ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
1
MATRIK BAN-PT
2
3
4
5
NoElemenIndikatorSkor 4Skor 3Skor 2Skor
6
1C. Kriteria
C.1. Visi, Misi,
Tujuan dan
Strategi
C.1.4. Indikator
Kinerja Utama
Kesesuaian Visi, Misi,
Tujuan dan Strategi
(VMTS) Unit Pengelola
Program Studi (UPPS)
terhadap VMTS
Perguruan Tinggi (PT)
dan visi keilmuan
Program Studi (PS)
yang dikelolanya.
1) visi yang mencerminkan
visi perguruan tinggi dan
memayungi visi keilmuan
terkait keunikan program
studi serta didukung data
implementasi yang
konsisten,
2) misi, tujuan, dan
strategi yang searah dan
bersinerji dengan misi,
tujuan, dan strategi
perguruan tinggi serta
mendukung
pengembangan program
studi dengan data
implementasi yang
konsisten
UPPS memiliki:
1) visi yang mencerminkan
visi perguruan tinggi dan
memayungi visi keilmuan
terkait keunikan program
studi,
2) misi, tujuan, dan
strategi yang searah dan
bersinerji dengan misi,
tujuan, dan strategi
perguruan tinggi serta
mendukung
pengembangan program
studi.
UPPS memiliki:
1) visi yang mencerminkan
visi perguruan tinggi dan
memayungi visi keilmuan
terkait program studi,
2) misi, tujuan, dan
strategi yang searah
dengan misi, tujuan, dan
strategi perguruan tinggi
serta mendukung
pengembangan program
studi.
7
2Mekanisme dan
keterlibatan pemangku
kepentingan dalam
penyusunan VMTS
UPPS.
Ada mekanisme dalam
penyusunan dan
penetapan visi, misi,
tujuan dan strategi yang
terdokumentasi serta ada
keterlibatan semua
pemangku kepentingan
internal (dosen,
mahasiswa dan tenaga
kependidikan) dan
eksternal (lulusan,
pengguna lulusan dan
pakar/mitra/organisasi
profesi/pemerintah).
Ada mekanisme dalam
penyusunan dan
penetapan visi, misi,
tujuan dan strategi yang
terdokumentasi serta ada
keterlibatan pemangku
kepentingan internal
(dosen, mahasiswa dan
tenaga kependidikan) dan
pemangku kepentingan
eksternal (lulusan dan
pengguna lulusan).
Ada mekanisme dalam
penyusunan dan
penetapan visi, misi,
tujuan dan strategi yang
terdokumentasi serta ada
keterlibatan pemangku
kepentingan internal
(dosen dan mahasiswa)
dan pemangku
kepentingan eksternal
(lulusan).
8
3Strategi pencapaian
tujuan disusun
berdasarkan analisis
yang sistematis, serta pada pelaksanaannya
dilakukan pemantauan
dan evaluasi yang
ditindaklanjuti.
Strategi efektif untuk
mencapai tujuan dan
disusun berdasarkan
analisis yang sistematis dengan menggunakan
metoda yang relevan dan
terdokumentasi serta pada
pelaksanaannya dilakukan
pemantauan dan evaluasi
dan ditindaklanjuti
Strategi efektif untuk
mencapai tujuan dan
disusun berdasarkan
analisis yang sistematis dengan menggunakan
metoda yang relevan dan
terdokumentasi serta pada
pelaksanaannya dilakukan
pemantauan dan evaluasi.
Strategi untuk mencapai
tujuan dan disusun
berdasarkan analisis yang
sistematis dengan menggunakan metoda
yang relevan serta
terdokumentasi namun
belum terbukti
efektifitasnya.
0
9
4C.2. Tata
Pamong, Tata
Kelola dan
Kerjasama
C.2.4. Indikator
Kinerja Utama
C.2.4.a) Sistem
Tata Pamong
B. Perwujudan good
governance dan
pemenuhan lima pilar
sistem tata pamong,
yang mencakup:
1) Kredibel,
2) Transparan,
3) Akuntabel,
4) Bertanggung jawab,
5) Adil.
