| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Rekapan Data Insiden Keselamatan Pasien | |||||||||||||||||||||||||
2 | INSIDEN KESELAMATAN PASIEN ARJUNA | |||||||||||||||||||||||||
3 | ||||||||||||||||||||||||||
4 | No | Tanggal | No RM | Kejadian | Kronologi | Dampak | Upaya Perbaiakan yang dilakukan | Grading | Dampak | Probabilitas | Skor Resiko (DXP) | Bands | Rengking resiko | Tanggung jawab | ||||||||||||
5 | 1 tdk cedera | 2 cedera ringan | 3 cedera sedang | 4 cedera berat/luas | 5 kematian | 1 sangat jarang >5th/x | 2 jarang 2-5th/x | 3 mungkin terjadi 1-2th/x | 4 sering beberapa x/th | 5 sangat sering ,tiap mg/bln | Low | Moderate | High | Extreme | ||||||||||||
6 | tahun | July 2024 | ||||||||||||||||||||||||
7 | 1 | 20-7-2024 | 735678 | 20-7-2024 | pada tanggal 20-7-2024 jam 12.00 saat pasien terpasang tranfusi PRC pasien tiba tiba menggigil,lalu perawat melakukan vital sign suhu 37,8*C dan memberikan pct po 500mg dan lapor DPJP | cedera ringanpasien demam ,menggigil | selalu mengecek vital sign sebelum tranfusi ,pada saat 15 menit tranfusi dan sesudah tranfusi, pada saat 15 menit tranfusi dan sesudah tranfusi | moderat (hijau ) | ||||||||||||||||||
8 | reaksi tranfusi: menggigil ,demam | |||||||||||||||||||||||||
9 | lapor DPJP (+PCT 500mg) tranfusi stop | |||||||||||||||||||||||||
10 | ||||||||||||||||||||||||||
11 | 2 | 21-07-2024 | 704708 | 21-07-2024 | pada tanggal 21-7-2024 jam 17.00 ketika perawatmengambil obat diapotek mengecek ternyata obattidak sesuai dengan resep ,diresep tertera ceftriaxone 1gr/12jam yang diberikan cefotaxim 1gr/12jam"pada tanggal 24-7-2024 jam 07.00 perawat menggambil darah di bank darah ,mengecek lebel lalu mengelola tranfusi prc ke pasirn jam 07.30 selang jam 09.00 pasien merasa gatal seluruh tubuh,perawat juga melapor ke DPJP dapat terapi inj dipenhidramin 1amp,dan tranfusi STOP diganti infus NACL 0,9%20 tpm" | tidak cedera | perawat harus mengkroscek obat dengan resep, sebelum dibawa ke bangsal | moderat (hijau) | ||||||||||||||||||
12 | apotik :obat tidak sesuai dg resep | |||||||||||||||||||||||||
13 | 3 | 24-7-2024 | 729656 | 24-7-2024 | pada tanggal 24-7-2024 jam 07.00 perawat menggambil darah di bank darah ,mengecek lebel lalu mengelola tranfusi prc ke pasirn jam 07.30 selang jam 09.00 pasien merasa gatal seluruh tubuh,perawat juga melapor ke DPJP dapat terapi inj dipenhidramin 1amp,dan tranfusi STOP diganti infus NACL 0,9%20 tpm | cedera ringan, pasien mengalami gatal seluruh tubuh | selalu mengecek vital sign sebelum tranfusi ,pada saat 15 menit tranfusi dan sesudah tranfusi awasi ku pasien saat ranfus lapor DPJP (+dipenhidramin)tranfusi stop | moderat (hijau) | ||||||||||||||||||
14 | reaksi tranfusi : gatal seluruh tubuh | |||||||||||||||||||||||||
15 | 4 | 26-9-2024 | 26-9-2024 | pada tanggal 26-9-2021 jam 17.00 perawat memgambil, resep dari apotek ,tetapi tidak sesuai dengan resep ,diresep tertuliskan cefuroksim tetapi yg diberikan cefotalsim | tidak cedera | perawat segera komfirmasi apotik dan mengganti, obat sesuai resep | moderat (hijau) | |||||||||||||||||||
16 | apotik : obat tidak sesuai dg resep | |||||||||||||||||||||||||
