| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | No | Nama Penanya | Asal Kabupaten/Kota | Topik | Pertanyaan | Jawaban | ||||||||||||||||||||
2 | Selasa, 5 Maret 2024 | |||||||||||||||||||||||||
3 | 1 | Petrus Adu | Rote Ndao | Cakupan SKTNP | Penyediaan Makan/Minum yang COD apakah masuk atau tidak di kegiatan penyediaan makan minum? | COD Itu hanya metode pembayaran, kalau memang tempat penjualan makanan itu disediakan tempat makannya, maka tetap masuk sebagai kategori I.1 Penyediaan Makan Minum | ||||||||||||||||||||
4 | 2 | Ellen | Provinsi NTT | Sampel SKTNP | Frame sampel dari SE 2016. Misalnya saat 2016 suatu usaha adalah UMB, namun sekarang sudah bukan UMB, apakah masih eligible? | Tetap lanjut, karena tidak ditanya lagi apakah UMB lagi atau bukan. Namun dari tim metodologi mengatakan bahwa kita harus yakin kalau itu UMB. Frame dari SE2016 kita "tutup mata", tetap kita asumsikan itu merupakan UMB. Omsetnya 2,5 miliar per tahun. Minimal perusahaan yang menjadi sampel masih aktif atau pindah tetapi masih bisa ditelusuri dalam kabupaten. | ||||||||||||||||||||
5 | 3 | Ellen | Provinsi NTT | Sampel SKTNP | 1 Perusahaan punya 3 KBLI. Misal perdagangan, apakah perdagangannya ini harus UMB, atau total omset dari seluruh 3 lapangan usaha yang dimilikk oleh perusahaan? | Jika sampel yang ada di daftar sampel itu adalah kategori perdagangan namun kenyataan dilapangan itu bukan hanya perdagangan maka, jika laporan keuangan tidak bisa dipisahkan maka dicatat pada nama usaha sesuai dengan kategori pada daftar sampel (perdagangan) dan pendapatan adalah semua KBLI yang ada pada establisment tersebut. | ||||||||||||||||||||
6 | 4 | Ellen | Provinsi NTT | Sampel SKTNP | Apakah benar boleh untuk "tutup mata" sementara terkait UMB dan UMK? | Dalam pengolahan sampai sekarang belum ada rule validasi terkait besarnya omzet dan klasifikasi UMB dan UMK. | ||||||||||||||||||||
7 | 5 | Petrus Adu | Rote Ndao | Tata Cara Pengisian FASIH | Contoh orderan yang sudah selesai tapi belum dibayarkan bagaimana pencatatannya? | Pada blok IV pendapatannya diisi sebesar nilai order yang telah diselesaikan, karena konsep accrual basis sehingga jika pekerjaan sudah diselesaikan maka harusn sudah dicatat pendapatannya. Kecuali kategori P | ||||||||||||||||||||
8 | 6 | Nuricha | Rote Ndao | Tenaga Kerja | Kasus satpam, kapan dikatakan sebagai tenaga kerja dan bukan? | Misal satpam di rumah sakit, jika digaji oleh rumah sakit maka dia adalah tenaga kerja, namun jika outsourcing (digaji oleh pihak penyedia), maka satpam tsb bukan merupakan tenaga kerja dari rumah sakit | ||||||||||||||||||||
9 | Rabu, 6 Maret 2024 | |||||||||||||||||||||||||
10 | 7 | Ellen | Provinsi NTT | Trade and Transport Margin (TTM) | Di kuesionernya, TTM apakah ditanyakan sendiri? Bagaimana pencatatannya? Apakah include di biaya antara? | Jika dalam 1 kuitansi tertera ongkirnya, maka di kuesioner dicatat sebagai pendapatan lainnya (dari sisi penjual) di Blok IV.C.rincian.5.a. Sedangkan dari sisi pembeli, maka biaya ongkir yang ditagihkan akan dicatat di rincian angkutan/transportasi/pos/kurir pada blok VI.B.Biaya Umum | ||||||||||||||||||||
11 | 8 | Gratiana Nahak | TTS | Blok V SINASI | Di kuesioner offline diisi jika berkode 1 (SKNP) bukan SKSJ | Kuesioner offline nya yang keliru | ||||||||||||||||||||
12 | 9 | Petrus Adu | Rote Ndao | Biaya Umum | Usaha perdagangan, buruh bongkar muat di pelabuhan apakah masuk di rincian 11? | Tidak, setelah konfirmasi ke Ibu Intama, biaya buruh bongkar muat di pelabuhan itu masuk ke rincian 13. Pengeluaran Lainnya. Karena di rincian 11 itu harus mempunya keahlian khusus, atau secara lapangan usaha masuk pada kategori MN | ||||||||||||||||||||
