| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | FORMAT PENENTUANKRITERIA KETUNTASAN | |||||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | Mata Pelajaran | : Matematika Wajib | ||||||||||||||||||||||||
4 | Kelas | : X (Sepuluh) | ||||||||||||||||||||||||
5 | Semester | : Ganjil | ||||||||||||||||||||||||
6 | Kompetensi Inti : | |||||||||||||||||||||||||
7 | KI-1:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. | |||||||||||||||||||||||||
8 | KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”. | |||||||||||||||||||||||||
9 | KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah | |||||||||||||||||||||||||
10 | KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan | |||||||||||||||||||||||||
11 | Kompetensi Dasar | Indikator | Kompleksitas | Daya Dukung | Intake | KKM | ||||||||||||||||||||
12 | Tinggi | Sedang | Rendah | Tinggi | Sedang | Rendah | Tinggi | Sedang | Rendah | |||||||||||||||||
13 | 50 - 64 | 65 - 80 | 81 -100 | 81 -100 | 65 - 80 | 50 - 64 | 81 -100 | 65 - 80 | 50 - 64 | |||||||||||||||||
14 | 3.1. Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya. | 3.1.1. Mendefinisikan tentang persamaan dengan harga mutlak | 75 | 70 | 85 | 77 | ||||||||||||||||||||
15 | 3.1.2. Mengidentifikasikan tentang hubungan antara jarak dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
16 | 3.1.3. Mendeskripsikan tentang pengertian konsep harga mutlak, | 0 | ||||||||||||||||||||||||
17 | 3.1.4. Mengklasifikasikan tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
18 | 3.1.5. Menemukan data dan informasi tentang persamaan dan kesamaan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
19 | 3.1.6. Mengeksprolasi temuan data dan informasi tentang sifat-sifat atau teorema-teorema harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
20 | 3.1.7. Mentabulasikan hasil eksprolasi data dan informasi tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
21 | 3.1.8. Menganalisis tabulasi data dan informasi tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
22 | 3.1.9. Menguraikan hasil analisa data dan informasi tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
23 | 3.1.10. Mengasosiasikan uraian data dan informasi tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
24 | 3.1.11. Menyimpulkan hasil asosiasi data dan informasi tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
25 | 3.1.12. Mendefinisikan tentang pengertian konsep dasar pertidaksamaan, | 0 | ||||||||||||||||||||||||
26 | 3.1.13. Mengidentifikasikan tentang sifat-sifat pertidaksamaan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
27 | 3.1.14. Mendeskripsikan tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
28 | 3.1.15. Mengklasifikasikan tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
29 | 3.1.16. Menemukan data dan informasi tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
30 | 3.1.17. Mengeksprolasi temuan data dan informasi tentang sifat-sifat pertidaksamaan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
31 | 3.1.18. Mentabulasikan hasil eksprolasi data dan informasi tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
32 | 3.1.19. Menganalisis tabulasi data dan informasi tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
33 | 3.1.20. Menguraikan hasil analisa data dan informasi tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
34 | 3.1.21. Mengasosiasikan uraian data dan informasi tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
35 | 3.1.22. Menyimpulkan hasil asosiasi data dan informasi tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
36 | 4.1. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable | 4.1.1. Memverifikasi kesimpulan data dan informasi tentang penerapannya dalam menyelesaikan persamaan dengan satu dan dua harga mutlak | 0 | |||||||||||||||||||||||
37 | 4.1.2. Mempresentasikan hasil verifikasi data tentang persamaan dengan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
38 | 4.1.3. Memverifikasi kesimpulan data dan informasi tentang penyelesaian pertidaksamaan harga mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
39 | 4.1.4. Mempresentasikan hasil verifikasi data tentang pertidaksamaan dengan harga mutlak. | 0 | ||||||||||||||||||||||||
40 | 3.2. Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel | 3.2.1. Mendefinisikan tentang konsep pecahan | 0 | |||||||||||||||||||||||
