Gambaran Umum Tugas dan Tanggung Jawab Pengurus PSI Jakarta
 Share
The version of the browser you are using is no longer supported. Please upgrade to a supported browser.Dismiss

View only
 
ABC
1
POSISI JABATAN PENGURUSEKSPEKTASI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
2
Wakil Ketua DPW1. Membantu Ketua DPW dalam mempertajam visi serta kebijakan PSI di Jakarta.
3
2. Mewakili Ketua DPW dalam kegiatan-kegiatan internal maupun eksternal, termasuk komunikasi politik dengan partai lain, pemangku kepentingan (stakeholders), komunitas/kelompok masyarakat, basis konstituen.
4
3. Memerankan fungsi Pengawas Internal yang obyektif, adil, dan tegas bagi seluruh pengurus dan Anggota DPRD PSI Jakarta.
5
4. Memberikan masukan kepada Ketua DPW terkait konsolidasi internal Partai dan turut mengeksekusi langkah modernisasi organisasi.
6
5. Turut mengarahkan dan mengawasi kinerja kepengurusan di seluruh PSI Jakarta.
7
6. Menjadi juru bicara kunci PSI di Jakarta.
8
Sekretaris dan Wakil Sekretaris DPW1. Menjalankan fungsi umum kesekretariatan, administrasi, dan operasional harian kantor DPW.
9
2. Memastikan kelengkapan dan profesionalisme di dalam setiap dokumen, arsip, dan surat-menyurat di seluruh PSI Jakarta.
10
3. Menyiapkan dan menerapkan Standard Operating Procedures (SOPs) untuk seluruh aktifitas partai dan pengambilan keputusan partai baik di tingkat Pengurus maupun dalam hubungan kerja Pengurus-Fraksi DPRD.
11
4. Membina kelancaran hubungan, komunikasi, dan koordinasi organisasi kepartaian baik secara vertikal dengan DPP, DPD, DPC, DPRt, Anak Ranting PSI dan juga horizontal dengan Pengurus Provinsi partai-partai lain di Jakarta
12
5. Mengkonsolidasikan seluruh dokumen Partai dan Fraksi di DPRD dalam rangka keterbukaan informasi yang bertanggung jawab.
13
6. Menentukan dan mengawal timeline program kerja Partai dan Fraksi di DPRD.
14
7. Melakukan pembinaan terhadap fungsi kesekretariatan di DPD, DPC, PAC, dan Ranting.
15
Bendahara dan Wakil Bendahara DPW1. Menyusun perencanaan keuangan partai tahunan dan evaluasi berkala perencanaan keuangan berdasarkan analisa kebutuhan dan asas efektifitas dan efisiensi.
16
2. Melakukan pencatatan transaksi keuangan dan pelaporan keuangan secara akuntabel untuk dilaporkan kepada Ketua DPW, jajaran kepengurusan PSI Jakarta, publik, dan pemerintah sesuai peraturan dan standar financial compliance yang berlaku.
17
3. Menyusun standar keuangan dan prosedur kas masuk dan keluar.
18
4. Memberikan pertimbangan kepada Ketua DPW dan/atau mengambil keputusan yang berkaitan dengan pemanfaatan aset, sumber daya, dan keuangan Partai.
19
5. Menyiapkan strategi dan mengeksekusi program penggalangan dana Partai secara publik.
20
6. Melakukan pembinaan terhadap fungsi kebendaharaan di DPD, DPC, PAC, dan Ranting.
21
serta mengambil keputusan yang berkaitan dengan pemanfaatan aset, sumber daya, dan keuangan Partai.
22
Ketua dan Wakil Ketua DPD1. Mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat DPW dan juga Rapat DPW-Fraksi secara rutin untuk menyampaikan pandangan dan pendapat serta turut mengambil keputusan strategis Partai dan Fraksi.
23
2. Memimpin dan mengkoordinasikan kepengurusan di level DPD dan mengawasi kinerja kepengurusan di level bawahnya.
24
3. Menjadi mitra yang handal bagi Anggota DPRD PSI dalam menjalankan seluruh aktifitas dan kegiatan Partai dan Fraksi PSI di daerahnya, antara lain reses Anggota DPRD, musrenbang, blusukan Anggota DPRD, sosialisasi Perda/Pergub, dan tugas kedaerahan lainnya.
25
4. Menerima, merangkum, dan mengadvokasi keluhan dari konstituen di daerahnya dengan bekerjasama dengan DPC, PAC, dan Ranting Partai dan berkoordinasi secara intensif dengan Anggota DPRD PSI.
