| A | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | ||||||||||||||||||||||||
2 | NO | KEBIJAKAN | URAIAN PROGRAM/KEGIATAN | KINERJA | ANGGARAN | PERMASALAHAN | UPAYA MENGATASI PERMASALAHAN | TINJUT REKOMENDASI DPRD | BIDANG PENGAMPU | |||||||||||||||
3 | TARGET DPA PERUBAHAN | REALISASI | CAPAIAN ( % ) | PAGU DPA PERUBAHAN | REALISASI DPA PERUBAHAN | CAPAIAN ( % ) (realisasi/target)x100 | ||||||||||||||||||
4 | Ket : Diisi Target sesuai aplikasi e monev perubahan | Ket : Diisi capaian akhir sesuai aplikasi e monev perubahan | Ket : Ambil Pagu dari DPA Perubahan | Ket : Ambil realisasi dari satria keuangan laporan fungsional 31 des | Terisi Otomatis | Ket : Dirincikan permasalahan untuk capaian tidak 100 % | Ket : Dirincikan upaya pemecahan masalah | Ket : Dijelaskan yg pokir / dak / dbhcht | ||||||||||||||||
5 | 1 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | |||||||||||
6 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | A | PROGRAM PELATIHAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA | |||||||||||||||||||||
7 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
8 | Persentase Produktivitas pada Perusahaan Kecil | 0 | % | 0 | % | 0 | ||||||||||||||||||
9 | Persentase Penerapan Program PBK dengan kualifikasi Klaster | 100 | % | 85.71 | % | 85.71 | ||||||||||||||||||
10 | Persentase LPK yang mendapatkan Perijinan | 100 | % | 100 | 100 | |||||||||||||||||||
11 | A.1 | Keg. Pelaksanaan Pelatihan berdasarkan Unit Kompetensi | ||||||||||||||||||||||
12 | Jumlah Penganggur Yang Dilatih | 150 | Orang | 147 | Orang | 98 | ||||||||||||||||||
13 | A.1.1 | Sub Keg. Proses Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja berdasarkan Klaster Kompetensi | 525,755,950 | 293,006,326 | 55.73 | Anggaran Pelatihan dari dana DBHCHT, sesuai PMK No. 7/PMK.07/2020 sasaran prioritas adalah petani tembakau dan/ atau tenaga kerja pabrik rokok sehingga untuk target peserta pelatihan sebanyak 104 orang tidak dapat terpenuhi 100 % hanya ada 69 orang peserta pelatihan CPMI | Dilaksanakan sosialisasi di 9 kelompok petani tembakau di 6 Desa di 5 Kecamatan. Sisa anggaran untuk 35 orang tidak direalisasikan dan menjadi Silpa | - | Bidang P3K2T dan UPTD BLK | |||||||||||||||
14 | Jumlah lulusan pelatihan bersertifikat pelatihan | 104 | Orang | 147 | Orang | 141.35 | Bidang P3K2T dan UPTD BLK | |||||||||||||||||
15 | Jumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang diberikan pelatihan | 104 | % | 69 | Orang | 66.35 | Anggaran Pelatihan dari dana DBHCHT, sesuai PMK No. 7/PMK.07/2020 sasaran prioritas adalah petani tembakau dan/ atau tenaga kerja pabrik rokok sehingga untuk target peserta pelatihan sebanyak 104 orang tidak dapat terpenuhi 100 % hanya ada 69 orang peserta pelatihan CPMI | Dilaksanakan sosialisasi di 9 kelompok petani tembakau di 6 Desa di 5 Kecamatan dan untuk sisa anggaran untuk 35 orang tidak terealisasi dan menjadi Silpa | Bidang P3K2T dan UPTD BLK | |||||||||||||||
16 | Jumlah lulusan pelatihan bersertifikat kompetensi | 104 | Orang | 147 | Orang | 141.35 | Bidang P3K2T dan UPTD BLK | |||||||||||||||||
17 | ||||||||||||||||||||||||
18 | ||||||||||||||||||||||||
