standar Akuntabilitas kinerja koperasi dilaksanakan pada TW III | Dilaksanakan pada tanggal 17 dan 29 September 2026 | Bidang Kelembagaan dan Pengawasan | |||||||||||||||||
30 | TW I | 15 | 27,76 | TW I | 40 | 10 | Bimbingaan teknis penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dalam Mewujudkan Kemandirian Bisnis Koperasi Sektor Riil | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | 100 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 100 | 1. 19 Mei 2026 2. 09 Juni 2026 | Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan keterampilan para pemangku kepentingan koperasi dalam menerapkan SPI secara komprehensif. Melalui kegiatan ini diharapkan koperasi mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja usaha, serta mewujudkan kemandirian bisnis yang berkelanjutan | dengan mengikuti kegiatan Binbingan Teknis Penguatan Sistem Pengendalian Intern di harapkan koperasi dapat mengidentifikasi risiko usaha koperasi sektor riil serta langkah-langkah mitigasinya agar tercipta tata kelola koperasi yang sehat, profesional, dan berkelanjutan | Dilakukan monitoring pada koperasi | ||||||||||||||||||||||||
31 | TW II | 20 | 18,33 | TW II | 120 | 270 | Bedah Koperasi dalam peningkatan kualitas kinerja koperasi | 120 Orang TW I : - TW II : - TW III : 120 TW IV : - | 160 Orang TW I : 40 TW II : 120 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : v TW II : v TW III : TW IV : | 40 | 120 | 1. 10 Febr 2026 2. 03 Maret 2026 | 1. 24 April 2026 2, 27 April 2026 3. 07 Mei 2026 4, 21 Mei 2026 5, 08 Juni 2026 6. 22 Juni 2026 | Bedah koperasi menjadikan koperasi menerapkan tata kelola yang baik "Good Cooperative Governance": program bedah koperasi difokuskan evaluasi pada 4 aspek utama diantaranya aspek kelembagaan, aspek tatakelola (Managemen), aspek usaha, dan aspek keuangan | Kegiatan Bedah Koperasi yang akan di laksanakan secara berkelanjutan di setiap bulannya | Dilakukan monitoring pada koperasi | ||||||||||||||||||||||
32 | TW III | 20 | TW III | 150 | Workshop Digitalisasi Administrasi dan Pelaporan Kinerja Koperasi | 280 Orang TW I : - TW II : 70 TW III : 210 TW IV : - | 280 Orang TW I : - TW II : 280 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 280 | 1. 9 April 2026 2. 16 April 2026 3. 23 April 2026 4. 30 April 2026 | Melalui pelaksanaan workshop ini, diharapkan koperasi dapat mengimplementasikan Sistem ODS Mandiri dan Sistem Coretax perpajakan secara optimal dalam kegiatan operasionalnya, sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola koperasi, memperkuat akuntabilitas dan transparansi pelaporan, serta mendukung terwujudnya koperasi yang modern, profesional, dan berdaya saing di era digita | Dalam rangka memberikan pemahaman terhadap pengurus, pengawas dan pengelola Koperasi unit simpan pinjam lintas Kabupaten/Kota di Jawa Timur mengenai digitalisasi pelayanan kepada anggota serta administrasi pelaporan kinerja melalui pemanfaatan Sistem ODS Mandiri dan pelaporan pajak melalui sistem Coretax. | Mendukung proses monitoring dan evaluasi oleh Instansi Pembina terkait dengan kinerja Pengurus, Pengawas, dan Pengelola Koperasi serta kepatuhan terkait pelaporan ods mandiri terkait kinerja tahunan, triwulanan maupun pelaporan perpajakan | ||||||||||||||||||||||||||
33 | TW IV | 8 | TW IV | 40 | Rapat Koordinasi Pengawasan Kelembagaan Koperasi Tahun 2026 | 75 Orang TW I : - TW II : 75 TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan belum dapat direalisasikan pada Triwulan II dikarenakan masih menunggu pengesahan Undang-Undang Koperasi terbaru sebagai dasar hukum pelaksanaan kegiatan | engalihkan dan menjadwalkan ulang (reschedule) pelaksanaan kegiatan ke Triwulan IV, serta terus memantau perkembangan dan melakukan harmonisasi materi sesuai UU Koperasi yang baru. | Telah dilakukan penyesuaian/revisi Matriks Rencana Kerja Kinerja dan penjadwalan ulang pelaksanaan Rapat Koordinasi pada Triwulan IV (TW IV) | ||||||||||||||||||||||||||
34 | Rapat Koordinasi / Evaluasi Pelaporan Kinerja Koperasi | 240 Orang TW I : - TW II : 120 TW III : 120 TW IV : - | - Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan belum dapat dilaksanakan pada Triwulan II dikarenakan pada periode TW I dan TW II pihak koperasi masih berfokus menyelesaikan penyusunan Laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT). | Mengalihkan dan menjadwalkan ulang (reschedule) pelaksanaan Rapat Koordinasi/Evaluasi Pelaporan Kinerja Koperasi ke Triwulan IV (TW IV) | Telah dilakukan revisi jadwal pelaksanaan kegiatan ke Triwulan IV (TW IV) serta penyesuaian Rencana Kerja Operasional (RKO) instansi. | ||||||||||||||||||||||||||||||
35 | 2.17.04 | Program Penilaian Kesehatan KSP/USP Koperasi | Persentase Koperasi Aktif | 67 Persen | 71,15 Persen | 2.17.04.1.01 | Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi yang Wilayah Keanggotaanya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Jumlah KSP-USP yang dinilai kesehatannya | 35 Unit usaha | 35 Unit usaha | 2.17.04.1.01.0003 | Penilaian Kesehatan Koperasi Meliputi Tata Kelola, Profil Risiko, Kinerja Keuangan, dan Permodalan | 170.000.000 | Jumlah Koperasi yang Diberikan Penilaian Kesehatan | 150 Unit Usaha | 47 Unit Usaha | Bimbingan Teknis Pemeriksaan Kesehatan Koperasi | 210 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 210 | 70 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 210 | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : | Kegiatan dijadwalkan dan dipusatkan pada Triwulan IV (TW IV) yang dilaksanakan secara kewilayahan di 4 Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Jawa Timur. | Melakukan koordinasi teknis dengan pihak Bakorwil terkait penyiapan tempat, fasilitasi, serta pemanggilan peserta bimbingan teknis di 4 wilayah | Telah disusun jadwal pelaksanaan serta diterbitkan surat koordinasi dan pemanggilan peserta Bimbingan Teknis Pemeriksaan Kesehatan Koperasi untuk 4 Bakorwi | Bidang Kelembagaan dan Pengawasan | |||||||||||||||
36 | TW I | - | 66,72 | TW I | 5 | - | TW I | 35 | - | - | - | - | - | V | - | - | - | |||||||||||||||||||||||
37 | TW II | - | 4,43 | TW II | 10 | - | TW II | 35 | - | - | - | - | - | - | - | - | - | |||||||||||||||||||||||
38 | TW III | - | TW III | 15 | TW III | 35 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
39 | TW IV | 63 | TW IV | 5 | TW IV | 45 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