17 | 5 | 27-10-2024 | 212849 | 27-10-2024 | pada tanggal 27-10,2024 jam 09.00 perawat mengambi ,resep di apotik ,obat nitrocaf san HCat ,obat tersebut, tertukar pelerakannya ,atau tertukar dalam peletaan plastik | tidak cedera | perawat konfirmasi apotik dan mengganti sesual ,peletakan nama obat | moderat (hijau) | ||||||||||||||||||
18 | apotik : salah memasukan obat diplastuk obat | |||||||||||||||||||||||||
19 | 6 | 21-12-24 | 222124 | 21-12-2024 | pada tanggal 21-12-2024 jam 16.00 perawat menemukan obat pasien tidak sesui dengan etiket dan resep,diresep dan etiket tertuliskan metformin xr tetapi obat yang diberikan metformin | tidak cedera | perawat konfirmasi apotek dan memgganti obat ,yang sesuai dengan etiket dan resep | moderat (hijau) | ||||||||||||||||||
20 | apotik :obat tidak sesuai dengan resep | |||||||||||||||||||||||||
21 | ||||||||||||||||||||||||||
22 | tahun | 2025 | ||||||||||||||||||||||||
23 | 1 | 11-1-2025 | 562876 | 11-1-2025 | pada tanggal 11-1-2025 jam 15.00 perawat hendak menyiapkan obat oral sore,dan mengecek obat dietiket tertulislan atorvastatin tetapi isi obat briclod,sedangkan yang pagi dietiket biclod diisi atorvastatin | tidak cedera | konfirmasi lihat RME,konfirmasi IGD,komfirasi radiologi, konfirmasi parilesit ,mengantar pasien untuk ronsen | moderat (hijau) | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
24 | apotik: etiket dengan obat berbeda | |||||||||||||||||||||||||
25 | 2 | 15-01-2025 | 127270 | 15-01-2025 | pada tanggal 14-01-2025 jam 14.00 perawat menemukan obat pasien tidak sesuai dengan resep,diresep tertuliskan injeksi ceftriaxone 2x1 tetapi obat yang diberikan injeksi citicolin | tidak cedera | perawat komfirmasi apotik dan membawa ke apotik, untuk menukar obat yang sesuai dengan tesep | moderat (hijau) | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
26 | apotik : obat tidak sesuai dg resep | |||||||||||||||||||||||||
27 | 3 | 5-2-2025 | 373948 | 5-2-2025 | pada tanggal 5-2-2025 jam 20.00 perawat menemukan obat pasien tidak sesuai dengan resep,saat mengambil resep ,diresep tertuliskan cefuroksim tetapi yang diberikan apotik cefotaxime | tidak cedera | perawat konfirmasi apotik dan apotik mengganti ,obat sesuai dengan resep | moderat (hijau) | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
28 | apotik : obat tidak sesuai dg resep | |||||||||||||||||||||||||
29 | 4 | 24-2-2025 | 323944 | 24-2-2025 | pada tanggal 24-2-25 jam 17.00 pasien menggigil post tranfusi selesay tranfusi jam 16.00 suhu 37,6 perawat lapor DPJP sistenol 3x1 | cedera ringan, pasien demam menggigil | konfirmasi DPJP masuk sistenol 3x1 lapor bdrs gol O | moderat (hijau) | x | x | 2x4 | x | ||||||||||||||
30 | reaksi tranfusi | |||||||||||||||||||||||||
31 | 5 | 17-3-2025 | 241112 | 71-3-2025 | pada tanggal 17-3-2025 jam 06.00 saat perawat akan melakukan tindakan keluarga pasien bercerita bahwa pasien pukul 24.00 terjatuh dikamar mandi.pasien ditemukan keluarga dalam posisi terdudul dikamar mandi ,tidak ada luka atau benjolan pasien juga mengatakan tidak merasakan sakit | tidak cedera | pemeriksaan fisik ,tidak ditemukan luka atau benjolan, melakukan evaluasi TTV | moderat (hijau) | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
