| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | J . S . A | |||||||||||||||||||||||||
4 | JOB SAFETY ANALISIS | |||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | ||||||||||||||||||||||||||
7 | Proyek | : | Rehandling Soil Site Lati | Nomor Doc | : | OPP-LMO-PLANT/JSA/XI/25/032 | ||||||||||||||||||||
8 | Pekerjaan | : | Perawatan Alat Bor | Revisi | : | 0 | ||||||||||||||||||||
9 | Lokasi Pekerjaan | : | Workshop | Tanggal Efektif | : | |||||||||||||||||||||
10 | Peralatan | : | Common Tools , Stand Unit | |||||||||||||||||||||||
11 | APD | : | Helm, Sepatu pelindung, Kacamata & Sarung Tangan | |||||||||||||||||||||||
12 | ||||||||||||||||||||||||||
13 | NO | URAIAN / URUTAN PEKERJAAN | KEMUNGKINAN BAHAYA YANG AKAN TERJADI (BAHAYANYA) | TINDAKAN PENCEGAHAN ( PENGENDALIAN BAHAYA ) | ||||||||||||||||||||||
14 | 1 | Periksa dan pakai | 1.1 | Membentur | 1.1 | Harus menyesuaikan dengan Ikrar Keselamatan Perusahaan terutama kegiatan | ||||||||||||||||||||
15 | Alat Pelindung Diri (APD) | 1.2 | Tertusuk / Tergores | pertama. APD dipakai untuk mengurangi resiko cedera.APD (helm, sepatu | ||||||||||||||||||||||
16 | 1.3 | Terpeleset jatuh | pelindung, kacamata pelindung, sarung tangan kulit/katun, apron las (jika ada | |||||||||||||||||||||||
17 | Pengelasan)) harus diperiksa dan dipakai saat bekerja . | |||||||||||||||||||||||||
18 | ||||||||||||||||||||||||||
19 | 2 | Siapkan alat dan peralatan | 2.1 | Tersandung jatuh | 2.1 | Perhatikan tempat berjalan dan beraktivitas, jangan berlari di workshop. | ||||||||||||||||||||
20 | 2.2 | Cedera punggung | 2.2 | Gunakan teknik mengangkat / membawa barang manual dengan benar | ||||||||||||||||||||||
21 | Berat beban yang direkomendasikan untuk dapat diangkat secara manual | |||||||||||||||||||||||||
22 | adalah kurang dari sama dengan 18,2 kg dengan jarak maksimum 20 m. | |||||||||||||||||||||||||
23 | 2.3 | 2.3 | Alat dan peralatan atau komponen yang dibawa diusahakan diletakkan dalam | |||||||||||||||||||||||
24 | toolbox atau kotak orisinalnya. Pastikan alat dan peralatan yang dipilih dalam | |||||||||||||||||||||||||
25 | keadaan baik dan standar, sesuai dengan rekomendasi shop manual. | |||||||||||||||||||||||||
26 | 2.4 | Bahaya ledakan | 2.4 | Bahan yang mudah terbakar harus dibawa dalam wadah / container yang bisa ditutup | ||||||||||||||||||||||
27 | rapat dan didesain khusus untuk itu. Jika tabung gas bertekanan harus dibawa, maka | |||||||||||||||||||||||||
28 | tabung tersebut harus dilengkapi troli, dan diikat satu persatu dan penutupnya dipasang. | |||||||||||||||||||||||||
29 | ||||||||||||||||||||||||||
30 | 3 | Siapkan posisi unit | 3.1 | Menabrak | 3.1 | Siapkan pelataran tempat unit akan dikerjakan, jika dilakukan di luar | ||||||||||||||||||||
31 | tanah atau landasan yang dipilih harus cukup rata, keras dan stabil. | |||||||||||||||||||||||||
32 | Pastikan tersedia ruang yang cukup tergantung pada jenis pekerjaan. | |||||||||||||||||||||||||
33 | Pelataran bebas dari barang, material, aktivitas lain yang tidak perlu. | |||||||||||||||||||||||||
34 | Sebaiknya unit dicuci terlebih dulu, ikuti tata cara mencuci unit yang aman | |||||||||||||||||||||||||
35 | 3.2 | Ditabrak unit yang masuk | 3.2 | Saat unit memasuki pelataran jangan berdiri di jalur gerakan unit. | ||||||||||||||||||||||