40 | 2.17.05 | Program Pendidikan dan Latihan Perkoperasian | Persentase Koperasi yang diberikan Dukungan Fasilitasi Pelatihan | 71 Persen | 27,83 Persen | 2.17.05.1.01 | Pendidikan dan Latihan Perkoperasian bagi Koperasi yang Wilayah Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Jumlah pengelola koperasi yang Memahami Pengetahuan Perkoperasian | 300 Orang | 160 Orang | 2.17.05.1.01.0001 | Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi | 1.540.873.000 | Jumlah SDM yang Memahami Pengetahuan Perkoperasian | 1.000 Orang | 263 Orang | Pengembangan Literasi Koperasi melalui Safari Podcast | 60 Orang TW I : - TW II : 30 TW III : 30 TW IV : - | - Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | - | - | - | - | - | (-) Penyesuaian jadwal dipengaruhi oleh benturan agenda dengan narasumber/pihak terkait dan pergeseran jumlah kegiatan PAPBD | Melakukan koordinasi ulang dengan narasumber untuk kepastian jadwal baru. | Direncanakan di TW IV | UPT Pelatihan K-UKM | ||||||||
41 | TW I | - | - | TW I | 50 | - | TW I | 85 | - | Webinar Literasi Perkoperasian | 180 Orang TW I : 30 TW II : 30 TW III : 60 TW IV : 60 | 103 Orang TW I : - TW II : 103 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | - | 103 | 58 | - | 1. 11 Juni 2026 | 1. 29 Juli 2026 | (+) jumlah peserta meningkat karena di share ke grup komunitas koperasi (ex. SELINDO) | Melanjutkan kolaborasi dengan komunitas | Kolaborasi dengan komunitas koperasi seperti SELINDO berhasil dipertahankan sehingga penyebarluasan informasi pelatihan semakin luas dan jumlah peserta terus mengalami peningkatan. | |||||||||||||||||
42 | TW II | - | 27,83 | TW II | 100 | 160 | TW II | 405 | 263 | Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Bagi Pengurus/Pengelola/Anggota Koperasi Pondok Pesantren (OPOP) | 120 Orang TW I : - TW II : 120 TW III : - TW IV : - | 60 Orang TW I : - TW II : 60 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 60 | 60 | 1. 18-19 Mei 2026 | 29-30 Juli 2026 | (-) latar belakang dan tingkat pendidikan pengurus/pengelola Koppontren yang berbeda, sehingga diperlukan identifikasi kebutuhan kompetensi yang diperlukan oleh Pengurus/Pengelola Koppontren | perlunya monitoring dan evaluasi pasca pelatihan peningkatan kompetensi dalam rangka mengidentifikasi kebutuhan kompetensi bagi Pengurus/Pengelola Koppontren | setelah dilaksanakan identifikasi kebutuhan kompetensi pada koppontren akan dilaksanakn uji kompetensi dalam rangka memperoleh sertifikasi SKKNI sebagai pengakuan keahlian/kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pengurus/pengelola koppontren | |||||||||||||||||||
43 | TW III | - | TW III | 100 | TW III | 340 | Pelatihan Penguatan Kapasitas Usaha Koperasi Sektor Riil | 90 Orang TW I : - TW II : - TW III : 90 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | ||||||||||||||||||||||||||
44 | TW IV | 71 | TW IV | 50 | TW IV | 170 | Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Bagi Pengurus/Pengelola/Anggota Koperasi Sektor Riil | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : - TW IV : - | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV :- | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 50 | 1. 6-8 Mei 2026 | (-) kebutuhan pelatihan kompetensi bagi koperasi sektor riil sangat beragam, sesuai dengan usaha koperasi sektor riil yang sangat beragam | perlunya identifikasi terhadap kebutuhan kompetensi bagi pengurus/pengelola koperasi sektor riil serta tindak lanjut pelatihan teknis dan pendampingan kelembagaan dan usaha koperasi sekto riil | dilaksanakannya uji sertifikasi kompetensi SKKNI bagi pengurus/pengelola koperasi sektor riil yang sesuai dengan kebutuhan serta pendampingan/pembinaan lanjutan pasca pelatihan | ||||||||||||||||||||||||
45 | Sertifikasi Uji Kompetensi SDM Bagi Pengurus/Pengelola /Anggota Koperasi Sektor Riil | 25 Orang TW I : - TW II : 25 TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 25 | 7-9 Juli 2026 | latar belakang dan kemampuan koperasi sektor riil yang beragam sehingga perlu dilakukan pelatihan tahap pertama yang lebih intensif dan banyak peserta agar tersaring peserta uji yang benar-benar memenuhi kualifikasi uji sertifikasi | perlunya pembekalan tambahan bagi peserta uji sertifikasi kompetensi untuk menyamakan persepsi dan mempersiapkan peserta uji agar bisa memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan | terlaksananya uji sertifikasi kompetensi SKKNI dengan peserta yang telah dikurasi dan memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan sesuai standar SKKNI dan 25 Peserta dinyatakan Kompeten dan Mendapatkan Sertifikat Kompetensi BNSP skema "Okupasi Manajer Toko Ritel" | ||||||||||||||||||||||||||||||
46 | Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Bagi Pengurus/Pengelola/Anggota KDKMP | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : - TW IV : - | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 50 | 1. 22-24 April 2026 | (-) latar belakang dan kemampuan pengurus/pengelola KDKMP yang beragam sehingga perlu dilakukan pelatihan awal yang lebih intensif serta belum meratanya operasional gerai KDKMP sehingga berpengaruh pada kualifikasi kompetensi peserta pelatihan | perlunya pelatihan awal terkait peningkatan kompetensi SDM bagi KDKMP yang lebih masif dan merata, terutama bagi pengurus dan pengawas KDKMP agar lebih kompeten dalam mengelola KDKMP | telah dilaksanakan pelatihan dan uji serifikasi kompetensi bagi pengelola/manajer KDKMP dari pemerintah pusat, namun belum ada fasilitasi sertifikasi SKKNI bagi pengurus/pengawas KDKMP | ||||||||||||||||||||||||||||||
47 | 2.17.06 | Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi | Persentase Meningkatnya Koperasi yang Berkualitas | 17 Persen | 9,24 Persen TW I : 5,23 TW II : 4,01 | 2.17.06.1.01 | Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi yang Keanggotaannya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | Jumlah Koperasi yang diberdayakan dan dilindungi | 250 Unit Usaha | - | 2.17.06.1.01.0004 | Pembinaan dan Pendampingan Bagi Keluarga dan Kelompok Masyarakat yang Akan Membentuk Koperasi Dalam Pengembangan Ekonomi | 659.365.000 | Pembinaan dan/atau Pendampingan yang dilaksanakan | 200 Kelompok masyarakat | 120 Kelompok Masyarakat | Fasilitasi Bantuan Badan Hukum Koperasi (Koppontren/OPOP) | 50 Orang TW I : 8 TW II : 14 TW III : 14 TW IV : 14 | 20 Orang TW I : - TW II : 20 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 20 | Juni 2026 | Masih dalam kelengkapan berkas di notaris. | Pendampingan koppontren dalam melengkapi pemberkasan badan hukum | Realisasi fasilitasi akta badan hukum koppontren meningkat | Bidang Kelembagaan dan Pengawasan | |||||||||||||
