| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1 | KISI-KISI SOAL UJI PENGETAHUAN (UP) UKM PPG KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2025 | |||||||||||||||||||||||||
2 | BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM | |||||||||||||||||||||||||
3 | ||||||||||||||||||||||||||
4 | No. | Kompetensi lulusan PPG (KL-PPG) | Sub Kompetensi lulusan PPG | Konten | Pedagogik dan/atau teknologi | Indikator Berbasis TPACK | Taksonomi Bloom | Tingkat Kesulitan | ||||||||||||||||||
5 | C3 | C4 | C5 | C6 | Md | Sdg | Skr | |||||||||||||||||||
6 | 2 | Mampu merumuskan tujuan dan indikator tujuan pembelajaran sebagai suatu kesatuan utuh yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk pengembangan potensi peserta didik sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, nilai-nilai moderasi beragama dan/atau Profil Pelajar Rahmatan lil ‘alamin (PPRA). | Merumuskan tujuan dan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap untuk mengembangkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia peserta didik. | Pembentukan akhlak Karimah | Menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap supaya peserta didik dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia. | 1. Disajikan deskripsi materi tentang pembentukan akhlak karimah, mahasiswa dapat menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling sesuai dengan indikator tujuan supaya peserta didik dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||
7 | Merumuskan tujuan dan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan untuk mengembangkan kemampuan bernalar kritis dan kreatif peserta didik. | Fiqih Kontemporen: Pernikahan | Menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan supaya peserta didik mampu berpikir kritis. | 2. Disajikan narasi materi tentang kasus pernikahan, mahasiswa dapat menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling sesuai dengan indikator supaya peserta didik mampu berpikir kritis. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
8 | Merumuskan tujuan dan indikator tujuan pembelajaran ranah keterampilan untuk mengembangkan nilai-nilai kebinekaan global dan bergotong royong peserta didik | Kriteria Hadis shahih | Menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah keterampilan supaya peserta didik mempunyai semangat bergotong royong. | 3. Disajikan pernyataan materi tentang kriteria hadis shalih, mahasiswa dapat menentukan rumusan tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang paling sesuai dengan indikator supaya peserta didik memiliki semangat gotong royong. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
9 | Merumuskan tujuan dan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap untuk mengembangkan sikap penerimaan terhadap tradisi peserta didik. | Konsep Takdir | Menentukan rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah sikap supaya peserta didik mempunyai sikap penerimaan terhadap tradisi. | 4. Disajikan deskripsi kasus pengembangan materi tentang takdir seseorang, mahasiswa dapat menentukan rumusan indikat tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling sesuai dengan materi supaya peserta didik memiliki sikap penerimaan terhadap tradisi | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
10 | Merumuskan tujuan dan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dinamis dan inovatif peserta didik. | Ayat Muhkamat dan Mutasyabihat | Menentukan rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan supaya peserta didik memiliki kemampuan berpikir dinamis dan inovatif. | 5. Disajikan deskripsi materi tentang ayat Muhkamat dan Mutasyabihat, mahasiswa dapat menentukan rumusan indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling sesuai dengan materi supaya peserta didik memiliki kemampuan berpikir dinamis dan inovatif. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
11 | 3 | Mampu menguasai dan mengembangkan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dan merumuskan alur materi ajar yang relevan dengan tujuan pembelajaran untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Menganalisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Esensi Ayat Muhkamat dan Mutasyabihat: Kajian Tafsir: bi bi al-Ma`tsur dan bi al-Ra`yi dan Metode tafsir: tahlili, Ijmali, Maudhui dan Muqaran. | Melakukan analisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan pada perencanaan tujuan pembelajaran dengan pendekatan PBL | 6. Disajikan deskripsi aktivitas pembelajaran guru dalam perencanaan tujuan pembelajaran pada materi ayat muhkamat atau mutasyabihat dengan pendekatan PBL, mahasiswa dapat menganalisis materi ajar kajian tafsir berdasarkan struktur keilmuan pada perencanaan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik | 1 | 1 | ||||||||||||||||||