36 | Hanya operator / mekanik khusus yang diizinkan mengoperasikan alat. | |||||||||||||||||||||||||
37 | Jika perlu manuver unit diarahkan oleh seorang pemandu. | |||||||||||||||||||||||||
38 | 3.3 | Unit rusak | 3.3 | Atur postur unit pada posisi travel (basic position). | ||||||||||||||||||||||
39 | Setelah unit berada di posisi yang ditentukan, biarkan mesin idle selama | |||||||||||||||||||||||||
40 | 5 menit, semua perangkat kerja diturunkan, jika perlu diberi ganjal balok | |||||||||||||||||||||||||
41 | kayu yang ukurannya sesuai rekomendasi / terpal pelindung (luar ruang). | |||||||||||||||||||||||||
42 | Mekanisme pengunci (throttle / brake) diaktifkan dan pasang danger tag. | |||||||||||||||||||||||||
43 | Setelah mesin mati, gerak-gerakkan kontrol beberapa kali agar tekanan | |||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | 4 | Naik / turun unit / lantai kerja | 4.1 | Terpeleset jatuh | 4.1 | Bersihkan anak tangga dan pegangan tangga dari lumpur pelumas atau air. | ||||||||||||||||||||
47 | Gunakan teknik 3 titik saat naik / turun, gunakan tangga, jangan melompat. | |||||||||||||||||||||||||
48 | Pindahkan peralatan secara estafet, jika terpaksa, peralatan boleh dibawa | |||||||||||||||||||||||||
49 | dalam kantong khusus yang diikatkan ke badan sehingga kedua tangan | |||||||||||||||||||||||||
50 | bebas berpegangan saat naik turun. | |||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||
52 | 5 | Perbaiki undercarriage | 5.1 | Terjepit | 5.1 | Saat memperbaiki undercarriage, perhatikan jari dan tangan. | ||||||||||||||||||||
53 | Saat memasang ganjal atau dongkrak, jangan tangan berada di antara | |||||||||||||||||||||||||
54 | ganjal/dongkrak dengan struktur / di antara ganjal/dongkrak dengan lantai. | |||||||||||||||||||||||||
55 | 5.2 | Terkena semburan grease | 5.2 | Saat mengatur track, untuk mengisi grease track adjuster, kendorkan | ||||||||||||||||||||||
56 | dulu sumbat pengisian maksimum satu putaran, periksa apakah ada grease | |||||||||||||||||||||||||
57 | yang bertekanan menyemprot keluar. | |||||||||||||||||||||||||
58 | 5.3 | Terkena lentingan spring | 5.3 | Jangan berdiri di depan cover recoil spring, jika akan di perbaiki. | ||||||||||||||||||||||
59 | Ikuti tatacara perbaikan undercarriage dan rekomendasi shop manual. | |||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | 6 | Perbaiki mesin, pompa dan kompresor | 6.1 | Unit rusak | 6.1 | Lakukan perawatan atau perbaikan sesuai rekomendasi shop manual. | ||||||||||||||||||||
62 | Pada saat mengisi / menambah fluida mesin, isikan dengan perlahan sampai | |||||||||||||||||||||||||
63 | batas yang direkomendasikan, pasang penampung tumpahan. | |||||||||||||||||||||||||
64 | 6.2 | Kebakaran | 6.2 | Pastikan hubungan logam selang dengan tangki saat mengisi bahan bakar. | ||||||||||||||||||||||
65 | Ganti semua elemen filter jika sudah waktunya, ikuti shop manual. | |||||||||||||||||||||||||
66 | Beberapa elemen penyaring tertentu harus dibersihkan secara berkala. | |||||||||||||||||||||||||
67 | Perhatikan tata cara pembersihan / pencucian rekomendasi paberik. | |||||||||||||||||||||||||
68 | 6.3 | Terkena semburan udara | 6.3 | Jika menggunakan udara bertekanan untuk membersihkan, tekanan maks | ||||||||||||||||||||||
