ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
Bab I. Kepemimpinan dan Manajemen Fasilitas Kesehatan (KMFK)
2
3
4
5
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
6
20% - 79% terpenuhi sebagian
7
< 20% tidak terpenuhi
8
Persyaratan umum klinik
9
Standar : 1.1. Kegiatan Pengelolaan
Pengelola Fasilitas Kesehatan menjamin efektivitas dan efisiensi dalam mengelola kegiatan pelayana klinis sejalan dengan tata nilai, visi, misi, tujuan, tugas pokok dan fungsi fasilitas kesehatan.
10
1.1. Persyaratan pendirian dan perijinan klinik
11
Klinik harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan dan ruang, prasarana, peralatan dan ketenagaan
12
Persyaratan lokasi:
13
Kriteria : 1.1.1.Struktur organisasi pengelola ditetapkan dengan kejelasan tugas dan tanggung jawab, alur kewenangan dan komunikasi, kerjasama, dan keterkaitan antar pengelola. Lokasi pendirian klinik harus sesuai dengan tata ruang daerah
14
Maksud dan Tujuan :
15
v Pendirian Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer perlu memperhatikan tata ruang daerah dan kebutuhan pelayanan sesuai rasio ketersediaan pelayanan kesehatan dengan jumlah penduduk.

Analisis yang mempertimbangan tata ruang daerah dan rasio ketersediaan pelayanan kesehatan dan jumlah penduduk dituangkan dalam rencana strategik Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer atau rencana pembangunan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer

16
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
17
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
18
1. Dilakukan analisis terhadap pendirian Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer yang mempertimbangkan tata ruang daerah dan rasio jumlah penduduk dan ketersediaan pelayanan kesehatanPimpinan KlinikPersiapan PendirianDokumen hasil analisis terhadap pendirian fasilitas0 5 10
19
2. Pendirian Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer mempertimbangkan tata ruang daeraPimpinan KlinikPertimbangan dalam pendirianDokumen hasil analisis terhadap pendirian fasilitas0 5 10
20
3. Pendirian Klinik mempertimbangkan rasio jumlah penduduk dan ketersediaan pelayanan kesehatanPimpinan KlinikPertimbangan dalam pendirianDokumen hasil analisis terhadap pendirian fasilitas
21
4. Klinik memiliki perijinan yang berlakuPerijinan Klinik0 5 10
22
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
23
20% - 79% terpenuhi sebagian
24
< 20% tidak terpenuhi
25
26
Persyaratan Bangunan dan Ruangan
27
Kriteria : 1.1.2. Bangunan Klinik bersifat permanen dan tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja yang lain. Bangunan harus memenuhi persyaratan lingkungan sehat.
28
Maksud dan Tujuan :
29
Untuk menghindari gangguan dan dampak keberadaan Klinik terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap lingkungan, maka pendirian Klinik perlu didirikan di atas bangunan yang permanen dan tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja yang lain.
Yang dimaksud unit kerja yang lain adalah unit kerja yang tidak ada kaitan langsung dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
30
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
31
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
32
1. Klinik diselenggarakan di atas bangunan yang permanen. Observasi bangunanKondisi bangunan0 5 10
33
2. Klinik tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja yang lain.Observasi bangunanApakah klinik bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja yang tidak ada kaitan dengan klinis0 5 10
34
3. Bangunan Klinik memenuhi persyaratan lingkungan yang sehat.Observasi bangunanKesesuaian bangunan dengan persyaratan bangunan klinik dan lingkungan sehat0 5 10
35
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
36
20% - 79% terpenuhi sebagian
37
< 20% tidak terpenuhi
38
Kriteria :
1.1.3. Bangunan Klinik memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan dalam pelayanan kesehatan, dengan ketersediaan ruangan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan yang disediakan.
39
Maksud dan Tujuan :
40
v  Ketersediaan ruang untuk pelayanan harus sesuai dengan jenis pelayanan kesehatan yang disediakan oleh Klinik.
Ruangan yang minimal harus tersedia adalah: ruang pendaftaran/ruang tunggu, ruang konsultasi doker, ruang administrasi, ruang tindakan, ruang farmasi, kamar mandi/WC, dan ruang lain sesuai kebutuhan pelayanan.
Pengaturan ruangan memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan dan kemudahan dalam pemberian pelayanan untuk memudahkan pasien/keluarga pasien untuk akses yang mudah termasuk memberi kemudahan pada penyandang cacat, anak-anak, dan orang usia lanjut, demikian juga memperhatikan keamanan dan kemudahan bagi petugas dalam memberikan pelayanan.