12 | Menganalisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam melaksanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan dan Fungsi hadis terhadap Al-Qur'an | Melakukan analisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan pada pelaksanaan tujuan pembelajaran dengan pendekatan PjBL | 7. Disajikan deskripsi aktivitas guru dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran pada materi klasifikasi hadis dengan pendekatan PjBL, mahasiswa dapat menganalisis materi ajar khasifikasi hadis berdasarkan struktur keilmuan pada pelaksanaan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
13 | Menganalisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Mengungkap Rahasia Takdir: Hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir dan Mu'jizat, karamah dan sihir dalam pandangan Islam | Melakukan analisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan pada evaluasi tujuan pembelajaran dengan pendekatan DBL | 8. Disajikan narasi kasus guru melakukan evaluasi pembelajaran pada materi rahasia takdir dengan pendekatan DBL, mahasiswa dapat menguraikan materi ajar hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir pada evaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
14 | Menganalisis rumusan alur materi ajar secara logis dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Pembentukan Akhlak Karimah sebagai Pilar Pembangunan Karakter Bangsa | Melakukan analisis alur materi secara logis dalam merencanakan tujuan pembelajaran dengan pendekatan TPACK | 9. Disajikan pernyataan praktik pedagogi tentang perencanaan materi ajar pembentukan akhlak karimah secara logis dengan pendekatan TPACK, mahasiswa dapat menentukan alur materi ajar pembentukan akhlak karimah sebagai pilar pengembangan karakter bangsa dalam perencanaan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
15 | Menganalisis rumusan alur materi ajar secara logis dalam melaksanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Fiqih Kontemporer: pernikahan, zakat produktif, perbankan syariah, konsep riba dalam ekonomi Islam dan Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam | Melakukan analisis alur materi secara logis dalam melaksanakan tujuan pembelajaran dengan pendekatan Deep Learning (DL) | 10. Disajikan pernyataan praktik pedagogi tentang pelaksanaan materi ajar fiqih kontemporer secara logis dengan pendekatan DL, mahasiswa dapat menentukan alur materi ajar tetang fiqih kontemporer dalam pelaksanaan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
16 | Menganalisis rumusan alur materi ajar secara logis dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik.. | Transformasi Peradaban Islam: Kepemimpinan, Dakwah, dan Pendidikan dari Masa Khulafaur Rasyidin hingga Era Modern | Melakukan analisis alur materi secara logis dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran dengan pendekatan pelayanan konseling | 11. Disajikan pernyataan praktik pedagogi tentang pelaksanaan materi ajar pada transformasi peradaban Islam secara logis dengan model pelayanan konseling, mahasiswa dapat menentukan alur materi ajar transformasi peradaban Islam dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
17 | Menerapkan pengembangan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Pendidikan Nilai dan Pendidikan Karakter (Nilai-nilai P5) | Melakukan pengembangan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan pada merencanakan tujuan pembelajaran | 12. Disajikan pernyataan praktik pedagogi tentang pelaksanaan program penguatan profile pelajar pancasila (P5) secara logis, mahasiswa dapat menentukan pengembangan materi ajar nilai-nilai P5 dalam merencanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
18 | Menerapkan pengembangan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam melaksanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Pendidikan Nilai dan Pendidikan Karakter (Nilai-nilai PPRA) | Melakukan pengembangan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan pada melaksanakan tujuan pembelajaran | 13. Disajikan pernyataan praktik pedagogi tentang pelaksanaan program Penguatan profile pelajar rahmatan lil alami (PPRA) secara logis, mahasiswa dapat menentukan pengembangan materi ajar nilai-nilai PPRA dalam melaksanakan tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
19 | Menerapkan pengembangan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Nilai-nilai Islam sebagai agama yang moderat, konsep wasathiyyah, dan implementasi moderasi beragama. | Melakukan pengembangan materi ajar berdasarkan struktur keilmuan pada evaluasi tujuan pembelajaran | 14. Disajikan pernyataan praktik pedagog atau praktek di masyarakat tentang imlementasi nilai-nilai moderasi beragama secara logis, mahasiswa dapat menentukan pengembangan materi ajar niali-nilai Islam sebagai agama moderat atau wasathiyah yang tepat sesuai dengan implementasi moderasi beragama dalam mengevaluasi tujuan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
