| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Nama | Iman Nurzaman | ||||||||||||||||||||||||
2 | Asal | SMAN 19 Garut | ||||||||||||||||||||||||
3 | Tanggal | 5 Maret 2021 | ||||||||||||||||||||||||
4 | Room | 4. Fisika | ||||||||||||||||||||||||
5 | ||||||||||||||||||||||||||
6 | Capaian Pembelajaran Fase E | |||||||||||||||||||||||||
7 | Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan untuk responsif terhadap isu-isu global dan berperan aktif dalam memberikan penyelesaian masalah. Kemampuan tersebut antara lain mengamati, mempertanyakan dan memprediksi, merencanakan dan melakukan penyelidikan, memproses dan menganalisis data dan informasi, mengevaluasi dan refleksi, mengkomunikasikan hasil dalam bentuk projek sederhana atau simulasi visual menggunakan apilkasi teknologi yang tersedia terkait dengan energi alternatif, pemanasan global, pencemaran lingkungan, nano teknologi, bioteknologi, kimia dalam kehidupan seharihari, pemanfaatan limbah dan bahan alam, pandemi akibat infeksi virus. Semua upaya tersebut diarahkan pada pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs). Melalui pengembangan sejumlah pengetahuan tersebut dibangun pula berakhlak mulia dan sikap ilmiah seperti jujur, obyektif, bernalar kritis, kreatif, mandiri, inovatif, bergotong royong dan berkebhinekaan global. | |||||||||||||||||||||||||
8 | Elemen Pemahaman Sains | |||||||||||||||||||||||||
9 | Peserta didik mampu mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan keterampilan proses dalam pengukuran, perubahan iklim, pemanasan global, energi alternatif dan pemanfaatannya. | |||||||||||||||||||||||||
10 | Elemen Keterampilan Sains | |||||||||||||||||||||||||
11 | Pada akhir Kelas X, peserta didik melakukan projek melalui keterampilan proses untuk merancang dan melakukan penyelidikan yang berkaitan dengan permasalahan kehidupan, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data dan mengembangkan keterampilan dalam membangun prediksi yang masuk akal dan kesimpulan yang valid. Selanjutnya peserta didik mengkomunikasikan hasil penyelidikannya dan menciptakan ide untuk memecahkan masalah tersebut | |||||||||||||||||||||||||
12 | Rasionalisasi | |||||||||||||||||||||||||
13 | Peserta didik diharapkan mampu merespon dengan peran aktif terhadap isu global, maka peserta didik diharapkan pula untuk memiliki kemampuan untuk memahami konsep, konteks, dan ukuran variabel yang terkait dengan isu tersebut mengkajinya dengan metode ilmiah, dan dihubungkan dengan kesadaran bahwa peserta didik adalah bagian dari penghuni bumi dan alam semesta, memahami apa saja yang telah dilakukan manusia dengan mengeksplorasi berbagai sumber energi untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga turut peduli dan mencari gagasan solusi atas permasalahan di bumi seperti perubahan iklim, pemanasan global. | |||||||||||||||||||||||||
14 | ||||||||||||||||||||||||||
15 | Alur Tujuan Pembelajaran Setiap Fase | Kata Kunci | Perkiraan Jam | Total Jam | Profil Pelajar Pancasila | |||||||||||||||||||||
16 | 10.1 Menjelaskan dan merancang prosedur kerja ilmiah untuk menyelidiki hubungan antar variabel pada fenomena dalam kehidupan sehari-hari. | metode ilmiah sebagai prosedur kerja secara sistematis untuk memperoleh pengetahuan | 18 | 103 JP | Berintegritas dan menjaga keselamatan diri dalam keselamatan kerja; Memahami keterhubungan ekosistem bumi dan menjaga lingkungan (akhlak mulia wujud Beriman dan Bertakwa); Menetapkan tujuan dan rencana, serta mengembangkan kendali dan disiplin diri (wujud Kemandirian); Menunjukkan kolaborasi dan komunikasi untuk tujuan bersama (wujud Bergotong royong); Memperoleh dan mengolah informasi serta menganalisis, mengevaluasi, merefleksi, dan mengevaluasi pikirannya sendiri (wujud Bernalar kritis); Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan (wujud Kreativitas); | |||||||||||||||||||||
