| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | Unit Kerja : | KSK KARDIOVASKULER | Diausulkan tanggal : | Januari 2026 | ||||||||||||||||||||||
2 | ||||||||||||||||||||||||||
3 | No | Jabatan | Judul Indikator | Definisi Operasional | Target | Waktu | Level PK / Area | |||||||||||||||||||
4 | 1 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung adalah aktifitas perawat melakukan perawatan perioperatif program tindakan bedah jantung terbuka/tertutup dengan menjadi operator utama pengoperasionalan mesin Cardio Pulmonal Bypass (CPB) dengan memastikan operasional mesin baik, dengan kriteria: 1. Tidak ada bubble (udara) di sirkuit mesin. 2. Alarm gangguan mesin CPB tidak menyala yang dibuktikan dengan Observasi dan dokumentasi di RME Nilai 100 Jika melakukan dengan tepat dan ada dokumentasi di RME Nilai 0 Jika tidak ada bukti di RME | 100 | 1 Bulan | PK 2 Perfusi | |||||||||||||||||||
5 | 2 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung adalah aktivitas perawat dalam melakukan perawatan perioperatif pasien program tindakan bedah jantung terbuka/tertutup dengan menjadi operator utama pengoperasionalan mesin Cardo Pulmonal Bypass (CPB) dengan menyiapkan cairan priming,dengan tepat meliputi : 1. Jumlah cairan priming sesuai BB pasien 2. Cairan priming siap sebelum tindakan yang dibuktikan dengan Observasi dan ada dokumentasi di RME Nilai 100 Jika melakukan dengan tepat dan ada dokumentasi di RME Nilai 50 Jika melakukan denagn tepat tidak ada bukti dokumentasi di RME Nilai 0 tidak melakunan dengan tepat | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV Perfusi | |||||||||||||||||||
6 | 3 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung adalah aktivitas perawat melakukan perawatan perioperatif pasien program tindakan bedah jantung terbuka/tertutup dengan mempersiapkan area yang akan dilakukan pembedahan baik pasien dewasa maupun anak dengan kriteria : 1. Area dada pasien steril tertutup wrap. 2. Posisi tubuh pasien sesuai jenis operasi bedah jantung yang dibuktikan dengan Observasi dan dokumentasi di RME Nilai 100 Jika melakukan dengan tepat dan ada dokumentasi di RME Nilai 0 Jika tidak ada bukti di RME | 100 | 1 Bulan | PK 2 Scrub IBS | |||||||||||||||||||
7 | 4 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung adalahaktivitas perawat dalam melakukan perawatan perioperatif pasien program tindakan bedah jantung terbuka/tertutup dengan menjadi asisten operator tindakan baik sebagai scrub atau sirkuler dengan tepat meliputi: 1. Ketepatan persiapan BMHP tindakan bedah jantung sesuai program 2. Ketepatan persiapan instrumen tindakan bedah jantung sesuai program yang dibuktikan dengan Observasi dan ada dokumentasi di RME Nilai 100 Jika melakukan dengan tepat dan ada dokumentasi di RME Nilai 0 Jika tidak ada bukti di RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV Scrub IBS | |||||||||||||||||||
8 | 5 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung | Yang dimaksud Ketepatan pengelolaan pasien tindakan operasi bedah jantung adalah aktivitas perawat dalam melakukan perawatan perioperatif pasien program tindakan bedah jantung terbuka/tertutup dengan menjadi pendamping anestesi yang tercatat dalam dokumentasi rekam medis, meliputi: 1. Ketepatan persiapan obat-obatan anestesi bedah jantung 2. Ketepatan persiapan instrumen anestesi yang dibuktikan dengan Observasi dan ada dokumentasi di RME Nilai 100 Jika melakukan dengan tepat dan ada dokumentasi di RME Nilai 0 Jika tidak ada bukti di RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV anestesi IBS | |||||||||||||||||||