20 | Menilai materi ajar secara komprehensif dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. | Urgensi Islam sebagai agama yang moderat, konsep wasathiyyah, dan implementasi moderasi beragama. | Melakukan penilaian rumusan alur materi ajar secara komprehensif pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran | 15. Disajikan pernyataan praktik pedagogi atau praktek di masyarakat tentang alasan imlementasi nilai-nilai moderasi beragama, mahasiswa dapat menilai pegembangan materi ajar Islam sebagai agama moderat atau wasathiyah dengan alasan yang tepat sesuai dengan implementasi moderasi beragama. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
21 | 4 | Mampu merancang pembelajaran secara terstruktur dan berkesinambungan melalui penerapan pendekatan/strategi yang relevan dan kontekstual dengan memadukan aspek materi ajar, pedagogi, dan teknologi dalam konstruksi rancangan pembelajaran. | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah berdasarkan materi ajar sesuai pengalaman pembelajaran. | Kajian Tafsir: bi bi al-Ma`tsur dan bi al-Ra`yi dan Metode tafsir: tahlili, Ijmali, Maudhui dan Muqaran. | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah sesuai dengan materi pembelajaan | 16. Disajikan deskripsi penerapan pembelajaran dengan materi kajian tafsir sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis masalah sesuai dengan materi pembelajaran. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||
22 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah berdasarkan pengetahuan pedagogik sesuai pengalaman pembelajaran. | Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan dan Fungsi hadis terhadap Al-Qur'an | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah sesuai dengan pengetahuan pedagogik | 17. Disajikan pernyataan penerapan pembelajaran dengan materi klasifikasi hadis sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis masalah sesuai dengan pengetahuan pedagogik. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
23 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah berdasarkan pengetahuan teknologi sesuai pengalaman pembelajaran. | Hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah sesuai dengan pengetahuan teknologi | 18. Disajikan deskripsi kasus penerapan pembelajaran dengan materi hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis masalah sesuai dengan pengetahuan teknologi. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
24 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu berdasarkan materi ajar sesuai pengalaman pembelajaran. | Mu'jizat, karamah dan sihir dalam pandangan Islam | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan materi pembelajaran. | 19. Disajikan deskripsi kasus penerapan pembelajaran dengan materi kajian Mu'jizat, karamah dan sihir sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan materi pembelajaran. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
25 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu berdasarkan pengetahuan pedagogik sesuai karakteristik peserta didik. | Pembentukan akhlak Karimah dan Pembentukan karakter individu dan bangsa | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan pengetahuan pedagogi. | 20. Disajikan pernyataan kasus penerapan pembelajaran dengan materi pembentukan akhlak karimah sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan pengetahuan pedagogi. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
26 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu berdasarkan pengetahuan teknologi sesuai karakteristik peserta didik. | Fiqih Kontemporer: pernikahan, zakat produktif, perbankan syariah, konsep riba dalam ekonomi Islam | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan pengetahuan teknologi. | 21. Disajikan pernyataan penerapan pembelajaran dengan materi fiqih kontemporer sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis perbedaan individu sesuai dengan pengetahuan teknologi. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
27 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam berdasarkan materi ajar untuk mengembangkan kemampuan critical thinking peserta didik. | Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan materi pembelajaran. | 22. Disajikan narasi kasus penerapan pembelajaran dengan materi hak-hak rakyat dalam perspektif Islam sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan materi pembelajaran. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
28 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam berdasarkan pengetahuan pedagogik untuk mengembangkan kemampuan creativity peserta didik. | Perkembangan kepemimpinan Islam dari masa awal hingga era modern, termasuk strategi dakwah dan sistem pendidikan Islam. | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan pengetahuan pedagogi. | 23. Disajikan narasi kasus penerapan pembelajaran dengan materi perkembangan kepemimpinan Islam sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan pengetahuan pedagogi. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