Skor = (A + (2 x B)) / 3
UPPS memiliki praktek
baik (best practices)
dalam menerapkan tata
pamong yang memenuhi 5
kaidah good governance
untuk menjamin
penyelenggaraan program
studi yang bermutu
UPPS memiliki praktek
baik (best practices)
dalam menerapkan tata
pamong yang memenuhi 4
kaidah good governance
untuk menjamin
penyelenggaraan program
studi yang bermutu.
UPPS memiliki praktek
baik (best practices)
dalam menerapkan tata
pamong yang memenuhi 3
kaidah good governance
untuk menjamin
penyelenggaraan program
studi yang bermutu.
10
5C.2.4.b)
Kepemimpinan
dan Kemampuan
Manajerial
A. Komitmen pimpinan
UPPS.
Terdapat bukti/pengakuan
yang sahih bahwa
pimpinan UPPS memiliki
karakter kepemimpinan
operasional,
organisasi, dan publik.
Terdapat bukti/pengakuan
yang sahih bahwa
pimpinan UPPS memiliki 2
karakter diantara
kepemimpinan
operasional,
organisasi, dan publik.
Terdapat bukti/pengakuan
yang sahih bahwa
pimpinan UPPS memiliki
salah satu karakter
diantara kepemimpinan
operasional,
organisasi, dan publik.
11
B. Kapabilitas pimpinan
UPPS, mencakup
aspek:
1) perencanaan,
2) pengorganisasian,
3) penempatan personel,
4) pelaksanaan,
5) pengendalian dan
pengawasan, dan
6) pelaporan yang
menjadi dasar tindak
lanjut.
Skor = (A + (2 x B)) / 3
Pimpinan UPPS mampu :
1) melaksanakan 6 fungsi
manajemen secara efektif
dan efisien,
2) mengantisipasi dan
menyelesaikan masalah pada situasi yang tidak
terduga,
3) melakukan inovasi
untuk menghasilkan nilai
tambah
Pimpinan UPPS mampu :
1) melaksanakan 6 fungsi
manajemen secara efektif
dan efisien,
2) mengantisipasi dan
menyelesaikan masalah pada situasi yang tidak
terduga.
Pimpinan UPPS mampu
melaksanakan 6 fungsi
manajemen secara efektif.
12
6C.2.4.c)
Kerjasama
Mutu, manfaat,
kepuasan dan
keberlanjutan
kerjasama pendidikan,
penelitian dan PkM
yang relevan dengan
program studi.
UPPS memiliki bukti
yang sahih terkait
kerjasama yang ada
telah memenuhi 3
aspek berikut:
1) memberikan manfaat
bagi program studi
dalam pemenuhan
proses pembelajaran,
penelitian, PkM.
2) memberikan
peningkatan kinerja
tridharma dan fasilitas
pendukung program
studi.
3) memberikan
kepuasan kepada mitra
industri dan mitra
kerjasama lainnya, serta
menjamin keberlanjutan
kerjasama dan hasilnya.
UPPS memiliki bukti yang
sahih terkait kerjasama
yang ada telah memenuhi
3 aspek
UPPS memiliki bukti yang
sahih terkait kerjasama
yang ada telah memenuhi
aspek 1 dan 2.
UPPS memiliki bukti yang
sahih terkait kerjasama
yang ada telah memenuhi
aspek 1.
13
7A. Kerjasama
pendidikan, penelitian,
dan PkM yang relevan
dengan program studi
dan dikelola oleh UPPS
dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 1 LKPS
Jika RK ≥ 4 ,
maka A = 4 .
Jika RK < 4 ,
maka A = RK .
14
RK = ((a x N1) + (b x N2) + (c x N3)) / NDTPS Faktor: a = 3 , b = 1 , c = 2
N1 = Jumlah kerjasama pendidikan.
N2 = Jumlah kerjasama penelitian.
N3 = Jumlah kerjasama PkM.
NDTPS = Jumlah dosen tetap yang ditugaskan sebagai pengampu mata kuliah dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kompetensi inti
program studi yang diakreditasi.