17 | 10.2 Menerapkan prinsip-prinsip pengukuran dan menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat | besaran dan satuan terstandarisasi; prinsip pengukuran; alat ukur dan penggunaannya; penyajian hasil ukur (angka penting dan notasi ilmiah) | 24 | |||||||||||||||||||||||
18 | 10.3 Mendiagramkan bentuk energi dan transformasinya serta menjelaskan perkembangan sumber-sumber energi yang digunakan manusia sepanjang sejarah, mulai dari penggunaan api, lava, angin, dan cahaya matahari, hingga inovasi sel elektrokimia, generator, biomassa, nuklir, dan lain sebagainya. | bentuk energi dan transformasinya; perkembangan penggunaan berbagai sumber energi; sumber energi alternatif | 18 | |||||||||||||||||||||||
19 | 10.4 Menganalisis keterbatasan sumber energi dan dampaknya, serta merancang penggunaan sumber energi alternatif yang sesuai di lingkungan sekitar, seperti biomassa, windturbine, mikrohidro, sel surya, dan lain sebagainya. | keterbatasan sumber energi dan dampaknya; rancangan pembuatan energi alternatif. | 21 | |||||||||||||||||||||||
20 | 10.5 Menyajikan hasil analisis gejala, penyebab, dampak, dan solusi atas perubahan iklim, serta pemanasan global dalam kehidupan sehari-hari. | gejala, penyebab, dampak, dan solusi atas perubahan iklim, dan pemanasan global | 22 | |||||||||||||||||||||||
21 | Glossarium | 103 | ||||||||||||||||||||||||
22 | akurasi = sifat pengukuran yang mendekati nilai sebenarnya | |||||||||||||||||||||||||
23 | angka penting = angka hasil pengukuran yang terdiri dari angka pasti dan taksiran | |||||||||||||||||||||||||
24 | besaran = sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka | |||||||||||||||||||||||||
25 | biomassa = bahan organik yang bisa berasal dari hewan atau tumbuhan | |||||||||||||||||||||||||
26 | efek rumah kaca = peristiwa terperangkapnya panas di bumi akibat kondisi atmosfer | |||||||||||||||||||||||||
27 | energi = kemampuan untuk melakukan usaha | |||||||||||||||||||||||||
28 | galat pengukuran = kekeliruan pengukuran terhadap nilai sebenarnya | |||||||||||||||||||||||||
29 | gas rumah kaca = gas yang mengakibatkan efek rumah kaca | |||||||||||||||||||||||||
30 | generator = pembangkit energi listrik | |||||||||||||||||||||||||
31 | hipotesis = jawaban sementara terhadap masalah yang masih harus dibuktikan kebenarannya. | |||||||||||||||||||||||||
32 | iklim = kondisi cuaca di wilayah tertentu dalam periode waktu yang lama. | |||||||||||||||||||||||||
33 | metode ilmiah = metode sains yang menggunakan langkah-langkah ilmiah dan rasional untuk mengungkapkan suatu permasalahan | |||||||||||||||||||||||||
34 | mikrohidro = tenaga air berskala kecil yang dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak pembangkit listrik | |||||||||||||||||||||||||
35 | notasi ilmiah = bentuk penulisan terstandar untuk mempermudah penentuan suatu nilai | |||||||||||||||||||||||||
36 | presisi = sifat pengukuran yang mendekati nilai yang sama meskipun dilakukan berulang | |||||||||||||||||||||||||
37 | satuan = pembanding dalam pengukuran yang ditetapkan berdasar acuan tertentu | |||||||||||||||||||||||||
38 | sel elektrokimia = alat yang menghasilkan energi listrik berdasarkan reaksi kimia, seperti baterai | |||||||||||||||||||||||||
39 | sel surya = pembangkit listrik yang mengubah energi dari matahari menjadi energi listrik | |||||||||||||||||||||||||
40 | transformasi energi = perubahan bentuk energi | |||||||||||||||||||||||||
41 | variabel = sesuatu yang memiliki nilai dan dapat diubah | |||||||||||||||||||||||||
42 | windturbine = pembangkit listrik tenaga angin | |||||||||||||||||||||||||
43 | nuklir = bagian inti atom atau yang berhubungan dengan inti atom | |||||||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||