| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Daftar Pertanyaan/ Saran | |||||||||||||||||||||||||
2 | Pembekalan STP | |||||||||||||||||||||||||
3 | 11 November 2024 | |||||||||||||||||||||||||
4 | ||||||||||||||||||||||||||
5 | No | Nama | Unit Kerja | Kategori 1. Kondef 2. Aplikasi 3. Metodologi 4. Lain-lain | Pertanyaan/ Saran | Tanggapan | ||||||||||||||||||||
6 | 1 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 3. Metodologi | Ijin bertanya, terkait dengan angka potensi t+1 ; t+2 dan t+3, apakah di 2024, angka potensi sudah menggunakan angka generatif 1 / 2 / 3 ? Kalau sudah boleh dijelaskan kembali angka t+1 ; t+2 dan t+3 dari fase amat apa saja | generatif 1/2/3 belum digunakan dalam penghitungan angka potensi, akan dipelajari terlebih dahulu nilai peluang dan polanya setelah data series adanya fase generatif 1/2/3 cukup banyak. angka potensi t+1, t+2, dan t+3 saat sebelumnya menggunakan mekanisme rumusan sebagai berikut luas G(t) = luas potensi panen (t+1) luas V2(t) = luas potensi panen (t+2) luas V1(t) = luas potensi panen (t+3) akan tetapi, setelah dievaluasi secara bertahun2, rumusan tersebut memberikan selisih yang cukup tinggi antara angka potensi dengan realisasi, khususnya pada bulan februari, dan selisih yang tinggi saat rilis angka sementara dengan angka tetap. Hal ini menyebabkan adanya potensi gaduh dan miss-intepretasi baik di kalangan stakeholder, akademisi, maupun masyarakat. berdasarkan arahan pimpinan, tim tanaman pangan melakukan analisis mendalam terhadap raw data amatan KSA Padi sejak 2018 hingga saat ini. dari analisis tersebut didapatkanlah memang tidak semua G panen di t+1, tidak semua V2 panen di t+2, dan tidak semua V1 panen di t+3. dihitunglah peluang setiap fase PL, V1, V2, G di setiap titik amatan seberapa besar peluangnya untuk terjadi panen di t+1, t+2, t+3. berbekal nilai peluang tersebut dilakukanlah recoding fase, untuk menentukan titik amatan mana saja yang berpotensi besar panen di t+1, t+2, dan t+3. dari hasil recoding tersebut diestimasi dan didapatkan luas potensi panen t+1 t+2 dan t+3. nilai peluang dihitung per bulan per wilayah. mekanisme ini dinilai dan dievaluasi berhasil memberikan akurasi angka potensi yang lebih tinggi hingga saat ini. | yocco | |||||||||||||||||||
7 | 2 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 3. Metodologi | Apakah sampel ubinan di iframe di 2024 juga sudah memakai luas fase generatif 1 / 2 / 3 dalam penentuan sampelnya? kalau ada perubahan, boleh ditegaskan kembali bagaimana penentuan sampel utamanya, dari fase apa untuk sampel ubinan bulan ke berapa | Tahun 2024 alokasi sampel ubinan padi masih menggunakan amatan fase tumbuh V2 dan G awal (kode 3) untuk perkiraan panen di bulan t+2 dari bulan amatan. Tahun 2025 untuk meminimalisir lewat panen, akan digunakan amatan fase tumbuh V2 dan G1 (kode 3.1) untuk perkiraan panen di bulan t+2 dari bulan amatan. | ||||||||||||||||||||
8 | 3 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 2. Aplikasi | Untuk aplikasi ksa pro jagung, saat ujicoba, kami menemukan bahwa segmen sampel bergeser sejauh 50 meter dari lokasi segmen yang ada pada aplikasi ksa jagung sebelumnya? apakah kedepannya akan diperbaiki menjadi lokasi yang benar sesuai dengan aplikasi lama, atau tetap? kalau tetap saya menyarankan bahwa kita perlu utnuk mengkaji ulang pergeseran sampel ini | Hasil ujicoba akan dievaluasi terlebih dahulu untuk pelaksanaan KSA jagung ke depannya. | ||||||||||||||||||||