13 | 10 | Fariz F Hakim | Provinsi NTT | Rincian 13 | Pengeluaran lainnya apakah di luar outsourcing? | Ya, selain pengeluaran yang telah dicatat di rincian sebelumnya. Misalnya tukang bersih-bersih yang disewa dadakan. Tidak memerlukan keterampilan khusus. | ||||||||||||||||||||
14 | 11 | Petrus Adu | Rote Ndao | Remark/Catatan | Di remark kalau sudah ada catatan, apa perlu ditulis ulang di blok catatan? | Remark berfungsi untuk menjadi catatan khusus dari PCL ke PML secara lebih rinci di setiap rincian dan sebaliknya. Sedangkan catatan di blok catatan sifatnya umum. | ||||||||||||||||||||
15 | 12 | Nuricha | Rote Ndao | Tenaga Kerja | Untuk konsultan yang dipekerjakan untuk proyek itu tidak dihitung sebagai tenaga kerja baik di SKTNP dan SINASI ya? | Iya, konsultan perencanaan, dll dalam proyek bukan merupakan tenaga kerja karena konsultan merupakan jasa yang berdiri sendiri sebagai suatu usaha kategori MN. Nanti untuk proyek tersebut, biaya yang dipakai untuk membayar konsultan masuk sebagai pengeluaran biaya umum (jasa-jasa). | ||||||||||||||||||||
16 | 13 | Yusak Ita | TTS | Tenaga Kerja | Untuk sekolah swasta yang ada guru PNS, apakah jumlah tenaga kerja dihitung juga guru PNS? Bagaimana dengan balas jasanya? | Jumlah tenaga kerja dihitung termasuk guru PNS, sedangkan untuk balas jasa adalah yang dibayarkan oleh sekolah swasta, tidak termasuk gaji dan tunjangan dari pemerintah untuk guru PNS tersebut. | ||||||||||||||||||||
17 | Jumat, 8 Maret 2024 | |||||||||||||||||||||||||
18 | 14 | Roy Thonak | Rote Ndao | Margin Pengangkutan | Jika si A dari rote datang ke Kupang untuk beli barang di si B menggunakan kendaraan sendiri, lalu kembali ke rote, bagaimana pencatatan margin pengangkutannya? | Jika yang menjadi sampel adalah si A, maka pengeluaran tersebut masuk di biaya-biaya khusus dan biaya umum. Pencatatan margin transportasi dilakukan jika si A adalah penjual, sedangkan yang ditanyakan adalah kasus si A merupakan pembeli. | ||||||||||||||||||||
19 | 15 | Nuricha | Rote Ndao | Kompensasi Tenaga Kerja | Perusahaan Real Estate, menjamu tamu dengan memberi kopi. Dalam prakteknya, pegawai di perusahaan ikut mengkonsumsi, ini apakah dihitung sebagai konsumsi antara atau sebagai kompensasi pegawai? | Mudahnya digabung, bukan sebagai kompensasi tenaga kerja. Dalam laporan keuangan perusahaan sudah dicatat sebagai pengeluaran kopi untuk tamu (biaya umum). | ||||||||||||||||||||
20 | 16 | Petrus Adu | Rote Ndao | Sampel Pendidikan Swasta | Di sekolah swasta ada kantin. Biaya yang dibayarkan pengelola kantin ke sekolah, kadang dibayar kadang menunggak, apakah perlu diimputasi? | Pencatatannya tergantung kesepakatan awal antara pengelola kantin dengan sekolah. Jika memang dari awal disewakan, dicatat sebagai pendapatan sekunder/pendapatan lainnya di SINASI. Jika menunggak tetap dicatat sebagai pendapatan sekolah (Accrual Basis) | ||||||||||||||||||||
21 | 17 | Roy Thonak | Rote Ndao | Persediaan Awal Tahun | Kalau perusahaan tidak punya catatan stok awal tahun karena barang direstock setiap minggu, bagaimana cara kita menggali informasinya? | Sampel-sampel di NTT berdasarkan pengalaman belum memiliki laporan keuangan. Oleh sebab itu dilakukan probing dengan pendekatan-pendekatan yang memungkinkan. Contohnya, menanyakan biasanya sisa barang di minggu terakhir bulan Desember sebelum belanja lagi ke Kupang berapa. | ||||||||||||||||||||