48 | TW I | 50 | - | TW I | 50 | 100 | Penyuluhan Perkoperasian | 100 Orang TW I : 50 TW II : - TW III : 50 TW IV : - | 100 Orang TW I : 100 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : v TW II : - TW III : TW IV : | 100 | 1. 11 feb 2026 2. 25 feb 2026 | - Meningkatkan pemahaman pengelola pondok pesantren tentang perkoperasian. - Mendorong terbentuknya koperasi pondok pesantren yang profesional dan berkelanjutan. - Memberikan pendampingan dalam proses pengurusan bahan hukum koperasi | Dinas Koperasi UKM Prov Jatim memberikan fasilitas pembuatan akta notaris dalam pendirian Koperasi Pondok Pesantren | - Terbentuknya koperasi pesantren berbadan hukum yang legal. - Terbangunya ekosistem ekonomi pesantren yang produktif | ||||||||||||||||||||||||
49 | TW II | 50 | TW II | 50 | 20 | Jambore Santripreneur dan Koperasi Siswa | 30 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 30 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | - | - | |||||||||||||||||||||||||
50 | TW III | 50 | TW III | 50 | Rapat Koordinasi Satgas KDKMP | 76 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 76 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | - | - | ||||||||||||||||||||||||||
51 | TW IV | 100 | TW IV | 50 | Penyuluhan Perkoperasian bagi Kelompok Masyarakat | 330 Orang TW I : 60 TW II : 90 TW III : 90 TW IV : 90 | 122 Orang TW I : - TW II : 122 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 122 | 1. 29 Mei 2026 2.22 April 2026 3. 23 April 2026 4. 23 April 2026 5. 4 Juni 2026 6. 6 Juni 2026 | Penyuluhan perkoperasian bagi kelompok masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang koperasi, tumbuh minat masyarakat untuk menjadi anggota atau membentuk koperasi, dan pemahaman terkait dengan regulasi perkoperasian, | terbentuknya rencana aksi pengembangan koperasi sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayah | Kualitas pendirian koperasi meningkat dan sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayah | ||||||||||||||||||||||||||
52 | Fasilitasi Bantuan Badan Hukum Koperasi | 10 Orang TW I : - TW II : 2 TW III : 5 TW IV : 3 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | masih dalam proses kelengkapan bekas di notaris | akan dilakukan koordinasi kembali terkait dengan kekurang berkas ada saja dalam proses pendirian badan hukum koperasi | Kekurangan berkas bisa terpenuhi | ||||||||||||||||||||||||||||||
53 | 2.17.06 | Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi | Persentase Koperasi yang dikuatkan usahanya | 2 Persen | - | 2.17.06.1.01.0006 | Fasilitasi Kemitraan Koperasi yang Keanggotaannya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | 832.998.400 | Jumlah Koperasi yang Difasilitasi Kemitraannya | 300 Unit usaha | 160 Unit usaha | Workshop Modernisasi Koperasi Pondok Pesantren | 100 Orang TW I : 50 TW II : 50 TW III : - TW IV : - | 100 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 100 | 1. 12-13 Mei 2026 2. 5-6 Mei 2026 | - Faktor Keberhasilan: 1. Antusiasme peserta dan kedisiplinan peserta dalam mengerjakan tugas praktek 2. Keterlibatan narasumber dalam memberikan materi / literasi secara jelas Faktor kegagalan : 1. Peserta tidak menerapkan materi/ praktek yang diberikan 2. Kurangnya monitoring dari panitia dan narasumner tentang tingkat kemajuan wawasan peserta | Rekomendasi Tindak Lanjut : 1. Dilakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap kemajuan / peningkatan skill / wawasan peserta dalam aspek produksi 2. Melakukan mapping kebutuhan koperasi untuk peningkatan skala produksi 2. Mengundang Narasumber yang sesuai kebutuhan koperasi dan kompeten untuk dapat memberikan pemahaman dan literasi kepada peserta (pengurus/ anggota) koperasi | Peserta yang aktif dan terpilih mendapatkan fasilitasi berupa pendampingan teknis oleh Tim Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung untuk memeperbaiki proses bisnis usaha | Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha | ||||||||||||||||||
54 | TW I | 80 | - | Pendampingan Peningkatan Bisnis Koperasi Pondok Pesantren | 4 Koperasi TW I : - TW II : 3 TW III : 1 TW IV : - | Koperasi TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 4 | Bulan September - November 2026 (Jadwal pendampingan ditentukan oleh Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung Individual) | Faktor Keberhasilan : 1. Kolaborasi aktif Tenaga Ahli, Tenaga Pendukung dan Koperasi Penerima Manfaat 2. Kompetensi dan Pengalaman Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung 3. Adanya keterlibatan stakeholder lainnya dalam memberikan dukungan yang diperlukan dalam proses pendampingan dan setelahnya Faktor kegagalan : 1. Lemahnya kelembagaan koperasi penerima manfaat dan SDM di dalamnya 2. Kurangnya kreativitas dalam tubuh internal koperasi penerima manfaat 3. Mental pengurus dan anggota koperasi penerima manfaat yang masih berharap pada bantuan eksternal sepenuhnya | 1. Menjembatani dengan stakeholders lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing 2. Memberikan pemahaman tentang tujuan pendampingan, kendala dan solusi yang dapat dilakukan 3. Melakukan dialog yang intens dengan koperasi penerima manfaat agar proses peningkatan produktivitas koperasi dapat terus berlanjut | Terus dilakukan monitoring terhadap hasil pendampingan secara berkala | |||||||||||||||||||||||||||
55 | TW II | 100 | 160 | Workshop Peningkatan Skala Bisnis Koperasi Sektor Riil | 60 Orang TW I : 30 TW II : 30 TW III : - TW IV : - | 60 Orang TW I : - TW II : 60 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 60 | 1. 14 April 2026 2. 23 April 2026 | - Faktor Keberhasilan: 1. Antusiasme peserta dan kedisiplinan peserta dalam mengerjakan tugas praktek 2. Keterlibatan narasumber dalam memberikan materi / literasi secara jelas Faktor kegagalan : 1. Peserta tidak menerapkan materi yang diberikan 2. Kurangnya monitoring dari panitia dan narasumner tentang tingkat kemajuan wawasan peserta | Rekomendasi Tindak Lanjut : 1. Dilakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap kemajuan / peningkatan skill / wawasan peserta dalam aspek produksi 2. Melakukan mapping kebutuhan koperasi untuk peningkatan skala produksi 2. Mengundang Narasumber yang sesuai kebutuhan koperasi dan kompeten untuk dapat memberikan pemahaman dan literasi kepada peserta (pengurus/ anggota) koperasi | Peserta yang aktif dan terpilih mendapatkan fasilitasi berupa pendampingan teknis oleh Tim Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung untuk memperbaiki proses bisnis usaha | |||||||||||||||||||||||||||