9 | 4 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 3. Metodologi | Saya ingin bertanya terkait dengan penghitungan luas padi. Koreksi jika salah, apakah penghitungan luas seluruh fase (fase seluruh kode 1 - 8) itu akan berjumlah sesuai dengan luas baku sawah 2019 + luas tegalan? kalau iya, apakah kami bisa mendapatkan luas tegalan yang dipakai (angka provinsi saja). Kalau salah, yang benar seperti apa | benar. total luas seluruh kode (termasuk fase bukan sawah, dan fase 12), akan mendekati dengan luas baku + luas tegalan. tidak sama persis karena ada sedikit recoding2 pada fase, tapi akan sangat mendekati. | ||||||||||||||||||||
10 | 5 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 3. Metodologi | Apakah kami bisa mendapatkan info luas baku jagung yang digunakan? untuk angka provinsi saja bapak/ibu | |||||||||||||||||||||
11 | 6 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 3. Metodologi | Dengan adanya KSA Pro jagung, apakah kedepannya ktia akan mengintegrasikan data ksa pro jagung dengan ubinan jagung? kalau iya kapan penggunaannya | Harapannya seperti itu. Tentunya setelah pelaksanaan KSA Jagung pro berjalan stabil. | ||||||||||||||||||||
12 | 7 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 3. Metodologi | Sepertinya sudah menjadi bahasan terkait dengan luas panen di daerah perkotaan, dimana sampel segmen tidak ada yang penuh tanaman padi (bahasa teknisnya sampel S1). Apakah sudah ada solusi terkait dengan adjusment penghitungan luas panen padi di perkotaan? Hal ini karena saya menduga didaerah perkotaan yang tidak ada hamparan padi, data luas panen underestimate | Saat ini sedang dilakukan kajian metode KSA Padi untuk wilayah perkotaanoleh DIr PMSS | metode ksa dengan sampel yang proporsional tiap wilayah, akan kurang mampu memberikan presisi yang baik di wilayah yang minim LBS seperti perkotaan. diperlukan mekanisme tambahan atau mekanisme lain ... | |||||||||||||||||||
13 | 8 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 1. Kondef | Apakah kode 7.99 di bulan t-1 dan kode 7.99 di bulan t, dianggap bera? | Kode 7.99 di bulan t-1 dan kode 7.99 di bulan t tidak dianggap bera, tetapi tetap tercatat sebagai lahan pertanian bukan padi. Dianggap bera jika kode fase amatan pada bulan t-1 dan t sama-sama kode 4 (panen) atau sama-sama kode 6 (puso). | ||||||||||||||||||||
14 | 9 | M Febrian Rizky R | BPS Kalsel | 2. Aplikasi | kode amatan KSA Padi apakah kedepannya juga disediakan kode 15. Bera ? | Akan dipertimbangkan | ini menarik untuk didiskusikan dan dipertegas lagi oleh SM | |||||||||||||||||||
15 | 10 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 1. Kondef | Apakah sebaiknya kode amatan dari 1 ke 4 atau dari 2 ke 4 dibuat tidak konsisten saja (inkonsiten)? Selama ini, masih konsisten (maaf saya salah liat, 1 ke 4 inkonsisten memang ahahaha) | Pada rule yang dibuat di web, 1 ke 4 masuk ke dalam status inkonsisten. Kasus 2 ke 4 belum termasuk inkonsisten mempertimbangkan umur padi yang sangat beragam sehingga masih mungkin terjadi di lapangan. Namun, akan kami cek dan diskusikan kembali. Terima kasih atas masukannya. | ||||||||||||||||||||
16 | 11 | 1. Kondef | Bahan Paparan Penjelasan Umum dan Fase amatan padi (slide 16) ambigu dengan slide berikutnya terkait fase generatif | Baik, terima kasih. Akan disesuaikan | ||||||||||||||||||||||
17 | 12 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 1. Kondef | Menanggapi tanggapan nomor 8, setau saya yang dianggap bera adalah kode 4 ke 4 atau kode 6 ke 6. Seinget saya dahulu, jika kode 4 ke 4 (atau 5 ke 5) sudah lebih 3/4 bulan, diubah menjadi kode 7.99 saja. Artinya kalau seperti ini, luas bera nya tidak terhitung ya? | Hasil amatan diubah dari kode 4 (di amatan bulan t+1 dst) menjadi kode 7.99 jika lahan tersebut tidak terlihat lagi bekas panennya, tidak ada tanda-tanda akan ditanami tanaman lain dan sudah ditumbuhi semak belukar sehingga lahan tidak terlihat lagi. Demikian halnya dengan kode 5, kode bulan t+1 dst diisikan 7.99 jika lahan tersebut ditumbuhi semak belukar dan lahan tidak terlihat lagi. | ini menarik untuk didiskusikan dan dipertegas lagi oleh SM | |||||||||||||||||||