19 | A.1.2 | Sub.Keg.Koordinasi Lintas Lembaga dan Kerja Sama dengan Sektor Swasta untuk Penyediaan Instruktur serta Sarana dan Prasarana Lembaga Pelatihan Kerja | 20,000,000 | 19,974,500 | 99.87 | - | - | Jenis pelatihan Design Grafis dan Video Editing Berbasis Android yang dilaksanakan di Kel. Karanglewas Lor dengan jumlah peserta 20 Orang | Bidang P3K2T | |||||||||||||||
20 | Jumlah pelatihan calon Pekerja Migran iIndonesia (CPMI)/Calon Tenaga kerja | 20 | Orang | 20 | Orang | 100 | ||||||||||||||||||
21 | A.2 | Keg. Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta | ||||||||||||||||||||||
22 | Jumlah Kegiatan Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta yang dilaksanakan | 1 | Keg | 1 | Keg | 100 | ||||||||||||||||||
23 | A.2.1 | Sub Keg. Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta | 11,339,825 | 11,339,500 | 100.00 | Bidang P3K2T | ||||||||||||||||||
24 | Jumlah LPK yang dibina | 30 | lembaga | 30 | lembaga | 100.00 | Bidang P3K2T | |||||||||||||||||
25 | Jumlah LPK yang terakreditasi | 6 | lembaga | 9 | lembaga | 150.00 | Bidang P3K2T | |||||||||||||||||
26 | ||||||||||||||||||||||||
27 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | D | PROGRAM PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN KOPERASI | |||||||||||||||||||||
28 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
29 | Persentase pemeriksaan dan pengawasan koperasi yang dilakukan | 3.58 | % | 3.58 | % | 100 | ||||||||||||||||||
30 | D.1. | Keg. Pemeriksaan dan Pengawasan Koperasi, Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi yang Wilayah Keanggotaannya dalam Daerah Kabupaten/ Kota | ||||||||||||||||||||||
31 | Jumlah Kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan Koperasi yang dilaksanakan | 20 | Keg | 26 | Keg | 130 | ||||||||||||||||||
32 | D.1.1. | Sub. Keg. Pengawasan Kekuatan, Kesehatan, Kemandirian, Ketangguhan, serta Akuntabilitas Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota | 3,559,900 | 3,559,900 | 100 | Bidang Koperasi | ||||||||||||||||||
33 | Jumlah Koperasi yang patuh terhadap peraturan perundang-undangan | 20 | koperasi | 20 | koperasi | 100 | ||||||||||||||||||
34 | Jumlah Peserta Rakor Pengawas Koperasi | 25 | koperasi | 0 | koperasi | Rakor tidak terlaksana karena anggaran di Refocusing | Menaggarkan kembali di tahun berikutnya | Bidang Koperasi | ||||||||||||||||
35 | Persentase peningkatan koperasi yang berkualitas | 0 | % | % | ||||||||||||||||||||
36 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | E | PROGRAM PENILAIAN KESEHATAN KSP/USP KOPERASI | |||||||||||||||||||||
37 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
38 | Persentase Koperasi Simpan Pinjam (KSP)/Unit Simpan Pinjam (USP) yang dinilai kesehatannya | 4.65 | % | 4.65 | % | 100 | ||||||||||||||||||
39 | E.1. | Keg. Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi yang Wilayah Keanggotaanya dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota | ||||||||||||||||||||||
40 | Jumlah Kegiatan Penilaian Kesehatan Koperasi Kewenangan Kabupaten yang dilaksanakan | 20 | Keg | 59 | Keg | 295 | ||||||||||||||||||