32 | pasien terjatuh dikamar mandi | |||||||||||||||||||||||||
33 | 6 | 10-4-2025 | ||||||||||||||||||||||||
34 | 722251 | pasien tidak memakai oksigen saat transfer keruang lain,mengalami disaturasi | pada tgl 10-4-25 jam 22.00 perawat yudistira memgantar pasien ke arjuana,selama perjalanan pasien tidak dipakaikan oksige portebel.samapai di bangsal arjunaa,perawat mengecek TTV ,ternyata pasien mengalami desaturasi SPO2 63%,lalu perawat arjuna memakaikan O2 4lpm dan memposisikan semi fowler,setelah dievaluasi saturasi naik jadi 94-95% | cedera ringan ,pasien mengalami desaturasi | memasang O2 4lpm dan memposisikan semi fowler,melakukan evaluasi TTV | rendah (biru) | x | x | 2x1 | x | ||||||||||||||||
35 | 7 | 12-4-2025 | 551209 | pemeriksaan penunjang tidak dilakukan | pada tgl 12-4-25 jam 17.00 pasien bertanya kapan akan dilakukan ronsen leher, pada saat itu parawat mengecek RME ,ditemukan pengantar dibuat oleh dr andika (IGD),perawat mencari informasi keradiologi ,ke bangsal paeikesit lalu konfirmasi IGD,IGD menyatakan pada saat mengantar pasien keparikesit (osqak) belum ada advis RO veterbal cervikal AP lateral kemungkinan advis susulan blum dilakukan,dari mbk maurin IGD dilakuakn saja untuk ronsen | tidak ada cedera | konfirmasi lihat RME,konfirmasi IGD,komfirasi radiologi, konfirmasi parilesit ,mengantar pasien untuk ronsen | rendah (BIRU) | x | x | 1x2 | x | ||||||||||||||
36 | ||||||||||||||||||||||||||
37 | 8 | 13-05-25 | 432368 | 13-05-25 | pada tgl 13-5-25 jam 20.00 pasien pindahan dari bangsal parikesit baru saja masuk dibangsal arjuna ,ketika perawat sedang operan ditelfon oleh keluarga pasien ,mengatakan pasien baru saja terjatuh dikamar mandi didampingi istri ,pasien memaksa kekamar mandi,lalu perawat melihat kondisi pasien ,pasien mengeluh pusing dan terdapat memar dikepala | cedera ringan,ada memar/ benjolan dikepala dan pusing | perawat melihat kondisi pasien ,pemeriksaan fisik (pasien pusing dan terdapat memar dikepla), lapor DPJP : terapi tambahan preneuron 3x1 k/p dan trombopop untuk memar dikepala | minor (biru)rendah | ||||||||||||||||||
38 | pasien jatuh dikamar mandi | |||||||||||||||||||||||||
39 | 9 | 8-5-25 | 183185 | tidak mengonfirmasi BDRS dan plening terlewatkan | pada tanggal 8-5-25 pasirn direncanakan oprrasi apmutasi dari dr anastesi (dr dedi) meminta untuk persediaan darah 2kolf dari asper mengatakan sempel dan surat permintaan darah ke bdrs tetapi tidak diinfokan petugas BDRS ,hanya diletakkan di boks dan saat perawat hand over tidak disampaikan ke shif berikutnya dan tidak membaca SOAP di RME sehingga ada plrning yv terlewat | nyaris cedera ,pasien nyaris kekurangan darah | setiap hand over harus membaca RME | biru | ||||||||||||||||||
40 | ||||||||||||||||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||||||||