9 | 6 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien persiapan pemeriksaan treadmill test | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien persiapan pemeriksaan treadmill test adalah aktifitas perawat dalam mempersiapkan pasien dengan memberikan informasi kepada pasien dan atau keluarga untuk tindakan treadmil, yang berupa: 1. Persiapan administrasi: informed consent 2. Persiapan fisik: tidak makan berat sebelum pemeriksaan 3. Persiapan obat-obatan yang dihentikan sebelum pemeriksaan dibuktikan dengan dokumentasi di RME Nilai 100 jika dilakukan semua dan ada bukti dokumentasi di RME Nilai 50 Jka dilakukan sebagian dan ada bukti di RME nilai 0 Jika tidak ada bukti di RME | 100 | 1 Bulan | PK 1 DNI | |||||||||||||||||||
10 | 7 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan echocardiografi | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan echocardiografi adalah aktifitas perawat dalam melakukan asistensi DPJP untuk pemeriksaan echoradiografi trans thorakal dengan tepat meliputi: 1. ketepatan input identitas pasien dalam sistem 2. ketepatan menyiapkan posisi pasien saat pemeriksaan dilakukan dibuktikan dengan Observasi dan ada dokumen di RME Nilai 100 jika dilakukan dengan tepat dan ada bukti dokumentasi di RME Nilai 0 = tidak ada bukti dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 2 DNI | |||||||||||||||||||
11 | 8 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien pemeriksaan Treadmill test | Yang dimaksud dengan ketepatan pengelolaan pemeriksaan Treadmill test adalah aktifitas perawat dalam melakukan asistensi DPJP untuk pemeriksaan treadmill test,dengan tepat meliputi: 1. Memeriksa hemodinamik secara periodik (3 menit sekali) 2. Menanyakan dan mencatat keluhan pasien selama pemeriksaan 3. Menyampaikan target pemeriksaan treadmill kepada pasien dibuktikan dengan observasi dan dokukentasi di RME Jika Nilai 100 Jika melaksanakan semua kegiatan dan ada dokumentasi di RME Nilai 0 jika tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV DNI | |||||||||||||||||||
12 | 9 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan bedah jantung | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan bedah jantung adalah aktivitas perawat dalam melakukan perawatan pasien pasca operasi bedah jantung tertutup/terbuka dengan tepat meliputi: 1. Pemantauan Hemodinamik 2. Pemantauan produksi urin 3. Pemantauan pemberian terapi injeksi 4. Pemantauan luka operasi yang dibuktikan dengan observasi dan Dokumentasi di RME Nilai 100 jika melakukan semua kegiatan dan di dokumentasikan di RME Nilai 0 jika tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV ICCU | |||||||||||||||||||
13 | 10 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan pemasangan stent koroner/PCI | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien tindakan pemasangan stent koroner/PCI adalah aktifitas perawat dalam melakukan pengelolaan pasien program tindakan pemasangan stent koroner/PCI dengan tepat meliputi: 1. Tersedianya laporan operasi secara lengkap dan tertempelnya stiker implan 2. Stent/ring koroner terpasang baik tanpa komplikasi, hemodinaik stabil, tidak sesak nafas 3. Kondisi pasien pasca tindakan hemodinaik stabil dan tidak sesak nafas yang dibuktikan denga observasi dan dokumentasi RME a. Nilai 100 = memenuhi semua kriteria dan ada dokumentasi RME dengan lengkap b. Nilai 0 = Tidak ada dokumentasi RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV Cath Lab | |||||||||||||||||||
