1 of 30

BAB 1�BERITA SEPUTAR INDONESIA

DAFA BINTANG RAKSA 2019

2 of 30

DAFA BINTANG RAKSA 2019

3 of 30

Pada era sekarang berita menjadi "menu" utama dalam deretan makanan harian "empat sehat lima sempurna". Tiada hari tanpa berita. Dari waktu ke waktu, detik demi detik, berita datang silih berganti. Beragam informasi terus berhamburan memenuhi ruang kehidupan kita setiap harinya. Dengan banyaknya sajian berita, baik melalui media cetak maupun elektronik, kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik.

Pemahaman terhadap struktur dan kaidah teks berita memudahkan kita dalam mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Berita-berita tersebut berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan penambah wawasan. Ada pepatah, seseorang yang menguasai berita (informasi), dialah yang akan menguasai dunia.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

4 of 30

DAFA BINTANG RAKSA 2019

A. Menentukan Unsur-Unsur Berita

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:

    • menjelaskan pengertian berita;
    • mengidentifikasi unsur-unsur teks berita yang kamu dengar dan kamu baca.

Kegiatan Siswa

    • Yang dimaksud dengan berita adalah . . . .
    • Kegunaan berita bagi pelajar . . . .
    • Sumber-sumber informasi lisan meliputi . . . .
    • Kelebihan informasi yang disampaikan melalui televisi dibandingkan dengan radio adalah . . . .
    • Macam-macam informasi yang disampaikan melalui radio/televisi mencakup . . . .

5 of 30

Membaca berita

Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk. Truk-truk tersebut mengangkut barang nonsembilan bahan pokok (non sembako). Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (non sembako) pada tanggal 21–25 November. Larangan tersebut berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua. Truk gandengan, truk tempelan, dan truk kontainer.

Penumpukan truk bersumbu dua tersebut seperti di Pelabuhan Merak menyebabkan antrean truk sekitar 100 meter dari pintu masuk kapal. Antrean terjadi di dermaga satu hingga dermaga empat. Tetapi, antrean tersebut masih dalam batas normal. Antrean belum membeludak ke luar area parkir pelabuhan. Akan akibat penumpukan truk itu, beberapa sopir truk mengaku harus menunggu sekitar dua hingga empat hari untuk bisa masuk kapal.

(Sumber: Kompas dengan beberapa penyesuaian)

DAFA BINTANG RAKSA 2019

Mintalah seorang teman untuk membacakan berita berikut!

Dengarkan berita berikut dengan baik!

6 of 30

1. Unsur-Unsur Berita

Pertanyaan Unsur-Unsur Berita

  1. Peristiwa apa yang terjadi?
  2. Siapa yang mengalami peristiwa itu?
  3. Di mana peristiwa itu terjadi?
  4. Kapan peristiwa itu terjadi?
  5. Mengapa peristiwa itu terjadi?
  6. Bagaimana proses terjadinya peristiwa?

​

Jawaban

  1. Padatnya Pelabuhan Merak.
  2. Truk-truk pengangkut barang nonsembako.
  3. Di Pelabuhan Penyeberangan Merak.
  4. Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu, (15/11).
  5. Adanya larangan melintas bagi truk nonsembako pada 21–25 November
  6. Proses tersebut menyebabkan antrean truk di pintu masuk kapal.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

  • Keenam pertanyaan itu terkerangka pada rumus 5W+1H. What (apa), who (siapa), where (di mana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana). Keenam pertanyaan tersebut merupakan cara tepat menemukan unsur-unsur berita. Keenam unsur berita itu dapat disingkat dengan ADIKSIMBA untuk memudahkan di dalam mengingatnya: Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana.

7 of 30

2. Penyimpulan Isi Berita

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

  1. Berita tersebut menyampaikan informasi tentang padatnya Pelabuhan Merak oleh truk-truk pengangkut barang nonsembako pada sepuluh hari menjelang Lebaran.
  2. Berita tersebut menginformasikan pengenalan pusat kebudayaan AS di Indonesia oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat. Pengenalan dilaksanakan di pusat perbelanjaan Pacific Place di bilangan Senayan, Jakarta Selatan.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

Pernyataan-pernyataan tersebut merupakan contoh kesimpulan atas suatu informasi. Adapun yang dimaksud dengan kesimpulan adalah kata-kata akhir dari suatu uraian. Di dalam kesimpulan harus memuat unsur-unsur berita dengan rumusan lebih ringkas. Dengan demikian, kesimpulan tentang isi berita harus memanfaatkan ringkasan kita sebelumnya terhadap pokok-pokok informasi. Pokok-pokok informasi tersebut dengan berpatokan pada rumus ADIKSIMBA.