42 | 10 | 1-6-2025 | 170342 | Pasien jatuh dikamar mandi saat BAB dan terjadi arest saat di gotong di tempat tidur | Tgl 1 juni 2025 : jam 09.10 perawat jaga mengobservasi kondisi pasien saat mengganti linen, dan menganjurkan untuk istirahat dan tidak boleh ke kamar mandi karena masih ada keluhan nyeri dada sedikit. Jam 12.30 perawat melakukan tindakan ke pasien kamar 2 dan kamar 6, kemudian perawat yg di kamar 6 mendengar suara jeritan seseorang, kemudian parawat tsb keluar dari km 6 dan melihat ada cs masuk kamar 9, sehingga perawat tsb menyusul ke kamar 9.dan melihat keluarga pasien berada di kamar mandi menolong pasien yang terjatuh di kamar mandi. Kemuadian pasien diangkat 4 orang ke tempat tidur.. perawat langsung melakukan RJP karena melihat pasien tsb arest ( VTP: erma, pijat jantung : endah) , Kemudian perawat ( ayu) konsul dokter CM .-> code blue. RJP sampai tim primer datang... Dokter menyatakan ROSC 2x -> kondisi pasien menurun lagi -> Shock able 3x-> tidak respon-> dokter CM edukasi keluarga kalau pasien sudah meninggal. Pasien tidak terpasang DC. Menurut dokter Jantung , pasien memiliki riwayat penyakit jantung parah, dan sdh diedukasi untuk pemasangan Ring jantung, tetapi pasien belum mau, dengan alasan, sudah enak dengna obat2 an. Dokter pernah meresepi obat ISDN 45 tab-> dan saat kontrol obat tersebut sudah habis. | meninggal | Pasien jantung dipasang DC Edukasi pasien dan keluarga agar istirahat total tidak boleh mengejan | merah | x | x | ||||||||||||||||
43 | 11 | 20-8-25 | 158620 | tambahan terapi Ns3% tidak dioperkan siff berikutnya (siff siang) | pada tanggal 20/8/25 jam 17.00 perawat siff sore mengambil resep di aputik menemukan inf NS 3% ,selanjutnya perawat mengecek di RME dokter tidak dituliskan tambahan terapi tersebut tetapi perawat menemukan di resep RME dokter ,kemudian perawat siff sore konfirmasi ke perawat siff pagi , ternyata dari dokter ada tambahan NS 3% 250cc via lesan | tidak ada cedera | perwat pendamping dokter visit harus menulis plening ,tambahan dokter di RME ,biar tidak lupa untuk mengoperkan ke siff selanjutnya | biru rendah | ||||||||||||||||||
44 | 12 | 21-8-25 | 268164 | terapi oral tidak diminum pasien,tidak sesuai jatwal, meiact 2x1 | pada tanggal 21-8-25 jam 13.00 perawat menemukan obat oral pagi jam 05.00 belum diminum pasien ,obat masih utuh dimeja ,perawt siff pagi mengoperkan ke perawat siff sore ,dan dilihat obat sudah tidak ada (terbuang) lalu perawat siff sore memberikan obat oral tersebut jam 17.00 | tidak cedera | ketika perawat memberikan obat oral ke pasien sesuai ,jatwal ,harus dipastikan obat tersebut sudah diminum | biru rendah | ||||||||||||||||||
45 | 13 | 27-9-2025 | 35-87-27 | Obat pulang tertinggal sebagian di bangsal | tgl 27 sept 2025 jam 12,28 petugas ruangan menemukan obat pasien yang sdh pulang di loker obat pasien kemarin saat mondok. masih terklip dengan form dari apotik. Pasien pulang tgl 26 sept 2025 jam 14.00 sudah diedukasi obat yang dilanjutkan di rumah, yang sdh disiapkan di Nerse station ( box obat) obat 3 macam. Saat edukasi perawat mencocokan obat dengan obat yng di tulis di resume dokter. Ternyata tidak ditulis obat pulang di resume dokter. Perawat melihat RME hanya untuk menulis jam pemberian agar sama dengan jam pemberian saat mondok. Tgl 27 -09-2025 perawat ruangan mengantar obat dan pertemu di suatu tempat . | tidak cedera | Setiap edukasi obat pulang harus melihat RME | Dampakx probalitas/frekwensi Dampak; tidak cedera=1 Frekwensi: Mungkin =3 1x3=3 ( Low/Rendah=Biru) | x | x | 3 | x | ||||||||||||||