41 | E.1.1 | Sub.Keg. Pelaksanaan Penilaian Kesehatan KSP/USP Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota | 7,303,100 | 7,303,100 | 100 | Minimnya anggaran sehingga pelaksanaan penilaian kesehatan KSP/USP kurang maksimal karena belum bisa dilaksanakannya sosialisasi penilaian kesehatan koperasi dan penyampaian hasil penilaian kesehatan melalui exit meeting | dukungan anggaran untuk dapat meningkatkan jumlah koperasi yang dinilai kesehatanya sebagai langkah preventif pemerintah untuk melindungi anggota koperasi | Bidang Koperasi | ||||||||||||||||
42 | Jumlah koperasi usaha simpan pinjam yang dilakukan penilaian kesehatan | 20 | koperasi | 20 | koperasi | 100 | ||||||||||||||||||
43 | Jumlah Koperasi Peserta Pelaksanaan rakor kesehatan koperasi | 25 | koperasi | 0 | koperasi | Rakor tidak terlaksana karena anggaran di refocusing | Bidang koperasi | |||||||||||||||||
44 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | F. | PROGRAM PENDIDIKAN DAN LATIHAN PERKOPERASIAN | |||||||||||||||||||||
45 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
46 | Persentase koperasi yang mengikuti pelatihan | 8.96 | % | 0 | % | 0 | Refocusing anggaran | |||||||||||||||||
47 | F.1. | Keg. Pendidikan dan Latihan Perkoperasian Bagi Koperasi yang Wilayah Keanggotaan dalam Daerah Kabupaten/Kota | ||||||||||||||||||||||
48 | Presentase jumlah anggota koperasi yang telah mengikuti pelatihan perkoperasian untuk koperasi dengan wilayah keanggotaan dalam daerah kabupaten/kota | 8,96 | % | 0 | % | |||||||||||||||||||
49 | F1,1, | Sub. Keg. Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi | 5,231,800 | 5,231,800 | 100 | Bidang Koperasi | ||||||||||||||||||
50 | Jumlah Koperasi yang mengikuti Pelatihan Perkoperasian | 50 | koperasi | 0 | koperasi | Rakor tidak terlaksana karena anggaran di refocusing | Bidang koperasi | |||||||||||||||||
51 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | G | PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN KOPERASI | |||||||||||||||||||||
52 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
53 | Persentase koperasi yang diberikan dukungan fasilitasi pendampingan kelembagaan dan usaha | 4.48 | % | 4.48 | % | 100 | ||||||||||||||||||
54 | G.1. | Keg. Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi yang Keanggotaannya dalam Daerah Kabupaten/Kota | ||||||||||||||||||||||
55 | Presentase koperasi yang diberikan dukungan fasilitasi pembiayaan untuk koperasi dengan wilayah keanggotaan dalam daerah kabupaten/kota | 4,48 | % | 4.48 | % | 100 | ||||||||||||||||||
56 | G.1.1 | Sub.Keg. Pemberdayaan Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, Akses Pasar, Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi, dan Restrukturisasi Usaha Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota | 16,281,500 | 16,280,230 | 99.99 | Bidang koperasi | ||||||||||||||||||
57 | Jumlah Koperasi Peserta Pelaksanaan rakor kelembagaan dan usaha koperasi. | 25 | koperasi | 25 | koperasi | 100 | ||||||||||||||||||
58 | Jumlah koperasi Peserta pelaksaan rakor fasilitasi dan pembiayaan koperasi | 25 | koperasi | 25 | koperasi | 100 | ||||||||||||||||||
59 | Jumlah Kelompok peserta pelaksanaan sosialisasi prinsip - prinsip perkoperasian | 25 | Kelompok | 25 | Kelompok | 100 | ||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||
63 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | H | PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MENENGAH, USAHA KECIL, DAN USAHA MIKRO (UMKM) | |||||||||||||||||||||
