| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | LEMBAR KERJA ELEKTRONIK EVALUASI ZONA INTEGRITAS (ZI) MENUJU WBK/WBBM | |||||||||||||||||||||||||
2 | SATUAN KERJA : PENGADILAN NEGERI AIRMADIDI | |||||||||||||||||||||||||
3 | tahun : 2022 | |||||||||||||||||||||||||
4 | PENILAIAN | Bobot | Jawaban | Nilai | % | Keterangan | Catatan Evaluator | |||||||||||||||||||
5 | A. | PENGUNGKIT (60) | 60 | 28,23 | 94,10% | |||||||||||||||||||||
6 | I. | PEMENUHAN (30) | 30 | 28,23 | 94,10% | |||||||||||||||||||||
7 | 1. | Manajemen Perubahan | 4 | 3,88 | 97,00% | |||||||||||||||||||||
8 | i | Penyusunan Tim Kerja | 0,5 | 0,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
9 | a. Unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
10 | b. Penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
11 | ii | Rencana Pembangunan Zona Integritas | 1 | 1 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
12 | a. Terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
13 | b. Dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
14 | c. Terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
15 | iii | Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM | 1 | 1 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
16 | a. Seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
17 | b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
18 | c. Hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
19 | iv | Perubahan pola pikir dan budaya kerja | 1,5 | 1,38 | 91,75% | |||||||||||||||||||||
20 | a. Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
21 | b. Sudah ditetapkan agen perubahan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
22 | c. Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
23 | d. Anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM | B | 0,67 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
24 | 2. | Penataan Tatalaksana | 3,5 | 2,83 | 80,86% | |||||||||||||||||||||
25 | i | Prosedur Operasional Tetap (SOP) Kegiatan Utama | 1 | 0,83 | 83,33% | |||||||||||||||||||||
26 | a. SOP mengacu pada peta proses bisnis instansi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
27 | b. Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan | B | 0,75 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
28 | c. Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi | B | 0,75 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
29 | ii | Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) | 2 | 1,5 | 75,00% | |||||||||||||||||||||
30 | a. Sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi | B | 0,5 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
31 | b. Operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi | B | 0,5 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
32 | c. Pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
33 | d. Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM, dan pemberian layanan kepada publik | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
34 | iii | Keterbukaan Informasi Publik | 0,5 | 0,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
35 | a. Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
36 | b. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
37 | 3. | Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur | 5 | 4,5 | 90,00% | |||||||||||||||||||||
38 | i | Perencanaan Kebutuhan Pegawai sesuai dengan Kebutuhan Organisasi | 0,25 | 0,25 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
39 | a. Kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
40 | b. Penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
41 | c. Telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
42 | ii | Pola Mutasi Internal | 0,5 | 0,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
43 | a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai, telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
44 | b. Dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
45 | c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
46 | iii | Pengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi | 1,25 | 1,16 | 92,50% | |||||||||||||||||||||
47 | a. Unit Kerja melakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
48 | b. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai, telah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
49 | c. Tingkat kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
50 | d. Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
51 | e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai (seperti pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house training, coaching, atau mentoring) | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
52 | f. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja | B | 0,55 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
53 | iv | Penetapan Kinerja Individu | 2 | 1,84 | 91,75% | |||||||||||||||||||||
54 | a. Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan perjanjian kinerja organisasi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
55 | b. Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya | B | 0,67 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
56 | c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara periodik | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
57 | d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
58 | v | Penegakan Aturan Disiplin/Kode Etik/Kode Perilaku Pegawai | 0,75 | 0,5 | 67,00% | |||||||||||||||||||||
59 | a. Aturan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan | B | 0,67 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
60 | vi | Sistem Informasi Kepegawaian | 0,25 | 0,25 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
61 | a. Data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
62 | 4. | Penguatan Akuntabilitas | 5 | 5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
63 | i | Keterlibatan Pimpinan | 2,5 | 2,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
64 | a. Unit kerja telah melibatkan pimpinan secara langsung pada saat penyusunan perencanaan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
65 | b. Unit kerja telah melibatkan secara langsung pimpinan saat penyusunan penetapan kinerja | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
66 | c. Pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
67 | ii | Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja | 2,5 | 2,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
68 | a. Dokumen perencanaan kinerja sudah ada | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
69 | b. Perencanaan kinerja telah berorientasi hasil | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
70 | c. Terdapat penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
71 | d. Indikator kinerja telah telah memenuhi kriteria SMART | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
72 | e. Laporan kinerja telah disusun tepat waktu | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
73 | f. Laporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
74 | g. Terdapat sistem informasi/mekanisme informasi kinerja | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
75 | h. Unit kerja telah berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangangi akuntabilitas kinerja | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
76 | 5. | Penguatan Pengawasan | 7,5 | 7,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
77 | i | Pengendalian Gratifikasi | 1,5 | 1,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
78 | a. Telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
79 | b. Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
80 | ii | Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) | 1,5 | 1,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
81 | a. Telah dibangun lingkungan pengendalian | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
82 | b. Telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
83 | c. Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
84 | d. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
85 | iii | Pengaduan Masyarakat | 1,5 | 1,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
86 | a. Kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
87 | b. pengaduan masyarakat dtindaklanjuti | YA | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
88 | c. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
89 | d. Hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
90 | iv | Whistle-Blowing System | 1,5 | 1,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
91 | a. Whistle Blowing System telah diterapkan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
92 | b. Telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
93 | c. Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
94 | v | Penanganan Benturan Kepentingan | 1,5 | 1,5 | 100,00% | |||||||||||||||||||||
95 | a. Telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
96 | b. Penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
97 | c. Penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
98 | d. Telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
99 | e. Hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti | A | 1 | Evidence | ||||||||||||||||||||||
100 | 6. | Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik | 5 | 4,52 | 90,40% | |||||||||||||||||||||