8 of 30

3. Tanggapan terhadap Isi Berita

Perhatikanlah pernyataan-pernyataan di bawah ini!

  1. Saya kira informasi yang disampaikan berita itu cukup akurat karena isinya tidak jauh berbeda dengan informasi-informasi yang disampaikan sumber berita lain.
  2. Informasi yang disampaikan berita tadi malam masih diragukan kebenarannya. Setelah saya cross check dengan berita dari sumber lainnya ada yang berbeda, terutama di dalam penyampaian informasi jumlah korban. Jumlah korban tidak sebanyak dengan yang diinformasikan dalam berita itu.
  3. Bahasa yang disampaikan berita itu cukup jelas. Sebagai pendengar, mudah untuk memahami informasi yang disampaikan penyampai berita.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

Ketiga contoh pernyataan tersebut sebagai tanggapan terhadap isi berita. Adapun yang dimaksud dengan tanggapan adalah sambutan terhadap suatu ucapan. Isinya bisa berupa kritik atau komentar. Berkaitan dengan pemberitaan, aspek yang ditanggapi bisa berkenaan dengan isi beritanya itu sendiri dan kebahasaannya. Contoh (a) dan (b) merupakan tanggapan berkaitan dengan isi dan struktur berita. Contoh (c) berkaitan dengan aspek bahasanya.

9 of 30

A. Manakah contoh tanggapan yang berkaitan dengan isi suatu pemberitaan?

Bubuhkanlah dengan tanda centang (✓)

  1. Informasi yang disampaikan berita itu berbelit-belit. Banyak pengulangan kata yang menyebabkan pendengar bingung. (....)
  2. Isi pemberitaan itu sudah diberitakan oleh stasiun televisi lainnya. Jadi, isi berita tidak ada yang baru dan layak saya simak lagi. (....)
  3. Berita itu hanya menginformasikan peristiwa negatif. Seolah-olah dunia horor dan menakutkan. Apa tidak ada informasi lain yang membuat dunia menjadi lebih indah? (....)
  4. Saya kira berita itu tidak pantas disimak oleh kalangan anak-anak karena banyak ungkapan kasar dan vulgar. (....)
  5. Kalau disampaikan dengan ungkapan yang sederhana saya kira informasi yang disampaikan tadi malam akan mudah diikuti oleh setiap kalangan. Hanya dipahami oleh kalangan intelektual. (....)

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

10 of 30

Bubuhkanlah dengan tanda centang pada penyataan berikut!(✓)

  1. Informasi yang disampaikan itu sangat menyentuh. Informasi berkaitan dengan masalah pendidikan di Indonesia. Semoga masalah tersebut tidak terjadi di sekolah saya. (....)
  2. Pemberitaan semacam itu sangat baik. Pemberitaan tersebut bisa menjadi perhatian pemerintah atas berbagai persoalan pendidikan yang terjadi di Indonesia. (....)
  3. Sekolah-sekolah itu memang tidak jauh dari tempat tinggal saya. Hanya saja sudah beberapa tahun lamanya saya tidak pernah berkunjung ke tempat itu lagi. (....)
  4. Informasi tentang nasib yang menimpa sekolah-sekolah itu perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang sehingga masalahnya bisa cepat diselesaikan. (....)
  5. Bahasa yang disampaikan dalam tulisan itu berbelit-belit. Berita banyak istilah pendidikan yang tidak bisa dipahami. Penulis artikel itu tampaknya belum bisa memahami tingkat pengetahuan para pembacanya. (....)

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

11 of 30

C. Menemukan Struktur dan Kaidah Berita

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan kamu mampu menentukan struktur dan kebahasaan teks berita yang kamu dengar dan kamu baca.

  • Setelah mempelajari materi ini, diharapkan kamu mampu menentukan struktur dan kebahasaan teks berita yang kamu dengar dan kamu baca.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

12 of 30

1. Struktur Berita

Perhatikan kembali teks-teks berita pada bagian sebelumnya ataupun teks berita lain yang telah kamu simak/baca dari sumber lain. Berdasarkan struktur atau susunannya, teks-teks tersebut dapat kita kelompokkan ke dalam dua bagian, yakni berupa informasi yang penting dan informasi yang tidak penting. Informasi penting disebut juga pokok-pokok informasi atau unsur-unsur berita (utama). Dalam ilmu jurnalistik atau ilmu persuratkabaran, pokok-pokok informasi terangkum dalam rumus 5W + 1H. Dalam bahasa Indonesia, pokokpokok informasi itu dapat pula disingkat dengan ADIKSIMBA (Apa, DI mana, SIapa, Mengapa, BAgaimana) .