46 | 14 | 28/10/25 | 539955 | plaining cek darah belum terambil (cek ur/kre) | pada tgl 28/10/25 saat operan jaga pagi,tiba tiba koas menanyakan hasil cek darah pasien atas nama sudijono,tetapi perawat mengatakan tidak ada operan cek darah (cek ur/kre) lalu perawat konfirmasi yang jaga pagi pada tgl 27/10/25 dan mengecek melihat RME dokter Waisul | tidak cedera | perawat sif jaga pagi mengambil sempel darah (cek ur/kre ),perwat harus mengecek ulang pada RME dokter | biru rendah | ||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||
48 | 15 | 28/10/25 | 398130 | resep pantoprazole diberi esomeprazole | pada tgl 28/10/25 jam 17.00 perwat hendak menyiapkan obat dan menyuruh adik praktikan mengambil resep diapotik, sesampainya dibangsal ternyata yang diberikan inj esomeprazol,sedangkan obat yang diminta di resep inj pantoprazole | tidak cedera | perwata mengonfirmasi apotik dan menukarkan obat sesuai resep | biru,rendah | ||||||||||||||||||
49 | 16 | 4-11-25 | 481438 | pl:konsul dr tidak di operkan (terlewat) | pg tgl 4-11-25 jam 06.00 tiba-tiba koas menanyakan konsulan dokter,lalu perawat mengecek di Rme,ternyata di rme doktr DPJP menghendaki konsul syaraf,lalu perawat menanyakan siff ke siff sebelumnya ,ternyata terlewat tidak dioperkan | tidak cedera | pada saat operan jaga perawat harus mengecek ulang di rme dari dokter | biru (ringan) | ||||||||||||||||||
50 | 17 | 12-12-25 | 563695 | reaksi tranfusi | pada tgl 12-12-25 jam 06.00 pasien terpasang tranfusi PRC kolf ke 4 dg inj furosemid 1amp pre tranfusi, sekitar jam 08.00 pasien mengeluh badan kemerahan ,lalu tranfusi dihentikan dan perawat lapor ke DPJP ,dari DPJP dapat tambahan terapi inj dexa 1 amp ,dan citirizin ekstra | cedera ringan | lapor DPJP | hijau(moderat) | ||||||||||||||||||
51 | tahun | 2026 | ||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | 1 | 05-01-2026 | 280815 | obat pulang terlewat tidak dimintakan apotik dan tidak dibawakan pulang | pada tgl 5/2/26 pasien boleh pulang ,dengan pertimbangan 3 dokter , dpjp menunggu visite dari dokter syaraf dan dr paru ,setelah visite di laporkan dr dpjp acc blpl ,lalu perawat jga pagi mengoperkan ke perawat jga sore,tetapi terapi dr paru terlewat tidak di redd beck dan tidak diberikan ke pasien ketika pulang ,sesampai dr rumah keluarga pasien menelfon perawat rs dan perawat jga sore memintakan ke apotik dan mengantarkan obat ke rumah pasien | tidak cedere | memintakan resep diapotik (redd back) dan mangantar obat ke pasien | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
54 | 2 | 14-2-2026 | 752067 | rencana operasi tidak dipuasakan | pada tanggal 13-02-2026 jam 06,00 perawat melihat pasien makan pisang 1 biji ,sedangkan pasien rencana operasi ,perawat teringat pada malam hari tgl 12-2-26 perawat lupa belum edukasi ke pasien untuk persiapan operasi ,mulai puasa jam 00,00 sampai dilakukan tindakan | operasi di tunda mundur jam nja | perwat melapor dokter anastesi ,dan mengakui kelalaianya | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | 3 | 14-02-2026 | 691913 | monitoran BC tetapi tidak di beri blangko BC | pada tgl 13-02-2026 saat perawat mengukur vital sign ke pasien jam 21.00 saat mau mengecek dan menanyakan untuk blangko BC ternyata dari ibu pasien mengatakan pagi tadi sudah diambil dan tidak diganti lagi yg baru | belum terevaluasi ,BC | perawat mengambil dan memberikan blangko BC baru dan menyuruh ibu pasien mengisikan ulang | biru ,rendah | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