41 | 3.2.2. Mengidentifikasikan tentang bentuk pertidaksamaanpecahan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
42 | 3.2.3. Mengklasifikasikan tentang sifat-sifat pertidaksamaan pecahan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
43 | 3.2.4. Mendeskripsikan tentang konsep himpunan penyelesaian pertidaksamaan pecahan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
44 | 3.2.5. Mengeksprolasi konsep penyelesaian pertidaksamaan pecahan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
45 | 3.2.6. Mengidentifikasikan tentang konsep bilangan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
46 | 3.2.7. Mendeskripsikan tentang bentuk pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
47 | 3.2.8. Mengidentifikasikan tentang himpunan penyelesaian pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
48 | 3.2.9. Menemukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
49 | 3.2.10. Mengidentifikasikan tentang konsep nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
50 | 3.2.11. Mendeskripsikan tentang bentuk pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
51 | 3.2.12. Mengidentifikasikan tentang himpunan penyelesaian pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
52 | 3.2.13. Menemukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
53 | 3.2.14. Mendeskripsikan tentang bentuk pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
54 | 4.2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional satu variable | 4.2.1. Menggunakan konsep pecahan dalam memecahkan masalah nyata | 0 | |||||||||||||||||||||||
55 | 4.2.2. Menggunakan bentuk dan sifat-sifat pertidaksamaan pecahan dalam memecahkan masalah nyata | 0 | ||||||||||||||||||||||||
56 | 4.2.3. Memecahkan masalah matematis menggunakan kertas undian dengan memahami konsep penyelesaian pertidaksamaan pecahan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
57 | 4.2.4. Menerapkan konsep himpunan penyelesaian pertidaksamaan pecahan dalam kehidupan sehari-hari | 0 | ||||||||||||||||||||||||
58 | 4.2.5. Menyelesaikan masalah matematis menggunakan konsep bilangan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
59 | 4.2.6. Menyelesaikan masalah matematis dengan menggunakan bentuk-bentuk pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
60 | 4.2.7. Menyelesaikan masalah matematis dengan himpunan penyelesaian pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
61 | 4.2.8. Menggunakan media kartu bridge dalam menyelesaikan masalah matematis dengan himpunan penyelesaian pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
62 | 4.2.9. Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan dengan himpunan penyelesaian pertidaksamaan irrasional | 0 | ||||||||||||||||||||||||
63 | 4.2.10. Memecahkan masalah matematis dengan menggunakan konsep nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
64 | 4.2.11. Memecahkan masalah matematis dengan menggunakan bentuk-bentuk pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
65 | 4.2.12. Menyelesaikan masalah matematis dengan menggunakan himpunan penyelesaian pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
66 | 4.2.13. Menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari dengan menggunakan himpunan penyelesaian pertidaksamaan nilai mutlak | 0 | ||||||||||||||||||||||||
67 | 3.3. Menyusun sistem persamaan linear tiga variabel dari masalah kontekstual | 3.3.1. Menyebut mengenai ekspresi sistem persamaan tiga variable metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | |||||||||||||||||||||||
68 | 3.3.2. Menjelaskan karakteristik masalah otentik yang penyelesaiannya terkait dengan model matematika sebagai SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
69 | 3.3.3. Menerapkan SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi untuk menyajikan masalah kontekstual dan menjelaskan makna tiap besaran secara lisan maupun tulisan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
70 | 3.3.4. Membedakan konsep sistem persamaan tiga variabel metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi dan mampu menerapkan berbagai strategi yang efektif dalam menentukan himpunan penyelesaiannya serta memeriksa kebenaran jawabannya dalam penyelesaian masalah matematika | 0 | ||||||||||||||||||||||||
71 | 3.3.5. Merancang, model matematika dari sebuah permasalahan otentik yang merupakan SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