  1. Apa (what) peristiwanya?
  2. Siapa (who) yang mengalami peristiwa itu?
  3. Di mana (where) terjadinya peristiwa itu?
  4. Kapan (when) terjadinya peristiwa itu?
  5. Mengapa (why) peristiwa itu terjadi?
  6. Bagaimana (how) proses peristiwanya?

DAFA BINTANG RAKSA 2019

13 of 30

Keenam pertanyaan itu lazim ditempatkan di bagian awal pemberitaan yang kemudian sering disebut sebagai unsur-unsur berita. Bagian ini disimpan pada bagian kepala berita (lead) dan tubuh berita. Adapun susunan dari unsur-unsur berita itu bisa variatif, misalnya ada yang didahului dengan penyajian "apa", ada pula yang diawali dengan "kapan". Pertanyaan "bagaimana" biasanya ditempatkan pada bagian badan berita.

Informasi yang kurang penting yang lazim disebut pula uraian atau ekor berita. Bagian ekor berada setelah kepala atau tubuh berita. Perhatikan, berita tentang letusan Gunung Slamet. Ekor berita yang dimaksudkan berupa sejarah letusan Gunung Slamet serta informasi tentang banyak letusan. Bagian ini tidak memiliki kaitan langsung dengan judul beritanya.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

14 of 30

Judul Berita: ….

Dengan struktur penyajian informasi seperti itu, segi kepentingan suatu informasi semakin ke bawah semakin berkurang. Sebaliknya, informasi yang paling penting terletak pada bagian atas. Oleh karena itu, jika kita tidak cukup waktu untuk mendengarkan keseluruhan informasi, dengan hanya memperhatikan bagian awalnya, kita telah cukup mendapatkan informasi pokok yang merangkum keseluruhan isi berita.

​

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

15 of 30

2. Kaidah-Kaidah Kebahasaan

Perhatikan kembali teks-teks berita yang telah kamu baca atau kamu simak sebelumnya. Tampak bahwa teks-teks tersebut dibentuk oleh kata dan sejumlah kalimat. Di dalam teks berita, kata-kata dan kalimat-kalimat itu ternyata memiliki kaidah atau aturan tersendiri. Kaidah-kaidah tersebut dapat dijadikan sebagai ciri ataupun pembeda dengan jenis teks lainnya.

Kaidah-kaidah yang dimaksud sebagai berikut.

  • Penggunaan bahasa bersifat standar (baku). Hal ini untuk menjembatani pemahaman banyak kalangan. Bahasa standar lebih mudah dipahami oleh umum. Bahasa-bahasa yang bersifat populer ataupun yang kedaerahan akan dihindari oleh media-media nasional.
  • Penggunaan kalimat langsung sebagai variasi dari kalimat tidak langsungnya. Kalimat langsung ditandai oleh dua tanda petik ganda ("…") dan disertai keterangan penyertanya. Penggunaan kalimat langsung terkait dengan pengutipan pernyataan-pernyataan oleh narasumber berita.

Contoh:

  1. "Masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet,"paparnya.
  2. "Sebelum meletus, gempa tremor semakin rapat dengan amplitudo sekitar 15 milimeter. Karena tremor membesar, gempa vulkanik sudah tidak terekam," tutur Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Bromo, Gde Suantika.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

16 of 30

Penggunaan konjungsi bahwa yang berfungsi sebagai penerang kata yang diikutinya. Hal itu terkait dengan pengubahan bentuk kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.

Contoh:

  1. Sejumlah staf Adpel Manado mengatakan bahwa Kepala Adpel Manado sudah pulang.
  2. Aryanna mengatakan bahwa ibunya pingsan dan tidak ada satu pun orang di rumah yang bisa membawa ke rumah sakit.
  3. Data di BNPN menyebutkan bahwa lebih dari 10 ribu hektare hutan dan lahan di Riau.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

17 of 30

Penggunaan kata kerja mental atau kata kerja yang terkait dengan kegiatan dari hasil pemikiran. Kata-kata yang dimaksud, antara lain, memikirkan, membayangkan, berasumsi, berpraduga, berkesimpulan, dan beranalogi.