57 | 4 | 14-02-2026 | 430165 | pasien tidak menggunakan gelang identitas | pada tanggal 14-02-2026 jam 08.00 saat perawat operan jaga keruang pasien ditemukan pasien tidak menggunakan gelang identitas | bisa terjadi salah pasien | memintakan ulang gelang identitas pasien ke pendaftaran | biru ,rendah | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
58 | 5 | 20-02-2026 | 767024 | terjadi dekubitus pada pasien | pada tanggal 20-02-2026 sekitar jam 08,30 saat perawat mengganti linen dan memandikan pasien ditemukan luka dekubitus pada pasien (pasien bedrest) | terjadi luka dekubitus | dilakukan mobilisasi tiap beberapa jam miring kanan dan miring kiri | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
59 | 6 | 22-2-2026 | 742064 | terkena serpihan botol parasetamol yg pecah | pada tanggal 22-02-2026 perawat memberi pasien terapi inj PCT 500mg, botol kaca paracetamol tertinggal di kasur pasien, pasien tidak tahu botol tertinggal di kasur kasur pasien dan tersenggol lalu botol kaca jutuh. keluarga pasien tidak lapor ke perawat dan membersihkan serpihan kaca sendiri. keluarga pasien terkena sepihan kaca dan luka pada telapak kaki dan melapor ke perawat | luka pada telapak kaki | membersihkan serpihan kaca yang masih tertinggal, membersihkan luka dan memberi betadine | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
60 | 7 | 24-02-2026 | 322325 | pasien tersangkut di bed pasien badan menyilang posisi tengkurap kaki menyentuh lantai (semampir) | Pada tanggal 23/02/2026 pkl. 23.00 istri korban menelepon petugas bahwa pasien ngamuk dan hampir jatuh. Petugas ke kamar pasien dan mendapati pasien sudah dalam posisi tengkurap badan menyilang. | Bisa terjadi luka cedera | menarik dan membopong pasien ke posisi supinasi kemudian memasang restrain tambahan pada sisi restrain bagian atas | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
61 | 8 | 06-03-2026 | 173672 | terapi parasetamol sudah hbis sampai selang infus | pada tanggal 6/3/26 saat pemberian terapi paracetamol jam 05.00 1 gram ,keluarga lupa untuk memberi tahu ,terapi inj PCT sudah hbis ,dan ketika perawat pengganti dengan infus Nacl 0.9% ,cariran obat PCT sudah sampai selang infus | tidak ada cedera | perawat selalu mengecek saat pemberian terapi tersebut | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