18 | 13 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 4. Lain-lain | Ijin meminta apakah kami boleh mendapat template grafik luas fase per bulan, seperti yang ada di slide? | Grafik tersebut dinamakan "ribbon chart". sayangnya tidak bisa dibuat di excel / power point setahu saya. yang ditampilkan tadi adalah screenshot grafik yang dibuat di power bi. pilihan lain mungkin bisa menggunakan grafik lain seperti grafik stacked barchart, sehingga bisa menjelaskan proporsi fase per bulan. bisa kami kirimkan. | ||||||||||||||||||||
20 | 15 | Rizvaldi Abdul Muid | BPS Provinsi Lampung | 1. Kondef | Ijin meminta penegasan, jika terjadi tambal sulam (padi di tanam kembali menjadi tanaman yang baru) sebenarnya apakah kita harus memberikan kode puso terlebih dahulu? atau perlakuan yang benar seperti apa? | berikan kode amatan sesuai dengan kondisi lapangan, keterangan mengenai apakah ditambal sulam atau tidak bisa dituangkan di feedback | ||||||||||||||||||||
21 | 16 | Mety | BPS Papua | 1. Kondef | Kode 12, dikatakan bisa diambil diluar radius. Apakah ada batasan pengambilan foto untuk kode ini? apakah bisa dilakukan diluar subsegmen ? atau misal yang ditolak atau yg tidak aman adalh 1 segmen apakah bisa diambil diluar segmen atau ada syarat lainnya? | Tidak ada batasan jarak. Jika subsegmen yang tidak dapat diakses, maka dapat diamati dengan kode 12 pada titik dapat mengakses ke segmen tersebut. Jika segmen yang tidak dapat diakses, maka mencari posisi hingga segmen tersebut terbaca di aplikasi. Jika ada segmen yang berdekatan, maka posisi lebih mendekat ke segmen yang tidak dapat diakses dibanding yang bisa diakses | ||||||||||||||||||||
22 | 17 | M Febrian Rizky R | BPS Kalsel | 1. Kondef | Slide 24, paparan sisi kanan, poin 3, berapa batas/jumlah eksak bulan, ketika lahan dibiarkan pasca berkode 5, hingga bisa diganti ke kode 7.99 ? | Lihat tanggapan no.12 | ini menarik untuk didiskusikan dan dipertegas lagi oleh SM | |||||||||||||||||||
23 | 18 | Megita Ritha | BPS Prov Kepulauan Riau | 3. Metodologi | Awal tahun ini ada kabupaten yg membuka sawah padi baru yg merupakan program dari diperta, tetapi di kecamatan yang tidak ada LBS nya di LBS 2019. Waktu itu keputusannya tidak dapat diganti, lihat dulu LBS 2024. Nah, saat acara evaluasi SEP di Batam lalu, kalau kami baca LBS 2024 untuk Kepri turun. Pertanyaannya, kapankah atau bisakah kami melihat peta LBS yg terbaru agar menimbang bagaimana perlakuan untuk sawah baru ini? | Peta LBS 2024 akan ditampilkan pada dalam bentuk layer LBS pada Aplikasi Pengelolaan Sampel KSA Padi dan Jagung. Aplikasi Pengelolaan Sampel KSA Padi dan Jagung akan di update dalam waktu dekat (segera) | ||||||||||||||||||||
24 | 19 | Megita Ritha | BPS Prov Kepulauan Riau | 1. Kondef | Untuk KSA padi, apakah kode 12 perlu diganti oleh admin ksa pro kabkot/prov ke kondisi sebenarnya? atau gapapa dibiarkan 12? Lalu untuk kode 12 apakah diberikan Berita Acara juga? | admin kab/kot/prov bisa lgsg edit amatan via web khusus untuk kode 12 kalau tau kondisi sebenarnya. Lalu Berita Acara tetap dibuat untuk kode 12 yang diperbaiki maupun tidak | ||||||||||||||||||||
25 | 20 | M Febrian Rizky R | BPS Kalsel | 2. Aplikasi | Sebenarnya kalau flag titik amatan kadang tidak akurat dengan titik berdiri, itu masalahnya di gawai petugas atau di server atau sinyal internet ? (petugas ada yang mau ganti hp karena takutnya kesalahannya dari gawai yang digunakan). Selain menunggu sampai titik berdirinya akurat, apakah ada solusi lain selain solusi tersebut ? | flag titik amatan berdasarkan tag lokasi yang dikirim pada saat klik simpan amatan, keakuratan dari gps terpengaruh dari : gawai petugas, koneksi ke satelite, koneksi ke internet, cuaca dll | ||||||||||||||||||||