41
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
42
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
43
1.Ketersediaan ruangan memenuhi persyaratan minimal dan kebutuhan pelayananObservasi bangunanKetersediaan ruangan minimal seperti pada maksud dan tujuan0 5 10
44
2. Tata ruang memperhatikan akses, keamanan, dan kenyamananPimpinan Klinik dan observasitata ruang klinik , kesesuaian dengan kebutuhan, dan memenuhi persyaratan keamananHasil evaluasi akses, kenyamanan dan keamanan0 5 10
45
3. Pengaturan ruang mengakomodasi kepentingan penyandang cacat, anak-anak, dan orang usia lanjutPimpinan Klinik dan observasiKepedulian terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan khususSK atau SPO yang menunjukkan kepedulian pada pasien yang memerlukan bantuan khusus0 5 10
46
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
47
20% - 79% terpenuhi sebagian
48
< 20% tidak terpenuhi
49
Persyaratan Prasarana Klinik
50
Kriteria : 1.1.4. Prasarana klinik tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan
51
Maksud dan Tujuan :
52
v  Untuk kelancaran dalam memberikan pelayanan dan manjamin kesinambungan pelayanan maka Fasilitas Pelayanan Kesehatan harus dilengkapi dengan prasarana klinis yang dipersyaratkan
Prasarana klinis tersebut meliputi: instalasi air, instalasi listrik, instalasi sirkulasi udara, sarana pengelolaan limbah, pencegahan dan penanggulangan kebakaran, ambulans untuk klinik rapat inap, dan prasarana lain sesuai dengan kebutuhan.
Prasarana klinis tersebut harus dipelihara dan berfungsi dengan baik
53
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
54
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
55
1.  Tersedia prasarana klinik sesuai kebutuhanObservasi bangunanKetersediaan prasarana klinik sebagaiamana dimaksud dalam maksud dan tujuanHasil analisis kebutuhan0 5 10
56
2. Dilakukan pemeliharaan yang terjadual terhadap prasarana klinikPetugas pemeliharranPenjadualan dan pelaksanaan0 5 10
57
3.      Dilakukan monitoring terhadap pemeliharaan prasarana klinikPimpinan Klinik dan observasiPelaksanaan monitoirngBukti pelaksanaan monitoring
58
4.      Dilakukan monitoring terhadap fungsi prasana klinik yang adaKepala Klinik dan Petugas pelaksana pemeliharaanMonitoring pemeliharaan
59
5.      Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil monitoringKepala Klinik dan Petugas pelaksana pemeliharaanPelaksanaan monitoirngBukti pelaksanaan monitoring0 5 10
60
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
61
20% - 79% terpenuhi sebagian
62
< 20% tidak terpenuhi
63
Persyaratan Peralatan Klinik
64
Kriteria : 1.1.5.Peralatan medis dan non medis tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan.
65
Maksud dan Tujuan :
66
v  Untuk kelancaran dalam memberikan pelayanan dan manjamin kesinambungan pelayanan maka Fasilitas Pelayanan Kesehatan harus dilengkapi dengan peralatan medis dan non medis klinis sesuai dengan jenis pelayanan yang disediakan Agar pelayanan diberikan dengan aman dan bermutu, maka peralatan medis dan non medis tersebut dipelihara dan berfungsi dengan baik, dan dikalibrasi untuk alat-alat ukur yang digunakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
Peralatan yang memerlukan perijinan harus memiliki ijin yang berlaku
67
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
68
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
69
1. Tersedia peralatan medis dan non medis sesuai jenis pelayanan yang disediakanObservasi peralatan medis dan non medisKetersediaan peralatan medis dan non medis sesuai jenis pelayananDaftar inventaris peralatan medis dan non medisStandar peralatan pelayanan klinik0 5 10
70
 2. Dilakukan pemeliharaan yang terjadual terhadap peralatan medis dan non medisPetugas pemeliharranPenjadualan dan pelaksanaan pemeliharaan peralatan medis dan non medisJadual dan rekaman pelaksanaan pemeliharaan peralatan medis dan non medis0 5 10
71
3. Dilakukan monitoring terhadap pemeliharaan peralatan medis dan non medisKepala Klinik dan Petugas pelaksana pemeliharaanPelaksanaan monitoring terhadap pemeliharaan peralatan medis dan non medisBukti pelaksanaan monitoring
72
4. Dilakukan monitoring terhadap fungsi peralatan medis dan non medis.Petugas pemeliharranMonitoring fungsi peralatan medis dan non medisBukti pelaksanaan monitoring
73
5. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil monitoringKepala Klinik dan Petugas pemeliharranTindak lanjut hasil monitoring
74
6. Dilakukan kalibrasi untuk perlatan medis dan non medis yang perlu dikalibrasiPetugas pemeliharranPelaksanaan kalibrasi peralatanDaftar peralatan yang perlu dikalibrasi, Rencana jadual kalibrasi Bukti pelaksanaan kalibrasi
75
7. Peralatan medis dan non medis yang memerlukan ijin memiliki ijin yang berlakuKepala Klinik dan Petugas pemeliharranPerijinan peralatanBukti perijinan0 5 10
76
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
77
20% - 79% terpenuhi sebagian
78
< 20% tidak terpenuhi
79
Ketenagaan Klinik
80
Standar : 1.2. Persyaratan Ketenagaan Klinik
Klinik harus memenuhi persyaratan ketenagaan yang dipersyaratan dalam peraturan perundangan sesuai dengan jenis pelayanan yang disediakan.