69 | adalah 30 psi, dilarang mengarahkan nozzle pada bagian tubuh manapun | |||||||||||||||||||||||||
70 | atau kepada orang lain untuk tujuan apapun, kacamata harus dipakai. | |||||||||||||||||||||||||
71 | 6.4 | Terpuntir | 6.4 | Gunakan hanya alat-alat kerja yang sesuai, standar dan berkeadaan baik. | ||||||||||||||||||||||
72 | 6.5 | Terpapar panas | 6.5 | Hati-hati terhadap permukaan yang tajam dan panas (exhaust dll) | ||||||||||||||||||||||
73 | Periksa semua kebocoran, retak atau cacat lainnya pada sistem hidrolik, | |||||||||||||||||||||||||
74 | saluran bahan bakar, pneumatik dan saluran lainnya. | |||||||||||||||||||||||||
75 | tata cara pengelasan yang aman. | |||||||||||||||||||||||||
76 | 6.8 | Kebakaran | 6.8 | Dilarang melas / menggerinda di dekat atau pada saluran hidrolik, oli, | ||||||||||||||||||||||
77 | bahan bakar, aki / sumber arus harus terlebih dulu diputuskan. | |||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | 7 | Perbaiki Sistem Penghisap Debu | 7.1 | Terpapar debu | 7.1 | Kacamata, helm, sarung tangan dan masker pelindung harus dipakai. | ||||||||||||||||||||
80 | Periksa semua selang, saluran dan persambungan sistem penghisap debu. | |||||||||||||||||||||||||
81 | Jika pekerjaan dilakukan dalam keadaan pompa hisap hidup, jaga jarak | |||||||||||||||||||||||||
82 | dengan sistem penghisap, jangan mendekatkan wajah atau tangan | |||||||||||||||||||||||||
83 | untuk memeriksa kebocoran. | |||||||||||||||||||||||||
84 | 7.2 | Keracunan asap | 7.2 | Pastikan ventilasi yang cukup tersedia untuk keperluan ini, hindari | ||||||||||||||||||||||
85 | menghidupkan mesin dalam ruangan tertutup. | |||||||||||||||||||||||||
86 | Ikuti petunjuk perawatan dan perbaikan shop manual. | |||||||||||||||||||||||||
87 | 7.3 | Terkena semburan udara | 7.3 | Jika ada komponen yang diganti, usahkan untuk dibersihkan dulu. Sama dengan | ||||||||||||||||||||||
88 | nomor 6. Jika menggunakan Water Injection Perhatikan air pressure saat | |||||||||||||||||||||||||
89 | disemprotkan Perhatikan juga tanki, apakah ada kerusakan / kebocoran Flow | |||||||||||||||||||||||||
90 | control valve water harus dikontrol untuk menghindari pemakaian air berlebihan | |||||||||||||||||||||||||
91 | 8 | Perbaiki mast / rotary / pipe rack | 8.1 | Terpuntir terjepit | 8.1 | Helm, sarung tangan dan kacamata pelindung harus dipakai.Untuk memindahkan/ | ||||||||||||||||||||
92 | mengangkat mastharus menggunakan mobile crane(tadano) jangan memakai | |||||||||||||||||||||||||
93 | crane truck | |||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | 8.2 | Kejatuhan beban | 8.2 | Jika silinder mast akan dibuka, ikat dulu mast crown dengan rantai. Ikuti | ||||||||||||||||||||||
96 | rekomendasi yang sesuai dengan shop manual unit yang bersangkutan. | |||||||||||||||||||||||||
97 | 8.3 | Terjepit | 8.3 | Jika mesin harus dihidupkan untuk keperluan pembongkaran / penyetelan | ||||||||||||||||||||||
98 | pemasangan mast dan silindernya, maka perhatikan bagian yang bergerak | |||||||||||||||||||||||||
99 | Kegiatan ini harus diawasi oleh pengawas yang bisa mengamati mekanik | |||||||||||||||||||||||||
100 | Kegiatan ini harus diawasi oleh pengawas yang bisa mengamati mekanik | |||||||||||||||||||||||||
101 | yang bekerja dan operator, serta dalam bisa menjangkau emergency stop | |||||||||||||||||||||||||