56 | TW III | Pendampingan Peningkatan Skala Bisnis Koperasi Sektor Riil | 4 Koperasi TW I : - TW II : 2 TW III : 2 TW IV : - | 4 Koperasi TW I : - TW II : 4 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 4 | Mei - Juni 2026 (Jadwal pendampingan ditentukan oleh Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung Individual) | Bulan Juli - September 2026 (Jadwal pendampingan ditentukan oleh Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung Individual) | Faktor Keberhasilan : 1. Kolaborasi aktif Tenaga Ahli, Tenaga Pendukung dan Koperasi Penerima Manfaat 2. Kompetensi dan Pengalaman Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung 3. Adanya keterlibatan stakeholder lainnya dalam memberikan dukungan yang diperlukan dalam proses pendampingan dan setelahnya Faktor kegagalan : 1. Lemahnya kelembagaan koperasi penerima manfaat dan SDM di dalamnya 2. Kurangnya kreativitas dalam tubuh internal koperasi penerima manfaat 3. Mental pengurus dan anggota koperasi penerima manfaat yang masih berharap pada bantuan eksternal sepenuhnya | 1. Menjembatani dengan stakeholders lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing 2. Memberikan pemahaman tentang tujuan pendampingan, kendala dan solusi yang dapat dilakukan 3. Melakukan dialog yang intens dengan koperasi penerima manfaat agar proses peningkatan produktivitas koperasi dapat terus berlanjut | Terus dilakukan monitoring terhadap hasil pendampingan secara berkala | ||||||||||||||||||||||||||||
57 | TW IV | 120 | Workshop Peningkatan Kualitas Produk Communal Branding | 90 Orang TW I : - TW II : 30 TW III : - TW IV :60 | 30 Orang TW I : - TW II : 30 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 30 | 02 Juli 2026 : PLUT Kabupaten Pacitan | - Faktor Keberhasilan: 1. Antusiasme peserta dan kedisiplinan peserta dalam mengerjakan tugas praktek 2. Keterlibatan narasumber dalam memberikan materi / literasi secara jelas Faktor kegagalan : 1. Peserta tidak menerapkan materi/ praktek yang diberikan 2. Kurangnya monitoring dari panitia dan narasumner tentang tingkat kemajuan wawasan peserta | Rekomendasi Tindak Lanjut : 1. Dilakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap kemajuan / peningkatan skill / wawasan peserta dalam aspek produksi 2. Melakukan mapping kebutuhan koperasi untuk peningkatan skala produksi 2. Mengundang Narasumber yang sesuai kebutuhan koperasi dan kompeten untuk dapat memberikan pemahaman dan literasi kepada peserta (pengurus/ anggota) koperasi | Peserta yang aktif dan terpilih mendapatkan fasilitasi berupa pendampingan teknis oleh Tim Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung untuk memperbaiki proses bisnis usaha | ||||||||||||||||||||||||||||
58 | Pendampingan Peningkatan Kualitas Produk Communal Branding | 4 UKM TW I : - TW II : 1 TW III : 3 TW IV : - | UKM TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 4 | Bulan Juli - Oktober 2026 (Jadwal pendampingan ditentukan oleh Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung Individual) | Faktor Keberhasilan : 1. Kolaborasi aktif Tenaga Ahli, Tenaga Pendukung dan Koperasi Penerima Manfaat 2. Kompetensi dan Pengalaman Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung 3. Adanya keterlibatan stakeholder lainnya dalam memberikan dukungan yang diperlukan dalam proses pendampingan dan setelahnya Faktor kegagalan : 1. Lemahnya kelembagaan koperasi penerima manfaat dan SDM di dalamnya 2. Kurangnya kreativitas dalam tubuh internal koperasi penerima manfaat 3. Mental pengurus dan anggota koperasi penerima manfaat yang masih berharap pada bantuan eksternal sepenuhnya | 1. Menjembatani dengan stakeholders lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing 2. Memberikan pemahaman tentang tujuan pendampingan, kendala dan solusi yang dapat dilakukan 3. Melakukan dialog yang intens dengan koperasi penerima manfaat agar proses peningkatan produktivitas koperasi dapat terus berlanjut | Kegiatan akan dilaksanakan pada Bulan Juli-Oktober | ||||||||||||||||||||||||||||||
59 | Cooperative Scale Up Bootcamp | 60 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 60 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
60 | 2.17.06 | Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi | Persentase Koperasi yang Diperluas Akses Pembiayaan | 2 Persen | 1 Persen | 2.17.06.1.01.0008 | Fasilitasi Akses Permodalan Koperasi yang Keanggotaannya Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | 5.740.736.360 | Jumlah Koperasi yang Difasilitasi Permodalannya | 2.475 Unit usaha | 865 Unit Usaha | Bimbingan Teknis Pengelolaan Dana Zakat, Infaq, Shadaqah dan Wakaf (Ziswaf) bagi KSPPS/USPPS | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Faktor Keberhasilan : 1. Kolaborasi aktif Tenaga Ahli, Tenaga Pendukung dan Koperasi Penerima Manfaat 2. Kompetensi dan Pengalaman Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung 3. Adanya keterlibatan stakeholder lainnya dalam memberikan dukungan yang diperlukan dalam proses pendampingan dan setelahnya Faktor kegagalan : 1. Lemahnya kelembagaan koperasi penerima manfaat dan SDM di dalamnya 2. Kurangnya kreativitas dalam tubuh internal koperasi penerima manfaat 3. Mental pengurus dan anggota koperasi penerima manfaat yang masih berharap pada bantuan eksternal sepenuhnya | 1. Menjembatani dengan stakeholders lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing 2. Memberikan pemahaman tentang tujuan pendampingan, kendala dan solusi yang dapat dilakukan 3. Melakukan dialog yang intens dengan koperasi penerima manfaat agar proses peningkatan produktivitas koperasi dapat terus berlanjut | Akan dilakukan monitoring terhadap penguasaan materi peserta dan penerapan atas praktek yang telah dilakukan | Bidang Pembiayaan | ||||||||||||||||||||
61 | TW I | 140 | 150 | Coaching Clinic Penyusunan Laporan Keuangan KSP/USP | 100 Orang TW I : 50 TW II : 50 TW III : - TW IV : - | 100 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 100 | 1.16 April 2026. 2. 9 Juni 2026 | Pengurus Koperasi yang baru Berdiri masih banyak yang belum memahami terkait laporan keuangan Koperasi | Bagi Pengurus KSP/USP Koperasi mengikuti Bimbingan Teknis Terkait Pembuatan Laporan Keuangan | Untuk Laporan Keuangan KSP/USP Koperasi harus Menggunakan SAK EP | |||||||||||||||||||||||||||