22 | 18 | Roy Thonak | Rote Ndao | Biaya Umum Biaya Khusus | Biaya air dan listrik di ruko (rumah dan toko), bagaimana pencatatannya jika penggunaannya ada yang digunakan untuk usaha dan ada yang digunakan untuk keperluan pribadi? | Harus diproporsikan sesuai penggunaannya. Karena jika tidak diporporsikan maka rawan menyebabkan pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. | ||||||||||||||||||||
23 | 19 | Paulus Venn | Kabupaten Kupang | Harga | Jika penjual menjual barang dagangannya di beberapa tempat dengan harga yang berbeda dan tidak ada pembukuan. Bagaimana pencatatan harganya? | Yang pertama, pedagang keliling kecil kemungkinan menjadi sampel. Untuk kasus yang ditanyakan, ambil harga rata-rata | ||||||||||||||||||||
24 | 20 | Albert Liufeto | Kabupaten Kupang | Pembelian bersih (SINASI) | Pendekatan seperti apa yang dapat dilakukan untuk menggali informasi mengenai pembelian bersih jika catatan laporan keuangannya tidak jelas? | Pembelian bersih yaitu total nilai pembelian setelah dikurangi retur/potongan harga pembelian dan lain sebagainya. Bisa didekati dengan menanyakan rata-rata pembelian rutin per minggu atau per bulan, lalu dikalikan. | ||||||||||||||||||||
25 | 21 | Roy Thonak | Rote Ndao | Biaya Umum Biaya Khusus | Misal penjual beli barang dagangan ke kupang dari rote, sepanjang perjalanan si penjual ada pengeluaran makan dan rokok, bagaimana pencatatannya? | Dicatat di pengeluaran biaya umum pada rincian 13 (pengeluaran lainnya) | ||||||||||||||||||||
26 | 22 | Semi Tahun | Kabupaten Kupang | Cakupan SKTNP | Sampel yang mungkin ditemui di Kab Kupang adalah salon kecantikan. Salon ini juga menyediakan jasa dekorasi pesta dan sewa gaun, apakah yang dicatat hanya aktivitas salon kecantikannya saja? | Kalau bisa dipisahkan maka ada 2 establishment. Namun jika tidak bisa dipisahkan, kita gabung pendapatannya dari sewa gaun dan jasa dekor sebagai pendapatan sekunder salon kecantikan. | ||||||||||||||||||||
27 | 23 | Agustinus Taopan | Kabupaten TTS | Tenaga Kerja | Pedagang kacang tanah beli kacang tanah di desa-desa. Di TTS pedagang kacang tanah kasih uang ke orang perantara yang akan beli ke petani. Makin banyak kacang yang berhasil diperoleh oleh si perantara maka makin banyak juga upahnya. Apakah si perantara ini masuk sebagai tenaga kerja atau tidak? | Bukan tenaga kerja. Karena si perantara tidak \mendapatkan penghasilan pasti (tergantung jumlah kacang yang diperoleh). Si perantara ini justru merupakan seorang pedagang juga. | ||||||||||||||||||||
28 | 24 | |||||||||||||||||||||||||
29 | 25 | |||||||||||||||||||||||||
30 | 26 | |||||||||||||||||||||||||
31 | 27 | |||||||||||||||||||||||||
32 | 28 | |||||||||||||||||||||||||
33 | 29 | |||||||||||||||||||||||||
34 | 30 | |||||||||||||||||||||||||
35 | 31 | |||||||||||||||||||||||||
36 | 32 | |||||||||||||||||||||||||
37 | 33 | |||||||||||||||||||||||||
38 | 34 | |||||||||||||||||||||||||
39 | 35 | |||||||||||||||||||||||||
40 | 36 | |||||||||||||||||||||||||
41 | 37 | |||||||||||||||||||||||||
42 | 38 | |||||||||||||||||||||||||
43 | 39 | |||||||||||||||||||||||||
44 | 40 | |||||||||||||||||||||||||
45 | 41 | |||||||||||||||||||||||||
46 | 42 | |||||||||||||||||||||||||
47 | 43 | |||||||||||||||||||||||||
48 | 44 | |||||||||||||||||||||||||
49 | 45 | |||||||||||||||||||||||||
50 | 46 | |||||||||||||||||||||||||
51 | 47 | |||||||||||||||||||||||||
52 | 48 | |||||||||||||||||||||||||
53 | 49 | |||||||||||||||||||||||||
54 | 50 | |||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||