81
Persyaratan Penanggung jawab Klinik
82
Kriteria : 1.2.1..Penanggung jawab Klinik adalah tenaga medis yang kompeten sesuai dengan peraturan perundangan.
83
Maksud dan Tujuan :
84
v  Agar Klinik dikelola dengan baik, efektif dan efisien, maka harus dipimpin oleh tenaga yang kompeten untuk mengelola fasilitas tersebut.
Penanggung jawab klinik adalah seorang dokter atau dokter gigi yang dapat merangkap sebagai pelaksana kegiatan.
85
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
86
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
87
1.  Penanggung jawab Klinik adalah dokter atau dokter gigiPenanggung jawab klinikKesesuaian persyaratan sebagai penanggung jawab KlinikSK Sebagai Penanggung Jawab Klinik, Ijazah0 5 10
88
2. Ada kejelasan persyaratan penanggung jawab KlinikPersyaratan Penanggung jawab KlinikPeraturan Perundangan tentang Klinik0 5 10
89
3.    Ada kejelasan uraian tugas penanggung jawab KlinikPenanggung jawab klinikPemahaman terhadap uraian tugasUraian Tugas Penanggung Jawab/Klinik
90
4. Terdapat bukti pemenuhan persyaratan penanggung jawab sesuai dengan yang ditetapkan.

Observasi kesesuaian persyaratan dengan dokumenPemenuhan persyaratan penanggung jawab/kepalaSK Pemilik ttg Penunjukan sebagai Penanggung Jawab Klinik, Ijazah, Sertifikat Pelatihan.0 5 10
91
STANDAR, KRITERIA, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN 80% terpenuhi
92
20% - 79% terpenuhi sebagian
93
< 20% tidak terpenuhi
94
Kriteria : 1.2.2. Tersedia tenaga medis, tenaga kesehatan lain, dan tenaga non kesehatan sesuai dengan kebtuhan dan jenis pelayanan yang disediakan.
95
Maksud dan Tujuan :
96
v  Agar Klinik dapat memberikan pelayanan yang optimal dan aman bagi pasien dan masyarakat yang dilayani perlu dilakukan analisis kebutuhan tenaga dan diupayakan untuk memenuhi ketersedian tenaga baik jenis dan jumlah dan memenuhi persyaratan kompetensi.
Tenaga medis pada Klinik minimal terdiri dari dua dokter dan/atau dokter gigi yang memiliki kompetensi dan pendidikan/pelatihan yang dipersyaratkan
97
Elemen PenilaianTelusurDokumenSkor
98
SasaranMateri TelusurDokumen di Fasilitas KesehatanDokumen Eksternal sebagai acuan
99
1.  Dilakukan analisis kebutuhan tenaga sesuai dengan kebutuhan dan pelayanan yang disediakanKepala KlinikAnalisis kebutuhan tenga sesuai dengan jenis pelayananBukti analisis kebutuhan tenaga0 5 10
100
2.   Ditetapkan persyaratan kompetensi untuk tiap-tiap jenis tenaga yang dibutuhkanKepala KlinikPersyaratan kompetensi untuk tiap jenis tenaga yang dibutuhkanPersyaratan kompetensi tenaga