15
B. Kerjasama tingkat
internasional, nasional,
wilayah/lokal yang
relevan dengan
program studi dan
dikelola oleh UPPS
dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 1 LKPS
Skor = ((2 x A) + B) / 3
Jika NI ≥ a ,
maka B = 4
Jika NI < a dan NN ≥ b ,
maka B = 3 + (NI / a)
16
Jika 0 < NI < a dan 0 < NN < b ,
maka B = 2 + (2 x (NI/a)) + (NN/b) - ((NI x NN)/(a x b))
17
NI = Jumlah kerjasama tingkat internasional. Faktor: a = 2 , b = 6 , c = 9
NN = Jumlah kerjasama tingkat nasional.
NW = Jumlah kerjasama tingkat wilayah/lokal.
18
8C.2.5
Indikator Kinerja
Tambahan
Pelampauan SN-DIKTI
yang ditetapkan dengan
indikator kinerja
tambahan yang berlaku
di UPPS berdasarkan
standar pendidikan
tinggi yang ditetapkan
perguruan tinggi pada
tiap kriteria.
UPPS menetapkan
indikator kinerja tambahan
berdasarkan standar
pendidikan tinggi yang
ditetapkan perguruan
tinggi. Indikator kinerja
tambahan mencakup
seluruh kriteria serta
menunjukkan daya saing
UPPS dan program studi
di tingkat inernasional.
Data indikator kinerja
tambahan telah diukur,
dimonitor, dikaji, dan
dianalisis untuk perbaikan
berkelanjutan
UPPS menetapkan
indikator kinerja tambahan
berdasarkan standar
pendidikan tinggi yang
ditetapkan perguruan
tinggi. Indikator kinerja
tambahan mencakup
sebagian kriteria serta
menunjukkan daya saing
UPPS dan program studi
di tingkat nasional. Data
indikator kinerja tambahan
telah diukur, dimonitor,
dikaji, dan dianalisis untuk
perbaikan berkelanjutan
UPPS tidak menetapkan
indikator kinerja
tambahan.
19
9C.2.6
Evaluasi Capaian
Kinerja
Analisis keberhasilan
dan/atau
ketidakberhasilan
pencapaian kinerja
UPPS yang telah ditetapkan di tiap kriteria
memenuhi 2 aspek
sebagai berikut:
1) capaian kinerja
diukur dengan metoda
yang tepat, dan hasilnya
dianalisis serta
dievaluasi, dan
2) analisis terhadap
capaian kinerja
mencakup identifikasi
akar masalah, faktor
pendukung
keberhasilan dan faktor
penghambat
ketercapaian standard,
dan deskripsi singkat
tindak lanjut yang akan
dilakukan.
Analisis pencapaian
kinerja UPPS di tiap
kriteria memenuhi 2
aspek, dilaksanakan
setiap tahun dan hasilnya
Analisis pencapaian
kinerja UPPS di tiap
kriteria memenuhi 2 aspek
dan dilaksanakan setiap
tahun.
Analisis pencapaian
kinerja UPPS di tiap
kriteria memenuhi 2
aspek.
20
10C.2.7. Penjaminan
Mutu
Keterlaksanaan Sistem
Penjaminan Mutu
Internal (akademik dan
nonakademik) yang
dibuktikan dengan
keberadaan 5 aspek:
1) dokumen legal
pembentukan unsur
pelaksana penjaminan
mutu.
2) ketersediaan
dokumen mutu:
kebijakan SPMI, manual
SPMI, standar SPMI,
dan formulir SPMI.
3) terlaksananya siklus
penjaminan mutu (siklus
PPEPP)
4) bukti sahih efektivitas
pelaksanaan
penjaminan mutu.5) memiliki external
benchmarking dalam
peningkatan mutu.
UPPS telah melaksanakan
SPMI yang memenuhi 5
aspek.
UPPS telah melaksanakan
SPMI yang memenuhi
aspek nomor 1 sampai
dengan 4.