64 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
65 | Persentase usaha mikro yang menjadi wirausaha | 0.95 | % | 1.127 | % | 118.63 | ||||||||||||||||||
66 | H.1. | Keg. Pemberdayaan Usaha Mikro yang Dilakukan melalui Pendataan, Kemitraan, Kemudahan Perizinan, Penguatan Kelembagaan dan Koordinasi dengan Para Pemangku Kepentingan | ||||||||||||||||||||||
67 | Jumlah UMKM yang mengikuti kegiatan pemberdayaan | 205 | UMKM | 230 | UMKM | 112.19 | ||||||||||||||||||
68 | H.1.1 | Sub. Keg. Pendataan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro | 22,706,000 | 22,706,000 | 100 | |||||||||||||||||||
69 | jumlah dokumen potensi dan pengembangan usaha mikro | 1 | Dokumen | 1 | Dokumen | 100 | ||||||||||||||||||
70 | Persentase jumlah usaha mikro yang diinput ke dalam sistem online data system (ODS) | 3.56 | % | 3.56 | % | 100 | ||||||||||||||||||
71 | Rasio pertumbuhan wirausaha baru yang berskala mikro | 6.03 | % | 7.16 | % | 118.74 | ||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||
73 | H.1.2. | Sub.Keg. Fasilitasi Kemudahan Perizinan Usaha Mikro | 33,091,750 | 33,091,750 | 100 | |||||||||||||||||||
74 | jumlah usaha mikro yang mendapat legalitas usaha | 800 | usaha | 950 | usaha | 118.75 | Walaupun sudah mencapai target, namun jumlah usaha mikro yang belum mendapat legalitas usaha masih cukup besar dikarenakan para pelaku usaha mikro belum tumbuh kesadaran akan pentingnya legalitas usaha serta masih minimnya informasi terkait tata cara/prosedur pengurusan legalitas usaha | 1. Dinnakerkopukm di berbagai kesempatan secara terus menerus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya legalitas usaha kepada pelaku usaha mikro. 2. Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak (DPMPTSP, Kecamatan, Kelurahan/Desa. Aspikmas dll) untuk melakukan upaya memberikan kemudahan2 dalam pengurusan legalitas usaha pelaku usaha mikro | ||||||||||||||||
75 | Persentase jumlah usaha mikro yang diberikan dukungan fasilitasi standarisasi dan sertifikasi produk usaha | 0.06 | % | 0.064 | % | 106.67 | ||||||||||||||||||
76 | H.1.3 | Sub. Keg.Pemberdayaan Kelembagaan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro | 594,500,000 | 572,454,640 | 96.29178133 | |||||||||||||||||||
77 | Jumlah calon entreprenuer(pengusaha UMKM) terlatih bidang kewirausahaan | 205 | calon entreprenuer | 230 | calon entreprenuer | 112.20 | ||||||||||||||||||
78 | Jumlah UMKM yang mendapat fasilitasi pembiayaan | 300 | UMKM | 520 | UMKM | 173.33 | ||||||||||||||||||
79 | jumlah usaha mikro yang mengikuti kegiatan pemberdayaan kelembagaan | 50 | UMKM | 50 | UMKM | 100 | ||||||||||||||||||
80 | Jumlah usaha mikro yang diberikan pendampingan kelembagaan | 100 | UMKM | 120 | UMKM | 120 | ||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||
82 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | I | PROGRAM PENGEMBANGAN UMKM | |||||||||||||||||||||
83 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
84 | Rasio usaha mikro yang diberikan dukungan fasilitasi pelatihan | 0.243 | % | 0.273 | % | 112.35 | ||||||||||||||||||
85 | I.1 | Keg. Pengembangan Usaha Mikro dengan Orientasi Peningkatan Skala Usaha Menjadi Usaha Kecil | ||||||||||||||||||||||
86 | Jumlah kegiatan pengembangan usaha Mikro yang dilaksanakan | 2 | Keg | 2 | Keg | 100 | ||||||||||||||||||