Contoh:

  1. meMereka memikirkan solusi untuk bisa keluar dari peristiwa-peristiwa yang memilukan itu.
  2. Warga mbayangkan seandainya hujan itu kembali turun dengan terus-menerus.

​

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

18 of 30

Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat sebagai konsekuensi dari perlunya kelengkapan suatu berita yang mencakup unsur kapan dandi mana.

Contoh:

  1. Sekitar pukul 12.45 WIB, langit Riau tampak mendung.
  2. Gempa dengan kekuatan 5,4 Skala Richter (SR) menerjang Maluku pagi ini.
  3. Sepuluh hari menjelang Lebaran, Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk-truk yang mengangkut barang nonsembilan bahan pokok.
  4. Peningkatan arus mudik menjelang Natal dan tahun baru dari Manado ke pulau-pulau yang berada di wilayah Nusa Utara yang melingkupi tiga daerah, yakni Kabupaten Sitaro, Kabupaten Sangihe, dan Kabupaten Talaud, terlihat mengalami lonjakan cukup tinggi, Rabu (19/12/2012) sore.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

19 of 30

Penggunaan konjungsi temporal atau penjumlahan, seperti kemudian, sejak, setelah, awalnya, akhirnya. Hal ini terkait dengan pola penyajian berita yang umumnya mengikuti pola kronologis (urutan waktu).

Contoh:

  1. Sekitar pukul 12.45 WIB, Sabtu (15/3/2014), langit Riau tampak mendung. Tak lama kemudian, hujan yang diharapkan semua masyarakat akhirnya pun turun. Hujan yang turun di siang bolong ini memang tidak terlalu deras.
  2. "Itu lokasinya masuk perkampungan. Jadi, kita melalui Jalan Fatmawati Raya, kemudian masuk Jalan Cipete, dan masuk Jalan Haji Jian,” kata petugas Pemadam Kebakaran Sudin Jakarta Selatan, Dendi.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

20 of 30

D. Menyampaikan Informasi dalam Bentuk Berita

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu menjelaskan pentingnya berita serta menyajikan informasi yang ada didalamnya secara tulis dan lisan dengan memperhatikan ketetapan struktur dan kaidah kebahasaannya.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

21 of 30

1. Pentingnya Berita

  • Banyak manfaat yang dapat kita peroleh setelah membaca berita. Manfaatmanfaat itu pula yang dapat diartikan sebagai hasil pemaknaan terhadap suatu berita. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti memaknai adalah 'memberi makna', sedangkan makna itu sendiri adalah 'arti' atau 'maksud perkataan.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

22 of 30

2. Penyampaian Berita

  • Di samping sebagai pendengar atau pembaca, dalam berbagai kesempatan, kamu sering kali dihadapkan pada keharusan untuk menyampaikan kembali informasi. Misalnya, ketika mendapat pertanyaan dari seseorang tentang isi berita yang pernah didengar. Ketika itu, kamu harus memiliki kemampuan untuk menceritakannya kembali. Kamu tidak mungkin mengarang ketika itu. Kita harus menyampaikan berita itu apa adanya, tanpa ada yang ditambah-tambah atau dikurangi. Dalam hal ini bukan berarti kamu harus menghapalkan beritaitu. Kamu cukup dengan memahami ide-ide pokok berita itu. Kemudian, kamu menceritakannya berdasarkan kata-kata kita sendiri.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

23 of 30

  • Adapun langkah-langkah penyampaian berita sebagai berikut.
  • Menentukan sumber berita, yakni berupa peristiwa yang menarik dan menyangkut kepentingan banyak orang.
  • Mendatangi sumber berita, yakni dengan mengamati langsung dan mewawancarai orang-orang yang berhubungan dengan peristiwa itu.
  • Mencatat fakta-fakta dengan berkerangka pada pola ADIKSIMBA
  • Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita yang utuh, yang disajikan mulai dari bagian yang penting ke yang kurang penting.

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

24 of 30

3. Penyuntingan Berita

Kalau masih ditemukan beberapa kekeliruan dari berita yang kamu buat itu wajar. Masih ada satu tahap lagi yang harus kamu lalui sebelum berita itu dipublikasikan, yakni penyuntingan. Aspek-aspek yang harus diperhatikan di dalam tahap ini sebagai berikut.