62 | 9 | 22-4-2026 | 182510 | Pasien terjatuh di kamar | Pada tanggal 21-4-26 pasien pindahan dari bangsal parikesit, posisi pasien tidak di tunggu keluarga , keluarga sedang keluar, jam 20.30 pasien bingung , keluar kamar , memutar sampai ruang onkologi , membawa tiang infus , perawat menuntun pasien ke kamar , memposisikan di bed penunggu , perawat baru mengambil telefon untuk menghubungi keluarga , pasien sudah jalan lagi kemudian kesrimper tiang infus, terjatuh , kepala tidak terbentur, nyeri di bawah ketiak , satu perawat mendampingi pasien, perawat yang satunya menghubungi keluarga , keluarga sedang di manding beli makan , perawat meminta untuk segera kembali ke rumah sakit, karena pasien harus di tunggu . pasien punya riwayat stroke hemiparese S tahun 2017, sejak itu menjadi mudah lupa. | cedera ringan,kepala tidak terbentur,nyeri dibawah ketiak | Edukasi keluarga untuk menunggu pasien | hijau,modereat | x | x | 2x3 | x | ||||||||||||||
63 | 10 | 05/05/2026 | 43-63-31 | obat oral yg akan diberikan tidak sesuai dengan etiket /jatwal | pada tanggal 05/05/26 jam 05.00 saat perawat hendak menyiapkan obat oral pagi ,perawat mengecek terapi pasien dengan obat yg sudah disiapkan apotik ,perawat menemukan 1 obat yg tidak sesuai di jatwal pemberian obat jam 05.00 obat seharusnya mendapat conidin0.15 MG 2x1, tetapi yg disiapkan concor 1,25 | tidak ada cedera | Identifikasi ,mengecek ulang terapi yang kanan diberikan | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
64 | 11 | 11/05/2026 | 130682 | tidak diketahui (tercatat) obat yang ada di dalam cairan infus RL 500ml (terdapat label lasa) | pada tanggal 12/5/2026 jam 21.00, perawat menemukan cairan infus yang terpasang di pasien post orif (dari OK) cairan tampak berwarna kuning dan ada label lasa di flabot infus RL 500ml,tetapi tidak ada nama obat | tidak ada cedera | perawat langsung mengganti dengan cairan RL 500ml yang baru, lebih teliti lagi saat operan saat menerima pasien | biru ,rendah | x | x | 1x2 | x | ||||||||||||||
65 | 12 | 26/05/2026 | 18-25-10 | pasien ditemukan dilantai samping bed ,Pasien jatuh dari tempat tidur | Pada tanggal 26-05-2026 jam 22.30 keluarga pasien memanggil perawat untuk datang ke ruangan pasien , perawat melihat dan menemukan pasien sudah berada di samping tempat tidur , lalu perawat segera mengangkat pasien ke tempat tidur dan melakukan vital sagn dan mengecek apakah ada luka ceder di badan pasien , (pasien dimensia, GMO) ,Pasien mau kekamarmandi ,Keluarga sudah mengingatkan untuk tidak kekamar mandi , tapi pasien ngeyel , lalu pasien ngeyel mau kekamarmandi , akhirnya keluarga membiyarkan pasien turun kekamar mandi , dan saat turun dari bed , pasien sudah turun dibawah trus jatuh | pasien mengeluh nyeri pada selengkangan kaki kanan, RO Femur 30/5/26: - Fraktur collum femur sinistra,aposisi dan alignment kurang | perawat menaikkan hand rell dan meminta persetujuan keluarga pasien untuk di restrain, memposisikan pasien ditempat tidur kembali , Vital sign , edukasi keluarga, lapor DPJP-->RO Femur 30/5/26 :(Fraktur collum femur sinistra,aposisi dan alignment kurang) dan di rencanakan operasi PHR tgl 2/6/2026 | kuning, tinggi | x | x | 3x4 | x | ||||||||||||||
66 | 13 | 28/6/26 | 14-82-04 | dosis terapi tidak sesui dengan terapi dokter | pada tgl 28/6/26 jam 17.00 pasien menanyakan obat batuk apa boleh diminum lagi , perawat lalu melihat obat comtusi syr 2x Cth2 dilebel tertera 3x 2cth dan menyocokkan terapi dari dokter , ternyata di terapi dokter tertera comtusi syr 2x Cth2 | tidak ada cedera | perawat konfirmasi apotik apa obat tersebut dosis boleh diberikan 3x cth | biru ,rendah | x | x | 1x1 | x | ||||||||||||||