62 | TW II | 1.100 | 715 | Coaching Clinic Penyusunan Laporan Keuangan KSPPS/USPPS | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : - TW IV : - | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 50 | 1. 28 April 2026 | Pengurus Koperasi yang baru Berdiri masih banyak yang belum memahami terkait laporan keuangan Koperasi | Bagi Pengurus KSPPS/USPPS Koperasi mengikuti Bimbingan Teknis Terkait Pembuatan Laporan Keuangan | Untuk Laporan Keuangan KSPPS/USPPS Koperasi harus Menggunakan SAK EP | |||||||||||||||||||||||||||
63 | TW III | 1.025 | Workshop Pengembangan Tata Kelola Koperasi | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : V TW IV : | 50 | 27 Agustus 2026 | Banyak Pengurus Koperasi yang masih banyak belum memahami terkait laporan keuangan koperasi | Pengurus Koperasi harus lebih aktif mengikuti Bimbingan Teknis Terkait Pembuatan Laporan Keuangan | Untuk Laporan Keuangan KSP/KSPPS dan Koperasi Sektor Riil harus Menggunakan SAK EP | ||||||||||||||||||||||||||||
64 | TW IV | 210 | Workshop Pengembangan Usaha Koperasi Pondok Pesantren | 250 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : 100 TW IV : 50 | 100 Orang TW I : 100 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : v TW II : - TW III : TW IV : | 100 | 50 | 1. 10 Feb 2026 2. 12 Feb 2026 | 17 September 2026 | Kurangnya Wawasan Pengurus/Pengawas/Pengelola/Anggota Koperasi Pondok Pesantren dalam pengembangan usaha Koperasi | Pengurus mengikuti Workshop terkait Pengembangan Usaha Koperasi khususnya terkait Sistem Pencatatan dan Manajemen Pengelolaan Koperasi serta dilakukan pre test dan post test guna melihat seberapa jauh pemahaman koperasi terkait materi yang diberikan | Koppontren mampu mengembangkan Sistem Pencatatan dan Manajemen Pengelolaan Koperasi serta dilakukan monitoring pada koperasi | ||||||||||||||||||||||||||
65 | Talkshow Penguatan Akses Pembiayaan Bagi Koperasi Pondok Pesantren | 60 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 60 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
66 | Workshop Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
67 | Workshop Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi | 150 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : 50 TW IV : - | 100 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : 50 TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 100 | 50 | 1. 9 April 2026 2. 12 Mei 2026 3. 15 Juli 2026 | Banyak Pengurus Kopontren yang masih banyak belum memahami tata cara menyusun Rencana Bisnis Koperasi yang baik dan terstruktur | peserta diharapkan melakukan penyempurnaan dokumen rencana bisnis yang telah disusun selama kegiatan dengan menyesuaikan kondisi dan potensi usaha masing-masing koperasi | Koperasi harus dapat menyusun rencana bisnis sesuai dengan potensi usaha yang ada di masing masing koperasi | |||||||||||||||||||||||||||||
68 | Workshop Penyusunan Rencana Bisnis Koperasi | 400 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : 300 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 250 | 1. 19 Agustus 2026 2. 21 Agustus 2026 3. 27 Agustus 2026 4. 3 September 2026 5. 9 September 2026 6. 16 September 2026 | Banyak Pengurus Kopontren yang masih belum memahami tata cara menyusun Rencana Bisnis Koperasi yang baik dan terstruktur | peserta diharapkan melakukan penyempurnaan dokumen rencana bisnis yang telah disusun selama kegiatan dengan menyesuaikan kondisi dan potensi usaha masing-masing koperasi | Koperasi harus dapat menyusun rencana bisnis sesuai dengan potensi usaha yang ada di masing masing koperasi | ||||||||||||||||||||||||||||||
69 | Workshop Perpajakan bagi Koperasi | 100 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : - TW IV : - | 100 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 100 | 1. 13 April 2026 2. 23 April 2026 | (+) Peserta telah memahami dan mempedomani peraturan perpajakan Koperasi serta memahami prosedur pelaporan pajak bagi Koperasi | melakukan pembinaan lebih lanjut terkait kewajiban pajak Koperasi | Koperasi mampu melakukan penghitungan pajak Badan Koperasi yang dibayarkan dan memenuhi kewajiban perpajakan sesuai aturan yang berlaku | ||||||||||||||||||||||||||||||
70 | Workshop Tata Cara dan Evaluasi Permodalan Koperasi Pondok Pesantren | 200 Orang TW I : 50 TW II : 150 TW III : - TW IV : - | 200 Orang TW I : - TW II : 150 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 200 | 1. 21 Mei 2026 2. 18 Juni 2026 3. 23 Juni 2026 4. 2 Juli 2026 | (+) Meningkatnya pemahaman peserta mengenai mekanisme tata cara pelaporan keuangan setelah mendapatkan akses permodalan (+) Peserta mengetahui tata cara mengakses permodalan dari perbankan (Bank Jatim Syariah) yang menjadi narasumber workshop (-) Keterbatasan kapasitas SDM koperasi, sehingga kesulitan mengimplementasikan hasil workshop. | - Menambahkan studi kasus, praktik penyusunan dokumen, simulasi pengajuan pembiayaan, dan berbagi praktik dari koperasi yang berhasil. | - Koperasi Pondok Pesantren mengetahui mekanisme pelaporan keuangan - koperasi mengetahui program - program pembiayaan dari perbankan | ||||||||||||||||||||||||||||||
71 | Coaching Clinic Penyusunan Pembukuan Sederhana bagi Koperasi Sektor Riil | 400 Orang TW I : - TW II : - TW III : 300 TW IV : 100 | Orang TW I : - TW II : - TW III : 300 TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : | 300 | | 1. 18 Agustus 2026 2. 20 Agustus 2026 3. 26 Agustus 2026 4. 2 September 2026 5. 8 September 2026 6. 15 September 2026 | (+) Materi pembukuan disampaikan secara sederhana dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan koperasi sektor riil. (+) Adanya pendampingan dan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami serta menerapkan pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha koperasi. (-) Sebagian koperasi belum memiliki pencatatan keuangan yang tertib dan konsisten, sehingga penerapan pembukuan sederhana belum dapat dilakukan secara optimal | - Melaksanakan pendampingan lanjutan secara bertahap kepada koperasi sektor riil untuk memastikan penerapan pembukuan sederhana dapat dilakukan secara konsisten. - membuat sistem pencatatan pembukuan yang dapat diaplikasikan oleh pengurus koperasi sektor riil | - Koperasi sektor riil mulai menerapkan pencatatan keuangan secara lebih tertib dan sistematis sesuai dengan materi yang telah diberikan. - Koperasi memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menyusun pembukuan sederhana sebagai dasar untuk memantau kondisi keuangan dan mendukung pengembangan usaha. | |||||||||||||||||||||||||||||
