ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
2
Rubrik Penilaian Slide Presentasi
3
4
5
Proporsi Content12345678910
6
Semua slide hanya berisi content (materi) dari awal sampai akhir dan content tidak saling koheren antar slideSlide yang berisi materi 80 % dan 20 % berisi assessment, materi dan assessment belum koherenSlide yang berisi materi 60 % dan 40 % berisi assessment, materi dan assessment koheren, namun hanya dilakukan di akhir pembelajaranProporsi konten (materi) dan assessment 50 : 50, informasi yang disampaikan bite size, assessment dilakukan secara continues
7
8
Struktur Slide12345678910
9
Hanya ada 1 bagian dari 4 bagian yang harus ada (opening), middle 1 (konteks), middle 2 (kegiatan inti), closing (assessment, reflection Hanya ada 2 bagian dari 4 bagian yang harus ada (opening), middle 1 (konteks), middle 2 (kegiatan inti), closing (assessment, reflection Hanya ada 3 bagian dari 4 bagian yang harus ada (opening), middle 1 (konteks), middle 2 (kegiatan inti), closing (assessment, reflection Terdapat 4 bagian dari 4 bagian yang harus ada (opening), middle 1 (konteks), middle 2 (kegiatan inti), closing (assessment, reflection
10
11
Design12345678910
12
Slide mostly berisi tulisan atau angka/simbol - simbol, tanpa ilustrasi visual/ gambar yang relevan, warna backgroud dengan tulisan tidak padu. Slide berisi kombinasi informasi berupa teks dan gambar, namun gambar blur/masih ber-water mark/ background kotak - kotak, background putih yang kontras dengan background slide.Slide berisi kombinasi informasi berupa teks dan gambar, gambar yang digunakan jelas, no watermark, HD, tidak blurSlide berisi kombinasi informasi berupa teks dan gambar, gambar yang digunakan jelas, no watermark, HD, tidak blur, dan menggunakan media - media lain untuk menunjang isi slide.
13
14
English12345678910
15
10% - 30% menggunakan English40% - 60% menggunakan English70% - 80% menggunakan English90 - 100 % menggunakan English dan translation pada kata - kata yang susah dipahami
16
17
Content & curriculum knowledge12345678910
18
Konten pada slide belum tersusun padu antar subtopik, alur materi tidak runtut, dan informasi belum di-breakdown menjadi bagian yang jelas sehingga siswa sulit menangkap inti pembelajaran.Konten pada slide sudah tersusun padu antar subtopik dan materi telah di-breakdown secara jelas menjadi poin-poin penting dengan alur yang runtut sehingga membantu siswa memahami konsep utama.Konten pada slide tersusun padu dan ter-breakdown dengan baik serta disajikan melalui beragam representasi seperti visual, video, teks, diagram, atau simulasi sehingga mendukung berbagai gaya belajar siswa.Konten pada slide tersusun padu, disajikan secara variatif, dan mampu dikaitkan dengan topik lain atau mata pelajaran lain yang memiliki kesamaan konsep sehingga siswa dapat melihat keterhubungan antarmateri dan penerapannya dalam konteks yang lebih luas.
19
20
Context12345678910
21
Slide langsung menampilkan materi inti tanpa adanya bagian pembuka yang menghubungkan topik dengan pengalaman atau situasi di sekitar siswa. Tidak terdapat apersepsi, pertanyaan pemantik, ataupun ilustrasi kontekstual yang membantu siswa memahami relevansi materi.Slide menampilkan konteks awal, misalnya berupa contoh sederhana atau pernyataan pengantar, namun masih bersifat umum dan belum secara jelas mengarahkan siswa pada konsep utama yang akan dipelajari.Slide memuat konteks yang jelas dan relevan dengan kehidupan siswa, seperti ilustrasi peristiwa sehari-hari, studi kasus singkat, atau pertanyaan pemantik yang membantu siswa memahami hubungan antara pengalaman nyata dengan materi.Slide menyajikan konteks yang kuat dan bermakna melalui masalah autentik, fenomena nyata, atau situasi yang dekat dengan dunia siswa, serta mampu membangun rasa ingin tahu dan kesiapan berpikir sebelum masuk ke bagian konten inti.