14 | 11 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien tindakan angiografi koroner/PAC | Yang dimaksud Ketepatan pengelolaan pasien tindakan angiografi koroner/PAC adalah aktifitas perawat dalam melakukan pengelolaan pasien pasca program tindakan angiografi koroner/PACdengan tepat meliputi: 1. Jenis fiksasi pada akses sheath 2. Pasien tidak mengalami penurunan kondisi saat pencabutan sheath yang dibuktikan denga observasi dan dokumentasi RME a. Nilai 100 = memenuhi semua kriteria dan ada dokumentasi RME dengan lengkap b. Nilai 0 = Tidak ada dokumentasi RME | 100 | 1 Bulan | PK 2 (cath lab) | |||||||||||||||||||
15 | 12 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien pemeriksaan saturasi oksigen | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien pemeriksaan saturasi oksigen adalahaktifitas perawat dalam dalam melakukan pencatatan hasil pemeriksaan konsentrasi oksigen dalam darah dalam kegiatan pelayanan penyadapan jantung kanan guna mengetahui konsentrasi oksigen di ruang-ruang jantung dengan tepat dengan kriteria: 1. Terdapat dokumen hasil pemeriksaan kandungan oksigen di ruang-ruang jantung 2. Tidak ada penggunaan cuvette yang rusak. dibuktikan denga observasi dan ada dokumentasi di RME dengan tepat a. Nilai 100 = ada dokumentasi di RME dengan tepat b. Nilai 0 = tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 1 (cath lab) | |||||||||||||||||||
16 | 13 | Perawat | Ketepatan Pengelolaan pasien pasca tindakan pemasangan stent koroner/PCI | Yang dimaksud dengan Ketepatan Pengelolaan pasien pasca tindakan pemasangan stent koroner/PCI adalah aktifitas perawat dalam melakukan tindakan perawatan pasien paska program tindakan pemasangan stent koroner/PCI setelah aff sheath femoral/radial dengan tepat meliputi: 1. Memberi edukasi aktivitas yang boleh dilakukan pasca pemasangan stent/ring koroner 2. Mengganti balut akses kateter pemasangan ring/stent 3. Memonitor kondisi akses kateter dibuktikan dengan observasi dan ada dokumentasi di RME a. Nilai 100 = melakukan 3 aktivitas dan ada dokumentasi di RME b. Nilai 50 = melakukan < 3 aktivitas dan ada dokumentasi di RME c. Nilai 0 = tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV (Rawat jalan) | |||||||||||||||||||
17 | 14 | Perawat | Ketepatan persiapan pasien program operasi bedah jantung terbuka/tertutup | Yang dimaksud dengan ketepatan persiapan pasien program operasi bedah jantung terbuka/tertutup adalah aktifitas perawat dalam melakukan persiapan pasien program tindakan operasi bedah jantung terbuka/tertutup dengan tepat meliputi: 1. Persiapan laborat untuk operasi bedah jantung 2. Memeriksa obat-obatan yang dihentikan sebelum tindakan 3. Melakukan konsul persiapan operasi telah dilakukan. 4. Memastikan persiapan pendonor dan jumlahnya sesuai dengan jenis operasi yang akan dilakukan dibuktikan dengan ada dokumentasi di RME dengan tepat Nilai 100 = melakukan 4 aktivitas dan ada dokumentasi di RME Nilai 50 = melakukan <4 aktivitas dan ada dokumentasi di RME Nilai 0 = tidak ada dokumentasi di RME | 1 Bulan | PK 2 (rawat jalan) | ||||||||||||||||||||
18 | 15 | Perawat | Ketepatan pemeriksaan hemodinamik pasien | Yang dimaksud Ketepatan pemeriksaan hemodinamik pasien adalah aktivitas perawat dalam melakukan prosedur pemeriksaan hemodinamik pasien yang akan dilakukan pemeriksaan oleh DPJP meliputi: 1. Tercatat hasil pemeriksaan TD 2. Tercatat hasil pemeriksaan jumlah nadi 3. Tercatat hasil pemeriksaan RR 4. Tercatat hasil pemeriksaan suhu 5. Tercatat hasil pemeriksaan saturasi Oksigen. yang dibuktikan dengan ada dokumentasi di RME dengan tepat Nilai 100 = ada dokumentasi di RME dengan tepat Nilai 0 = dokumentasi di RME tidak tepat | 100 | 1 Bulan | Pra PK (rawat jalan) | |||||||||||||||||||