26
5. Mewakili Partai di dalam acara dan kegiatan yang berlangsung di masyarakat di daerahnya dan mengidentifikasi simpul masyarakat dan basis massa potensial untuk Partai.
27
6. Menyiapkan analisa daerah dan analisa daerah pemilihan secara berkala untuk menyerap aspirasi dan kondisi masyarakat sebagai bahan diskusi dan pengambilan keputusan di Partai dan Fraksi.
28
7. Mengejar kesiapan DPC dan DPRt serta keseluruhan infrastruktur partai untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.
29
Sekretaris dan Wakil Sekretaris DPD1. Menjalankan fungsi umum kesekretariatan, administrasi, dan operasional harian kantor DPD.
30
2. Memastikan kelengkapan dan profesionalisme di dalam setiap dokumen, arsip, dan surat-menyurat di DPD.
31
3. Mengkonsolidasikan seluruh dokumen DPD dalam rangka keterbukaan informasi yang bertanggung jawab.
32
4. Mengelola pendataan anggota PSI di daerah dan meningkatkan jumlah anggota PSI.
33
5. Mengumpulkan database seluruh data dan statistik terkait pemerintahan, kondisi sosial-ekonomi-politik, hasil pemilihan umum di daerahnya.
34
Bendahara DPD1. Menyusun perencanaan keuangan partai tahunan dan evaluasi berkala perencanaan keuangan di tingkat DPD.
35
2. Melakukan pencatatan transaksi keuangan dan pelaporan keuangan DPD secara akuntabel untuk dilaporkan kepada Ketua DPD dan DPW
36
3. Memberikan pertimbangan kepada Ketua DPD dan/atau mengambil keputusan yang berkaitan dengan pemanfaatan aset, sumber daya, dan keuangan Partai di daerahnya.
37
4. Menyiapkan strategi dan mengeksekusi program penggalangan dana Partai secara publik di daerahnya.
38
5. Mengelola dan mengadministrasikan penggunaan dana reses dalam menjalankan fungsi Fraksi DPRD selama masa reses, bekerjasama dengan Sekretariat Fraksi dan berkonsultasi dengan DPW.
39
Ketua DPC1. Memberi masukan kepada Ketua DPD sebagai bahan untuk dibawa dalam Rapat Koordinasi Tingkat DPW dan Rapat DPW-Fraksi.
40
2. Memimpin dan mengkoordinasikan kepengurusan di level DPC dan mengawasi kinerja kepengurusan di level bawahnya.
41
3. Memberikan asistensi kepada Anggota DPRD PSI (melalui koordinasi dengan Ketua DPD) terkait dengan seluruh aktifitas dan kegiatan Partai dan Fraksi PSI di kecamatannya, antara lain reses Anggota DPRD, musrenbang, blusukan Anggota DPRD, sosialisasi Perda/Pergub, dan tugas kedaerahan lainnya.
42
4. Menerima, merangkum, dan mengadvokasi keluhan dari konstituen di kecamatannya melalui koordinasi dengan DPD dan Anggota DPRD.
43
5. Mewakili Partai di dalam acara dan kegiatan yang berlangsung di masyarakat di kecamatannya dan mengidentifikasi simpul masyarakat dan basis massa potensial untuk Partai.
44
6. Membangun hubungan yang erat dengan tokoh masyarakat dan RW/RT di kecamatannya.
45
7. Mencari dan memperluas kepengurusan di tingkat DPRt (Kelurahan) dan menambah anggota Partai.
46
Sekretaris DPC1. Menjalankan fungsi umum kesekretariatan, administrasi, dan operasional di tingkat DPC.
47
2. Memastikan kelengkapan dan profesionalisme di dalam setiap dokumen, arsip, dan surat-menyurat di DPC.
48
3. Menerima pendaftaran anggota PSI dan berkoordinasi dengan DPD terkait pengembangan database anggota.
49
4. Membantu DPD dalam memperkaya database seluruh data dan statistik terkait pemerintahan, kondisi sosial-ekonomi-politik, hasil pemilihan umum di kecamatannya.
50
5. Bersama Ketua DPC membangun hubungan yang erat dengan tokoh masyarakat dan RW/RT di kecamatannya.
51
Bendahara DPC
1. Melakukan pencatatan transaksi keuangan dan pelaporan keuangan DPC secara akuntabel untuk dilaporkan kepada Ketua DPC dan DPW
52
2. Membantu DPD dalam mengeksekusi rencana penggunaan dana reses dalam menjalankan fungsi Fraksi DPRD selama masa reses
53
3. Bersama Ketua DPC membangun hubungan yang erat dengan tokoh masyarakat dan RW/RT di kecamatannya.
54
Loading...