  1. Kebenaran isi berita, yang ditunjang oleh keakuratan fakta-faktanya.
  2. Kelengkapan isi berita, yang ditandai oleh hadirnya komponenkomponen berita yang terangkum dalam rumus ADIKSIMBA.
  3. Struktur penyusunan berita, yang dimulai dari bagian yang penting ke bagian yang kurang penting.
  4. Penggunaan bahasa, yang terkait dengan keefektifan kalimat, kebakuan kata, dan ketepatan ejaan dan tanda bacanya.

DAFA BINTANG RAKSA 2019

25 of 30

  • Apabila berita itu disertai gambar atau ilustrasi, perlu diperhatikan pula kesuaian gambar dengan isi berita di samping keartistikannya. Lengkapilah tabel di bawah ini dengan benar, sesuai dengan tingkat penguasan terhadap materi-materi yang telah kamu pelajari dalam bab ini!

DAFA BINTANG RAKSA 2019

Keterangan:

A. sangat dikuasai

B. dikuasai

C. cukup dikuasai

D. tidak dikuasai

26 of 30

Berilah tanda silang pada satu jawaban yang paling benar!

DAFA BINTANG RAKSA 2019

1. Berikut yang tidak termasuk ciri berita adalah...

  1. struktur bahasa tepat dan mudah dimengerti
  2. diksi tepat dan tidak ambigu
  3. menarik perhatian
  4. terurai panjang

2. Perhatikan teks berita berikut!

Usaha manajemen Sriwijaya FC (SFC) untuk mendapatkan stiker Budi Sudarsono tinggal selangkah lagi. Kesepakatan harga sudah dicapai, tinggal menunggu tanda tangan kontrak. Budi akan dikontrak selama setengah musim atau hingga putaran kedua Liga Super berakhir, Meskipun demikian, manajemen SFC tidak akan melakukan pencoretan pemain lama.

  1. Informasi yang merupakan isi teks berita tersebut adalah...
  2. manajemen SFC mendapatkan Budi Sudarsono.
  3. Harga kontrak tidak disepakati SFC dan Budi Sudarsono.
  4. Budi Sudarsono telah menandatangani kontrak dengan SFC.
  5. Budi Sudarsono telah menandatangani kontrak dengan SFC.

27 of 30

3. Karya-karya Deddy Mizwar yang muncul dalam layar kaca selalu menjadi tontonan yang laris dipilih pemirsa, seperti Para Pencari Tuhan, sinetron yang ditayangkan salah satu televisi swasta menempati rating tertinggi. Film Naga Bonar jadi Dua, juga menyedot animo masyarakat untuk menonton film tersebut di gedung bioskop.

Informasi yang merupaka isi teks berita di atas adalah...

  1. Karya-karya Deddy Mizwar muncul dalam layar kaca.
  2. Para Pencari Than menempati rating tertinggi.
  3. Karya Deddy Mizwar selalu mendapat kritikan masyarakat.
  4. Animo masyarakat untuk menonton film di gedung bioskop tidak banyak.

4. Fungsi fakta dalam berita adalah...

  1. Menguatkan kebenaran informasi dalam berita
  2. Menunjukkan kinerja para wartawan pembuat berita
  3. Memengaruhi pembaca agar percaya pada isi berita
  4. Menguatkan dokumentasi yang termuat dalam berita

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

28 of 30

5. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan seorang pembaca naskah berita, kecuali....

  1. Memahami isi berita yang akan dibacakan
  2. Memahami satuan struktur bahasa
  3. Menepatkan jeda secara tepat
  4. Menghafal teks sebelum dibacakan

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

29 of 30

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar!

  1. Sebutkan dan jelaskan unsur berita!
  2. Apa yang kamu ketahui tentang berita?
  3. Sebutkan langkah-langkah dalam menulis berita!
  4. Menentukan sumber berita, Mendatangi sumber berita, Mencatat fakta-fakta dengan berkerangka pada pola ADIKSIMBA, Mengembangkan catatan menjadi sebuah teks berita yang utuh. Hal tersebut merupakan.... dalam berita.
  5. Perhatikan kutipan berita berikut!

Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk. Truk-truk tersebut mengangkut barang nonsembilan bahan pokok (non sembako). Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (non sembako) pada tanggal 21–25 November. Larangan tersebut berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua. Truk gandengan, truk tempelan, dan truk kontainer.

Sebutkan infomasi yang diperoleh dari kutipan berita di atas!

​

DAFA BINTANG RAKSA 2019

30 of 30

Sekian

DAFA BINTANG RAKSA 2019