UPPS telah melaksanakan
SPMI yang memenuhi
aspek nomor 1 sampai
dengan 3
21
11C.2.8. Kepuasan
Pemangku
Kepentingan
Pengukuran kepuasan
para pemangku
kepentingan
(mahasiswa, dosen,
tenaga kependidikan,
lulusan, pengguna,
mitra industri, dan mitra
lainnya) terhadap
layanan manajemen,
yang memenuhi aspek�aspek berikut:
1) menggunakan
instrumen kepuasan
yang sahih, andal,
mudah digunakan,
2) dilaksanakan secara
berkala, serta datanya
terekam secara
komprehensif,
3) dianalisis dengan
metode yang tepat serta
bermanfaat untuk
pengambilan
keputusan,
4) tingkat kepuasan dan
umpan balik
ditindaklanjuti untuk
perbaikan dan
peningkatan mutu
luaran secara berkala
dan tersistem.
5) dilakukan review
terhadap pelaksanaan
pengukuran kepuasan
dosen dan mahasiswa,
serta
6) hasilny dipublikasikan dan
mudah diakses oleh
dosen dan mahasiswa.
Unit pengelola melakukan
pengukuran kepuasan
layanan manajemen
terhadap seluruh
pemangku kepentingan
dan memenuhi aspek 1
s.d 6.
Unit pengelola melakukan
pengukuran kepuasan
layanan manajemen
terhadap seluruh
pemangku kepentingan
dan memenuhi aspek 1
s.d 4 ditambah aspek 5
atau aspek 6.
Unit pengelola melakukan
pengukuran kepuasan
layanan manajemen
terhadap seluruh
pemangku kepentingan
dan memenuhi aspek 1
s.d. 4
22
23
12C.3 Mahasiswa
C.3.4.b) Daya
Tarik Program
Studi
A. Peningkatan animo
calon mahasiswa.
Tabel 2.a LKPS
UPPS melakukan upaya
untuk meningkatkan
animo calon mahasiswa
yang ditunjukkan dengan
adanya tren peningkatan
jumlah pendaftar secara
signifikan (> 10%) dalam 3
tahun terakhir.
UPPS melakukan upaya
untuk meningkatkan
animo calon mahasiswa
yang ditunjukkan dengan
adanya tren peningkatan
jumlah pendaftar dalam 3
tahun terakhir.
UPPS melakukan upaya
untuk meningkatkan
animo calon mahasiswa
dalam 3 tahun terakhir
dengan tren tetap.
24
13C.4.4.c)
Pengembangan
Dosen
Upaya pengembangan
dosen.
Jika Skor rata-rata butir
Profil Dosen ³ 3,5 ,
maka Skor = 4.
UPPS merencanakan dan
mengembangkan DTPS
mengikuti rencana
pengembangan SDM di
perguruan tinggi (Renstra
PT) secara konsisten.
UPPS merencanakan dan
mengembangkan DTPS
mengikuti rencana
pengembangan SDM di
perguruan tinggi (Renstra
PT).
UPPS mengembangkan
DTPS mengikuti rencana
pengembangan SDM di
perguruan tinggi (Renstra
PT).
25
14C.4.4.d) Tenaga
Kependidikan
A. Kualifikasi dan
kecukupan tenaga
kependidikan
berdasarkan jenis
pekerjaannya
(administrasi,
pustakawan, teknisi,
dll.)
Penilaian kecukupan
tidak hanya ditentukan
oleh jumlah tenaga
kependidikan, namun
keberadaan dan
pemanfaatan teknologi
informasi dan komputer
dalam proses
administrasi dapat
dijadikan pertimbangan
untuk menilai efektifitas
pekerjaan dan
kebutuhan akan tenaga
kependidikan
UPPS memiliki tenaga
kependidikan yang
memenuhi tingkat
kecukupan dan kualifikasi
berdasarkan kebutuhan
layanan program studi dan
mendukung pelaksanaan
akademik, fungsi unit pengelola, serta
pengembangan program
studi.
UPPS memiliki tenaga
kependidikan yang
memenuhi tingkat
kecukupan dan kualifikasi
berdasarkan kebutuhan
layanan program studi dan
mendukung pelaksanaan akademik dan fungsi unit
pengelola.
UPPS memiliki tenaga
kependidikan yang
memenuhi tingkat
kecukupan dan kualifikasi
berdasarkan kebutuhan
layanan program studi dan
mendukung pelaksanaan
akademik.