72 | 3.3.6. Menafsirkan ciri-ciri SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi dari model matematika | 0 | ||||||||||||||||||||||||
73 | 4.3. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variable | 4.3.1. Menyesuaikan SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi untuk menyajikan masalah kontekstual dan menjelaskan makna tiap besaran secara lisan maupun tulisan | 0 | |||||||||||||||||||||||
74 | 4.3.2. Memilah dari unsur-unsur yang terdapat pada ekspresi sistem persamaan tiga variable metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi dan cara menentukan himpunan penyelesaiannya | 0 | ||||||||||||||||||||||||
75 | 4.3.3. Menggantikan konsep SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan dengan bahasanya sendiri | 0 | ||||||||||||||||||||||||
76 | 4.3.4. Membentuk sebuah permasalahan otentik yang merupakan SPLTVetode msubstitusi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
77 | 4.3.5. Menyesuaikan model matematika berupa SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi dari situasi nyata dan matematika, serta menentukan jawab dan menganalisis model sekaligus jawabnya | 0 | ||||||||||||||||||||||||
78 | 4.3.6. Mengoreksi hasil penyelesaian masalah yang diberikan dari SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
79 | 4.3.7. Menggantikan karakteristik masalah otentik yang penyelesaiannya terkait dengan model matematika sebagai SPLTV metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
80 | 4.3.8. Membentuk model matematika untuk memperoleh solusi permasalahan yang diberikan dengan metode substitusi, metode gabungan, dan metode determinasi | 0 | ||||||||||||||||||||||||
81 | 3.4. Menjelaskan dan menentukan penyelesaian sistem pertidaksamaan dua variabel (linear-kuadrat dan kuadrat-kuadrat) | 3.4.1. Menyebut mengenai ekspresi sistem pertidaksamaan linier dua variable | 0 | |||||||||||||||||||||||
82 | 3.4.2. Menjelaskan karakteristik masalah otentik yang penyelesaiannya terkait dengan model matematika sebagai SPtLDV | 0 | ||||||||||||||||||||||||
83 | 3.4.3. Menerapkan sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV) untuk menyajikan masalah kontekstual dan menjelaskan makna tiap besaran secara lisan maupun tulisan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
84 | 3.4.4. Membedakan konsep sistem pertidaksamaan linear dua variabel dan mampu menerapkan berbagai strategi yang efektif dalam menentukan himpunan penyelesaiannya serta memeriksa kebenaran jawabannya dalam penyelesaian masalah matematika | 0 | ||||||||||||||||||||||||
85 | 3.4.5. Merancang, model matematika dari sebuah permasalahan otentik yang merupakan SPtLDV | 0 | ||||||||||||||||||||||||
86 | 3.4.6. Menafsirkan ciri-ciri SPtLDV dari model matematika | 0 | ||||||||||||||||||||||||
87 | 3.4.7. Memahami Konsep Pertidaksamaan Kuadrat | 0 | ||||||||||||||||||||||||
88 | 3.4.8. Membedakan bentuk pertidaksamaan kuadat dengan bentuk pertidaksamaan lain | 0 | ||||||||||||||||||||||||
89 | 3.4.9. Mentukan Himpunan Penyelesaian Pertidaksamaan Kuadrat | 0 | ||||||||||||||||||||||||
90 | 3.4.10. Menganalisis pertidaksamaan kuadrat dan mengevaluasi himpunan penyelesaian yang didapatkan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
91 | 3.4.11. Menerapkan konsep pertidaksamaan untuk menentukan himpunan penyelesaiannya | 0 | ||||||||||||||||||||||||
92 | 3.4.12. Mendeskripsikan sistem pertidaksamaan kuadrat; | 0 | ||||||||||||||||||||||||
93 | 3.4.13. Mengeksplorasi penyelesaian sistem pertidaksamaan kuadrat dalam permasalahan matematis | 0 | ||||||||||||||||||||||||
94 | 3.4.14. Menganalisis penyelesaian sistem pertidaksamaan kuadrat dalam permasalahan matematis | 0 | ||||||||||||||||||||||||
95 | 3.4.15. Menerapkan konsep sistem pertidaksamaan kuadrat | 0 | ||||||||||||||||||||||||
96 | 3.4.16. Menentukan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan kuadrat | 0 | ||||||||||||||||||||||||
97 | 3.4.17. Mengasosiasikan konsep sistem pertidaksamaan kuadrat | 0 | ||||||||||||||||||||||||
98 | 3.4.18. Menemukan himpunan penyelesaian dari sistem yang diberikan | 0 | ||||||||||||||||||||||||
99 | 3.4.19. Menerapkan sistem pertidaksamaan kuadrat dalam kehidupan sehari-hari | 0 | ||||||||||||||||||||||||
100 | 3.4.20. Menemukan penerapan sistem pertidaksamaan kuadrat dalam kehidupan sehari-hari | 0 | ||||||||||||||||||||||||