26 | 21 | Apri | DKI Jakarta | 4. Lain-lain | Mohon bisa dishare jika ada template dari pusat, terkait berita acara subsegmen yang tidak dapat diakses. Terima kasih. | Baik, akan disertakan di link materi. | ||||||||||||||||||||
27 | 22 | 1. Kondef | ||||||||||||||||||||||||
28 | 23 | M Febrian Rizky R | BPS Kalsel | 3. Metodologi | KSA Jagung, bulan lalu kode 2, 3 atau 4, terus bulan ini langsung persiapan lahan. Ini by default sistem jadi terhitung apa ? apakah terhitung jadi panen pipilan, ataukah puso ? atau menyesuaikan kode bulan sebelumnya (2 ke 5; 3 ke 6; 4 ke 7) ? | Akan terhitung: 2 - 8 : panen hijauan diantara 2 survei 3 - 8 : panen muda diantara 2 survei 4 - 8 : panen pipilan diantara 2 survei | ||||||||||||||||||||
29 | 24 | 1. Kondef | Terkait kode amatan potensi gagal panen, apakah jika sebelumnya area tersebut di beri kode potensi gagal panen, akan tetapi pada amatan bulan selajutnya ternyata diperoleh informasi bahwa lahan tersebut ternyata masih bisa panen dan panennya ternyata walaupun memang sangat jauh dari normal/rendah tapi masih diatas 11% apakah kode amatan pada bulan ini menjadi panen? | panen | ||||||||||||||||||||||
30 | 25 | 1. Kondef | Penentuan kode amatan fase tumbuh tanaman apakah hanya berdasar kondisi foto saja? Jika mengetahui HST atau umur tanaman, dan antara foto hasil amatan dan umur tanaman kurang sesuai apakah diperbolehkan menentukan kode dengan mempertimbangkan umur tanaman tersebut? Contoh: ada kejadian tanaman yang mengalami kurang nutrisi sehingga beberapa bulan terlihat foto tanaman padi yang pertumbuhan daunnya tidak juga rimbun, jadi seakan stuck pada kondisi vegetatif awal | iya silahkan, tambahkan keterangan di feedback | ||||||||||||||||||||||
31 | 26 | Taly Purwa | Bali | 1. Kondef | Apakah ada perbedaan konsep Bera antara padi dan jagung? Untuk konsep jagung sangat jelas. Mohon untuk padi juga diberikan contoh, misal jika bulan N-1 ..., N.., N+1, dst. Pada KSA padi jika setelah panen tdk ada olah lahan >3 bulan maka kode amatan tetap panen dan akan dikategorikan bera secara otomatis secara sistem. Sedangkan pada KSA jagung jika panen tdk ada olah lahan maka PCS memberikan kode amatan bera. Apakah betul sprt ini? trmksh | |||||||||||||||||||||
32 | 27 | Ari | Jateng | 1. Kondef | Dalam KSA Jagung komoditas Jagung manis kode 1212 apakah dipanen muda atau panen pipilan. hal ini terkait nanti produksinya. karena jagung manis tidak pernah dipanen pipilan. karena jagung manis masuk ke hortikultura | Panen muda | ||||||||||||||||||||
33 | 28 | Hera | SUmbar | 3. Metodologi | ada 2 kab kota di sumbar yg tidak ada penanaman jagung pada amatan KSA, apakah bisa direalokasi ke kab lain sampelnya? | Perlu di pastikan terlebih dahulu apakah data pembanding lainnya (misal data dinas) memang tidak ada produksi jagung. Jika sudah dipastikan tidak ada, dapat diusulkan untuk realokasi dengan bersurat ke STPHP dan PMSS, sebaiknya sebelum tahun anggaran baru | ||||||||||||||||||||
34 | 29 | Ari | Jateng | 1. Kondef | untuk kode Rusak/Puso apakah jika ada kerusakan sedikit bisa memilih kode tersebut? nanti pada saat perhitungan puso apakah yang rusak tadi masuk hitungan? | Kode rusak/puso dipilih ketika diperkirakan hasil produksi pada petak di mana subsegmen yang diamati < 11% produksi normal | ||||||||||||||||||||
35 | 30 | Retno | Kalbar | 1. Kondef | untuk kode puso, jika mengalami gagal tanam dikarenakan banjir, sebelumnya sudah tercatat V1, apakah termasuk puso? biasanya akan tanam ulang | Isikan sesuai dengan kondisi pada saat amatan dilakukan. Jika bulan t-1 kode V1, dan pada saat amatan bulan t ternyata banjir, maka isikan kode rusak/puso | ||||||||||||||||||||