26
15C.5.4.b) Sarana
dan Prasarana
Kecukupan,
aksesibilitas dan mutu
sarana dan prasarana
untuk menjamin
pencapaian capaian
pembelajaran dan
meningkatkan suasana
akademik.
UPPS menyediakan
sarana dan prasarana
yang mutakhir serta
aksesibiltas yang cukup
untuk menjamin
pencapaian capaian
pembelajaran dan
meningkatkan suasana
akademik
UPPS menyediakan
sarana dan prasarana
serta aksesibiltas yang
cukup untuk menjamin
pencapaian capaian
pembelajaran dan
meningkatkan suasana
akademik.
UPPS menyediakan
sarana dan prasarana
serta aksesibiltas yang
cukup untuk menjamin
pencapaian capaian
pembelajaran.
27
16C.6.4.e) Monitoring dan Evaluasi Proses PembelajaranMonitoring dan evaluasi pelaksanaan proses pembelajaran mencakup karakteristik, perencanaan, pelaksanaan, proses pembelajaran dan beban belajar mahasiswa untuk memperoleh capaian pembelajaran lulusan.UPPS memiliki bukti sahih tentang sistem dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi proses pembelajaran mencakup karakteristik, perencanaan, pelaksanaan, proses pembelajaran dan beban belajar mahasiswa yang dilaksanakan secara konsisten dan ditindak
lanjuti.
UPPS memiliki bukti sahih tentang sistem dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi proses pembelajaran mencakup karakteristik, perencanaan, pelaksanaan, proses pembelajaran dan beban belajar mahasiswa yang dilaksanakan secara konsisten.UPPS memiliki bukti sahih tentang sistem dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi proses pembelajaran mencakup karakteristik, perencanaan, pelaksanaan, proses pembelajaran dan beban belajar mahasiswa.
28
17C.7. Penelitian
C.7.4. Indikator Kinerja Utama
C.7.4.a) Relevansi Penelitian
Relevansi penelitian pada UPPS mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
1) memiliki peta jalan yang memayungi tema penelitian dosen dan mahasiswa,
2) dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian.
3) melakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan, dan
4) menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi.
UPPS memenuhi 4 unsur relevansi penelitian dosen dan mahasiswa.UPPS memenuhi unsur 1, 2, dan 3 relevansi penelitian dosen dan mahasiswa.UPPS memenuhi unsur 1, dan 2 relevansi penelitian dosen dan mahasiswa.
29
18D Analisis dan Penetapan Program Pengembangan D.1
Analisis dan Capaian Kinerja
Keserbacakupan (kelengkapan, keluasan, dan kedalaman), ketepatan, ketajaman, dan kesesuaian analisis capaian kinerja serta konsistensi dengan setiap kriteria.UPPS telah melakukan analisis capaian kinerja yang:
1) analisisnya didukung oleh data/informasi yang relevan (merujuk pada pencapaian standar mutu perguruan tinggi) dan berkualitas (andal dan memadai) yang didukung oleh keberadaan pangkalan data institusi yang terintegrasi.
2) konsisten dengan seluruh kriteria yang diuraikan sebelumnya,
3) analisisnya dilakukan secara komprehensif, tepat, dan tajam untuk mengidentifikasi akar masalah di UPPS.
4) hasilnya dipublikasikan kepada para pemangku kepentingan internal dan eksternal serta mudah
diakses.
UPPS telah melakukan analisis capaian kinerja yang:
1) analisisnya didukung oleh data/informasi yang relevan (merujuk pada pencapaian standar mutu perguruan tinggi) dan berkualitas (andal dan memadai) yang didukung oleh keberadaan pangkalan data institusi yang belum terintegrasi.
2) konsisten dengan sebagian besar (7 s.d. 8) kriteria yang diuraikan sebelumnya,
3) analisisnya dilakukan secara komprehensif dan tepat untuk mengidentifikasi akar masalah di UPPS.
4) hasilnya dipublikasikan kepada para pemangku kepentingan internal serta
mudah diakses.
UPPS telah melakukan analisis capaian kinerja yang:
1) analisisnya didukung oleh data/informasi yang relevan (merujuk pada pencapaian standar mutu perguruan tinggi) dan berkualitas (andal dan memadai).