87 | I.1.1 | Sub.Keg. Fasilitasi Usaha Mikro Menjadi Usaha Kecil dalam Pengembangan Produksi dan Pengolahan, Pemasaran, SDM, serta Desain dan Teknologi | 140,856,910 | 128,364,910 | 91.1314255 | Dari sisi pemasaran produk, masih banyak pelaku usaha mikro yang belum mengenal digital marketing/marketing online disebabkan kurangnya pemahaman teknologi karena faktor usia lanjut, disisi lain keberadaan jaringan internet di pelosok desa yang kurang stabil juga mempengaruhi pemasaran online. | 1. Dinnakerkopukm bekerjasama dengan berbagai pihak (Dinkominfo, Kecamatan. Kelurahan/Desa, Aspikmas serta pihak lain yang terkait) tetap berusaha melakukan pelatihan-pelatihan marketing online kepada pelaku usaha mikro, bagi pelaku usaha mikro usaha berusia lanjut diupayakan adanya pendampingan dari anggota keluarga ataupun Aspikmas sehingga materi pelatihan tetap terserap dan dapat didayagunakan. 2. Terkait jaringan internet yang kurang stabil di berbagai wilayah, Dinnakerkopukm sebatas memberikan informasi dan memohon penguatan jaringan ke pihak-pihak terkait (Dinkominfo, Telkom dll) | |||||||||||||||||
88 | Jumlah UMKM yang terfasilitasi pengembangan produksi dan pengolahan, pemasaran, SDM serta desain dan teknologi | 50 | UMKM | 50 | UMKM | 100 | ||||||||||||||||||
89 | Jumlah usaha mikro yang diberikan dukungan fasilitasi pemasaran | 0 | UMKM | 0 | UMKM | 0 | ||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||
91 | ( Mohon diisi sesuai dari format M ) | C | PROGRAM HUBUNGAN INDUSTRIAL | |||||||||||||||||||||
92 | Indikator Program : | |||||||||||||||||||||||
93 | Persentase perusahaan yang menerapkan tata kelola yang layak (PP, PKB, LKS, Bipartit, Struktur Skala Upah, dan terdaftar peserta BPJS ketenagakerjaan) | 7.33 | % | 7.33 | % | 100.00 | ||||||||||||||||||
94 | C.1 | Keg. Pengesahan Peraturan Perusahaan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama untuk Perusahaan yang hanya Beroperasi dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota | ||||||||||||||||||||||
95 | Jumlah Pengesahan Peraturan Perusahaan yang disahkan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama yang tercatat | 1 | aturan | 1 | aturan | 100 | ||||||||||||||||||
96 | Jumlah SK Pengesahan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan | 0 | SK | 42 | SK | - | Belum bisa maksimal dalam pembinaan ke perusahaan | pembinaan ke perusahaan dengan mengikuti kegiatan yang lain dengan menggunakan anggaran kegiatan lainnya | Bid. Hub. Industrial | |||||||||||||||
97 | Jumlah dokumen Perjanjian Kerjasama yang terdaftar | 0 | Dokumen | 46 | Dokumen | - | Belum bisa maksimal dalam pembinaan ke perusahaan | pembinaan ke perusahaan dengan mengikuti kegiatan yang lain dengan menggunakan anggaran kegiatan lainnya | Bid. Hub. Industrial | |||||||||||||||
98 | C.1.1 | Sub. Keg.Penyelenggaraan Pendataan dan Informasi Sarana Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja serta Pengupahan | 22,103,025 | 21,352,975 | 96.61 | |||||||||||||||||||
99 | Persentase perusahaan yang sudah menyusun struktur skala upah | 4.26 | % | 9.46 | % | 222.07 | HUB IND | |||||||||||||||||
100 | Jumlah Perusahaan yang dimonitoring UMK | 125 | Perusahaan | 125 | Perusahaan | 100 | ||||||||||||||||||