36 | 31 | Meta | BPS NTB | 3. Metodologi | Jika terdapat sampel KSA jagung yang tidak ada tanaman jagungnya sama sekali pada keempat subsegmen, kemudian untuk sampel pengganti juga tidak tersedia karena di wilayah perkotaan. Apa yang harus dilakukan? dibiarkan saja atau diapain? | Pastikan tidak ada produksi jagung pada data pembanding lainnya, Jika sudah dipastikan tidak ada produksi jagung, maka dapat mengusulkan realokasi sampel Jagung ke kabupaten lainnya. Sebaiknya dilakukan sebelum tahun anggaran baru. | ||||||||||||||||||||
37 | 32 | M Febrian Rizky R | BPS Kalsel | 3. Metodologi | Studi kasus KSA Padi: bulan-bulan sebelumnya kode 12 karena air tinggi, sebelum penggunaan kode 12, kode yg terpilih adalah kode 5, jadi selama penggunaan kode 12 di bulan-bulan sebelumnya, admin kab/kota mengubah kode 12 menjadi kode 5. Bulan n-1 petugas tetap memberikan kode 12 karena tidak bisa menjangkau titik amatan karena harus melewati tanaman dengan fase generatif (tidak diijinkan sama petani yg mempunyai lahan yg akan dilewati), dan petugas tidak mendapatkan informasi titik amatan yg kode 12, akhirnya kode 12 pada n-1 diubah admin kabupaten/kota dari kode 12 menjadi kode 5 lagi, sama seperti di bulan-bulan sebelumnya. Waktu bulan amatan n, akhirnya petugas bisa ke titik amatan dan ternyata sudah dipanen dengan alat combine. Akhirnya, n-1 berkode 5, n berkode 4, jadi 5 ke 4. Pada bulan n-1, apakah tindak lanjut kabupaten/kota untuk mengubah kode 12 ke kode 5 sudah benar ? bagaimana dengan kode pada bulan n, apakah sudah benar berkode 4 ? jika tidak, apa tindak lanjut yang seharusnya dilakukan ? | |||||||||||||||||||||
38 | 33 | Hera | Sumbar | 4. Lain-lain | apakah pelaksanaan KSA bulan nov ini sudah memakai 2 aplikasi KSA jagung? | |||||||||||||||||||||
39 | 34 | Asma Jufrida | Malut | 3. Metodologi | Syarat pergantian sampel KSA Padi strata S3 apakah harus di Kecamatan yang sama? karena kebiasaan petani di sini menanam Padi Ladang (S3) selalu berpindah di kecamatan yang berbeda (setelah dievaluasi di kecamatan tersebut tidak lagi menanam Padi Ladang selama > 1 tahun dan sudah di konfirmasi ke Dinas Pertanian setempat). Kami pernah mengusulkan tetapi tidak disetujui. | ya. karena penghitungan estimasi dilakukan pada level kecamatan | ||||||||||||||||||||
40 | 35 | Hera | Sumbar | 3. Metodologi | Apakah boleh ganti sampel jagung beda kecamatan? | boleh jika di kecamatan awal sudah tidak ditemukan lagi lahan jagung. Penggantian segmen jagung dapat lintas kecamatan dalam kabupaten yang sama | ||||||||||||||||||||
41 | 36 | Arif Gunawan | Banten | 3. Metodologi | Usulan penggantian segmen KSA Padi dikarenakan wilayah segmen sekitar 6 Sub segmen bukan tanaman padi dan digantikan dengan segmen baru dengan lebih banyak hamparan sawah ditanami padi , lalu segmen KSA Padi yang diganti apakah boleh sebagai pengganti untuk segmen KSA Jagung ..? dengan koordinat yang sama .. | boleh, KSA untuk Padi dan Jagung independen. | ||||||||||||||||||||
42 | 37 | Herlin Afridona | Riau | 3. Metodologi | Apakah pada LBS 2024 ada update stratifiasi lahan ? di Kota Dumai ada 1 segmen berstrata S3 namun lokasinya berada dalam LBS. Pada tahun 2020 dilakukan penggantian segmen di Kota Dumai, segmen eksisting aalah S2 namun sampel pengganti berstrata S3. Dengan 1 segmen S3 ini luas panen di Kota Dumai melonjak drastis naik sekitar 300% pada tahun 2020. Padahal segmen S3 ini berada dalam LBS. Bukankah segmen yang berada dalam LBS seharusnya berstrata S1/S2? Mohon penjelsannya? dan bagaimana jalan keluar untuk kasus Dumai yang luas panennya sangat jauh naik. Dinas Pertanian Kota Dumai pun merasa luas panen mereka tidak sebanyak itu | Jika sampel berada pada LBS maka merupakan sampel untuk keterwakilan S1/S2. Sehingga sampel S3 tersebut dapat dikategorikan salah sasaran. Solusi: - ganti sampel S3 sesuai dengan strata nya, diubah ke segmen yang berada pada lahan bukan sawah | ||||||||||||||||||||