2) konsisten dengan sebagian (5 s.d. 6) kriteria yang diuraikan sebelumnya,
3) analisisnya dilakukan secara komprehensif untuk mengidentifikasi akar masalah di UPPS.
4) hasilnya dipublikasikan kepada para pemangku kepentingan internal.
30
19D.2
Analisis SWOT atau Analisis Lain yang Relevan
Ketepatan analisis SWOT atau analisis yang relevan di dalam mengembangkan strategi.UPPS melakukan analisis SWOT atau analisis lain yang relevan, serta memenuhi aspek-aspek sebagai berikut:
1) melakukan identifikasi kekuatan atau faktor pendorong, kelemahan atau faktor penghambat, peluang dan ancaman yang dihadapi UPPS dilakukan secara tepat,
2) memiliki keterkaitan dengan hasil analisis capaian kinerja,
3) merumuskan strategi pengembangan UPPS yang berkesesuaian, dan
4) menghasilkan program-
program pengembangan alternatif yang tepat.
UPPS melakukan analisis SWOT atau analisis lain yang relevan, serta memenuhi aspek-aspek sebagai berikut:
1) melakukan identifikasi kekuatan atau faktor pendorong, kelemahan atau faktor penghambat, peluang dan ancaman yang dihadapi UPPS dilakukan secara tepat,
2) memiliki keterkaitan dengan hasil analisis capaian kinerja, dan
3) merumuskan strategi pengembangan UPPS yang berkesesuaian.
UPPS melakukan analisis SWOT atau analisis lain yang relevan, serta memenuhi aspek-aspek sebagai berikut:
1) melakukan identifikasi kekuatan atau faktor pendorong, kelemahan atau faktor penghambat, peluang dan ancaman yang dihadapi UPPS dilakukan secara tepat, dan
2) memiliki keterkaitan dengan hasil analisis capaian kinerja.
31
20D.3
Program Pengembangan
Ketepatan di dalam menetapkan prioritas program pengembangan.UPPS menetapkan prioritas program pengembangan berdasarkan hasil analisis SWOT atau analisis lainnya yang mempertimbangkan secara komprehensif:
1) kapasitas UPPS,
2) kebutuhan UPPS dan PS di masa depan,
3) rencana strategis UPPS
yang berlaku,
UPPS menetapkan prioritas program pengembangan berdasarkan hasil analisis SWOT atau analisis lainnya yang mempertimbangkan secara komprehensif:
1) kapasitas UPPS,
2) kebutuhan UPPS dan PS di masa depan,
3) rencana strategis UPPS
yang berlaku, dan
UPPS menetapkan prioritas program pengembangan berdasarkan hasil analisis SWOT atau analisis lainnya yang mempertimbangkan secara komprehensif:
1) kapasitas UPPS,
2) kebutuhan UPPS dan PS di masa depan, dan
3) rencana strategis UPPS
yang berlaku.
32
214) aspirasi dari pemangku kepentingan internal dan eksternal, serta
5) program yang
menjamin keberlanjutan.
4) aspirasi dari pemangku kepentingan internal.
33
22D.4
Program Keberlanjutan
UPPS memiliki kebijakan, ketersediaan sumberdaya, kemampuan melaksanakan, dan kerealistikan program.UPPS memiliki kebijakan dan upaya yang diturunkan ke dalam berbagai peraturan untuk menjamin keberlanjutan program yang mencakup:
1) alokasi sumber daya,
2) kemampuan melaksanakan program pengembangan,
3) rencana penjaminan mutu yang berkelanjutan, dan
4) keberadaan dukungan pemangku kepentingan
eksternal.
UPPS memiliki kebijakan dan upaya yang diturunkan ke dalam berbagai peraturan untuk menjamin keberlanjutan program yang mencakup:
1) alokasi sumber daya,
2) kemampuan melaksanakan program pengembangan, dan
3) rencana penjaminan mutu yang berkelanjutan.
UPPS memiliki kebijakan dan upaya untuk menjamin keberlanjutan program yang mencakup:
1) alokasi sumber daya,
2) kemampuan melaksanakan program pengembangan, dan
3) rencana penjaminan mutu yang berkelanjutan.
34
Jumlah0
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100