29 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam berdasarkan pengetahuan teknologi untuk mengembangkan kemampuan collabotation atau communication peserta didik. | Pendidikan Nilai dan Pendidikan Karakter | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan pengetahuan teknologi. | 24. Disajikan kasus penerapan pembelajaran dengan materi pendidikan nilai atau karakter sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan pengetahuan teknologi. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
30 | Merancang pembelajaran secara terstruktur melalui pendekatan pembelajaran berbasis kesatuan tekologi, materi dan pedagogi (TPACK) berdasarkan materi ajar untuk mengembangkan kemampuan adaptif peserta didik. | Islam sebagai agama yang moderat, konsep wasathiyyah, dan implementasi moderasi beragama. | Menyusun rancangan pembelajaran secara terstruktur dengan pendekatan pembelajaran berbasis TPACK sesuai dengan materi pembelajaran. | 25. Disajikan kasus penerapan pembelajaran dengan materi Islam sebagai agama yang moderat sesuai dengan struktur keilmuan, mahasiswa dapat memilih rancangan pembelajaran berpendekatan pembelajaran berbasis TPACK sesuai dengan materi pembelajaran. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
31 | 5 | Mampu melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan mewujudkan suasana belajar, proses pembelajaran dan lingkungan belajar yang aman, nyaman, membahagiakan, akomodatif, adaptif, dan progresif terhadap perkembangan zaman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui strategi pembelajaran sesuai dengan suasana belajar yang aman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Kajian Tafsir: bi bi al-Ma`tsur dan bi al-Ra`yi dan Metode tafsir: tahlili, Ijmali, Maudhui dan Muqaran. | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan strategi pembelajaran berpendekatan PBL guna menciptkan suasana belajar yang aman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 26. Diberikan kasus penyajian materi kajian tafsir yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan strategi pembelajaran berpendekatan PBL guna menciptkan suasana belajar yang aman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||
32 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui strategi pembelajaran sesuai dengan suasana belajar yang nyaman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan dan Fungsi hadis terhadap Al-Qur'an | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan strategi pembelajaran berpendekatan PjBL guna menciptkan suasana belajar yang nyaman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 27. Diberikan kasus penyajian materi klasifikasi hadis yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan strategi pembelajaran berpendekatan PjBL guna menciptkan suasana belajar yang nyaman untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
33 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui strategi pembelajaran sesuai dengan suasana belajar yang membahagiakan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan strategi pembelajaran berpendekatan DBL guna menciptkan suasana belajar yang membahagiakan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 28. Diberikan kasus penyajian materi hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan strategi pembelajaran berpendekatan DBL guna menciptkan suasana belajar yang membahagiakan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
34 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model pembelajaran sesuai dengan proses belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Mu'jizat, karamah dan sihir dalam pandangan Islam | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan model pembelajaran berpendekatan DL guna menciptkan suasana belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 29. Diberikan kasus penyajian materi mu'jizat, karamah, atau sihir yang materinya tidak sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan model pembelajaran berpendekatan DL guna menciptkan suasana belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
35 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model pembelajaran sesuai dengan proses belajar yang adaptif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Pembentukan akhlak Karimah dan Pembentukan karakter individu dan bangsa | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan model pembelajaran berpendekatan TPACK guna menciptkan suasana belajar yang adaptif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 30. Diberikan kasus penyajian materi pembentuka akhlak karimah yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan model pembelajaran berpendekatan TPACK guna menciptkan suasana belajar yang adaptif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