43 | 38 | Hera | Sumbar | 3. Metodologi | KSA Jagung: untuk ganti sampel bulan nov, apakah harus di aplikasi web KSA Jagung? atau pakai link excell seperti sebelumnya? | Untuk KSA Jagung yang digunakan tahun ini adalah KSA Jagung Lama (Versi BRIN), jika akan melakukan penggantian sampel untuk pelaksanaan dan penghitungan luas panen jagung tahun 2024, maka lakukan penggantian seperti biasa (versi excel). Penggantian Sampel menggunakan web KSA Jagung dilakukan dalam rangka ujicoba nov-des 2024. | ||||||||||||||||||||
44 | 39 | Arif Gunawan | Banten | 3. Metodologi | untuk Usulan Segmen pengganti KSA Jagung , apakah boleh untuk komoditas Jagung manis ,,,?? lalu batasan Luas untuk pengajuan sampel pengganti segmen KSA Jagung ,,? | |||||||||||||||||||||
45 | 40 | Taly Purwa | Bali | 3. Metodologi | di lapangan sangat susah menemukan sampel pengganti amatan KSA padi S1 (satu hamparan sawah semua). Biasanya minimal ada satu subsegmen yang bukan sawah. Pada kondisi tsb apakah sampel S1 wajib diusulkan untuk diganti? | Jika tidak tersedia lagi populasi S1 yang seluruh subsegmennya sawah, maka sampel tidak perlu diganti | ||||||||||||||||||||
46 | 41 | Arif Gunawan | Banten | 3. Metodologi | Apakah boleh usulan penggantian segmen KSA jagung wilayah nya merupakan Komoditas Tanaman Jagung namun kepemilikan nya punya perusahaan ,,?? atau program dari pemerintah ,,?? | Boleh | ||||||||||||||||||||
47 | 42 | retno | kalbar | 3. Metodologi | jika mau mengajukan ganti sampel ksa jagung bulan ini (november), apakah otomatis sampel pengganti juga akan muncul di aplikasi baru ? | Penggantian sampel melalui web KSA Jagung, akan terintegrasi dengan KSA Pro Jagung yang baru, namun belum diginakan untuk penghitungan luas lahan jagung 2024. Untuk penggantian sampel segmen KSA Jagung 2024 tetap melalui file excel seperti biasa dan sampel akan muncul pada KSA Lama | ||||||||||||||||||||
48 | 43 | Arif Gunawan | Banten | 3. Metodologi | Apakah boleh Kabupaten mengusulkan segmen KSA Padi baru / ada usulan tambahan segmen baru dikarenakan wilayah kecamatannya potensi tanaman padi ,,?? | Boleh mengusulkan tambahan sampel melalui surat | ||||||||||||||||||||
49 | 44 | hera | sumbar | 2. Aplikasi | usul: mohon di sediakan juga aplikasi Ubinan Palawija, sperti ubinan Padi, agar lebih mudah melakukan pemeriksaan dan monitoring | Akan dipertimbangkan | ||||||||||||||||||||
50 | 45 | Hera | sumbar | 2. Aplikasi | Usul: mohon dibuatkan juga aplikasi fase tumbuh KSA (mencakup fase amat pada KSA Padi dan Jagung), memudahkan PCS dilapangan, seperti ST2023 Kode atau KBLI | Akan dipertimbangkan | ||||||||||||||||||||
51 | 46 | Herlin Afridona | Riau | 3. Metodologi | Mohon diberikan petnjuk tertulis mengenai tatacara updating ubinan palawija. Mohon pertimbangan untuk mencatat sumua ruta di BS karena jika tidak dicatat semua khawatair akan ada yg terlewat atau moral hazard. Dengan metode sekarang membuka peluang untuk petugas melakukan updating dengan cara snowball | Juknis pemutakhiran akan disampaikan melalui Surat Direktur PMSS tentang Sampel Ubinan 2025 | ||||||||||||||||||||