72 | Coaching Clinic Pengelolaan Permodalan Usaha bagi KKMP/KDMP | 250 Orang TW I : 50 TW II : 200 TW III : - TW IV : - | 250 Orang TW I : 50 TW II : 200 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : v TW II : v TW III : TW IV : | 50 | 200 | 1. 11 Feb 2026 | 1. 14 April 2026 2. 20 April 2026 3. 28 April 2026 4. 12 Mei 2026 | 2. 20 Agustus 2026 | (+) KDKMP mengerti proses untuk mendapatkan akses pembiayaan (+) KDKMP dalam mengakses pembiayaan diperlukan adanya laporan keuangan koperasi, sehingga KDKMP melalui kegiatan ini, KDKMP mampu untuk menyusun laporan keuangan secara sederhana (+) KDKMP memahami terkait dengan tata kelola perkoperasian | Diperlukan data-data dari KDKMP untuk selanjutnya diklasifikasi bedasarkan kesiapan akses pembiayaan | Kesiapan KDKMP dalam mendapatkan akses pembiayaan | |||||||||||||||||||||||||||
73 | Bimbingan Teknis Tata Cara Pertanggungjawaban Penguatan Permodalan Koperasi | 30 Orang TW I : - TW II : 30 TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 3. 26 Agustus 2026 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
74 | Rapat Teknis Pelaksanaan Belanja Hibah Tahun Anggaran 2026 | 20 Orang TW I : - TW II : 20 TW III : - TW IV : - | 10 Orang TW I : - TW II : 10 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 5 lembaga (10 orang) | 4. 2 September 2026 | Lembaga membutuhkan hibah untuk membantu permodalan koperasi | verifikasi dan penandatanganan Naskah Perjanjian Dokumen Hibah (NPHD) | - penerima hibah melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Dokumen Hibah (NPHD) sebelum proses pencairan. | ||||||||||||||||||||||||||||||
75 | Hibah Permodalan bagi koperasi | 85 Orang TW I : - TW II : 14 TW III : - TW IV : 71 | 5 Orang TW I : - TW II : 5 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 5 lembaga | 5. 8 September 2026 | Lembaga membutuhkan hibah untuk membantu permodalan koperasi | verifikasi dan penandatanganan Naskah Perjanjian Dokumen Hibah (NPHD) | - penerima hibah setelah mendapatkan pencairan hibah dapat melaksanakan pembelanjaan | ||||||||||||||||||||||||||||||
76 | 2.17.06 | Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi | Pertumbuhan Volume Usaha Koperasi Sektor Rill | 1 Persen | - | 2.17.06.1.01.0009 | Pemberdayaan Koperasi dengan Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi | 3.125.517.036 | Koperasi dengan Keanggotaan Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi yang diberdayakan | 210 Unit Usaha | 121 Unit Usaha | Fasilitasi Pengembangan Jaringan Pemasaran Produk Bagi Kukm | 160 Orang TW I : 40 TW II : 120 TW III : - TW IV : - | 120 Orang TW I : - TW II : 120 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 120 | 40 | 1. 6 April 2026 2. 23 April 2026 3. 25 Mei 2026 | 6. 15 September 2026 | + Mitra pemasaran / Pusat oleh-oleh menerima produk KUKM sesuai harga jual KUKM, dan menentukan harga jual pusat oleh-oleh sendiri tanpa membebankan biaya operasional kepada KUKM '- Mitra pemasaran / Pusat oleh-oleh membebankan biaya promosi yang relatif tinggi tanpa ada jaminan produk akan laku terjual '- Produk KUKM belum memenuhi standar minimal yang ditentukan oleh Pusat oleh-oleh, seperti kemasan, perijinan, kapasitas, maupun kesesuaian produk dengan target pasar Pusat oleh-oleh | 1. Memfasilitasi produk OPOP lebih banyak sertifikasi maupun ijin edar, desain kemasan, dan variasi produk menyesuaikan selera pasar 2. Pendekatan kepada Pusat Oleh-oleh untuk memberikan keringanan tarif promosi usaha maupun biaya lainnnya dalam mendukung KUKM binaan | Belum ada hasil yang signifikan pasca rekomendasi tindak lanjut dilaksanakan | Bid Pemasaran | ||||||||||||||||
77 | TW I | 50 | 1 | Perjalanan Luar Daerah Dalam Rangka Penguatan Jaringan Pemasaran Produk Bagi Kukm (Misi Dagang) D.K.I Jakarta | 2 Orang TW I : 2 TW II : - TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : - TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | (-) Keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan atau kegiatan yang tidak terlaksana sesuai rencana terkendala adanya kebijakan terkait penyesuaian jadwal karena ada kendala di penentuan jadwal yang bersamaan dengan kegiatan lain/sinergitas dengan lintas OPD sehingga harus melakukan reschedule | Melakukan Koodinasi dengan pihak terkait mengenai kebijakan terkait penentuan jadwal kegiatan yang lintas OPD dan penentuan jadwal baru | Koordinasi dengan OPD terkait dan Penyesuaian jadwal terbaru dilaksanakan di TW II | |||||||||||||||||||||||||||||
78 | TW II | 50 | 120 | Perjalanan Luar Daerah Dalam Rangka Penguatan Jaringan Pemasaran Produk Bagi Kukm (Misi Dagang) Gorontalo | 2 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV :2 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | Hapus dr schedule Perindag | ||||||||||||||||||||||||||||||
79 | TW III | 50 | Perjalanan Luar Daerah Dalam Rangka Penguatan Jaringan Pemasaran Produk Bagi Kukm (Misi Dagang) Sulawesi Barat | 2 Orang TW I : - TW II : 2 TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Jadwal di undur karena ada tambahan jadwal misi dagang ke hongkong di Disperindag | Melaksanakan koordinasi terkait persiapan yang lebih matang | Jadwal di undur karena ada tambahan jadwal misi dagang ke hongkong di Disperindag | ||||||||||||||||||||||||||||||
80 | TW IV | 60 | Perjalanan Luar Daerah Dalam Rangka Penguatan Jaringan Pemasaran Produk Bagi Kukm (Misi Dagang) Sulawesi Utara | 2 Orang TW I : 2 TW II : - TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : 2 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : - TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | (-) Keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan atau kegiatan yang tidak terlaksana sesuai rencana terkendala adanya kebijakan terkait penyesuaian jadwal karena ada kendala di penentuan jadwal yang bersamaan dengan kegiatan lain/sinergitas dengan lintas OPD sehingga harus melakukan reschedule | Melakukan Koodinasi dengan pihak terkait mengenai kebijakan terkait penentuan jadwal kegiatan yang lintas OPD dan penentuan jadwal baru | Koordinasi dengan OPD terkait dan Penyesuaian jadwal terbaru dilaksanakan di TW II | ||||||||||||||||||||||||||||||
81 | Perjalanan Luar Daerah Dalam Rangka Penguatan Jaringan Pemasaran Produk Bagi Kukm (Misi Dagang) Sumatera Barat | 2 Orang TW I : 2 TW II : - TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : - TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | (-) Keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan atau kegiatan yang tidak terlaksana sesuai rencana terkendala adanya kebijakan terkait penyesuaian jadwal karena ada kendala di penentuan jadwal yang bersamaan dengan kegiatan lain/sinergitas dengan lintas OPD sehingga harus melakukan reschedule | Melakukan Koodinasi dengan pihak terkait mengenai kebijakan terkait penentuan jadwal kegiatan yang lintas OPD dan penentuan jadwal baru | Koordinasi dengan OPD terkait dan Penyesuaian jadwal terbaru dilaksanakan di TW II | Hapus dr schedule Perindag | |||||||||||||||||||||||||||||||