19 | 16 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien pasca tindakan pemasangan stent koroner/PCI | Yang dimaksud Ketepatan pengelolaan pasien pasca tindakan pemasangan stent koroner/PCI adalah aktifitas perawat dalam melakukan tindakan perawatan pasien paska program tindakan pemasangan stent koroner/PCI setelah aff sheath femoral/radial dengan tepat meliputi: 1. Memberi edukasi aktivitas yang boleh dilakukan pasca aff sheath femoral/radial 2. Mengganti balut akses kateter pemasangan ring/stent 3. Memonitor perdarahan akses kateter yang dibuktikan dengan observasi dan ada dokumentasi di RME a. Nilai 100 = melakukan 3 aktivitas dan ada dokumentasi di RME b. Nilai 50 = melakukan < 3 aktivitas dan ada dokumentasi di RME c. Nilai 0 = tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 3 KV (Rawat inap) | |||||||||||||||||||
20 | 17 | Perawat | Ketepatan persiapan pasien program operasi bedah jantung terbuka/tertutup | Yang dimaksud Ketepatan persiapan pasien program operasi bedah jantung terbuka/tertutup adalah aktifitas perawat dalam melakukan persiapan pasien program tindakan operasi bedah jantung terbuka/tertutup meliputi: 1. Persiapan darah sesuai instruksi DPJP 2. Melakukan orientasi pasien ke ruang ICCU 3. Melakukan transfer ke kamar operasi dan hand over 4. Memastikan konsul persiapan operasi telah dilakukan. 5. Memastikan obat pengencer darah dihentikan pemberiannya yang dibuktikan observasi dan ada Dokumentasi di RME a. Nilai 100 = melakukan 5 aktivitas dan ada dokumentas di RME c. Nilai 50 = melakukan <5 aktivitas dan ada dokumentasi di RME c. Nilai 0 = Tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 2 (Rawat Inap) | |||||||||||||||||||
21 | 18 | Perawat | Ketepatan pengelolaan pasien pemeriksaan diagnostik kardiovaskular EKG | Yang dimaksud dengan Ketepatan pengelolaan pasien pemeriksaan diagnostik kardiovaskular EKG adalah aktifitas perawat dalam melakukan pemeriksaan EKG sesuai nstruksi dengan tepat meliputi 1. Ketepatan menempelkan elektroda EKG 2. Hasil pemeriksaan EKG yang diperoleh, diberi identitas: nama, No RM, tanggal dan jam pemeriksaan) 3. Hasil EKG dapat dibaca yang dibuktikan dengan Observasi dan dokumentasi di RME Nilai 100 Jika melakukan dengan tepat dan ada dokumentasi di RME Nilai 50 Jika terpenuhi sebagian Nilai 0 Jika melakukan tidak tepat dan tidak ada dokumentasi di RME | 100 | 1 Bulan | PK 1 (rawat Inap) PK 1 (rawat jalan) | |||||||||||||||||||
22 | ||||||||||||||||||||||||||
23 | ||||||||||||||||||||||||||
24 | ||||||||||||||||||||||||||
25 | ||||||||||||||||||||||||||
26 | ||||||||||||||||||||||||||
27 | ||||||||||||||||||||||||||
28 | ||||||||||||||||||||||||||
29 | ||||||||||||||||||||||||||
30 | ||||||||||||||||||||||||||
31 | ||||||||||||||||||||||||||
32 | ||||||||||||||||||||||||||
33 | ||||||||||||||||||||||||||
34 | ||||||||||||||||||||||||||
35 | ||||||||||||||||||||||||||
36 | ||||||||||||||||||||||||||
37 | ||||||||||||||||||||||||||
38 | ||||||||||||||||||||||||||
39 | ||||||||||||||||||||||||||
40 | ||||||||||||||||||||||||||
41 | ||||||||||||||||||||||||||
42 | ||||||||||||||||||||||||||
43 | ||||||||||||||||||||||||||
44 | ||||||||||||||||||||||||||
45 | ||||||||||||||||||||||||||
46 | ||||||||||||||||||||||||||
47 | ||||||||||||||||||||||||||
48 | ||||||||||||||||||||||||||
49 | ||||||||||||||||||||||||||
50 | ||||||||||||||||||||||||||
51 | ||||||||||||||||||||||||||
52 | ||||||||||||||||||||||||||
53 | ||||||||||||||||||||||||||
54 | ||||||||||||||||||||||||||
55 | ||||||||||||||||||||||||||
56 | ||||||||||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||