52 | 47 | Meta | BPS NTB | 3. Metodologi | Pada pemutakhiran ubinan palawija, prelistnya adalah UTP yang mengusahakan palawija berdasarkan hasil ST2023. Kemudian ketika melakukan pemutakhiran diluar UTP yang tercetak, apakah petugas harus mengunjungi seluruh UTP yang ada di BS sampel secara door to door atau menggunakan metode snowball sehingga yang ditambahkan sebagai UTP di SUB-P hanya UTP yang mengusahakan palawija pada SR tertentu? | 1. Pemutakhiran BS menggunakan prelist UTP tanaman pangan hasil ST2023. 2. Pemutakhiran BS dilakukan secara door to door. 3. Jika terdapat UTP tanaman pangan yang belum terdapat dalam daftar, masukkan UTP tersebut ke dalam daftar pemutakhiran. | mohon maaf untuk yg ditambahkan UTP tanaman pangan atau UTP palawija ya bu? | |||||||||||||||||||
53 | 48 | Muhammad Abdul Majid | Kaltim | 1. Kondef | Untuk kuesioner ubinan rincian 803b apakah memiliki batas waktu menerima bantuan? Contoh: responden SR III 2024 merupakan anggota poktan, dan pada 2019, poktan tersebut menerima bantuan alsintan berupa alat pemanen / combine harvester yang masih digunakan sampai dengan saat pencacahan. Apakah di kuesioner 803b diisi mendapat bantuan? | Waktu penerimaan tidak ada batasan, jika alsintan tersebut masih ada atau masih digunakan maka dianggap menerima bantuan alsintan | ||||||||||||||||||||
54 | 49 | Erwin S.A. | Papua Barat | 3. Metodologi | Untuk alokasi target sampel ubinan meningkat hampir 3 kali lipat mulai sejak 2023 dan alokasinya sama pada tahun 2024 ini. Hal itu menyebabkan target dari ubinan semakin berat untuk terealisasi seluruhnya. Dengan anggaran yang dan SDM terbatas ini sepertinya kurang bisa optimal untuk memenuhi seluruh target sampel ubinan palawija. Bagaimana solusinya? Terima kasih | Sampel Plot Ubinan 2025, sudah dihitung berdasarkan data terupdate (ST2023). Mohon bisa dilakukan evaluasi sesuai dengan kondisi lapangan. | ||||||||||||||||||||
55 | 50 | Hera | sumbar | 3. Metodologi | beberapa kab menyampaikan bahwa sampel yg sudah muncul di SR 2 dan sudah panen, knp muncul lagi di SR 3? padahal setelah panen tdkada melakukan penanaman lagi, mohon informasinya bu | Penentuan subsegmen eligibel didasarkan pada asumsi penanaman dapat dilakukan 3 kali dalam 1 tahun dengan varietas padi yang umur budi daya 4 bulan sejak tanam sampai dengan panen. Data yg kami miliki untuk perkiraan bulan panen berasal dari pengamatan fase tumbuh padi hasil kegiatan KSA. jika BPS Kab/Kota memiliki data lain yg lebih tepat untuk memperkirakan waktu panen, silakan dikirimkan ke mss@bps.go.id. | ||||||||||||||||||||
56 | 51 | Mety | Papua | 2. Aplikasi | Aplikasi iframe ubinan padi di level admin kabupaten tidak tersedia upload surat pergantian sampel dari kabupaten. Hanya admin provinsi yang bisa upload surat pergantian sampel ubinan ksa padi di iframe. Seharusnya disamakan seperti iframe palawija yang mengharuskan upload surat pergantian sampel dr kabupaten. | Akan dipertimbangkan | ||||||||||||||||||||
57 | 52 | Nanda | BPS Kalsel | 1. Kondef | KSA Jagung: 1. Apakah ada panduan pasti secara visual fase reproduktif (selain kondisi biji jagung), karena sulit menentukan antara R3 (RA) atau R4 (RR) di lapangan, untuk meminimalisir inkonsisten (kode 3 ke 7)? 2. Mengacu pada slide 22, Apakah kode 15. BERA tetap diterapkan pada lahan pertanian bukan jagung yang terlihat jelas tanaman lainnya (misal: Karet)? atau jika tanaman tersebut musiman (misal: Terung) menunggu tanaman tersebut berstatus panen? | 1. R4 tepian kelobot (kulit jagung) sudah mulai berwarna kuning/cokelat 2. Tidak. Isikan kode amatan sesuai dengan hasil amatan di lapangan. Jika Karet maka kode 9.14 jika Terung maka kode 9.13. Catatan: Jika amatan sebelumnya pernah tercatat lahan pertanian bukan jagung dan sudah panen/dibongkar tetapi bulan ini lahan belum diolah, maka dikategorikan BERA. slide kondef jagung slide 22 akan diperjelas | ||||||||||||||||||||