82 | Fasilitasi Pengembangan Jaringan Pemasaran Koperasi Sektor Riil | 300 Orang TW I : 50 TW II : 150 TW III : 100 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | (-) Keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan atau kegiatan yang tidak terlaksana sesuai rencana terkendala adanya kebijakan terkait penyesuaian jadwal karena ada kendala di penentuan jadwal yang bersamaan dengan kegiatan lain/sinergitas dengan lintas OPD serta kendala teknis pengadaan barang/jasa sehingga harus melakukan reschedule | Melakukan Koodinasi dengan pihak terkait mengenai kebijakan terkait penentuan jadwal kegiatan yang lintas OPD serta terkait pengadaan barang/jasa dan penentuan jadwal baru | Koordinasi dengan OPD terkait dan Penyesuaian jadwal terbaru dilaksanakan di TW II | ||||||||||||||||||||||||||||||||
83 | Alat Koperasi Sektor Riil (Tenda Lipat) | 201 Unit TW I : - TW II : - TW III : 201 TW IV : | Unit TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
84 | Market Development | 80 Orang TW I : - TW II : - TW III : 40 TW IV : 40 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 40 | 22 Juli 2026 | - Unit Usaha KDKMP Mayoritas sudah berjalan, tetapi masih terkenadala dalam akses perluasan pasar | - Pembekalan ilmu komunikasi dan strategi pemasaran kepada KDKMP di wilayah Kab dan Kota Malang | - KDKMP yang mengikuti kegiatan Market Development diharapkan lebih mandiri dalam mencari mitra/jaringan pemasaran | ||||||||||||||||||||||||||||||
85 | Promosi Produk Koperasi (Pameran) | 4 Orang TW I : - TW II : - TW III : 2 TW IV : 2 | 1 Orang TW I : 1 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : v | TW I : v TW II : - TW III : TW IV : | 1 | 1. 5-7 Feb 2026 | - Beberapa kandidat Koperasi terpilih tidak siap dengan ketersediaan produk jualannya - Komunikasi orang yang diutus untuk berjualan kurang luwes, kurang menarik pelanggan - Beberapa kandidat Koperasi tidak berkenan biaya mandiri (transportasi & akomodasinya) - sisa anggaran akan di geser ke kode 08 (masuk di OPOP expo) | - Pembekalan ilmu komunikasi dan strategi marketing kepada pelaku usaha Koperasi untuk bisa optimal berjualan di event pameran | Koperasi yang mengikuti fasilitasi pameran harus optimal dalam komunikasi berjualan di event pameran | ||||||||||||||||||||||||||||||
86 | Rapat Pendukung Promosi Produk Koperasi (OPOP Expo) | 100 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : 50 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III & IV | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
87 | Promosi Produk Koperasi Untuk Meningkatkan Akses Pasar (OPOP Expo) | 12 Orang TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : 12 | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : - TW IV : v | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
88 | Workshop Strategi Branding Produk Koperasi | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW IV (gabung opop expo) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
89 | 2.17.07 | Program Pemberdayaan Usaha Menengah, Usaha Kecil, dan Usaha Mikro (UMKM) | Persentase UMKM yang Diperluas Akses Pembiayaan | 21 Persen | - | 2.17.07.1.01 | Pemberdayaan Usaha Kecil yang dilakukan Melalui Pendataan, Kemitraan, Kemudahan Perijinan, Penguatan Kelembagaan dan Koordinasi Dengan Para Pemangku Kepentingan | Jumlah usaha kecil yang diberdayakan | 2.560 Unit usaha | 1.345 Unit usaha | 2.17.07.1.01.0001 | Menumbuhkembangkan UMKM untuk menjadi Usaha yang Tangguh dan Mandiri sehingga dapat Meningkatkan Penciptaan Lapangan Kerja, Pemerataan Pendapatan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pengentasan Kemiskinan | 27.605.548.440 | Jumlah Unit Usaha UMKM yang Tangguh dan Mandiri Sehingga dapat Meningkatkan Penciptaan Lapangan Kerja, Pemerataan Pendapatan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pengentasan Kemiskinan | 2.362 Unit usaha | 341 Unit Usaha | FGD Pembiayaan Kredit Perbankan melalui Pola KUR Khusus | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : - TW IV : - | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 50 | 1. 23 Juni 2026 | (+) Kelompok Tani memperoleh pemahaman mengenai KUR Khusus yang ada di Bank Jatim. | Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur melakukan pembinaan lebih lanjut kepada para petani padi terkait pola penyaluran KUR Khusus tersebut | Kelompok Tani dapat Mengakses Pembiayaan KUR Khuss Tersebut | Bidang Pembiayaan | |||||||||||||
90 | TW I | 500 | 350 | TW I | 590 | 201 | Rapat Koordinasi mendukung Akses Pembiayaan bagi K-UKM | 80 Orang TW I :40 TW II : - TW III : 40 TW IV : - | 51 Orang TW I : 51 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 51 | 1. 21 Jan 2026 2. 09 Feb 2026 | (+) Tersusunnya Draft Perjanjian Kerja Sama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur dengan PT. BPR Jatim (Perseroda) | Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur melakukan Koordinasi lebih lanjut terkait PKS Tersebut | Tertandatanginya Perjanjian Kerja Sama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur dengan PT. BPR Jatim (Perseroda) | ||||||||||||||||||||||||
91 | TW II | 500 | 995 | TW II | 590 | 140 | Rapat koordinasi pelaksanaan Program kredit perbankan/Lembaga Keuangan dengan Instansi Terkait | 50 Orang TW I : - TW II : 50 TW III : - TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | dilakukan pergeseran kegiatan di PAPBD | ||||||||||||||||||||||||||||
92 | TW III | 560 | TW III | 590 | Workshop Penyusunan Rencana Bisnis bagi UKM/Wirausaha | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | 50 | 22 Juli 2026 | Rata-Rata UMKM yang mengikuti Kegiatan ini masih belum memahami tata cara menyusun Rencana Bisnis yang baik dan terstruktur | peserta diharapkan melakukan penyempurnaan dokumen rencana bisnis yang telah disusun selama kegiatan dengan menyesuaikan kondisi dan potensi usaha masing-masing | umkm harus dapat menyusun rencana bisnis sesuai dan terstruktur sesuai dengan Potensi Usaha guna untuk Perkembangan Usaha yang mereka Geluti | ||||||||||||||||||||||||||