36 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model pembelajaran sesuai dengan proses belajar yang progresif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Fiqih Kontemporer: pernikahan, zakat produktif, perbankan syariah, konsep riba dalam ekonomi Islam | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan model pembelajaran berbasis pelayanan bimbingan konseling guna menciptkan suasana belajar yang progresif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 31. Diberikan kasus penyajian materi fiqih kontemporer yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan model pembelajaran berbasis pelayanan bimbingan konseling guna menciptkan suasana belajar yang progresif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
37 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran sesuai dengan lingkungan belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pelayanan ABK sesuai dengan lingkungan belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 32. Diberikan kasus penyajian materi hak-hak rakyat dalam perspektif Islam yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis pelayanan ABK guna menciptkan lingkungan belajar yang akomodatif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
38 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran sesuai dengan lingkungan belajar yang adaptif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Perkembangan kepemimpinan Islam dari masa awal hingga era modern, termasuk strategi dakwah dan sistem pendidikan Islam. | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran yang relevan sesuai dengan lingkungan belajar yang adaptif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 33. Diberikan kasus penyajian materi perkembangan kepemimpinan Islam yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan pendekatan pembelajaran yang relevan guna menciptkan lingkungan belajar yang adaptif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
39 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran sesuai dengan lingkungan belajar yang progresif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Pendidikan Nilai dan Pendidikan Karakter | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran yang relevan sesuai dengan lingkungan belajar yang progresif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 34. Diberikan kasus penyajian materi pendidikan nilai atau karakter yang materinya tidak sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan pendekatan pembelajaran yang relevan guna menciptkan lingkungan belajar yang progresif untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
40 | Melaksanakan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui strategi pembelajaran sesuai dengan lingkungan belajar yang membahagiakan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | Islam sebagai agama yang moderat, konsep wasathiyyah, dan implementasi moderasi beragama. | Mampu menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menggunakan pendekatan pembelajaran yang relevan sesuai dengan lingkungan belajar yang membahagiakan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 35. Diberikan kasus penyajian materi Islam sebagai agama yang moderat yang materinya kurang sesuai dengan perkembangan zaman, mahasiswa dapat menentukan penggunaan pendekatan pembelajaran yang relevan guna menciptkan lingkungan belajar yang membahagiakan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter unggul dan berdaya saing. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
41 | 6 | Mampu mengevaluasi pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan instrumen dan teknik asesmen yang tepat, sesuai karakteristik peserta didik, lingkungan belajar dan tujuan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan teknik asesmen yang tepat sesuai karakteristik peserta didik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Kajian Tafsir: bi bi al-Ma`tsur dan bi al-Ra`yi dan Metode tafsir: tahlili, Ijmali, Maudhui dan Muqaran. | Menentukan teknik asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat sesuai karakteristik peserta didik pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 36. Disajikan deskripsi pembelajaran materi kajian tafsir dengan pendekatan PBL, mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat sesuai karakter peserta didik pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||
42 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan instrumen asesmen yang tepat sesuai karakteristik peserta didik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Klasifikasi hadis berdasarkan kesahihan dan Fungsi hadis terhadap Al-Qur'an | Menentukan instumen asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat sesuai karakteristik peserta didik pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 37. Disajikan deskripsi pembelajaran materi klasifikasi hadis dengan pendekatan PjBL, mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat sesuai karakter peserta didik pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