58 | 53 | Nanda | BPS Kalsel | 4. Lain-lain | Tata Cara Pendataan KSA Jagung: 1. Jika terjadi irisan ekstrem yang mana pada aplikasi lama bisa menangkap gambar fase jagung dan di aplikasi baru tidak bisa menangkap fase jagung (karena lebih dari radius kotak 50x50) apakah tetap mengikuti fase amatan pada aplikasi lama? | Mengikuti kondisi fase sesuai aplikasi baru. Perhitungan estimasi dari keduanya akan dilakukan terpisah dan akan dievaluasi dampak dari pergeseran lokasi segmennya. | ||||||||||||||||||||
59 | 54 | Nanda | BPS Kalsel | 4. Lain-lain | Tata Cara Pendataan KSA Jagung: 2. Jika kedua aplikasi bisa menangkap adanya jagung, namun ada perbedaan fase amatan antara aplikasi lama dan aplikasi baru, fase amatan mana yang dipakai? | Jika titik amat aplikasi lama masih bisa dijangkau dengan aplikasi baru, maka fase titik dan nilai amatan keduanya harus sama. | ||||||||||||||||||||
60 | 55 | Nanda | BPS Kalsel | 1. Kondef | KSA Jagung: Mohon penegasannya terkait lahan kosong atau hanya berisi semak belukar dimasukkan kode 9 atau 10? | 9.99 jika memang lahan pertanian. | ||||||||||||||||||||
61 | 56 | Nanda | BPS Kalsel | 2. Aplikasi | Pada saat uji coba Aplikasi KSA Jagung yang baru, kode subsegmen tidak sama dengan aplikasi lama Ilustrasi urutan subsegmen Aplikasi Baru saat uji coba: A1 B1 A2 B2 Ilustrasi urutan subsegmen Aplikasi Lama: A1 A2 B1 B2 apakah urutannya akan disamakan dengan aplikasi lama? atau tetap seperti ilustrasi pada saat uji coba? | Sedang dalam perbaikan. | ||||||||||||||||||||
62 | 57 | Abdul Hafid | BPS Sul-Bar | 4. Lain-lain | Mohon dicontohkan/dipaktekkan tata cara penghitungan dalam menghasilkan angka Luas panen/Produksi padi di suatu Kabupaten | Penjelasan detail tersedia di buku pedoman teknis KSA 2020. | Ini boleh dishare di link materi bapak/ibu? | |||||||||||||||||||
63 | 58 | Hendy | BPS Babel | 3. Metodologi | Di Babel banyak padi ladang, tetapi luasan per bidangnya hanya sekitar 0,5-2 hektare dalam satu kawasan. Selain itu, tradisi penanaman padi ladang ini berpindah-pindah setiap 2-3 tahun. Di sisi lain, sampel KSA Padi, satu subsegmen itu luasannya 1 hektare dan 1 segmen itu 9 hektare. Bagaimana solusi terbaik untuk mendapatkan estimasi panen padi ladang yang akurat? Apakah 1. Menambah sampel dengan mencari lokasi padi ladang, tetapi ada kendala anggaran 2. Mengganti sampel setiap ada perpindahan padi ladang, tetapi ada kendala untuk mencari lokasi padi ladang yang hanya spot-spot 0,5-2 hektare | |||||||||||||||||||||
64 | 59 | Hendy | BPS Babel | 3. Metodologi | 1. Apakah ada penghitungan ulang jumlah sampel segmen, baik padi maupun jagung berdasarkan LBS 2024 dan atau luas baku padi ladang dan atau luas baku jagung? 2. Berapa jumlah sampel segmen yang ideal untuk tahun 2025 setelah adanya perubahan LBS dan atau luas baku padi ladang/jagung? | 1. Ya sedang dilakukan penghitungan untuk KSA Padi. Untuk Jagung akan dilakukan didiskusikan terlebih dahulu karena saat ini KSA Jagung masih fokus pada migrasi ke Aplikasi yang baru 2. ... | ||||||||||||||||||||
65 | 60 | dody | BPS Jateng | 3. Metodologi | 1. Untuk lahan perhutani yang ditanami jagung apakah bisa kita usulkan sebagai pengganti sampel ksa jagung? 2. Usul Daftar Sampel RT (DSRT) sampel cadangan ubinan Palawija sudah dipilihkan dan dapat dicetak juga seperti sampel cadangan ubinan padi, mengingat panen petani tidak bisa dipastikan. | 1. secara teori, konsep KSA adalah seluruh populasi lahan jagung yang ada di seluruh wilayah di Indonesia, sehingga lahan perhutani bisa disusulkan. Perlu antisipasi terhadap dinamika hasil estimasinya jika, hasilnya nanti menimbulkan isu sensitif terhadap penggunaan lahan hutan untuk tanaman jagung. (menyiapkan penjelasan jika isu tersebut muncul karena hasil estimasi KSA Jagung 2. Akan didiskusikan. | ||||||||||||||||||||
66 | 61 | |||||||||||||||||||||||||
67 | SILAHKAN ISIKAN PERTANYAAN HARI INI DI SHEET 12nov24. Terimakasih | |||||||||||||||||||||||||