22
23
Knowledge of Learner & Learning12345678910
24
Slide belum menunjukkan pemahaman terhadap karakteristik siswa. Materi disajikan secara seragam tanpa mempertimbangkan perbedaan kemampuan awal, kebutuhan high–middle–low achiever, maupun kemungkinan miskonsepsi siswa. Tidak terlihat variasi aktivitas atau strategi belajar yang mendukung keterlibatan siswa.Slide mulai menunjukkan perhatian terhadap pengetahuan awal siswa, misalnya melalui pengingat konsep prasyarat atau contoh sederhana. Namun diferensiasi untuk berbagai tingkat kemampuan masih terbatas, dan aktivitas belajar yang disediakan masih bersifat tunggal serta kurang variatif.Slide mencerminkan pemahaman yang cukup terhadap karakteristik siswa dengan menghadirkan dukungan bagi level kemampuan berbeda, seperti contoh bertahap, latihan berjenjang, atau pilihan aktivitas. Terdapat variasi cara penyampaian konten dan aktivitas belajar yang membantu siswa membangun pemahaman secara lebih aktif.Slide secara jelas menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan keberagaman siswa. Terdapat diferensiasi yang eksplisit untuk high, middle, dan low achiever, dukungan terhadap prior knowledge, serta antisipasi miskonsepsi. Aktivitas belajar sangat variatif dan dirancang untuk mendorong interaksi, refleksi, dan konstruksi pengetahuan secara mandiri maupun kolaboratif.
25
26
Pedagogy12345678910
27
Bahasa pada slide kurang jelas, tidak sistematis, dan sulit dipahami siswa. Instruksi tugas atau aktivitas tidak spesifik sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan dan miskonsepsi. Terdapat penggunaan istilah yang tidak tepat atau kalimat yang ambigu.Bahasa pada slide cukup dapat dipahami, namun masih terdapat beberapa kalimat yang kurang efektif atau kurang konsisten. Instruksi sudah ada tetapi belum sepenuhnya rinci, sehingga sebagian siswa mungkin masih memerlukan penjelasan tambahan dari guru.Bahasa pada slide jelas, komunikatif, dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa. Instruksi disampaikan secara runtut dan mudah diikuti, dengan pemilihan istilah yang tepat sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya miskonsepsiBahasa pada slide sangat jelas, presisi, dan terstruktur dengan baik. Instruksi disajikan langkah demi langkah, disertai contoh atau ilustrasi yang mendukung pemahaman siswa. Formulasi kalimat secara konsisten mencegah misinterpretasi dan secara pedagogis membantu siswa membangun konsep yang benar.
28
29
Assesment Procedural, Goals, Outcome, and Value12345678910
30
Slide belum memuat mekanisme asesmen yang jelas. Tidak terdapat aktivitas atau pertanyaan untuk mengecek pemahaman siswa, baik selama proses maupun di akhir pembelajaran. Ketercapaian tujuan belajar tidak terlihat pada desain slide.Slide memuat asesmen, namun hanya ditempatkan di bagian akhir pembelajaran dan bersifat satu arah, seperti soal latihan atau pertanyaan penutup. Asesmen belum terhubung secara jelas dengan tujuan dan indikator pembelajaran pada setiap bagian materi.Slide menampilkan asesmen secara berkelanjutan (continuous assessment) di beberapa segmen pembelajaran, seperti pertanyaan cek pemahaman, refleksi singkat, atau tugas kecil. Asesmen sudah selaras dengan tujuan, proses, dan hasil belajar sehingga membantu guru memonitor perkembangan pemahaman siswa.Slide mengintegrasikan asesmen berkelanjutan di setiap tahapan pembelajaran serta mengaitkannya dengan tujuan, hasil belajar, dan nilai yang ingin dibangun. Pertanyaan dan aktivitas pada slide mampu memunculkan refleksi mendalam, menghubungkan materi dengan makna filosofis atau karakter, serta menciptakan aha moment yang membuat siswa menyadari relevansi materi bagi diri dan kehidupannya.
31
32
AKT & HOTS12345678910
33
Slide hanya berfokus pada kemampuan kognitif tingkat dasar setara C1 (mengingat) dengan dominasi pengetahuan faktual, seperti menyebutkan istilah, definisi, atau informasi terpisah tanpa menuntut pemahaman konsep maupun langkah penerapan.Slide menuntut kemampuan hingga minimal C2 (memahami) dan mulai mencakup pengetahuan faktual, konseptual, hingga prosedural, seperti menjelaskan makna konsep, menghubungkan ide sederhana, serta mengenalkan langkah atau cara penyelesaian yang masih terpandu.Slide menuntut kemampuan C3 (menerapkan) sampai C4 (menganalisis) dengan cakupan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural secara lebih utuh, seperti penggunaan konsep untuk memecahkan masalah, membandingkan strategi, atau menguraikan hubungan antarbagian dalam suatu kasus.Slide menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi hingga C5 (mengevaluasi) dan C6 (mencipta) serta menjangkau pengetahuan metakognitif, seperti merefleksikan cara berpikir, memilih strategi belajar yang tepat, menilai keefektifan solusi, dan merancang gagasan atau produk baru secara mandiri.
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100