43 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan teknik asesmen yang tepat sesuai lingkungan belajar yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir | Menentukan teknik asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat sesuai lingkungan belajar pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 38. Disajikan deskripsi pembelajaran materi hubungan takdir dengan iman kepada hari akhir dengan pendekatan DL, mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat sesuai lingkungan belajar pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
44 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan instrumen asesmen yang tepat sesuai lingkungan belajar yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Mu'jizat, karamah dan sihir dalam pandangan Islam | Menentukan instrumen asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat sesuai lingkungan belajar pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 39. Disajikan deskripsi pembelajaran materi mu'jizat, karamah atau sihir, mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat sesuai lingkungan belajar pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
45 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan teknik asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Pembentukan akhlak Karimah dan Pembentukan karakter individu dan bangsa | Menentukan teknik asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat sesuai tujuan pembelajaran pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 40. Disajikan deskripsi pembelajaran materi pembentukan akhlak karimah, mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
46 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan instrumen asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Fiqih Kontemporer: pernikahan, zakat produktif, perbankan syariah, konsep riba dalam ekonomi Islam | Menentukan instrumen asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat sesuai tujuan pembelajaran pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 41. Disajikan deskripsi pembelajaran materi fiqih kontemporer, mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
47 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan teknik asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam | Menentukan teknik asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 42. Disajikan diskripsi pembelajaran materi hak-hak rakyat dalam perspektif Islam, mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
48 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan instrumen asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Perkembangan kepemimpinan Islam dari masa awal hingga era modern, termasuk strategi dakwah dan sistem pendidikan Islam. | Menentukan instrumen asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 43. Disajikan deskripsi pembelajaran materi perkembangan kepemimpinan Islam, mahasiswa dapat menentukan instrumen asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
49 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan teknik asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Pendidikan Nilai dan Pendidikan Karakter | Menentukan teknik asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 44. Disajikan deskripsi pembelajaran materi pendidikan nilai atau karakter, mahasiswa dapat menentukan teknik asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
50 | Mengevaluasi input, proses, dan hasil pembelajaran secara terpadu dan berkelanjutan dengan instrumen asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. | Islam sebagai agama yang moderat, konsep wasathiyyah, dan implementasi moderasi beragama. | Menentukan instrumen asesmen pada input, proses dan hasil yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 45. Disajikan deskripsi pembelajaran materi Islam sebagai agama yang moderat, mahasiswa dapat menentukan instumen asesmen yang tepat dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal pada aspek sikap, pengetahuan atau keterampilan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