67 | 14 | 29/6/26 | 307002 | memberian infus RL 16 tpm,target habis tidak sesuai dengan target pemberian | pada tgl 29/6/26 saat perawat menerima pasien pindahan dari setyaki ,perawat mengecek tetesan infus pasien ,terpasang RL 16 tpm tgl 29/6/26 jam 12,00 target selesai jam 22,00 saat pasien pindah arjuna jam 23,30 infus masih terpasang flabot ke 1 masih sisa 200cc | tidak ada cedera | mengatur teresan ulang supaya sesui target | hijau, rendah | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
68 | 15 | 12/7/26 | 46-22-66 | obat yang diberikan apotik tidak sesui dengan yang di resep kan | Pada tanggal 12/7/26 jam 13.00 perawat meminta resep obar diapotik tertuliskan citicolin 500mg /12 jam , terapi apotik memberikan obat cefazolin | tidak ada cedera | selalu mengecek terlebih dahulu ketika mengambil obat diapotik | hijau, rendah | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
69 | 16 | 25/7/26 | 71-37-82 | pasien ditemukan dilantai samping bed ,keluarga dalam keadaan tidur | pada tanggal 25/7/2026 pukul 8.15 perawat menemukan pasien terduduk di samping tempat tidur dengan keadaan infus sudah dilepas, sambungan cateter terlepas, keluarga dalam keadaan tidur | tidak ada cedera | perawat menaikan pasien ke tempat tidur, ngobservasi adakah luka dan cedera, vital sign ,edukasi keluarga untuk menunggu pasien | hijau, rendah | x | x | 1x4 | x | ||||||||||||||
70 | 17 | 30/07/2026 | 410917 | kaki tertusuk bekas ampul obat injeksi | pada tanggal 30 Juli 2026 jam 13.00 keluarga pasien melaporkan kepada perawat bahwa kaki penunggu keluarga pasien tertusuk bekas obat dan mengeluarkan darah sedikit | cedera ringan, luka pada telapak kaki | membersihkan serpihan kaca yang masih tertinggal, melakukan perawatan luka dan menutup luka | biru ,rendah | x | x | 2x2 | x | ||||||||||||||
71 | 18 | 2/7/2026 | 728681 | terapi oral di resep dan CPTT tidak sama dosis pemberiannya | pada tanggal 2/8/2026 jam 17.00 ketika perawat menyiapkan obat sore, perawat melihat di etiket tertulis 3x1 dan di jatwal tertulis pemberian 2x1 lalu perawat mengecek di resep dan di CPTT ternyata di resep tertera ksr 3x1 dan di CPTT ksr 2x1 lalu perawat memberikan terapi 2x1 sesuai CPTT dan konfirmasi pada saat visite | tidak ada cedera | perawat melihat / mengecek di resep dan CPTT terakhir dan konfirmasi pada DPJP | biru ,rendah | x | x | 1x3 | x | ||||||||||||||
72 | 19 | 29 Agustus 2026 jam 10.55 | 776996 | luka dicubitus di punggung pasien bedrest | Tgl 29 Agustus 2026 jam 10.55 Keluarga pasien km 6 mengatakan klo ada luka lecet di punggung belakang , terlihat saat pasien di dudukkan Petugas mengobservasi luka tsb, luka tampak merah dan di sebelah luka ada bula berisi air dan di beberapa tempat ada luka berbentuk garis | luka lecet/kulit mengelupas berwarna merah | Pasang kasur dicubitus untuk pasien bedret, mobilisasi bertahap sesuai kondisi pasien, bantu mandi dengan di seka/lap | hijau,moderate | x | x | 2x4 | x | ppja | |||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||