93 | TW IV | 1.000 | TW IV | 592 | Workshop Perpajakan bagi UKM/Wirausaha | 150 Orang TW I :50 TW II : 100 TW III : - TW IV : - | 150 Orang TW I : 150 TW II : - TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : v TW II : - TW III : TW IV : | 150 | 1. 10 Februari 2. 5 Maret 3. 11 Maret | (+) Peserta telah memahami dan mempedomani peraturan perpajakan UKM serta memahami prosedur pelaporan pajak bagi UKM | Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur melakukan pembinaan lebih lanjut terkait kewajiban pajak UKM | UKM mampu melakukan penghitungan pajak yang dibayarkan berdasarkan PPh Final dan memnuhi kewajiban perpajakan sesuai aturan yang berlaku | Bidang Pembiayaan | |||||||||||||||||||||||||
94 | Sosialisasi Pelaksanaan Program Sertipikasi Hak Atas Tanah | 90 Orang TW I : - TW II : 90 TW III : - TW IV : - | 90 Orang TW I : - TW II : 90 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 90 | 1. 14 April 2026 | (+) Seluruh data awal, seperti data kepemilikan atau penguasaan tanah, identitas pemohon, letak tanah, dasar perolehan, luas, pemanfaatan, telah dipersiapkan secara lengkap dan sesuai ketentuan. | Mengusulkan seluruh data CPCL data kabupaten kota ke Kementerian UMKM RI | Koordinasi dengan Kementerian UMKM Republik Indonesia atasa usulan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur atas usulan dari kabupaten kota | ||||||||||||||||||||||||||||||
95 | Subsidi bunga PROKESRA melalui PT. BPR Jatim | 15.448 Orang TW I : 3.862 TW II : 3.862 TW III : 3.862 TW IV : 3.862 | 15.007 Orang TW I : - TW II : 15007 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 15007 | Realisasi anggaran subsidi yang sudah terserap pada triwulan II sebesar Rp14.858.563.953 | dengan realisasi tersebut diharapkan manfaat program dapat dirasakan secara nyata oleh penerima manfaat, meningkatkan akses terhadap pembiayaan atau bentuk bantuan yang diberikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat | UKM mendapatkan akses pembiayaan dan terbantu dalam permodalan | |||||||||||||||||||||||||||||||
96 | Coaching Clinic Penyusunan Pembukuan Sederhana bagi UKM | 150 Orang TW I : - TW II : 100 TW III : 50 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : 100 TW III : TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : TW IV : | 28 Juli 2026 29 juli 2026 | (+) Peserta mampu memahami dan mempraktikkan pencatatan keuangan sederhana, meliputi pencatatan pemasukan, pengeluaran, serta perhitungan laba/rugi usaha. (+) Peserta mampu menyusun pembukuan sederhana secara mandiri dan memahami manfaat pembukuan sebagai dasar evaluasi serta pengembangan usaha. (-) Belum terbiasanya UKM melakukan pencatatan keuangan secara rutin, sehingga penerapan pembukuan sederhana setelah kegiatan masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. | Melaksanakan pendampingan lanjutan secara berkala kepada UKM untuk membantu penerapan pembukuan sederhana dalam kegiatan usaha sehari-hari. | Meningkatnya kemampuan UKM dalam mengelola dan memahami kondisi keuangan usahanya, termasuk pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan hasil usaha | |||||||||||||||||||||||||||||||
97 | Coaching Clinic Penyusunan Pembukuan Sederhana bagi UKM | 50 Orang TW I : - TW II : - TW III : 50 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | Kegiatan akan dilaksanakan di TW III | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
98 | Hibah Permodalan Bagi Lembaga | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
100 | 2.17.07 | Program Pemberdayaan Usaha Menengah, Usaha Kecil, dan Usaha Mikro (UMKM) | Persentase UMKM yang diberikan dukungan fasilitasi pelatihan | 19 Persen | 8,61 Persen TW I : 4,05 TW II : 4,56 | 2.17.07.1.01.0002 | Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan UMKM serta Kapasitas dan Kompetensi SDM UMKM dan Kewirausahaan | 1.148.238.982 | Jumlah SDM yang Memahami Pengetahuan UKM dan Kewirausahaan | 500 Orang | 480 Orang | Pelatihan Digital Creativepreneur Bagi Generasi Muda | 180 Orang TW I : - TW II : 90 TW III : 60 TW IV : 30 | 90 Orang TW I : - TW II : 90 TW III : 90 TW IV : | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : v | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : | - | 90 | 90 | - | 1. 20-21 Mei 2026 2. 25-26 Mei 2026 3. 17-18 Juni 2026 | 1. 22-23 Juli 2026 2. 27-28 Juli 2026 3. 19-20 Agustus 2026 | (+) pelatihan sektor usaha baru untuk generasi muda sangat diminati (toyspreneur, sablon kaos) | memilih tema dan lokasi pelatihan yang menarik banyak minat generasi muda | Pemilihan tema pelatihan sektor usaha baru yang sesuai dengan minat generasi muda berhasil meningkatkan ketertarikan dan partisipasi peserta pada kegiatan pelatihan. | UPT Pelatihan K-UKM | ||||||||||||||
101 | TW I | 100 | 100 | Pelatihan Digital Creativepreneur Bagi Generasi Muda di UPT Koperasi UMKM Provinsi Jawa Timur | 120 Orang TW I : - TW II : 60 TW III : 60 TW IV : - | 90 Orang TW I : - TW II : 90 TW III : - TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : | - | 90 | 30 | - | 1. 27-28 April 2026 2. 18-19 Mei 2026 3. 24-25 Juni 2026 | 1. 26-27 Agustus 2026 | (+) tema pelatihan sesuai dengan kebutuhan gen muda | memilih tema dan lokasi pelatihan yang menarik banyak minat generasi muda | Tema dan lokasi pelatihan yang dipilih semakin relevan dengan minat generasi muda sehingga mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi peserta. | |||||||||||||||||||||||
102 | TW II | 200 | 380 | Inklusi Sosial Melalui Literasi Kewirausahaan bagi SMA / SMK | 200 Orang TW I : 50 TW II : 100 TW III : 50 TW IV : - | 150 Orang TW I : - TW II : 150 TW III : TW IV : | TW I : v TW II : v TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : v TW III : v TW IV : | - | 150 | 50 | - | 1. 9 April 2026 2. 11 Mei 2026 3. 15 Juni 2026 | 1. 31 Agustus 2026 | (+) terealisasi dengan baik, didukung kolaborasi dengan cabdin pendidikan kab/kota | Melanjutkan kolaborasi dengan cabdin pendidikan kab/kota terkait pemilihan sekolah dan kebutuhan pelatihannya. | Koordinasi dengan cabdin kab/kota daerah untuk kegiatan selanjutnya | |||||||||||||||||||||||
103 | TW III | 100 | Pembahasan Modul UMKM/ Kewirausahaan | 60 Orang TW I : - TW II : - TW III : 60 TW IV : - | Orang TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | TW I : - TW II : - TW III : v TW IV : - | TW I : - TW II : - TW III : TW IV : | - | - | 30 | - | - | 1. 15 Juli 2026 | (-) kegiatan pembahasan modul kedua di reschedule setelah kurikulum, silabi, dan draft modul telah ada. | Koordinasi dengan tim penyusun modul dan widyaiswara untuk ketersediaan modul final kedua. | sedang dilakukan koordinasi secara rutin melalui offline/online. | ||||||||||||||||||||||||