51 | 7 dan 8 | 7. Mampu melaksanakan refleksi pembelajaran secara komprehensif (konten, pedagogi, dan teknologi) pada tahapan pembelajaran yang mencakup perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. 8. Mampu menunjukkan jati diri profil guru profesional melalui langkah pengembangan diri, publikasi ilmiah dan pembuatan karya inovatif secara berkelanjutan. | Melakukan refleksi pembelajaran secara komprehensif terhadap konten, pedagogi, dan teknologi dalam merencanakan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan | Fiqih Kontemporer: pernikahan, zakat produktif, perbankan syariah, konsep riba dalam ekonomi Islam | Merefleksikan praktik perencanaan pembelajaran pada konten, pedagogi dan teknologi dalam pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. | 46. Disajikan narasi praktek pembelajaran seorang guru dengan materi fiqih kontemporer dengan menekankan pada aspek konten, pedagogi dan teknologi yang berpotensi menimbulkan masalah pembelajaran, mahasiswa dapat mengidentifikasi praktik baik/best practice dalam merencanakan pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||
52 | Melakukan refleksi pembelajaran secara komprehensif terhadap konten, pedagogi, dan teknologi dalam melaksanakan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. | Perkembangan kepemimpinan Islam dari masa awal hingga era modern, termasuk strategi dakwah dan sistem pendidikan Islam. | Merefleksikan praktik pelaksanaan pembelajaran pada konten, pedagogi dan teknologi dalam pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. | 47. Disajikan narasi praktek pembelajaran seorang guru dengan materi perkembangan kepemimpinan Islam dengan menekankan pada aspek konten, pedagogi dan teknologi yang berpotensi menimbulkan masalah pembelajaran, mahasiswa dapat mengidentifikasi praktik baik/best practice dalam pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
53 | Melakukan refleksi pembelajaran secara komprehensif terhadap konten, pedagogi, dan teknologi dalam mengevaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. | Pembentukan akhlak Karimah dan Pembentukan karakter individu dan bangsa | Merefleksikan praktik evaluasi pembelajaran pada konten, pedagogi dan teknologi dalam pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai karakteristik dan Gaya Belajar Peserta Didik Gen Z dan Alpha | 48. Disajikan narasi contoh praktek pembelajaran seorang guru dengan materi pembentukan akhlak karimah dengan menekankan pada aspek konten, pedagogi dan teknologi yang berpotensi menimbulkan masalah pembelajaran, mahasiswa dapat mengidentifikasi praktik baik/best practice dalam evaluasi pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
54 | Menunjukkan jati diri sebagai guru profesional melalui praktik baik yang berguna untuk pengembangan diri secara berkelanjutan. | Guru Profesional di Era Digital dan AI | Mengidentifikasi praktek pendidikan dan menggunakannya sebagai modal pengembangan diri di Era Digital dan Artificial Intellegence (AI) | 49. Disajikan narasi kemampuan guru dalam penguasaan materi di era digital dan AI, mahasiswa dapat menilai kemampuan guru sebagai modal pengembangan diri guru secara berkelanjutan. | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
55 | Menunjukkan jati diri sebagai guru profesional melalui praktik baik yang berguna untuk menyusun publikasi ilmiah atau karya inovatif secara berkelanjutan. | Guru Profesional dan AI | Menunjukkan kemampuan mengidentifikasi masalah pendidikan dan menentukan solusinya dalam penelitian ilmiah sesuai dengan karakteristik dan Gaya Belajar Peserta Didik Gen Z dan Alpha | 50. Disajikan narasi kemampuan guru dalam penggunaan AI untuk pembelajaran yang bermakna, mahasiswa dapat mengidentifikasi masalah dan solusinya secara ilmiah untuk menunjukkan jati diri sebagai guru profesional sesuai dengan karakteristik dan Gaya Belajar Peserta Didik Gen Z dan Alpha | 1 | 1 | ||||||||||||||||||||
56 | JUMLAH | 13 | 22 | 3 | 12 | 13 | 25 | 12 | ||||||||||||||||||
57 | ||||||||||||||||||||||||||
58 | ||||||||||||||||||||||||||
59 | ||||||||||||||||||||||||||
60 | ||||||||||||||||||||||||||
61 | ||||||||||||||||||||||||||
62 | ||||||||||||||||||||||||||
63 | ||||||||||||||||||||||||||
64 | ||||||||||||||||||||||||||
65 | ||||||||||||||||||||||||||
66 | ||||||||||||||||||||||||||
67 | ||||||||||||||||||||||||||
68 | ||||||||||||||||||||||||||
69 | ||||||||||||||||||||||||||
70 | ||||||||||||||||||||||||||
71 | ||||||||||||||||||||||||||
72 | ||||||||||||||||||||||||||
73 | ||||||||||||||||||||||||||
74 | ||||||||||||||||||||||||||
75 | ||||||||||||||||||||||||||
76 | ||||||||||||||||||||||||||
77 | ||||||||||||||||||||||||||
78 | ||||||||||||||||||||||||||
79 | ||||||||||||||||||||||||||
80 | ||||||||||||||||||||||||||
81 | ||||||||||||||||||||||||||
82 | ||||||||||||||||||||||||||
83 | ||||||||||||||||||||||||||
84 | ||||||||||||||||||||||||||
85 | ||||||||||||||||||||||||||
86 | ||||||||||||||||||||||||||
87 | ||||||||||||||||||||||||||
88 | ||||||||||||||||||||||||||
89 | ||||||||||||||||||||||||||
90 | ||||||||||||||||||||||||||
91 | ||||||||||||||||||||||||||
92 | ||||||||||||||||||||||||||
93 | ||||||||||||||||||||||||||
94 | ||||||||||||||||||||||||||
95 | ||||||||||||||||||||||||||
96 | ||||||||||||||||||||||||||
97 | ||||||||||||||||||||||||||
98 | ||||||||||||||||||||||||||
99 | ||||||||||||||||||||||||||
100 | ||||||||||||||||||||||||||